You are on page 1of 34

>

PT PLN (PERSERO)
KANTOR PUSAT
Jalan Trunojoyo Blok M 1/135 Kebayoran Baru - Jakarta 12160
Telp. : (021)7261875,7261122,7262234
(021)7251234,7250550
Kotak Pos : 4322/KBB Faximile : (021)7221330 Alamat Kawat: PLNPST

Nomor 6080/072/DIVAGA/2014 1 5 Oktober 2014


Sifat Segera
Lampiran 1 (satu) berkas
Perihal SOP Standarisasi Rasio CT/PT Kepada Yth..
Dan Mutasi FKM di AP2T - GM PT. PLN (Persero) Wilayah
- GM PT. PLN (Persero) Distribusi

UP. General Manager

Memperhatikan Surat No. No. 6683/072/DIVAGA/2012 perihal Standarisasi Faktor Kali Meter
dan Rasio CT/PT di AP2T, serta surat No. 504/072/DIVAGA/2013 Perihal Penyempurnaan Surat
No. 6683/072/DIVAGA/2012 (terlampir), kami sampaikan bahwa telah dilakukan
penyempurnaan Standarisasi Rasio CT/PT dan Mutasi Faktor Kali Meter (FKM) di AP2T.

Penyempurnaan di atas meliputi fitur antara lain sebagai b e r i k u t :


1. Input nilai CT/PT dan FKM sesuai standar oleh role user TEKNIK, sehingga user tidak dapat
menginput bebas dan harus memilih pilihan yang tersedia sesuai tangga daya (baik untuk
pelanggan TR/TM/TT).
2. Guna mengakomodir kondisi lapangan, dimungkinkan input nilai CT dan FKM non-standar
{customized) oleh role user ADMIN F l (setingkat supervisor) dan MANAGER di rayon/up.
3. Tersedia warning saat user menginput nilai CT/PT dan FKM yang tidak standar pada no. 2
4. Disediakan laporan monitoring DIL dengan Rasio CT/PT dan FKM yang tidak standar.
5. Mutasi koreksi CT/PT dan FKM dapat dilakukan lebih dari sekali dalam satu bulan.

Sebagai tindaklanjut hal tersebut di atas dengan ini kami sampaikan :


1. SOP Standarisasi Rasio CT/PT Dan Mutasi FKM di AP2T sebagai panduan di lapangan.
2. Unit harus melakukan pembenahan data CT/PT/FKM dalam DIL dan lapangan sesuai SOP.

Demikian untuk dilaksanakan dan atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih.

IVISI NIAGA

ENNYMARBUN

MODEL 1001
y

PT PLN (PERSERO)
KANTOR PUSAT
Jalan Trunojoyo Blok M 1/135 Kebayoran Baru - Jakarta 12160
Telp. : (021)7261875,7261122,7262234
(021)7251234,7250550
Kotak Pos : 4322/KBB Faximile : (021)7221330 Alamat Kawat: PLNPST
Nomor 6683 /072/DIVAGA/2012 30 November 2012
Sifat Penting
Lampiran 1 (satu) Berkas
Perihal Surat Pengantar BA Standarisasi Kepada Yth. *) Terlampir
Faktor Kali Meter dan Rasio CT/PT
Di AP2T

Merujuk salah satu rekomendasi hasil kajian Konsultan Ernst & Young agar Faktor Kali
Meter dan Rasio CT/PT standar dan akurat guna menjamin kebenaran perhitungan
tagihan listrik pelanggan, bersama ini kami sampaikan Berita Acara (BA) Nomor
004/BA.RSP/10/2012 perihal Standarisasi Faktor Kali Meter (FKM), Rasio Potential
Trafo (PT) dan Current Trafo (CT) di Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T).

Ketentuan dalam BA berlaku untuk Pelanggan yang mengajukan permohonan Pasang


Baru/Perubahan Daya sejak 1 Desember 2012. Bila daya yang dimohon tidak berada
dalam range tangga daya sesuai ketentuan, maka FKM dan Rasio CT/PT mengikuti ke
tangga daya terdekat.

Untuk pelanggan lama, unit wajib melakukan pembenahan agar FKM dan Rasio CT/PT
di Data Induk Pelanggan (DIL) AP2T sesuai dengan kondisi lapangan. Bila pelanggan
mengajukan permohonan Perubahan Daya sejak 1 Desember 2012, maka FKM dan
Rasio CT/PT mengikuti ketentuan dalam BA.

Demikian disampaikan, atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih.

VISI NIAGA

Tembusan Yth : I^MARBUN


- DIRPMR, DIRKEU, DIROP-JB/IB/IT
- KSPI
- KDIVSIM, KDIVBDH, KDIVDIS-JB/IB/IT

MODEL 1003


Lampiran Surat No : 6683/072/DIVAGA/2012
Tanggal : 30 November 2012

*) Kepada Yth:

1. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam


2. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara
3. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau
4. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat
5. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu
6. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung
7. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Lampung
8. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat
9. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah
10. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur
11. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Utara, Tenggara dan Gorontalo
12. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat
13. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara
14. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat
15. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat
16. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur
17. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur
18. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta
19. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten
20. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang
21. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali
22. Direktur Utama PT. Indonesia Comnet Plus (ICON+)

BERITA ACARA
STANDARISASI FAKTOR KALI METER (FKM), RASIO POTENTIAL TRAFO (PT) DAN CURRENT TRAFO (CT)
DI APLIKASI PELAYANAN PELANGGAN TERPUSAT (AP2T)
Nomor BA : 004/BA.RSP/10/2012

Pada hari ini Rabu tanggal Dua Puluh Delapan Nopember Dua Ribu Duabelas, kami yang bertandatangan di bawah
ini telah menyepakati standarisasi Faktor Kali Meter (FKM), Rasio Potential Trafo (PT) dan Current Trafo (CT) di
Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) sebagai berikut:

1. Faktor Kali Meter (FKM) pelanggan di AP2T ditentukan pada saat mutasi pasang baru atau pada saat
perubahan daya pelanggan.
2. FKM ditentukan berdasarkan Rasio CT [Current Trafo/Trafo Arus) dan PT (Potential Trafo/Trafo Tegangan)
yang diinput oleh petugas saat Peremajaan Data Pelanggan (PDL) setelah dilakukan pemasangan meter
pelanggan.
3. Guna memenuhi prinsip revenue assurance sesuai rekomendasi Konsultan Ernst and Young (EY) , maka
ditetapkan standarisasi FKM dan Rasio CT/PT di Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat sebagai berikut:
a. Untuk kelas daya Tegangan Rendah (TR) sampai dengan 41,5 kVA, ditentukan FKM = 1
b. Untuk kelas daya Tegangan Rendah (TR) diatas 41,5 kVA s.d 197 kVA, ditentukan bahwa :

RASIO CT ARUSNOMINAL FAKTOR KALI


, PRIMER SEKUNDER (Ampere) KWH KVAR

min 50 76
100 5 20 20
max 66 100
min 70 106
150 5 30 30
max 82,5 125
min 85 129
200 5 40 40
max 131 198
min 140 212
250 5 50 50
max 164 248
min 170 258
. 300 5 60 60
max 197 298

Tangga daya kelipatan 0.5 kVA, dan FKM = Rasio CT Primer/Rasio CT Sekunder

c. Untuk kelas daya Tegangan Menengah (TM) 200 kVA ke atas, ditentukan bahwa :

