You are on page 1of 13

INDOFOOD SUKSES MAKMUR tbk

Posted on Oktober 24, 2012 by bisnisleadership
Standar

1.1 Profil Singkat Perusahaan

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. merupakan salah satu perusahaan mie instant dan
makanan olahan terkemuka di Indonesia yang menjadi salah satu cabang perusahaan yang
dimiliki oleh Salim Group.

1.1.1. Visi dan Misi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Visi dan misi yang ditunjukan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. adalah realistik,
spesifik, dan meyakinkan yang merupakan penggambaran citra, nilai, arah dan tujuan untuk
masa depan perusahaan.

Visi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. adalah “Menjadi perusahaan yang dapat memenuhi
kebutuhan pangan dengan produk bermutu, berkualitas, aman untuk dikonsumsi dan menjadi
pemimpin di industri makanan”.

Misi yang ingin dicapai oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. adalah “Menjadi
perusahaan transnasional yang dapat membawa nama Indonesia di bidang industri makanan”.

2.1.1.1 Aspek Kepemilikan
1. Manajer Umum (General Manager)

Manejer utama mempunyai wewenang tertinggi perusahaan yang bertanggung jawab atas
berlangsungnya segala kegiatan perusahaan meliputi memimpin mengatur, membimbing dan
mengarahkan organisasi perusahaan, dimana kegiatan tersebut untuk mencapai prestasi yang
tinggi dalam menghasilkan produk-produk berkualitas dengan jaminan sistem mutu yang selalu
terjaga dan dilaksanakan secara konsisten.
2. Manajer Pabrik (Factory Manager)

Manajer pabrik bertugas dan bertanggung jawab dalam mengatur dan mengawasi kegiatan yang
berhubungan dengan produksi dan mengambil tindakan untuk kelancaran jalannya proses
produksi. Selain itu manajer pabrik memiliki tugas dan tanggung jawab:
(1) Merencanakan, mengkoordinasi, mengarahkan dan mengendalikan kegiatan manufacturing
yang meliputi PPIC, produksi, teknik purchasing dan gudang untuk memperlancar proses
pencapaian sasaran perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang.
(2) meningkatkan usaha dalam bidang peningkatan mutu produk, produktifitas kerja dan
pengendalian biaya operasional secara
kontinu.
(3) Mengatur dan mengendalikan proses manufacturing sesuai dengan standar yang ditentukan.

