KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT JENDERAL
PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta 10270
Telp. 5706195 Faksimili 57906195
Laman: www.kemdikbud.go.id
SALINAN
PERATURAN
DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

NOMOR 04/D/P/2016

TENTANG PETUNJUK
PELAKSANAAN
DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN
SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA

DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH,

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 18 Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 Tahun 2015
tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Bidang
Pendidikan Sekolah Dasar/Sekolah Dasar Luar Biasa, perlu
menetapkan Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar
tentang Petunjuk Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus Bidang
Pendidikan Sekolah Dasar/Sekolah Dasar Luar Biasa.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang
Perpustakaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2007 Nomor 129, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4774);
3. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi
dan Transaksi Elektronik (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2008 Nomor 58, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4843);
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
Nomor 2 Tahun 2014 (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2014 Nomor 246, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5589);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang
Rencana Kerja Pemerintah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 74, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4405);

6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 4496)
sebagaimana telah dua kali diubah terakhir dengan
Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5670);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 tentang
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang
Perpustakaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5531);
9. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang
Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta
Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon I
Kementerian Negara, sebagaimana beberapa kali telah
diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 135
Tahun 2014;
10. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah
beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden
Nomor 4 tahun 2015;
11. Peraturan Presiden Nomor 73 Tahun 2011 tentang
Pembangunan Bangunan Gedung Negara;
12. Peraturan Presiden Nomor 84 Tahun 2012 tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Dalam Rangka
Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi
Papua Barat;
13. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-
2019;
14. Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2015 tentang
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
15. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun
2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah
Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah
Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah
Menengah Atas/Madrasah Aliyah(SMA/MA);
16. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun
2008 tentang Buku;

17. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/M/2007
tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung
Negara Pemeliharaan dan Perawatan Gedung;
18. Standar Nasional Indonesia 7329:2009 tentang
Perpustakaan Sekolah;
19. Standar Nasional Perpustakaan 007:2011 tentang
Perpustakaan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.
20. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun
2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar
di Kabupaten/Kota, sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan Nomor 23
Tahun 2013;
21. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 73/M-
DAG/PER/9/2015 tentang Kewajiban Pencantuman Label
Dalam Bahasa Indonesia.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR
DAN MENENGAH TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN
DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH
DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

1. Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan Sekolah Dasar/Sekolah Dasar
Luar Biasa yang selanjutnya disebut DAK SD/SDLB adalah dana yang
bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah
tertentu untuk mendanai kebutuhan sarana dan/atau prasarana
SD/SDLB yang merupakan urusan Daerah.
2. Sekolah Dasar yang selanjutnya disebut SD adalah salah satu bentuk
satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum
pada jenjang pendidikan dasar.
3. Sekolah Dasar Luar Biasa yang selanjutnya disebut SDLB adalah salah
satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan
pendidikan khusus pada jenjang pendidikan dasar.
4. Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah.
5. Prasarana adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi sekolah.
6. Standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang
berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat
berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel
kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber
belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran,
termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.
7. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan adalah upaya pemenuhan
sarana dan prasarana SD yang belum mencapai standar sarana dan
prasarana pendidikan untuk memenuhi standar sarana dan prasarana
pendidikan.

gempa bumi. Buku panduan pendidik adalah buku yang memuat prinsip. Koleksi perpustakaan adalah semua informasi dalam bentuk karya tulis. menengah dan perguruan tinggi. 21. Teknologi informasi dan komunikasi yang selanjutnya disebut TIK adalah satuan perangkat keras dan lunak yang berkaitan dengan akses dan pengelolaan informasi dan komunikasi. dengan tingkat kerusakan lebih dari 30% (tiga puluh persen) sampai dengan 45% (empat puluh lima persen). dan budaya secara dalam dan luas. Buku referensi adalah buku yang isi dan penyajiannya dapat digunakan untuk memperoleh informasi tentang ilmu pengetahuan. yang dihimpun. Kerusakan bangunan adalah tidak berfungsinya bangunan atau komponen bangunan akibat penyusutan/berakhirnya umur bangunan. 22. Buku pengayaan adalah buku yang memuat materi yang dapat memperkaya buku teks pendidikan dasar. dan dilayankan. Jamban adalah ruang untuk buang air besar dan/atau kecil. 20. Rumah dinas guru adalah rumah negara golongan II yang mempunyai hubungan yang tidak dapat dipisahkan dari suatu sekolah dan hanya disediakan untuk didiami oleh guru dan apabila telah berhenti. dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 45% (empat puluh lima persen) sampai dengan 65% (enam puluh lima persen). Media pendidikan adalah peralatan pendidikan yang digunakan untuk membantu komunikasi dalam pembelajaran. . Ruang belajar adalah ruang untuk pembelajaran teori dan praktik yang meliputi ruang kelas dan ruang belajar lainnya. teknologi. dan atau komponen struktural seperti struktur atap. Perabot adalah sarana pengisi ruang. 15. 13. seni. Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang berada pada satuan pendidikan formal di lingkungan SD yang merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah yang bersangkutan. pensiun atau pindah tugas rumah dikembalikan kepada Negara/Daerah. 12. 10. 11. diolah. Ruang kelas baru adalah ruang untuk pembelajaran teori dan praktek yang tidak memerlukan peralatan khusus dan baru dibangun di atas lahan kosong. karya cetak. beristirahat. dan sejenisnya. dan model pembelajaran untuk digunakan oleh para pendidik. kebakaran. 17. dan menerima tamu. 16. Rusak berat adalah kerusakan pada sebagian besar komponen bangunan. Ruang guru adalah ruang untuk guru bekerja di luar kelas. 14. Rusak sedang adalah kerusakan pada sebagian komponen non struktural. baik struktural maupun non-struktural yang apabila setelah diperbaiki masih dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. lantai. dan/atau karya rekam dalam berbagai media yang mempunyai nilai pendidikan. dan merupakan pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan. 23. 19. deskripsi materi pokok. 9. Peralatan pendidikan adalah sarana yang secara langsung digunakan untuk pembelajaran. 24. Ruang perpustakaan adalah ruang untuk menyimpan dan memperoleh informasi dari berbagai jenis bahan pustaka. prosedur.8. atau akibat ulah manusia atau perilaku alam seperti beban fungsi yang berlebih. 25. 18. atau sebab lain yang sejenis.

Dewan pendidikan adalah lembaga mandiri yang beranggotakan berbagai unsur masyarakat yang peduli pendidikan. (2) Petunjuk pelaksanaan ini bertujuan untuk menjamin pelaksanaan/pengelolaan DAK SD/SDLB sesuai dengan Petunjuk Teknis DAK Bidang Pendidikan SD/SDLB. mengidentifikasi serta mengantisipasi permasalahan yang timbul dan atau akan timbul untuk dapat diambil tindakan sedini mungkin. 33. 31. BAB IV KRITERIA SEKOLAH PENERIMA Pasal 4 SD/SDLB penerima DAK SD/SDLB adalah SD/SDLB yang memenuhi kriteria umum dan kriteria khusus. dan pihak terkait lainnya dalam pelaksanaan DAK SD/SDLB. Standar harga satuan regional adalah harga satuan barang dan jasa yang ditetapkan oleh Kepala Daerah sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan. 32. komunitas sekolah.26. Laporan adalah penyajian data dan informasi suatu kegiatan yang telah. 27. SD/SDLB. keluaran (output) dan hasil (outcome) terhadap rencana dan standar yang telah ditetapkan. Evaluasi adalah rangkaian kegiatan membandingkan realisasi masukan (input). terluar atau tertinggal yang selanjutnya disebut daerah 3T adalah daerah khusus berdasarkan ketentuan peraturan perundang- undangan. serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. Daerah terdepan. 28. 30. . sedang atau akan dilaksanakan sebagai indikator pelaksanaan kegiatan sesuai yang direncanakan. Komite sekolah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik. BAB II MAKSUD DAN TUJUAN Pasal 2 (1) Petunjuk Pelaksanaan ini merupakan pedoman bagi Kabupaten/Kota. Pemantauan adalah kegiatan pemantauan perkembangan pelaksanaan rencana kegiatan. BAB III TARGET Pasal 3 Target yang akan dicapai dalam kegiatan DAK SD/SDLB adalah tersedianya sarana dan/atau prasarana SD/SDLB yang memenuhi standar sarana dan prasarana pendidikan untuk mencapai standar nasional pendidikan. 29. Panitia Pelaksana di Sekolah yang selanjutnya disebut P2S adalah pelaksana kegiatan peningkatan prasarana pendidikan yang dibiayai dari DAK Bidang Pendidikan pada satuan pendidikan di luar Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

g. c. mempunyai Kepala Sekolah yang dibuktikan dengan surat keputusan dari pejabat yang berwenang atau badan penyelenggara pendidikan. dalam hal ruang belajar mengalami kerusakan berikut perabotnya lebih dari 65%. Pasal 6 Kriteria khusus SD/SDLB penerima kegiatan peningkatan prasarana: (1) Rehabilitasi ruang belajar: a. rusak sedang dengan tingkat kerusakan ruang belajar berikut perabotnya lebih dari 30% sampai dengan 45%. rusak sedang dengan tingkat kerusakan ruang guru berikut . diprioritaskan bagi SD/SDLB yang berlokasi di daerah 3T. masih beroperasi dan memiliki ijin operasional. rusak sedang dengan tingkat kerusakan ruang belajar lebih besar dari 30% sampai dengan 45%. dalam hal ruang belajar mengalami kerusakan lebih dari 65%. maka dapat dilakukan pembangunan kembali dalam bentuk ruang baru dengan alokasi dana sebesar biaya pembangunan ruang kelas baru. belum memiliki sarana dan/atau prasarana pendidikan yang memenuhi standar sarana dan prasarana pendidikan. bukan rekening bank atas nama pribadi. memiliki rekening bank atas nama sekolah. b. Pasal 5 Kriteria umum meliputi: a. f. c. d. rusak sedang dengan tingkat kerusakan ruang guru lebih dari 30% sampai dengan 45%. c. mempunyai potensi berkembang dan dalam tiga tahun terakhir mempunyai kecenderungan jumlah siswa stabil atau meningkat. memiliki Komite Sekolah. rusak berat dengan tingkat kerusakan ruang belajar berikut perabotnya lebih dari 45% sampai dengan 65%. yang ditetapkan dengan surat keputusan Kepala Sekolah. milik yayasan untuk SD/SDLB swasta). kecuali untuk SD/SDLB yang mengalami keadaan darurat dan/atau musibah seperti terdampak akibat huru hara. tidak menerima bantuan sejenis dari sumber dana lainnya (APBN/dan atau APBD I) pada tahun anggaran berkenaan. (2) Rehabilitasi ruang belajar berikut perabotnya: a. b. e. h. dan i. rusak berat dengan tingkat kerusakan ruang belajar lebih besar dari 45% sampai dengan 65%. kebakaran atau bencana alam. (3) Rehabilitasi ruang guru: a. (4) Rehabilitasi ruang guru berikut perabotnya: a. dibuktikan dengan sertifikat atau bukti lain yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang. SD/SDLB berdiri di atas lahan yang tidak bermasalah/tidak dalam sengketa dan milik sendiri (milik Pemerintah atau Pemerintah Daerah untuk SD/SDLB negeri. rusak berat dengan tingkat kerusakan ruang guru lebih dari 45% sampai dengan 65%. b. b. maka dapat dilakukan pembangunan kembali dalam bentuk ruang baru dengan alokasi dana sebesar biaya pembangunan ruang kelas baru.