RASIO CT ARUSNOMINAL FAKTOR KALI


RASIO PT DAYA (kVA)
PRIMER SEKUNDER (Ampere) KWH KVAR

min 200 5,77


200 10 5 400 400
max 345 9,96
min 380 10,97
200 15 5 600 600
max 500 14,43

1
RASIO CT ARUSN0M1NAL. FAKTOR KALI
RASIp PT
PRIMER SEKUNDER (Ampere) KWH KVAR
min 520 15,01
200 20 5 800 800
max 690 19,92
min 725 20,93
200 25 5 1.000 1.000
max 865 24,97
min 900 25,98
200 30 5 1.200 1.200
max 1.040 30,02
min 1.110 32,04
200 40 5 1.600 1.600
max 1.385 39,98
min 1.455 42,00
200 50 5 2.000 2.000
max 1.730 49,94
min 1.750 50,52
200 60 5 2.400 2.400
max 2.075 59,90
min 2.150 62,07
200 75 5 3.000 3.000
max 2.500 72,17
min 2:600 75,06
200 80 .5 3.200 3.200
max 2.770 79,97
min 2.800 80,83
200 100 5 4.000 4.000
max 3.465 100,03
min 3.500 101,04
200 150 5 6.000 6.000
max 5.190 149,83
min 5.400 155,89
200 200 5 8.000 8.000
max 6.930 200,06
min 7.000 202,08
200 250 5 10.000 10.000
max 8.660 250,00
min 8.700 .251,15
200 300 S" 12.000 12.000
max 10.390 299,94
min 10.500 303,12
200 400 5 16.000 16.000
max 13.850 399,83
min 13.900 401,27
200 500 5 20.000 20.000
max 17.300 499,42
min 17.350 500,87
200 600 5 24.000 24.000
max 20.780 599,88
min 20.850 601,91
200 800 5 32.000 32.000
max 27.700 799,65
min 27.750 801,10
200 1.000 . 5 . 40.000 40.000
max 29.000 837,18

Tangga daya kelipatan 0.5 kVA, dan FKM = Rasio PT x (Rasio CT Primer/Rasio CT Sekunder)

2
4. Guna memenuhi standarisasi FKM serta Rasio CT/PT yang telah ditentukan di atas, maka dilakukan
penyesuaian di AP2T sebagai berikut:
a. Untuk kelas daya Tegangan Rendah (TR) sampai dengan 41,5 kVA, FKM ditentukan secara otomatis di
AP2T yaitu 1 dan tidak dapat dilakukan modifikasi.
b. Untuk kelas daya Tegangan Rendah (TR) diatas 41,5 kVA s.d 197 kVA, AP2T menyediakan input drop-
down menu sebagai pengendalian data input CT/PT berdasarkan master CT/PT untuk besaran daya yang
dipilih pelanggan, sehingga user tidak melakukan input manual secara bebas dan harus memilih dari pilihan
yang tersedia.
c. Untuk kelas daya Tegangan Menengah (TM) 200 kVA ke atas, maka AP2T menyediakan field input berjenis
textbox yang dibatasi dengan warning message sesuai master CT/PT untuk mengakomodir besaran daya
TM yang dapat disesuaikan dengan keinginan pelanggan.
d. AP2T menyediakan validasi data input CT/PT berupa warning message yang memperingatkan bahwa
proses penyimpanan input data tidak akan bisa dilanjutkan sampai besaran rasio CT/PT sesuai dengan
data master CT/PT
e. Untuk pembatas daya agar mengacu kepada Edaran Direksi No. 237-5.E/012/DIR/2001 Tentang Petunjuk
Pelaksanaan Tarif Tenaga Listrik Tegangan Menengah dan Edaran Direksi No. No.237-6.E/012/DIR/2001
Tentang Petunjuk Pelaksanaan Tarif Tenaga Listrik Tegangan Rendah

5. Perubahan ini berlaku khusus untuk pelanggan yang melakukan mutasi Pemasangan Baru dan Perubahan
Daya terhitung sejak 1 Desember 2012

Jakarta, 28 Nopember 2012

MANAJER SENIOR MANAJER SENIOR


REVENUE ASSURANCE DAN NIAGA DAN PP JAWA BALI
TRANSAKSI PELANGGAN

v HOETOMO $IDHARTA, ADI MOELJONO

MANAJER SENIOR MANAJER SENIOR


NIAGA DAN PP INDONESIA BARAT NIAGA DAN PP INDONESIA TIMUR

DJAKA PANUDJU ABDUL HARIS OEMAR


PT PLN (PERSERO)
KANTOR PUSAT
Jalan Trunojoyo Blok M 1/135 Kebayoran Baru - Jakarta 12160
Telp. : (021)7261875,7261122,7262234
(021)7251234,7250550
Kotak Pos : 4322/KBB Faximile : (021)7221330 Alamat Kawat: PLNPST

Nomor 504/07 2/DIVAGA/2013 1 1 Februari 2013


Sifat Segera
Lampiran
Perihal Penyempurnaan Surat Kepada Yth.
No. 6683/072/DIVAGA/2012
Terlampir *)

Memperhatikan masukan yang disampaikan oleh beberapa Unit PLN, terkait penerapan Surat
No. 6683/072/DIVAGA/2012 tanggal 30 November 2012 perihal Standarisasi Faktor Kali Meter
dan Rasio CT/PT di AP2T, bersama ini kami sampaikan penyempurnaan atas Faktor Kali Meter
dan Rasio CT/PT yang akan segera kami akomodir di AP2T.

Penyempurnaan dimaksud sebagai berikut:

1. Faktor Kali Meter dan rasio CT/PT untuk sambungan Tegangan Rendah, adalah sebagai
berikut:
a. "CT Built in", FKM = 1, untuk Daya Tersambung 41,5 kVA sd 164,5 kVA
b. "CT terpisah", ada dua tipe CT, yaitu:
CT tipe "tanpa s", maka FKM dan rasio CT/PT adalah sesuai Surat No.
6683/072/DIVAGA/2012 (Lampiran-1), dengan Daya Tersambung 41,5 kVA sd 197
kVA.
CT tipe "dengan s" ; maka FKM dan rasio CT/PT adalah sebagaimana tercantum
pada Lampiran-2, dengan Daya Tersambung 41,5 kVA sd 197 kVA.

2. Faktor Kali Meter dan rasio CT/PT untuk sambungan Tegangan Menengah, adalah
sebagai berikut:
FKM dan rasio CT/PT untuk pengukuran yang menggunakan CT tipe "tanpa s",
adalah sesuai Surat No. 6683/072/DIVAGA/2012 (Lampiran 3).
FKM dan rasio CT/PT untuk pengukuran yang menggunakan CT tipe "dengan s",
adalah sebagaimana tercantum pada Lampiran-4.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

IAGA

MARBUN
Tembusan :
-KDIVDISIB
-KDIVDISJB
-KDIVDISIT

MODEL 1003


*) Kepada Yth

1. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam


2. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara
3. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau
4. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat
5. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu
6. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung
7. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Lampung
8. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat
9. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah
10. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur
11. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Utara, Tenggara dan Gorontalo
12. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat
13. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara
14. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat
15. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat
16. General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur
17. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur
18. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta
19. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten
20. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang
21. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali
22. Direktur Utama PT. Indonesia Comnet Plus (ICON+)
Lampiran-1

STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN RENDAH

ARUS FAKTOR KALI


rtMiiw wi DAYA
NOMINAL KWH KVAR
min 50 76
100 5 20 20
max 66 100
min 70 106
150 5 30 30
max 82,5 125
min 85 129
200 5 40 40
max 131 198
min 140 212
250 5 50 50
max 164 248
min 170 258
300 5 60 60
max 197 298

Catatan:
- Tangga daya kelipatan 0,5 kVA
Lampiran-2
Tangga Daya TR dengan CT Tipe s

TIO f-i\ivi r/v.;.;- MIN (KVA) ; ' MAX|KVA);.


