You are on page 1of 9

Media Teknik Sipil Versi online

:
Volume 10, Nomor 2, Agustus 2012: 183 - 191

FAKTOR-FAKTOR PENENTU PENINGKATAN KINERJA
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK) PADA SATKER APBN
DAN SKPD PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Rizali Rahmawanto1, A. Wicaksono2 & Sugeng P. Budio3

1,2&3
Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya Malang
Alamat Korespondensi : Jl. MT. Haryono No 167 Malang, Indonesia

ABSTRACT

This research aims to find the most dominant factor that determines the Committing Officer
(CO) to improve their performance, to determine the performance appraisal field coordinator
Committing Officer (CO), to know how to improve the performance of the Committing Officer
(CO) to achieve targets as per the Contract Performance.
Validity test results indicate that all variables are as valid as each item has a value of Pearson
Correlatian amounted to less than 0.05, and the test showed that the value of Cronbach’s Alpha
greater than 0.6 so variable and item questionnaire is compliant study. Dominant factor test results
using factor analysis showed the dominant factor as a determinant of Committing Officer in improving
the performance seen from the level of satisfaction is the location factor (55.124%), factor equipment
(19.034%), the budget factor (15.718%), personnel factor (6.716% ), partner factor (3.408%).
While the dominant factor based on the level of interest is the location factor (69.252%), the
budget factor (20.992%), personnel factor (4.426%), equipment factor (3.523%) and the partner
factor (1.807%).

Keywords: Committing Officer (CO), Performance, Factor Dominant

PENDAHULUAN dibawah Diroktorat Jenderal Bina Marga. PPK yang
dulu hanya bertugas sebagai pelaksana paket kegiatan
Sesuai dengan Undang-undang Nomor 39 tahun namun pada tahun 2010 juga sebagai manajer ruas
2008 tentang Kementerian Negara dan Peraturan yang bertanggung jawab penuh terhadap link yang
Presiden Nomor 47 tahun 2009, Direktorat Jenderal ditangani.
Bina Marga memiliki rugas pokok mampu Mengingat begitu pentingnya peran PPK, dalam
menyediakan jaringan jalan yang yang andal, terpadu penelitian ini ditekankan pada faktor-faktor yang
& berkelanjutan serta mampu mendukung menjadi penentu PPK dalam pencapaian target kerja
pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial demi yang tertuang dalam pasal-pasal Kontrak Kinerja.
tercapainya Indonesia yang Aman, Adil dan Dengan begitu dapat diketahui sejauh mana signifikansi
Demokratis serta Lebih Sejahtera melalui pengaturan, kinerja PPK terhadap keberhasilan proyek dalam hal
pembinaan, pembangunan, pengusahaan dan waktu, biaya dan waktu.
pengawasan yang meliputi wilayah Negara Kesatuan
Republik Indonesia. Tinjauan Umum Pejabat Pembuat Komitmen
Berdasarkan kebijakan tersebut perkembangan
konstruksi khususnya jalan raya makin meningkat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bisa juga
disetiap daerah, demikian pula pada wilayah disebut sebagai Manajer Ruas/Area pada masing-
Kalimantan Timur. masing link kegiatan mereka. Konsep Manajer Ruas/
Dalam hal proyek pembangunan jalan ini, salah Area lahir dalam upaya penyempurnaan pola dan
satu sumber daya manusia yang berperan penting manajemen penanganan jalan dan jembatan demi
adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang mengakomodir perkembangan kondisi jalan dan
tergabung dalam Satuan Kerja disetiap propinsi

Rizali Rahmawanto1, A. Wicaksono2 & Sugeng P. Budio3. Faktor-Faktor Penentu Peningkatan Kinerja Pejabat 183
Pembuat Komitmen (Ppk) pada Satker Apbn dan Skpd Provinsi Kalimantan Timur

