MAKALAH BIOLOGI

“Perubahan dan Pelestrian Lingkungan Hidup”

Disusun Oleh:

1.Kherukiatul Rohmi

2.Baiq Shelvia Syara p

3.Yuliana Syarida

4.Hatni

5.Hidayatussamiah

6.Sriwahyuni

7.Lalu Wildan Mukhalladun

SMA Negeri 1 Gunung Sari
TP 2016/2017

Saya juga menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. oleh karena itu saya sangat membutuhkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dan pada intinya untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan agar dimasa yang akan datang lebih baik lagi. . semoga makalah ini dapat berguna untuk Mahasiswa pada umumnya. KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya. Makalah ini merupakan tugas Mata Pelajaran Geografi .Makalah ini merupakan inovasi pembelajaran untuk memahami penelitian secara mendalam. saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Kondisi dan Masalah Lingkungan Hidup di Indonesia” tepat pada waktunya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Guru mata Pelajaran Geografi atas bimbingan dan pengarahannya selama penyusunan makalah ini serta pihak-pihak yang telah membantu dan tidak dapat disebutkan satu per satu.

3 Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan……………………………… 6.2 Perumusan Masalah…………………………..3 Tujuan………………………………………………………………………… 1. BAB II. UPAYA-UPAYA MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN HIDUP 6. ANALISA LINGKUNGAN HIDUP…………………………………… BAB IV.……………………...5 Pelestarian flora dan fauna………………………………………………… BAB VII..………………………………… 1.2 Pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan hidup…………… 6.… 7.……. PENUTUP………………………………………………………….2 Keterbatasan Ekologi dalam Pembangunan…………. LANDASAN TEORI………………………………………………… 2.2 Saran……………………………………………………………………… DAFTAR PUSTAKA…………………………..…..ii BAB I.1 Kesimpulan………………………………………………………………… 7. PENDAHULUAN……………………………………………………….……………………………… . PENYEBAB&DAMPAK MASALAH LINGKUNGAN HIDUP…… BAB VI. DAFTAR ISI Kata Pengantar……………………………………………………………………..4 Metodelogi penulisan………………………………….1 Identifikasi kualitas lingkungan hidup……………….……………………… BAB III.... 1. 6.…………………………… 1.4 Pengelolaan daur ulang sumber daya alam………………………………… 6. MASALAH-MASALAH PADA LINGKUNGAN HIDUP…………… BAB V.1 Latar Belakang……………………….i Daftar isi………………………………………………………………………….1 Usaha mengatasi berbagai masalah lingkungan hidup…………………….……………………… 2.

Apa penyebab dan dampak yang ditimbulkan dari masalah lingkungan hidup? c. salah satunya yaitu adanya masalah mengenai keadaan lingkungan hidup seperti kemerosotan atau degradasi yang terjadi di berbagai daerah.1 Latar Belakang Pada umumnya manusia bergantung pada keadaan lingkungan disekitarnya yaitu berupa sumber daya alam yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari. dan udara. Masalah apa saja yang terjadi pada lingkungan hidup? b. Untuk menjaga keseimbangan. Air sangat diperlukan oleh manusia sebagai komponen terbesar dari tubuh manusia. Sehingga apabila dalam penulisan makalah ini ada kata-kata atau kalimat yang hampir sama dari sumber atau penulis lain harap dimaklumi dan merupakan unsur ketidaksengajaan. air. Tanah merupakan tempat manusia untuk melakukan berbagai kegiatan. yaitu kelompok biotik (flora darat dan air. udara merupakan sumber oksigen yang alami bagi pernafasan manusia. kelompok abiotik ( sawah. Lingkungan yang sehat akanterwujud apabila manusia dan lingkungannya dalam kondisi yang baik. maka dapat dibuat perumusan masalah sebagai berikut: a. air dan udara) dan kelompok kultur (ekonomi.4 Metodelogi Penulisan Pada pembuatan makalah ini metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dari buku-buku mengenai lingkungan hidup dan data dari internet. Lingkungan hidup di Indonesia perlu ditangani dikarenakan adanya beberapa faktor yang mempengaruhinya. Sumber daya alam yang utama bagi manusia adalah tanah. 1. fauna darat dan air). Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah lingkungan hidup? 1. Selain itu. sosial.2 Perumusan Masalah Berdasarkan pada latar belakang yang telas dijelaskan. budaya serta kesehatan masyarakat). BAB I PENDAHULUAN 1. air sangat dibutuhkan dengan jumlah yang cukup banyak dan memiliki kualitas yang baik. .3 Tujuan Adapun tujuan yang dari penulisan makalah ini yaitu dapat mengetahui masalah-masalah yang terjadi pada lingkungan hidup serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. 1. Secara garis besar komponen lingkungan dapat dibagi menjadi tiga kelompok.

