You are on page 1of 20

TUNGKAI BENGKAK, MERAH DAN NYERI

STEP 1

Varises : pembuluh darah balik vena yang berkelok-kelok yang terjadi karena hambatan darah.

STEP 2

1. Mengapa penderita mengeluh bengkak,merah dan nyeri pada tungkai?
2. Mengapa penderita bisa mengalami pendarahan yang hebat?
3. Kenapa kulit ditempat lain dtungkai kanan kecoklatan dan perabaan yang keras?
4. Apa hubungan kehamilan dan gejala yang dialami oleh ibu ini?
5. Apakah tanda vital (tekanan darah) ini mempengaruhi keluhan?
6. Apa hubungan gemuk terhadap gejalanya?
7. Adakah hubungannya dengan umur wanita tsbt?
8. Kenapa bisa terjadi varises? (penjelasan secara anatomi)
9. DD
10. Etiologi
11. Klasifikasi
12. Penanganan

STEP 3
1. Mengapa penderita mengeluh bengkak,merah dan nyeri pada tungkai?
Merah karena adanya insufisiensi venamemicu terjadinya kerusakan pada jaringan
dan kulit yang ada dibawah
Karena tekanan divena meningkatsehingga kapiler divena
Merah tekanan darah meningkatdilatasimelebarmerubah struktur dari vena
sendirikarena vena tidak ada otot polosinsufisiensi katub venadarah naiktidak
menutup sempurnadarah jatuh kebawahditangkap makrofag sebagai benda
asingkemerahan dan nyeri
Reaksi inflamasimelebar dan berkelok”makrofag datang dan limfosit
datangmenekan jaringan sekitar timbul oedem

2. Mengapa penderita bisa mengalami perdarahan yang hebat?
Karena pada waktu malem hari darah yang dari ekstremitas bawah keatas sulit karena
tidak ada aktivitas sehingga terjadi penumpukan dan perdarahan
Tekanan meningkatekstra vaksasisel darah merah jadi satuekimosis
Varies Tungkai sebatas bintik” purpura
Reaksi inflamasigatalgaruk”terjadi bendungan divenadarah keluar akibat
digaruk

3. Kenapa kulit ditempat lain dtungkai kanan kecoklatan dan perabaan yang keras?
Oedemdistibusi nutrisi kejaringan keganggu dan metabolisme juga
terganggukematian seleritematosa
inflamasi yang sudah lama atau kronikbenang” fibrilnya mengumpul -->warna lebam
kecoklatan dan keras peradangan sudah kronik
pengerasan lipodermatosklerosis

4. Apa hubungan kehamilan dan gejala yang dialami oleh ibu ini?
Kehamilan hormon progesteroneBB bertambahaliran darah terganggu/terhambat
Cwek lebih rentan varises
Hamilestrogen menurunprogesteron meningkat membuat pembuluh darah
gampang membuat vasodilatasi tidak membuat katup membesar sehingga masih ada
rongga aliran darah bisa menerobos terjadi varises
Hamiiltimbunanan cair banyakvena”terjepitdarah keatas trhalangtidak
mengalir lancar terakumulasi dibawah tekanan meningkat

5. Apakah tanda vital (tekanan darah) ini mempengaruhi keluhan?
Pada tekanan darah tinggidarah yang mengalir dari pembuluh darah makin banyak
sehingga pembuluh darah semakin melebar

6. Apa hubungan gemuk terhadap gejalanya?
Vena superficial datas dari ototdi fascia(lapisan otot) banyak mengandung lemak
sehingga akan menjepit vena” yang tadialiran darah untuk kejantung tidak
lancarterjadi penimbunan

7. Adakah hubungannya dengan umur wanita tersebut?
Varises termasuk factor resiko
Umur 50 tahun semakin tua elastisitas vena semakin berkurang sehingga untuk kembali
keatas aliran darah nya terhambat
Usia tuakatup” rusak(insufisiensi)tidak berfungsi dengan baiktekanan darah balik
lagi kebawah

8. Kenapa bisa terjadi varises? (penjelasan secara anatomis dan fisiologis)
Didaerah Kaki
dorsalis pedispunggung kakiBerjalan kemedial (v.saphena magna)
Plantaris pediskelateralv.saphena parva
Jika yang berkelok-kelok didaerah inguinal maka yang terkena vena saphena magna
Jika yang berkelok-kelok didaerah tungkai maka yang terkena vena saphena parva
Posisi berdiritekanan vena meningkatkompensasi vena berdilatasimemudahkan
vena brubah bentukdiikuti oleh insufisiensi katupdarah ada yang menuju
kebawahdideteksi oleh makrofaginflamasi