sedangkan data menuntut perlunya suatu sistem pengukuran yang kuantitatif adalah kata yang berbentuk angka atau data dapat mencerminkan adanya akuntabilitas kinerja. kata atau gambar. Selama ini masih ada anggapan bahwa BSC hanya menambah beban kerja. pelaporan. Uji ini melibatkan para ahli (ahli pemasaran. Volume 10. Kontrak Kinerja Berdasarkan pendekatan yang digunakan. Analisis Faktor (Faktor Analysis) Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian survey yang bertujuan untuk mencari tentang fakta Analisis Faktor (Faktor Analysis) Analisis Faktor dan sifat – sifat suatu populasi atau daerah tertentu (Faktor Analysis) merupakan suatu teknik statistik secara sitimatis. Versi online: Rizali Rahmawanto1. Artinya apakah Obyek studi adalah Pejabat Pembuat Komitmen konsep yang telah dibangun tersebut sudah valid atau (PPK) yang tergabung dalam Satuan kerja APBN dan belum. data primer dan data sekunder.60. Reliabilitas menunjukkan konsistensi suatu dilakukan pada seluruh populasi. jika BSC telah berhasil Dalam penelitian ini digunakan uji validitas item dengan diimplementasikan. Uji validitas juga merupakan METODOLOGI PENELITIAN kemampuan dari indikator-indikator untuk mengukur tingkat keakuratan sebuah konsep. Budio3 jembatan maupun mengakomodir apresiasi masyarakat terbatas atau tertentu saja. kinerja tidak tercapai. Data primer dilakukan dan penanganan ruas jalan di wilayah kerjanya. Uji validitas digunakan untuk mengukur seberapa bahkan berimplikasi pada punishment apabila target cermat suatu test melaksanakan fungsi ukurnya. mendukung penelitian ini. 1999). Secara umum. Data kualitatif adalah data yang anggaran berbasis prestasi kerja. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang penelitian ini dikombinasikan antara kualitatif dan Keuangan Negara telah mengamanatkan penerapan kuantitatif. keseluruhan tiap komponen pertanyaan dengan skor total keseluruhan test. Wicaksono2 & Sugeng P.191 . II. meluas pada suatu populasi daerah tersebut. tetapi dilakukan secara terhadap administrasi penanganan jalan dan jembatan. A.BSC akan berfungsi menjadi suatu menggunakan kriteria internal yaitu membandingkan alat manajemen strategi bagi setiap pimpinan unit kesesuaian tiap komponen pertanyaan dengan skor organisasi. Variabel yang diteliti multivariate yang digunakan untuk mengurangi 184 Media Teknik Sipil. III pertanyaan (Sugiyono. Data penanganan crack jalan dapat dilakukan dalam waktu sekunder diperoleh dari dokumen instansi terkait serta secepatnya serta pengawalan kondisi jaringan jalan publikasi lainnya yang memuat informasi yang nasional agar tetap prima. dengan wawancara dan menggunakan daftar sehingga upaya pencapaian zero hole pot dan pertanyaan yang telah dipersiapkan/kuisoner. tapi terfokus pada alat pengukur didalam mengukur gejala yang sama. Hal tersebut membentuk kalimat. ini penelitian dilakukan pada instansi Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Timur. dan SKPD. Padahal. kualitatif yang dibuat angka. Agustus 2012: 183 . Purposive Sampling adalah teknik penetuan dalam beberapa kali pelaksanaan pengukuran teknik sampel dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria a Cronbach pada SPSS. Nomor 2. Reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya/ Purposive Sampling dimana penelitian ini tidak diandalkan. target. ahli statistik) dan pihak yang berkompeten (calon Penelitian dilakukan di Kota Samarinda yaitu pada responden) untuk memberi komentar dan saran Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur terhadap indikator yang dijabarkan dalam item Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I. Manajer Ruas/Area Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bertanggungjawab terhadap pengawasan. Dengan taraf signifikansi tertentu yang telah ditentukan sebelumnya terhadap 95% suatu variabel dikatakan reliable bila variabel obyek yang sesuai dengan tujuan penelitian dalam hal tersebut mempunyai koefisien a Cronbach = 0. SKPD di Provinsi Kalimantan Timur. faktual dan teliti. Balanced Scorecard (BSC) sebagai alat pengukuran kinerja Pengukuran kinerja dimaksudkan agar Uji Instrumen Penelitian dengan Validitas dan pencapaian tujuan organisasi dapat dikelola secara Reliabilitas lebih efektif dan efsien.