atau bagi sekolah yang memiliki lahan terbatas. c. 2) minimal 5 ruang kelas bagi daerah 3T. memiliki jumlah rombongan belajar melebihi jumlah ruang kelas yang ada. belum memiliki rumah dinas guru. dan c. (6) Pembangunan ruang kelas baru (RKB) berikut perabotnya: a. memiliki ruang perpustakaan yang tidak rusak. atau bagi sekolah yang memiliki lahan terbatas. memiliki ruang perpustakaan yang tidak rusak. telah terpenuhi ruang kelas yang memadai dan tidak rusak: 1) minimal 6 ruang kelas bagi daerah non 3T. c. berada di daerah 3T. memiliki lahan yang cukup untuk membangun ruang guru minimal 72 m2. belum memiliki jamban yang layak atau jumlah jamban yang ada tidak memadai. (7) Pembangunan ruang perpustakaan berikut perabotnya: a. b. d. c. . sekolah mempunyai potensi berkembang (dalam tiga tahun terakhir mempunyai jumlah siswa stabil atau meningkat). b. belum memiliki ruang guru. rusak berat dengan tingkat kerusakan jamban siswa dan/atau guru lebih dari 45% sampai dengan 65%. dan d. perabotnya lebih dari 30% sampai dengan 45%. (10) Pembangunan rumah dinas guru: a. (5) Rehabilitasi jamban siswa dan/atau guru: a. ruang guru dapat dibangun di lantai 2. memiliki jumlah ruang kelas yang memadai minimal 5 ruang kelas dan tidak rusak. ruang perpustakaan dapat dibangun di lantai 2. dengan syarat struktur bangunan di lantai 1 dapat menumpu atau dibangun ruang di atasnya. memiliki lahan minimal 3. rusak sedang dengan tingkat kerusakan jamban siswa dan/atau guru lebih dari 30% sampai dengan 45%. dengan syarat struktur bangunan di lantai 1 dapat menumpu atau dibangun ruang di atasnya. 2) minimal 5 ruang kelas bagi daerah 3T. RKB dapat dibangun di lantai 2 dengan syarat struktur bangunan di lantai 1 dapat menumpu atau dibangun ruang di atasnya. atau bagi sekolah yang memiliki lahan terbatas. belum memiliki ruang perpustakaan dengan luas minimal 56 m2. rusak berat dengan tingkat kerusakan ruang guru berikut perabotnya lebih dari 45% sampai dengan 65%. memiliki jumlah ruang kelas yang memadai dan tidak rusak: 1) minimal 6 ruang kelas bagi daerah non 3T. dan c. dengan ketentuan pemakaian lahan tersebut tidak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga. memiliki lahan 72 m2 dengan lebar minimal 6 m. untuk 1 unit). b. memiliki lahan yang luasnya minimal 72 m2 (ilustrasi 8m x 9m) dengan ketentuan pemakaian lahan tersebut tidak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga.75 m. dengan ketentuan pemakaian lahan tersebut tidak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olah raga. (9) Pembangunan jamban siswa dan/atau guru: a.5 m2 (ilustrasi 2 m x 1. (8) Pembangunan ruang guru berikut perabotnya: a. d. b. b.

(2) Media pendidikan: a. e. Sekolah membuat dan menyampaikan proposal kegiatan peningkatan sarana dan/atau prasarana pendidikan sesuai dengan prioritas kebutuhannya ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. memiliki ruang kelas yang memadai. dan b. memiliki ruang kelas yang memadai. 3. dan b. memiliki ruang perpustakaan yang memadai. Bupati/Walikota menetapkan sekolah penerima DAK SD/SDLB melalui SK Penetapan berdasarkan usulan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Kabupaten/Kota melakukan penandatanganan perjanjian pemberian DAK SD/SDLB untuk peningkatan prasarana pendidikan dengan sekolah penerima alokasi DAK SD/SDLB sebagaimana Lampiran I yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini. 4. 7. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menyampaikan pemberitahuan kepada sekolah mengenai kegiatan DAK SD/SDLB. 2. kecuali Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. dan b. Pasal 7 Kriteria khusus SD/SDLB penerima kegiatan peningkatan sarana pendidikan: (1) Koleksi perpustakaan sekolah: a. belum memiliki sarana media pendidikan atau jenis dan jumlah media pendidikan yang dimiliki kurang dari kebutuhan. memiliki lahan minimal 60 m2 (ilustrasi 6 m x 10 m). BAB V MEKANISME PENETAPAN SD/SDLB PENERIMA ALOKASI DAK BIDANG PENDIDIKAN Pasal 8 Mekanisme penetapan sekolah penerima alokasi DAK SD/SDLB: 1. pendataan dan verifikasi kelayakan proposal serta kondisi sarana dan/atau prasarana pendidikan berdasarkan kriteria umum dan kriteria khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan seleksi sekolah calon penerima DAK SD/SDLB melalui pemetaan. Direktorat Pembinaan SD mengirim Petunjuk Teknis beserta Peraturan Pelaksanaannya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. . dan f. lahan berada di lokasi sekolah. belum memiliki sarana peralatan pendidikan yang memenuhi standar sarana pendidikan. 6. Dinas Pendidikan menetapkan alokasi dan jenis kegiatan per sekolah secara proporsional setelah melakukan validasi kondisi dan kebutuhan sekolah. (3) Peralatan pendidikan: a. dan Pasal 7. Pasal 6. belum memiliki koleksi perpustakaan atau jenis dan jumlah koleksi perpustakaan yang dimiliki belum memenuhi standar sarana perpustakaan. 5.

menyusun rencana kegiatan sekolah bersama P2S. yang bertugas: a. kecuali Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. agar sekolah memahami secara teknis mekanisme dan tata kelola pelaksanaan kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. Pasal 9 Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menyelenggarakan bimbingan teknis pelaksanaan peningkatan prasarana pendidikan bagi sekolah penerima. BAB VII ALOKASI BIAYA Pasal 13 Biaya kegiatan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan SD/SDLB berpedoman pada standar harga satuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 298 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang- . menentukan tingkat kerusakan ruang/bangunan dengan melibatkan unsur teknis yang ada di daerah tersebut. BAB VI PELAKSANAAN Pasal 10 (1) DAK SD/SDLB ditujukan bagi SD/SDLB sebagai upaya pemenuhan standar sarana dan prasarana pendidikan. dan b. (2) Pelaksanaan pekerjaan peningkatan sarana SD/SDLB sebagaimana tercantum dalam Lampiran III yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini. (2) SD/SDLB dapat memperoleh lebih dari satu kegiatan sarana dan/atau prasarana pendidikan sebagai upaya pemenuhan standar sarana dan prasarana pendidikan. Pasal 12 (1) Pelaksanaan mengenai pembukuan keuangan dengan mekanisme swakelola serta pelayanan informasi dan pengaduan masyarakat sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini. (3) Pelaksanaan pekerjaan peningkatan prasarana SD/SDLB sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini. Pasal 11 Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota membentuk tim teknis.

3) penjelasan tentang kriteria dan mekanisme pemilihan ketua. b. kepala sekolah bersama komite sekolah melaksanakan rapat dengan agenda: 1) penjelasan tentang DAK SD/SDLB. Penanggungjawab Teknis yaitu wakil wali murid atau masyarakat setempat. kecuali untuk SD/SDLB yang berada di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Pasal 16 Proses pembentukan P2S: a. bendahara. kepala sekolah menerbitkan Surat Keputusan tentang P2S. berdasarkan hasil rapat dan berita acara pembentukan P2S. hasil rapat pembentukan P2S dituangkan dalam Berita Acara Pembentukan P2S. Penanggung Jawab yaitu kepala sekolah bersangkutan. d. BAB VIII PELAKSANAAN KEGIATAN SARANA PENDIDIKAN Pasal 14 Pelaksanaan kegiatan peningkatan sarana pendidikan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan. Ketua yaitu salah seorang guru tetap (bukan kepala sekolah) di sekolah bersangkutan.Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah junctis Pasal 39 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. b. Bendahara yaitu guru di sekolah bersangkutan. susunan dan nama-nama P2S dipilih secara musyawarah dan mufakat. dan e. dan e. d. yang dipilih dan dibentuk secara musyawarah dalam forum rapat sekolah. BAB IX PELAKSANAAN KEGIATAN PRASARANA PENDIDIKAN Pasal 15 (1) Pelaksanaan peningkatan prasarana pendidikan dilakukan secara swakelola oleh P2S sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. c. (2) P2S terdiri dari unsur sekolah dan masyarakat sekitar sekolah. Sekretaris yaitu wakil wali murid sekolah bersangkutan. serta penanggungjawab teknis. Pasal 93 ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. (3) Susunan P2S meliputi: a. . sekretaris. c. apabila tidak tercapai mufakat dapat dilakukan melalui voting. dan 4) penjelasan tentang tugas dan tanggung jawab P2S. dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/M/2007. 2) penjelasan tentang pembentukan P2S.