9. DD
TROMBOPHLEBITIS
Etiologi
Klasifikasi
Penanganan
patofisiologi

Ulkus varikosum
Etiologi
Klasifikasi

Jaringan yang terganggu drainase nya ini mengakibatkan iskemi yang disusul oleh efektifitas dan migrasi leukosit. suralis yaitu saraf sensorik yang mensarafi kulit sisi lateral kaki. femoralis yang mensarafi permukaan medial tungkai bawah. Inflamasi ini pada akhirnya menyebabkan terjadinya thrombosis lokal dan kerusakan jaringan (ulkus). Edema dan varises mudah terlihat jika penderita berdiri dalam jangka waktu yang lama. gatal dan terkadang ada eksudasi cairan. dan edema. Bengkak : Tekanan yang meninggi di dalam pembuluh pasca kapiler akan menyebabkan eksudasi cairan dan terbentuknya edema. lalu meluas hingga ke bawah lutut dan bagian dorsal kaki.merah dan nyeri pada tungkai? Merah : Peningkatan tekanan vena akan menyebabkan pelebaran vena. Selanjutnya terjadi tanda- tanda dermatitis yaitu eritema. Nyeri : bengkak tersebut mendesak n. Aktivitas metabolic leukosit (enzim proteolitik dan radikal superoksida) berperan dalam proses perubahan kulit. skuama. Mengapa penderita bisa mengalami pendarahan yang hebat? 3.suatu syaraf kulit cabang n. Penanganan patofisiologi Varises Etiologi Klasifikasi Penanganan Patofisiologi STEP 4 STEP 5 STEP 6 STEP 7 1. Dugaan yang lain adalah bahwa leukosit berperan dalam dugaan perubahan kulit. Kelainan ini dimulai dari permukaan tungkai bawah sisi medial/lateral di atas malleolus. varises. Sumber : Ilmu Bedah Vaskuler 2. Mengapa penderita mengeluh bengkak. keadaan ini disebut lipodermatosklerosis. Lama kelamaan kulit berwarna kehitaman dan timbul purpura (warna kemerahan akibat ekstravasasi sel darah merah ke dalam dermis) serta hemosiderosis (peningkatan cadangan besi jaringan). Kenapa kulit ditempat lain dtungkai kanan kecoklatan dan perabaan yang keras? Apabila sudah berlangsung lama maka kulit menjadi tebal dan fibrotik meliputi sepertiga tungkai bawah. Yaitu suatu . safena . Atau bisa juga mendesak n.

tegang. diikuti dengan kekejangan pada otot serta perasaan lelah di tungkai belakang lutut. dan dinding perut bawah. atau mengalami autosensitisasi. karena pembuluh darah balik panggul yang menampung darah dari tungkai tertekan oleh janin. Misalnya. sehingga tidak lagi mampu mengatur aliran darah yang masuk ke dalam pembuluh darah tersebut. dan kecoklatan akibat rusaknya pembuluh-pembuluh kecil yang menyebabkan bocornya eritrosit ke jaringan. Kehamilan dapat memperberat keadaan. Kelainan ini sering ditemukan pada tungkai bawah. walaupun pada dasarnya dapat terjadi di bagian tubuh manapun. tekanan yang bertambah pada pinggul dan perut seperti halnya kehamilan dan terlalu gemuk. Apa hubungan kehamilan dan gejala yang dialami oleh ibu ini? Peregangan pembuluh darah ini terjadi karena besarnya tekanan di dalamnya yang mengakibatkan dinding pembuluh darah menjadi lemah dan dengan demikian mudah teregang. Dermatitis stasis dapat diperberat karena mudah teriritasi oleh bahan kontaktan. misalnya selulitis. disebut ulkus venosum/ulkus varikosum. Molekul trombosit yang selalu ada dekat dinding pembuluh mudah mengendap dan sebabkan thrombus. Dapat juga mengalami infeksi sekunder. Sumber : sylvia 4. sehingga hasilkan sumbatan yang memicu reaksi peradangan. Coklat : insuffisiensi katup vena superficial atau profunda  regurgitasi aliran darah (kembali ke bawah)  akumulasi  tekanan tinggi  kapiler dan vena vena kecil rusak  eritrosit ikut bocor ke jaringan  timbulkan warna coklat Perabaan keras : varises yang terus berlanjut mengakibatkan dinding vena semakin rapuh dan endotel rentan untuk cidera. Gejala yang sering dirasakan penderitanya adalah pembengkakan di sepanjang pembuluh balik. tungkai atas. . Trauma minor bisa akibatkan cedera endotel dan meningkatkan permeabilitasnya dan gangguan ekskresi vasodilator yang diproduksinya. Dermatitis stasis bisa mengalami komplikasi berupa ulkus di atas malleolus.keadaan dimana kulit menjadi keras. Kerentanan seseorang terhadap terjadinya kelainan ini biasanya diturunkan. Biasanya katup yang terdapat di bagian dalam pembuluh juga sudah melemah.

