ANC patologi (Sungsang/Letak bokong

)

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN ANTENATAL PADA NY. “ E ”
DENGAN PRESENTASE BOKONG GESTASI 31 MINGGU
DI BPS SITTI NAISIRAH, S.SIT PALOPO
11 OKTOBER 2012

No. Register : xxx
Tanggal Kunjungan : 11 Oktober 2012, jam 08.00 wita
Tanggal Pengkajian : 11 Oktober 2012, jam 08.10 wita
Nama Pengkaji : Meidia Apriyanti

LANGKAH I. IDENTIFIKASI DATA DASAR
A. Identitas istri / suami
Nama : Ny. “ E ” / Tn. “ A ”
Umur : 34 tahun / 38 tahun
Suku : Bugis / Bugis
Agama : Islam / Islam
Pendidikan : S1 / S1
Pekerjaan : PNS / PNS
Lamanya nikah : 1x / ± 4 tahun
Alamat : Jl. Ratulangi
B. Riwayat kehamilan sekarang
1. Kunjungan kelima
2. Keluhan utama : ibu merasa cemas dengan kehamilannya
3. Kehamilan pertama dan tidak pernah keguguran
4. Hari pertama haid terakhir tanggal 8 Maret 2012
5. Umur kehamilan sekarang 8 bulan
6. Pergerakan janin mulai dirasakan sejak umur kehamilan 5 bulan sampai sekarang
7. Merasakan pergerakan janin kuat di sebelah kanan perut ibu

Ibu dan suami merasa cemas dengan kehamilan ibu G. Ibu dan keluarga senantiasa berdo’a kepada Allah SWT agar kehamilannya berjalan lancar hingga persalinan 5. Menikah dengan suami 1 kali lamanya ± 4 tahun 2. Menarche : umur 14 tahun 2. Merasakan adanya gerakan-gerakan kecil pada perut bagian bawah dan iga tertekan saat duduk 9. Riwayat pemenuhan kebutuhan dasar . menular. Siklus haid : 28 – 30 hari 3. Riwayat kesehatan lalu 1. Tidak ada riwayat penyakit serius yang dapat mempengaruhi kehamilan 3.8. DM. dan hipertensi 2. Tidak ada riwayat ketergantungan obat. Riwayat sosial. Suami dan keluarga bahagia dengan kehamilan ibu 3. Riwayat KB (Kontrasepsi) Ibu belum pernah menggunakan alat kontrasepsi dengan alasan ingin segera mempunyai anak D. dan menahun dalam keluarga 4. Pengambil keputusan dalam keluarga adalah suami 4. ekonomi. Tidak pernah merasa sakit kepala hebat selama hamil 10. dan spiritual 1. Tidak ada riwayat keturunan kembar 6. Dismenore : tidak ada E. Tidak ada riwayat alergi obat-obatan dan makanan F. Tidak pernah merasa nyeri perut hebat selama hamil 11. Mendapat imunisasi TT sebanyak 2 kali di TT1 bulan Juli 2012 TT2 bulan Agustus 2012 C. Riwayat menstruasi 1. dan rokok 7. Lama haid : 5 – 7 hari 4. alkohol. Tidak ada riwayat operasi dan opname 5. Tidak ada riwayat penyakit jantung. Tidak ada riwayat penyakit menurun.

konsistensi lunak B.00 – 05. Sebelum hamil 1) Mandi 2 kali sehari dengan sabun 2) Keramas 2 kali seminggu dengan shampo 3) Sikat gigi 2 – 3 kali sehari dengan pasta gigi 4) Mengganti pakaian dan pakaian dalam setiap selesai mandi b. sayur. BAB : 1 kali sehari. tidak ada rasa nyeri saat BAK 2) BAB : 1 kali sehari.00) wita H. Selama hamil 1) Makan 3 – 4 kali sehari dengan jenis makanan nasi. Sebelum hamil 1) Makan 3 kali sehari dengan jenis makanan nasi. Nutrisi a. dan lauk 2) Minum setelah selesai makan dan setiap merasa haus b. GI PO AO . Selama hamil A. Eliminasi A. Selama hamil Tidak ada perubahan 4. 1. tidak ada rasa nyeri saat BAK B.00 – 05. Personal hygiene a. dan ikan 2) Minum 6 – 8 gelas sehari dan setiap merasa haus 2. Pola istirahat a. Sebelum hamil 1) BAK : 3 – 5 kali sehari. Sebelum hamil 1) Tidur siang ± 1 jam 2) Tidur malam ± 7 jam (22. sayur. BAK : 6 – 8 kali sehari.00) wita b. Selama hamil 1) Tidur siang ± 2 jam 2) Tidur malam ± 8 jam (22. Pemeriksaan fisik 1. konsistensi lunak 3.