komite sekolah dan masyarakat di sekitar sekolah. dan 2) menjamin informasi rencana dan pelaksana peningkatan prasarana pendidikan diketahui secara terbuka ke masyarakat c. Pasal 17 (1) P2S bertugas dan bertanggungjawab: a. melakukan dokumentasi penerimaan. dan 2) mempresentasikan (sosialisasi) rencana kegiatan peningkatan prasarana pendidikan kepada unsur-unsur sekolah (pimpinan. b. dan dokumen tersebut harus berada di sekolah. f. memilih dan menetapkan pekerja sesuai dengan keahliannya. melaksanakan kegiatan peningkatan prasarana pendidikan secara swakelola. g. dan h. (3) Sekretaris: a. bersama tim teknis. e. (2) rencana anggaran biaya. (3) rencana kerja dan syarat-syarat (4) jadwal pelaksanaan. Pelaporan 1) menjamin selesainya laporan teknis dan keuangan (bulanan dan akhir) hasil kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. dan 2) menyiapkan bahan untuk presentasi (sosialisasi) rencana kegiatan peningkatan prasarana pendidikan kepada unsur-unsur sekolah (pimpinan. membuat informasi/papan nama kegiatan. menyusun laporan teknis dan mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana dan pelaksanaan kegiatan peningkatan prasarana pendidikan berikut realisasi penggunaan dananya kepada Kepala Sekolah. guru. dan karyawan). guru. Perencanaan 1) mengkoordinasikan penyusunan rencana kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. Pelaksanaan 1) menjamin kelancaran pelaksanakan kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/M/2007. komite sekolah dan masyarakat di sekitar sekolah. pengeluaran dana dan kegiatan terkait. karyawan). 2) menyampaikan laporan kegiatan kepada Kepala Sekolah. (2) Ketua: a. c. d. b. . dan 3) menyampaikan pertanggungjawaban kegiatan kepada Kepala Sekolah. Pelaksanaan 1) menyiapkan berbagai persuratan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. Perencanaan 1) menyiapkan bahan-bahan untuk penyusunan rencana kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. b. membuat informasi tentang pelaksanaan di papan pengumuman. melakukan Serah Terima Hasil Pekerjaan peningkatan prasarana pendidikan dengan Kepala Sekolah. menyusun rencana pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan/atau pembangunan yang terdiri dari (1) gambar rencana/kerja.

Pelaksanaan 1) menjamin kelancaran (ketersediaan bahan dan tukang) kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. (4) Bendahara : a. 3) mengarsipkan laporan keuangan kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. Pelaksanaan 1) menerima dan memeriksa usulan pembayaran. dan 2) melakukan penyimpanan keuangan yang menjamin kelancaran kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. c. dan 3) mencatat berbagai permasalahan pekerjaan untuk ditindaklanjuti oleh panitia. dan 5) menyusun rencana kebutuhan bahan-bahan dan alat untuk kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. 2) mengumpulkan informasi tentang kemajuan pekerjaan sebagai bahan laporan. b. 4) melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran keuangan kegiatan. 3) menyusun jadwal (rencana waktu) kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. bulanan dan akhir kegiatan. 2) menjamin kesesuaian rencana dan pelaksanaan pekerjaan peningkatan prasarana pendidikan. dan 3) menyusun dan menyampaikan usulan daftar pembayaran upah pekerja kepada panitia. 2) membuat rencana kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. 5) menyiapkan informasi kondisi keuangan panitia kepada ketua. b. dan 4) menyampaikan pertanggungjawaban keuangan kepada ketua panitia. Pelaporan 1) membuat konsep laporan (bulanan dan akhir) hasil kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. dan 3) menyampaikan pertanggungjawaban kegiatan kepada ketua panitia. Pelaporan 1) melakukan pembukuan harian. Perencanaan 1) menyusun rencana pembiayaan kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. 2) mengarsipkan laporan (bulanan dan akhir) hasil kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. 2) membuat konsep laporan keuangan hasil kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. mingguan. (5) Penanggungjawab Teknis: a. dan 6) membayar pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan. 3) melakukan pembayaran. Perencanaan 1) menyusun rencana peningkatan prasarana pendidikan dengan dibantu tim teknis dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 2) menyiapkan surat persetujuan pembayaran kepada ketua. 4) menyusun rencana anggaran biaya peningkatan prasarana pendidikan. . c.

dan b. kesesuaian pelaksanaan dengan petunjuk teknis dan peraturan pelaksanaannya. memuat: a. dan 5) menyampaikan pertanggungjawaban kegiatan teknis kepada ketua panitia. Pelaporan 1) melakukan pencatatan kemajuan pekerjaan peningkatan prasarana pendidikan (bulanan). BAB X PEMANTAUAN DAN EVALUASI Pasal 18 (1) Lingkup pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan DAK SD/SDLB meliputi: a. 2) melakukan pencatatan kendala dan pemecahan masalah selama pekerjaan peningkatan prasarana pendidikan (bulanan). kepala sekolah. b. 3) membuat laporan hasil kegiatan peningkatan prasarana pendidikan. (2) Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi: a. Tim pemantauan dan evaluasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan pemantauan dan evaluasi secara sampling untuk meningkatkan efektivitas penggunaan DAK SD/SDLB. dan pusat. BAB XII PELAPORAN Pasal 20 (1) Pelaporan dilakukan secara berjenjang. kabupaten/kota. (2) Penilaian kinerja dilakukan oleh penanggung jawab DAK Kabupaten/Kota terhadap pelaksanaan DAK SD/SDLB di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya dengan mengisi form penilaian kinerja sebagaimana Lampiran V yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini. c. kemajuan pelaksanaan kegiatan sesuai indikator kinerja. mulai dari laporan panitia tingkat sekolah. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. BAB XI PENILAIAN KINERJA Pasal 19 (1) Penilaian kinerja dilakukan untuk mengevaluasi kinerja pelaksanaan DAK SD/SDLB dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai kewenangannya. dan . pencapaian sasaran kegiatan yang dilaksanakan. 4) mengarsipkan laporan kegiatan peningkatan prasarana pendidikan.

40%. c. 3) jumlah dana yang digunakan. 40%. (2) Kualitas pelaporan: a. 2) dokumen penggunaan dana. administrasi dan keuangan kepada Kepala Sekolah. benar. Pasal 21 (1) P2S menyampaikan laporan disertai dengan bukti fisik. 2) prestasi pekerjaan bulanan. satuan dan bobot pekerjaan. laporan akhir yang meliputi: 1) dokumen penyelesaian fisik. tampak belakang. laporan pertanggungjawaban mingguan yang meliputi: 1) informasi volume. dan e. b. dan 3) foto-foto pelaksanaan kegiatan (0%. dan 100%) yang diambil dari titik tetap/titik yang sama. dan 4) foto-foto kemajuan pelaksanaan kegiatan mencakup tampak depan. dengan format laporan sebagaimana lampiran VI-B yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini. dan c. dengan format laporan sebagaimana lampiran VI-C yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini. jujur dan dapat dipertanggungjawabkan. dengan format laporan sebagaimana lampiran VI-A yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini. (2) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Kepala Sekolah. 70%. d. 3) jumlah dana yang digunakan. b. laporan bulanan yang meliputi: 1) informasi volume. tampak belakang. 2) prestasi pekerjaan mingguan. tampak samping dan tampak dalam yang diambil dari titik tetap/titik yang sama. satuan dan bobot pekerjaan.realisasi fisik dan keuangan serta masalah dan kendala pelaksanaan anggaran. untuk mewujudkan transparasi dan akuntabilitas laporan disampaikan tepat waktu dan akurat serta disusun dengan mengikuti petunjuk yang berlaku. tampak samping dan tampak dalam yang diambil dari titik tetap/titik yang sama. b. dan 4) foto-foto kemajuan pelaksanaan kegiatan mencakup tampak depan. Pasal 22 . ketaatan dan ketepatan waktu pengiriman laporan merupakan indikator keseriusan dalam melaksanakan pembangunan pendidikan. laporan harus baik. dan 100% yang diambil dari titik tetap/titik yang sama. laporan kegiatan prasarana pendidikan harus dilengkapi dengan foto- foto pelaksanaan 0%. terdiri dari: a. kualitas laporan akan dijadikan salah satu indikator reward dan punishment bagi setiap Kabupaten/Kota. 70%.

laporan bulanan berupa kemajuan pekerjaan meliputi laporan fisik dan laporan keuangan. 70%. ayat (2).id. (4) Laporan rekapitulasi data alokasi dan kegiatan per sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b dengan format laporan sebagaimana lampiran VII yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini. Pasal 23 (1) Bupati/Walikota menyusun laporan yang memuat laporan pelaksanaan kegiatan DAK SD/SDLB dan mengirimkannya kepada Menteri Keuangan. SE 1722/MK 07/2008. rekapitulasi data alokasi dan kegiatan per sekolah. Menteri Keuangan. dan Menteri Dalam Negeri Nomor 0239/M. 40%.go. berkas (file) foto kegiatan disampaikan selain dalam bentuk cetak juga dalam format digital. . (3) Laporan selain sebagaimana dimaksud pada ayat (2) juga memuat: a. serta melampirkan foto kemajuan pelaksanaan kegiatan 0%. data umum dan kondisi sekolah penerima alokasi DAK SD/SDLB. dan 100% yang diambil dari titik tetap/titik yang sama. foto kegiatan prasarana pendidikan meliputi 0%. (2) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Surat Edaran Bersama Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. d. 70%. dan ayat (3) dikirim secara elektronik ke alamat daksd@kemdikbud. 40%. (5) Laporan pelaksanaan kegiatan DAK SD/SDLB sebagaimana dimaksud ayat (1). (2) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Bupati/Walikota melalui Kepala Dinas Kabupaten/Kota. laporan akhir meliputi laporan fisik dan laporan keuangan disertai dengan uraian masalah yang dihadapi dan solusi yang ditempuh bilamana terdapat masalah. data pemantauan pelaksanaan kegiatan. dan c. dan e. c. (2) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah untuk diteruskan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan 100% yang diambil dari titik tetap/titik yang sama. Pasal 24 (1) Direktur Pembinaan SD menyusun laporan pelaksanaan DAK SD/SDLB. b. dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.(1) Kepala sekolah menyampaikan laporan bulanan dan laporan akhir berdasarkan laporan P2S. meliputi: a. 900/3556/SJ Tanggal 21 November 2008 perihal Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Teknis Pelaksanaan dan Evaluasi Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK).PPN/11/2008. Menteri Dalam Negeri. data penilaian kinerja. b.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 25 Januari 2016 DIREKTUR JENDERAL. BAB XIII KETENTUAN PENUTUP Pasal 25 Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. TTD HAMID MUHAMMAD Salinan sesuai dengan aslinya Kasubag Hukum Ditjen Dikdasmen Mohamad Hartono NIP 196701101994031003 .