kemudian menyumbat pembuluh darah di tempat lain. Pengaruh hormonal yaitu estrogen melonggarkan hambatan pembuluh darah pada jaringan sekitarnya dan menyebabkan dinding pembuluh semakin besar. Progesteron mengurangi tonus otot polos vaskuler. . kulit pada tungkai bagian bawah mungkin pecah dan menyebabkan borok- borok besar. Suntikan sklerotik tidak dianjurkan pada varises selama kehamilan .Apalagi tidak diabaikan pertambahan volum darah dalam panggul karena pengaruh dari kebutuhan yang meningkat pada uterus dan membesarnya volume plasma pada bulan terakhir kehamilan. Selain itu terasa nyeri bila peradangan dan penggumpalan darah pada pembuluh balik terjadi di tungkai.namun bila diberikan suntikan sklerotik 6 minggu setelah melahirkan akan memberikan hasil yang memuaskan. Tekanan akan meninggi dan volume darah akan bertambah maka pembuluh balik akan melebar yang sebagian besar akan mengecil lagi sesudah kehamilan. Komplikasi yang lebih berbahaya bila terjadi infeksi pada dinding pembuluh varikose. Infeksi ini mempermudah terbentuknya gumpalan darah yang mungkin mengalir dan tersangkut. Apa hubungan gemuk terhadap gejalanya? Tekanan normal intraabdominal sekitar 6 mmHg. atau tekanan langsung pada pembuluh balik dalam panggul akan menyebabkan aliran vena dari ekstremitas terganggu . vv di dalamnya sedikit collapse karena tertindih organ-organ disekitarnya. Kerja vv ekstremitas bawah akan semkain keras bekerja bila seseorang obesitas atau hamil atau menderita tumor di abdomennya yang menyebabkan tekanan intraabdomen naik. Apakah tanda vital (tekanan darah) ini mempengaruhi keluhan? 6. Sumber : ILMU BEDAH VASKULER 5. Tekanan dalam perut yang meninggi.Dalam hal lain. Komplikasi selama kehamilan relative sering terjadi adalah thrombosis.

Peningkatan tekanan yang berlebihan di dalam sistem vena superfisial akan menyebabkan terjadinya dilatasi vena yang bersifat local sehingga. Kehamilan. Sumber : Blog dr. Then . karena itu pembuluh darah harus kuat. Merokok. Pemicu varises antara lain : Faktor keturunan. A Yuda Handayana. Kurang gerak.Sp. Kenapa bisa terjadi varises? (penjelasan secara anatomi) Pathofisiologi Adanya tekanan tinggi dalam pembuluh darah vena . the flaps of the vein’s valves are too far apart and cannot close to keep blood from flowing backward. Menderita kolesterol tinggi dan kencing manis. fungsi vena untuk mengalirkan darah ke atas dan ke vena profunda akan mengalami gangguan. 8. Terlalu banyak berdiri. Adakah hubungannya dengan umur wanita tsbt? Aging itself can contribute to varicose veins because veins become less elastic. veins widen when blood flow increases but may not return to their original size when blood flow decreases.B. dan mengalami dilatasi yang kemudian terus membesar sampai katup vena satu sama lain tidak dapat saling betemu. As a result. begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya. Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagaimana mestinya. Sumber : guyton 7. They may become permanently widened. Katup yang rusak membuat darah berkumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi. Memakai sepatu hak terlalu tinggi. The backward flow of blood can widen the veins even more. Kegagalan pada satu katup vena akan memicu terjadinya kegagalan pada katup-katup lainnya. . padahal katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Rusaknya katup pembuluh vena.