;
(CT RAl^ioXPT RATipj: "
Tangga Daya Ke ipata n 5 kVA
100/5 20 50 s.d. 79
150/5 30 50 s.d. 110
200/5 40 50 s.d. 150
250/5 50 50 s.d. 197
300/5 60 - -
Lampiran-3

STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN MENENGAH

TRAKTOR KAU .
RATION RATIO CT
NOMINAL KWH KV'AR
min 200 5,77
200 10 5 400 400
max 345 9,96
min 380 10,97
200 15 5 600 600
max 500 14,43
min 520 15,01
200 20 5 800 800
max 690 19,92
min 725 20,93
200 25 5 1.000 1.000
max 865 24,97
min 900 25,98
200 30 5 1.200 1.200
max 1.040 30,02
min 1.110 32,04
200 40 5 1.600 1.600
max 1.385 39,98
min 1.455 42,00
200 50 5 2.000 2.000
max 1.730 49,94
min 1.750 50,52
200 60 5 2.400 2.400
max 2.075 59,90
min 2.150 62,07
200 75 5 3.000 3.000
max 2.500 72,17
min 2.600 75,06
200 80 5 3.200 3.200
max 2.770 79,97
min 2.800 80,83
200 100 5 4.000 4.000
max 3.465 100,03
min 3.500 101,04
200 150 5 6.000 6.000
max 5.190 149,83
min 5.400 155,89
200 200 5 8.000 8.000
max 6.930 200,06
min 7.000 202,08
200 250 5 10.000 10.000
max 8.660 250,00
min 8.700 251,15
200 300 5 12.000 12.000
max 10.390 299,94
mm 10.500 303,12
200 400 5 16.000 16.000
max 13.850 399,83
min 13.900 401,27
200 500 5 20.000 20.000
max 17.300 499,42
min 17.350 500,87
200 600 5 24.000 24.000
max 20.780 599,88
min 20.850 601,91
200 800 5 32.000 32.000
max 27.700 799,65
min 27.750 801,10
200 1.000 5 40.000 40.000
max 29.000 837,18

Catatan :
- Tangga daya kelipatan 5 kVA
Lampiran 4

Tangga Daya TM, CT Tipe s

10/5 400 200 400


15/5 600 200 600 y Tangga Daya
20/5 800 200 800 kelipatan 10 kVA
30/5 .200 200 1.200
40/5 .600 200 1.600
50/5 .000 350 2.000
60/5 .400 450 2.400
Tangga Daya
75/5 .000 550 3.100
kelipatan 25 kVA
100/5 .000 700 4.100
150/5 ,000 1.050 6.200
200/5 ,000 1.400 8.300
300/5 12.000 2.100 12.400
400/5 16.000 2.800 16.600
500/5 20,000 3.500 20.700 Tangga Daya
>
600/5 24,000 4.200 24.900 kelipatan 50 kVA
750/5 30,000 5.200 31.100
1000/5 40 000 7.000 41.500

\
r
A?2l
Di

KALIMETER

PT. PLN (PERSERO)

OKTOBER I 2014
DAFTAR ISI

Daftar Isi ii
KATA PENGANTAR iii
Bab 1 STANDARISASI FAKTOR KALI DI AP2T 4
Bab 2 PELAKSANAAN DI AP2T 7
2.1 Pengaturan Role User Berjenjang 7
2.2 Input Rasio CT/PT sesuai Standar 7
2.3 Input Rasio CT/PTTidak Standar 10
2.4 FKM kWh *FKM kVArh *FKM kVAMAX oleh Role User Manajer 11
2.5 Mutasi Koreksi Faktor Kali Meter Dapat Dilakukan Lebih Dari Sekali Dalam Satu Bulan 12
2.6 Kondisi Billing dengan perubahan Faktor Kali Meter 14
2.7 Monitoring Pelanggan dengan CT/PT Tidak Standar 15

ii
KATA PENGANTAR

Menindaklanjuti temuan Satuan Pengawas Internal (SPI) PLN Pusat di mana AP2T masih
menerima data CT/PT dan Faktor Kali Meter (FKM) yang tidak sesuai standar sehingga
berpotensi terjadi kesalahan perhitungan tagihan listrik akibat DIL yang tidak valid, maka
dilakukan penyempurnaan pada AP2T mengenai mekanisme perubahan dan standarisasi
Faktor Kali Meter dan Rasio CT/PT pada AP2T.

SOP ini berisi mekanisme perubahan Faktor Kali Meter dan Rasio CT/PT pada AP2T sesuai
standarisasi yang telah ditetapkan.

Semoga bermanfaat, untuk bersama berkarya dan berkinerja.


Babi
STANDARISASI FAKTOR KALI DI AP2T

Penyempurnaan Standarisasi Faktor Kali Meter (FKM) dan Rasio CT/PT pada AP2T adalah sebagai
berikut:
1. Faktor Kali Meter dan Rasio CT/PT untuk sambungan Tegangan Rendah (TR) adalah sebagai
berikut:
a. Untuk kelas daya TR < 41,5 kVA ditentukan FKM = 1.
b. Untuk kelas daya TR >= 41,5 kVA ditentukan sebagai berikut:
1) Untuk "CT bulit in", FKM = 1, untuk daya tersambung 41,5 kVA s.d 164,5 kVA
2) Untuk "CT terpisah", ada dua tipe CT, yaitu :
CT tipe "tanpa s", maka FKM dan rasio CT/PT sesuai dengan lampiran 1, untuk daya
tersambung 41,5 kVA s.d 197 kVA (Surat No. 504/072/DIVAGA/2013):

Lamplran-l

STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN RENDAH

ARUS FAKTOR KALI


NOMINAL KWH KVAR
min 50 76
100 5 20 20
max 66 100
min 70 106
150 5 30 30
max 82,5 125
min 85 129
200 5 40 40
max 131 198
min 140 212
250 5 50 50
max 164 248
min 170 258
300 5 60 60

Catatan:
max 19f 298

^ .f
- Tangga daya kelip atan 0,5 kVA

CT tipe "dengan s", maka FKM dan rasio CT/PT sesuai dengan lampiran 2, untuk
daya tersambung 41,5 kVA s.d 197 kVA (Surat No. 504/072/DIVAGA/2013):
Lampiran-2
Tangga Daya TR dengan CT Tipe s

i(KVA);; 'mt-(}^0)

Tangga Daya Kelipatan 5 kVA


100/5 20 50 s.d. 79

150/5 30 50 s.d. 110

200/5 40 50 s.d. 150


250/5 50 50 s.d. 197
300/5 0 - -
U
2. FKM dan Rasio CT/PT untuk sambungan Tegangan Menengah (TM) adalah sebagai berikut:
a. CT tipe "tanpa s", maka FKM dan rasio CT/PT sesuai dengan lampiran 3 (Surat No.
504/072/DIVAGA/2013):
STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN MENENGAH

; AKUS ;-.::.',,^A>no K WALI


. ...'fi'ATIO CT . j ' . .DAYA
:;KJOMlNAt;> [-^KVAR:'.^'
TI. J KWM~:
min 200 S.77
200 10 s max 345 9.96 400
ICO

min 3S0 i O . 9 7
200 15 5 6O0 GCO
m u soo 14.43
min S20 15.01
2O0 20 S
690 19.92
soo00
raw
min 725 20.93
200 25 s rail S6S 24.97
2-000 1.000

ni iri 9CO 25,93


200 30 s mat J.O40 3Q.02
1.20O I.2O0

min 1.110 32.04


200 40 5 1.6CO J.6O0
max 1.335 39.93
min 1.455 42.00
2O0 SO S 2.000 2.000
ma:< 1.730 49.94
min 1.7SO SO.S2
2O0 60 5 2.4CO 2.40O
ma* 2.075 59.90
min 2.1S0 S2.07
2O0 75 S 3.0C0 3.000
m u 2.500 72.17
min 2.600 7S.OS
2O0 SO 5 3.2CO 3.200
max 2.770 79.97
min 2.S00 BO.S3
2O0 100 S 4.000 4.000
m *x 3.46 S 1CO.03
min i 3-500 103.O4
200 150 5 6.00O 6.003
max 1 5.190 149.S3
min 5*400 155.S9
200 2O0 S S.OO0 8.000
cn ,\* 6.550 2CO.OS
min 7.030 202.03
200 250 5 10.000 10.0CO
mux 0.GG0 2SO.O0
min 8.700 251, IS
200 300 S 12.000 12.0OO
max 10.390 299.94
min IO.SOO 303.12
200 aoo 5 1G.CO0 1S.ODO
max 13.8SO 339.83
min 13.900 40X27
2CO 500 S 20.000 20.0O0
max 17.300 499.42
min 17.350 00083*
'.CO 6CO 5 24.CO0 24.0OO
max 20.7S0 sastsa
riMn 20.8SO 001,91
200 SCO 5 32-000 32.000
max 27.700 799.6S
min 27.7SO SO 1 . 1 0
14300 S 4O.CO0 40.OO0
max 29.CO0 B37,13

b. CT tipe "dengan s", maka FKM dan rasio CT/PT sesuai dengan lampiran 4 (Surat No.
504/072/DIVAGA/2013):

