BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Endokarditis merupakan penyakit oleh mikroorganisme pada endokard atau katup
jantung nama lain endokarditis infektif adalah endokarditis bakterialis. Lesi yang khas pada
endokarditis infektif adalah vegetasi pada katub tetapi lesi juga ditemukan pada endokard dan
pembuluh darah besar endokarditis infektif biasanya terjadi pada jantung yang mengalami
kerusakan.
Endokarditis tidak hanya terdapat pada katub yang mengalami kerusakan akan tetapi
pada katub yang sehat misalnya: endokarditis yanf terjadi pada penyalahgunaan narkotik
intravena. Perjalanan penyakit bisa hiperakut, akut, sub akut, atau kronik bergantung pada
virulensi mikroorganisme dan imunitas pasien.
Endokarditis infektif sub akut hamper selalu fatal dalam beberapa bulan sampai dua
tahun, sedangkan endokarditis hiperakut dan akut hampir tak dikenal, karena pasien telah
meninggal dunia lebih dahulu di sebabkan oleh sepsis, sebelum gejala klinis yang terkena
infeksi timbul, walapun pada autopsis jelas terlihat vegetasi infeksi pada endokard dan katub
jantung. Endokarditis infektif kronik hampir tak dapat dibuat diagnosisnya sewaktu pasien
masih hidup karena gejala khas tidak ditemukan hanya gejala- gejala infeksi aja.
Banyaknya penyakit yang terjadi dimasyarakat saat ini, terutama pada system
kardiovaskuler membuat penyusun merasa perlu mengetahui dan menyusun makalah ini. Dan
sebagai mahasiswa program S-1 keperawatan dirasa perlu mempelajari asuhan keperawatan
terhadap pasien dengan penyakit system kardiovaskuler khususnya endokarditis.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Memenuhi tugas mata kuliah sistem kardiovaskuler

2. Tujuan Khusus
Mengetahui konsep medis endokarditis.
Mengetahui konsep dasar asuhan keperawatan endokarditis.

1

Pertumbuhan ini tersusun atas fibrin. khususnya pada penyakit genitourinaria. Dan streptokokus viridans. riketsia. mengalir dalam aliran darah dan berahir pada pembuluah darah kecil di setiap organ yang mengakibatkan infark dan lesi vaskuler 2 . Infeksi subakut hampir selalu berakibat fatal. ( Arif Muttaqin. a. sel-sel darah. dan kronik. DEFINISI Endokarditis merupakan peradangan pada katup dan permukaan endotel jantung. stapilokokus. neumokokus. Endokarditis yang didapat dirumah sakit terjadi paling sering pada klien dengan penyakit yang melemahkan. Terjadinya endokarditis rematik disebabkan langsung oleh demam rematik yang merupakan penyakit sistemik karena infeksi streptokokus. Endokarditis kronik hampir tidak dapat dibuat diagnosanya. BAB II KONSEP MEDIS 1.2011). sub akut. bahan-bahan nekrosis dan kolagen disebut veruka. 2. Veruka kemungkinan hancur. sedangkan hiperakut/akut secara klinis tidak pernah ada. ETIOLOGI Endokarditis infeksi yang sering terjadi pada manula mungkin terjadi akibat menurunnya respon imunologi terhadap infeksi. perubahan metabolisme akibat penuaan dan meningkatnya prosedur diagnostik invasif. karena gejalanya tidak khas (Wilkinson. Endokarditis bisa bersifat endokarditis rematik dan endokardis infeksi. nterokokus. Perjalanan penyakit ini bisa.Judith M. penyakit yang terjadi paling sering pada orang-orang yang secara umum sehat. fungi/jamur. misalnya penyalahgunaan narkotik perintravena atau penyakit kronik. sehingga menyebabkan depormitas bila katup. tergantung pada virulensi mikroorganisme dan daya tahan penderita. ( Arif Muttaqin. dan yang menggunakan terapi intra vena atau antibiotik jangka panjang. yang menggunakan kateter indweler. Endokarditis tidak hanya terjadi pada endokard dan katub yang telah mengalami kerusakan. Endokarditis infeksi (endokarditis bakterial) adalah infeksi yang disebabkan oleh invasi langsung bakteri atau organisme lain. karena penderita meninggal terlebih dahulu yang disebabkan karena sepsis. lesi atau pertumbuhan berkembang diatas katub-katub jantung dan diatas endotelium. tetapi juga pada endokar dan katub yang sehat. Klien yang diberi pengobatan imunosupresif atau steroid dapat mengalami endokarditis pungi. 2009 ). 2009 ). Mikroorganisme penyebabnya mencakup: streptokokus. Endokarditis Infektif Endokarditis Infektif merupakan akibat dari serangan bakteri. akut. Terdapat insiden yang tinggi pada endokarditis stapilokokus diantara pemakai obat intra vena.