terutama jika memasukkan larutan asam atau hipertonik  Penyebab Tromboflebitis superfisial pada ekstremitas bawah: biasanya oleh varises vena atau trauma Patofisiologi. poplitea dextra sinistra v. saphena v. femoralis 9. hepatica inferior v. iliaca communis mediana communis v. Berusia 30 tahun lebih dan pada saat persalinan berada pada posisi stir up untuk waktu yang lama f. Sylvia A. portae v. DD TROMBOPHLEBITIS Etiologi  penyebab Tromboflebitis superfisial pada ekstremitas atas: infus intravena. testicularis/ v. iliaca v. Mempunyai varises pada vena c. renalis posterior anterior v.Perluasan infeksi endometrium b. vol 1 a. phrenica Vv. Obesitas d. ovarica v. tibialis v. (Adele Pillitteri. iliaca externa v. supraren V. sacralis v.Price. iliaca interna v. tibialis v. Pernah mengalami tramboflebitis e. atrium dextra VCI v. profunda femoris v. Memiliki insidens tinggi untuk mengalami tromboflebitis dalam keluarga. 2007) Klasifikasi . Jantung. saphena parva magna v.

Biasanya terjadi sekitar hari ke-14 atau ke-15 pasca partum. vena illiaka eksterna dan vena illiaca komunis. b. Pada palpasi teraba denyut yang baik . mengalami inflamasi dan akan menyebabkan perisalpingo-ooforitis dan peridiapendisitis. Sering terjadi sekitar hari ke-10 pasca partum. Penderita umumnya mengeluh nyeri didaerah vena yang dirasakan nyeri tekan.. Perluasan infeksi dari vena uterna ialah ke vena iliaka komunis. misalnya vena vemarolis. proses biasanya unilateral. vena uterina dan vena hipograstika. Nyeri pada saat menggerakan lengan saat gerakan otot tertentu. Kelainan ini umumnya disertai pembentukan abses ditempat radang dan menyebar secara hematogen. Vena yang paling sering terkena ialah vena overika dekstra karena infeksi pada tempat implantasi plasenta terletak dibagian atas uterus. 2002) o Tromboplebitis superfisialis = merupakan thrombosis akut dengan peradangan akut yang tidak mengakibatkan emboli. Sedangkan kulit disekitarnya kemerahan dan panas. biasanya terjadinya di satu sisi tubuh saja. Ditandai dengan oedem dan nyeri hebat. menjadi merah dan tidak dapat digerakkan atau sukar dibengokkan. Tungkai membangkak sampai kedaerah inguinal. (Abdul Bari SAifudin. yaitu vena ovarika. o Tromboplebitis vena dalam akut = biasanya merupakan flebitis vena daerah panggul yaitu vena femoralis. vena poplitea dan vena safena. Perluasan infeksi dari vena ovarika dekstra. Kadang ditemukan oedem dan pembengkakan local. a. Pelvio tamboflebitis Pelvio tromboflebitis mengenai vena-vena dinding uterus dan ligamentum latum. o Tromboplebitis Septik = biasanya ditemukan pada infeksi vena akibat pungsi seperti pada penyalahgunaan obat. dkk. Tomboflebitis femoralis Tromboflebitis femoralis mengenai vena-vena pada tungkai. Timbul gejala sepsis seperti febris atau menggigil serta tidak ada emboli.

memempengaruhi aliran darah dan stabilitas fibrin. dapat diindikasikan ligasi atau pemotongan vena superfisial yang terserang pada persambungan safenofemoral Patofisiologi. Antikoagulan Oral: Warfarin  efektif menCegah thrombosis vena pada pasien pasca operasi pada semua tingkat resiko. Kelainan dinding vena . karena tidak adanya emboli dalam aliran darah perifer Thrombosis superficialis. untuk mengurangi statis dan membantu alir balik vena : i. Ed. thrombosis akut. Patofisiologi 1.Price. Analgetik 4. stoking khusus atau pembalut elastik ii. menganggu koagulasi darah. Istirahat 2. jangn terlalu lama duduk atau berdiri b. untuk mengurangi rasa tidak nyaman berikan kompres hangat atau obat anti radang ex: aspirin (Patofisiologi. Penanganan a. Kompres hangat pada keadaan acute 3. Kaki diletakkan tinggi dan lengan diberi mitella Medikamentosa : Sejumlah antitrombosis tersedia saat ini. ambulasi atau latihan ekstremitas bawah iii. vol 1 Non medikamentosa : 1.6)  Meninggikan aktremitas yang terserang dan mengompresnya dengan air hangat  Obat anti radang (seperti. Sylvia. flebitis migrans (berulang). pada perifer. Sylvia A. aspirin) dapat mengurangirasa tidak nyaman dan meningkatkan kerja antitrombosis  Kaus kaki penekan dapat mengurangi statis dan meningkatkan aliran balik vena dari ekstremitas bawah  Bila ada perluasan ke pembuluh darah vena profunda utama. Obat ini dapat mencegah pembentukan thrombus. meninggikan ekstremitas secara periodik iv.

