You are on page 1of 20

Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami.

KISI-KISI TAUSIYAH KELOMPOK

NO FASE KELOMPOK TUJUAN KISI-KISI
1 Pencegahan Primer Meningkatkan 1. Fitrah manusia.
Definisi : suatu bentuk pelayanan pengetahuan  Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu
motivasi spiritual islam untuk tentang kesehatan (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan
meningkatkan pengetahuan serta jiwa yang jiwa itu, dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya (QS 91: 7-10).
status kesehatan jiwa individu, berkarakter islam  Setiap anak dilahirkan di atas fitrah. Kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi,
keluarga, dan masyarakat secara dan meningkatkan Nasrani, atau Majusi. Sebagaimana permisalan hewan yang dilahirkan oleh hewan, apakah
islami. status kesehatan kalian melihat pada anaknya ada yang terpotong telinganya? (Anaknya lahir dalam keadaan
jiwa dengan spiritual telinganya tidak cacat, namun pemiliknya lah yang kemudian memotong telinganya, -pen
islam. (HR: Al Bukhori).
 Hipotesis God Spot.(God Modul)
 Hipotesis ini berpendapat bahwa pengalaman spiritual berpusat pada bagian otak (lobus
temporalis yg secara khusus berkaitan dengan sistem limbik).
 Dean Hamer (ahli genetika perilaku) menyatakan: Iman sudah tertanam dalam gen manusia,
sebelum menyusun diri menjadi jaringan yg sangat komplek gen-gen memang sudah
membawa informasi yg berkaitan dengan Iman dan Tuhan.
 Hipotesis Sirkuit.
 Iman, Spiritualitas dan Tuhan itu merupakan sebuah fungsi sirkuit otak manusia. Terdapat
hubungan yg saling mempengaruhi antar komponen dlm otak.
 Mirip sirkuit kegiatan bahasa dalam otak: pusat auditorik lobus temporalis → fasciculus
arcuatus → pusat bicara motorik broca di lobus frontalis. CPF, pusat motorik dan komponen
otak lainnya, bersama-sama dgn sirkuit utama membangun sirkuit berbahasa dan bicara
 Hipotesis Media.(enzim)
 Otak manusia hanyalah perantara/ media/ enzim pengatalis, bagi Tuhan untuk
memanifestasikan diri.
 Misal kita menggunakan BB Torch 9800, dpt dgn mudah mengaktifkan flash light, yg tadinya
tdk ada, dgn mengaktifkan software flash light dari download aplikasi gratis.
 Si pembuat BB telah menyiapkan piranti (Hardware) untuk membuat lampu senter.
 Maka tidakkah mereka menghayati (mendalami) al-Quran? Sekiranya (al- Quran) itu bukan
dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya. (An
Nisa:82)
2. Orang beriman harusnya lebih sehat.
1

Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami.

 Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan Kami ialah Allah", kemudian mereka
tetap istiqamah (*) Maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula)
berduka cita.(QS 46: 13)
 [*] Istiqamah ialah teguh pendirian dalam tauhid dan tetap beramal yang saleh.
 Spiritualitas secara konsep: berhubungan dengan atau bersifat kejiwaan (rohani atau batin),
kamus besar bahasa indonesia.
 Kesadaran manusia akan adanya keterhubungan antara manusia dengan tuhannya atau
sesuatu yang dipersepsikan sebagai sosok transenden, Maslow.
 Media tak terbatas yang digunakan manusia untuk berkomunikasi dengan tuhannya.
 Tingkatan Fungsi Otak Manusia
 Otak Empirik/ kenyataan
 Didalam otak manusia sudah dibekali oleh Allah SWT dengan Zat Biologis Untuk Mengenal
Tuhan.
 Otak Aktual (pemahaman)
 Otak Esensial/ pokok (Mengapa dan untuk apa otak diciptakan, Jawabanya adalah TAK
TERBATAS.Otak mempunyai kemampuan berhubungan dengan sang penciptanya, Allah
Rabbul a’lamin).
 Orang beriman harusnya lebih sehat otaknya
 Kesehatan otak adalah: otak normal + (kecakapan Berfikir dan Spiritualitas)
 Otak sehat tidak hanya dijaga dengan nutrisi sehat tapi juga dengan cara berfikir dan perilaku
sehat
 Otak sehat lebih dari otak normal
 Otak normal: Otak yang secara struktur dan fungsi adalah baik
 Secara biologis adalah hasil dari koordinasi timbal balik CPF dan Sistem Limbik
 Dominasi Limbik: Kesesatan Berfikir.
 Dominasi CPF: pengambilan keputusan lebih cerdas.
 Orang Dewasa yang Matang: umumnya CPF menguasai Limbik
 Sistem limbik: Sistem limbik terletak dibagian tengah otak.Komponen: hipotalamus,
thalamus, amigdala, hipocampus dan cortex limbik.Menghasilkan perasaan, mengatur
produksi hormon, memelihara homeostasis, rasa haus, rasa lapar, dorongan sex, pusat rasa
senang metabolisme dan juga memori jangka panjang, (basic instink),
 Prefrontal cortex area: Bagian terdepan dari lobus frontal.Fungsi neuropsikiatri: planning,
organising, problem solving, selective attention, personality. Fungsi executif: membedakan
pikiran yg saling bertentangan, baik buruk, baik lebih baik, sama dan berbeda, konsekuensi
2