Susun ekstraksi variabel Analisis Diskriptif Faktor-faktor yang Setelah sejumlah variabel terpilih. A.191 (reduction) dan meringkas (summarization) semua pada sejumlah kelompok faktor yang variabel terikat dan saling berketergantungan. maka .26 56. Agustus 2012: 183 . Setelah diketahui jumlah kelompok faktor Adapun persentase faktor-faktor yang yang terbentuk. Secara lengkap hasil kuesioner faktor kinerja PPK dipandang dari tingkat kepuasan dapat dilihat .37 56. terbentuk. Angka-angka pada kelompok Hubungan ketergantungan antara satu variabel dengan faktor tersebut disebut loading faktor yang yang lain yang akan diuji untuk diidentifikasikan menunjukkan korelasi antara variabel dan dimensi atau faktornya.Manamakan Kelompok Faktor sebagai berikut: Setelah terbentuk kelompok faktor. maka Mempengaruhi Kinerja PPK berdasarkan dilakukan ekstraksi variable menjadi beberapa tingkat kepuasan. Penentuan terbentuknya jumlah awal yaitu analisis diskriptif yaitu untuk kelompok faktor dilakukan dengan melihat menggambarkan kondisi sampel secara umum. hanya saja menilai variabel mana yang dianggap layak penamaan dari suatu faktor hendaknya untuk dimasukkan dalam analisis mencerminkan rariabel-variabel yang selanjutnya. (5) Rekanan jumlah faktor yang terbentuk (Santoso.26 Rizali Rahmawanto1. Tahapan dalam analisa faktor (Santoso. maka tabel matriks komponen mempengaruhi kinerja PPK dilihat dari tingkat akan menunjukkan distribusi variabel-variabel kepuasan dapat dilihat pada gambar 1. Tidak ada Tahap pertama pada analisis faktor adalah aturan khusus dalam penamaan ini.Rotasi Kelompok Faktor dalam tabel 1. nilai KMO dan nilai MSA.2001) urutan . Faktor-Faktor Penentu Peningkatan Kinerja Pejabat 185 Pembuat Komitmen (Ppk) pada Satker Apbn dan Skpd Provinsi Kalimantan Timur . 2004).3743 5 Rekanan 4 20 4 14 9 11.26 58. Tabel 1. No Variabel Jml Skor Skor Skor yan g diperoleh item Max Min Tinggi Rendah Rata-rata % 1 Personil 4 20 4 15 10 12.7143 3 Peralatan 4 20 4 17 8 11. 1 tidak dapat digunakan dalam menghitung (4) Lokasi. Dalam nilai eigen yang menyatakan kepentingan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar faktor relatif masing-masing faktor dalam yang mempengaruhi kinerja PPK diukur dari skor yang menghitung varian dari varibale-variabel yang terdapat dalam kuesioner yang meliputi penilaian dianalisis.00 65.Beberapa pengukuran yang dapat tergabung/terbentuk di dalamnya.Media Teknik Sipil Versi online: Volume 10. (3) Peralatan. Budio3. Wicaksono2 & Sugeng P. Data faktor yang mempengaruhi kinerja PPK berdasarkan kepuasan.3158 4 Lokasi 9 45 9 30 20 25.Memilih variabel yang layak untuk proses dilanjutkan dengan memberikan nama analisis faktor terhadap kelompok faktor tersebut. kelompok faktor. Nilai eigen (eigen value) dibawah terhadap: (1) personil.1579 Total 28 140 28 83.00 60 2 Anggaran 7 35 7 26 20 23. (2) Anggaran. HASIL DAN PEMBAHASAN . dilakukan antara lain dengan memperhatikan. dengan menggunakan metode PCA (Principal Component Setelah pengisian kuesioner dilakukan analisis Analysis). Nomor 2. kelompok faktor.