dan tidak ada luka Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 10. Mata Inspeksi : Simetris kiri dan kanan. HTP tanggal 15 Desember 2012 4. Kesadaran komposmentis 6. rambut hitam dan bergelombang.50 – 37. tidak nampak oedema. Mulut dan gigi Inspeksi : Mulut dan gigi tampak bersih. tidak mudah tercabut. Wajah Inspeksi : Bersih. TD : 120/80 mmHg (normal : systole 100 – 120. Hidung Inspeksi : Tidak tampak adanya polip dan secret Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 13. Telinga . konjungtiva merah mudah dan sclera putih 12.2. gigi lengkap. lidah bersih 14. BB : 64 kg BB sebelum hamil : 55 kg TB : 160 cm LILA : 28 cm (normal : 23. Keadaan umum ibu baik 5. Kepala Inspeksi : Rambut dan kulit kepala tampak bersih. Gestasi 31 minggu 3. diastole 70 – 90) N : 80 kali/menit (normal : 80 – 100 kali/menit) S : 370 C (normal : 36. bibir tidak pecah-pecah dan sariawan. ekspresi wajah cemas Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 11. tidak tampak adanya caries.50 C) P : 20 kali/menit (normal : 18 – 24 kali/menit) 7. Lingkar perut : 72 cm (normal : 85 – 95 cm) Lingkar panggul : 86 cm (normal : 80 – 95 cm) TBJ : 2016 gram 9. tidak pucat.5 – 28 cm) 8.

GI PO AO DS : Ini merupakan kehamilan yang pertama dan tidak pernah keguguran. tidak ada varices Palpasi : Tidak ada oedema dan nyeri tekan Perkusi : Refleks patella (+) LANGKAH II. PUKI. hyperpigmentasi pada areola mammae Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 17. BAP. kelenjar limfe dan vena jugularis Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 16. kuat. Payudara Inspeksi : Simetris kiri dan kanan. tidak ada bekas operasi. Presentase bokong. Intra Uterine. dan teratur pada kuadran kiri atas perut ibu dengan frekuensi 130 kali/menit 18. tampak striae livide. Gestasi 31 minggu. Abdomen Inspeksi : Pembesaran perut sesuai umur kehamilan. Tunggal. Situs memanjang. . IDENTIFIKASI DIAGNOSA/MASALAH AKTUAL Diagnosa : GI PO AO. bersih. tidak tampak adanya serumen Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 15. dan linea nigra Palpasi : Leopold  Leopold I : TFU 28 cm (teraba kepala) Leopold II : PUKI Leopold III : Bokong Leopold IV : BAP (konvergen) Tidak ada massa dan nyeri tekan Auskultasi : DJJ (+) terdengar jelas. Hidup. otot perut tampak tegang. Inspeksi : Simetris kiri dan kanan. Ekstremitas atas dan bawah Inspeksi : Simetris kiri dan kanan. Keadaan ibu dan janin baik dengan masalah kecemasan 1. putting susu menonjol. Leher Inspeksi : Tidak nampak pembesaran kelenjar tyroid.