2. Kegiatan pembangunan dapat menimbulkan pengaruh yang cukup besar terhadap lingkungan. kimia maupun secara fisik. Ekologi berasal dari kata oikos yang berarti rumah tangga dan logos yang mempunyai arti ilmu pengetahuan. Kualitas Lingkungan hidup Yaitu dengan memperhatikan kondisi lingkungan hidup sekitar yang berhubungan dengan mutu hidup. ekologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan keadaan lingkungannya yang bersifat dinamis. Sedangkan lingkungan abiotik merupakan segala segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup yang bukan berupa organisme. abiotik dan kultur yaitu sebagai berikut: 1. BAB II LANDASAN TEORI 2. Batas kemampuan itu disebut daya dukung. Dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup. Setiap pembangunan perlu mengkaji komponen yang meliputi komponen biotik. Jadi. Secara alami merupakan peristiwa yang terjadi bukan . daya dukung lingkungan ialah kemampuan suatu lingkungan untuk mendukung peri kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.2 Keterbatasan Ekologi dalam Pembangunan Biolog lingkungan atau yang biasa dikenal dengan ekologi adalah bagian dari ilmu pengetahuan yang mempunyai hubungan erat dengan lingkungan. Kualitas hidup dapat ditentukan oleh tiga komponen utama yaitu terpenuhinya kebutuhan untuk kelangsungan hidup hayati. Pembangunan berwawasan lingkungan Merupakan pengelolaan sumber daya sebaik mungkin dengan pembangunan yang berkesinambungan serta peningkatan terhadap mutu hidup masyarakat. hubungan inilah yang disebut dengan keterbatasan ekologi. Dalam keterbatasan ekologi terjadi degradasi ekosistem yang disebabkan oleh dua hal yaitu peristiwa alami dan kegiatan manusia.1. Sasaran pembangunan yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lingkungan mempunyai kemampuan untuk menghasilkan sumber daya serta mengurangi zat pencemaran dan ketegangan sosial terbatas. Lingkungan harus dijaga agar dapat mendukung terhadap kualitas berupa tingkat hidup masyarakat yang lebih tinggi. Identifikasi Kualitas Lingkungan Hidup Lingkungan biotik adalah segala makhluk hidup mulai dari organisme yang tidak kasat mata sampai pada hewan dan vegetasi raksasa yang terdapat dipermukaan bumi. Hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya sangat terbatas terhadap lingkungan yang bersangkutan. Adanya keinginan untuk mencapai sasaran pembangunan yang ideal ialah membntuk manusia Indonesia seutuhnya secara material dan spiritual. Kegiatan tersebut dapat bersifat secara alamiah. terpenuhinya kebutuhan untuk kelangsungan hidup manusiawi dan terpenuhinya kebebasan untuk memilih. 2.

konstruksi jalan raya.karena disebabkan oleh perilaku manusia. pertambangan. . pengembangan sumber daya air dan adanya urbanisasi. kehutanan. Sedangkan yang disebabkan oleh kegitan manusia yaitu degradasi ekosistem yang dapat terjadi diberbagai bidang meliputi bidang pertanian.