sel darah keluar kemudian masuk kedalam jaringan. V. dua factor utama yaitu kelainan dinding pembuluh vena dan melambatnya aliran darah merupakan sebab terjadinya Tromboplebitis. Ulkus varikosum Etiologi Bila terjadi bendungan di daerah proksimal/terjadi kerusakan katup vena bawah terutama v. Dalam hal ini.yang semula terlihat sebagai bintik- bintik merah lambat laun menjadi hitam. timbul edema yang dimulai disekitar pergelangan kaki.sehingga kulit terasa kaku/mengeras. Deep Vein Trombhosis Acute Pada vena yang normal dapat terjadi thrombosis karena sebab eksogen.superfisial melebar dan memanjang berkelok-kelok seperti cacing (varises)bilamana telah berlangsung lama. Klasifikasi . Hal ini akan mengakibatkan jaringan pada suatu tempat mengalami gangguan suplai makanan karena iskemi. Tekanan kapiler vena juga akan meningkat.profunda. Setelah terjadinya thrombosis dalam aliran darah vena membuat. Ex: trauma.Menipisnya dinding vena mempercepat proses radang.biasanya hal ini disertai pula oleh dermatitis. Varises akut 5.sehingga timbul perdarahan.2.lambat Laun menjadi nekrosis.maka tekanan meningkat. kelainan dining pembuluh darah atau gangguan pembekuan darah. Gangguan pembekuan darah 4. ataupun keganasan pada salah satu segmen dinding vena. Namun dalam hal tromboplebitis thrombosis terjadi karena perlambatan aliran darah . pasca operasi.karena ini.jaringan yang semula sembab akan diganti oleh jaringan fibrotik. Melambatnya aliran darah Trias Virchow 3.

tungkai. GEJALA KLINIS : Eksema : Tungkai bawah membengkak. Varises yang terjadi di usia muda. dikelilingi oleh daerah yang padat kenyal. Daerah di atas ulkus terdapat varises lebar sebesar pensil berkelok-kelok. terasa agak panas dan kemeng.k. Maksudnya untuk membantu kerja otot tungkai bawah memompa darah ke jantung  Bila terdapat pus dan penyebabnya kuman positif. .5% atau 0. Kalau penyebabnya kuman negatif-Gram dan ulkus masih kotor dikompres dengan larutan perak nitrat 0. pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat. Varises Etiologi 1. berwarna gelap o. 2. tak mudah berdarah dan ditutup oleh sekret agak keruh dan kadang-kadang krusta. kemungkinan besar disebabkan faktor keturunan. agak keras dengan ditandai kemerahan lokal. tepi meninggi. akibatnya aliran darah dari kaki.25%  Sebelum dilakukan tandur kulit jaringan granulasi harus sehat yakni bersih tidak cekunng tidak terjadi hipergranulasi dan berwarna merah cerah(merah daging) Sumber : buku ilmu penyakit kulit dan kelamin edisi kelima Patofisiologi PATOFISIOLOGI Pelebaran vena saphena magna yang cemisura katupnya lemah sejak masa kongenital dan dipengaruhi oleh tekanan hidrostatik. non pitting oedem. tegang dan nyeri. Ulcus varricosum : Suatu ulkus berbentuk agak membulat. Kehamilan Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil yang kaki semakin terbebani. Disamping itu pada varises yang terletak di proksimal dari ulkus diberi bebat elastis. sianetik dan gatal.Gram dikompres dengan larutan permanganas kalikus 1/5000. tanpa menggaung. Faktor keturunan Varises biasanya terjadi saat dewasa akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan. pucat kemerahan. Thrombophlebitis : Vena menebal. Dasar ulkus terdiri dari jaringan granulasi. hiperpigmentasi. Penanganan  Pada ulkus varikosum jika penderita berbaring tungkai ditinggikan (diganjal) sehingga letaknya lebih tinggi dari pada jantung maksudnya untuk mengurangi hambatan aliran vena. tidak nyeri tekan.