Menurut rumus Naegele dari HPHT tanggal 8 Maret 2012 sampai tanggal pengkajian 11 Oktober 2012 diperoleh umur kehamilan adalah 31 minggu. 2002) 2. Pada primigravida tonus otot abdomen tampak tegang karena belum pernah terjadi pembesaran perut sebelumnya. tampak striae livide dan linea nigra Analisa dan Interpretasi data a. DO : Pembesaran perut sesuai umur kehamilan Tonus otot perut tampak tegang. serta tampak adanya linea nigra dan striae livide. DO : Dari HPHT tanggal 8 Maret 2012 sampai tanggal pengkajian 11 Oktober 2012 diperoleh umur kehamilan 31 minggu dengan taksiran persalinan yaitu tanggal 15 Desember 2012. hal : 52) HPHT 8 Maret 2012 : 3 minggu 2 hari April 2012 : 4 minggu 2 hari Mei 2012 : 4 minggu 3 hari Juni 2012 : 4 minggu 2 hari Juli 2012 : 4 minggu 3 hari Agustus 2012 : 4 minggu 3 hari September 2012 : 4 minggu 2 hari ANC 11 Oktober 2012 : 1 minggu 4 hari + 28 minggu 21 hari 18 hari : 3 minggu – hari + 31 minggu Jadi umur kehamilan ibu sekarang adalah 31 minggu b. Analisa dan Interpretasi data a. 2002 : 89) b. (Sarwono. (Sarwono. Hari taksiran persalinan . (Perawatan Ibu Hamil. Pembesaran otot perut disebabkan hipertropi otot-otot uterus agar dapat mengikuti pertumbuhan janin. Gestasi 31 minggu DS : Hari pertama haid terakhirnya tanggal 8 Maret 2012 dan umur kehamilannya sudah 8 bulan.

Situs memanjang DS : - DO : Palpasi Leopol II : PUKI Palpasi Leopold III : Bokong Analisa dan Interpretasi data Hubungan antara sumbu panjang janin dan sumbu panjang ibu. pada letak kepala atau letak bokong. lunak. dengan tulang iga seperti papan cuci. dan tidak melenting berarti bokong. kuat. hal : 135) 5. (Manuaba. teratur pada kuadran kiri atas perut ibu dengan frekuensi 130 kali/menit Analisa dan Interpretasi data Letak membujur dapat ditetapkan punggung anak. dan melenting berarti kepala. yang teraba rata. misalnya situs memanjang atau membujur adalah sumbu panjang janin sesuai dengan sumbu panjang ibu. bila teraba bagian benda bulat. PUKI DS : Ibu mengatakan bahwa merasakan pergerakan janin kuat disebelah kanan DO : Palpasi Leopold II : PUKI Auskultasi DJJ terdengar jelas. 2010. keras. (Obstetri Fisiologi Padjajaran. Hal : 207) 4. Punggung janin berada pada salah satu sisi perut ibu sedangkan pada sisi perut yang lain teraba bagian-bagian kecil janin. hal : 161) 6. (Ilmu Kebidanan. Presentase bokong DS : Merasakan ada gerakan-gerakan kecil pada perut bagian bawah dan iga tertekan saat duduk DO : Palpasi Leopold III : Bokong Analisa dan Interpretasi data Pada palpasi Leopold III bila teraba bagian benda bulat. BAP (konvergen) DS : - . HPHT : 08 – 03 – 2012 +7 +9 15 – 12 – 2012 Jadi HTP nya adalah tanggal 15 Desember 2012 3.

Tunggal DS : Ibu merasakan pergerakan janinnya kuat terutama sebelah kanan perut ibu. Intra Uterine DS : Ibu tidak pernah merasakan nyeri perut hebat selama hamil DO : Pembesaran perut ibu sesuai dengan umur kehamilan Analisa dan Interpretasi data Pada kehamilan intra uterine sejak kehamilan muda. Hidup DS : Pergerakan janin kuat terutama di sebelah kanan perut ibu DO : DJJ (+) terdengar jelas.160 kali/menit dengan pergerakan janin pada salah satu sisi perut ibu yang menandakan kehamilan tunggal. maka tangan yang melakukan pemeriksa tidak akan bertemu (divergen). (Manuaba. kuat. (Manuaba : 153) 9. sedangkan bila lingkaran terbesarnya belum masuk PAP maka tangan pemeriksa masih bertemu (konvergen). teraba satu punggung. satu bokong. DO : Palpasi Leopold IV : BAP (konvergen) Analisa dan Interpretasi data Bila bagian terendah masuk PAP dan telah melampaui lingkaran terbesarnya. dan teratur dengan frekuensi 130 kali/menit pada kuadran kiri atas perut ibu . hal 156). mudah dipastikan yaitu perkembangan uterus sesuai dengan umur kehamilan. (Manuaba. DJJ terdengar dengan jelas pada satu sisi perut ibu dengan frekuensi 120 . 8. DO : Palpasi. dan kepala. jelas dan teratur pada kuadran kiri atas perut ibu dengan frekuensi 130 kali/menit Analisa dan Interpretasi data Pada kehamilan tunggal. Leopold I : TFU 28 cm (teraba kepala) Leopold II : PUKI Leopold III : Bokong Leopold IV : BAP Pembesaran perut sesuai dengan umur kehamilan DJJ terdengar pada satu titik. pembesaran perut sesuai dengan umur kehamilan. hal : 136) 7.

