KEPUTUSAN KEPALA UPK PUSKESMAS PERUMNAS II

NOMOR : 800/C/VII/SK/4/1/ /2016

TENTANG

MONITORING STATUS FISOLOGIS PASIEN SELAMA PEMBERIAN
ANESTESI LOKAL DAN SEDASI

KEPALA UPK PUSKESMAS PERUMNAS II

Menimbang : a. Bahwa dalam melaksanakan tindakan pembedahan
maupun penanganan kegawatdaruratan perlu dilakukan
pemberian anestesi lokal maupun sedasi.
b. Bahwa untuk menjamin keselamatan dan keamanan
pasien selama pemberian anestesi lokal dan sedasi perlu
dilakukan monitoring terhadap status fisiologis pasien.
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a dan b,
perlu menetapkan Keputusan Kepala UPK Puskesmas
Perumnas II tentang Monitoring Status Fisiologis Pasien
Selama Pemberian Anestesi Lokal dan Sedasi.

Mengingat : a. UU Nomor 5 Tahun 1997, tentang Psikotropika;
b. UU Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika;
c. UU Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan;
d. UU Nomor 44 Tahun 2009, tentang Rumah Sakit;
e. Keputusan Menteri Kesehatan RI
No. 128/Men.Kes/SK/II/ 2004 tentang Kebijakan Dasar
Puskesmas;
f. Peraturan Menteri Kesehatan

No.1691/MENKES/PER/VIII/2011 Tentang Keselamatan
Pasien Rumah Sakit;

MEMUTUSKAN MENETAPKAN : KEPUTUSAN KEPALA UPK PUSKESMAS PERUMNAS II TENTANG MONITORING STATUS FISIOLOGIS PASIEN SELAMA PEMBERIAN ANESTESI LOKAL DAN SEDASI. Ketiga : Perawat maupun bidan yang melakukan monitoring terhadap status fisiologis pasien. Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapannya. Kedua : Monitoring status fisiologis pasien sebagaimana dimaksud dalam diktum Pertama dilakukan oleh petugas kesehatan baik dokter. perawat maupun bidan yang bertugas. . maka akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya. Pertama : Menentukan monitoring status fisiologis selama pemberian anestesi lokal dan sedasi sebagaimana terlampir. wajib melaporkan setiap perkembangan pasien kepada dokter penanggung jawab pelayanan klinis.

Respiratory rate d. Lampiran : Surat Keputusan Kepala UPK Puskesmas Perumnas II Nomor : 800/C/VII/SK/4/1/ 2016 Tanggal : MONITORING STATUS FISIOLOGIS SELAMA PEMBERIAN ANESTESI LOKAL DAN SEDASI Dalam pemberian anestesi lokal dan sedasi. Suhu Pontianak. Tanda vital pasien yang meliputi: a. petugas pemberi layanan harus melakukan monitoring pasien mengenai: 1. Kesadaran pasien 3. Tekanan darah b. Keadaan umum pasien 2. Kepala UPK Puskesmas Perumnas II Martiningsih . Nadi c.