penyakit jantung sklerotik. Endokarditi infeksi sering timbul pada penyakit jantung rematik dengan fibrilasi dan gagal jantung. Penyumbatan seperti ini sangat serius. Enterococcus dan group A beta streptococcus hemolitikus. dimana mereka menyebabkan penyumbatan pada aliran darah arteri. Streptococcus dan staphyloccus merupakan penyebab lebih dari 80% kasus. kulit. karena bisa menyebabkan stroke. Endokarditis Non Infektif. lambung atau pancreas  Tuberkulosis  Infeksi tulang  Penyakit yang menyebabkan penurunan berat badan yang banyak. dapat tersangkut pada katup jantung dan menginfeksi endokardium. Golongan jamur yang tersering ialah candida dan aspergillus. saluran kencing. b. prolaps katub mitral. Yang paling mudah terkena infeksi adalah katup yang abnormal atau katup yang rusak. miokardiopati hipertrof obstruksi. Streptococcus viridan merupakan normal flora pada oropharynx dan ini peka terhadap penicillin. Penyakit jantung 3 . Timbunan bakteri dan bekuan darah pada katup (vegetasi) dapat terlepas dan berpindah ke organ vital. terutamab jika jumlahnya sangat banyak. katub jantung prostetik. Factor pencetus dan factor prediposisi Faktor predisposisi diawali dengan penyakit-penyakit kelainan jantung dapat berupa penyakit jantung rematik. penyakit jantung bawaan. Infeksi sering pada katub mitral dan katub aorta. penyalahgunaan obat melalui parental nasokomial. Pada pasen pecandu obat-obatan yang menyuntik melalui intravena dan pasen dengan katup buatan/katup yang telah cacat. post operasi jantung. Masuknya 2 kuman tersebut dapat melalui oropharynx. Bakteri (atau jamur) yang terdapat di dalam aliran darah atau yang mencemari jantung selama pembedahan jantung. Resiko terjadinya endokarditis non-infektif ditemukan pada:  Lupus eritematosus sistemik  Kanker paru-paru. staphilococcus sering menyerang katup jantung yang normal dan menyebabkan kerusakan yang cepat. tetapi katup yang normalpun dapat terinfeksi oleh bakteri yang agresif. Pada staphylococcus sring diikuti dengan infeksi pada organ yang lain. Streptococcus viridan’s alpha hemolytic merupakan organisme yang paling sering dan disusul dengan staphylococcus coagulase positiv. serangan jantung dan infeksi. juga merusak daerah tempat terbentuknya penyumbatan. insidennya lebih tinggi.

Di sebelah bawah agak runcing yang disebut apeks kordis. serosis hepatis. ANATOMI FISIOLOGI Jantung merupakan sebuah organ yang terdiri otot. lupus eritematosus. Terdiri dari dua lapisan : 4 . dengan deformitas katub dan tetralogi fallop. Lapisan jantung itu sendiri terdiri dari Perikardium. besarnya kurang lebih sebesar kepalan tangan pemiliknya. diatas diafragma.penyakit gout. Lapisan Jantung Dinding jantung terutama terdiri dari serat-serat otot jantung yang tersusun secara spiral dan saling berhubungan melalui diskus interkalatus. Ukurannya kurang lebih sebesar genggaman tangan kanan dan beratnya kira-kira 250-300 gram. dan Endokardium. tindakan obstretrik ginekologik dan radang saluran pernapasan 3. dan pangkalnya terdapat di belakang kiri antara kosta V dan VI dua jari di bawah papilla mamae. diabetis militus. Berikut ini penjelasan ketiga lapisan jantung yaitu : Perikardium (Epikardium) Epi berarti “di atas”. penyakit ginjal. Kerja Fungsi jantung adalah mengatur distribusi darah ke seluruh bagian tubuh. maka sebagai faktor predisposisi endokarditis infeksi adalah akibat pemakaian obat imunosupresif atau sitostatik. cardia berarti “jantung”. Cara bekerjanya menyerupai otot polos yaitu di luar kemauan kita (dipengaruhi oleh susunan saraf otonom). dan penyalahan narkotikintravena. Bila ada kelainan organik pada jantung. sebelah kiri bawah dari pertengahan rongga dada. hemodialisis atau peritonial dialisis. Bentuk jantung menyerupai jantung pisang. Faktor pencetus endokarditis infeksi adalah ekstrasi gigi atau tindakan lain pada gigi dan mulut. Letak jantung di dalam rongga dada sebelah depan (kavum mediastinum anterior). kateterisasi saluran kemih. Pada tempat ini teraba adanya denyutan jantung yang disebut iktus kordis. yang mana bagian ini adalah suatu membran tipis di bagian luar yang membungkus jantung. bawaan yang terkena endokarditis adalah penyakit jantung bawaan tanpa ciyanosis. Miokardium. Bagian atasnya tumpul (pangkal jantung) dan disebut juga basis kordis. penyakit paru obstruktif menahun.

