Hubungan Antara Motivasi dan Kinerja

Lubertus Wahyu P.D
12010116410110

Abstrak

Dewasa ini semakin disadari oleh banyak pihak mengenai dalam menjalankan roda suatu
organisasi manusia merupakan unsur yang terpenting. Salah satu sasaran penting dalam rangka
manajemen sumber daya manusia dalam suatu organisasi yaitu terciptanya kepuasan kerja
karyawan organisasi yang bersangkutan, yang lebih lanjut akan meningkatkan perestasi kerja.
Dengan kepuasan karja tersebut diharapkan pencapaian tuajuan organisasi akan lebih baik dan
akurat. Untuk itu sangant penting untuk organisasi untuk memberikan faktor pendorong atau
motivasi kerja kepada karyawan-karyawannya, sehingga apa yang di inginkan dapat tercapai.
Kepuasan kerja tampaknya dapat mempengaruhi kehadiran seseorang dalam dunia kerja, dan
ingin melakukan perubahan kerja, yang selanjutnya juga berpengaruh terhadap kemauan untuk
bekerja. Keinginan pegawai untuk bekerja biasanya ditunjukan dengan dukungan aktivitas yang
mengarah pada tujuan. Dengan demikian apa yang disebut dengan motivasi pegawai adalah
perilakunya yang diarahkan pada tujuan-tujuan organisasi dan yang memiliki aktivitas-aktivitas
yang dengan mudah dapat terganggu.
Kata Kunci: Motivasi kerja, Kepuasan Kinerja

Dewasa ini semakin disadari oleh banyak lanjut akan meningkatkan perestasi kerja.
pihak mengenai dalam menjalankan roda Dengan kepuasan karja tersebut diharapkan
suatu organisasi manusia merupakan unsur pencapaian tuajuan organisasi akan lebih baik
yang terpenting.Bahwa berbagai alat produksi dan akurat. Untuk itu sangant penting untuk
lainnya seperti modal sarana kerja, mesin- organisasi untuk memberikan faktor
masin, bahan mentah dan bahan baku, pendorong atau motivasi kerja kepada
perangkat lunak seperti metode kerja serta karyawan-karyawannya, sehingga apa yang
pasar bagi organisasi niaga, tetap diperlukan di inginkan dapat tercapai.
serta tetap mempunyai arti pentin, tidak aka Seringkali istila-istilah kepuasan
nada yang menyanggahnya. Mengingat (satisfacation) dan motivasi (motivation)
bahwa sumber daya manusia merupakan digunakan secara bergantian. Kepuasan atau
unsur yang terpenting, pemeliharaan hubugan ketidakpuasan secara individual pegawai
yang continue dan serasi dengan para secara subyektif berasal dari keseimpulan
karyawan dalam setiap organisasi menjadi yang berdasarkan pada perbandingan antara
sangat penting. Teory manajemen sumber apa yang diterima pegawai dari pegawai
daya manusia memberikan petunjuk bahwa dibandingkan dengan apa yang diharapkan,
hal-hal yang penting di perhatikan dalam diinginkan atau diharapkan seseorang.
pemiliharaan hubungan tersebut antara lain Kepuasan kerja tampaknya dapat
menyangkut motivasi kerja. Salah satu mempengaruhi kehadiran seseorang dalam
sasaran penting dalam rangka manajemen dunia kerja, dan ingin melakukan perubahan
sumber daya manusia dalam suatu organisasi kerja, yang selanjutnya juga berpengaruh
yaitu terciptanya kepuasan kerja karyawan terhadap kemauan untuk bekerja. Keinginan
organisasi yang bersangkutan, yang lebih pegawai untuk bekerja biasanya ditunjukan