produk jadi. Manajer Teknik (Manager Technical) Manajer teknik bertugas merencanakan. bahan tambahan. kebutuhan kerja tenaga kerja. agar tercapai pemanfaatan fasilitas dan optimalisasi tenaga kerja. dan bahan pengemas. Membuat perencanaan kerja yang diselaraskan dengan tujuan manajemen khususnya dalam kegiatan yang menyangkut teknik. diantaranya: keamanan. dengan melaksanakan sistem dan prosedur yang telah ditetapkan manajemen. Manajer Gudang (Warehouse Manager) Manajer gudang bertugas merencanakan dan mengendalikan kegiatan pergudangan sehingga tercapai tujuan utamanya. Menjaga kelancaran dan pelaksanaan semua kegiatan arus transaksi barang melalui penentuan tata letak gudang serta penunjang tenaga pelaksana. mengkoordinasi dan mengendalikan kegiatan teknik sehingga dapat menjamin kelancaran operasional mesin produksi dan sarana penunjang. Menyediakan kebutuhan sarana dan fasilitas kerja sesuai dengan persyaratan. Selain itu BPDQC bertugas dan bertanggung jawab: (1) Mengendalikan semua kegiatan departemen PDQC dalam aspek proses pengendalian mutu untuk menjamin kelangsungan aktifitas perusahaan. (3) Mengendalikan semua kegiatan pengendalian mutu pada proses awal pengawasan mutu dan hasil pengawasan serta pengembangan produk. Supervisor PPIC Supervisor ini bertugas merencanakan jadwal produksi dan mengendalikan pengadaan bahan baku (Raw Material)/RM dan barang jadi (Finish Good)/FG. keakurasian jumlah dan kebutuhan barang yang dikelola. Manajer Pengembangan dan Pengawasan Mutu Produk (Branch Process Development and Quality Control Manager) Manajer PDQC bertugas dan bertanggung jawab dalam memeriksa bahan baku. (5) Menilai/mengevaluasi kerja staff departemen PDQC. bertanggung jawab atas kelengkapan laboratorium untuk analisa dan pengembangan produk. Membuat jadwal produksi berdasarkan Confirmed Weekly Order (CWO) yang diterima. d. Supervisor Pengawasan Mutu Proses (Quality Control Process Supervisor) . (4) Mengatur dan merencanakan kerja. Menjaga pelakanaan perawatan dan perbaikan mesin. termasuk syarat-syarat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk menjaga dan memelihara semua aset perusahaan berupa aset tetap atau aset tidak tetap. 3.a. prosedur dan sistem kerja guna pencapaian kondisi kerja yang mantap. a. sehat dan aman dalam semua aspek. Memantau tingkat persediaan dari gudang RM maupun FG sehingga standard an persediaan penyangga tetap terjaga. (2) Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan GLP dan Kalibrasi di laboratorium serta GNP dan HACCP diproses produksi. Mengawasi analisa kualitas produksi. Supervisor Produksi (Production Supervisor) Supervisor produksi bertugas menyempurnakan organisasi. b. c. Menerapkan prosedur kerja. alat bantu dan fasilitas kerja selama masih dalam batas-batas standar baku yang diselaraskan dengan rencana manajemen. Merencanakan kedatangan RM untuk menunjang kelancaran proses produksi sesuai jadwal yang telah dibuat.

Menetapkan pelaksanaan sistem dan prosedur yang berkaitan dengan keuangan. Melakukan perbaikan mutu dan cost reduction serta penangan terhadap complaint produk. Mewakili BPDQC jika tidak ada. b. Menjaga kelancaran tugas penerimaan RM/FG dan OQC RM/FG. administrasi kepegawaian. dan pelayanan umum untuk mendukung proses pencapain tujuan . Supervisor Pengontrol Pembiayaan (Cost Control Supervisor) Supervisor pengontrol pembiayaan bertugas memonitor project cost. Verifikasi setiap pengeluaran biaya ataupun pembelian aset dan penggunaan dana lainnya sesuai dengan batasan yang ditetapkan oleh perusaaan. Menyediakan bahan kimia dan cost peralatan untuk kebutuhan analisis. Mengawasi pelaksaan GMP HACCP dan SOP pada pergudangan. Melakukan koordinasi tugas IQ RM & FG. Budget sudah disiapkan oleh perusahaan. Melakukan pengawasan secara langsung terhadap proses Incoming Quality Control (IQC). 5. Memantau pekerjaan QC Process Section Spv & bagian administrasi. Supervisor Keuangan (Finance Supervisor) Supervisor keuangan bertugas membantu FAM dalam menjalankan fungsi treasury & Controllership. Outgoing Quality Control (OQC) yang meliputi koordinasi tugas QC Field RM & FG serta pelaksanaan penerbitan hasil analisa IQC dan OQC sehingga aktivitas kerja bisa berjalan lancar. mengevaluasi standar mutu yang telah ditetapkan. OQC RM & FG serta mengembangkan proses. Manajer Keuangan (Finance and Accounting Manager) Manajer keuangan bertugas dan bertanggung jawab merencanakan. sesuai standar mutu yang ditetapkan. Memantau. Memantau & mengendalikan kualitas proses produksi dan produk jadi. Mengkoordinir setiap kegiatan pencatatan transaksi paerusahaan secara up to date. a.Supervisor pengawasan mutu proses bertugas membantu BPDQC dalam hal sistem pengendalian mutu proses produksi. Biasanya cost control tidak menyusun budget karena budget sudah ditentukan di awal sebelum project dimulai. Manajer Peronalia (Branch Personnel Manager) Manajer personalia memiliki fungsi merencanakan. Supervisor Akunting (Accounting Supervisor) Supervisor akunting bertugas melaksanakan tugas verifikasi dan kontrol untuk setiap pengeluaran. c. mengkordinir. Memonitor kegiatan operasional dalam hal aspek financial supaya sejalan dengan AOP. Melaksanakan pembayaran pajak dan laporan pajak sesuai ketentuan pemerintah. 4. kehumasan. menyiapkan budget dan planning (AOP) untuk menetukan tujuan yang harus dicapai. keamanan. transfer bank) sesuai dengan batasan yang ditetapkan perusahaan. mengarahkan dan mengendalikan kegiatan kepersonaliaan yang meliputi hubungan industrial. Supervisor Pengawasan Mutu Bahan Baku/Produk Jadi (Quality Control Raw Material/ Finished Gd Supervisor) Supervisor pengawasan mutu bahan baku/produk jadi bertugas membantu BPDQC dalam dalam hal pengendalian mutu RM & FG serta pengembangan proses produksi. Menandatangai bank instrument (Cheque. b. dan tugas cost controler adalah memonitor penggunaannya.