mudah tersinggung. Al Baqarah. Memaknai apapun yang kita lakukan hanyalah untuk beribadah kepada Allah semata. Membentuk karakter islami. tidak menghargai orang lain. kontrol sosial (stuff and Benson. tanpa humor. dingin. (memaknai hablum minanas). menciderai diri.  Kepribadian ambang: impulsivitas. prediksi hasil. sesuai syari’at Islam 3. tawakal. ilusi. Merasakejadian sekitar ada hubungan dengan dirinya. al qudwah hasanah.  Paranoid: curiga akan ditipu dicelakai.waspada berlebih. kognisi dan afeksi. 3 . ridho.  Skizoid: sikap acuh tak acuh terhadap kritikan pujian perasaan orang lain.  Supaya jiwaku tidak terganggu  Makna hidup: keinginan menjadi bermakna. orang lain mampu merasakan perasaan saya. (memaknai hablum minanas)  Emosi positif: kemampuan mengelola pikiran dan perasaan dalam hubungannya dgn org lain.  Penerapan pola asuh islami: menanamkan tauhid. 1987)  Spiritualitas kita adalah  Allah [celupan Allah yang berarti iman kepada Allah yang tidak disertai dengan kemusyrikan]. (QS. isolasi sosial. meneladani dan menjadi teladan. dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah.  Pengalaman spiritual/ pengalaman mistik/ ruh spiritualitas: fenomena kognitif ini menggunakan sirkuit CPF. tidak mau menerima kritik hipersensitif.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. tahayul. pembiasaan ibadah. bangga pada dirinya sendiri. perasaan kosong jenuh berkepanjangan. telepati. indera keenam. kemarahan hebat dan tak wajar.dingin. sabar. syukur.  Mencegah 4 kepribadian pramorbid. 2:138). tindakan saat ini. berulang-ulang. tidak mampu bersosialisasi.  Skizotipal: pikiran magic. sistematis. harapan. yg melibatkan aspek motorik.  Ritual: tindakan terstruktur.

Mampu mempercayai. Merasa Nyaman Terhadap Dirinya :  Mampu menghadapi berbagai perasaan. Kurang sehat. Mampu mengatasi kekecewaan. Dapat spiritual islam untuk mensikapi faktor kepada menerima orang lain sebagaimana adanya.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. cirinya . 2 Pencegahan skunder: Memberikan bekal 1. Mempunyai harga diri yang wajar. Mengatasi tekanan sehari-hari secara islami.  CIRI-CIRI ORANG YANG SEHAT JIWA a.  DERAJAT KESEHATAN JIWA  Sangat sehat. rasa senang. c. Mempunyai hubungan pribadi yang hangat. Berpikir positif.Sedang.Berat)  Upaya mencapai sehat jiwa : Memelihara kesehatan fisik. Menerima ide dan pengalaman baru.Tidak mengakali dan tidak membiarkan diakali . berfungsi mendorong manusia berbuat kebaikan dan keburukan  STRES:Reaksi seseorang ( jasmani dan kejiwaan ) terhadap tekanan (stresor)  Reaksi bisa berupa :  Positif : merupakan penggerak dan memotivasi untuk berusaha 4 .Mampu mengambil keputusan. iri. Mampu merencanakan masa depan.  Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa jiwa (Nafs) yang sehat (paling tinggi tingkatannya) adalah Nafs Mutmainah.  Nafs diciptakan Allah SWT dalam keadaan sempurna. Mampu menghadapi tantangan hidup.keluarga orang lain secara islami. Meningkatkan iman dan takwa.Menilai diri secara nyata. cinta. Merencanakan masa depan dengan baik. marah. Deteksi dini gangguan jiwa. Merasa menjadi bagian dari kelompok . Sakit/Gangguan jiwa (Ringan. Menghargai pendapat. benci. takut. Merasa Nyaman Berhubungan Dengan Orang Lain  Mampu mencintai dan menerima cinta. menerima yang tidak bisa diubah.Mampu bertanggung jawab. Jiwa ini yang diridhoi Allah SWT. rasa bersalah. b. Mengubah sesuatu yang bisa diubah. Perasaan dan ganguan jiwa terhadap diri sendiri. Mencapai ketentraman dan ketenangan serta keyakinan. Mampu Memenuhi Kebutuhan Hidup: Menetapkan tujuan hidup yang nyata. dan masyarakat  Orang yang sehat jiwanya dapat mempercayai orang lain dan senang menjadi bagian dari dalam pencegahan suatu kelompok kelainan perilaku  Bisa merasakan hidup penuh arti yang meliputi: Perasaan terhadap orang lain. Sehat . Punya sikap positif terhadap diri sendiri dan resiko dan pencegahan gangguan jiwa individu. Merasa puas dengan pekerjaannya. Cukup sehat. Puas dalam kehidupan . cemas. tidak merendahkan dan berlebihan. Definisi: suatu bentuk pelayanan serta dukungan  Kesehatan Jiwa : Perasaan sehat dan bahagia.

Aneh dan kacau. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-oramg yang sabar. kekurangan harta. Keluhan yang dirasakan.  Tingkah laku: Gaduh.. menarik diri. Ketakutan yang tidak masuk akal. sakit kepala dll. Gangguan makan. Marah tanpa alasan. Gangguan perkembangan anak. seksual. 5 . marah. jiwa dan buah-buahan.Jasmani : berdebar. 155  “Dan sesungguhnya akan kami berikan cobaan kepadamu. Berulang-ulang. Gangguan pekerjaan dan fungsi sosial ( tak masuk akal. Gangguan konsentrasi. sedih dll  Stres tidak bisa dihindari dihadapi dengan adaptasi  Dalam Al Qur’an surat Al Baqarah . Gembira berlebihan. mengamuk. tak konsentrasi. dll. pencernaan. Menurunnya gairah kerja. dengan sedikit ketakutan. Keyakinan yang tidak sesuai dengan kenyataan (waham).  Perasaan: Cemas berlebihan.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami.Halusinasi. Kejiwaan : cemas.”  Mengenali Gangguan Jiwa Meliputi Gangguan-Gangguan Pada  Pikiran: Berulang-ulang. Tentang sakit yang berlebihan. gelisah. kelaparan. Gangguan sistem pernafasan.  Negatif : menimbulkan gangguan dalam hidup sehari-hari yang berupa . Gangguan tidur. Sedih yang berkepanjangan.