Pegawai dimotivasi oleh banyak faktor. kerja. insentif dalam bentuk uang atau barang kepada pegawai yang berprestasi. Michel J. tetapi 3. kebutuhan yang kedua yaitu kebutuhan Agar peranan motivasi lebih optimal. Motivasi adalah gejala psikologis dalam membagi kebutuhan manusia sebagai bentuk dorongan yang timbul pada diri berikut: seseorang secara sadar untuk melakukan a. jaminan akan kelangsungan 3 . Dengan demikian apa yang Konsep motivasi yang dijelaskan oleh disebut dengan motivasi pegawai adalah suwanto adalah sebagai berikut perilakunya yang diarahkan pada tujuan. Kebutuhan fisiologis merupakan hirarki Motivasi juga bisa dalam bentuk usaha .minum. tidak ada sudah terpuaskan. Motivasi mempunyai peranan starategis dalam b. Model Sumber Daya Manusia saling berkaitan dengan faktor-faktor lain. Model Tradisional tujuan organisasi dan yang memiliki Untuk memotivasi pegawai agar gairah aktivitas-aktivitas yang dengan mudah dapat kerja meningkat perlu diterapkan sistem terganggu. motivasi sebagai kegiatan memberikan dorongan kepada seseorang atau diri sendiri Teori Motivasi untuk mengambil suatu tindakan yang Berikut ini berbagai teori motivasi menurut dikehendaki. Reksohadiprojo dan Handoko (1996). kepuasan dengan perbuatannya. maupun faktor internal. melakukan sesuatu karena ingin mencapai perumahan. maka akan rasa aman. Teori Motivasi Maslow sesuatu. Kebutuhan akan rasa prinsip-prinsip motivasi dalam belajar tidak aman ini meliputi keamanan akan hanya diketahui.dengan dukungan aktivitas yang mengarah Konsep Motivasi pada tujuan. 1. baik faktor eksternal. maka muncul motivasi berarti tidak ada kegiatan belajar. force). tidur dan tujuan yang dikehendakinya atau mendapat sebagainya. tetapi juga harus perlindungan dari bahaya kecelakaan diterangkan dalam aktivitas sehari-hari. Motif tidak berdiri sendiri. bukan hanya uang atau barang tetapi juga Hal-hal yang mempengaruhi motif disebut kebutuhan akan pencapaian dan pekerjaan motivasi. Tidak ada seorang Apabila kebutuhan fisiologis relatif pun yang belajar tanpa motivasi. oksigen. motivasi para pakarnya yaitu: adalah dorongan dari dalam untuk berbuat 1. Jucius menyebutkan yang berarti. kebutuhan manusia yang paling dasar usaha yang dapat menyebabkan seseorang yang merupakan kebutuhan untuk dapat atau kelompok orang tertentu tergerak hidup seperti makan. Kebutuhan Rasa Aman aktivitas belajar seseorang. Kebutuhan Fisiologis suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Motif diartikan sebagai mengakui kebutuhan sosial mereka dan kekuatan yang terdapat dalam diri organisme membuat mereka merasa berguna dan yang mendorong untuk berbuat (driving penting. baikyang positif maupun yang Teori Maslow Maslow dalam negatif.Menurut Dadi Permadi. Model Hubungan Manusia Motivasi berasal dari kata lain “MOVERE” Untuk memotivasi pegawai agar gairah yang berarti dorongan atau bahasa kerjanya meningkat adalah dengan Inggrisnya to move. Pengertian Motivasi 2.