Dalam hal ini uji validitas dilakukan terhadap kuesioner yang telah disebar sebanyak 19 orang PPK dan 19 orang Gambar 2. lokasi dan persyaratan penelitian.6767 3 Peralatan 4 20 4 19 14 16. Dari tabel tersebut diketahui bahwa tingkat kepentingan seluruh variabel dan item kuesioner telah valid. anggaran. Versi online: Rizali Rahmawanto1. Hasil Uji Instrumen Penelitian Validitas dan Reliabilitas Uji validitas adalah pengujian yang dilakukan guna untuk mengetahui cermat suatu instrument dalam mengukur apa yang ingin di ukur. Persentase faktor yang Kordinator Lapangan. Data faktor yang mempengaruhi kinerja PPK menurut tingkat kepentingan No Variabel Jml Skor Skor Skor yan g diperoleh item Max Min Tinggi Rendah Rata-rata % 1 Personil 4 20 4 20 14 17.8421 4 Lokasi 9 45 9 42 35 38. ini ditunjukkan dengan rendahnya presentase angka yang diperoleh.53 85. Wicaksono2 & Sugeng P. Nomor 2. sehingga variabel dan item Dari gambar 2 dapat dilihat secara keseluruhan pertanyaan ini boleh dilanjutkan atau telah memenuhi variable personil. Sehingga dapat dikatakan 186 Media Teknik Sipil. peralatan.37 rekanan merupan faktor yang penting dalam peningkatan kinerja PPK. A.37 86. Analisis Diskriptif Faktor-faktor yang Gambar 1. Tabel 2.8421 Total 28 140 28 121.8421 2 Anggaran 7 35 7 34 29 31.74 90. Dari gambar 1 juga dapat dilihat dari secara keseluruhan tingkat kepuasan PPK terhadap faktor-faktor tersebut diatas masih kurang.37 81. Volume 10.05. namun faktor yang sangat mempengaruhi adalah anggaran dengan presentase sebesar 90. Persentase faktor yang Mempengaruhi Kinerja PPK berdasarkan mempengaruhi kinerja PPk berdasrkan tingkat kepentingan tingkat kepuasan Hasil kuesioner Faktor-faktor yang Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa mempengaruhi kinerja PPK menurut kepentingan juga variabel anggaran memberikan pengaruh yang cukup dapat dilihat pada tabel 2. dana dengan jumlah dan penggunaan yang tepat mempengaruhi cepat lambatnya suatu proyek.614 5 Rekanan 4 20 4 20 14 17. Hasil Uji Validitas dapat dilihat mempengaruhi kinerja PPk berdasarkan pada tabel 3. karena setiap item memiliki nilai Pearson Correlatian sebesar kurang dari 0.191 . Budio3 terhadap tingkat kepuasan dalam kinerja pejabat pembuat komitmen (PPK). Anggaran merupakan hal penting dalam pelaksanaan suatu kegiatan proyek.37 86.67 %. Agustus 2012: 183 .

hal yang menjadi faktor dominan yang mempengaruhi kinerja PPK.614 5 Rekanan 4 20 4 20 14 17. Faktor-Faktor Penentu Peningkatan Kinerja Pejabat 187 Pembuat Komitmen (Ppk) pada Satker Apbn dan Skpd Provinsi Kalimantan Timur .804 Reliabilitas Lokasi (X4) 0.124%).37 81. faktor rekanan (3.744 dilakukan pengujian selanjutnya yaitu lebih besar dari 0.191 kuesioner ini mampu mengukur dengan cermat hal.8421 Total 28 140 28 121.6 yang merupakan nilai syarat dari reliabilitas Tabel 4.408%).37 86. Wicaksono2 & Sugeng P. Nomor 2. bantuan software SPSS didapatkan hasil secara keseluruhanterdapat faktor-faktor yang paling dominan Rizali Rahmawanto1.804 Reliabilitas Analisis faktor Dominan yang mempengaruhi berdasarkan tingkat kepuasan yang menjadi penentu kinerja pejabat pembuat komitmen (PPK) dilihat PPK dalam meningkatkan performa mereka.6767 3 Peralatan 4 20 4 19 14 16. Dengan menggunakan analisis faktor dengan faktor personil (6.804 Reliabilitas Lokasi (X4) 0.034%).74 90. Dari konsisten apabila dilakukan pengujian ulang.869 Reliabilitas Personil (X1) 0.53 85.8421 2 Anggaran 7 35 7 34 29 31.0 Excludedaa 0 . faktor peralatan (19.8421 4 Lokasi 9 45 9 42 35 38.Media Teknik Sipil Versi online: Volume 10.716%).37 Uji reliabilitas untuk menguji konsistensi alat ukur.718%). Agustus 2012: 183 .6) Kesimpulan Personil (X1) 0. A. secara dari tingkat kepuasan berurutan adalah faktor faktor lokasi (55. Tabel 3 Rekap hasil validitas untuk seluruh variabel Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) No Variabel Jml Skor Skor Skor yan g diperoleh item Max Min Tinggi Rendah Rata-rata % 1 Personil 4 20 4 20 14 17. Hasil pengujian validitas untuk seluruh variabel yang dapat menunjukkan apakah hasilnya akan untuk kuesioner PPK dapat dilihat pada tabel 5.0 Total 19 100. Berikut tabel tersebut dapat diketahui bahwa semua variabel contoh variable personil pada tabel 4 dapat dikatakan telah reliabel sehingga penelitian ini layak untuk reliabel karena nilai Cronbach’s Alpha bernilai 0. faktor anggaran (15. Hasil reliabilitas variabel personil (X1) Case Processing Summery N % Cases Valid 19 100.37 86. Budio3.869 Reliabilitas Personil (X1) 0. Listwise deteion based on all variables in the procedure Reliability Statistics Cronbach’s N of Alpha Items 744 4 Kuesioner PPK Variabel Nilai Cronbach’s Alpha ( lebih dari 0.0 a.