diikuti otot yang mudah pegal.  Perubahan pada pembuluh vena luar. panas dan sakit di seputar kaki maupun tungkai. usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis (diam). 7.  Perubahan warna kulit (pigmentasi) di seputar mata kaki. Kurang gerak Gaya hidup perkotaan yang kurang gerak. 4. Dilatasi dapat disertai gangguan katub vena karena daun katub tidak mampu menutup dan menahan aliran refluks. akibat tidak lancarnya aliran darah. Memakai sepatu hak tinggi Hak sepatu yang terlalu tinggi membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah. 3. Kadang diikuti dengan luka di sekitar mata kaki yang sulit sembuh. misalnya di betis bagian belakang tampak urat kebiru-biruan dan berkelok-kelok.  Mudah kram. Varieses primer sering terjadi pada vena2 permukaan karena kurangnya dukungan dari luar atau kurangnya resistensi jaringan subkutan . kaku. Terlalu banyak berdiri Berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal. kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang memicu terjadinya varises.  Muncul pelebaran pembuluh darah rambut yang mirip jaring laba-laba (spider navy). Merokok Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan. Bila profesi Anda mengharuskan banyak berdiri. Klasifikasi ♥ varises primer : kelemahan struktural dr dinding pembuluh darah yang diturunkan.  Kaki bengkak (edema) karena adanya pembendungan darah. tapi tetap bergerak. menjadi tidak maksimal. akibat tidak lancarnya aliran darah. agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung. Gejala terjadinya varises:  Mula-mula kaki dan tungkai terasa berat. Menderita kolesterol tinggi dan kencing manis Kedua jenis penyakit ini berhubungan erat dengan masalah peredaran darah. Biasanya rasa sakit dirasakan menjelang malam. Keadaan ini merupakan gejala varises kronis. Misalnya dengan berjalan di tempat. 6. meski kaki dalam kondisi santai. 5. sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.

Sumber : ILMU BEDAH VASKULER Penanganan Tatalaksana Untuk mengatasi edema akibat varises. Pada varises primer terjadi perubahan struktur dinding vena yang menyebabkan kelemahannya. menyebabkan dilatasi vena-vena permukaan. Sylvia. Dapat pula kaki tempat tidur disangga balok setinggi 15-20 cm (sedikit lebih tinggi dibanding letak jantung). Progresivitas kegagalan vena bermula dari bawah kemudian berlanjut ke atas. Progresivitas kegagalan vena bermula dari atas/lipat paha kemudian berlanjut ke bawah/kaki. Pd keadaan ini vena permukaan berfungsi sebagai pembuluh kolateral untuk sistem vena dalam. memirau darah dari daerah yang mati (Patofisiologi. Kelainan tersebut berupa sindrom pasca flebitis (kegagalan vena menahun). penghubung atau kolateral. Apabila sedang menjalankan aktivitas. ♥ Varises sekunder : desebabkan oleh gangguan patologi sistem vena dalam yg timbul kongenital atau didapat. memakai kaos kaki penyangga varises atau pembalut elastis. Misalnya. Darah vena akan dialirkan ke vena permukaan dari vena dalam. Artinya varises sekunder diawali oleh kegagalan vena penghubung akibat kelainan-kelainan tersebut di atas. Jika katup vena penghubung ( penyambung) tidak berfungsi dgn baik. Ed. Bila tidur kaki diusahakan agar terangkat melebihi permukaan jantung selama 30 menit dilakukan 3-4 kali sehari untuk memperbaiki mikrosirkulasi dan menghilangkan edema. kerusakan katup vena pada sistem vena dalam akan mengganggu aliran darah menuju jantung. maka peningkatan tekanan sirkuit vena dalam akan menyebabkan aliran balik darah ke dalam vena penghubung.6) Varises primer merupakan jenis terbanyak (85%) . Penyebabnya tidak diketahui dengan pasti hanya diduga karena kelemahan dinding vena sehingga terjadi pelebaran. Kegagalan katup disebabkan oleh pelebaran yang terjadi. resultan statis dan penimbunan darah menyebabkan hipertensi vena dalam. maka tungkai dinaikkan (elevasi) sewaktu tidur atau duduk. . Varises primer lebih sering ditemukan pada perempuan dan sebagian besar pasien memiliki keluarga yang mengidap varises. Varises sekunder disebabkan oleh peninggian tekanan vena tepi oleh karena suatu kelainan tertentu. fistula arteri vena. hal ini merupkan predisposisi untuk timbulnya varises sekunder pada vena permukaan. sumbatan vena dalam karena tumor atau trauma serta anomali vena dalam/ vena penghubung.