kuat. Adanya gangguan yang dirasakan ibu yaitu keadaan janin dengan letak bokong menyebabkan ibu cemas. kesadaran komposmentis Ekspresi wajah tampak cemas Pembesaran perut ibu sesuai dengan umur kehamilan DJJ (+) terdengar jelas.50 – 37. terdengarnya DJJ normal dan teratur antara 120 – 160 kali/menit yang menandakan janin dalam keadaan hidup. hal : 170) c. kecemasan akan menggangu psikologis ibu sehingga dapat membuat ibu stress dan dapat berakibat buruk bagi ibu dan janinnya. dan teratur pada kuadran kiri atas dengan frekuensi 130 kali/menit Analisa dan Interpretasi data a. Dengan normalnya tanda-tanda vital yang dimiliki ibu. (Obstetri Fisiologi UNPAD.50 C) P : (normal : 18 – 24 kali/menit) b. Pertumbuhan dan perkembangan uterus sesuai umur kehamilan menandakan janin dalam keadaan baik. Bandung. menandakan ibu dalam keadaan baik. (Obstetri Fisiologi UNPAD. . TD : (normal : systole 100 – 120. hal : 172) 10. Keadaan ibu dan janin baik dengan masalah kecemasan DS : Ibu tidak pernah merasakan sakit kepala hebat selama hamil Ibu tidak pernah merasakan nyeri perut hebat selama hamil Ibu merasa cemas dengan kehamilannya DO : TTV  TD : 120/80 mmHg N : 80 kali/menit S : 370 C P : 20 kali/menit Keadaan umum ibu baik. Analisa dan Interpretasi data Salah satu tanda bahwa janin dalam keadaan hidup yaitu terabanya pergerakan janin pada usia kehamilan 18 minggu. diastole 70 – 90) N : (normal : 80 – 100 kali/menit) S : (normal : 36.

Ibu mempersiapkan fisik dan mental bila terjadi persalinan bokong 4.50 C) P : (normal : 18 – 24 kali/menit) C. Kriteria 1. RENCANA TINDAKAN / INTERVENSI A. (Obstetri ginekologi) LANGKAH IV. Akibatnya kehamilan dengan presentase bokong dapat berlanjut menjadi persalinan bokong. LANGKAH III. TTV dalam batas normal TD : (normal : systole 100 – 120. sehingga janin akan sulit berputar menjadi letak kepala. diastole 70 – 90) N : (normal : 80 – 100 kali/menit) S : (normal : 36. keadaan janin baik 5. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL Masalah potensial : Potensial terjadi persalinan letak bokong DS : Pergerakan janin kuat pada perut sebelah kanan DO : Palpasi Leopold III : bokong Gestasi 31 minggu Analisa dan Interpretasi data Pada kehamilan trimester III jumlah air ketuban sudah mulai berkurang sementara janin semakin bertambah besar. Keadaan umum ibu baik. Ibu dapat beradaptasi dan tidak khawatir dengan kehamilannya 3. Kehamilan berlangsung normal hingga aterm 2. Tujuan 1. Kecemasan teratasi 3.50 – 37. DJJ dalam batas normal antara 120-160 kali/menit 6. TINDAKAN SEGERA / KOLABORASI Kolaborasi dengan dokter untuk pemeriksaan USG LANGKAH V. Keadaan ibu dan janin baik B. Intervensi : . Umur kehamilan 37 – 42 minggu 2.