2003]. bencana yang terjadi selama tahun 1998 hingga pertengahan 2003 data yang didapat menunjukan telah terjadi 647 bencana dengan 2022 korban jiwa dan mengalami kerugian milyaran rupiah dengan 85% merupakan bencana banjir dan longsor. BAB III ANALISA LINGKUNGAN HIDUP Berdasarkan pada data yang diperoleh. Diantaranya.8 juta hektar per tahun. hingga saat ini hutan asli Indonesia.6 juta hektar per tahun.62 juta hektar berada dalam kawasan hutan [Badan Planologi Dephut. . Sekitar 12% keadaan hutan di Indonesia yang merupakan bagian dari jumlah binatang yang tergolong jenis mamalia. Sisanya merupakan endemik yang hanya dapat ditemui didaerah tersebut. Selama periode 1985-1997 kerusakan hutan mencapai 1. hutan seluas 59.73 juta hektar hutan dan lahan mengalami kerusakan yang cukup serius. Berdasarkan pada hasil penelitian citra landsat pada tahun 2000 terdapat 101. Indonesia mempunyai hutan tropis dunia sebesar 10 persen. Pada periode 1997-2000 bertambah menjadi 3. Menurut World Resource Institute (1997). Penyusutan luas hutan alam yang merupakan asli Indonesia mengalami kecepatan menurunan yang cukup memprihatinkan. Menurut data yang diperoleh dari Bakornas Penanggulangan Bencana pada tahun 2003.519 merupakan bagian dari spesies burung. 16% persen merupakan bagian dari spesies amphibi dan binatang sejenis reptil dan 25% dari bagian spesies sejenis burung dan sekitar 1.

2. BAB IV MASALAH-MASALAH PADA LINGKUNGAN HIDUP Dalam lingkungan hidup di Indonesia. Secara biologis. Pencemaran Sungai dan laut Sungai dan laut dapat tercemar dari kegiatan manusia seperti penggunaan bahan logam berat. Di berbagai sektor industri dan rumah tangga seperti pemakaian bahan-bahan dari plastik. hal ini disebabkan oleh jumlah kandungan garam yang sangat besar yang terdapat di dalam tanah. pembuangan limbah cair kapal dan pemanfaatan air panas. tanah dan hutan yaitu sebagai berikut: 1. Pencemaran Hutan Hutan juga bisa mengalami kerusakan apabila dalam pemanfaatannya tidak terkendali dengan baik. Jika kegiatan tersebut dilakukan secara terus-menerus maka dapat mengakibatkan penggundulan hutan. laut. Selain itu. pencemara tanah juga dapat disebabkan oleh sampah plastik karena pada umumnya sampah plastik tidak mengalami proses penghancuran secara sempurna. 3. Hutan merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Pencemaran Tanah Tanah bisa dapat tercemar apabila penggunaan secara berlebihan terhadap pupuk dan bahan pestisida. fisik dan kimia senyawa seperti logam tidak dapat dihancurkan. . banyak terjadi permasalahan di sungai. Salah satu contoh pencemaran atau kerusakan hutan adalah adanya penebangan secara liar. Pencemaran tanah mempunyai ciri yaitu adanya perubahan tanah menjadi kering dan keras.

Adanya pertambahan jumlah penduduk dalam memanfaatkan lingkungan akan membawa dampak bagi mata rantai yang ada dalam suatu ekosistem. Selain itu kerusakan lingkungan bisa di sebabkan oleh sampah. Sampah yang semakin banyak dapat menimbulkan penguapan sungai dan kehabisan zat asam yang sangat dibutuhkan bagi mikroorganisme yang hidup di sungai. Hal inilah yang menyebabkan adanya perubahan ekosistem. Jumlah kerusakan flora dan fauna akan terus bertambah dan berlangsung lama jika dalam penggunaannya masyarakat tidak memperhatikan keseimbangan terhadap ekosistem lingkungan. Dampak dari perubahan ekosistem akan berkurang jika masyarakat mengetahui dan memahami fungsi dari suatu ekosistem tersebut. tempat penyedia makanan dan obat- obatan. BAB V PENYEBAB & DAMPAK MASALAH LINGKUNGAN HIDUP Perubahan ekosistem lingkungan yang paling utama disebabkan oleh perilaku masyarakat yang kurang baik dalam pemanfaatan sumber-sumber daya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Kerusakan ekosistem membawa dampak bukan hanya pada keanekaragaman terhadap flora dan fauna juga dapat mmbawa pengaruh lain terhadap masyarakat itu sendiri seperti longsor. Perubahan ekosistem suatu lingkungan terjadi dengan adanya kegiatan masyarakat seperti pemanfaatan lahan yang dijadikan sebagai daerah pertanian sehingga dapat mengurangi luas lahan lainnya. banjir dan erosi. Padahal hutan merupakan sumber kehidupan bagi sebagian masyarakat yang berfungsi sebagai penghasil oksigen. . Serta dapat pula disebabkan dari pembuangan limbah cair dari kapal dan pemanfaatan terhadap penggunaan air panas yang dapat menimbulkan laut menjadi tercemar. Selain itu kerusakan hutan yang terjadi karena adanya penebangan dan kebakaran hutan dapat mengakibatkan banyak hewan dan tumbuhan yang punah.

