You are on page 1of 6

PRESENTASI KASUS MEDIKOLEGAL

“IMPLEMENTASI KODE ETIK DOKTER”

Disusun oleh
dr. Tri wahyuningsih

Pembimbing:
dr. Afifah Is Sp.PD

RSUD BUDHI ASIH

PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA

( Periode 12 Februari 2015 – 11 Februari 2016)

Afifah Is Sp. Rekam Medis : Nama Pasien : Tn. ginjal (-). Pasien mengatakan luka didapatkan karna terpeleset dan tangan kiri pasien terbentur tanah 3 jam SMRS.Nama Peserta : dr. alergi (-) 4. 2.50C . jantung (-). diabetes melitus (-). Pasien meminta diberikan surat izin sakit untuk tidak masuk kerja selam 4 hari.PD Tanggal Presentasi : - Tempat Presentasi : - Obyektif Presentasi :  Keilmuan  Ketrampilan  Penyegaran  Tinjauan Pustaka   Diagnostik  Manajemen  Masalah   Istimewa  Neonatus  Bayi  Anak  Remaja  Dewasa   Lansia  Bumil  Deskripsi : Laki-Laki. ginjal (-). Tri wahyuningsih Nama Wahana : RSUD BUDHI ASIH Topik : Kasus Mediko Legal Tanggal (kasus) : 30 desember 2015 No. datang dengan luka lecet (ringan) di tangan kiri. mual (-). Compos mentis  Vital Sign : Tekanan darah : 130/70 mmHg Nadi : 80 x/menit Respirasi rate : 20 x/menit Suhu : 36. luka ditempat lain (-). diabetes melitus (-). Pusing (-). gangguan vaskular (-). Diagnosis/Gambaran klinis : Luka lecet di tangan sebelah kiri ± 2 x 4cm. jantung (-). alergi (-) 5. Riwayat Pengobatan : (-) 3. Lain-lain PEMERIKSAAN FISIK :  Keadaan Umum : Sedang. Riwayat kesehatan/penyakit : Riwayat hipertensi (-). M No CM : - Nama klinik : RSUD BUDHI ASIH Data utama untuk bahan diskusi : 1. M Nama Dokter Pendamping : dr.  Tujuan : Impementasi kode etik dokter Bahan bahasan  Tinjauan Pustaka  Riset  Kasus  Audit Cara bahasan  Diskusi  Presentasi dan  E-mail  Pos diskusi Data pasien : Nama : Tn. gangguan vaskular (-). kelemahan pada anggota tubuh (-). pingsan (-). Riwayat keluarga : Riwayat hipertensi (-).

wheezing (-/-) Abdomen Inspeksi : Datar. kelenjar limfe tidak teraba Thorax Jantung Inspeksi : Pulsasi ictus cordis tidak tampak Palpasi : Ictus cordis tak kuat angkat. bising jantung (-) Paru Inspeksi : Simetris. lidah tidak kotor Telinga: Tidak ada kelainan bentuk Leher : Kelenjar thyroid tidak membesar. darm steifung (-) Auskultasi : Bising usus positif normal Perkusi : Timpani di seluruh kuadran abdomen Palpasi : Nyeri tekan (-). ronkhi (-/-). massa (-). darm contour (-). nyeri ketok (-) Hepar : Tidak teraba Lien : Tidak teraba Ginjal : Nyeri ketok costovertebra (-/-). supel. thrill (-) Perkusi : Batas kiri atas ICS II LMC sinistra Batas kanan atas ICS II LPS dekstra Batas kiri bawah ICS V LMC sinistra Batas kanan bawah ICS IV LPS dekstra Auskultasi : S1 > S2 reguler. ballotement (-/-) Rektum/anus : Dalam batas normal Ekstremitas : Superior : Tidak ada edema . Status Generalisata Kepala : Simetris. sklera ikterik (-/-) Hidung : Tidak ada discharge Mulut : Bibir tidak kering. mesochepal Mata : Konjungtiva anemis (-/-). Keadaan gizi : cukup  Warna kulit : sawo matang  Turgor : cukup A. retraksi (-) Palpasi : Vokal fremitus kanan sama dengan kiri Perkusi : Sonor di seluruh lapangan paru Auskultasi : Suara dasar vesikuler.

