Teknik Listrik

Kelas X- TAV 1-2

1. Jelaskan istilah-istilah teknik yang berlaku pada komponen resistor sebagai berikut :
 Resistansi
 Toleransi
 Tahanan kritis
 Stabilitas Waktu (time stability)
2. Jelaskan fungsi resistor pada rangkaian elektronika !
3. Jelaskan cara menguji baik/rusak suatu kapasitor dengan menggunakan AVO meter !
4. Sebutkan fungsi/kegunaan induktor pada rangkaian elektronika !
5. Jelaskan beberapa teknik pengamanan gangguan pada rangkaian/komponen elektronika ?

1. Resistansi adalah kemampuan suatu benda untuk menahan/menghambat aliran arus
listrik.

Toleransi biasa dituliskan dalam persen (%) meskipun bisa diungkapkan dengan menulis nilai
toleransi secara langsung. Contoh: IC TTL bekerja pada tegangan 4.5 ~ 5.5 Volt. Kita bisa
mengatakan tegangan kerjanya 5V±10% atau 5V±0.5.

Di dalam elektronika, komponen yang nilai toleransinya dituliskan di body bisa dijumpai
pada resistor dan kapasitor. Sedangkan induktor dan dioda zener juga memiliki toleransi
yang tidak ditulis pada body-nya, namun bisa kita ketahui dari datasheet-nya.
Lantas apa makna toleransi dalam komponen-komponen tersebut?
Misalnya kita punya 4 buah resistor, masing-masing nilainya 100Ω dengan toleransi yang
berbeda-beda, yaitu 20% - 10% - 5% - 1% . Ini berarti:
Resistor 100Ω 20% resistansinya berkisar antara 100Ω±20% atau 80Ω ~ 120Ω
Resistor 100Ω 10% resistansinya berkisar antara 100Ω±10% atau 90Ω ~ 110Ω
Resistor 100Ω 5% resistansinya berkisar antara 100Ω±5% atau 95Ω ~ 105Ω
Resistor 100Ω 1% resistansinya berkisar antara 100Ω±1% atau 99Ω ~ 101Ω

Berarti semakin kecil toleransi resistor tersebut, semakin bagus, karena semakin presisi.
Untuk kegiatan hobi elektronika, sebaiknya menggunakan toleransi 5 ~ 10%. Sedangkan
untuk rangkaian elektronika yang membutuhkan ketepatan tinggi (seperti rangkaian alat
ukur) harus menggunakan yang 0.5 ~ 1%.

Tahanan kritis : nilai tahanan dimana tegangan maksimum dan tarif daya maksimum timbul
bersamaan, dinyatakan dalam ohm.

Kapasitor Baik : Jika jarum menunjuk ke satu nilai Ω dan kembali lagi ke ∞Ω. 2. misalnya 1000 jam Cara menguji kapasitor baik/rusak dengan AVOmeter: 1. Untuk memastikan bahwa kapsitor benar-benar masih baik/rusak maka lakukan pengujian kembali dengan menukar hubungan probe pada kapasitor. Buzzer. Coill Antena dll. 1.d 60 Hz. 4. ratusan µF range pada x 10 dan untuk puluhan µF range pada X100). 2. Perhatikan penunjukkan jarum pada papan skala ohm. Kapasitor kering : jika jarum menunjuk ke satu nilai Ω dan tidak kembali lagi. Kapasitor rusah short/hubung isngkat: jika jarum menunjuk ke 0 Ω.  Induktor Inti Besi. Tempatkan range AVO meter pada ohmmeter (untuk non polar dengan kapasitansi kecil maka range pada X 10k atau x100 k dan untuk elco dengan kapasitansi besar maka untuk lebih dari 1000 µF range pada X1. banyak dipakai dalam pesawat receiver pada frekuensi menengah/Intermediate Frequency. Ada 4 kemungkinan kondisi kapasitor yang diuji. Stabilitas Waktu (time stability): ubahan tahanan selama waktu pemakaian tertentu.  Induktor Inti Ferit. 3. Voice Coill pada Microphone Rellay. . Contactor dll. Bleeper. 3. yaitu: 4. Hubungkan probe merah pada salah satu kaki C (untuk elco +) dan probe hitam pada kaki lainnya (untuk elco -). Banyak dipakai sebagai Cooke CoillTransmeeter (pemancar) frekuensi tinggi. Kapasitor rusak putus : jika jarum tidak bergerak sama sekali. Fungsi/kegunaan induktor pada rangkaian elektronika :  Induktor Inti udara. banyak dipakai untuk frekuensi rendah Choke Coill untuk Lampu TL Frekuensi 50 s. sebagai alat Moving Coill seperti Load Speaker.

Related Interests