Untuk menghindari terjadinya pencemaran lingkungan dan kerusakan sumber daya alam maka diperlukan penegakan hokum secara adil dan konsisten. Keserasian lingkungan merupakan proses pembentukan lingkungan yang sifatnya relatif sama dengan pembentukan lingkungan. Untuk mengetahui keberhasilan dari pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan penggunaan indicator harus diterapkan secara efektif.1. Memberikan kewenangan dan tanggung jawab secara bertahap terhadap pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. 2. tetapi tidak merusak sumber daya alam lainnya sehingga dalam penggunaannya harus memperhatikan pemeliharaan dan perbaikan kualitas dari sumber daya alam tersebut. 7. Konservasi dapat diartikan sebagai upaya untuk memelihara lingkungan mulai dari lingkungan keluarga. Dalam pengelolaan sumber daya alam perlu diperhatikan keserasiannya dengan lingkungan. Penetapan konservasi yang baru dengan memelihara keragaman konservasi yang sudah ada sebelumnya. Pengelolaan sumber daya alam merupakan usaha secara sadar dengan cara menggali sumber daya alam. BAB VI UPAYA-UPAYA MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN HIDUP 6. masyarakat sampai bangsa. 5. Mengikutsertakan masyarakat dalam rangka menanggulangi permasalahan lingkungan global 6. Apabila lingkungan tercemar maka akan berdampak buruk bagi kelanjutan dari keberadaan sumber daya alam yang akhirnya dapat menurunkan kehidupan masyarakat. 4. Usaha Mengatasi berbagai Masalah Lingkungan Hidup Pada umumnya permasalahan yang terjadi dapat diatasi dengan cara-cara sebagai berikut: 1.2. 6. Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup secara bertahap dapat dilakukan dengan cara membudayakan masyarakat dan kekuatan ekonomi. Menerapkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan pada pengelolaan sumber daya alam baik yang dapat maupun yang tidak dapat diperbaharui dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampungnya. 3. Adanya peningkatan perkembangan kemajuan di bidang produksi tidak perlu mengorbankan lingkungan yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Pengelolaan sumber . Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan Hidup dan Berkelanjutan Untuk menanggulangi masalah kerusakan yang terjadi pada lingkungan perlu diadakan konservasi.