TangE 1 D a y a T M , CT T i p e s

40O 200 4DO


lO/S
X5/S 600 200 600
~1_ r a n n c a Daya
20/5 aoo 2O0 BOO kelipatan lO W A
30/5 1.2O0 200
200
1.200
a.6oo
J
40/5 X.GOO
50/5 2.QOO 3S0 2.000
60/5 2.400 450 2.400 . T a n s g a Daya
VS/5 3.000 550 3.100
k e l i p a t a n 2 5 kV/i
1O0/5 4.0OO 700 4.100
150/S 6.0OO l.OSO C.200
2O0/S 8.00O 1.400 8.300
300/S 12.000 2.100 12.400
400/5 16.0OO 2.800 16.GOO
SOO/5 2O.0OO 3.5O0 20.7O0 Tan&Ea Oaya
GOO/5 24.0OO 4.200 24.SO0 k e l i p a t a n 5 0 kVA
7S0/5 30.000 5.200 31.100
10OO/5 4O.000 7.000 Al .SOO

\ \

5
3. FKM dan Rasio CT/PT untuk sambungan Tegangan Tinggi (TT) dapat dilihat pada lampiran
SOP ini.
4. Guna memenuhi standar FKM dan Rasio CT/PT, dilakukan penyesuaian di PDL Mutasi (K)
AP2T sebagai berikut:
a. Untuk kelas daya TR < 41,5 kVA FKM ditentukan otomatis yaitu 1 dan tidak dapat
dilakukan modifikasi.
b. Untuk kelas daya TR 41,5 kVA s.d 197 kVA, AP2T menyediakan input drop down menu
sebagai pengendalian data input CT/PT sesuai master CT/PT dan opsi tipe CT ("built in",
"terpisah tanpa s", "terpisah dengan s") untuk besaran daya yang dimohon pelanggan,
sehingga user tidak melakukan input manual secara bebas dan harus memilih dari pilihan
yang tersedia.
c. Untuk kelas daya TM 200 kVA ke atas, AP2T menyediakan field input drop down menu
yang dibatasi dengan warning message sesuai master CT/PT untuk mengakomodir
besaran daya TM yang dimohon pelanggan.
d. Standar poin a, b, c di atas berlaku default untuk role user TEKNIK Fl.
e. AP2T menyediakan validasi data input CT/PT berupa warning message jika rasio CT/PT
yang d\-input tidak sesuai data master CT/PT pada AP2T. Bila Rasio CT/PT tidak standar,
maka input hanya bisa dilakukan user minimal setingkat ADMIN Fl.
f. AP2T menyediakan validasi berupa warning message bila FKM kWh *FKM kVArh *FKM
kVAMAX maka input tidak bisa dilanjutkan. Bila tidak sama, input hanya bisa dilakukan
oleh user minimal setingkat Manajer.
g. Mutasi Rasio CT/PT dan Faktor Kali (K) dapat dilakukan lebih dari sekali dalam satu bulan.

Garis Besar Perubahan pada AP2T:

Ulf-ili't'v.y Entri PDL *


C rki I D * U I4lc L m 941*1
mimcul warning bila; r.KM i
0.1I*I-MMUI ' iMP<lHnM kWh <> FKM kVArh <> FKM
kVAMax
i IDPEl:' ':\ IDfaPVji 17I510367S15 tOPtl T
[I Tf/Day,*VA)i B3 I38SCX
Namapij: AIDY WIDJAW
muncul input drop/down
Alamat pkj: SERDAf JG SAMPING 7AYOTA B!0
master rasio ct/pt sesuai
daya pelanggan ':
r i oon w 11 UH 160
E. Pwubahan Daya
j 2CO
P. Buya Penyambur>gan/UX
G. Angjran
D H. Pengaturan Funsri TU2-3-5
D I . &aya Pemakian SEWA
0 0. Alat Ptftjiajr/Pembaus
Ek.FaiorKaMe*er
D i . Sanber TenagaUstrfc imunco) warning pita input;
D M . LokaliDe f' ct/pt tidak sesuai daya,
N.MJUUN
Terdapat pilihantipeCT/] ', ;serta info bila input tidak
O.rtjtaiJO
a. "built up" -sesuai standar hahyabjsa
P. Pasang Karbal
b. "terpisah tanpa s" ;> dilakukan minimal oleh user
c. "terpisah dengan s" ADMIN Fl

6
Bab 2
PELAKSANAAN DI AP2T

1 Pengaturan Role User Berjenjang


Role User Kewenangan
1. Bisa melakukan entri rasio CT PT sesuai standar.
TEKNIKFl 2. Bisa melakukan entri CT PT dengan FKM kWh = FKM
kVArh = FKM kVAmax.
3. Bisa melakukan entri rasio CT PT sesuai standar ataupun
Rasio CT PT yang tidak standar.
ADMIN Fl
4. Bisa melakukan entri CT PT dengan FKM kWh = FKM
kVArh = FKM kVAmax.
1. Bisa melakukan entri rasio CT PT sesuai standar ataupun
Rasio CT PT yang tidak standar.
MANAJER
2. Bisa melakukan entri CT PT dengan FKM kWh * FKM
kVArh * FKM kVAmax.

2 Input Rasio CT/PT sesuai Standar


Input Rasio CT/PT sesuai standar dan FKM kWh = FKM kVArh = FKM kVAMax dilakuka
oleh user TEKNIK Fl.

1. Untuk Kelas Daya TR< 41,5 kVA

Faktor kali untuk daya <= 41500, FKM ditentukan = 1.

Korekii Data Induk Langgjnj.-

]j)*flarWutasl Udtj l'ebnflflan

::~aPig: SS-U10755720
.: EPS.: - J
Tarrf/Daya(VAl: R; 900

' a p l g : . ,' JRATIHI


A. Pasang Bacu
: A^mai pig: QGUGURKIDLl
6. Perubahan Nama

; l' .C. Pembahan Alamat. , [ : No. Agenda:

i' ' D . Perubahan Tarif


L-.'. ' . ' . . ;''.'..: ....'.,".:'::.;! ': K. FMu Kali Meter
E. Perubahan Daya x;
F. riayoPinya.-rbinganiUl Status:
Tpe CT: Terasih (Deraan) s " SIKSSS
G. Angsuran

: h. P e ^ a t u a n Fungsi T U 2-3-5 i 0<


1
iya I - ;. i-E'.VA

-': j . AlatPengiiur^Hajatas

.yi n. faktor KaiMeter


j

j
KV/rt

KVARH .
j ",v

'v
,

i ,v
V 'l

j
V

v v
1
F\
'l 1
L J L. Sumber Tensga UsirK
.VAUAKS ' j ' !V . ' '\v j Tv 'l v
[1
i i M. Lo<asi Desa
j .......
N. Mutasi N

7
Jika diinput * 1, maka terdapat warning/pesan:
Sc-lvra: Dalang '! Enlri POL

Koreksi OataljuJuk LarjQiaan

1
D(lor MutJii DdU PuUnggdfi

lopa rr
L_ j IDPfLRg:

! Tarif/3aya(VA):'
.53411C75S720

,j , J'JSOO ' ' ,


i. -
R

[ Namap'g; (RATINI
Piting Baru
Ferubahan Nama . A'amata'g: jciGOGUR KIDU.
- L_
.c Pembahan Alamat No. Agenda:
X ...
' D. Perubahan Tarif Status : Daya < 41500, FKM Harus 1
' E. Perubahan Daya
u;:..-, .-/A^,,,..,,:.;-Cf3
|, .OK.
. F. Eiaya Penyambungan/U).
'G. Angsuran ,: i ipe L" i : Terpisah - (Tanpa) c '.,

H. Pengaturan FuigsiTUL2-3:5
L'i. Baya Pemakaian SEWA-' CTOR1MER C7 SEKUNDER Pr PRIMER =7 SEKUNDER KONSTANTA FAKM
Sb. AJat Pcngutur /Pembatas WVH
(j80_Vj 1 "* .1 : v i v , | 50
3 K. Faktor Kali Meter KVARH , 'vjj ', v , :v
f ; L. Sumber Tenaga Lisa*. i, r > ' 1

. Lokasi. Desa KVAWAKS . " ' " ' ' v v i j * i ! ;i


N Mutasi N
O.Mutasi O
P. Pasang Kembal

2. Untuk Kelas Daya TR 41,5 kVA s.d 197 kVA

AP2T menyediakan input drop down menu sebagai pengendalian data input CT/PT sesuai
master CT/PT dan opsi tipe CT {"built in", "terpisah tanpa s", "terpisah dengan s") untuk
besaran daya yang dimohon pelanggan, sehingga user tidak melakukan input manual
secara bebas dan harus memilih dari pilihan yang tersedia.

a. Untuk daya TR 41,5 kVA s.d 197 kVA dengan tipe CT "tanpa S" maka rasio pilihan yang
disediakan adalah 100/5.