mengingkari. Sumenep – Madura. Seorang warga asal Kabupaten Sabu Raijua. (QS. wanita asal Desa Angon Angon. kompromi. Pertahanan ego: kompensasi. sublimasi. menambah deretan panjang orang-orang yang mengaku sebagai nabi. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah.  Contoh kegagalan koping  Nabi Palsu: Lia Aminudin. kemudian kepada para tetangga. rasionalisasi. mengaku sebagai nabi. regresi. Mekanisme koping dalam Islam. menggunakan sumber pada diri dan lingkungannya. NTT ini. Padahal umat Islam meyakini tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad SAW.Spiritual . run. Ajaran yang telah di sebarkan setahun ini telah mendapatkan 25 pengikut.  Sudut pandang Islam terhadap keberhasilan dan kegagalan “Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). 2. Kecamatan Arjasa. dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. Bahkan dia mengklaim telah memindahkan 5 orang dari neraka ke sorga.  2 jenis cara mekanisme memecahkan masalah: Orientasi pada tugas: fight. umat islam tidak perlu naik haji. spiritual dan sosial yang memungkinkan seseorang menjadi produktif dan memiliki nilai ekonomis. Samawiyah (30th). agar Kami melihat siapa yang bersyukur dan siapa yang ingkar. Yang kesemuanya patuh dan taat kepada perintah Samawiyah.  Sifat dasar manusia: "Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.mengalihkan. Ingatlah. Selain itu dia mengajarkan untuk puasa seumur hidup.  Koping Mekanisme: Suatu cara individu untuk mengatasi kecemasan atau stres.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami.Ma'arij: 19-21)  Dampak keluh kesah dan kikir dalam kesehatan jiwa. Al. dll (mekanisme pertahanan ego ini tidak efektif untuk jangka panjang).” (Qs Al Anbiya’: 35). Ibnu Katsir –semoga Allah Ta’ala merahmatinya– berkata. “Makna ayat ini yaitu: Kami menguji kamu (wahai manusia).  Komponen Manusia: Biologis.QS 13:28  Al Qur’an menyebut Hati dengan 2 istilah  Qolbu: segumpal daging dalam dada yg bisa bergetar-getar seiring dengan perasaan → 6 . mental. Sosiologis. Karena ka’bah ada dalam dirinya.”  Cara Jitu Mengatasi Kecemasan: Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir". serta siapa yang bersabar dan siapa yang beputus asa. Psikologis.  UU Kesehatan RI No 36/ 2009: Kesehatan adalah keadaan sehat fisik. terkadang dengan bencana dan terkadang dengan kesenangan. represi. Mulai dari keluarga. Yang ia ajarkan kepada para pengikutnya antara lain. hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.

 Alpha: mulai mengantuk. Gelombang ajaib/ kekuatan psikis. ketakutan.  Delta: tidur lelaptanpa mimpi. membunuh kala jengking. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit. Ibnu Abbas. "Sesungguhnya Allah Taala tidaklah menjadikan ajal (waktu akhir) untuk amalan seorang mukmin selain kematiannya. khusyuk. lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Jantung. pertandingan.  Amalan yg menenteramkan hati  Dari Aisyah. Al Hasan Al Bashri mengatakan. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda. bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal." (QS. peralihan sadar dan tidak sadar  Theta: tidur ringan. sangat mengantuk. Ahli tafsir lainnya mengatakan.  ُ‫َوا ْعبُ ْد َربَّكَ َحتَّى يَأْتِيَكَ ْاليَ ِقين‬  "Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu al yaqin (yakni ajal).  Dzikir yang menenteramkan hati  Gelombang Alfa Theta (Khusyuk. posisi didalam otak → Otak.  Gelombang otak  Gamma: keadaan mental sangat tinggi. berdo’a.  Fu aad: kecerdasan hati yg dimintai pertanggung jawaban atas perbuatan. Rilex. berinteraksi.  Beta: kegiatan sehari-hari. makna ayat tersebut adalah perintah untuk beribadah kepada Allah 7 .  Ciri Orang Beriman: Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah** gemetar hatinya dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. Al Hijr: 99). penyembuhan."  Penutup  Ketika ajal menjemput. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan.( Al Anfal: 2)  **Menyebut sifat-sifat yang mengagungkan dan memuliakan-Nya. fase istirahat fisik dan mental. Dinamakan demikian karena kematian itu sesuatu yang diyakini pasti terjadi. sangat panik. barulah amalan seseorang berakhir." Lalu Al Hasan membaca firman Allah. ular)  Berangkat dari kepahaman (menyeimbangkan sistem limbik dan CPF)  Getaran Sistem Limbik diresonansikan ke Jantung. relaksasi. duduk tegak untuk tetap sadar dan mencegah dari tidur. Rosululloh dalam sholatnya masih mendengar anak menangis. "Wahai sekalian manusia. Mujahid dan mayoritas ulama mengatakan bahwa "al yaqin" adalah kematian. dimuka umum. dalam kesadaran penuh.