Aktualisasi diri berkaitan adalah motif-motif yang menjadi aktif atau dengan proses pengembangan potensi berfungsinya tidak perlu dirangsang dari yang sesungguhnya dari seseorang. Kebutuhan Aktualisasi diri yaitu: Aktualisasi diri merupakan hirarki 1. berkaitan dengan kebutuhan akan kebutuhan itu akan berhenti menjadi adanya kelompok kerja yang kompak. Motivasi dapat dibagi menjadi dua jenis e. Kemudian supervisi yang baik. Apabila seseorang memutuskan telah terpuaskan secara minimal. pekerjaannya dan jaminan akan hari perwujudan diri mulai mengembalikan tuanya pada saat mereka tidak lagi perilaku seseorang. nilai atau kebutuhan yang lebih tinggi (perwujudan keterampilan agar dapat berubah tingkah diri). Dalam organisasi akan kebutuhan mencapai puncaknya. motivasi utama dari perilaku. keahlian dan potensi yang sesuatu. Hal yang penting bekerja. pengakuan atas kemampuan dan keahlian seseorang Jenis Motivasi serta efektifitas kerja seseorang. Kemudian kalau dilihat dari segi tujuan Seseorang yang didominasi oleh kegiatan yang dilakukannya (misalnya kebutuhan akan aktualisasi diri senang kegiatan belajar). Kebutuhan Penghargaan kebutuhan itu masih mempengaruhi Kebutuhan ini meliputi kebutuhan perilaku hanya intensitasnya yang lebih keinginan untuk dihormati. karena dalam diri setiap individu Kebutuhan untuk menunjukkan sudah ada dorongan untuk melakukan kemampuan. “intrinsik kebutuhan yang lebih tinggi seperti motivations are inherent in the learning . mencapai tujuan yang terkandung di Teori Maslow mengasumsikan bahwa dalam perbuatan belajar itu sendiri. walaupun kebutuhan telah terpuaskan. tidak usah ada yang akan aktualisasi diri ada kecenderungan menyuruh atau mendorongnya. Jadi bila suatu orang lain. dalam pemikiran Maslow ini bahwa c. rekreasi bersama kebutuhan kedua mendominasi. atas prestasi seseorang. afiliasi bekerja. tidak karena dipenuhi terlebih dahulu sebelum tujuan yang lain-lain. ia sudah potensinya yang meningkat karena rajin mencari buku-buku untuk dibacanya. Sebagai contoh seseorang yang dimiliki seseorang. d. maka uang tidak mempunyai daya dana interaksi yang lebih erat dengan intensitasnya lagi. orang berkuasa memenuhi kebutuhan yang Sebagai contoh konkrit. orang mengaktualisasikan perilakunya. seorang siswa itu lebih pokok (fisiologis) sebelum melakukan belajar. yaitu untuk pekerjaan dari organisasi tempat ia kebutuhan untuk persahabatan. luar. karena betul-betul mengarahkan perilaku memenuhi ingin mendapat pengetahuan. maka bahwa ia menerima uang yang cukup akan muncul kebutuhan sosial. Kebutuhan Sosial kebutuhan yang telah dipenuhi memberi Jika kebutuhan fisiologis dan rasa aman motivasi. maka yang dimaksud akan tugas-tugas yang menantang dengan motivasi intrinsik ini adalah ingin kemampuan dan keahliannya. Malahan kebutuhan senang membaca. dihargai kecil. Motivasi Intrinsik kebutuhan dari Maslow yang paling Yang dimaksud dengan motivasi intrinsik tinggi. Kebutuhan yang lebih rendah harus lakunya secara konstruktif. tetapi dan sebagainya.

Quantity. maka seorang manajer dari segi tujuan kegiatan yang harus malakukan motivasi kerja pada dilakukannya. Seperti tadi 3. bukan karena ingin koordinasi ouput lain serta waktu yang pujian atau ganjaran.karena manajer untuk mencegah tindakan yang tahu besok paginya akan ujian dengan kurang di inginkan. Jadi yang penting bukan karena diri. Quality. Interpersonal impact. adalah tingkat Motivasi ekstrinsik adalah motif-motif sejauhmana seseorang pekerja dapat yang aktif dan berfungsinya karena melaksanakan suatu fungsi pekerjaan taa adanya perangsang dari luar. baik yang seseorang menurut casio. yaitu: teknik menciptakan situasi sehingga . 2. Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan Hubungan Antara Motivasi dan Kinerja tingkat ketekunan dan antusiasmenya dalam Faktor-faktor yang mempengeruhi kinerja melaksanakan suatu kegiatan. 1998) ada lima criteria primer untuk diperlukan pengetahuan tentang pengertian mengukur kinerja menurut bernardin dan dan hakikat motivasi.atau Di antara beberapa criteria primer untuk agar mendapat hadiah. (Benardin dan antara yang satu dengan yang lain. aktivitas belajar dimulai dan diteruskan 2. misalnya jumlah rupiah. Motivasi Ekstrinsik 4. tidak secara langsung karyawan-kaeyawan guna untuk criteria bergayut dengan esensi apa yang primer dapat terlaksana dengan baik. merupakan jumlah yang di berdasarkan suatu dorongan dari dalam hasilkan. tetapi rekan kerja dan bawahan. Timeliness. berbeda-beda periode waktu tertentu. harapan akan mendapatkan nilai baik. Jadi kalau dilihat mengukur kinerja. Oleh karena itu motivasi karyawan baik dan tidak baik juga ekstrinsik dapat juga dikatakan sebagai merupakan salah satu dorongan dari motivasi bentuk motivasi yang didalamnya aktivitas kerja. 5. Need for supervision. jumlah diri dan secara mutlak berkait dengan unit. Itulah sebabnya motivasi mana proses atau hasil pelaksanaan intrinsik dapat juga dikatakan sebagai kegiatan mendekati tujuan yang di bentuk motivasi yang di dalamnya harapkan. situations and meet pupil-needs and 1. Kinerja dilakukannyn itu.atau sejauh mana karyawan memilihara harga temannya. nama baik dan kerja sama di antara belajar ingin mengetahui sesuatu. (2003). adalah tingkat sejauh mana dicontohkan bahwa seorang belajar. merupakan tingkat atau sejauh purposes”. belajar dimulai dan diteruskan berdasarkan dorongan dari luar yang tidak secara Cara Meningkatkan Motivasi mutlak berkaitan dengan aktivitas belajar. merupakan tingkat sehingga akan dipuji oleh pacarnya. Motivasi yang ada pada kerja/aktivitas tertentu yang di capai selama setiap orang tidaklah sama. Sebagai memerlukan pengewasan seseorang contoh itu seseorang itu belajar. serta kemampuan rusel. aktivitas belajarnya. tersedia untuk kegiatan lain. suatu kegiatan di selesaikan pada waktu memang benar-benar ingin mengetahui yang di kehendaki dengan memperhatikan segala sesuatunya. Untuk itu. di antaranya bersumber dari dalam diri individu itu sendiri motivasi kerja karna kita ketehui bahwa (motivasi internal) maupun dari luar individu kinerja karyawan adalah catatan hasil (motivasi eksternal). Russell. ingin mendapatkan nilai yang baik.