pemeliharaan ataupun evaluasi proyek. persentase kerusakan jalan. proyek tepat biaya.718 %. panjang peningkatan jalan. faktor peralatan memberikan berdasarkan tingkat kepentingan pengaruh terhadap tingkat kepuasan kerja PPK.252%). Faktor peralatan Faktor peralatan yang terdiri dari variabel peralatan (ketersediaan peralatan yang dimiliki. Berdasarkan hasil wawancara dan kondisi lapangan.807%). persentase pembersihan saluran. Jika peralatan yang dibutuhkan untuk pelaksanaan proyek Sama dengan proses Analisis faktor Dominan tersedia dengan baik. Wicaksono2 & Sugeng P.034%. meningkatkan performa mereka. diketahui bahwa hal utama yang sering kali menjadi persoalan dalam pelaksanaan proyek adalah faktor lokasi. Khususnya dalam proyek pekerjaan jalan. panjang pelebaran jalan. Gambar 3. juga yang diperlukan untuk mengerjakan konstruksi jalan dilakukan analisis faktor. dan ketersediaan penunjang alat komunikasi) merupakan faktor yang paling dominan dengan varians Analisis faktor Dominan yang mempengaruhi sebesar 19. dan ketersediaan kepuasan dapat dilihat pada gambar 3. paling dominan dengan varians sebesar 15. lokasi merupakan titik awal dari pencapaian pekerjaan. A. anggaran merupakan hal yang sangat penting baik dalam perencanaa. bahan di lokasi) merupakan faktor yang paling dominan dengan varians sebesar 55. dan Faktor lokasi yaitu yang terdiri dari variabel lokasi persentase realisasi DIPA) merupakan faktor yang (persentase kondisi jalan. dan faktor rekanan (1. proyek tepat waktu. faktor peralatan (3.992%). tenaga kerja. 188 Media Teknik Sipil. faktor anggaran Faktor Anggaran (20. (persentase kondisi jalan. faktor personil (4. Faktor anggaran yaitu yang terdiri dari variabel anggaran (ketersediaan alokasi dana. baik jenis dan jumlahnya harus memenuhi kebutuhan Dari hasil analisis secara keseluruhan. mulai dari pekerjaan persiapan yang berpengaruh terhadap mobilitas material. Budio3 Faktor lokasi Dalam proyek konstruksi. terdapat pekerjaan konstruksi selama pelaksanaan dari awal faktor-faktor yang paling dominan berdasarkan tingkat sampai dengan selesainya fisik jalan dapat difungsikan kepentingan yang menjadi penentu PPK dalam / dimanfaatkan. mempengaruhi kinerja PPK berdasarkan ketersediaan kendaraan operasional tenaga kerja tingkat kepuasan lapangan. Versi online: Rizali Rahmawanto1. panjang pelebaran jalan. ketersediaan Faktor lokasi waktu. masalah anggaran seringkali menjadi persoalan. Nomor 2. panjang pemeliharaan jalan. sudah tentu efektivitas personil yang mempengaruhi kinerja pejabat pembuat proyek dapat terlaksana baik. Persentase faktor dominan yang ketersediaan tempat penyewaan peralatan. panjang pemeliharaan jalan. panjang peningkatan jalan. persentase pemotongan Adapun persentase faktor dominan yang rumput dan semak. alat-alat khususnya produktivitas alat berat dan sebagainya. mempengaruhi kinerja PPK berdasarkan tingkat persentase penambalan lubang.191 . Agustus 2012: 183 . secara berurutan adalah faktor lokasi (69. Faktor lokasi yaitu yang terdiri dari variabel lokasi pelaksanaan.426%).523%). Volume 10. Ketersediaan peralatan komitmen PPK berdasarkan tingkat kepuasan. persentase penuntasan temuan. kinerja pejabat pembuat komitmen PPK Selain faktor lokasi.124 % Dari analisa tersebut. laporan keuangan teraudit.

