Penyakit Akibat Kerja Karena Pajanan Biologi

Pekerja memegang peranan yang sangat penting dalam pembangunan bangsa. Hal ini

dikarenakan jumlah populasi sangat besar, berperan dalam meningkatkan

pembangunan perekonomian negara dan tiap individunya merupakan tulang punggung

ekonomi keluarga. Bila pekerja sehat dan produktif, ekonomi keluarga akan

meningkat dan berdampak pula pada ekonomi bangsa sehingga angka kemiskinan di

suatu negara dapat diturunkan.

Dalam perkembangan industrialisasi dan teknologi, makin banyak bahan dan alat

yang digunakan mempunyai risiko terhadap kesehatan pekerja. Pekerja dapat

terkena berbagai penyakit, baik menular maupun tidak menular, termasuk penyakit

akibat pekerjaan dan lingkungan kerja. Gangguan kesehatan sangat berpengaruh

terhadap produktifitas pekerja dan selanjutnya bila tidak ditangani secara baik

akan menyebabkan kecacatan seumur hidup bahkan kematian.

Definisi
Penyakit Akibat Kerja Karena Pajanan Biologi adalah penyakit yang disebabkan

pajanan biologis yang terjadi akibat kontak langsung dengan bahan kerja, proses

kerja, dan lingkungan kerja. Pajanan biologis di tempat kerja adalah organisme

hidup yang dapat merupakan allergen, iritan, toksin dan penyebab infeksi. Bahaya

potensial biologis dapat mengancam kesehatan pekerja baik berasal dari proses

kerja, lingkungan kerja langsung maupun lingkungan sekitar tempat kerja. Dalam hal

ini pekerja yang rentan terhadap khususnya pekerja yang tidak menggunakan alat

pelindung diri (APD) dalam bekerja, pekerja yang tidak diimunisasi, pekerja dalam

penyembuhan dari infeksi sistemik serius, pekerja yang sedang mengalami gangguan

kekebalan, serta pekerja dengan status gizi dan kesehatan yang buruk.

pekerja sanitasi dan kebersihan saluran air. pekerja sanitasi dan kebersihan. petani. Peternakan Produk Kehutanan. Antraks beresiko pada pekerja peternak. 5. dental. 3. 6.Pekerja yang beresiko terkena pajanan biologis akibat kerja Sektor Pekerjaan Pertanian Perkebunan. petugas kesehatan yang merawat/ kontak dengan pasien flu burung. pekerja perkantoran di gedung tertutup. Perikanan. karpet. Pengolahan makanan. Pertanian penyimpanan produk. TBC / Tuberkulosis beresiko pada pekerja laboratorium. 2. penanganan limbah Adapun beberapa penyakit akibat kerja karena pajanan biologi antara lain : 1. 4. pekerja pest control. pekerja laboratorium yang memproses sample pasien / unggas berjangkit. petugas kantor kesehatan pelabuhan. Leptospirosis beresiko pada pekerja petani. penyamakan kulit Kesehatan Perawatan Pasien : Medis. penggembala. pekerja pemerah susu sapi dokter hewan. Flu Burung beresiko pada pekerja peternakan / pemrosesan unggas termasuk dokter hewan / insinyur peternakan. dokter hewan.. pekerja pengolah produk binatang. farmasi Pemeliharaan Pembersihan sistem ventilasi. pengolahan kayu. laboratorium. Legionelosis beresiko pada pekerja teknisi sistem ventilasi (AC). SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) beresiko pada pekerja penjamah makanan di fasilitas kesehatan. . pekerja area penjagalan. petugas kebersihan di fasilitas kesehatan. petugas kesehatan. pekerja laboratorium bintang. petugas kesehatan.

petugas bank darah. dan pekerja penebang kayu di hutan. Keracunan Binatang Berbisa biasanya beresiko pada nelayan. 12. 7. Penyakit Jamur (Candida. Pencegahan & Pengendalian Bagaimana cara pencegahan dan pengendalian berbagai resiko penyakit yang ditimbulkan oleh pajanan biologis bagi si pekerja? Ada beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain : 1. Asma Bronchiale beresiko pada petani. 9. 14. Menerapkan kewaspadaan standar dan khusus saat bekerja . Penyakit Infestasi Binatang seperti cacing tambang beresiko pada pekerja kebersihan umum. penyelam. perajin tahu. 13. 8. kopi dan kacang hijau. dan pekerja pengolahan padi. pekerja yang berada di ruangan dingin atau berventilasi. house keeping di pelayanan kesehatan. peselancar. Tineasis) beresiko pada pekerja di peleburan baja. HIV-AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) beresiko pada pekerja petugas kesehatan. Hepatitis B dan C beresiko pada pekerja petugas kesehatan yang kontak dengan darah. 11. dan pekerja laundry. pekerja bank darah. akupunturis. pekerja limbah medis. pekerja pembuat tattoo. dan penyelam. pekerja tempat dialysis. Penyakit Alergi dan Iritan beresiko pada nelayan. petani. pekerja pemintal kapas. pekerja alat kesehatan yang kontak dengan darah atau cairan tubuh. Pneumonitis Hypersensitivity beresiko pada petani. pekerja yang kontak dengan bahan iritan. Polisi Lalu Lintas yang menolong korban kecelakaan. dan perajin kayu. pekerja dibagian dialisa dan onkologi. 10. dan pekerja yang bekerja di tempat rekreasi.

semoga dapat menambah pengetahuan bagi pembaca INTAKES dan bagi para pekerja. Pemberian imunisasi sesuai penyakitnya 4. Pendidikan kesehatan 5. Pemantauan dan pengendalian lingkungan untuk memastikan kebersihan dan keamanan lingkungan dan tempat kerja serta memastikan ventilasi udara memenuhi standar. Penyuluhan mengenai penyakit akibat pajanan biologi 6. Deteksi dini dengan cara medical check up (MCU) 3. Setelah membaca ulasan di atas. Sumber : Pedoman Tatalaksana Penyakit Akibat Kerja. 2. Kementerian Kesehatan RI .

Related Interests