Pasien juga mengeluhkan rasa nyeri berlebih ditempat luka dan pusing Daftar Pustaka : 1. Amoxcicilin tab 500mg 3 x 1 tab 2. disamping itu tenaga medis juga mempunyai kewajiban untuk melakukan tindakan medis . Pada kasus ini pasien memang memiliki hak dan kewajiban sebagai seorang pasien. Aplikasi tindakan medis berdasar sumpah dokter. B Complex tab 1 x 1 tab Keterangan Dari Pasien : a. Pasien mengehendaki surat ijin selama 4 hari berkaitan dengan luka lecet yang didapat b. Sebagaian besar kewajiban tenaga medis sudah tertuang secara outentik dalam sumpah dokter dan peraturan perundang-undangan praktik kedokteran dan kesehatan. Hak dan kewajiban digolongkan dengan tujuan untuk menselaraskan persepsi antara hak serta kewajiban dan mencegah terjadinya perbedaan.29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran 3. Pasien menolak diberi surat ijin selama 1 hari c. Dexametason tab 0.36 tahun 2009 tentang Kesehatan Hasil Pembelajaran : 1. UU No. Sumpah Dokter 2. peraturan praktik kedokteran dan kesehatan RANGKUMAN HASIL PEMBELAJARAN Pada dasarnya terdapat hak dan kewajiban baik pada diri pasien ataupun dokter. Inferior : Tidak ada edema TERAPI : 1. UU No.5mg 3 x 1 tab 3. Pasien mempunyai hak untuk mendapatkan pengobatan dan pelayanan medis komprehensif dari pusat pelayanan kesehatan ataupun tenaga medis.

Sedangkan untuk hak dan kewajiban dokter banyak tertuang dalam pasal 50 dan pasal 51 UU No.36 tentang kesehatan. Dalam hal ini pasien sudah mendapatkan haknya untuk menerima pelayanan medis untuk luka yang dideritanya dan dokter juga sudah melakukan hak serta kewajibannya dengan memberikan pelayanan medis sesuai standar profesi dan standar prosedur operasional.29 tahun 2004. Hal ini ditunjukkan dari penolakan pasien untuk ijin 1 hari yang diberikan oleh dokter. 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran dan pasal 9 serta 10 UU No. dimana hak-hak pasien diantaranya adalah mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis.sesuai kemampuan yang dimiliki untuk melayani tindakan kesehatan kepada seseorang yang membutuhkan (pasien). Disamping itu pasien juga memiliki kewajiban yang tertuang dalam pasal 53 UU No. hak pasien sudah tidak bisa memenuhi untuk permintaan tersebut dan kewajiban pasien untuk mematuhi nasihat dan petunjuk dokter tidak diindahkan. diantaranya dokter berhak memberikan pelayanan medis menurut standar profesi dan standar prosedur operasional serta mempunyai kewajiban memberikan pelayanan medis sesuai dengan standar profesi dan standar operasional serta kebutuhan medis pasien. 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran dan pasal 4 serta 5 UU No. dimana kewajiban-kewajiban diantaranya adalah mematuhi nasihat dan petunjuk dokter serta berkewajiban untuk mematuhi ketentuan yang berlaku di sarana pelayanan kesehatan. Pasien mempunyai hak dan kewajiban yang tertuang dalam pasal 52 UU No. dimana ijin 1 hari tersebut diberikan oleh dokter berdasar tingkat keparahan penyakit dan diyakini keputusan dokter tersebut sudah . Tetapi dalam kasus ini terdapat suatu masalah etik dimana pasien menghendaki untuk meminta ijin selama 4 hari dan menolak untuk diberikan ijin selama 1 hari (menginggat luka yang diderita hanya luka lecet). Bila di korelasikan dengan hak serta kewajiban pasien.36 tentang kesehatan.

berdasar sumpah dokter dan UU kewajiban dokter dalam memberikan pelayanan medis sesuai standar profesi dan opersional. .