................................................ .................... ANTARA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA .................. ........................................................................ tertanggal ............ berdasarkan Surat Keputusan ........................... 2...... Untuk selanjutnya disebut sebagai : PIHAK PERTAMA..................................... PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA yang untuk selanjutnya kedua-duanya secara bersama disebut PARA PIHAK........tahun dua ribu ...................... Dalam hal yang diuraikan di bawah ini............................ Jabatan : Kepala Sekolah .............................................. Untuk selanjutnya disebut sebagai : PIHAK KEDUA... terlebih dahulu menjelaskan dan menyadari sepenuhnya hal-hal sebagai berikut : LI-1 ............................................ Nama : ................ ..............SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 04/D/P/2016 TANGGAL 25 Januari 2016 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA CONTOH PERJANJIAN PEMBERIAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA TAHUN ANGGARAN ...... bulan............................................................................................. bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota .................................... Alamat : .......... .................... Dalam hal yang diuraikan di bawah ini.................. belas............................................ dalam kedudukannya selaku Kepala Sekolah SD/SDLB ………....................... Alamat Kantor : .................................. yang bertandatangan di bawah ini : 1....... Nama : ..... ... tanggal ………...... Jabatan : ................ ................................. DENGAN KEPALA SEKOLAH SD/SDLB ------------------------------ Nomor : (nomor pemda kab/kota) Pada hari ini …………............................................... dan karenanya bertindak untuk dan atas nama serta mewakili SD/SDLB................................................. Nomor ...........................................

a.. kegiatan peningkatan prasarana pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional............ dan masyarakat... 2) Pasal 46 ayat (1): Pendanaan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah. bahwa.) hari kalender terhitung mulai saat diterimanya DAK SD/SDLB Tahun Anggaran . khususnya untuk membiayai kebutuhan prasarana SD/SDLB yang belum mencapai standar prasarana pendidikan. dengan tujuan sebagai upaya pemenuhan standar prasarana pendidikan...... b........ bahwa.... pemerintah daerah.Desember .. serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. bahwa......... Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 antara lain mengamanatkan : 1) Pasal 11 ayat (1): Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan.... Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan SD/SDLB menentukan bahwa kegiatan peningkatan prasarana pendidikan dilakukan oleh Panitia Pelaksana di Sekolah secara swakelola yang ditetapkan oleh Kepala Sekolah penerima alokasi DAK sebagai bagian integral manajemen berbasis sekolah........... (... 3) Pasal 46 ayat (2): Pemerintah dan pemerintah daerah bertanggung jawab menyediakan anggaran pendidikan sebagaimana diatur dalam Pasal 31 ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945...... yang digunakan untuk kegiatan : ............ (disesuaikan dengan bantuan prasarana yang diterima oleh satuan pendidikan) Pasal 3 Jangka Waktu Pekerjaan (1) Jangka waktu pelaksanaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 adalah ... dan sudah dapat digunakan pada akhir Desember ... untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan bagian dari program yang menjadi prioritas nasional...... LI-2 ... PARA PIHAK sepakat dan saling mengikatkan diri dalam PERJANJIAN PEMBERIAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG PENDIDIKAN SD/SDLB TAHUN ANGGARAN .... (2) PIHAK KEDUA akan mulai melaksanakan pekerjaan pengadaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 paling lambat 8 (delapan) hari terhitung mulai saat diterimanya DAK SD/SDLB Tahun Anggaran ....... Berdasarkan hal-hal tersebut di atas serta untuk mengatur langkah-langkah pelaksanaan dengan sebaik-baiknya..... sehingga Pemerintah berupaya mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan tindakan nyata dalam mewujudkan peningkatan akses bagi masyarakat terhadap pendidikan yang lebih berkualitas dengan mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) SD/SDLB....... dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut: Pasal 1 Maksud dan Tujuan Perjanjian antara PIHAK PERTAMA dengan PIHAK KEDUA dimaksudkan sebagai bagian dari pelaksanaan program DAK SD/SDLB Tahun Anggaran .............. c......... di rekening PIHAK KEDUA............ (3) Pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 paling lambat pada tanggal. di rekening PIHAK KEDUA. Pasal 2 Lingkup Pekerjaan Perjanjian ini melingkupi pelaksanaan DAK SD/SDLB Tahun Anggaran .......

.. SE 1722/MK 07/2008. (2) PIHAK KEDUA a.. sesuai dengan kebutuhan. Mencatat dan melaporkan aset yang diperoleh dari DAK SD/SDLB kepada PIHAK PERTAMA.. Pasal 4 Prinsip-Prinsip Pekerjaan Prinsip-prinsip dalam pelaksanaan DAK SD/SDLB Tahun Anggaran . seleksi. kepada Kepala Sekolah dan Komite Sekolah penerima. Melaksanakan monitoring dan evaluasi serta menyusun pelaporan kegiatan DAK SD/SDLB dengan mengacu pada Surat Edaran Bersama Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. d. pengutamaan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kegiatan pembangunan/ rehabilitasi. Memberikan bimbingan teknis yang cukup dalam pengelolaan keuangan DAK SD/SDLB di sekolah. penerapan asas transparansi dan akuntabilitas. dan f. dan d. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program DAK SD/SDLB di tingkat sekolah. 900/3556/SJ Tanggal 21 November 2008 perihal Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Teknis Pelaksanaan dan Evaluasi Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK).. terdiri dari unsur sekolah. Melaporkan keadaan keuangan dan penggunaannya secara periodik kepada PIHAK PERTAMA. Menyalurkan dana dengan segera ke sekolah penerima DAK SD/SDLB melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan mempertimbangkan jangka waktu pelaksanaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3. komite sekolah dan masyarakat. Mensosialisasikan pelaksanaan program DAK SD/SDLB Tahun Anggaran . Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program DAK SD/SDLB di tingkat Kabupaten/ Kota. c. e. pelaksanaan secara swakelola oleh panitia pelaksana di sekolah. c. Menyediakan anggaran/dana biaya umum untuk kegiatan perencanaan. sosialisasi.. LI-3 . dan Menteri Dalam Negeri Nomor 0239/M. pengawasan dan biaya operasional lainnya. Membentuk panitia pelaksana program DAK SD/SDLB di tingkat sekolah (Panitia Pelaksana di Sekolah).PPN/11/2008. optimalisasi kualitas pekerjaan dengan barang yang dihasilkan. b. meliputi: a. pendataan. b.. Menteri Keuangan. dan d. c. Pasal 5 Tugas dan Kewajiban Para Pihak (1) PIHAK PERTAMA a. b.

yang diterimanya dari PIHAK PERTAMA.. baik mengenai ketentuan administrasi/keuangan maupun ketentuan teknis.... Pasal 9 Penyaluran Dana DAK SD/SDLB Pengaturan penyaluran DAK SD/SDLB Tahun Anggaran ..... g........... PIHAK KEDUA wajib menyimpan dan memelihara seluruh dokumen pelaksanaan penggunaan DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran .. baik kemajuan maupun hambatan dalam pelaksanaan tugasnya dan disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. ini harus sesuai dengan Petunjuk Teknis DAK Bidang Pendidikan SD/SDLB dan peraturan pelaksanaannya.. yang diberikan PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp . h. jumlah dan perkiraan harga yang menjadi bagian/lampiran yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini dengan mengacu kepada Petunjuk Teknis Penggunaan DAK SD/SDLB dan peraturan pelaksanaannya sebagai acuan minimal... dan Pasal 7 Pemeriksaan Pekerjaan PIHAK PERTAMA atau Tim yang ditunjuknya dan aparat yang terkait dengan program DAK SD/SDLB Tahun Anggaran . Pasal 8 Jumlah Dana Bantuan (1) DAK SD/SDLB Tahun Anggaran . (2) Dana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan untuk kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2... PIHAK KEDUA dalam melaksanakan kegiatan harus melibatkan Unsur Sekolah dan Komite Sekolah mulai perencanaan hingga penyelesaian pekerjaan serta melibatkan masyarakat sebagai bagian integral Manajemen Berbasis Sekolah. PIHAK KEDUA dalam melaksanakan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3... d... PIHAK KEDUA dalam mengelola DAK SD/SDLB Tahun Anggaran ........ (.... diwajibkan menyusun rencana kegiatan dan membuat daftar kebutuhan yang diperlukan beserta spesifikasinya... PIHAK KEDUA berkewajiban memungut dan sekaligus menyetorkan pajak-pajak yang terkait serta menyimpan bukti-bukti setoran dan faktur pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. b. PIHAK KEDUA berkewajiban melaksanakan serah terima hasil pekerjaan/pengadaan prasarana kepada Bupati/Walikota melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima yang dilampiri dengan Daftar Hasil Pekerjaan DAK SD/SDLB Tahun Anggaran . PIHAK KEDUA bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan seluruh DAK SD/SDLB Tahun Anggaran .. PIHAK KEDUA wajib melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran dalam Buku Kas serta pelaporan keuangan dan hasil kerja sesuai dengan pedoman pelaksanaan....... f.. sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) sebagai berikut : LI-4 .. c.. serta peraturan perundang-undangan yang terkait.. Pasal 6 Pelaksanaan Pekerjaan Pelaksanaan pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 memperhatikan hal-hal sebagai berikut: a... e.... rupiah) yang bersumber dari DAK SD/SDLB Tahun Anggaran . berhak melakukan pemeriksaan dan menolak setiap hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian dan Petunjuk Teknis DAK SD/SDLB serta peraturan pelaksanaannya..