Perikarduim fibrosum (viseral). Demam rematik mempengaruhi semua persendian sehingga menyebabkan poliartritis. suatu jaringan epitel unik yang melapisi bagian dalam seluruh sistem sirkulasi peredaran darah.namun hal ini merupakan fenomena sensitifitas atau reaksi yang terjadi sebagai respon terhadap streptokokus homolitikus.Mereka menjadi awal terjadinya suatu proses yang secara bertahap menebalkan bilah-bilah katup.artinya jaringan tersebut tidak mengalami infeksi atau secara langsung dirusak oleh organisme tersebut. Namun pada kenyataannya mereka lebih sering menimbulkan efek serius.meskipun klien telah bebas dari gejala masih ada beberapa efek residual permanen yang tetap tinggal dan 5 . Endokardium Endo berarti "di dalam". Lapisan otot ini yang akan menerima darah dari arteri koroner.dan pneumonia.Klien dengan kondisi seperti ini harus di rawat di ruang perawatan intensif.dan tersusun dalam deretan sepanjang bilah katup.yaitu suatu keadaan yang di sebut regurgitasi katup. PATOFISIOLOGI Terjadinya endokarditis rematik di sebabkan langsung oleh demam rematik.disritnia serius. 1. Pada klien lain. 2.leukosit darah akan tertimbun pada jaringan yang terkena dan membentuk nodul yang kemudian akan di ganti dengan jaringan parut. Kebanyakan klien sembuh dengan segera dan terlihat normal. Serat-serat otot ini tersusun secara spiral dan melingkari jantung.Namun. merupakan lapisan tengah yang terdiri dari otot jantung. adalah lapisan tipis endothelium. 4. dan Perikarduim fiseral yang mengandung sedikit cairan yang berfungsi sebagai pelumas untuk mempermudah pergerakan jantung.Setelah itu. yaitu Perikardium parietalis membatasi perikarduim fibrosum sering disebut epikardium. Miokardium Myo berarti "otot". merupakan bagian kantong yang membatasi pergerakan jantung terikat di bawah sentrum tendinium diafragma.Tempat yang paling sering mengalami regurgitasi katup adalah katup mitral.manik-manik kecil tadi tidak tampak berbahaya dan dapat menghilang tanpa merusak bilah katup.Sebagian kecil klien dengan demam rematik menjadi sakit berat yang di iringi oleh gagal jantung yang berat.yaitu penyempitan lumen katup. Jantung juga merupakan organ sasaran dan merupakan bagian yang kerusakannya paling serius.tepi bilah katup yang meradang menjadi lengket satu sama lain mengakibatkan stenosis katup. Perikarduim serosum (parietal).terjadilah kebocoran. membentuk sebagian besar dinding jantung. Endokarditis rematik secara anatomis di manifestasikan dengan adanya tumbuhan kecil yang transparan yang menyerupai manic dengan ukuran sebesar kepala jarum pentul.suatu penyakit sistemik yang di sebabkan oleh infeksi streptokokus grup A.sehingga tak dapat menutup dengan sempurna. bersatu dengan pembuluh darah besar merekat pada sternum melalui ligamentum sternoperikardial. Kerusakan jantung dan lesi sendi bukan akibat infeksi. dibagi menjadi dua bagian.menyebabkan menjadi memendek dan menebal di banding yang normal.

