You are on page 1of 5

TUGAS

PROSES PENCERNAAN MAKANAN

Pembimbing:
dr. Nur Faizah, Sp.A.

Disusun oleh:
Rahmat Vanadi Nugraha
G4A014023

SMF ILMU KESEHATAN ANAK
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO
PURWOKERTO

2015

dan monosakarida tersebut diserap dan menuju dalam darah portal. yang mampu memecahkan disakarida laktosa. ketika makanan dikunyah makanan bercampur dengan saliva. Pencernaan oleh amylase Pankreas : Sekresi pankreas mengandung sejumlah besar α amylase yang fungsinya hampir mirip dengan α amylase saliva tetapi beberapa kali lebih kuat. dan maltose demikian juga polimer–polimer glukosa lainnya menjadi unsur monosakarida. dan disakarida dicrnakan sewaktu berkontak dengan membran ini. Pada umumnya hampir semua tepung diubah menjadi maltosa dan polimer– polimer glukosa yang sangat kecil lainnya sebelum keduanya melewati duodenum atau jejunum bagian atas. Aktivitas amilase saliva dihambat oleh asam yang berasal dari sekresi lambung. Pencernaan berlanjut di dalam korpus dan fundus lambung selama 1 jam sebelum makanan bercampur dengan sekresi lambug. maltose dan juga polimer–polimer glukosa keci lainnya semua dipecah menjadi molekul glukosa Produk akhir dari pencernaan karbohidrat adalah semua monosakarida. Tetapi makanan berada dalam mulut hanya untuk waktu yang singkat. PENCERNAAN KARBOHIDRAT Pencernaan karbohidrat dalam mulut : Proses pencernaan makanan karbohidrat dimulai di dalam mulut. yang terdiri atas enzim ptyalin (suatu α amylase) yang terutama disekresikan oleh kelenjar parotis. . yaitu enzim laktase. Sukrosa dipecah menjadi satu molekul fruktosa dan satu molekul glukosa. Enzim ini terletak di dalam membran mikrovili brush border enterosit. sebenarnya semua tepung telah dicernakan. Tetapi sebelum makanan bercampur dengan asam lambung 30 sampai 40 persen tepunh akan dihidrolisis terutama menjadi maltosa.A. laktosa dipecah menjadi satu molekul galaktosa dan satu molekul glukosa. maltase dan α–dekstrinase. Enterosit yang terletak pada vili usus halus memiliki 4 enzim. sukrase. Enzim ini menghidrolisis tepung menjadi disakarida maltosa dan polimer glukosa kecil lainnya yang mengandung 3 sampai 9 molekul glukosa (seperti maltotriosa dan α limit dekstrin) yang merupakan titik cabang molekul tepung. karena amilase pada dasarnya tidak aktif sebagai suatu enzim apabila PH dibawah 4. dan mungkin tidak lebih dari 5 % dari semua tepung yang dimakan telah dihidrolisis pada saat makanan ditelan. Oleh karena itu dalam waktu 15 sampai 30 menit setelah kimus dikosongkan dari lambung ke dalam duodenum dan bercampur dengan getah pankreas. sukrosa.

pepton dan polipeptida-polipeptida besar. karboksipeptidase dan proelastase. paling aktif pada pH 2. Akibatnya agar enzim ini dapat melakukan kerjanya terhadap pencernaan protein.0 dan tidak aktif pada kira kira pH di atas 5. Pada membran sel dari masing-masing mikrovili ini terdapat banyak peptidase yang menonjol keluar melalui membran. Asam hidroklorida ini disekresikan oleh sel-sel parietal pada pH kira kira 0. Saat protein meninggalkan gaster. Baik tripsin maupun kimotripsin dapat memecahkan molekul–molekul protein menjadi polipeptida polipeptida kecill. terutama di duodenum.0 sampai 3. tetapi pada saat asam hidroklorida bercampur dengan isi lambung dan bersama dengan sekresi dari sel-sel kelenjar nonparietal lambung. protein biasanya dalam bentuk proteosa. Segera setelah masuk usus halus produk yang sudah dipecahkan sebagian dicerna oleh enzim–enzim proteolitik utama pankreas. . biasanya menghasilkan 10-20 persen dari pencernaan total protein. dipeptida. serta asam amino. Kebanyakan pencernaan protein terjadi terutama dalam usus halus bagian atas. maka cairan getah lambung harus bersifat asam. Enzim ini yang nantinya akan memecahkan sisa polipetida- polipeptida yang besar menjadi bentuk tripeptida.Dua jenis enzim peptidase yang sangat penting adalah aminopolipeptidase dan dipeptidase. tripsin. dimana peptidase berkontak dengan cairan usus.0 sampai 3. Proelastase meningkatkan elastase dan mencernakan serabut elastin. dan jejunum. Pencernaan terakhir protein di dalam lumen usus dicapai oleh enterosit yang terletak pada vili usus halus. di dalam duodenum dan jejunum. karboksipeptidase kemudian memecah polipeptida menjadi asam amino.8. di bawah pengaruh enzim-enzim proteolitik dari sekresi pancreas. pH berkisar antara 2. Kelenjar lambung mensekresi sejumlah besar asam hidroklorida. Gambar 1. Proses pencernaan karbohidrat B. Pepsin hanya memulai proses pencernaan.0 suatu batas asiditas yang cukup tinggi untuk aktivitas pepsin. PENCERNAAN PROTEIN Pencernaan protein dalam lambung : Pepsin. enzim peptic lambung yang penting. kimotripsin.

Enzim ini terdapat dalam jumlah sangat banyak di dalam getah pancreas. sehingga enzim pencernaan yang larut dalam air dapat bekerja pada permukaan gelembung lemak. Gambar 3. Proses pencernaan lemak . cukup untuk mencernakan semua trigliserida yang dapat dilakukan dalam beberapa menit. Produk akhir pencernaan lemak adalah sebagian besar trigliserida dalam makanan dipecahkan oleh getah pancreas menjadi asam lemak bebas dan 2- monogliserida. Emulsifikasi lemak oleh asam empedu : Tahap pertama dalam pencernaan lemak adalah memecahkan gelembung lemak menjadi ukuran yang lebih kecil. Lebih dari 99 persen produk pencernaan akhir protein yang di absorbsi merupakan asam amino tunggal. sekresi hati yang tidak mengandung enzim pencernaan apapun. jarang berupa petida dan protein utuh. Pencernaan trigliserida oleh lipase pancreas : Sejauh ini enzim yang paling penting untuk pencernaan trigliserida adalah lipase pancreas di dalam getah pancreas. Proses ini disebut emulsifikasi lemak. Akan tetapi. tetapi lesitin yang penting untuk emulsifikasi lemak . Proses pencernaan protein C. sebagai berikut. dan dicapai sebagian melalui pergolakan di dalam usus halus di bawah pengaruh empedu. Sebagian kecil tetap dalam bentuk digliserida.. Gambar 2. PENCERNAAN LEMAK Pencernaan lemak dalam usus : Sejumlah kecil trigliserida dicernakan di dalam lambung oleh lipase lingual yang disekresikan oleh kelenjar lingual di dalam mulut. Pada dasarnya semua pencernaan lemak terjadi di dalam usus halus. empedu mengandung sejumlah besar garam empedu dan fosfolipid lesitin.

Jakarta: EGC . DAFTAR PUSTAKA Guyton.E.C. Edisi 11. 2008. Hall. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. A. J..