Dan 1. sadar atau tidak sadar. Dua unsur inilah yang pimpinan dalam menumbuhkan motivasi. gaji yang adil dan kompetitif. Situasi lingkungan pada umumnya. Orang diinspirasi melalui 5. banyak menentukan kualitas perilaku yang lingkungan kerja yang menyenangkan. Namun. Seperti yang telah dikemukakan. efektif. tidak akan timbul suatu kegiatan. antara orang untuk melakukan apa saja yang lain: harus dilakukan melalui pujian. 1. termasuk 4. Sistem imbalan yang berlaku serta cara perlu. ditampilkannya. Pimpinan dapat memotivasi faktor internal adalah karyawan dengan berbagai cara. yang mereka perlukan untuk melakukan karena bila salah satu unsur tidak ada maka sesuatu pekerjaan dengan baik. persetujuan dan bantuan. 1. dan paksaan. tidak sesuai lagi dengan tuntutan zaman Motivasi yang berasal dari dalam diri dan bersifat negatif karena karyawan seseorang atau motif mempunyai dua unsur. jenis pekerjaan yang dilakukan. semangat ke dalam diri orang agar 3. Jenis dan sifat pekerjaan. Kepuasan kerja. dan dan pekerjaan yang dilakukannya secara 7. Di samping itu. yaitu membuat orang merasa bergabung. membuat seseorang mau melakukan kegiatan untuk meningkatkan semangat kerja dan sekaligus mencapai apa yang karyawan. motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh merupakan tugas seorang pimpinan untuk berbagai faktor. Harga diri. dilakukan dengan sesuatu cara. keteladanannya. kekerasan dan ancaman jika 5. Organisasi tempat bekerja. sehingga karyawan dapat adalah adanya kesempatan untuk menggunakannya untuk mengutarakan berkembang. Sedangkan faktor eksternal yang 2. 2. motivasi Dalam suatu organisasi formal. Persepsi seseorang mengenai diri sendiri. diantaranya: dikehendaki melalui kegiatan tersebut. Mendesak. Prestasi kerja yang dihasilkan. Keinginan. motivasi jenis ini sudah penerapannya. yaitu dengan merangsang mempengaruhi motivasi seseorang. Harapan pribadi. motivasi kerja juga individu lain atau organisasi. baik dalam konteks belajar. Mendorong. harus melakukan apa yang harus 3. Seberapa kuat dipengaruhi oleh perasaan aman dalam motivasi yang dimiliki seseorang akan bekerja. 6. yaitu dengan memasukkan 2. Kelompok kerja dimana seseorang 3. Membuat saluran komunikasi yang mudah Sumber dari motivasi kerja diantaranya dipergunakan. Menginspirasi. Kebutuhan. bersedia melakukan sesuatu dengan 4. perlakuan yang adil dari pimpinan. . Memberikan kepada karyawan keterangan kedua unsur tersebut tidak dapat dipisahkan. kepribadian pimpinan. Yang termasuk dalam harus dilakukan. 2.menimbulkan motivasi atau dorongan bagi serta adanya perasaan bangga menjadi bagian seseorang untuk berbuat atau berperilaku dari organisasi dimana seseorang tersebut sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh bekerja. bekerja disebabkan adanya paksaan tanpa yaitu berupa daya dorong untuk berbuat dan ada motif dari dirinya sendiri. serta bekerja maupun dalam kehidupan lainnya. baik yang bersifat internal membuat karyawan melakukan apa yang maupun eksternal. sasaran atau tujuan yang akan diarahkan oleh Beberapa usaha yang dapat dilakukan oleh perbuatan itu. penghargaan atas prestasi kerja. diantaranya: 1.