.... yang berpengaruh langsung terhadap pelaksanaan pekerjaan............. Pasal 10 Keadaan Memaksa (1) Apabila terjadi keadaan memaksa/kahar (Force Majeure) yang secara langsung mempengaruhi pelaksanaan perjanjian ini. e..... blokade ekonomi.. f. (2) Jika sisa dana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak digunakan untuk penambahan volume atau sasaran yang diadakan... (...... g.. kekacauan........ banjir.. Pasal 11 Sisa Dana (1) Apabila PIHAK KEDUA dalam melaksanakan pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan ternyata terdapat kelebihan/sisa dana. epidemi... maka sisa dana tersebut dapat digunakan untuk menambah volume atau sasaran yang diadakan. h.....)....... ancaman terorisme................. dan c... b........ (4) Penyaluran tahap ketiga sebesar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dilakukan setelah .. b... (5) Kewajiban pajak atas penggunaan DAK SD/SDLB diselesaikan oleh PIHAK KEDUA sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan........ (2) Penyaluran tahap pertama sebesar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan setelah Perjanjian ini ditandatangani kedua belah pihak beserta kelengkapan dokumen lainnya diterima dan disetujui PIHAK PERTAMA dengan mempertimbangkan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sebagaimana dimaksud pada Pasal 3........ huru-hara......)........ perang......... tahap ketiga sebesar Rp ...... (........ j. (. tahap kedua sebesar Rp .............(1) Penyaluran dilakukan dengan Transfer ke rekening PIHAK KEDUA penuh tanpa potongan apapun: a.. c. (3) Penyaluran tahap kedua sebesar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan setelah . atau l.. d....... i.... (2) Hal-hal yang termasuk dalam keadaan memaksa/kahar (forcé majeure) adalah: a............ k.......... LI-5 ........ revolusi......... pemogokan......... (3) Hal-hal yang termasuk kahar/keadaan memaksa (forcé majeure) di atas harus disahkan kebenarannya oleh pihak yang berwenang.... tindakan pemerintah di bidang moneter.. tahap pertama sebesar Rp ........ maka PIHAK KEDUA harus melapor kepada PIHAK PERTAMA paling lambat dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kalender terhitung mulai terjadinya keadaan memaksa/kahar (Force Majeure) yang didukung dengan bukti-bukti tertulis yang dikeluarkan dari pihak berwenang.... sisa dana tersebut harus disetorkan kembali ke kas Daerah melalui Bank pemerintah.. mobilisasi umum.).... gempa bumi.

(2) Perjanjian ini mulai berlaku pada tanggal ditandatanganinya surat perjanjian ini............... Pasal 12 Pertanggungjawaban PIHAK KEDUA harus melaporkan dan mempertanggungjawabkan DAK SD/SDLB Tahun Anggaran ............ PIHAK KEDUA...... Bukti teknis pekerjaan..... 2....... LI-6 ..... KOMITE SEKOLAH........................... ...... Bukti pengeluaran (kwitansi) setiap pembelian barang.... .................. Pasal 13 Panduan Pelaksanaan Ketentuan lebih lanjut pelaksanaan Perjanjian ini terdapat dalam Petunjuk Teknis DAK Bidang Pendidikan SD/SDLB berikut peraturan pelaksanaannya yang merupakan dokumen yang tidak terpisahkan dan menjadi satu kesatuan dengan Perjanjian ini..... Pasal 14 Pernyataan dan Jaminan Para Pihak PARA PIHAK menyatakan dan menjamin satu dan lainnya bahwa Perjanjian ini dan instrumen serta dokumen lain yang disyaratkan dan telah diserahkan PARA PIHAK kepada PARA PIHAK yang menerimanya akan merupakan suatu kewajiban hukum yang sah dan mengikat PARA PIHAK untuk melaksanakannya..... yang diterimanya kepada PIHAK PERTAMA selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kalender mulai terhitung saat selesainya pelaksanaan pekerjaan. Pasal 15 Penutup (1) Surat Perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) yang ditandatangani oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA serta disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi di atas kertas bermeterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama....... Berita Acara Serah Terima...... PIHAK PERTAMA. 4.............. Bukti setoran pajak.... 3.......... dilampiri antara lain : 1... SAKSI-SAKSI .................... . .

........... KOMITE SEKOLAH......... Mohamad Hartono NIP 196701101994031003 LI-7 . PIHAK PERTAMA...... TTD HAMID MUHAMMAD Salinan sesuai dengan aslinya Kasubag Hukum Ditjen Dikdasmen............ SAKSI-SAKSI .......... ........................ Pasal 15 Penutup (3) Surat Perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) yang ditandatangani oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA serta disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi di atas kertas bermeterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama........ PIHAK KEDUA.............. ............. (4) Perjanjian ini mulai berlaku pada tanggal ditandatanganinya surat perjanjian ini.......... DIREKTUR JENDERAL............ ...................................... ..

kolom “Tanggal” diisi tanggal/bulan/tahun uang masuk (debet). uang keluar (kredit) serta sisa (saldo). dan 3. b. Pencatatan dapat dilakukan dengan cara manual atau komputerisasi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Buku kas umum harus ditutup setiap akhir bulan dimana saldo buku kas umum harus sama dengan saldo uang tunai di kas kecil ditambah dengan saldo bank/rekening koran. Pencatatan buku bank (BB) a. 2. buku pembantu kas tunai (BKT) adalah buku yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi tunai. transparansi.7 . Setiap transaksi bank harus dicatat setiap saat sesuai dengan tanggal kejadiannya. efisiensi. kolom “No. efektifitas dan terhindar dari penyimpangan. uang keluar (kredit) atau perhitungan saldo. L II . B. PEMBUKUAN KEUANGAN DENGAN MEKANISME SWAKELOLA A.SALINAN LAMPIRAN II PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 04/D/C/2016 TANGGAL 25 Januari 2016 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA PEMBUKUAN KEGIATAN DAK BIDANG PENDIDIKAN SD/SDLB DENGAN MEKANISME SWAKELOLA DAN PELAYANAN INFORMASI DAN PENGADUAN MASYARAKAT I. Setiap transaksi tunai harus dicatat sesuai dengan tanggal kejadiannya. Pembukuan keuangan yang dilakukan oleh P2S dalam kegiatan peningkatan prasarana sekolah yang dilakukan dengan mekanisme swakelola meliputi: 1. buku bank (BB) adalah buku yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi bank baik penerimaan maupun pengeluaran.” diisi dengan nomor pencatatan uang masuk (debet). akuntabilitas. Saldo kas tunai harus sama dengan fisik uang tunai yang ada di kas kecil. buku kas umum (BKU) adalah buku yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi secara detail baik transaksi bank maupun transaksi tunai. Cara pencatatan pembukuan dilakukan dengan memperhatikan prinsip tertib administrasi. 1. Setiap akhir bulan saldo buku bank harus dicocokkan dengan rekening koran.

e. ) 2. Pencatatan buku kas umum (BKU) Pada daftar penerimaan dana.…. kolom “Uraian” diisi uraian penerimaan atau pengeluaran yang dilengkapi dengan nomor bukti kuitansi penerimaan atau nomor bukti pengeluaran harian. kolom “Uraian” diisi dengan jenis penerimaan dana. ( …………………. ) ( ………. Ketua P2S. kolom “No... kolom “Kredit” diisi dengan jumlah dana yang dikeluarkan setiap hari sesuai dengan uraian/nomor bukti pengeluaran. Tanggal Uraian Bukti (Rp.………… 201.) .. cara pengisiannya adalah sebagai berikut: a.. Debet Kredit Saldo No. kolom “Debet” diisi dengan jumlah dana yang diterima sesuai dengan tanggal/ bulan/tahun penerimaan dan nomor bukti penerimaan. c..) (Rp.8 . kolom “Saldo” diisi dengan saldo sebelumnya ditambah debet dikurangi dengan kredit dalam satu baris. Bukti” diisi dengan nomor bukti kuitansi penerimaan dana. MODEL BUKU BANK Bulan : ………………… Nama Sekolah : Desa/Kecamatan : Kabupaten : Propinsi : No.…………. c. b.) (Rp. Bendahara. dan L II .…. d.. kolom “Tanggal” diisi dengan tanggal/bulan/tahun pada saat uang diterima dari kas daerah. dan f.

kolom “Uraian” diisi dengan jenis pengeluaran/pembelian barang/alat/upah. d. kolom “No. b.Saldo Bank Rp.9 . ………………… L II .) Bukti h (Rp. Jenis Jumlah No. d. kolom “Tanggal” diisi dengan tanggal/bulan/tahun pengeluaran pembelian barang/alat/upah yang dilaksanakan. kolom “Jumlah” diisi dengan jumlah dana yang diterima secara akumulatif.. kolom “Jenis Biaya” diisi dengan nomor pengelompokkan biaya pengeluaran sesuai dengan yang tercantum pada bagian “Catatan” dari buku kas umum. sehingga bisa diketahui seluruh pengeluaran yang sudah dilakukan setiap hari secara rinci. kolom “Jumlah” diisi dengan jumlah pengeluaran/pembayaran setiap jenis barang/alat/upah secara rinci. tanggal ………… Buku Kas Umum ditutup dengan keadaan/posisi buku sebagai berikut: Saldo Buku Kas Umum Rp. Bukti” diisi dengan nomor bukti pembayaran/nota atau nomor bukti pembayaran barang/alat/upah. c. dan e. ………………… Terdiri dari : . sehingga bisa diketahui jumlah seluruh dana yang diterima dari kas daerah. Pada daftar pengeluaran dana. MODEL BUKU KAS UMUM Bulan : ………………… Nama Sekolah : Desa/Kecamatan : Kabupaten : Propinsi : Penerimaan Pengeluaran No. Jumla Tgl Uraian Bukt Tgl Uraian Biay (Rp.) i a Pada hari ini : …………. cara pengisiannya adalah sebagai berikut: a.