Optimis dengan pertolongan Tuhan/ ridho. gembira. berlangsung lama dan kurang disertai komponen fisiologis. namun ia diakhiri oleh penutupan yang buruk.  Seorang siswa lulus ujian. hingga akhirnya ia mati dalam keadaan berpegang teguh dengan hidayah Allah.busuk.  Emosi adalah: manifestasi/ perwujudan perasaan biasanya disertai komponen fisiologis.  Indikator Emosi Positif: Senang terhadap kebahagiaan orang lain.  Emosi Positif adalah: manifestasi spiritualitas berupa kemampuan mengelola pikiran dan perasaan dalam berhubungan dengan orang lain. sepanjang hidup. namun Allah memberikan hidayah dan petunjuk kepadanya. kecemasan.  Syukur: Berterima kasih atas sesuatu yang diberikan ALLAH. Karena ada pula orang yang beramal buruk (maksiat) sepanjang hidupnya. sakit gelisah. kasih sayang. namun ketika dia pertama kali mendengar pengumuman kelulusan secara emosional dia melompat. Bahagia ketika melakukan kebaikan. Emosi positif. mendengar.SUKSES. kendati pun demikian. melihat. Merasakan segala sesuatu diciptakan dengan tujuan tertentu/ bisa mengambil hikmah. sedih kecewa. selamanya. Namun.  Syukur jika diberi keberhasilan setelah melakukan usaha adalah syukur yang lebih rendah nilainya dibandingkan dengan bersyukur atas sesuatu yang diberikan tanpa usaha.  Contoh: senang. berjalan 8 . maka perasaannya senang dalam berhari-hari.. Berdamai dengan keadaan sesulit apapun.  Contoh: bersyukur karena lulus ujian lebih rendah nilainya bila dibandingkan dengan bersyukur karena dalam keadaan sehat kita mampu bernafas. lezat. dan tidak lama. kacau. Hal ini disebabkan di antara manusia ada yang beramal baik sepanjang hidupnya. depresi. mengepalkan tangan dan bilang yesss. keindahan.. kegembiraan.  Sesungguhnya amal itu tergantung pada akhirnya  Sesungguhnya seseorang wajib untuk selalu berada di antara rasa takut dan berharap. ketenangan.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami.bangga. tertawa. sehingga memiliki nilai-nilai yang mendasari kemampuan bersikap dengan tepat. mual . seseorang tetap tidak boleh berputus asa dan putus harapan.  Perasaan adalah: sesuatu tentang keadaan jiwa manusia yang dihayati secara senang atau tidak senang. Mampu mengendalikan diri. 3..  Contoh: ketakutan.. enak. teriak.  Semoga Allah SWT mengizinkan kita untuk.

Maha Penyayang. melainkan dengan semua itu Allah akan menghapus dosa-dosanya (HR: Bukhari).agar kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang ada padamu. dia bersyukur. secara lahir membicarakannya. dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk (Al Baqarah 155 – 157)  Sabar dlm Hadist. dan menggunakan kenikmatan untuk taat kepada ALLAH SWT. Sungguh. sakit menahun. baik besar atau kecil.  Dan Kami pasti akan Menguji kamu dengan sedikit ketakutan.  Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhan-nya. semua urusannya adalah baik baginya. kegundahan. kesakitan. karena yang demikian itu lebih pantas.  Sabar dlm Qur’an.benar Maha Pengampun.  Tidaklah menimpa seorang muslim.  Lihatlah kepada siapa yang berada dibawah kamu dan janganlah kamu melihat kepada siapa yang diatas kamu. dia pun bersabar. kecemasan ataupun hanya sekedar tertusuk duri. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. kekurangan harta. Disunnahkan menyebutnya pada waktu ditimpa musibah.  Syukur dlm Qur’an. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.  Sabar: Secara bahasa artinya melarang atau menahan.  Menurut syariat artinya menahan hawa nafsu dari ketergesaan. menahan lidah dari keluhan.” (Hadits shohih. Allah benar. dll. Diriwayatkan oleh Muslim. niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. kesedihan. dan menahan anggota badan dari tindakan yang merusak.  Simpulan. mereka berkata “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” ** (sesungguh-nya kami milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali)  **Kalimat ini dinamakan kalimat istirjā’ (pernyataan kembali kepada Allah). (An Nahl 18 )  Syukur dlm Hadist. (HR Bukhari-Muslim)  Secara batin mengakui nikmat. jiwa. dan buah-buahan. maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. baik itu suatu kepayahan. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan radhiyallahu ‘anhu).Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. no.  Membuat segala sesuatu yang pahit dan tidak nyaman berada dibawah kontrol diri. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah. Apabila mendapatkan kesenangan.  Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. 9 . kelaparan.  Dan jika kamu menghitung nikmat Allah. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan.