Agustus 2012: 183 .191 persentase kerusakan jalan. Sebelum proyek tersebut di mulai sudah pasti kepentingan dapat dilihat pada gambar 4. penting bagi peningkatan kinerja Pejabat Pembuat Dalam proyek konstruksi jalan. kesempitan modal kerja. akan tetapi belum Rizali Rahmawanto1. Untuk itu diperlukan material. dan upah. kenaikan biaya sebagai akibat menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta pengembangan bunga bank. Budio3. Dengan begitu proses atau penundaan pelaksaaanm kegiatan karena suatu pengembangan dan evaluasi PPK menjadi sangat keterlambatan. sebagainya. karena semakin sulit medan/ lokasi proyek yang ditangani tentu makin besar efektivitas kerja mereka dan ini tentunya memberikan pengaruh terhadap kinerja PPK. dan ketersediaan Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor bahan di lokasi) merupakan faktor yang paling anggaran merupakan salah satu faktor yang sangat dominan dengan varians sebesar 69.Media Teknik Sipil Versi online: Volume 10.252 %. pelebaran jalan. ketersediaan meningkatkan performa PPK sesuai dengan waktu. persentase penuntasan temuan. tenaga kerja. Cara Meningkatkan performa PPK agar Faktor Anggaran mencapai target sesuai kontrak kinerja Faktor anggaran yaitu yang terdiri dari variabel Secara umum hal-hal yang dapat dilakukan untuk anggaran (ketersediaan alokasi dana. proyek tepat biaya. Nomor 2. dalam jurnalnya yang berjudul analisisa kinerja operator alat berat pada pekerjaan galian timpunan pada proyek pembangunan Gambar 4. meningkatkan kinerja yang ada. Berdasarkan hasil wawancara terhadap responden. lokasi menjadi Komitmen. Faktor-Faktor Penentu Peningkatan Kinerja Pejabat 189 Pembuat Komitmen (Ppk) pada Satker Apbn dan Skpd Provinsi Kalimantan Timur . harga peralatan. diadakan studi lapangan untuk mengetahui bentuk topografi permukaan tanah. biaya merupakan bahan pertimbangan utama karena biasanya menyangkut jumlah investasi besar yang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam harus ditanankan pemberi tugas yang rentan terhadap Satker PJN baik dalam penyelenggaraan resiko kegagalan. dan adalah : persentase realisasi DIPA) merupakan faktor yang paling dominan dengan varians sebesar 20. Adapun persentase faktor dominan jalan jalur lintas selatan. Wicaksono2 & Sugeng P. laporan manajemen pengembangan sumber daya manusia keuangan teraudit. kemudian Evaluasi kinerja PPK oleh pemerintah telah ketersediaan sarana dan prasarana awal lokasi proyek. diupayakan melalui kontrak kinerja.992 %. suatu pembekalan agar PPK yang ada dapat lebih Karena inflasi. bahan dan material yang dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan. dinyatakan bahwa lokasi yang mempengaruhi kinerja PPK berdasarkan adalah faktor terpenting dalam hal penentu jumlah dan tingkat kepentingan. pelebaran jalan ataupun konstruksi bjalan juga tidak lepas dari pengaruh situasi pemeliharan. harus menguasai pekerjaan yang menjadi ekonomi yang mungkin dapat berupa kenaikan harga tugas dan tanggungjawabnya. persentase pembersihan saluran. Fluktuasi pembiayaan suatu pembangunan jalan. Di samping itu masih ada pengaruh penting. yang datang dari masalah produktivitas. biaya dan waktu suatu proyek. sehingga diketahui peralatan. proyek tepat waktu. Pengembangan dan evaluasi PPK (Development Dalam penyelenggaraan sebuah proyek. persentase penambalan lubang. kapasitas alat berat yang digunakan sehingga mempengaruhi mutu. A. faktor and evaluation). Menurut Tiong Iskandar. Adapun persentase faktor dominan yang faktor utama yang paling penting dalam pelaksanaan mempengaruhi kinerja PPK berdasarkan tingkat proyek. persentase pemotongan atau kejadian khusus seperti sengketa hukum dan rumput dan semak. lokasi memang merupak hal utama yang meraka perhatikan dalam bekerja.

