FISIO ANATOMY

1. PAK FAISAL
1) Peningkatan abnormal bahan sisa bernitrogen di dalam darah misalnya urea, asam urat dan kreatinin merupakan
salah satu ciri penurunan fungsi ginjal ( nitrogen urea darah )
2) Menyekresi Urin merupakan fungsi dari ginjal.
3) Rasa takut akan nyeri berdefekasi, input psikologis lain, stimulasi simpatis pada saluran pencernaan,
aktifas simpatis meningkat pada individu yang mengalami stress lama, obat - obatan
4) tempat urin dikumpulkan sementara yaitu kandung kemih
5) sensasi subjektif yang sering mendahului muntah yaitu mual, berkeringat, Takikardi
6) mengalirkan urin dari ginjal ke kandung kemih ureter
7) struktur yang berbentuk corong yang bekerja sebagai wadah penampung urin yng dibentuk di ginjal yaitu pelvis
renal
8) mengalirkan urine dari kemih ke luar tubuh yaitu uretra
9) proses pergerakan sekitar 20% plasma yang masuk ke kapiler glomerulus menembus kapiler untuk masuk ke
ruang interstisium lalu menuju kapsula bowman merupakan proses filtrasi.
10) Pada ginjal yang sehat, molekul yang tidak mengalami filtrasi yaitu molekul protein.
11) Pergerakan aktif atau pasif suatu zat yang disaring di glomerulus kembali ke kapiler peritubulus yaitu urinalisis
12) Bekuan darah yang dapat dibentuk dibagian system vascular mana saja yang dapat menyebabkan penyempitan
pembuluh darah yaitu trombus
13) Menggiling atau mengunyah makanan yaitu gigi Graham
14) Benda yang berjalan mengikuti aliran darah dari lokasi sekunder kemudian terperangkap di pembuluh lokasi
sekunder tersebut dan menyebabkan obstruksi aliran darah yaitu embolus
15) Struktur muscular otot yang berbeda didasar mulut yaitu lidah
16) Kelenjar yang menghasilkan saliva yaitu kelenjar ludah
17) Penyempitan pada katup jantung yaitu hipoksia
18) Membantu pencernaan polisakarida secara kimia merupakan Fungsi dari kelenjar ludah
19) Saluran cerna yang berbentuk huruf J melebar dan merupakan tempat penyimpanan sementara untuk
memberikan waktu bagi enzim pencernaan lambung
20) Kolon ini berjalan menuju kebawah rongga abdomen kemudian melengkung menuju garis tengah yaitu kolon
desended
21) Bagian tengah dari usus halus yaitu jejunum
22) Melingkari kepala pancreas merupakan ciri dari duodenum
23) Bagian akhir dari usus halus yaitu ileum
24) Kolon yang berjalan menuju keatas yakni dari sekum ke bagian kolon setinggi hati kolon asenden
25) Hilangnya selera makan yaitu anoreksia
26) Kolon yang melintang ( horizontal ) Kolon transversal
27) Peningkatan keenceran dan frekuensi feses yaitu diare
28) Kolapsnya paru atau alveolus yaitu atelektasi
29) Keluarnya protein 3,5 gram atau lebih melalui urin per hari yaitu sindrom nefrotik
30) Kondisi turunya konsentrasi oksigen dalam darah yaitu hipoksemia

respon jaringan sekitar agen serta sel nekrotik di daerah radang akan menghasilkan mediator inflamasi  Mediator Inflamasi menginduksi vascula. aliran darah. timbul rongga. sebagai organ sekresi dan penyerapan. plasma darah keluar terakumulasi di jaringan perivasculer.tanda  Rubor ( Redness ) = Kemerahan  Kalor ( Heat ) = Panas  Tumor ( Swelling ) = Bengkak  Dolor ( Pain ) = rasa Sakit  Fungsio laesa ( Loss Of Function ) = Fungsi jaringan / organ terganggu 2. . proses  Agen causatif. aliran darah. permiabilitas meningkat.  Endothel menjadi lengket. dan mengaktifkan leukosit. DR YAYU  Tanda-tanda radang dan proses radang 1.  Mediator inflamasi Berfungsi untuk menginduksi vascula. dan mengaktifkan leukosit  Terjadinya vaso dilatasi arterioli maupun kapiler disekitar daerah radang menimbulkan perlambanan aliran darah dan leukosit mengalir ditepi lumen vasculer. maupun jaringan inang yang nekrotik  Proses fagositosis terjadi pada sel leukosit dengan membentuk fagolisosom dan mendegradasi agen secara enzymatic. ( Aliran non axial )  Endothel kapiler meregang. Jaringan yang disusun oleh lapisan sel yang melapisi permukaan organ seperti permukaan kulit.  Fungsi organ sel  Mata – penglihatan  Telinga – mendengar  Hidung – penciuman  Lidah – pengecap  Kulit – peraba  Proses mitosis dan penjelasannya  Macam-macam jaringan dan fungsinya  Jaringan epitel. Jaringan ini berfungsi untuk melindungi organ yang dilapisinya.2. sel inang terinfeksi. leukosit menggelinding ( Rolling ) kemudian melekat (adhesi) pada permukaan endothel  Leukosit masuk ruang antar endothel (diapedesis) dan keluar dari vasculer (ekstravasasi)  Leukosit akan bergerak (migrasi) menuju agen causatif inflamasi  Leukosit memfagosit baik agen asing.