Hipotesis lain. Teori pertama mengatakan bahwa terjadi peningkatan tekanan hidrostatik pada vena sehingga terjadi kebocoran fibrinogen ke dalam dermis. Ada teori lain yang mengatakan bahwa inflamasi pada dermatitis stasis terjadi akibat adanya hubungan antara arteri-vena. Patofisiologi Etiopatogenesis Mekanisme terjadinya penyakit dermatitis stasis belum sepenuhnya dipahami. . menyebabkan terjadinya hipoksia dan kekurangan bahan makanan di kulit yang mengalami gangguan. Dengan demikian jika terjadi kerusakan jaringan maka integritas dan proses penyembuhan sulit untuk terjadi. yaitu hipotesis perangkap faktor pertumbuhan (growth factor trap hypothesis) mengemukakan bahwa hipertensi vena/kerusakan kapiler akan menyebabkan keluarnya molekul makro seperti fibrinogen dan α2- makroglobulin ke dalam dermis sehingga akan membentuk semacam ‘perangkap’ terhadap growth factor dan substansi stimulator lain atau homeostatik. Tetapi terdapat data yang kurang mendukung hipotesis tersebut. Akhirnya terjadi kematian sel.Eksudat yang ada dapat dikompres dan setelah kering diberi krim kortikosteroid potensi rendah sampai sedang. Apabila terdapat infeksi sekunder maka dapat ditangani dengan pemberian antibiotika sistemik. antara lain (1) Derajat endapan fibrin tidak berhubungan dengan luasnya insufisiensi vena dan tekanan oksigen transkutan dan (2) selubung fibrin yang terbentuk tidak kontinu dan tidak teratur sehingga sulit berperan sebagai suatu sawar mekanik terutama untuk molekul kecil seperti oksigen dan nutrien. Terdapat beberapa teori (hipotesis) yang menerangkan proses terjadinya penyakit ini. Fibrinogen ini akan berpolimerasi membentuk selubung fibrinogen perikapiler dan interstisial sehingga menghalangi difusi oksigen dan nutrisi menuju kulit.

Pencegahan . DIAGNOSIS Diagnosis ditegakkan berdasarkan gambaran klinis yang ditemukan. Pada pemeriksaan histologis akan ditemukan adanya tanda-tanda inflamasi. trombosis atau gangguan katup. . Agregasi eritrosit akan menimbulkan hipoksia. sedangkan sumbatan leukosit membentuk sawar fisis dan memicu pelepasan mediator-mediator tertentu (seperti enzim proteolitik. Jangan terlalu lama berdiri . Pakaian . sitokin. berbaringlah dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari jantung selama 20 menit. dermatitis numularis. radikal bebas dan faktor kemotaktik) yang dapat mengubah permeabilitas kapiler. Jangan berdiri terlalu lama. Akibatnya molekul besar seperti fibrinogen keluar menuju jaringan perikapiler. usahakan tidur dengan posisi seperti ini sepanjang malam. Olahraga . Selain itu dapat juga dilakukan pemeriksaan radiologi/Doppler untuk melihat adanya perubahan (dilatasi) vena yang dalam. agregasi hemosiderin di dermis atau penebalan arteriol/venula. dan penyakit Schamberg. untuk melancarkan peredaran darah ke jantung. . Seusai beraktivitas setiap hari.Selain itu. terdapat hipotesis lain yaitu karena terperangkapnya sel darah putih (white cell trapping hypothesis). Menghindari kaki di silangkan . Bagi yang sudah menderita varises. Pola makan .[2] Diagnosis banding antara lain dermatitis kontak (dapat terjadi bersamaan dengan dermatitis stasis). Hal tersebut terjadi sebagai akibat hipertensi vena dan perbedaan tekanan antara arteri dan vena sehingga kecepatan aliran kapiler berkurang. terjadi agregasi eritrosit dan sumbatan leukosit. Lakukanlah yoga setiap hari. .

aktivitas fisik e.id Diagnosis  Anamnesis . jahe dan cabai merah.nyeri atau tidak  Pemeriksaan fisik -penderita disuruh berdiri . joging. Olahraga rutin untuk melatih otot kaki: jalan santai. . . . vit E. magnesium. jalan cepat.untuk menentukan kompentensi katup-katup dengan cara tes perban dan tes perthes Anamnesis a. halohalo. . Perbanyak konsumsi sayuran dan buah berserat tinggi dan makanan yang dapat merangsang sirkulasi darah. .co. Tes brodie-trendelenburg . di daerah rawan varises dengan arah menuju jantung. Kehamilan. Nyeri c. karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena. Lakukan dengan lembut dan gunakan minyak esensial yang sudah dilarutkan. Perubahan warna kulit tungkai Pemeriksaan fisik a. gorengan. asam folat. bawang bombay. Kurangi konsumsi gula. kalsium dan zinc. Jangan memijat daerah yang bervarises. bawang putih. daging merah. Bengkak yang bertambah sore hari dan menghilang bila tungkai ditinggikan/pagi hari hilang d. bersepeda.keluarga. seperti bawang merah. garam. vit C. berenang (minimal 30 menit per hari). Juga makanan yang kaya dengan vitamin B kompleks. Sering-sering duduk berselonjor kaki. vit B6.melakukan tes brodie trendelenburg . tungkai dan panggul. dan protein hewani. Lakukan pijatan secara ringan namun teratur. Mudah capek b.