201.” diisi dengan nomor pencatatan uang masuk secara tunai (debet). Pencatatan buku kas tunai (BKT) a. kolom “No. uang keluar (kredit) atau perhitungan saldo..…. Bendahara.. ( …………………. d. kolom “Kredit” diisi dengan jumlah dana yang dikeluarkan setiap hari sesuai dengan uraian/nomor bukti pengeluaran.. c.10 .. L II ..…………..….. kolom “Uraian” diisi uraian penerimaan atau pengeluaran yang dilengkapi dengan nomor bukti kuitansi penerimaan atau nomor bukti pengeluaran harian. kolom “Debet” diisi dengan jumlah dana yang diterima sesuai dengan tanggal/ bulan/tahun penerimaan dan nomor bukti penerimaan. b. uang keluar secara tunai (kredit) serta sisa (saldo).. kolom “Saldo” diisi dengan saldo sebelumnya ditambah debet dikurangi dengan kredit dalam satu baris. ) 3.Saldo Kas Tunai Rp. e.…………. Ketua P2S. ………………… . ………………… Jumlah Rp. ) ( ………. kolom “Tanggal” diisi tanggal/bulan/tahun uang masuk (debet). dan f.

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 1. Penataan arsip yang baik adalah mudah didapatkan/diketemukan apabila sewaktu-waktu diperlukan berdasarkan tanggal dan kelompok transaksi. Bendahara. yaitu kumpulan bukti pengeluaran yang berkaitan dengan pembelian alat. 8 tahun 1983 sebagaimana telah di ubah dengan UU PPN No. MODEL BUKU KAS TUNAI Bulan : ………………… Nama Sekolah : Desa/Kecamatan : Kabupaten : Propinsi : No.) . Masing-masing kelompok arsip agar dimasukkan/disusun dengan rapih dan sistematis ke dalam ordner.11 . 2. Tanggal Uraian Bukti (Rp. Pasal 13 ayat (1) menyebutkan bahwa “Setiap Pengusaha Kena Pajak Wajib membuat Faktur Pajak pada saat penyerahan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak”..201. 2. Berdasarkan UU PPN No. ( …………………. ) C. ) ( ………. 15 dinyatakan bahwa “Pajak Pertambahan Nilai dikenakan atas Penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) / Jasa Kena Pajak (JKP) didalam daerah pabean yang dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP)”..….. bahan. alat. L II . Penataan arsip dibagi 3 (tiga) kelompok yaitu: 1. 18 tahun 2000 dan perubahan terakhir UU PPN No. D.…. upah. yaitu kumpulan bukti pengeluaran yang berkaitan dengan upah tukang.………….) (Rp... dan 3.. 14. Debet Kredit Saldo No.………….) (Rp. yaitu kumpulan bukti pengeluaran yang berkaitan dengan pembelian bahan.42 tahun 2009 pasal 4 jo pasal 1 angka 13. Ketua P2S..

PSD Telp. II. menyediakan bentuk informasi dan database yang mudah dipahami dan dimengerti. atau pengaduan dapat disampaikan secara langsung. Sedangkan pada ayat (2)menyebutkan bahwa “Dalam hal Faktur Pajak telah dibuat.000. PELAYANAN INFORMASI DAN PENGADUAN MASYARAKAT Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Penanganan Pengaduan Masyarakat dalam program DAK SD/SDLB ditujukan untuk mengatur alur informasi pengaduan/temuan masalah agar dapat diterima oleh pihak yang tepat. memastikan bahwa pengelola program akan menindaklanjuti setiap pengaduan yang masuk. surat atau email. Bebas Pulsa : 0-800-140-1276 (bebas pulsa). Informasi. Dit.id L II . : 021-57901004 Faksimil : 021-5725635 Email : daksd@kemdikbud. 4. atau Instansi Pemerintah yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan untuk memungut. dan melaporkan pajak yang terhutang oleh pengusaha kena pajak atas penyerahan barang kena pajak. Telepon BKLM : 177 2. Pasal 14 ayat (1). pertanyaan. menyebutkan bahwa “Orang atau Badan yang tidak dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak dilarang membuat Faktur Pajak”. E. atau melalui SMS. PPh Pasal 22 PPh Pasal 22 adalah pajak terhutang atas pembelanjaan pembayaran barang kena pajak dengan nilai transaksi lebih besar dari Rp. Tarif PPh Pasal 22 adalah 1. memastikan setiap progres penanganan akan didokumentasikan secara jelas. maupun keluhan. telepon. pertanyaan. sebagai berikut: A. menyetor. maka orang atau badan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus menyetorkan jumlah pajak yang tercantum dalam Faktur Pajak kepada Kas Negara dan dikenakan sanksi berupa denda administrasi sebesar 2% (dua persen) dari Dasar Pengenaan Pajak”. 021-5725632 (bebas pulsa) Telp.go. Berikut adalah media yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi terhadap program baik yang bersifat masukan/saran.2. Badan.000.12 . Pemungut pajak pertambahan nilai adalah Bendaharawan Pemerintah.dan bukan merupakan jumlah yang dipecah-pecah..5% dari nilai pembelian setelah dikurangi PPN. 3. Tingkat Pusat 1.

B. Tingkat Kabupaten/Kota Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota DIREKTUR JENDERAL.13 . Mohamad Hartono NIP 196701101994031003 L II . TTD HAMID MUHAMMAD Salinan sesuai dengan aslinya Kasubag Hukum Ditjen Dikdasmen.

Pendidikan Kewarganegaraan 55 3 3. 100 3 dan Kesehatan 9. dan (c) buku panduan pendidik. Ilmu Pengetahuan Alam 110 3 6. (b) buku referensi. KOLEKSI PERPUSTAKAAN 1. c. Pendidikan Jasmani. d. 2. a. b. Ilmu Pengetahuan Sosial 85 3 7. Seni Budaya dan Keterampilan 105 3 8. Jenis Koleksi Jumlah Judul Jumlah Set A. Pengadaan Koleksi Perpustakaan. dan 3) buku panduan pendidik ditujukan bagi tenaga pendidikan. Olah Raga. Sasaran penggunaan buku: 1) buku pengayaan ditujukan bagi peserta didik SD/SDLB. Media Pendidikan.14 . Bahasa Indonesia 130 3 4. dan 3. 2) buku referensi ditujukan bagi peserta didik. Pendidikan Agama 100 3 2. meliputi: 1. tenaga pendidik. Koleksi Perpustakaan. Rincian jenis dan jumlah koleksi perpustakaan sebagaimana tabel berikut: No. Peralatan Pendidikan. dan tenaga kependidikan SD/SDLB. Satu sekolah mendapatkan satu paket koleksi perpustakaan. I. Matematika 100 3 5.SALINAN LAMPIRAN III PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 04/D/P/2016 TANGGAL 25 Januari 2016 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA PELAKSANAAN PENINGKATAN SARANA PENDIDIKAN Kegiatan peningkatan sarana pendidikan terdiri dari 3 (tiga) komponen. Buku Pengayaan 840 Judul 1 set 1. Pengembangan diri 55 3 L III . Pengadaan koleksi perpustakaan pada DAK SD/SDLB meliputi (a) buku pengayaan.

Panduan Pendidikan Bahasa 1 2 Indonesia 15. Ensiklopedi tentang Seni Budaya 1 2 dan Keterampilan 10. Panduan Pendidikan Matematika 1 2 12. Bimbingan dan Konseling 1 2 4. Buku Referensi 10 Judul 1 set 1. Konsep Dasar Pendidikan 1 2 8. Kamus Bahasa Indonesia 1 2 2. Strategi Pembelajaran 1 2 3. Panduan Pendidikan IPS 1 2 L III . Model-Model Pembelajaran 1 2 11. Ensiklopedia tentang 1 2 Pengetahuan Umum 9. Penelitian Tindakan Kelas 1 2 10.No. Ensiklopedi tentang Pendidikan 1 2 Olah Raga C. Buku Panduan Pendidik 15 Judul 1 set 1. Kamus Bahasa Inggris 1 2 3. Jenis Koleksi Jumlah Judul Jumlah Set B. Manajemen Pendidikan 1 2 7. Ensiklopedi tentang Matematika 1 2 5. Psikologi Pendidikan 1 2 2. Ensiklopedia/Referensi tentang 1 2 Agama 4.15 . Panduan Pendidikan Karakter 1 2 14. Evaluasi Pendidikan 1 2 5. Profesionalisme Guru 1 2 6. Ensiklopedi tentang Ilmu 1 2 Pengetahuan Sosial 7. Media Pembelajaran 1 2 9. Ensiklopedi tentang Sejarah dan 1 2 Kebudayaan 8. Ensiklopedi tentang Ilmu 1 2 Pengetahuan Alam 6. Panduan Pendidikan IPA 1 2 13.

maka buku yang lulus tersebut dapat digunakan dalam pengadaan buku koleksi perpustakaan ini. tidak serial berdasarkan tingkat kelas. Pusat Bahasa) untuk Kamus Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.16 . b. d. mencantumkan tanda lulus penilaian sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf d dan International Standard Book Number (ISBN). apabila dalam tahun 2015 ada penilaian kelulusan buku koleksi perpustakaan oleh pihak yang berwenang sebagaimana dimaksud pada huruf d. tanpa kerusakan atau cacat.Pusat Perbukuan). buku referensi 10 judul. Persyaratan umum pengadaan buku perpustakaan: a. e. kertas isi buku minimal HVS 70 gram. buku yang diadakan adalah buku nonteks yang terdiri dari buku pengayaan. tidak dilengkapi dengan evaluasi. dan buku panduan pendidik dengan jumlah minimal buku pengayaan 840 judul. Persyaratan Teknis. cocok sebagai bahan pengayaan. maka untuk materi buku tersebut dapat ditiadakan pengadaannya. Persyaratan teknis buku perpustakaan: a. buku yang dibeli adalah buku baru (cetakan baru minimal cetakan tahun 2014). buku yang dapat dibeli adalah buku yang telah lulus penilaian dari: 1) Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud (dh. sehingga jumlah minimal judul buku sebagaimana dimaksud pada huruf b dapat dikurangi. buku referensi. 3. buku referensi (selain Kamus Bahasa Indonesia. dan 3) Kementerian Agama antara tahun 2008 sampai dengan tahun 2014 untuk buku referensi dan pengayaan yang materinya terkait dengan pendidikan agama. dan rujukan. b. terkait dengan sebagian atau salah satu Standar Kompetensi/Kompetensi Dasar. buku-buku tersebut bukan merupakan buku teks pelajaran. c. 2) Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (dh. dan Bahasa Inggris) dan buku panduan pendidik. kecuali buku referensi sebagaimana tercantum dalam spesifikasi teknis. ukuran buku A4/A5/B5 dengan ukuran minimal huruf 12 pt. dan buku panduan pendidik 15 judul. pada sampul buku bagian belakang. cetak isi minimal 2 (dua) warna.2. apabila dalam pelaksanaan pengadaan koleksi perpustakaan ditemui hanya ada 1 (satu) materi buku yang lulus penilaian dari pihak yang berwenang sebagaimana dimaksud pada huruf d. dan f. L III . c. antara tahun 2008 sampai dengan 2014 untuk buku pengayaan. Persyaratan Umum. dapat dimanfaatkan pembaca lintas jenjang pendidikan.