Hubungan baik dengan public ini ditujukan dalam rangka menanamkan pengertian. mengetahui data mengenai jumlah populasi penduduk. mengkoordinasi dan melaksanakan kegiatan pengamanan. e. Supervisor Keamanan (Security Supervisor) Supervisor ini bertugas membantu atasan dalam perencanaan. mengkoordinir dan melaksanakan kegiatan hubungan industrial untuk mencapai tingkat ketenangan industrial yang optimal. pelayanan khusus dan perijinan perusahaan sesuai ketentuan. c. d. Supervisor Administrasi dan Gaji (Administration and Wages Supervisor) Supervisor ini bertugas membantu atasan dalam perencanaan. serta mengelola sales person yang mencakup area . Manajer Pemasaran (Area Sales and Promotion Manager) Manajer pemasaran memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mengkoordinir distribusi produk ke daerah pemasaran. pendapatan perkapita seperti berapa kecamatan di area tersebut. Supervisor Hubungan Publik (Pubic Relations Supervisor) Supervisor ini bertugas dalam menumbuhkan dan mengembangkan hubungan baik antara perusahaan dengan publiknya. menumbuhkan motivasi dan mendorong public untuk berpartisipasi dalam menciptakan iklim pendapat atau opini yang menguntungkan perusahaan. ASPS (Area Sales Promotion Supervisor) ASPS memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: 1) Time Territorial Management (TTM) yaitu ASPS dapat mengelola area yang meliputi tanggung jawabnya sesuai wilayah. Turut serta melaksanakan program HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). a. dan melaksanakan kegiatan administrasi kepegawaian dan pengupahan/jaminan sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku. lingkungan agar mencapai tingkat ketenangan yang optimal. b. Supervisor Jasa dan Layanan Umum (General Affair and Service Supervisor) Supervisor ini bertugas membantu atasan dalam perencanaan.perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu manajer personalia memiliki tugas dan tanggung jawab menciptakan hubungan industrial yang harmonis untuk mencapai ketenangan industrial (ketenangan kerja dan ketenangan usaha) dilingkungan perusahaan. merencanakan dan membuat rancangan promosi. penertiban pabrik. melakukan tugas penjualan dan permintaan produk. pengkoordinasian dan pelaksanaan kegiatan pelayanan umum. Supervisor Hubungan Industri (Industrial Relations Supervisor) Supervisor ini bertugas membantu atasan dalam perencanaan. mengetahui berapa besar pasar yang ada dan menganalisa pasar potensial. a. serta membuat rencana penjualan dan permintaan produk. dll. mengkoordinasi. Membuat analisa pengembangan organisasi secara berkala dan secara aktif ikut mendukung kegiatan-kegiatan pengembangan mutu/Total Quality Management (TQM). Memberikan dukungan dan pelayanan kepada seluruh pihak agar dapat mencapai standar kerja secara optimal. 6. Menyelenggarakan syarat-syarat dan kondisi kerja dalam rangka mewujudkan hak dan kewajiban karyawan dan administrasi kepegawaian secara tepat sebagai syarat untuk meningktkan produktifitas kerja yang optimal. menyiapkan rencana penjualan dan permintaan produk.