penderita tiduran. katup inkompeten:pengisian 15-20 .minta penderita berdiri dan lihat pengisian vena .katup sapheno femoral inkompetenpengisian sangat cepat(beberapa detik) b.katup sapheno poplitea inkompetenpengisian sangat cepat (beberapa detik) Pemeriksaan penunjang Doppler ultrasound Duplex ultrsound imaging Venografi/flebografi Penatalaksanaan . minta penderita berdiri dan lihat pengisian vena .pada katup kompeten(baik):tidak terejadi pengisian . Farmakologi  Flebotomi ambulatorik  Pembedahan  Suntikan kenakort dan obat sklerosan  Obat varises injeksi polidocanol .pasang torniket pada poplitea . .tungkai dinaikan 90 derajat untuk mengosongkan vena .katup inkompeten:pengisian 15-20 -torniket dilepas. torniket dilepas.tungkai dinaikan 90 derajat untuk mengosongkan vena . Tes pertehes .penderita tiduran. pasang torniket pada pangkal paha . pada katup kompeten(baik):tidak terejadi pengisian .

kompresi dengan stoking anti varises Operatif i.. venous stripping iv. ligasi vena iii. obat-obatan ????? v. jangan lama dan banyak berdiri iv. Non farmakologi  Mengurangi BB  Non operatif i. meninggikan tungkai waktu malam/istirahat iii. injeksi denagn sklerosan (misalnya aethoxy-skelol 3%) ii. mengurangi berat badan ii. thrombektomi (klo da thrombus)dan rekotruksi vena v. VNUS dan TRIVEX .

Obat varises untuk topikel dalam bentuk cream atau gel biasanya mengandung heparin atau campuran Buphenin dan bahan alami lainnya bisa digunakan sebagai anti memar. atau menghindari tromboflebitis superfisialis rekuren dilakukan ligasi tinggi dan pemotongan vena safena magna dan parva d) flebotomi ambulatorik mengangkat varises kecil melalui serangkaian jahitan kecil pada kulit dengan anestesi lokal. Obat varises oral/diminum dalam bentuk kapsul/tablet biasanya mengandung bahan-bahan alami salah satunya daun pegagan (Centella asiatica). Obat varises injeksi biasanya mengandung Polidocanol. menghilangkan rasa tidak nyaman. a)memakai kaus kaki penahan yg elastis b) suntikan obat skleroterapi untuk varises kecil yang asimtomatiksedikit berperan bila pasien tidak mau dioperasi c)pembedahanmemperbaiki penampilan ekstremitas bawah. vol 1 1. juga dapat untuk wasir. TROMBOSIS SEBAB : a. Penekanan dari luar oleh tumor : sebabkan obstruksi vena kava atau dimana saja suatu neoplasma tumbuh. 2.Price. 3. . Sylvia A. Patofisiologi.

perawatan bedah : ligasi vena. semua penyakit infeksi. trombektomi.tanda khas dari ekstremitas dengan kegagalan vena menahun adalah edema. tuberkulosis . obat obatan anti platelet. Penatalaksanaan : 1 .patah tulang. nyeri.bila ekstremitas ditinggikan edema akan berkurang. fibrinolisis. . Insufisiensi vena menahun : Kerusakan menahun pada endotel dan tampak leukosit mengelilingi kapiler kulit yang rusak. Trombosis vena perifer Trombosis vena dalam : trombosis pasca operasi pada panggul. dan trombolitik 2 . aspirin. b. seperti tumor ganasm ensefalitis. semua penyakit hematologik seperti leukemia dan polisitemia serta fibrilasi atrium dan infark jantung. Penekanan dari luar bukan oleh tumor : terjadi pada uterus yang hamil fibrosis akibat peradangan oleh trauma.aneurisma dan sindrom kompresi belitan bahu. .