Homeostasis

Homeostasis adalah usaha tubuh untuk mempertahankan kondisi satabil atau keadaan static/ konstan
dalam linkungan interna. Istilah homeostasis ini pertama kali diperkenalkan oleh WB. Canon. Ahli ilmu
faal Amerika serikat Walter Cannon menyebutkan upaya mempertahankan lingkungan dalam yang stabil
ini sebagai homeostasis yang berasal dari bahasa yunani homeo (sama) dan stasis (mempertahankan
keadaan).

Cannon mengajukan 4 postulat yang mendasari homeostasis, yaitu :

1. Peran system syaraf dalam mempertahankan kesesuaian lingkungan dalam dengan kehidupan.

2. Adanya kegiatan pengendalian yang bersifat tonik.

3. Adanya pengendalian yang bersifat antagonistic.

4. Suatu sinyal kimia dapat mempunyai pengaruh yang berbeda di jaringan tubuh yang berbeda.

Sistem control Homeostasis.

Homeostasis dikontrol oleh system control yang dilakukan oleh sel-sel yang berfungsi
untuk memelihara sifat fisik atau kimia lingkungan hidup interna relatife stabil.
Misalnya pengaturan suhu tubuh, saat tubuh kedinginan maka untuk menjaga
homeostatsi pembuh darah akan kontriksi untuk menurunkan panas yang hilang. Jika
gagal maka tubuh akan meningkatkan produksi panas denganshivering ( menggigil ).

System pengaturan tubuh yang lain untuk mempertahankan homeostasis ini adalah
dengan system umpan balik negative (negative feedback system) :peningkatan atau penurunan suhu
tubuh, tubuh akan memberikan reaksi berlawanan-sistem ini menguntungkan bagi tubuh.
Sedangkan system umpan balik positif atau positive feedback system sering merugikan tubuh karena

pembuangan akhir metabolism. mukosa usus. HATI Tidak semua zat-zat yang di absorbsi melalui saluran pencernaan dapat digunakan sel dalam bentuk seperti yang di absorbsi. pengaturan fungsi tubuh. difusi.reaksinya memperburuk keadaan dan merupakan lingkaran setan seperti pendarahan. pembiakan. system musculoskeletal. lemak dan lain-lain. gangguan perfusi jaringan termasuk miokard. hipotensi. Hati mengubah susunan nutrient ini menjadi bentuk yang lebih dapat digunakan dan jaringan tubuh lainnya-sel lemak. saluran pencernaan. asam amino. transpotrasi dan perfusi. system respirasi. hati. PEMBUANGAN HASIL AKHIR METABOLISME . Di perawatan ICU yang dimaksud ‘faktor luar menghentikan’ pada diagram diatas adalah bantuan dari paramedic. SISTEM TRANSPORT CAIRAN Cairan ektrasel di transport ke seluruh tubuh melalui system sirkulasi dan pergerakan cairan antara kapiler dan sel. SISTEM RESPIRASI Paru-paru merupakan organ yang bertanggung jawab mempertahankan homeostasis dengan cara memenuhi kebutuhan oksigen sel melalui mekanisme ventilasi. ginjal dan kelenjar endokrin membantu mengubah zat-zat yang diabsorbsi atau menyimpan sampai diperlukan. System kontrol homeosatatis terdiri dari system transport cairan. SISTEM MUSKULOSKELETAL System ini penting pada homeostasis untuk pergerakan melindungi tubuh dan memperoleh makanan. Organ yang berperan adalah jantung dan paru sehingga perfusi jaringan tercukupi untuk metabolisme. SALURAN PENCERNAAN Homeostasis pada saluran pencernaan adalah melalui mekanisme absorbsi sebagai nutrient seperti karbohidrat.

dan mengekskresikan zat yang tidak di perlukan seperti urea. berbagai ion.Pembuangan CO2 oleh paru dimana CO2 merupakan hasil akhir semua metabolism yang paling banyak.mekanisme reflek terjadi dihubungkan dengan acus rerlex yang terdiri dari stimulus. berfungsi sebagai reaski metabolisme yang lambat. System hormonal : dalam tubuh terdapat 8 kelenjar endokrin utama yang mengekresikan zat kimia yang dinamakan hormon. PEMBIAKAN Kadang pembiakan daianggap tidak merupakan fungsi homeostasis. Sedangkan hormone adalah suatu system pengatur yang melengkapi system sayaraf. reseptor. PENGATURAN FUNGSI TUBUH System syaraf : terdiri dari tiga bagian besar. Misalnya : hormone tiroid membantu meningkatkan semua reaksi kimia dalam sel. afferent. tapi pembiakan membantu mempertahankan keadaan satatik dengan menghasilkan yang baru untuk menggantikan yang mati. Respon homeostasis lokal : adalah respon yang terjadi secara lokal akibat stimulus seperti kerusakan pada kulit dan dilatasi pembuluh darah pada otot yang sedang beraktifitas. reabsorbsi zat yang diperlukan seperti asam amino. efektor dan respon (feedback) 2. Ginjal merupakan fungsi homeostasis menyaring sejumlah plasma melalui glomerolus kedalam tubulus ginjal. glukosa sejumlah air. Reflek : adalah reseptor stimulus tanpa disadari (involuntary). tanpa dipelajari (unlearned). . tanpa di pertimbangkan (unpremeditated). Insulin membantu metabolism glukosa. pusat integritas. seperti mengelakan tangan dari benda hangat atau panas. system syaraf pusat (bagian integrasi) dan bagian motoris. Hormone kortek adrenal mengawasi metabolisme tulang dll. KOMPONEN SISTEM HOMEOSTASIS 1. bagian sensoris.

Oke sobat. Anda bisa coba temukan sendiri. Dan kita ingat pada peran perawat di ICU yaitu mecegah terjadinya komplikasi yang di sebabkan oleh ketidakstabilan homeostasis tubuh. Peran kita adalah membantu proses homeostasis system respirasi tersebut dengan memberi panduan latihan nafas dalam sesuai kondisi dan kemampuan pasien.Setelah mempelajari Homeostasis pada tubuh kita maka kita bisa paham akan kondisi pasien dimana keadaan homeostasisnya sedang tidak stabil.38 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis! . Sehingga pemulihan system respirasi dapat lebih cepat. Seperti apa contohnya? Dalam pengalaman saya ketidak stabilan homeostasis ini dapat kita temui pada pasien dengan pemakaian ventilator (ketidak stabilan homeostasis pada system respirasi). Bagaimana dengan system yang lain?? Pasti masih banyak contohnya. selamat belajar dan pahami yang lain agar kita bisa merawat pasien secara komperhensif. Diposkan oleh Irfan Nur Rohman di 18. Karena itu pemahman tentang homeostasis pada perawat ICU sangat di perlukan.