Daftar Mutasi -^.'.ig. Data Pelanggan

IDPEL: 534110041311 '--


JDPELPlg: (534110041311 | IDPEL TTG: [ ;..:.
Tarif/Daya(VA): | |B2 53000

Nama plg: GARDU INDUK HEAVYNDO


' J A. Pasang Baru
Alamat plg: [j^UARAN
D B. Perubahan Nama

' . ; C. Perubahan Alamat No. Agenda:

1 ;
D. Perubahan Tarif
Detil Mutasi jj ). Alat Pengukur & Pembatas j K. Faktor Kali Meter
- . E, Perubahan Daya

i J F, Biaya Penyambungan/UJL

i J G. Angsuran TipeCT: Terpisah - (Tanpa) s U

D H. Pengaturan Fungsi TU12-3-5

D I, Biaya Pemakaian SEWA CT PRIMER a SEKUNDER PT PRIMER PT SEKUNDER KONSTANTA FAKM


0 J. Alat Pengukur/Pembatas 1 v
M K. Faktor Kali Meter
KWH
L [HM D El
O L. Sumber Tenaga Listrik
KVARH 100

O
O M. Lokasi Desa
KVA MAKfe
r iv 1 * (Tl i
J N. Mutasi N
"

8
b. Untuk daya TR 41,5 kVA s.d 197 kVA dengan tipe CT "dengan S" maka rasio pilihan
yang disediakan adalah 100/5, 150/5, 200/5 dan 250/5.
Daftar Mutasi Data Pelanggan

IDPELPlg: 1534110041311 :IDPELTTG:


IDPa: [534110041311 T T ^ "
. |~arifyPaya(VA):

Nama plg:
;B2 I 153000

GARDU INDUK HEAVYNDO


3
D A. Pasang Baru
Alamat plg: :PABUARAN
. ' B . Perubahan Nama

1 C. Perubahan Alamat No. Agenda:

L ' D . Perubahan Tarif


Deti Mutasi j[ J. Alat Ptngukur & Ptmbatas | K. Faktor Kali H t t c r
i _i E. Perubahan Daya

D F. Saya PenyambunganAJX

L.l G. Angsuran TipeCT: [Terpisah - (Dengan) s IY;.

D H. Pengaturan Fungsi TUL2-3-5

0 1 . Biaya Pemakaian SEWA


CT PRIMER CT SEKUNDER ' T PRIMER PT SEKUNDER KONSTANTA FAKM
2 1 J, Alat Pengukur /Pembatas
KWH
0 i- i ^! [T 1 [l
n
S K. Faktor Kol Meter

L J L. Sumber Tenaga Listrik


KVARH

KVA MAKS
100
150
EZ
0 M. Lokasi Desa Y 1 v
200
: ' N . Mutasi N
20
1 i 0 . Mutasi O

I P. Pasang Kembali

3. Untuk Kelas Daya TM

Untuk kelas daya TM 200 kVA ke atas, AP2T menyediakan field input berjenis dropdown
menu yang dibatasi dengan warning message sesuai master CT/PT untuk mengakomodir
besaran daya TM yang dimohon pelanggan.

IDPEL Plg: ;534110519112


IDPEL T T G :
PEL: 534110515112

Tarif/Daya(VA): 240000
E
Nama plg: PT BOC GASES IflD
. A. Pasang Baru

B. Perubahan Hama Alamat plg: .RANCASARIPAMANUK

C. Perubahan Alamat Ho. Agenda:

U D. Perubahan Tarif
DeW Mutasi'l' K. Faktor Kali Meter
. E. Perubahan Daya

.- F. Biaya Penyambungan/UJL

. G. Angsuran Tipe CT: Terpisah - (Dengan) s iB j

S H. Pengaturan Fungsi TTJL2-3-5

B L Biaya Pemakaian SEWA


- CT PRIMER CT SEKUNDER PT PRIMER PT SEKUNDER KONSTANTA FAKM
i - J. Alat Pengukur/Pembatas

B K. Faktor Kali Meter

L ; L. Sumber Tenaga Listrik


KWH

KVARH io

5
,v W'
200
v

t i
ia N O 4C0

1 100

O M. Lokasi Desa

H. Mutasi N
KVA MAKi
15

20

30
5

5
200

200

200
f' - u L
' 0. Mutasi O 1
40 5 200 1
P. Pasang Kembali
.., - '

9
Untuk Kelas Daya TT

Untuk kelas daya TT (Tegangan Tinggi), AP2T menyediakan field input berjenis dropdown
menu yang dibatasi dengan warning message sesuai master CT/PT untuk mengakomodir
besaran daya TT yang dimohon pelanggan.

IDPELPIg: '5H520381393

Tarif/Daya(VA): jH _] 100000000

Namaplg: PT TJIWI KIMIA


A. Pasang Baru
Alamat plg: KRAMAT T E M E N G G U I I G
B. Perubahan Nama
No. Agenda: J
C. Perubahan Alamat

D. Perubahan Tarif

E. Perubahan Daya Detil Mui.ni II K. Faktor Kali Meter [

F. Biaya Penyambungan/UJL

G. Angsuran Tipe CT: [Terpisah - (Dengan) s '[>.;

U H. Pengaturan Fungsi TUL2-3-S


1
I. Elaya Pemakaian SEWA
CT PRIMER CT SEKUNDER PT PRIMER PT SEKUNDER KOH5TAHTA FAKM
U J. Alat Pengukur/Pembatas
2 1 K. Faktor Kail Meter
KWH [500 U | 100 : v U i [3I0OOO]
isoono
0 L. Sumber Tenaga Listrik KVARH [500" y jToo>j 1 1 ;35nOOl)

KVAMAKS jTooTij ! 70000


1 Iv] LLI 3500UO
O M. Lokasi Desa
N. Mutasi N
i: 500000

Input Rasio CT/PT Tidak Standar

Dalam kondisi tertentu, dapat terjadi Rasio CT/PT yang diinput tidak mengikuti master
CT/PT sesuai dengan tangga daya yang ditetapkan, hal ini disebabkan antara lain :
1. Spesifikasi teknis APP (kWh Meter/MCB) dari pabrikan
2. Konstruksi jaringan listrik setempat
3. Beban kelistrikan setempat
4. Belum tersedianya persediaan APP atau CT/PT sesuai standar tangga daya, sementara
pelanggan harus segera disambung.

Jika rasio CT/PT yang d\-input tidak sesuai standar, maka yang bisa melakukan entri
manual dalam PDL adalah role user AD MIN Fl dan Manajer.

10
it Datang [j Entri PDL *

Koleksi Ctetii Induk Laiifjg.An-in

UafUrHutau l/ut.i rrLu.'i;i.Nt ..


...
' IDPELPg: .5344401,1850-1 IDPfcL. TTQ:
!; IOPEU ' "'A " * 1 ~~\
Tarif/0a/3(VA): 13 48410000

Narro plg: PT T A T A JABAR SEJAHTERA


' . A.'Parang Baui

B. P e r u b a h a n N a m a Abrrat plg: ICIKOPO

C. P e r u b a h a n A l a m a t lio. Agenda:

6. P e r u b a h a n Tar/

E. P e r u b a h a n D a y a K.I'aktoi Kali Mete

F. Baya Panyamoungan/UJL konfirmasi peremajaan


R a s o C T / P T / F K t t f a k sesuai s t a n f l a r y a n g t e l a h d.tetapfcan u n t u k d a y a p e l a n g g a n , A p a k a h a k a n
13. Angsuran
H. Pengafiran Fngs. TUL2-3-S 4> m e m a n e n p e r e m a j a a n POL n o m o r ' : P 0 L 7 5 3 4 4 4 / 1 4 Q 8 2 8 / 1 3 3 ?

