MATERI BIOTEKNOLOGI MODERN

“JAGUNG TRANSGENIK”

Disusun Oleh :

NURINSAN JUNIARTI (1414140003)
RISKA AMELIA (1414142004)

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENEGTAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2017

di mana sifat ketahanan tersebut diperoleh dari bakteri Bacillus thuringiensis. Perbaikan genetik jagung bertujuan untuk mengatasi kendala pertumbuhan tanaman.bakteri. pada umumnya digunakan metode Penembakan partikel (Particle bombardment). Secara biologi tanaman transgenik adalah suatu produk rekayasa genetika melalui transformasi makhluk hidup lain kedalam tanaman yang tujuannya untuk menghasilkan tanaman baru yang memiliki sifat unggul yang lebih baik dari tanaman sebelumnya.mikroba. Transgenik adalah tanaman yang telah direkatasa bentuknya maupun kualitasnya melalui penyisipan gen atau DNA binatang. Sebagian besar rekayasa atau modifikasi sifat tanaman dilakukan untuk mengatasi kebutuhan pangan penduduk dunia yang semakin meningkat dan juga permasalahan kekurangan gizi manusia. antara lain melalui perbaikan genetik tanaman. Upaya peningkatan produksi jagung dapat dilakukan melalui berbagai cara. Pengertian dan Ruang Lingkup Gen Bt Tanaman transgenik adalah tanaman yang telah disisipi atau memiliki gen asing dari spesies tanaman yang berbeda atau makhluk hidup lainnya.A. dan mempengaruhi perekonomian global.atau virus untuk tujuan tertentu. Tadirnya tanaman transgenik menimbulkan kontroversi masyarakat dunia karena sebagian masyarakat khawatir apabila tanaman tersebut akan mengganggu keseimbangan lingkungan (ekologi). karena metode ini hasil yang didapatkan yaitu jagung transgenik fertile dengan metode yang lebih sederhana (penembakan partikel/ gun method DNA dalam sel atau jaringan tanaman jagung). . Contoh dari tanaman yang dapat dicoba untuk teknologi ini adalah jagung. Penggabungan gen asing ini bertujuan untuk mendapatkan tanaman dengan sifat-sifat yang diinginkan. membahayakan kesehatan manusia. Perbaikan genetik jagung dapat dilakukan secara konvensional maupun melalui rekayasa genetika (genetic engeenering). sehingga pembuatan tanaman transgenik juga menjadi bagian dari pemuliaan tanaman. terutama cekaman lingkungan biotik dan abiotik. Jagung Bt merupakan tanaman transgenik yang mempunyai ketahanan terhadap hama.

Teknik Pembuatan Jagung Bt Jagung Bt merupakan tanaman transgenik yang mempunyai ketahanan terhadap hama. Seperti hama dan penyakit tanaman. B. spora bakteri ini dapat terus hidup dan melanjutkan pertumbuhan vegetatifnya. Jerman. Serangan pada tanaman jagung selain menurukan produksi juga mengurangi pendapatan petani dan adanya residu pestisida dalam jumlah besar yang menyebabkan polusi lingkungan. . aerobik dan membentuk spora. Bacillus thuringiensis dapat ditemukan pada berbagai jenis tanaman. produk tersebut telah digantikan dengan galur bakteri yang lebih patogen dan efektif melawan berbagai jenis insekta. termasuk sayuran. Bacillus thuringiensis (Bt) adalah bakteri gram positif yang berbentuk batang. Kebanyakan dari protein kristal tersebut lebih ramah lingkungan karena mempunyai target yang spesifik yaitu tidak mematikan serangga dan mudah terurai sehingga tidak menumpuk dan mencemari lingkungan. di mana sifat ketahanan tersebut diperoleh dari bakteri Bacillus thuringiensis . Pada tahun 1960-an. Bacillus thuringiensis ditemukan pertama kali pada tahun 1911 sebagai patogen pada ngengat (flour moth) dari Provinsi Thuringia. berbagai isolasi Bt mengandung berbagai jenis protein kristal. kapas. Pada lingkungan dengan kondisi yang baik dan nutrisi yang cukup. tembakau. Oleh karena itu BakteriBacillus thuringiensis (Bt) banyak digunakan sebagai alternatif tanaman yang resisten terhadap hama. Bakteri ini digunakan sebagai produk insektisida komersial pertama kali pada tahun 1938 di Perancis dan kemudian di Amerika Serikat (1950). Banyak strain dari bakteri ini yang menghasilkan protein yang beracun bagi serangga. Salah satu hambatan yang paling besar dalam upaya peningkatan produksi jagung adalah serangan organisme pengganggu tanaman. dan tanaman hutan. Sejak diketahui potensi dari protein Kristal atau cry Bt sebagai agen pengendali serangga. Dan sampai saat ini telah diidentifikasi protein kristal yang beracun terhadap larva dari berbagai ordo serangga yang menjadi hama pada tanaman pangan dan hortikultura.

yaitu: 1. Karbid silikon (silicon carbide) Karbid silikon yaitu teknologi transfer gen di mana suspensi sel tanaman inang dicampur dengan serat karbid silikon yang mengandung DNA plasmid dari gen interes. Metode ini telah digunakan dan menghasilkan tanaman jagung transgenik yang fertil. Hal ini merupakan terobosan dalam pengembangan dan pemanfaatan plasma nutfah dalam penelitian di bidang biologi tanaman jagung. Elektroporasi (electroporation) Metode ini menggunakan protoplas sebagai inang. Serat silikon karbida berfungsi sebagai jarum injeksi mikro (micro injection) untuk memudahkan perpindahan DNA ke dalam sel tanaman. kemudian dimasukkan ke dalam tabung mikro dan dilakukan pemutaran dengan vortex. Teknologi rekayasa genetik merupakan teknologi transfer gen dari satu spesies ke spesies lain. 2. sehingga DNA melakukan penetrasi ke dalam protoplas. Dengan bantuan Polyetilen glikol (PEG). Metode elektroforasi telah diaplikasikan pada protoplas jagung dan berhasil mendapatkan tanaman jagung transgenik tetapi tidak fertil. Terdapat tiga metode dalam pemanfaatan teknologi transfer gen. (1990) berhasil mendapatkan tanaman jagung transgenik yang fertil. di mana gen interes berupa suatu fragmen DNA (donor gen) ditransformasikan ke dalam sel atau tanaman inang (akspetor gen) untuk menghasilkan tanaman transgenik yang mempunyai sifat baru. Setelah dilakukan elektroforasi dengan voltase yang tinggi permeabilitas protoplas menjadi lebih tinggi. DNA interes terpresipitasi dengan mudah dan kontak dengan protoplas. Penggunaan teknologi rekayasa genetik pada tanaman jagung berkembang pesat setelah pertama kali Gordonn-Kamm et al. .

3. mencapai 14. 2. sedangkan jagung non-Bt mempunyai kadar yang lebih tinggi. Dampak Negatif : Berdasarkan hasil analisis mikotoksin.5 ppm. Dapat mencegah terjadinya kerusakan yang ditimbulkan oleh hama penggerek batang jagung tanpa menggunakan pestisida buatan pabrik. . jagung Bt mempunyai kandungan fumonisin 1. Ketahanan tanaman terhadap jamur toksin dari Fusarium penyebab busuk tongkol. karenanya diklasifikasikan sebagai senyawa karsinogen (penyebab kanker). Fumonisin B 1 (FB1) merupakan jenis fumonisin yang paling banyak ditemui di alam dan paling toksik atau beracun. Menurunkan biaya produksi dan ramah lingkungan.Dampak positif : 1.5 ppm.

Related Interests