jaringan pengikat berfungsi untuk mengikat jaringan dan alat tubuh. Batang otak : mengatur sirkulasi darah.  Jaringan saraf. Contoh jaringan ini adalah jaringan darah. Jaringan pengikat.  Jaringan otot.Otak mengelola informasi . dan pencernaan Otak tengah : penghubung antara otak kecil dan otak besar.  Susunan saraf tepi Nn cranialis 12 psg Nn spinalis 31 psg Saraf simpatis dan para simpatis  Bagian otak dan fungsinya Cerebrum untuk kemampuan berfikir menganalisa. Adalah jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas otot dan organ serta menerima dan meneruskan rangsangan. otot lurik yang dapat ditemukan pada rangka tubuh.Saraf sensorik ( menerima ) . PEMBAGIAN ANATOMI. Jaringan otot terbagi atas tiga kategori yang berbeda yaitu otot licin yang dapat ditemukan di organ tubuh bagian dalam. asosiasi Saraf sensorik menghantarkan rangsangan dari reseptor sensoris ke system saraf pusat. motoric. cedera. dan otot jantung yang dapat ditemukan di jantung.Asosiasi ( penghubung ke otak ) .Terjadi perintah ke otot . mengontrol respon penglihatan. saraf motoric membawa informasi keluar ssp ke organ sasaran ( sel otot atau kelenjar) saraf asosiasi menyampaikan antara sensorik dan motoric. EFEK PERANGSANGAN TERHADAP ORGAN SALING BERLAWANAN. pernapasan. logika bahasa fisual IQ ditentukan oleh kualitas Cerebellum : mengontrol keseimbangan.  Anatomy sel saraf dan fungsi Ada 3 macam syaraf sensorik. JENIS ZAT TRANSMITER. 3. penggerakan tubuh dan pendengaran  Perbedaan saraf simpatik dan parasimpatik 1. Sesuai namanya. S : Preganglionik : Acetilkolin Post ganglionik : Nor Adrenalin P : Preganglionik : Acetilkolin Post ganglionik : Acetilkolin  Reflex Mekanisme secara umum .Rangsangan reseptor ( membawa ) . makanan. kesadaran. Asal : S : segmen torakal dan lumbal medula spinalis P : saraf kranial dan segmen sakral medula spinalis 2.

Sintesis lemak.Influenza .kulit ( parietal ) nervus oftalmikus ( sensorik dan motoric ) .Mimisan  Reseptor dari kelima indera . . Reflex biasa Melalui perintah otak. Kemosintesis.Salesma ( infeksi virus ) . cairan serebrospinal. memori  Lobus frontalis  gerakan motorik  Lobus parietalis  pendengaran.Fungiformis .Pendengar ( parietal ) Nervus audiotorius ( Sensorik ) . Fermentasi Proses Anabolisme biasanya banyak membutuhkan energi sehingga reaksinya dapat berlangsung cepat dan efisien. Sintesis protein KATABOLISME Proses Penguraian Contoh : Respirasi Sel.Pengecap ( nervus hipoglosus ) motoric ( frontal )  Anatomy lidah  Apex lidah ( ujung lidah  Dorsum lidah  Radiks atau pangkal lidah  Papilla ( bintik-bintik pada permukaan lidah ) . taktil  Lobus oksipitalis  visual  Kelainan pada indera penciuman . meningen ( meninx ).Sirkumualata  Metabolisme Proses pembentukan atau penguraian zat di dalam sel yang disertai dengan adanya perubahan energy Metabolism terbagi menjadi : ANABOLISME Proses Pembentukan Contoh: Fotosintesis.Penglihatan ( ocipital ) nervus optikus (sensorik ) . sementara gerak reflex karna adanya rangsangan  Lapisan otak Tulang.Tersumbat dan pilek . Reaksi yang memerlukan energi dalam bentuk panas disebut reaksi endergonik atau reaksi endoterm.Anesmia ( penyumbatan rongga hidung ) .Peredangan pada hidung ( alergi ) .Filiformis . Blood brain barrier ( sawar darah otak )  Fungsi lobus  Lobus temporalis  intepretasi bau .Penciuman ( temporal ) nervus olfactorius – sensorik .

Proses metabolisme memerlukan ENZIM ENZIM Enzim adalah satu atau beberapa gugus polipeptida (protein) yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia. Suatu reaksi dimana terjadi pelepasan energi disebut reaksi eksergonik atau reaksi eksoterm. Sebagian besar enzim bekerja secara khas.Sebaliknya pada proses Katabolisme banyak energi dibebaskan ke lingkungan berupa energi panas. Enzim bekerja dengan cara menempel pada permukaan molekul zat-zat yang bereaksi dan dengan demikian mempercepat proses reaksi. yang artinya setiap jenis enzim hanya dapat bekerja pada satu macam senyawa atau reaksi kimia. Percepatan terjadi karena enzim menurunkan energi pengaktifan yang dengan sendirinya akan mempermudah terjadinya reaksi. .