:. gaya Penataan SEWA


JC
. J. Alat Pengukur/Pembatas,
K. Faktor Kali Meter 5 1501 J '100 i? 69000
v
L. Sumber TenagaLJstri; KVARM 230 5 150CJ> 100 > 00000
M. Lokasi Desa KVAMAKS : ,|Q v
1S0( > 100 I* 59000
II. MlitasH

Dalam contoh di atas, apabila AdminFl atau Manajer melakukan input CT/PT tidak sesuai
standar, akan keluar warning message sebelum dilakukan peremajaan DIL.
Karena di dalam aplikasi Faktor Kali merupakan perkalian dari Rasio CT/PT, maka user
harus mengisi setiap nilai CT Primer/Sekunder dan PT Primer/Sekunder guna
mendapatkan Faktor Kali yang diinginkan sehingga tidak ada input Faktor Kali secara
manual baik untuk rasio CT/PT standar maupun non standar [customs)

FKM kWh *FKM kVArh *FKM kVAMAX oleh Role User Manajer

Untuk User selain role Manajer, Faktor kali yang 6\-input harus sama antara FKM kWh =
FKM kVArh = FKM kVAMAX. Jika tidak sama, maka akan tampil worn/ng/peringatan:

l>*td Pelanggan

IDPC-LPlg: 534110353880 IDPaTTG:

.' Tsrif/Daya(VA): 53 415000

Nara pig: PT. MITRA TANI SUBUR


Pasang Earu
Perubahan Nama Alamat plg: RAYASUKASARI PAM

Perubahan Alamat Mo. Agenda:

Perubahan Tarif
t. Ab.P*n'gi . .... K. 1
Perubahan Daya Status : FKM kWh O FKM kVArh O FKM
kVAMax
Biaya Penyambungan/UJL
Tipe CT: ; Terpisah - (Tanpa) 1
Angsuran'
Pengaturan Fungsi TUL2-3-5
S.3V3 Pemakaian SEWA CT PRIMER
Alat Pengukurj'Pembatas
; C T SEKUNDER PT PRIMER P T S E KUNDER K O N S T A . TA FAKM

I KWH
Faktor Kal Meter
15 v
. 'E S
:.;; - 1 1
v
:i 600
KVARH
Sumber Tenaga Listrik 20 v
5 - 200 ?, 1 y 1 300

. Lokasi Desa
1 KVA MAKS 1
1 y
: : - 1 1 1
tutasi N

Jika FKM kWh *FKM kVArh *FKM kVAMAX, maka yang melakukan perubahan faktor kali
harus dengan role user Manajer.

11
Kl
I Se'anvit Datang l' Entri POL

iKorckvl Data Jiwluk Linooanaiv,

Daftar Mulasi-i p D a i * Ptluitgyan

IDPELPkj: 534440510504 , 1DPELTTG:

T3nf.'Daya(VA): .'o' i 48440000 i

Mana plg: [PT TATA JABAR SEJAHTERA


A. Pasang Baru
B. Perubahan Hama Alamat plg: CIKOPO

C Peaibahan Alamat No. Agenda:


D. Perubahan Tarif
.
E. Perubahan Daya 5etf Mutasi |! K. faktorKoliHct* Status: SUKSES
F. Biaya Penyambungan/UU
-CK.. i
G. Anosuran Terpisah (Dengan) s p
H. Pengaturan Fungsi TUL2-3-5
1. Baya.Pemakaian SEWA
CT PRIMER CT SEKUNDER PT PRIMER PT SEKUNDER KONSTANTA FAXM
Penguiojr/Pembatas
or Kak Meter {15CC r ' 100 X,' 'l 105000
Tenaga L s t r i llSGfi"' i 100 " 1 90000
si Desa 350 'r 5 Y i 150C " [100 ; " 1 105000'
u. Hucaa N

Mutasi Koreksi Faktor Kali Meter Dapat Dilakukan Lebih Dari Sekali
Dalam Satu Bulan
Mutasi Rasio CT/PT dan Faktor kali bisa dilakukan lebih dari sekali dalam satu bulan.

Contoh
IDPEL 534112153480
Tarif B2
Daya 66000

Pelanggan ditransaksikan sebagai Koreksi Faktor meter. Koreksi faktor meter = 20.
Untuk koreksi Faktor meter maka rekening akan dihitung penuh menggunakan faktor kali
baru, tanpa pecahan.

Data ditransaksikan dan diremajakan dengan Nomor PDL = PDL/53411/140825/099

IDPEL:! IDPEL Plg: 1534112153480 , I0PEL TTG:

Taiif/Daya(VA): .62 | ''66000

Nama pig: H. YAHYA B MUHAMAD TOHIR


Pasang Baru
Perubahan Hama Alamat pkj: BBK UO

Perubahan Alamat No. Agenda: \ . '


Perubahan Tarif
Pembahan Day3 K. Faktor Knli Metur '
Biaya Penyambungan/UJL 1 Konfirmasi peremajaan . . , ixJ;P
Angsuran- T] \*}\ Akan nwiakukan Peremajaan PDL nomor: PDL/534i'i/140825/099 ?

Pengaturan Fungsi TUL2-3-5 4>.


Biaya Pemakaian SEWA No

J. AlatiPengukur/Penibat
> K. Faktor Kali Meter 1100 'l ! !20

12
Data berhasil diremajakan.
Id Pelanooan: 534112153480 . Q . Cari j |. ( S ) . Cetak

<- ! | UMUM || ALAMAT j ; ADMINISTRASI jf PDL jj KWH |j SL 1 FAKM

NAMAUP: [PAMANUKAN
UNITUP: !53411
THBLMUT: [201004
KD PROSES:
Li 1
UNITKJ:

[TGL PDL: |25/08/2014

TGL N Y A L A PB: |25/03/2010

TGL RUBAH M K: |2S/03/2010 |

| N o PDL: | PDL/53411/140825/099 |

M K: |K
JENIS MK:
F i
Transaksi dengan no pdl PDL/53411/140825/099 sudah berhasil di remajakan dengan
faktor kali = 20.
Id Pelanggan: [534112153480 ] [, Q , Cari.,

<- | UMUM . ALAMAT [| ADMINISTRASI jj PDL }[ KWH

CT_PRIMER: jioo 1
CT_SEKUNDER:
PT_PRIMER:
j5
11
m
i
PT_SEKUNDER: h i
KONSTANTA: [T _. 1
I--.1
FAKM KWH: [ 20 1
Selanjutnya data akan ditransaksikan kembali dengan perubahan faktor kali di bulan yang
sama.
Perubahan Faktor kali ini akan diakomodir di billing sebagai faktor kali baru selama belum
dilakukan suplai DIL untuk proses billing.
Data ditransaksikan ulang dengan faktor kali meter 30, Nomor PDL =
PDL/53411/140825/102.

[ 5eSar.atDatang 'j! "infoDL 'j! Entri POL '

i Koreksi UataTniluk targganan-- -

Daftar Culasi . ,DaU Peknggai

[OPEL:. 1 lOPRPIg: 534U2J53

' Tarf/ojya'.VA): D2 I -66000

Hina pig: , H. YAHYA B HUHAHAD T0MJR


. A. Pasang Raru
. B. Perubahanllarra ; Aiivatpkj: ' ' B3KLI0 Konfirmasi pengesahan . I>

C. Perubahan Afemac ..' lio. Agenda: . i} X Akan melakukan pengesahan PDL nomor: PDL/53411/140325/102 ?

D. Perubahan Tanf V
K. i.iMur Kail MctCI
. E. Perubahan Daya
. F, BiayaPenyambungan/WL
. G. Angsuran Toe CT: 'Terpisah -(Dengan)s s
;
I H. Pengaturan 'Fungsi TUL2-3-5
L:.l. 3'aya Peirakasn SEWA C
CTPRIMER CT SEKUNDER fTPRIVER FT3MJ'Ci!R KOMSTMITA AK>
i ' j . Alat Pengukur/Pembatas
v
13 K. Faktor Kak Meter ,150 | ..; |5 r 1 ll e

13
Setelah diremajakan maka data faktor kali akan berubah dan dijadikan sebagai faktor kal
untuk perhitungan billing. (Sebelum dilakukan suplai DIL)
Hertcarian berdasarkan lu Pelanggan - -
! Id Pelanggan: 1534112153480 l|.Q.Cari ]
Id Pelanggan: |s34il2153480 ^lE
<- |[ UMUM II ALAMAT 1 ADMINISTRASI j( PDL j ! KWH

4- | UMUM |j ALAMAT || ADMINISTRASI ' ; PDL NAMAUP: |pAMANUKAN


UNITUP: |53411
THBLMUT: [201004
CT_P RIMER: [150
KD PROSES:
5 R 1
CT_SEKUNDER:
T UNITKJ:
i.1 2 5 / 0 81
PT_PRIMER:
n 1 TGL PDL:
TGL NYALA PB: :
/2014
25/03/2010
j

PT_SEKUNDER:
i* , TGL RUBAH MK: |25/03/2010
KONSTANTA:
u No PDL:
MK:
PDL/53411/140825/102
[KZZJ
|

| FAKMKWH: 130 | JENIS M K:


L*Z !