Berikan konseling pada ibu bahwa walaupun letak janinnya tidak berubah tetapi persalinan dapat berlangsung normal secara pervaginam bila ibu bersalin di tempat pelayanan kesehatan dengan peralatan lengkap dan tenaga kesehatan yang trampil Rasional : Agar kecemasan ibu berkurang dan ibu tidak takut mengahadapi persalinan bokong yang dilakukan dengan peralatan lengkap dan tenaga kesehatan yang trampil 6. pandangan kabur. bengkak pada wajah dan tungkai. nyeri perut hebat. perdarahan pervaginam. penurunan gerak janin. Pola istirahat yang cukup Rasional : Agar mengurangi beban kerja jantung yang meningkat pada masa kehamilan c. kejang-kejang. vit C. Berikan health education tentang a. ketuban pecah dini Rasional : Bila salah satu tanda tersebut dialami oleh ibu. sakit kepala menetap. Sampaikan hasil pemeriksaan pada ibu dan jelaskan hal-hal yang diperlukan ibu terutama keadaan fisik dan keadaan umum ibu dan janin Rasional : Agar ibu dapat mengetahui perkembangan kehamilannya sehingga kecemasan ibu dapat berkurang dan ibu dapat diajak bekerja sama terhadap setiap tindakan yang akan dilakukan 2. Tanggal 11 Oktober 2012 1. Personal hygiene Rasional : Memberi rasa nyaman pada ibu dan mencegah terjadinya infeksi 3. Pola makan dengan gizi seimbang Rasional : Agar meningkatkan status kesehatan ibu dan bayi b. dan kalac Rasional : Tablet Fe untuk meningkatkan kadar hemoglobin ibu . demam tinggi. maka ibu segera datang ke pelayanan kesehatan 5. Beritahu ibu 10 tanda bahaya kehamilan yaitu mual muntah terus menerus. posisi ini membuat kepala janin lebih fleksi dan menyebabkan bagian yang besar dan berat akan berputar mencari tempat yang lebih luas 4. Berikan pada ibu tablet Fe. Anjurkan ibu untuk sesering mungkin melakukan posisi nungging 5-15 menit/hari Rasional : Agar presentase bokong dapat berputar dan mempunyai kemungkinan untuk berputar dan berubah menjadi presentase kepala.

sehingga tujuan asuhan dapat tercapai secara efektif LANGKAH VI. IMPLEMENTASI Tanggal 11 Oktober 2012. Pola makan gizi seimbang 1) Mempertahankan pola makan dan minum 2) Memperbanyak makan makanan yang mengandung zat besi dan vit C seperti sayuran hijau dan buah-buahan b. Follow up bulan depan tanggal 11 November 2012 Rasional : Untuk memantau keadaan ibu dan janin serta melakukan evaluasi pada kunjungan berikutnya. Menyampaikan hasil pemeriksaan pada ibu dan jelaskan hal-hal yang diperlukan ibu terutama keadaan fisik dan keadaan umum ibu dan janin a. dan teratur dengan frekuensi 130 kali/menit pada kuadran kiri atas perut ibu 2. Personal hygiene 1) Mempertahankan personal hygiene 2) Memotong kuku tangan dan kaki bila panjang 3) Menggunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat . jam 08. TD : 120/80 mmHg N : 80 kali/menit S : 370 C P : 20 kali/menit b. kuat. Pola istirahat yang cukup 1) Mempertahankan pola istirahat 2) Mengurangi aktivitas yang berat 3) Mengurangi stress dengan berfikir positif dan banyak berdo’a c. Vit C untuk membantu penyerapan tablet besi Kalac untuk pertumbuhan tulang dan gigi 7. DJJ terdengar jelas. TBJ : 2016 gram c. Memberikan health education tentang a.30 wita 1.