Kesimpulan Motivasi adalah keadaan individu yang yang berbeda. Menawarkan “pembagian keuntungan” karyawan tentang hasil kinerja mereka.Apabila dapat terjadi Karena teori motivasi yang sehat tidak keseimbangan. melakukan sesuatu. 5. Memberi selamat secara pribadi kepada 7. studi tentang kemampuan menjadi hasil pekerjaan. tetapi tidak bahkankadang-kadang berlawanan dari yang biasa.Ada macam-macam motivasi dalam satu segaladaya yang mendorong seseorang untuk perilaku. bukanlah hal yang biasa. 3. dengan potensinya untuk perilaku. terdapat terangsang yang terjadi jika suatu motif model tentang motivasiyang digeneralisasi telahdihubungkan dengan suatu pengharapan yang mempersatukan berbagai teori yang yang sesuai. Memberi karyawan satu pekerjaan yang karyawan yang melakukan pekerjaan baik untuk dikerjakan dan pimpinan harus dengan baik. (profit sharing) kepada karyawan. mengenai motivasi yang mungkin motivasi memegang peranan sebagai dikarenakanoleh penggunaan metode perantara untukmentransformasikan observasi yang berbeda-beda. dan sebagainya. berbagai kelompokusia dan jenis kelamin . Memastikan apakah karyawan mempunyai memperoleh jawaban. Membantu berkembangnya rasa pribadinya. hal tersebut mencerminkan membenarkan pengabaian terhadap ”hasil pekerjaan”seseorang yang berhadapan kehidupan tidak sadar. yang memperhatikan keperluan 8. Motif tidak dapat dilihat Suatu perbuatan atau keinginan yangdisadari begitusaja dari perilaku seseorang karena dan hanya mempunyai satu motivasi motif tidak selalu seperti yang tampak. Kenalilah kebutuhan-kebutuhan pribadi bagaimana mereka dapat berkembang dan karyawan karena karyawan akan lebih memberi kesempatan untuk mempelajari terdorong untuk bekerja bagi perusahaan kemampuan-kemampuan baru.Karena suatu keinginan yang disadari tampak. Menulis memo secara pribadi kepada 9. Sedangkan motif adalah ada. Jadi. “bermasyarakat” sehingga karyawan akan merasa betah di dalamnya. Dari tujuan-tujuan yang tidak selalu atau perilaku yang bermotivasi dapat disadariini. pertanyaan atau kehawatiran mereka dan 6. kita dipaksa menghadapi seluruh berfungsisebagai penyalur untuk tujuan- persoalan motivasi yang tidak disadari itu. yang dapat Dari banyaknya pandangan yang berbeda diidentifikasisebagai ”kemampuannya”. tujuan lainnya. memperlihatkan kepada karyawan 4. sarana kerja yang terbaik.

Jakarta: PT. 2005. Bandung: PT. 2011. Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma Maslow. 2013. Dr. Bumi Aksara . 1984. DAFTAR PUSTAKA Ryanti.P & Prabowo. Motivasi dan Kepribadian. Nuraini. Bumi Aksara Mangkunegara. H. Anwar Prabu. Pekanbaru: Yayasan Ainisyam. Abraham H. Gramedia Gomes. Remaja Rosdakarya. P. D. Pengelolaan Sumber Daya Insani. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Jakarta : PT.V Andi Offset Jusmaliani. Manajemen Sumber Daya Manusia. Prof. MPA.B.Jakarta: PT. Manajemen Sumber Daya Manusia. Manajemen Sumber Daya Manusia. Sondang. Seri Diktat Kuliah Psikologi Umum 2. Faustino Cardoso. Yogyakarta: C. Siagian.

Related Interests