 Mewujudkan a. dan perilaku syukur Catatan. ditinggal mati orang tercinta atau ancaman. MAINTENANCE DENGAN AKHLAK RENDAH HATI (TAWADHU )  Mewujudkan  Berikan penjelasan pada pasien untuk membedakan rendah hati dengan rendah diri. dalam upaya pengobatan gangguan dengan konsep  Bila duduk masih marah maka berbaring.  Sumber stres: khawatir tentang hal yang akan terjadi dan bersedih hati karena memikirkan sesuatu yang telah terjadi. pemahaman dan b. Sebaliknya. Kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri. tawakal. menempatkan diri pada posisi yang sejajar gangguannya dengan orang yang lebih tinggi status ekonominya. bila pasien krisis maka lakukan manajemen krisis dan bacakan ta’awuts. sehingga tiada lagi optimis bila kesenjangan antara keduanya.”: . Namun kesedihan dan kekhawatiran disebabkan karena iman yang berkurang. keluarga.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. Ibnu pemahaman dan Mubarak mengatakan. (Ibrahim :21)  Ujian senantiasa menimpa seorang mukmin pada jiwa. anak.  Sama saja bagi kita. atau masyarakat gagguan jiwa  Duduk tenang. PASIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN/ RESIKO PERILAKU KEKERASAN. perilaku sabar. 2. bukanlah karena kekurangan harta benda. syukur dalam mensikapi gangguan bila gangguannya yang dialami.  Bila berbaring masih marah maka berwudlu. individu. sembuh . jiwa untuk mewujudkan tidak hanya spiritual islam. Adapun aplikasi sikap tawadhu antara lain. separuhnya sabar dan separuhnya syukur. Definisi: suatu bentuk pelayanan proses Bila marah bimbing pasien untuk.sedang rendah diri itu persepsi negative terhadap dirinya sempurna. (minder). spiritual islam untuk membantu pengobatan  Membaca ta’awuts (a’udzubillahminasysyaythonirrojim). juga mewujudkan pemahaman dan pemahaman dan  Bila sholat masih marah maka perlu bantuan orang lain dengan obat. Berdiri untuk orang biasa. sehingga tiada kesenjangan/perbedaan sembuh tapi tidak posisi antara keduanya. Menghaadapi dengan wajah berseri. hingga ketika ia menghadap ALLAH ia tidak mempunyai kesalahan (HR: At Tirmidzi))  Jangan katakan masalah saya besar tapi katakanlah wahai masalah aku punya ALLAH YANG MAHA BESAR  Iman terbagi dua. kesehatan jiwa yang optimal namun  Mewujudkan  Bila berwudlu masih marah maka sholat.  Yang menyebabkan sedih atau khawatir. dengan keimanan kita raih kesehatan jiwa. apakah kita mengeluh atau bersabar. 10 . diam. 3 Pencegahan tersier. dan hartanya.ridho.  Mewujudkan 1. arti tawadhu’ yang paling tinggi adalah: ”menempatkan diri pada perilaku ridho/ posisi yang sejajar dengan orang yang status ekonominya lebih rendah.

Yakinkan pada pasien kita wajib berusaha namun yang menentukan hasilnya hanya Allah SWT. tidak sembuh f. Memenuhi kebutuhannya. Dan Allah tidak menyia-yiakan orang yang berbuat kebaikan. Dan Allah Maha mengetahui baik yang lahir maupun yang batin.  Menceritakan cerita atau hadist tentang taubat b. Muroqobah  Meyakinkan pasien bahwa Allah selalu mengawasi dan melihat perbuatan kita . Taubat  Melepaskan diri dari semua dosa dan maksiaat.  Yakinkan pada pasien bahwa: a. Lemah lembut ketika bertanya. atau makin berat. Ajarkan dzikruallah: lahaulawalaquata illabillah…. Mau duduk bersamanya.  Ajarkan membaca istighfar. menyucikan dirinya kemudian memperbaikinya dengan etika yang membersihkannya. 3.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami.  Motivasi pasien dengan cerita hadist: Abdullah bin Ninar berkata: pada suatu hari akan pergi ke mekah bersama umar bin khatab. 4. ucapan yang rusak perbuatan yang rusak.(Ensiklopedia Muslim:226) c.. Disalah satu jalan beristirahat. gangguannya e. b. Perbuatan dan harapan dengan disertai hati yang tenang. menyesalinya dan bertekad untuk tidak mengulanginya. perilaku sabar dan c. Menjawab panggilan dengan sopan. Jalan yang ditempuh dalam membina diri antara lain: a. PASIEN DENGAN HARGA DIRI RENDAH. jiwa yang tentram dan keyakinan yang kuat bahwa apa yang dikehendaki Allah pasti terjadi dan apa yang tidak dikehendaki-Nya pasti tidak terjadi. tawakal bila d. g. PASIEN DENGAN WAHAM  Seorang muslim membina dirinya. tiba-tiba seorang penggembala turun dari gunung menemui umar bin khatab bertanya kepada penggembala menemui umar 11 . Ia menjauhi hal-hal yang merusak dirinya seperti keyakinanyang rusak. Tidak merasa dirinya lebih baik.

c. maka pelacur itu melahirkan bayi. Umar bin khatab berkata katakana pada majikanmu. Watak hawa nafsu adalah: bermalas-malasan. Kemudian masuklah kedalam kamar Juraij seorang pelacur dan penggembala kambing. Ya Alloh aku tetap sholat ataukah menjawab panggilan ibu?. d. beredar berita bahwa pelacur itu melakukan 12 . Ya Alloh aku tetap sholat atau menjawab panggilan Ibu?. santai. Mujahadah (perjuangan) Motivasi pasien bahwa musuh besar seorang muslim adalah hawa nafsu yang ada pada dirinya. Ibu beredoa. Bahwa kambingnya dimakan srigala.penggembala yang budak tadi berkata: “kalau begitu di mana Allah?” uamr bin khatab menangis kemudian ia pergi kerumah majikan penggembala tersebut lalu membeli budak tersebut dan memerdekannya. 5. bin khatab bertanya kepada penggembala itu. Ya Alloh aku tetap sholat atau menjawab panggilan Ibu? (karena tidak dijawab dengan nada marah). serta larut dalam syahwat. ibadah sunah apa yang sudah dilakukan. Ibunya memanggil lagi . bahkan mengatakan “ah” saja tidak boleh apalagi tidak menjawab panggilannya(QS Al. dan menggangur. Musahabah (Evaluasi)  Motivasi pasien dengan (QS:59. bahwa sesungguhnya harus menghormati. Juraij menjawab dengan doa. Ya Alloh jangan Juraij ini mati hingga dia digoda oleh pelacur. Kepada orang tua (ibu.Isra : 23- 24)  Dari Abdur Rahman Bin Hurmuz ia berkata. Juraij menjawab dengan doa. sudahkah dilakukan?. bapak)  Memotivasi pasien dan meyakinkannya.18)  Rencanakan pada pasien setiap mau tidur untuk merenungkan ibadah wajib . ISOLASI SOSIAL MENARIK DIRI a. dari penggembala jualan seekor kambing kepadaku. berkata Abu Huroiroh ra. Wahai juraij!. penggembal tersebut menjawab kambing- kambing ini bukan milikku tapi milik majikanku.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. Ibunya memanggil lagi Wahai Juraij! Juraij menjawab dengan doa. mematuhi dan berbakti pada orang tua. bersabda Rosululloh SAW: seorang ibu memanggil anaknya yang sedang sholat didalam kamar: Wahai Juraij!.