e. Proyektor. d. kecuali untuk buku fiksi. II. 4) khusus buku Ensiklopedia. penyedia barang harus melengkapi surat dukungan dari prinsipal/distributor resmi di atas meterai cukup (Rp. MEDIA PENDIDIKAN A. 3) buku hard cover menggunakan jahit benang. L III . susunan buku lengkap. b. daftar pustaka dan glossary. dan f. setiap alat yang dibeli merupakan alat baru. menggunakan jahit benang dan cover buku hard cover board No. Persyaratan umum meliputi: a.000. cover buku hard cover board No. 30 di UV Vernis dilapisi kertas cover dengan cetakan (empat) warna (full colour) di vernish. meliputi: halaman pendahulu (preliminary pages). f. Layar (screen) proyektor. alat yang dibeli tanpa kerusakan atau cacat. penjilidan buku: 1) di bawah 100 halaman menggunakan jahit kawat tahan karat atau perfect binding dengan lem panas. setiap alat terdapat identitas permanen (lambang/merk) dari pabrikan/produsen. Pengadaan media pendidikan. dan c. Pengadaan media pendidikan SD/SDLB terdiri atas: a. e. b. 1. B.-) yang ditujukan khusus untuk keperluan pengadaan alat DAK ini. dan pengembangan diri. 2) buku di atas 100 halaman menggunakan perfect binding dengan lem panas. Satu sekolah mendapatkan 1 (satu) paket media pendidikan. penyedia barang harus memberikan surat garansi purna jual selama 3 (tiga) tahun dari prinsipal/distributor resmi barang yang diadakan untuk kerusakan alat yang bukan disebabkan oleh kelalaian pemakaian atau terhadap kesalahan cetak. d. garansi mulai berlaku pada saat barang diserahterimakan. 6. 2. Laptop atau Tablet. menjamin ketersediaan suku cadang peralatan selama 3 tahun dari pabrikan/produsen/penerbit.halaman isi (konten) dan halaman penyudah (end matter/back matter). cover buku biasa minimal kertas art carton 210 gram cetak 4 (empat) warna (full colour) di vernish/UV. c. dan g. Persyaratan Umum. 30 di UV Vernis dilapisi kertas cover dengan cetakan (empat) warna (full colour) di vernish. kemudian di lem menjadi sebuat buku.17 .

Jenis peralatan pendidikan. 2. g. d. mengutamakan produksi dalam negeri. suku cadang mudah didapat. o. sesuai dengan tingkat perkembangan anak. pengepakan peralatan harus rapi sesuai dengan sifat dari peralatan. l. mempunyai perbandingan bentuk yang proporsional. peralatan tertentu mempunyai bentuk dan warna yang menarik. setiap alat yang dibeli merupakan alat baru. penggunaannya aman untuk digunakan oleh siswa maupun guru.18 . peralatan pendidikan Jasmani. c. dan 6. b. 4. memiliki masa pakai (durability) minimal 3 (tiga) tahun. p. j. B. pemeliharaan dan perbaikan dapat dilakukan di sekolah. Pengadaan peralatan pendidikan SD/SDLB terdiri atas: 1. mudah digunakan baik oleh siswa maupun guru. Persyaratan umum meliputi: a. peralatan harus dilengkapi dengan manual/petunjuk penggunaan alat atau contoh panduan pembelajaran. peralatan pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. b. Olah Raga dan Kesehatan. k. peralatan berupa kit/perangkat. PERALATAN PENDIDIKAN A. e. mendukung konsep materi dalam kegiatan belajar mengajar. mendukung pencapaian Kurikulum yang berlaku. peralatan pendidikan Bahasa Indonesia. dan q. C. f. Persyaratan Teknis: Persyaratan teknis meliputi: a. i. peralatan yang menggunakan ukuran harus memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi. III. peralatan terbuat dari bahan/material yang bermutu. peralatan pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan. 3. 5. setiap alat terdapat identitas permanen (lambang/merk) dari pabrikan/produsen. peralatan pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. peralatan harus aman terhadap pemakai dan peralatan itu sendiri. m. peralatan pendidikan Matematika. n. h. Persyaratan Umum. L III . tanpa kerusakan atau cacat. setiap item dan komponen peralatan harus mempunyai tempat/tatakan masing-masing di dalam kit. d. c. tanda-tanda teknis peralatan harus jelas.

pemeliharaan dan perbaikan dapat dilakukan di sekolah. peralatan terbuat dari bahan/material yang bermutu. setiap item dan komponen peralatan harus mempunyai tempat/tatakan masing-masing di dalam kit. f.19 . C. f. mengutamakan produksi dalam negeri. pengepakan peralatan harus rapi sesuai dengan sifat dari peralatan. sesuai dengan tingkat perkembangan anak. 6. mendukung konsep materi dalam kegiatan belajar mengajar. tanda-tanda teknis peralatan harus jelas. Persyaratan Teknis: Persyaratan teknis meliputi: a. menjamin ketersediaan suku cadang peralatan selama 3 tahun dari pabrikan/produsen/penerbit. o. L III . m. g. l. p. b. n.000. penyedia barang harus melengkapi surat dukungan dari pabrikan/produsen/penerbit di atas materai Rp. dan h. memiliki masa pakai (durability) minimal 3 (tiga) tahun. e. suku cadang mudah didapat. k. h. dan q. penggunaannya aman untuk digunakan oleh siswa maupun guru. e.. garansi mulai berlaku pada saat barang diserahterimakan. j. i. penyedia barang harus dapat memberikan surat garansi purna jual selama 12 bulan untuk kerusakan alat yang bukan disebabkan oleh kelalaian pemakaian atau terhadap kesalahan cetak. peralatan yang menggunakan ukuran harus memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi. mudah digunakan baik oleh siswa maupun guru. d. peralatan berupa kit/perangkat. peralatan harus dilengkapi dengan manual/petunjuk penggunaan alat atau contoh panduan pembelajaran. mempunyai perbandingan bentuk yang proporsional.yang ditujukan khusus untuk keperluan pengadaan alat DAK ini. mendukung pencapaian Kurikulum yang berlaku. g. c. peralatan tertentu mempunyai bentuk dan warna yang menarik.

Bidang Kajian :Pendidikan Agama Materi buku meliputi pengayaan terhadap pendidikan agama yang berisikan tentang: 1. Memahami pengertian Negara Kesatuan Republik Indonesia serta usaha mempertahankan dan menjaga keutuhannya. Memahami nilai-nilai Sumpah Pemuda dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Menerapkan dan membiasakan hidup tertib di berbagai lingkungan kehidupan. keseimbangan. Memahami kerja sama antarnegara di kawasan Asia Tenggara. 4. 11. dan keserasian antara hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. 4. 6. Memahami. SPESIFIKASI TEKNIS A. Memahami hak-hak anak dalam kehidupan. L III . NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL I. 3. keselarasan. Memahami nilai-nilai Pancasila serta makna nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. 2. 13. 9. Memahami peran Indonesia di dunia internasional berkaitan dengan Politik Luar Negeri Indonesia yang Bebas Aktif. dan Pelanggaran HAM. 5.IV. 7. Bidang Kajian:Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Materi buku pengayaan pendidikan kewarganegaraan yang berisikan tentang cara: 1. 3. Memahami demokrasi dan pembiasaan sikap demokratis dalam kehidupan. Penyajian Materi : • Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. menerapkan dan membiasakan hidup rukun dan bergotong royong. Bias Gender. • Memotivasi siswa untuk mengimplementasikan nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. 5. Tata cara beribadah. Hubungan manusia dengan sesama manusia. Memahami sejarah perumusan Pancasila dan meneladani nilai-nilai perjuangan dari para tokoh perumus Pancasila. 8. 10.20 . BUKU PENGAYAAN Bahan Cover : Art Carton/AC 210 gr Cetak Isi : 2 (dua) warna Jml halaman : 48 halaman 1. Contoh teladan dalam beramal ibadah. 12. 2. Memahami norma-norma yang berlaku di masyarakat serta membiasakan diri dalam menerapkannya. SPESIFIKASI TEKNIS KOLEKSI PERPUSTAKAAN NO. Hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Memahami kekhasan yang dimiliki bangsa Indonesia dan menunjukkan perilaku bangga sebagai bangsa Indonesia. 2. Memahami lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan daerah dan pemerintahan Negara Republik Indonesia. terutama yang ada dalam wadah ASEAN.

