You are on page 1of 3

ISOLASI PASIEN

No. Dokumen No. Revisi Halaman

RUMKIT TK.IV 03.07.04 GUNTUR 1/3
Jl. Bratayudha No. 101 Garut
Telp. (0262) 232325
Faks. (0262) 235751

Tanggal terbit Ditetapkan,
Kepala Rumah Sakit TK.IV 03.07.04 Guntur

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL (SPO)

dr. Dedi Herlambang Sp.An.M.Kes
Mayor Ckm NRP 11990006370871

Isolasi adalah segala usaha pencegahan penularan / penyebaran kuman
PENGERTIAN patogen dari sumber infeksi (petugas, pasien, karier, pengunjung) ke
orang lain

1. Mencegah agar kasus nosokomial tidak menyebar.
2. Mengamankan dan melindungi karyawan rumah sakit dan masyarakat
TUJUAN
dari bahaya nosokomial.
3. Menjamin mutu pelayanan rumah sakit.

1. Setiap pasien yang terindikasi isolasi harus masuk ruang isolasi.
KEBIJAKAN
2. Bagi petugas yang merawat pasien penyakit menular atau bertugas
diruang isolasi sebaiknya kebal atau sudah mendapatkan vaksinasi
beberapa penyakit menular tertentu, misalnya Hepatitis, Flu burung,
dan penyakit menular infeksi lainnya

A. Pengunjung
Setiap pengunjung harus melapor kepada perawat jaga untuk
PROSEDUR mendapatkan penjelasan mengenai isolasi yang berlaku untuk pasien.
B. Perawat Ruangan dan Pengunjung.
1. Cuci tangan harus dikerjakan sebelum dan sesudah masuk ruang
isolasi, menyentuh bagian tubuh pasien yang menular atau

Kes Mayor Ckm NRP 11990006370871 menyentuh pakaian / alat yang ada diruang isolasi. 4. EU FFP 2 atau sejenis yang tersertifikasi U.07. Revisi Halaman RUMKIT TK. 2. dan saat manangani bahan . Masker di gunakan ketika kontak dengan pasien pada kondisi PROSEDUR (penyakit menular lewat udara. jika memungkinkan menggunakan masker N 95 perlu menggunakan Powered Air Purifying Respirator ( PAPR) 7. Dedi Herlambang Sp.04 GUNTUR 2/3 Jl. (0262) 235751 Tanggal terbit Ditetapkan. 3.IV 03. S NIOSH 6. luka terinfeksi misalnya : MRSA) 5. Gaun / apron hanya dipakai bagi mereka yang kontak langsung dengan pasien atau bahan menular 8. (0262) 232325 Faks.IV 03. Petugas kesehatan harus melepas gaun tersebut sebelum meninggalkan ruangan / lingkungan pasien dan sebelum cuci tangan 9. Bratayudha No. Kepala Rumah Sakit TK.07. Cuci tangan harus menggunakan antiseptik dengan air bersih yang mengalir.04 Guntur STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO) dr.M.bahan bekas pakai yang telah terkontaminasi atau menyentuh permukaan yang tercemar. Sarung tangan harus digunakan ketika : kontak langsung dengan pasien atau bahan yang menular (bahan pemeriksaan laboratorium. Untuk pasien dengan penyakit menular melalui udara gunakan masker khusus seperti : N 95. Dokumen No. jika secara kasat mata tangan kita kotor apabila tangan tampak bersih cukup menggunakan handrubs. ISOLASI PASIEN No. melakukan prosedur medis yang bersifat invasif. pakaian atau sprei bekas pakai). 101 Garut Telp. Gunakan pelindung mata ( googles) apabila ada resiko terkena percikan darah atau cairan tubuh pasien .An.

04 GUNTUR 3/3 Jl.Kes Mayor Ckm NRP 11990006370871 10. Kuning untuk isolasi pasien hepatitis virus 2. Putih untuk isolasi proteksi yaitu : pasien dengan daya tahan tubuh sangat menurun ( agranulositosis) c. Kepala Rumah Sakit TK. Buku Panduan Flu Burung . atau terkena darah dan cairan tubuh pasien C.An.07.IV 03. Jika diperlukan gunakan pelindung kaki untuk melindungi kaki dari cidera akibat benda tajam atau benda berat yang mungkin jatuh tidak disengaja diatas kaki. kolorisasi MRSA ) b. Dedi Herlambang Sp. Instalasi Rawat Inap UNIT TERKAIT 2. Dokumen No. (0262) 235751 Tanggal terbit Ditetapkan. Instalasi Patologi Klinik / Mikroniologi 3. Merah untuk isolasi ketat yaitu : pasien dengan penyakit sangat menular (difteri. Tim PPIRS 1. 101 Garut Telp.04 Guntur STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO) dr. disertai tulisan " AWAS BAHAN MENULAR" 1.07. (0262) 232325 Faks. Bratayudha No. Revisi Halaman RUMKIT TK.M. Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit LAMPIRAN 2. ISOLASI PASIEN No. Selain itu. Petugas Ruangan 1. variola. Untuk mempermudah pengunjung / petugas ruangan. ada label biru yang dipasang ditempat penampungan bahan pemeriksaan pasien menular.IV 03. seperti : a. maka didepan pintu ruangan isolasi diberi lebel warna sesuai derajat PROSEDUR penularan penyakit.