 Memberi contoh bergaul atau berkomunikasi yang baik adalah tugas orang tua untuk memperoleh ridha ALLAH. “si penggembala kambing”.  Bacakan hadist: orang yang menyambung persaudaraan itu berbeda dengan orang yang sekedar membalas perbuatan kerabatnya akan tetapi orang yang menyambung adalah jika dia diputus maka dia tetap menyambung. b. Sesungguhnya yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang yang paling atas. Berkata Juraij. red). memudahkan urusannya. mana buktinya orang yang mengatakan bayi ini lahir karenaku?. lalu Juraij bertanya pada bayi itu. perzinaan hingga melahirkan bayi dengan Juraij dilakukan didalam kamarnya. dan jika engkau meninggalkannya maka dia 13 . ucapan yang halus perangai yang menyenangkan. Kepada anak-anak  Memotivasi pasien dan meyakinkan bahwa anak-anak mempunyai hak untuk dididik dengan akhalak mulia baik dengan ucapan maupun tilngkah laku. dan anak sholeh yang mendoakan orang tuanya. bayi itu menjawab. ilmu yang bermanfaat. Jika engkau mencoba meluruskannya maka engkau akan mematahkannya. membentangkan rahmatnya kepadanya.  Berilah wasiat kepada wanita untuk berbuat baik. wahai bayi siapakah ayahmu?.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. karena mereka diciptakan dari tulang rusuk.  Bacakan hadist: apabila seorang muslim meningal akan terputus tiga amalannya kecuali 3: shodaqoh jariyah(sedekah untuk orang banyak. (Shohih Al Bukhori 5: 21 no 1206).(sepuluh bab dalam islam:57) d. saling menasehati dan saling menghormati hak-haknya Bacakan hadist. c.  Motivasi dan yakinkan pasien bahwa orang yang menyambung silaturahmi maka Allah akan menyambung silatuhrahminya didunia dan di akhirat. Kepada suami istri Memotivasi pasien selalu berbuat baik pada suami istri. Untuk kerabat. dan akan memberikan jalan keluar kepaanya.

Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. Bacakan hadist.  Tidak mendiamkan lebih dari 3 hari. dan kalian tidak akan beriman sehingga kalian saling mencintai. Muslim) Tidak masuk surga orang yang tetangganya merasa tidak aman dari gangguannya. Kepada sesama muslim.  Menghormati dan menghargainya.  Jika kalian diberi salam satu tahiyat (penghormatan.red). Demi Allah tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman. Memotivasi pasien untuk bergaul dengan tetangga secara baik. akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan yang lebih daripada istrinya (QS. e. maka berilah tahiyat lebih baik. Muslim). memberi hadiah.  Menasehati jika dia minta nasehat.  Menolongnya bila ada kesulitan. 2. (HR.  Tidak menghianati/ menipunya.  Mengantarkan jenazahnya.  Bacakan hadist.  Rendah hati.  Mengucapkan salam.  Jika ia bersin mendoakan. Kepada tetangga.228). f. akan senantiasa bengkok. Maukah kalian aku beritahukan kepada kalian yang jika kalian kerjakan pasti kalian saling mencintai? Sebarkanlah salam diantara kalian (HR.  Dermawan.  Menjenguk jika dia sakit. Bukhori Muslim)  Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibanya menurut cara yang makruf.  Tidak menggunjing/ mencaci tanpa alasan.  Tidak menyakiti secara ucapan maupun perbuatan. maka berikanlah kepada mereka untuk berbuat baik (HR. Muslim). jika engkau masak sayur maka perbanyaklah kuahnya dan perhatikanlah kuahnya (HR. 14 .  Memaafkan kesalahannya. dengan cara.