2.6 Kondisi Billing dengan perubahan Faktor Kali Meter


Karena Mutasi Rasio CT/PT dan Faktor Kali (K) dapat dilakukan lebih dari sekali dalam satu
bulan, maka harus diantisipasi kondisi dalam perhitungan billing sebagai berikut:
1. Untuk koreksi Faktor Kali Meter melalui Entri PDL (Koreksi K), maka rekening tagihan
listrik akan dihitung penuh menggunakan faktor kali baru, tanpa pecahan.
2. Jika koreksi Faktor Kali Meter melalui Entri PDL (Koreksi K), dilakukan sebelum mutasi
DEJK (perubahan tarif/daya) atau ganti meter (JK) maka faktor kali yang berlaku
adalah faktor kali terbaru saat mutasi (DEJK/JK) dan dihitung tanpa pecahan faktor
kali.
3. Jika koreksi Faktor Kali Meter melalui Entri PDL (Koreksi K), dilakukan setelah mutasi
DEJK (perubahan tarif/daya) atau ganti meter (JK) maka faktor kali yang berlaku
adalah faktor kali terbaru (faktor kali saat koreksi K) dan dihitung tanpa pecahan
faktor kali.

Karena kondisi di atas, maka disarankan bagi user agar:


1. bila terjadi mutasi perubahan tarif/daya atau ganti meter, agar perubahan faktor kali
terhitung terhadap pecahan, maka updating CT/PT/faktor kali harus dilakukan saat
PDL mutasi. Oleh karena itu user harus memperhatikan warning message yang
muncul saat dilakukan PDL mutasi bila terdapat CT/PT yang tidak standar.
2. Bila ditemukan CT/PT dan faktor kali di lapangan tidak sesuai akibat kesalahan data
PLN/aktifitas survei/sisir tarif dan bukan karena mutasi, maka updating CT/PT dan
faktor kali dilakukan saat PDL Koreksi.

Semua perubahan faktor kali harus dilakukan sebelum Suplai DIL. Bila perubahan
dilakukan sesudah suplai DIL, maka faktor kali baru berlaku untuk rekening bulan tahun
mutasi berikutnya.

14
Monitoring Pelanggan dengan CT/PT Tidak Standar
Disediakan menu untuk memonitor pelanggan yang memiliki CT/PT tidak standar untuk
dilakukan evaluasi oleh unit.

Menu Monitoring faktor kali bisa diakses di AP2T : PELAYANAN PELANGGAN >
MONITORING > Monitoring Kelainan Faktor Meter.
Pelayanan Pelanggan Selamat Datang j | Monitoring Kelainan Faktor Kali 'W
Expand All Collapse All Monitoring .Kelainan Faktor Kali
S) CD Laporan
S3 CD Informasi L:_ij Tampil j
SD CD Pembatalan
a CD Simulasi Unit UPI:
l^i'ZJj Monitoring I
Unit AP:
(=3 Monitoring Stand Bongkar
g 3 Monitoring Log DH Prepaid DJBB Unit UP: \MANUKAN
3 3 Monitoring Permohonan Token
g3Monitoring Permohonan (OLAP)
3 Monitoring Dil
3 3 Monitoring PDL (OLAP)
33Monitoring Pembayaran
? i l Monitoring Pembayaran Non Tagli
3 Monitoring Pesta
g]Monitoring Status Pelayanan
3 3 Monitoring Daftar Tunggu j
3 Monitoring Kelainan Faktor Kail j
-^Monitoring Upload UJL
iS^l Monitoring Upload Nedisys

Tampilan Cube Monitoring Kelainan Faktor Kali:

. UNITUPI 0 | T A r ^ F -H UNITAP H DAYA H uNrrup f]


*
JMLPLG Drop C o l u m n Fields Here 1

^KETERANGAN ,-; , A . F 1 3ENIS_PELANGGAN , .A R l JMLPLG T o t a l ,;.;

Q FKMKWH < > FKMKVARH PELANGGAN DENGAN KVARH 14

PELANGGAN 4 1 . 5 kVA - 2 0 0 kVA 115

G) RASIO CT/PT TIDAK STAN DART PELANGGAN DI A T A S 200 kVA 4

PELANGGAN D I BAWAH 4 1 . 5 kVA 4

RASIO C T / P T T I D A K S T A N DART T o t a l 123

Grand T o t a l . . . . 137
..- .-. ? l .. i .

List Export

Excel 1 - Save |
| Open ]

Monitoring faktor kali disajikan dalam bentuk OLAP dengan kriteria utama adalah Rasio
CT/PTTidak Standar dan FKM kWh tidak sama dengan FKM kVArh.

Klik 2x pada jumlah pelanggan untuk menampilkan detil pelanggan.

15
Contoh:
Detil pelanggan dengan Rasio CT/PT tidak Standar:
-

. -. ,. - .
L'-OUI CH.liR won j u w i [mm ;.Tw|ti"]^mT" j h,"u.r/M: cr.sciucciurwH'PT_RME*.GM 1 n . s i m i a ^ w M FAAHKV.W IAUUYARH HU3_lt\M<CCM IDUW&
KR
PAMAI-UO/I Pis:ocr,i
SJ sw.* SMU 514111.16055 i IZS'J*? ') 41SM m GOI R 0 0 0 0 PiUMGMI 41.5 IDil
IV 200 LV
N SIAHOAST
PAKUIUU/i
P
PlKJARAII RiSlO Of
M iwrn SMH 4 l l i n W l ( i W.ONT1U , tiua n 1 II P I U M G M 4 I J
nwiwmrw] W J00 KV 5T1>^T
00
PiBOJAyi
B PASTC a . j
S3 SJJTOi 51411 534112056457 PI. I t R U M I U B
41500 UVART 1 0 IS
PCLWI0CAN41.1
II W - 2WJlv IC*
6P 1X11 W 113
STAMKWT

PKCHP
SMCHVAG PiS;oa.i
51 ".--.A 5)411 S34H1M2I4I n. SMH 41500 5 ! RT 000 0 0 0 1
PELUIGGMMU
0 ku* - 21! IV TEiK
Rw N 0 S1AHDWT
SUMIUIB:
KP
MMW6 ! t ( J "' PAS:O a , i
sutanmu PiUHSGJM41.t
5) UPVW 53411 S34ii;issa4i 02500 125 S 0 25 U IV - 200 LVI IEW*
0 5iw*>yfT
RI w RW

MS.H.U1 MHO BI "ININUIIO


JUSI*! CIUUIGSAII4I.S RAS CM
iii(*yi 1EAK
5IPB* 514U mmmvi mw.CN! " , 1 M 0 PHK RI UU ;i J o 15 0 W * 200IV
1 SIMpftRI
HMM
t?
PUUt<UU/l PCUVKGUI41 t*s:oci P
S) SJPIW SJtll 53411011445* P I F E K I U H B2 I41M0 SU8 RT 010 75 5 0 15 D ICU
1 kv.2ui.v
RW 00
PiHi.'jCAII

PUU4JU1 A5:on.i
PL*K& 41.1
S) SHY.* SS4U SHlIKHIln K M H K 5!>M) RI 0O1 RW 0 0 0 0 i a IV-21 > :.- IDU
oo u e SIUOIRT

16
LAMPIRAN

STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN TINGGI 70 kV (IA)