Memperbanyak penggunaan pupuk kandang dan organik dibandingkan dengan penggunaan pupuk buatan sehinnga tidak terjadi kerusakan pada tanah. 8. 5. 9. sebenarnya dapat dijadikan barang lain yang bisa bermanfaat dan tentunya dengan pengolahan yang baik. Adanya pengendalian terhadap penggunan sumber daya alam secara berlebihan. 13. Sebelum melakukan pengolahan diperlukan adanya pencegahan terhadap pembuangan air limbah yang banyak dibuang secara langsung ke sungai. Pembuatan sengkedan. 7. 2. perkantoran. Reboisasi di daerah pegunungan. Untuk menambah nilai ekonomis maka penggunaan bahan mentah perlu dikurangi karena dianggap kurang efisien. dan keseimbangan lingkungan. 6. Reklamasi lahan pada daerah yang sebelumnya dijadikan sebagai daerah penggalian. dan pusat-pusat kegiatan lain. Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan Dalam pengelolaan sumber daya alam agar tetap lestari maka dapat dilakukan uasaha atau upaya sebagai berikut: 1. 12. Melakukan reboisasi terhadap lahan yang kritis sebagai suatu bentuk usaha pengendalian agar memiliki nilai yang ekonomis. guludan. 11. tata air. Adanya pengendalian terhadap kendaraan bermotor yang memiliki tingkat pencemaran tinggi sehingga menimbulkan polusi.4.3. pemukiman penduduk. Adanya kegiatan penghijauan di setiap tepi jalan raya. 4. maka diperlukan pembuatan lahan dan sumur resapan 3.daya alam agar berkelanjutan perlu diadakannya pelestarian terhadap lingkungan tanpa menghambat kemajuan. Menjaga kawasan tangkapan hujan seperti kawasan pegunungan yang harus selalu hijau karena daerah pegunungan merupakan sumber bagi perairan di darat. dimana daerah tersebut berfungsi sebagai reservoir air. Untuk mengurangi aliran permukaan serta untuk meningkatkan resapan air sebagia air tanah. 10. Pengelolaan Daur Ulang Sumber Daya alam Tingkat pencemaran dan kerusakan lingkungan dapat dikurangi dengan cara melakukan pengembangan usaha seperti mendaur ulang bahan-bahan yang sebagian besar orang menganggap sampah. Pengelolaan limbah sangat efisien dalam upaya untuk . Adanya pengaturan terhadap penggunaan air bersih oleh pemerintah. peresapan air. 6. dan sasag yang betujuan untuk mengurangi laju erosi. 6.

2. Dalam pengolahan limbah juga harus mengembangkan penggunaan teknologi. Pelestarian Flora dan Fauna Untuk menjaga kelestarian flora dan fauna. Pengelolaan limbah menjadi barang yang bermanfaat serta memilki nilai ekonomis. Hutan Suaka Alam merupakan daerah khusus yang diperuntukan untuk melindungi alam hayati. 2. 3. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pengelolaan limbah dengan menggunakan konsep daur ulang adalah sebagai berikut: 1. upaya yang dapat dilakukan adalah mendirikan tempat atau daerah dengan memberikan perlindungan khusus yaitu sebagai berikut: 1. 3. Suaka Marga Satwa merupakan salah satu dari daerah hutan suaka alam yang tujuannya sebagai tempat perlindungan untuk hewan-hewan langka agar tidak punah.5. Taman Nasional yaitu daerah yang cukup luas yang tujuannya sebagai tempat perlindungan alam dan bukan sebagai tempat tinggal melainkan sebagai tempat rekreasi. Melakukan pengelompokan dan pemisahan limbah terlebih dahulu. 4. 6. Cagar alam merupakan daerah dari hutan suaka alam yang dijadikan sebagai tempat perlindungan untuk keadaan alam yang mempunyai ciri khusus termasuk di dalamnya meliputi flora dan fauna serta lingkungan abiotiknya yang berfungsi untuk kepentingn kebudayaan dan ilmu pengetahuan. .mengatasi masalah lingkungan.

penebangan dan kebakaran hutan yang dapat menimbulkan pencemaran terhadap sungai dan laut. hutan sehingga banyak flora dan fauna yang punah. . tanah. Dalam pemanfaatan sumber daya harus memperhatikan dampak yang timbul dari penggunaan sumber daya tersebut terhadap lingkungan sekitar agar tidak terjadi pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup.2 Saran Masyarakat harus menjaga kelestarian lingkungan hidup.1 Kesimpulan Penyebab terjadinya masalah lingkungan hidup adalah adanya kegiatan masyarakat seperti pembuangan limbah pabrik. 7. BAB VII PENUTUP 7. sampah dari rumah tangga.

com/showthread.S.cekinfo. Sugandi. Geografi.. Fakta dan Konsep Geografi. http://forum. Totok Gunawan.H. M. Dede. Bandung: Regina.php?t=1680 . 2005. DAFTAR PUSTAKA Dr.dkk. Jakarta: Ganeca Exact. 2004.