Ibu merasa senang dapat bersalin secara normal dan ekspresi wajah sudah nampak tenang 6. Ibu bersedia melakukan posisi nungging 5-15 menit/hari di rumah 4. perdarahan pervaginam. vit C 3x1. kejang-kejang. Ibu bersedia mengkonsumsi obat yang diberikan 7. Ibu bersedia melakukan health education yang diberikan 3. Menganjurkan ibu untuk sesering mungkin melakukan posisi nungging (knee chest) 5-15 menit/hari 4. Ibu bersedia ke tempat pelayanan kesehatan jika mengalami salah satu tanda bahaya kehamilan 5. dan kalac 1x1 7. TBJ : 2016 gram 2. jam 10. Kehamilan sementara dengan letak bokong d. DJJ terdengar kuat.3. EVALUASI Tanggal 11 Oktober 2012. TTV dalam batas normal TD : 120/80 mmHg N : 80 kali/menit S : 370 C P : 20 kali/menit c. ketuban pecah dini 5. Menganjurkan ibu datang kembali (follow up) bulan depan tanggal 11 November 2012 LANGKAH VII. sakit kepala menetap. Ibu bersedia datang kembali tanggal 11 November 2012 . Memberikan konseling pada ibu bahwa walaupun letak janinnya tidak berubah tetapi persalinan dapat berlangsung normal secara pervaginam bila ibu bersalin di tempat pelayanan kesehatan dengan peralatan lengkap dan tenaga kesehatan yang trampil 6. Memberitahu ibu 10 tanda bahaya kehamilan yaitu mual muntah terus menerus. nyeri perut hebat. jelas. pandangan kabur. penurunan gerak janin.45 wita 1. dan teratur dengan frekuensi 130 kali/menit e. Kehamilan berlangsung baik ditandai dengan : a. demam tinggi. bengkak pada wajah dan tungkai. Memberikan pada ibu tablet Fe 1x1. Keadaan umum ibu dan janin baik b.

Hari pertama haid terakhir tanggal 8 Maret 2012 4. “ A ” Umur : 34 tahun / 38 tahun Suku : Bugis / Bugis Agama : Islam / Islam Pendidikan : S1 / S1 Pekerjaan : PNS / PNS Lamanya nikah : 1x / ± 4 tahun Alamat : Jl. Keluhan utama : ibu cemas dengan kehamilannya 3. Ini merupakan kehamilan pertama dan tidak pernah keguguran 2. jam 08. Pergerakan janin kuat di sebelah kanan perut ibu 7. jam 08. “ E ” / Tn. “E” DENGAN PRESENTASE BOKONG GESTASI 31 MINGGU DI BPS SITTI NAISIRAH.SIT PALOPO 11 OKTOBER 2012 No.00 wita Tanggal Pengkajian : 11 Oktober 2012. S. Ibu tidak pernah merasa nyeri perut hebat selama hamil . Ratulangi DATA SUBJEKTIF (S) 1. Umur kehamilan sekarang 8 bulan 5. Register : xx xx xx Tanggal Kunjungan : 11 Oktober 2012. Pergerakan janin mulai dirasakan sejak umur kehamilan 5 bulan sampai sekarang 6. Ibu tidak pernah merasa sakit kepala hebat selama hamil 9. PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN ANTENATAL PADA NY.10 wita Nama Pengkaji : Meidia Apriyanti IDENTITAS ISTRI / SUAMI Nama : Ny. Merasakan adanya pergerakan-pergerakan kecil pada perut bagian bawah dan iga tertekan saat duduk 8.

Ibu sudah memeriksakan kehamilannya sebanyak 4 kali 11. HTP tanggal 15 Desember 2012 4. Wajah Inspeksi : Wajah tampak bersih. Ibu memeriksakan kehamilannya sebanyak 5 kali dan mendapat imunisasi TT TT1 bulan Juli 2012 TT2 bulan Agustus 2012 DATA OBJEKTIF (O) 1. tidak mudah tercabut. konjungtiva merah mudah dan sclera putih . BB : 64 kg BB sebelum hamil : 55 kg TB : 160 cm LILA : 28 cm 7. 10. tidak tampak pucat. Kesadaran komposmentis 5. Gestasi 31 minggu 3. Lingkar perut : 72 cm Lingkar panggul : 86 cm TBJ : 2016 gram 8. dan tidak ada oedema Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 10. Kepala Inspeksi : Rambut dan kulit kepala tampak bersih. Mata Inspeksi : Simetris kiri dan kanan. GI PO AO 2. Keadaan umum ibu baik 5. dan tidak ada luka Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 9. rambut hitam dan bergelombang. TD : 120/80 mmHg N : 80 kali/menit S : 36.50 C P : 20 kali/menit 6.