termasuk pasar tradisional. Jumlah titik stok (gudang) semakin diperbanyak secara agresif sejak tahun 2005. Di Yogyakarta agen-agen Indofood juga bekerjasama dalam menyediakan Indomie dengan warung-warung seperti Burjo (warung yang menyediakan bubur kacang hijau dan mie instan/mie goreng sebagai menu utama) 4). 4) Goodwill yaitu ASPS harus menjalin hubungan baik dengan distributor. dapat juga dibeli dengan paket 5 bungkus atau paket 1 kardus berisi 30 atau 40 indomie. bubuk perasa dan bawang goreng. yaitu kecap manis. di Indonesia. serta mie jumbo. mie premium. dan Sponsorship (menjadi sponsor dalam acara atau event-event tertentu). papan vinyl. saus sambal. Harga Indomie juga sangat murah dan terjangkau bagi semua kalangan masyarakat. toko-toko dan juga rekan bisnis. dll. PRODUCT Brand name yang digunakan adalah Indomie. 2008). Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail yang banyak. terbukti dengan semakin bertambahnya variasi produk Indomie. PROMOTION Tagline : Indomie Seleraku Iklan : billboard. mengesahkan dokumen pembelian sebelum dokumen dikirim ke pemasok dan memilih serta mengevaluasi pemasok yang telah ditetapkan. ASPS juga melakukan pemeriksaan produk-produk yang ada di toko-toko dan menarik produk yang kadaluarsa. Satu bungkus Indomie standard memiliki massa 85 gram. 3) Promotion. heboh desa). iklan TV. 7. sehingga mampu menyediakan penetrasi yang lebih luas melalui rantai suplai dan penghantaran. PLACES Group Distribusi Indofood memiliki jaringan distribusi terluas diIndonesia. minyak palm. Indomie pun selalu berusaha memenuhi keinginan konsumen yang semakin banyak. 2). Purchasing Office Purchasing memiliki tugas dan wewenang dalam menetapkan dan memelihara prosedur pembelian untuk mengendalikan aktifitas pembelian. 900. perbungkus indomie dihargai hanya sekitar Rp. jualan produk perpaket. ASPEK PEMASARAN STRATEGI MANAJEMEN PADA ELEMEN MARKETING MIX (4P) 1). Indomie memiliki rasa yang sesuai dengan selera orang Indonesia. Consumer Promo (melakukan demo icip-icip. acara tersebut . sehingga setiap gudang dapat melayani masing-masing area geografis dalam waktu yang sesingkat mungkin (www. spanduk. menembus sampai hampir ke setiap sudut kepualuan. 2008).tersebut. PRICE Indomie selain dapat dibeli perbungkus. 2) Merchandising yaitu ASPS bertanggung jawab untuk brand building seperti menganalisa daerah-daerah tertentu apakah harus dipasang atau mengganti billboard. yaitu kegiatan yang meliputi Trade Promo (melakukan promosi ke toko-toko dengan memberikan potongan harga).indofood. mulai dari mie goreng. sponsor acara Event : Indomie menggelar ajang membuat lagu ”jingle” untuk pelajar SMA.com). yang bergambar produk Indofood. mie regional (mie dengan variasi rasa sesuai dengan masakan tradisional daerah-daerah Indonesia). 3). dan terdapat 2 sachet berisi 5 bumbu-bumbuan yang disertakan. Indomie juga tersedia dalam versi jumbo dengan massa 120 gram Anonim. mie soup.- ( Anonim.