Faktor yang paling dominan yang menjadi Proteksi dan Jaminan Keselamatan Kerja penentu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). keyakinan dalam diri.Faktor yang paling dominan yang menjadi memenuhi standart kerja atau telah menyelesaikan penentu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) progress kerjanya secara tepat.426%. Kompensasi yang kepuasan dengan tingkat kepentingan adalah tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat semakin penting faktor tersebut bagi PPK menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian maka factor tersebutlah yang menjadi penentu hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada dalam kepuasan kerja mereka. organisasi atau perusahaan. Budio3 ada realisasi terhadap evektivitas daro kontrak kinerja operator alat berat pada pekerjaan galian tersebut. Kerja kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) . tanggung jawab dan dalam jurnalnya yang berjudul analisisa kinerja haknya.191 .408%. sehingga kinerja dan kontribusi perkerja PPK dapat pertanggungjawan. motivasi bagi PPK lainnya untuk terus menjadi lebih faktor PPK sebesar 95. maka Memberikan kompensasi dan proteksi pada dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Pejabat Pembuat Komitme (PPK) (Compensation and protection). . faktor peralatan sebesar perusahaan.757% dan faktor personil sebesar Memberikan Proteksi dan Jaminan Keselamatan 54. A.Sedangkan jika dilihat dari segi kepentingan adalah faktor lokasi sebesar 69. faktor anggaran dan lokasi sebesar 74. Volume 10.Cara meningkatkan performa PPK agar mencapai target sesuai Kontrak Kinerja Pemberian proteksi atau perlindungan juga perlu adalah meningkatkan kualitas kepemimpinan diberikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PPK yang dalam hal ini berkaitan dengan agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang inisiatif. Versi online: Rizali Rahmawanto1.281%.807%). faktor personil pegawai secara teratur dari organisasi atau sebesar 4. akurat dan tepat waktu dalam meningkatkan performa mereka perlu diberikan reward oleh pemerintah ataupun menurut peniliauan Kordinator Lapangan pejabat yang berwenang sehingga hal tersebut menjadi adalah faktor peralatan sebesar 98. Dengan mulai berlakunyya kontrak 190 Media Teknik Sipil. untuk itu pengawasan dan evaluasi secara timpunan pada proyek pembangunan jalan berkala sangat perlu dilakukan. Kompensasi yang tepat sangat penting 3. pekerja dan komunikasi. Pejabat Pembuat Komitme (PPK) biaya dan waktu suatu proyek. Memberikan . dinyatakan bahwa lokasi sejauh mana pengembangan kinerja PPK.Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang faktor personil sebesar 6. faktor rekanan baik.718%. rekanan sebesar 3. faktor anggaran sebesar 15. Nomor 2. faktor peralatan sebesar pembahasan dan kesimpulan adalah sebagai berikut : 19.124%. komunikasi antar semua tetap maksimal dari waktu ke waktu. Agustus 2012: 183 .042%.992%. dalam meningkatkan performa mereka dilihat dari segi kepuasan adalah faktor lokasi Adapun saran yang dapat diberikan berdasarkan sebesar 55. . (Compensation and protection).034%. sebesar 88. Wicaksono2 & Sugeng P.252%.523% dan faktor rekanan (1..716% dan faktor bertanggung jawab penuh terhadap proyek.002%. menjadi kewajiban. Adapun cara yang dapat dilakukan adalah Pengembangan dan KESIMPULAN DAN SARAN evaluasi PPK (Development and evaluation). PPK yang telah . adalah faktor terpenting dalam hal penentu jumlah dan kapasitas alat berat yang Memberikan kompensasi dan proteksi pada digunakan sehingga mempengaruhi mutu. untuk mengetahui jalur lintas selatan. Berdasarkan analisis dan hasil penelitian. dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja Dengan korelasi keduanya. antara tingkat yang ada pada lingkungan eksternal.589%. faktor Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja anggaran sebesar 20. Hasil penelitian ini sebaiknya memahami dengan jelas apa yang didukung oleh pernyataan Tiong Iskandar.