striae albican. dan line nigra Palpasi : Leopold  Leopold I : TFU 28 cm (teraba kepala) Leopold II : PUKI Leopold III : Kepala Leopold IV : BAP (konvergen) Tidak ada massa dan nyeri tekan Auskultasi : DJJ (+) terdengar jelas. 11. dan teratur pada kuadran kiri atas perut ibu dengan frekuensi 130 kali/menit 17. Hidung Inspeksi : Tidak tampak adanya polip dan secret Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 12. Leher Inspeksi : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid. serta lidah bersih 13. putting susu menonjol. tidak ada bekas operasi. Ekstremitas atas dan bawah Inspeksi : Simetris kiri dan kanan. kelenjar limfe dan vena jugularis Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 15. tampak striae livide. Abdomen Inspeksi : Pembesaran perut sesuai umur kehamilan. dan tidak tampak adanya caries. Payudara Inspeksi : Simetris kiri dan kanan. tidak tampak adanya serumen Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 14. bibir tidak pecah-pecah dan sariawan. Mulut dan gigi Inspeksi : Mulut dan gigi tampak bersih. kuat. otot perut tampak tegang. gigi lengkap. bersih. tidak ada varices Palpasi : Tidak ada oedema Perkusi : Refleks patella (+) . hyperpigmentasi pada areola mammae Palpasi : Tidak ada massa dan nyeri tekan 16. Telinga Inspeksi : Simetris kiri dan kanan.

Menyampaikan hasil pemeriksaan pada ibu dan jelaskan hal-hal yang diperlukan ibu terutama keadaan fisik dan keadaan umum ibu dan janin Hasil : a. BAP. DJJ terdengar jelas. Memberikan health education tentang a. Intra Uterine. Presentase bokong. kuat. jam 08. Pola istirahat yang cukup 1) Mempertahankan pola istirahat 2) Mengurangi aktivitas yang berat 3) Mengurangi stress dengan berfikir positif dan banyak berdo’a c. TBJ : 2016 gram c. dan teratur dengan frekuensi 130 kali/menit pada kuadran kiri atas perut ibu 2. Gestasi 31 minggu. Hidup. Pola makan gizi seimbang 1) Mempertahankan pola makan dan minum 2) Memperbanyak makan makanan yang mengandung zat besi dan vit C seperti sayuran hijau dan buah-buahan b. Tunggal. Situs memanjang.30 wita 1. Keadaan ibu dan janin baik dengan masalah kecemasan PLANNING (P) Tanggal 11 Oktober 2012. PUKI. ASSESMENT (A) Diagnosa : GI PO AO. TD : 120/80 mmHg N : 80 kali/menit S : 370 C P : 20 kali/menit b. Personal hygiene 1) Mempertahankan personal hygiene 2) Memotong kuku tangan dan kaki bila panjang 3) Menggunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat Hasil : Ibu mengerti dan bersedia melakukan anjuran yang diberikan .

demam tinggi. bengkak pada wajah dan tungkai. perdarahan pervaginam. Memberikan pada ibu tablet Fe 1x1. penurunan gerak janin. pandangan kabur. sakit kepala menetap. ketuban pecah dini Hasil : Ibu mengerti dan bersedia datang ke pelayanan kesehatan bila ibu mengalami salah satu tanda bahaya kehamilan 5. Memberitahu ibu 10 tanda bahaya kehamilan yaitu mual muntah terus menerus. Menganjurkan ibu datang kembali (follow up) bulan depan tanggal 11 November 2012 Hasil : Ibu bersedia datang kembali tanggal 11 November 2012 . 3. Menganjurkan ibu untuk sesering mungkin melakukan posisi nungging (knee chest) 5-15 menit/hari Hasil : Ibu mengerti dan bersedia melakukan anjuran yang diberikan 4. vit C 3x1. nyeri perut hebat. dan kalac 1x1 Hasil : Ibu bersedia mengkonsumsi obat yang diberikan 7. kejang-kejang. Memberikan konseling pada ibu bahwa walaupun letak janinnya tidak berubah tetapi persalinan dapat berlangsung normal secara pervaginam bila ibu bersalin di tempat pelayanan kesehatan dengan peralatan lengkap dan tenaga kesehatan yang trampil Hasil : Ibu mengerti dan merasa senang dengan penjelasan yang diberikan karena ibu dapat bersalin dengan normal 6.

Related Interests