Pada tahap ini Indomie tidak boleh lengah. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth. span. menembus ke hampir setiap sudut nusantara. Pre-empting the Future. dalam artian Indomie masih tetap harus mengadakan promosi untuk me-remind customer bahwa Indomie masih exsist. CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Indofood Corporate Social Responsibility (CSR) program andalan dari komitmen untuk membantu anggota masyarakat yang lebih luas dan untuk membuat kontribusi yang optimal kepada masyarakat. Indomie saat ini berada pada posisimature. memberikan penetrasi yang lebih luas dan lebih dalam efisien melalui rantai pasokan dan pengiriman.berjudul Jingle Dare. Indomie mulai “bangkit dari tidur panjangnya”. Pembuatan Shop Sign (Spanduk Nama Burjo dengan tema Indomie untuk setiap Burjo di Yogyakarta) Ditinjau dari aspek product life-cycle. termasuk pasar tradisional. Indomie melihat remaja/pelajar sebagai customer masa depan. menyadari bahwa Mie Sedaap merupakan pesaing yang cukup kuat. indoffood juga mendistribusikan produk-produk ke pihak ketiga. dan speed. sudah stabil. meskipun masih tetap menguasai sebagian besar pasar. Indomie mulai gencar beriklan lagi. Indomie semakin mengukuhkan bahwa dia masih menjadi mie instan nomor satu di Indonesia. Selain itu akan menjalankan program cost efficiency and cost cutting. Tentang strategi menghadapi persaingan. Hal ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan brand awareness remaja/pelajar mengenai produk Indomie. Indomie juga mengadakan acara ”Indomie Jingle Dare” untuk para pelajar SMA yang bertujuan untuk lebih memodernisasi Jingle-nya. memungkinkan masing-masing titik saham untuk melayani wilayah geografis dekat ditetapkan dalam waktu sesingkat mungkin. Indofood akan menerapkan strategi Mastering The Present. maupun non artis seperti remaja/pelajar. scope. Stock poin berlokasi di daerah-daerah dengan kepadatan tinggi gerai ritel. memiliki brand equity yang sangat kuat sehingga dapat bertahan sebagai Top of Mind merek mie instan. memanfaatkan competitive advantage melalui scale. Di samping itu tetap melanjutkan segmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price and higher margin. Selain produk-produk Indofood sendiri. Sejak saat itu. dan selalu berinovasi untuk merejuvenasi produk maupun strategi promosinya. Indomie menggunakan endorser artis terkenal seperti 3 Diva. Selama tahun 2007 Indofood secara keseluruhan program dikembangkan dan dilaksanakan berdasarkan lima pilar dasar jangka panjang kami CSR filosofi: • Membangun Human Capital • Mempertahankan Kohesi Sosial • Memperkuat Nilai Ekonomi • Mendorong Good Governance • Melindungi Lingkungan . Gita Gutawa. DISTRIBUSI Indofood’s Distribusi Group memiliki jaringan distribusi yang paling luas diIndonesia. yang berlangsung pada 24 April 2008. jadi sejak sekarang Indomie mulai memberikan semacam ”edukasi” mengenai Indomie. Indomie sempat direbut pangsa pasarnya oleh Mie Sedaap (muncul tahun 2003) sehingga pangsa pasar Indomie menurun. Jumlah poin saham telah diperluas secara agresif sejak tahun 2005.