” (HR.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. Hai orang-orang yang beriman. ssesungguhnya Rosululloh SAW. atau balaslah (QS. yakinkan pasien bahwa kematian bukan akhir dari kehidupan melainkan awal kehidupan di alam lain. Bukhori dan Muslim). Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati sesudah mereka berpaling. dan siapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari gunung. untuk selama-lamanya. Muslim). Jika kita mengakhiri hidup di dunia ini dalam kondisi beriman dan dihiasi dengan ketaatan.” (An-Nisa’ : 29) b.. 6. Rasulullah shallallaahu 'alaihi 15 . maka senjata itu akan ditusuk-tusukannya sendiri dengan tangannya ke perutnya di neraka untuk selama-lamanya. pernah bersabda. 6) c.  Dari Abu Huroiroh ra. Pasien yang mempunyai hasrat bunuh diri kemungkinan kurang menyadari tentang kehidupan setelah kematian. maka dia akan meminumnya pula sedikit demi sedikit nanti di neraka. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Karena nilai kita ditentukan saat kematian datang.(HR. maka itulah husnul khatimah. katanya Rasulullah saw. hendaklah ia memuliakan tetangganya. Husnul khatimah menjadi dambaan kita semua. untuk selama-lamanya. bersabda : “Siapa yang bunuh diri dengan senjata tajam. Al-Kahfi . maka hendaklah ia berkata baik atau diam. Dari Abu Hurairah ra. “ Barang siapa beriman kepada Alloh dan hari akhirat. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. maka perlu penegasan tentang menejemen khusnul khatimah. Dan barang siapa beriman kepada Alloh dan hari akhirat. hendaklah memuliakan tamunya”. Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu. An Nisa. RESIKO BUNUH DIRI Bunuh diri adalah sesuatu yang dilarang didalam Islam. 86). sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al Qur’an). Allah SWTdan RosullNya melarang orang melakukan bunuh diri: a. dan siapa yang bunuh diri dengan racun.” (QS. Dan barang siapa beriman kepada Alloh dan hari akhirat. maka dia akan menjatuhkan dirinya pula nanti (berulang-ulang) ke neraka. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil.

maka Dia memperkerjakannya?” Para sahabat bertanya. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Al-Shahihah. Saya bertanya kepada beliau. mengatakan.’ Saya katakan. apa yang tampak padamu?’ Beliau menjawab. Sedangkan melihat malaikat maut lebih berat daripada seribu kali tebasan pedang. Sesungguhnya orang yang mulia. Sesungguhnya setan paling dekat dengan manusia pada saat kematian. ‘wahai bapakku. Kemudian pada saat beliau sadar.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. ”Allah memberinya taufiq untuk beramal shalih sebelum kematiannya. karena jika kalian gagal tidak akan ada kesempatan lagi. Imam al-Hakim menshahihkannya dalam al- Mustadrak. beliau menukilkan hadits yang diriwayatkan Abu Dawud dalam Sunannya bahwa Iblis berkata kepada bala tentaranya pada saat kematian manusia: Berusahalah saat sekarang. ‘setan berdiri di depanku sambil menggigit jarinya seraya mengatakan. Dari Wailah bin al-Asqa’ berkata bahwa Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda.Imam Ibrahim bin Muhammad bin Muflih al-Maqdisi al-Hambali dalam kitabnya Mashaaib al-Insan min Makaa-id al-Syaithan pada Bab ke-22 mengupas tentang usaha setan untuk menyesatkan orang mukmin pada saat kematian. Abu Nu’aim) Abdullah bin Ahmad berkata. bahkan terkadang menjelma dalam rupa ayah dan ibunya. Setan berusaha sekuat tenaga untuk menyesatkannya. belum!’ Beliau mengucapkan itu berkali-kali. ‘Bagaimana Allah memperkerjakannya?’ Beliau menjawab. wasallam bersabda. “Talkin (tuntun)-lah orang yang hendak meninggal dengan Laa Ilaaha Illallaah dan berilah kabar gembira dengan surga. ‘aku gagal menggodamu wahai Ahmad. ‘Belum. “Pada saat saya hadir dalam kematian bapakku. ‘Belum. sementara beliau dalam keadaan tidak sadar. saya membawakan kain untuk mengikat jenggotnya. no. Dalam bab tersebut. 16 . Ahmad dan al-Tirmidzi. 1334) Tidak Mudah Menggapai Husnul Khatimah Saat menjelang kematian merupakan saat kesempatan terakhir bagi setan untuk menyesatkan hamba Allah. dari kaum laki-laki dan wanita kebingungan dalam menghadapi kematian dan diuji.” (HR. ‫ّللا ه أ َ َرا َدَ إِذَا‬ ََ َ‫ْف قَالهوا ا ْست َ ْع َملَ َهه َخي ًْرا بِعَبْد‬ ََ ‫ل يَ ْستَعْمِ له َهه َو َكي‬ ََ ‫صالِحَ ِلعَ َملَ َوفِقه َهه هُي قَا‬ ََ ‫َم ْوتِ َِه قَ ْب‬ َ ‫ل‬ “Apabila Allah menghendaki kebaikan atas hamba-Nya.” (HR.

perutku dahulu tempat hidupmu dan air susuku sebagai minumanmu serta pangkuanku sebagai tempat tidurmu. Jika kamu mau mati.” Dan tidak ada sesuatu yang paling dicintai oleh orang beriman kecuali Malaikat itu dan itulah yang dimaksud firman Allah.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. Ali Imran: 8) Maksudnya.” (QS. karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia). Ali Imran: 8). maka saya minta hendaknya kamu mati dengan membawa agama Yahudi sebab dia adalah sebaik-baik agama. saya sangat sayang dan cinta kepadamu. “Wahai anakku.” Dan yang berada di sebelah kiri menyerupai ibunya dan berkata. “Wahai orang mukmin. َْ ِ‫ْال َو َهابهَ أ َ ْنتََ ِإنَكََ َرحْ َم َةً لَده ْنكََ م‬ َْ‫ن لَنَا َوهَب‬ “Dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau. Salah satunya berada di sebelah kanan dan satunya lagi di sebelah kiri. Demikian itu yang dimaksud dengan firman Allah. Ya Allah janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan pada saat kematian setelah Engkau beri petunjuk kepada kami beberapa kurun waktu. َْ ‫َهدَ ْيتَنَا ِإ َْذ َب ْع َدَ قهلهو َبنَا ت ه ِز‬ ََ ‫غ‬ ‫ل َربَنَا‬ “Ya Tuhan kami. Adapun yang di sebelah kanan menyerupai bapaknya lalu berkata. Jika Allah menghendaki hidayah dan keteguhan pada hamba-Nya. maka datanglah rahmat dan Malaikat Jibril untuk mengusir setan dan mengatakan kepada orang beriman. maka meninggallah kamu dalam keadaan membawa agama yang hanif dan syariat Muhammad. mereka itu adalah musuh-musuhmu dari kalangan setan.” Maka menurut Imam al-Ghazali. “Wahai anakku. maka matilah dengan membawa agama Nasrani sebab dia adalah sebaik-baik agama. sebelum saya benar-benar meninggal’.” Abu Hasan al-Qabisi dalam Risalah Ibnu Abi Zaid meriwayatkan bahwa seorang hamba tatkala sedang menghadapi kematian ada dua setan yang menggoda dari atas kepalanya.” Selesai perkataan Imam al- 17 . pada saat itu Allah menggelincirkan orang-orang yang dikehendaki oleh-Nya tergelincir.” (QS. janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami.