Miokardium biasanya dapat mengompensasi defek katup tersebut dengan baik sampai beberapa waktu tertentu. penomena emboli. 5. Pendarahan intra serebral. jaringan otak.atau keduanya dapat terdengar pada auskultasi. Diagnosis dapat ditegakan bila memenuhi kriteria diatas. Bila penyebabnya streptokokus viridan yang sensitif 6 . demam. disfungsi katup. dinding pembuluh darah karena septik emboli atau bakterimia  Reaksi immunologis Melalui mekanisme tersebut dapat menyebabkan: a. blok konduksi. seperti abses atau mycotic aneurysma d. dan pembiakan darah yang positif.bising jantung yang khas pada stenosis katup. dilatasi ruang. kelainan jantung bawaan dengan murmur.klien masih dalam keadaan sehat. dan anemia sesudah operasi kardiovaskular atau operasi pemasangan katub jantung protestik. nfark atau infark berdarah b.pada beberapa klien. Proses desak ruang.bahkan dapat terdeteksi adanya getaran pada saat palpasi. Dapat melalui 3 cara:  Penyumbatan dari pembuluh darah oleh emboli yang berasal dari vegetasi endokardial  Infeksi meningen. merupakan komplikasi neurologik. 7. disritmia. tetapi iso enzim tidak ada.  Enzim jantung: CPK mungkin tinggi. PENATALAKAANAAN a. sering menimbulkan deformitas katup progresif. perdarahan subdural c. KOMPLIKASI Diantara berbagai manifestasi klinik dari endokarditis komplikasi neurologi merupakan hal yang penting karena sering terjadi.Beratnya kerusakan jantung atau bahkan keberadaannya mungkin tidak tampak pada pemeriksaan fisik selama fase akut penyakit ini. Penatalaksanaan Medis Obat yang diberikan adalah obat yang sensitif terhadap mikroorganisme yang dibiakan pada uji resistensi. hipertrofi.  Sinar X dada: dapat menunjukkan pembesaran jantung.Namun.regurgitasi. infiltrasi pulmonal  Kultur darah: dilakukan untuk mengisolasi bakteri. SAB.  Ekokardiogram: dapat menunjukkan efusi perikardial. virus dan jamur penyebab. hipertrofi jantung. Endokarditis pascabedah bila dapat diduga bila terjadi panas. leukositosis.SElama miokardium masih bias mengompensasi. Perubahan fungsi otak karena berbagai factor 6. Pemeriksaan diagnostic dapat berupa :  EKG: dapat menunjukkan iskemia. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK Diaknosis endokarditis infeksi dapat ditegakan dengan sempurna bila ditemukan kelainan katup.

5-1. b. terhadap penisilin G. sering terjadi kekambuhan dan resiko emboli lebih besar.5 gr tiap jam (IV) atau nafsilin 1. biasanya memerlukan tindakan bedah. Oleh karena itu. Lama pengobatan 4 minggu dan dianjurkan sampai 6 minggu.4-6 juta unit perhari selama 4 minggu. Bila kuman resisten dapat digunakan sefalotin 1. sefazolia 2-4 gr/hari. gentamisin sering dikombinasikan dengan sefalotin. ampicilin dan karbenisilin. parenteral untuk dua minggu.5 gr/6 jam.5 gr tiap 4 jam atau oksasilin 12 gr /hari atau vankomisin 0. maka diberikan dosis 2. Kuman streptokokus fecalis (post-operasi obgin) relatif resisten terhadap penisilin. kemudian dapat diberikan parenteral/peroral penicilin V karena efek sinegis dengan streptomidin. Oleh karena itu digunakan penisilin bersama dengan gentamisin yang merupakan obat pilihan. Selain pengobatan antibiotik. Dengan dosis pinisilin G 12-24 juta unit/hari dan gentamisin 3-5 mg/kgBB dibagi dalam 2-3 dosis ampicilin dapat digunakan untuk pengganti penisilin G dengan dosis 6-12 gr/hari. dapat ditambah 0. digunakan amfoterisin BB 0. Infeksi yang terjadi pada katup prostetik tidak dapat diatasi oleh obat biasa. Untuk penyebab jamur. diperlukan keseimbangan elektrolit dan intake yang cukup.2 mg/kg B per hari (IV) dan flusitosin 150 kg BB per hari per oral dapat digunakan tunggal atau kombinasi.serta eretromisin 0. penting sekali mengobati penyakit lain yang menyertai seperti gagal jantung. Penatalaksanaan Keperawatan Tindakan keperawatan diberikan berdasarkan kewenangan dan tanggung jawab perawat secara profesional sebagaimana terdapat dalam standar praktek keperawatan yaitu sebagai berikut:  Independent  Dependent  Interdepend 7 .5 gram tiap 12 jam untuk dua minggu.5 gr/ 8 jam dengan lama pemberian obat adalah 4 minggu Untuk kuman gram negatif diberikan obat golongan aminoglikosid gentamisin 5-7 mg/kgBB per hari.