Current ratio = aktifa lancar : hutang lancar = 7. b). DATA TAHUN 2006 • ASPEK LIKUIDITAS 1. Melakukan ekspansi ke luar negeri 2. Tidak fokus terhadap satu jenis produk Produk yang Dihasilkan ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA Indofood akan terus berjuang sepanjang tahun untuk lebih lanjut membina hubungan baik di semua tingkat staf dan manajemen untuk saling menguntungkan.ASPEK OPERASIONAL STRATEGI KUNCI 3A Keberhasilan Indomie terus bercokol di urutan teratas Top Brand adalah berkat konsistensi Indomie dalam menjalankan strategi kunci 3A: a). Kecepatan dalam menjangkau konsumen 5. Keahlian dalam cita rasa Indonesia 2. Terlalu banyak Brand yang dikeluarkan 2. tercermin dari harga eceran Indomie yag terjangkau (Price) ANALISIS SWOT KEKUATAN 1. Affordability. Melakukan join dengan perusahaan yang memiliki produk yang sejenis 3. Berbagai program pelatihan akan disajikan dalam setahun.981. Permintaan pasar yang belum terpenuhi PELUANG 1.484-2. Acceptability. Jangkauan distribusi luas 4. Terlalu banyak inovasi rasa yang dibuat oleh Indofood 3.006 = 1.484 : 6. Brand yang sudah terkenal KELEMAHAN 1.006 = 0. yaitu rasa Indomie yang sudah bisa diterima di lidah konsumen (Product).1681 2. Program pelatihan juga akan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam rangka untuk membantu semua divisi dalam mempertahankan pangsa pasar dan keuntungan di pasar yang semakin kompetitif.414. sementara Program Pengembangan Manajerial akan diperluas ke dalam divisi-divisi lain dari perusahaan setelah peluncuran yang sukses di Memasak Minyak & Lemak dan Makanan Bumbu Divisi. produk Indomie mudah diperoleh dimana saja (Place) c). Ketatnya persaingan yang dilakukan pesaing dalam hal iklan maupun inovasi 2. Melakukan diversifikasi terhadap produk lain ANCAMAN 1. Cash ratio = (kas + surat berharga) : hutang lancar .029) : 6. Quick ratio = (aktifa lancar-persediaan) : kewajiban lancar = (7.492.414.492. Avalaibility. Produksi rendah biaya 3.7033 3.

Account receivables turnover = penjualan kredit : piutang = 21.872.086 =2.476) : 5.962.468 : 16.006 = 0.0301 14.593 =1.558 : 1.210 : 5.006 + 4. Inventory turnover = HPP : persediaan = 16.1880 10.558 : 8.364. Operating profit margin = laba operasi : penjualan = 1. OIROI = laba operasi : total asset = 1.109 =2.593 =0.7838 6. Fixed asset turnover = penjualan : aktiva tetap =21.941.210 : 21. Dept to equity ratio = total hutang : total modal =(6.941.2804  ASPEK EFISIENSI 4. Net profit margin = pendapatan bersih : penjualan = 661.981.941.130 = 15.941.761.364.1151  ASPEK PROFITABILITAS 12.941.390.414.041.801 : 6.0894 13. Total asset turnover = penjualan : total aktiva/asset =21.468 : 21.941. Equty ratio = total modal : total asset =5.041.248.414.029 =5.558 : 16.390.6226 8.558 =0.335 : 2.798. Average collection period = piutang usaha : penjualan kredit harian = 1.635 : 16.3408 7.593 =0.3080 11.8081 5.= 1. Debt ratio = total hutang jangka panjang : total asset/aktiva =3.558 : 360) = 22.12 15.4731  ASPEK LEVERAGE 9.364.086 : 16.041.364.076.130 : (21.593 =0.1311 .558 =0. ROE = pendapatan bersih : total modal = 661.086 =0.962.

468 : 816.962. Average collection period = piutang usaha : penjualan kredit harian =2.0889 8.9163 2.897. Account receivables turnover = penjualan kredit : piutang =27.706. ROA = pendapatan sebelum bunga & pajak : total asset =1.809. Devidend per share = 231 20. Equity ratio = total modal : total asset .364. Total asset turnover = penjualan : total aktiva/asset =27.304:360) =26.5565  ASPEK LEVERAGE 9.304: 29.895 =0.069:( 27. Deviden payout ratio = Tidak ada data tercantum DATA TAHUN 2007 • ASPEK LIKUIDITAS 1.16.655.1230 10. Times iteres earnet ratio = laba operasi : biaya bunga =1.172.858.593 =0.888.3521  ASPEK EFISIENSI 4.761: 4.5926 3.0740 17.538. Cash ratio = (kas + surat berharga) : hutang lancar =4.388 =5.022.698: 29.858.9378 7.677 =0. Inventory turnover = HPP : persediaan = 21.051: 12.232.809.888.129-4.388): 12.022.304: 2.7772 6.888. Quick ratio = (aktifa lancar-persediaan) : kewajiban lancar = (11.4036 18. Fixed asset turnover = penjualan : aktiva tetap =27.858.766 =1. Debt ratio = total hutang jangka panjang : total asset/aktiva =3.677 =0.448 =2.129: 12.1303 5.677 =0.895 =0. EPS = Tidak ada data tercantum 19.172. Current ratio = aktifa lancar : hutang lancar = 11.211.858.069 =13.703 : 16.304: 17.706.