Ghazali yang dinukil Imam Ibrahim bin Muhammad al-Maqdisi dalam Menelanjangi Setan. adalah: 1. (Menelanjangi Syetan.” Sebab-sebab Meraih Husnul Khatimah Husnul khatimah merupakan karunia terbesar dari Allah untuk seorang hamba. Imam Sufyan al-Tsauri pernah berpesan saat menghadapi kematian agar menjaga akidah. 279) Maka di antara upaya yang bisa dilakukan hamba untuk meraih husnul khatimah. 18 . khususnya syirik besar amaupun yang kecil.sebab godaan dan bisikan kematian banyak syubhatnya.” (QS. Dia bertaubat dari segala dosa dan maksiat. Walaupun usaha hamba tidak bisa lepas dari kehendak Allah juga. Menjaga iman dan tuntutannya berupa ketaatan dan takwa kepada Allah. Ibrahim: 27) Namun demikian hamba juga punya peran usaha sebagai sebab Allah menganugerahkan husnul khatimah kepadanya. Dan saya berlindung kepada Allah dari kematian masih dalam keadaan sadar tidak teguh dengan godaan. Di antaranya dengan membaca doa yang diajarkan Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam. Ibrahim al-Maqdisi. membaca istighfar.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. Dan saya merasa kasihan terhadap orang yang sakit semoga tidak tenggelam dalam sakaratul maut sehingga tidak sadar. hal. “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Hendaknya dia menjauhi benar-benar pembatal-pembatal iman dan yang mengurangi kesempurnaannya dari berbagai maksiat. “Saya berwasiat kepada diriku dan kepada orang yang mendengar wasiatku ini agar teguh saat menghadapi kematian –tiada daya dan tiada upaya kecuali dengan izin Allah.. Penjagaan Allah dan meneguhkannya di atas iman lah yang menjadikannya mendapat husnul khatimah saat banyak godaan dan syubuhat menjelang kematian. hal. 277-278) Ibnu Al-Jauzi dalam Shaid al-Khathir berkata. dan bertaubat dari dosa agar bertemu Allah dalam keadaan bersih.

sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Mengubah cara pandang pemecahan masalah dari sudut pandang materi ke sudut pandang illahiah pada pasien bisa dengan meyakinkan pasien bahwa bukan penderitaan yang membuat manusia binasa tetapi yang akan membinasakan manusia adalah penderitaan tanpa makna. 2. diteguhkan di atasnya. Allah menghendaki supaya kembali kejalan yang benar. 6. Senantiasa memohon dan berdoa kepada Allah agar diwafatkan di atas iman dan takwa. Berusaha sungguh-sungguh untuk memperbaiki zahir dan batinnya. Sesungguhnya sunnah Allah Subhanahu wa Ta'ala yang abadi bahwa pencari kebenaran akan diberi petunjuk memperolehnya. Akan mendapat pahala amal shalih seperti yang giat dilakukan sebelum sakit." (HR. Sebagai sebab masuk jannah. 19 . Orang yang sabar terhadap musibah akan diampuni dosa-dosanya dan dinaikan derajatnya. 5. Bertambahnya pahala dihari kiamat. Allah ada disisi orang yang sedang sakit.Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. Allah menguji dengan musibah karena Allah sayang pada hambaNya. dan ditutup hidupnya dengan kebenaran.  Ajarkan pasien tentang kemuliaan orang yang sabar terhadap penyakit (sabar adalah pertama kali mendapatkan musibah ia mengucapkan innalillahi wa innalillahi roji’un): 1. KOPING INDIVIDU INEFEKTIF  Kecenderungan manusia memandang semua masalah yang terjadi dengan sudut pandang materi dan keduniaan itulah awal dari kecemasan dan kegelisahan hati. Dan aku memohon ampun kepada- Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui. maka kita harus mengusahakan penderitaan yang pasien alami sebagai sesuatu yang bisa bermakna dalam kehidupan baik di dunia maupun diakhirat nanti. 7. 7. shahih) 2. َْ َ ‫ل ِل َما َوأ َ ْست َ ْغف هِرك أ َ ْعلَ هَم َوأَنَا بِك أ ه ْش ِركََ أ‬ َ‫ن بِك أَعهو َذه إنِي اللَ هه َم‬ َ َ ‫ْعلَ هَم َُأ‬ "Ya Allah. 4. Ahmad dan Shahih Abi Hatim serta yang lainnya. Niat dan tujuan amalnya untuk mewujudnya keshalihan zahir dan batinnya tersebut. 3. 3.

Aplikasi Pendekatan Spiritual Islami. 8. 20 .