Malang: Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Malayu. DAFTAR PUSTAKA Asiyanto.191 kinerja sejak tahun 2010. Budio3. PPK sebagai Produktivitas Kerja Karyawan pada PT. H. jaminan keselamatan kerja terhadap semua pekerja Sugiyono. juga harus menjadi bagian penting. Panduan Evaluasi Kinerja Karyawan.Pemerintah pusat hendaknya memperhatikan Kusbinarti. . Anwar prabu. Manajemen Sumber Daya Manusia. Refika Aditama. bonus. karena semakin terjaminnya kesejahteraan pekerja sudah tentu mereka akan bekerja dengan maksimal. Iskandar . Budiharjo. 2004. A. Faktor-Faktor Penentu Peningkatan Kinerja Pejabat 191 Pembuat Komitmen (Ppk) pada Satker Apbn dan Skpd Provinsi Kalimantan Timur . Wicaksono2 & Sugeng P. Nomor 2. tercapai dengan target yang maksimal. 2004. Pengaruh Sertifikasi Terhadap Kinerja Perusahaan Jasa Konstuksi Golongan Kecil di Kabupaten Jembara-Bali.Pemberian kompensasi. Edisi dilakukan secara berkala. Usahawan. Hubungan antara Strategi Bisnis dan Strategi SDM dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Yogyakarta: Andi. A. Bandung: PT. bukan hanya penilaian dilakukan berdasarkan kontrak kinerja yang Mangkunegara. 2010. Memahami Penelitian Kualitatif.Tiong. XXXIII. Hasibuan. 03 Th. 2009. Edisi Refisi. Pradnya Paramita. Fahri. Pertama. hendaknya menjadi Proyek Pembangunan Jalan Jalur Lintas motivasi kerja bagi PPK untuk meningkatkan Selatan. Penilaian juga perlu Kinerja Sumber Daya Manusia. Analisis Strategi Pengembangan dengan jelas paket kerja/proyek yang akan Tenaga Kerja untuk Meningkatkan dibagikan kepada satker. Neal Jr. Alfabeta.Media Teknik Sipil Versi online: Volume 10. James. 2005. Jurnal Sondir Nomor 2 Volume IV kinerja dan performa sehingga proyek dapat April : Institut Teknologi Nasional Malang. Evianto.Bandung. sudah pastinya menjadi perhatian Indonesia (persero) Kantor Pos Trenggalek. Pos pelaksana. No. Skripsi tidak diterbitkan. progress kerja. Agustus 2012: 183 . pemerinatah yang bertungas memonitor Skripsi. Manajemen Produksi untuk Jasa Konstruksi. Jakarta: Bumi Aksara. Evaluasi dinilai pada akhir proyek. E. Malang: Universitas Negeri Malang. Manajemen Proyek Konstruksi. Faisal. Analisa Kinerja Operasional Penggunaan Alat-Alat Berat Pada Pekerjaan Galian Timbunan Pada Rizali Rahmawanto1. . Jakarta: PT. Wulfram. 2006. 2010. 2002. Jakarta: Prestasi Pustaka. 2004. 2005.