549 =0.876.279 : 360) =19.598.409: 29. penjualan =980.6470 24.357: 27.061.440: 27.190.262. Quick ratio = (aktifa lancar-persediaan) : kewajiban lancar = (14. ROE = pendapatan bersih : total modal =980.895 =0.902.615 =4.440: 29.895 =0.219) : 16.1363 16.0687 17.598. OIROI = laba operasi : total asset =2.304 =0.190.2420 11.=7. Times iteres earnet ratio = laba operasi : biaya bunga =2.0478 18.348: (38. Dept to equity ratio = total hutang : total modal =(12.6133  ASPEK PROFITABILITAS 12. Average collection period = piutang usaha : penjualan kredit harian =2.304 =0. Current ratio = aktifa lancar : hutang lancar = 14. Deviden payout ratio = tidak ada data tercantum DATA TAHUN 2008 • ASPEK LIKUIDITAS 21.895 =0.208 : 16.041. EPS = tidak ada data tercantum 19. ROA = pendapatan sebelum bunga & pajak : total asset =2.271.706.707): 7.3675 .888.876. Net profit margin = pendapatan bersih .190.0968 15.357: 7.706.161 =262.262.262.161 = 0.549: 29.5249 23.858. Operating profit margin = laba operasi : penjualan =2.8976 22.422-6.799.1032 13.549 =2.087.440: 710. Cash ratio = (kas + surat berharga) : hutang lancar = 4. Devidend per share = 20.858.876.706.422 : 16.0351 14.161 = 0.677+5.

799.110 • ASPEK PROFITABILITAS 32.7505 38.279 : 24. Account receivables turnover = penjualan kredit : piutang =38.389 : 8.1118 33.170.476 : 38. ROE = pendapatan bersih : total modal =1. Dept to equity ratio = total hutang : total modal =( 16.157.562 =3.161 + 10.341. penjualan =1.476 : 1.1217 36.594.279 = 0. Total asset turnover = penjualan : total aktiva/asset =38.799.264 =0.061.262.5522 • ASPEK LEVERAGE 29.498.823 : 39.264 =0.264 =0.594.279 =0.594.200.389 : 38.799. Equity ratio = total modal : total asset =8.264 =0.9799 27.2146 31.594.• ASPEK EFISIENSI 25.920 28.264 =0. OIROI = laba operasi : total asset =4.348 =18. ROA = pendapatan sebelum bunga & pajak : total asset =2.842 =1.498.599.034.749 : 39. Inventory turnover = HPP : persediaan = 29.0656 37. EPS = tidak ada data tercantum .5878 26.279 : 39.0266 34.749 =0.594.822. Operating profit margin = laba operasi : penjualan =4.362 : 6.341. Net profit margin = pendapatan bersih .995.1096 35. Debt ratio = total hutang jangka panjang : total asset/aktiva =7.087.749 =3.498.034.208) : 8.476 : 39. Times iteres earnet ratio = laba operasi : biaya bunga =4.279 : 2.1818 30.799.598 : 39. Fixed asset turnover = penjualan : aktiva tetap =38.799.219 =4.341.