RATIO PT = 70.000/100 V

RATIO CT DAYAMIN FAKTOR KALI kWh


KAPASITAS/ ARUS
RATIO PT KONTRAK NOMINAL
DAYA (MVA) (A)
PRIMER SEKUNDER (MVA) kWh kVArh

700 300 1 30 30 247,43 210.000 210.000

700 350 1 30 35 288,67 245.000 245.000

700 400 1 30 40 329,91 280.000 280.000

700 450 1 30 45 371,14 315.000 315.000

700 500 1 30 50 412,38 350.000 350.000

700 600 1 30 55 453,62 420.000 420.000

700 600 1 30 60 494,86 420.000 420.000

700 750 1 30 70 577,33 525.000 525.000

700 750 1 30 75 618,57 525.000 525.000

700 800 1 30 80 659,81 560.000 560.000

700 800 1 30 85 701,05 560.000 560.000

700 1000 1 30 90 742,29 700.000 700.000

700 1000 1 30 95 783,52 700.000 700.000

700 1000 1 30 100 824,76 700.000 700.000

17
STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN TINGGI 70 kV (5A)

RATIO PT = 70.000/100 V

RATIO CT DAYAMIN FAKTOR KALI kWh


KAPASITAS/ ARUS
RATIO PT KONTRAK NOMINAL
DAYA (MVA)
PRIMER SEKUNDER (MVA) kWh kVArh

700 300 5 30 30 247,43 42.000 42.000

700 350 5 30 35 288,67 49.000 49.000

700 400 5 30 40 329,91 56.000 56.000

700 450 5 30 45 371,14 63.000 63.000

700 500 5 30 50 412,38 70.000 70.000

700 600 5 30 55 453,62 84.000 84.000

700 600 5 30 60 494,86 84.000 84.000

700 750 5 30 70 577,33 105.000 105.000

700 750 5 30 75 618,57 105.000 105.000

700 800 5 30 80 659,81 112.000 112.000

700 800 5 30 85 701,05 112.000 112.000

700 1000 5 30 90 742,29 140.000 140.000

700 1000 5 30 95 783,52 140.000 140.000

700 1000 5 30 100 824,76 140.000 140.000

18
STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN TINGGI 150 kV (IA)

RATIO PT = 150.000/100 V

RATIO CT DAYAMIN KAPASITAS/ FAKTOR KALI kWh


ARUS
KONTRAK
RATIO PT NOMINAL
DAYA
PRIMER SEKUNDER (MVA) (A) kWh kVArh
(MVA)

1500 150 1 30 30 115,47 225.000 225.000

1500 200 1 30 40 153,96 300.000 300.000

1500 250 1 30 50 192,44 375.000 375.000

1500 300 1 30 60 230,93 450.000 450.000

1500 350 1 30 75 288,67 525.000 525.000

1500 400 1 30 80 307,91 600.000 600.000

1500 500 1 30 100 384,89 750.000 750.000

1500 600 1 30 125 481,11 900.000 900.000

1500 750 1 30 150 577,33 1.125.000 1.125.000

1500 800 1 30 175 673,56 1.200.000 1.200.000

1500 1000 1 30 200 769,78 1.500.000 1.500.000

1500 1200 1 30 250 962,22 1.800.000 1.800.000

1500 1500 1 30 300 1154,67 2.250.000 2.250.000

1500 1600 1 30 350 1347,11 2.400.000 2.400.000

1500 2000 1 30 400 1539,56 3.000.000 3.000.000

1500 2000 1 30 500 1924,45 3.000.000 3.000.000

19
STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN TINGGI 150 kV (5A)

RATIO PT = 150.000/100 V

RATIO CT DAYAMIN FAKTOR KALI kWh


KAPASITAS/ ARUS
RATIO PT KONTRAK NOMINAL
DAYA (MVA) (A)
PRIMER SEKUNDER (MVA) kWh kVArh

1500 150 5 30 30 115,47 45.000 45.000

1500 200 5 30 40 153,96 60.000 60.000

1500 250 5 30 50 192,44 75.000 75.000

1500 300 5 30 60 230,93 90.000 90.000

1500 350 5 30 75 288,67 105.000 105.000

1500 400 5 30 80 307,91 120.000 120.000

1500 500 5 30 100 384,89 150.000 150.000

1500 600 5 30 125 481,11 180.000 180.000

1500 750 5 30 150 577,33 225.000 225.000

1500 800 5 30 175 673,56 240.000 240.000

1500 1000 5 30 200 769,78 300.000 300.000

1500 1200 5 30 250 962,22 360.000 360.000

1500 1500 5 30 300 1154,67 450.000 450.000

1500 1600 5 30 350 1347,11 480.000 480.000

1500 2000 5 30 400 1539,56 600.000 600.000

1500 2000 5 30 500 1924,45 600.000 600.000

20
STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN EKSTRA TINGGI 500 kV (IA)

RATIO PT = 500.000/100 V

KAPASITAS/
RATIO CT DAYAMIN ARUS FAKTOR KALI K W h
KONTRAK
RATIO PT NOMINAL
DAYA
PRIMER SEKUNDER (MVA)
(MVA) (A) kWh kVArh

5000 350 1 30 250 288,67 1.750.000 1.750.000

5000 450 1 30 300 346,40 2.250.000 2.250.000

5000 450 1 30 325 375,27 2.250.000 2.250.000

5000 500 1 30 350 404,13 2.500.000 2.500.000

5000 600 1 30 400 461,87 3.000.000 3.000.000

5000 600 1 30 425 490,73 3.000.000 3.000.000

5000 600 1 30 450 519,60 3.000.000 3.000.000

5000 600 1 30 475 548,47 3.000.000 3.000.000

5000 750 1 30 500 577,33 3.750.000 3.750.000

5000 750 1 30 525 606,20 3.750.000 3.750.000

5000 750 1 30 550 635,07 3.750.000 3.750.000

5000 750 1 30 575 663,93 3.750.000 3.750.000

5000 800 1 30 600 692,80 4.000.000 4.000.000

5000 800 1 30 625 721,67 4.000.000 4.000.000

5000 1000 1 30 650 750,53 5.000.000 5.000.000

5000 1000 1 30 675 779,40 5.000.000 5.000.000

5000 1000 1 30 700 808,27 5.000.000 5.000.000

5000 1000 1 30 750 866,00 5.000.000 5.000.000

5000 1200 1 30 800 923,73 6.000.000 6.000.000

5000 1200 1 30 850 981,47 6.000.000 6.000.000

5000 1200 1 30 900 1039,20 6.000.000 6.000.000

5000 1500 1 30 950 1096,93 7.500.000 7.500.000

5000 1500 1 30 1000 1154,67 7.500.000 7.500.000

21
STANDARISASI TANGGA DAYA UNTUK TEGANGAN EKSTRA TINGGI 500 kV (5A)

RATIO PT = 500.000/100 V

KAPASITAS/
RATIO CT DAYAMIN ARUS FAKTOR KALI kWh
KONTRAK
RATIO PT NOMINAL
DAYA
PRIMER SEKUNDER (MVA)
(MVA)
(A) kWh kVArh

5000 350 5 30 250 288,67 350.000 350.000

5000 450 5 30 300 346,40 450.000 450.000

5000 450 5 30 325 375,27 450.000 450.000

5000 500 5 30 350 404,13 500.000 500.000

5000 600 5 30 400 461,87 600.000 600.000

5000 600 5 30 425 490,73 600.000 600.000

5000 600 5 30 450 519,60 600.000 600.000

5000 600 5 30 475 548,47 600.000 600.000

5000 750 5 30 500 577,33 750.000 750.000

5000 750 5 30 525 606,20 750.000 750.000

5000 750 5 30 550 635,07 750.000 750.000

5000 750 5 30 575 663,93 750.000 750.000

5000 800 5 30 600 692,80 800.000 800.000

5000 800 5 30 625 721,67 800.000 800.000

5000 1000 5 30 650 750,53 1.000.000 1.000.000

5000 1000 5 30 675 779,40 1.000.000 1.000.000

5000 1000 5 30 700 808,27 1.000.000 1.000.000

5000 1000 5 30 750 866,00 1.000.000 1.000.000

5000 1200 5 30 800 923,73 1.200.000 1.200.000

5000 1200 5 30 850 981,47 1.200.000 1.200.000

5000 1200 5 30 900 1039,20 1.200.000 1.200.000

5000 1500 5 30 950 1096,93 1.500.000 1.500.000

5000 1500 5 30 1000 1154,67 1.500.000 1.500.000

22