ASPEK EFISIENSI Dari aspek efisiensi ini.053 pada tahun 2006.748.576. Tetapi kemudian meningkat hingga Rp. ASPEK PROFITABILITAS Ditahun 2006 rasio ROA semua meningkat antara sebesar 0. Untuk Current Ratio walaupun pada tahun 2008 terjadi penurunan sebesar Rp. Lalu meningkat lagi sebesar Rp.869 dan Rp.823. maka dapat disimpulkan bahwa leverage baik atau membuktikan bahwa PT Indofood Sukses Makmur Tbk telah cukup baik dalam mengalola segala kewajiban yang dampaknya dapat mengambalikan kepercayaan kreditur dan investor terhadap perusahaan.39.708 pada tahun 2007 untuk Total Debt To Total Capital Asset. ASPEK LEVERAGE Untuk Long Term Debt To Equity Ratio dan Total Debt To Total Capital Asset yang penurunannya bahkan mencapai Rp.863 ditahun 2006. Berarti karena ketiga ukuran rasio profitabilitas baik ROA dan ROE mengalami kanaikan dan penurunan yang stabil maka tidak membahayakan keuangan perusahaan.0146 pada tahun berikutnya. untuk Cash Rasio didapat angka persentase yang semakin meningkat dari tahun 2005 terhadap tahun 2006 sebesar Rp.748. lalu turun lagi sebesar Rp. Sedangkan untuk rasio ROE terjadi peningkatan sebesar 0. ANALISIS LIKUIDITAS Untuk hasil perhitungan keseluruhan rasio PT Indofood Sukses Makmur Tbk didapat angka persentase rasio yang cenderung stabil dan semakin membaik selama empat tahun terakhir.843.2.0031.607. Deviden payout ratio = tidak ada data tercantum ANALISIS KONDISI KEUANGAN DARI TAHUN 2005-2008 1. 2. dapat diketahui dari nilai turn over piutang usaha menunjukkan tingkat kecepatan perusahaan menagih kreditnya yang diukur oleh lamanya piutang dagang ditagih atau “perputaran piutang usaha” selama tahun tersebut.1. 4. Berarti karena ketiga ukuran rasio leverage baik Debt To Equity Ratio. nilai terendah sebesar 3300 dan rerata . dan mengalami peningkatan sebesar Rp.250 pada tahun 2007. Current Ratio dan Quick Ratio adalah meningkat atau positif.1207 pada tahun 2006 dan terjadi penurunan sebesar 0.823. Devidend per share = 503 40.250 pada tahun 2006 dan 2007. Seperti rasio likuiditas. Berarti karena keempat ukuran rasio likuiditas baik Cash Ratio. maka semakin baik tingkat Average Collection Periodnya. 3. Long Term Debt To Equity Ratio dan Total Debt To Total Capital Asset adalah menurun atau negatif.0455 sampai dengan lalu ditahun berikutnya terjadi penurunan pada rasio ROA sebesar 0.194. dapat diketahui bahwa nilai saham harian tertinggi pada closing price berada pada tingakat harga 5800. Semakin cepat perusahaan dapat menagih piutangnya.869.2. MENGANALISIS PERGERAKAN SAHAM DARI GRAFIK Dari hasil grafik harga saham harian di atas.116.903 ditahun 2007 untuk Long Term Debt To Equity Ratio dan sebesar Rp.266. maka dapat disimpulkan bahwa likuiditas baik atau perusahaan memiliki kemampuan yang lebih dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya atau kewajiban yang sudah jatuh tempo.

dan efisiensi. Sumber: . profitabilitas.sebesar 4225. KESIMPULAN Dari hasil laporan yang telah kami susun maka kami dapat menyimpulkan bahwa PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan . Sebud saja keadaan di dalam perusahaan seperti keadaan keuangan perusahaan. Karena keadaan keempat aspek keuangan perusahaan di atas tergolong baik. leverage. mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar. Keadaan tingkat harga saham ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor di dalam perusahaan terkait maupun faktor dari luar perusahaan. Hal ini sangat dipengaruhi oleh keadaa pasar yang sangat mempengeruhi perilaku investor dalam pembelian saham pada perusahaan ini. maka para investor yang menanamkan saham di perusahaan ini tergolong banyak dan konsosten jumlahnya dari tiap periode. aspek liquiditas perusahaan.