Bidang Kajian : Matematika Materi buku pengayaan matematika meliputi tentang: 1. BUKU PENGAYAAN Penyajian Materi : . Memuat pembahasan berat dan waktu. berbicara dan mendengarkan. bangun-bangun ruang. . menentukan titik dan posisi. dan Pelanggaran HAM.Memotivasi siswa untuk cinta tanah air dan menghargai hak asasi setiap manusia. .21 . Penyajian Materi : . NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL I. 2. dan menulis tegak bersambung. Bias Gender. luas dan volume. . mengenal bilangan. Bidang Kajian : Bahasa Indonesia & Sastra Materi buku pengayaan Bahasa Indonesia dan Sastra memuat tentang pengetahuan Bahasa dan Sastra Indonesia.Menggunakan bahasa komunikatif dan mudah dipahami.Menuntun dan mengembangkan kecakapan membaca. pecahan. Melatih kemampuan anak dalam menghitung cepat untuk kehidupannya sehari-hari. Penyajian Materi : . Menulis permulaan dengan cara menjiplak.NO. mengolah data. 4. mengenal serta menemukan pola. 3. menebalkan. Sastra lama dan modern untuk membangkitkan minat baca.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. dan Pelanggaran HAM. Pembelajaran matematika melalui permainan matematika. Penyajian penerapan atau penggunaan pengetahuan bidang IPA dalam kehidupan sehari-hari. 4. 4. Bidang Kajian : Ilmu Pengetahuan Alam Materi buku-buku pengayaan IPA berisi tentang: 1. yang meliputi: 1. mengukur. yang meliputi: L III .Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA.Membimbing siswa untuk memahami norma-norma hukum yang berlaku serta meningkatkan wawasan berkebangsaan. 5.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. Pengetahuan Bahasa dan Sastra Indonesia yang dapat meningkatkan kemampuan pemahaman siswa tentang bahasa dan sastra Indonesia. Bias Gender. menulis.Membangkitkan gemar matematika dengan penyajian materi untuk menambah pengetahuan dan kecerdasan anak-anak dengan disertai gambar-gambar yang menarik. 2. . kegiatan interaktif dan eksperimen. dan Pelanggaran HAM. Bias Gender. . Memuat pembahasan bangun-bangun datar. 3. Panduan yang dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam belajar tentang Sastra Bahasa Indonesia 3.

4. gaya. . Penyajian Materi : . 8. .pengenalan tata surya dan berbagai benda langit. Memahami peninggalan-peninggalan sejarah di Indonesia dan maknanya bagi kehidupan dewasa ini. seperti plastik. dan masyarakat. serta kerangka dan otot.pemahaman prasejarah dan perkembangan sains dan teknologi.pengenalan cuaca dan musim serta berbagai gejala alam yang mempengaruhinya . 3. antara lain alat indra.pengenalan berbagai hewan dan tumbuhan. 7.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. dan tempat hidupnya. Bias Gender. . Memahami keragaman suku bangsa dan perbedaannya dalam L III . Memahami cara untuk menggunakan dan mengelola uang sesuai dengan kebutuhan.pemahaman berbagai organ tubuh manusia. NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL I.Meningkatkan kemampuan siswa untuk melakukan penelitian dan percobaan tentang IPA. .pengenalan jenis-jenis lingkungan dan cara menjaga kelestariannya.pemahaman cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Bidang Kajian: Ilmu Pengetahuan Sosial Buku-buku pengayaan IPS berisi tentang: 1.pengenalan secara khusus benda-benda di sekitar kita.22 . .pemahaman struktur bumi serta peristiwa alam dan kegiatan manusia yang mempengaruhi keadaan bumi (lingkungan). . . 2. Memahami pengetahuan tentang peta.pengenalan sifat-sifat berbagai benda dan kegunaannya. .pemahaman cara kerja alat-alat teknologi. .Menambah pengetahuan siswa terhadap berbagai ilmu pengetahuan. Memahami jenis-jenis sumber daya alam dan pemanfaatannya untuk kehidupan manusia.pemahaman kaitan dan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan. Memahami berbagai permasalahan sosial yang ada di lingkungan siswa. BUKU PENGAYAAN . kaca. Memahami berbagai aktivitas ekonomi. dan Pelanggaran HAM.pengenalan berbagai bentuk energi serta sumber dan manfaatnya bagi kehidupan manusia. 6.NO. . dan kertas.pemahaman kaitan atau hubungan antara energi.pengenalan anggota tubuh manusia serta kegunaan dan cara perawatannya agar tetap sehat.Meningkatkan pengetahuan siswa terhadap informasi yang terkait dengan sains dan teknologi. teknologi. seperti perdagangan dan koperasi berbagai sektor mata pencaharian (pekerjaan). Memahami berbagai kehidupan sosial siswa di lingkungan rumah dan sekolah. 2. dan gerak serta kegunaannya bagi kehidupan manusia.Penyajian didukung dengan gambar-gambar yang menarik. Kegiatan percobaan sederhana yang menjadikan IPA sebagai ilmu pengetahuan yang menyenangkan. otak. . 6. . . . antara lain: bagian- bagian tubuhnya. ciri-ciri kehidupannya. . 5. . . kayu.

. 11. futsal. 6. renang. NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL I. Pengetahuan dan panduan mempraktikkan usaha-usaha menjaga L III . dan Kesehatan Materi buku pengayaan Pendidikan Jasmani. dan Pelanggaran HAM. di antaranya sepak bola. Penyajian Materi : .Memperkenalkan jenis-jenis keterampilan untuk meningkatkan kemandirian siswa. 4. atletik. . 9. Pengenalan dan pemahaman keragaman tari maupun sandiwara (drama) yang ada di Indonesia (Nusantara).Penyajian didukung dengan gambar yang menarik. BUKU PENGAYAAN rangka membangun kebersamaan di Indonesia. 10.Memuat berbagai informasi dari disiplin ilmu lain yang relevan. 12. 4. volley. Pengenalan berbagai macam alat musik. dan Kesehatan mencakup tentang: 1.Memotivasi siswa mencintai budaya produksi negeri sendiri. 5. aman dan menyenangkan. . 2. Memahami perkembangan sejarah perjuangan bangsa di berbagai bidang beserta tokoh-tokoh yang berperan. misalnya melalui berkemah di udara terbuka yang bersih. Memahami kegiatan ekspor impor dan manfaatnya bagi Indonesia. Olah Raga.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. 3. Pengetahuan tentang kegiatan jasmani dan rohani secara sehat. 3. Bidang Kajian : Seni Budaya dan Keterampilan Materi buku-buku pengayaan Seni Budaya dan Keterampilan mencakup: 1. Pengenalan olahraga secara umum dan panduan mempraktikkan olahraga populer di Indonesia.NO. Olahraga. Penyajian Materi : . dan Pelanggaran HAM. .Melengkapi berbagai jenis keterampilan dengan didukung gambar- gambar atau foto-foto yang menarik. Memahami keadaan alam dan keadaan sosial negara-negara di dunia. Pengenalan dan menguasai pembuatan berbagai karya kerajinan tangan dan mainan anak-anak. 2.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. . Bias Gender. 8. Pengenalan dan pemahaman lagu anak-anak Indonesia. 5. dan lain-lain. 7. Bidang Kajian : Pendidikan Jasmani. Pengenalan fungsi-fungsi organ tubuh bagian dalam dan organ tubuh luar. . Pengenalan berbagai macam keterampilan atau kecakapan hidup yang terdapat dalam masyarakat. Pemahaman teknik dan cara menggambar secara baik dan benar dan mengenal berbagai jenis pewarnaan. Bias Gender. Pengenalan aktivitas untuk pengembangan dan pembentukan tubuh melalui senam. Memahami hubungan kerjasama antar bangsa.Memuat gambar-gambar yang menarik untuk membangkitkan kegemaran dan meningkatkan pemahanan siswa terhadap karya seni.23 . basket.

dan Pelanggaran HAM.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. Bias Gender. Bias Gender. 9. BUKU PENGAYAAN kesehatan tubuh dan mencegah timbulnya penyakit.24 .Menuntun praktik olah raga yang benar.NO. olahraga dan kesehatan dalam kehidupan. Penyajian Materi : . . Panduan mengembangkan kreasi anak agar berminat dalam hal-hal yang bersifat kesenian. .Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA.Meningkatkan wawasan tentang manfaat pendidikan jasmani. dan Pelanggaran HAM. L III . teknologi informasi dan komunikasi. . Panduan kegiatan yang terkait dengan pengembangan diri melalui kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial di masyarakat untuk pengembangan karier peserta didik. dan memelihara lingkungan yang sehat.Membimbing siswa untuk memahami bakat dan cita-citanya. NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL I. Bidang Kajian : Pengembangan Diri Buku Pengayaan Pengembangan Diri. Penyajian Materi : . merawat tubuh yang sakit. materinya mencakup: 1. 2.

Kamus Bahasa Inggris Bidang Kajian : Kamus Bahasa Inggris-Indonesia Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No. • Kamus yang memuat. Kemdikbud. 3.30 UV Vernis Bahan Isi : HVS 70 gram.30 UV Vernis Bahan Isi : Minimal HVS 80 gr Jilid : Jahit Benang Jml halaman : Minimal 200 halaman Cetak Isi : Minimal 2 (dua) warna Cetak gambar : Full Colour Cetak cover : Full Colour Menyajikan layanan informasi secara rinci.minimal 34.25 . Nuansa makna kata diuraikan dalam bentuk definisi. maks. Cetak Isi : Minimal 1 (satu) warna. Jilid : Jahit Benang. Ensiklopedia/Referensi tentang Agama Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No. Pusat Bahasa). Jumlah hal : Minimal 1. . atau parafrasa.000 entri/lema dan subentri/sublema. • Disusun berdasarkan berdasarkan pembakuan penyusunan kamus oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (dh.000 halaman.30 UV Vernis Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr Jilid : Jahit Benang Jml halaman : Minimal 200 halaman Cetak Isi : Minimal 1 (satu) warna Cetak cover : Full Colour  Kamus dwibahasa yang memuat kosa kata Bahasa Inggris yang disusun secara alfabetis dalam bentuk lema atau entri dengan penjelasan makna dan contoh pemakaiannya dalam Bahasa Indonesia. 2. NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL II. . lengkap dengan segala nuansa maknanya. Ukuran huruf : Minimal 10 pt. 12 pt. antara lain: . • Kamus ekabahasa yang memuat kekayaan kosakata bahasa Indonesia sampai pada waktu tertentu. contoh. disertai dengan label pemakaian kata dan maknanya (label ragam bahasa). yang disusun dalam bentuk lema atau entri. runtut.  Disusun berdasarkan pembakuan penyusunan kamus oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (dh.contoh pemakaian untuk memudahkan pemahaman makna kata bagi pengguna kamus. sinonim. Kemdikbud.Pusat Bahasa).NO. Kamus Bahasa Indonesia Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No.berbagai kosakata bidang ilmu. dan detail berbagai L III . BUKU REFERENSI 1. Cetak cover : Minimal 1 (satu) warna.

Ensiklopedia tentang Ilmu Pengetahuan Alam Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No.penjelasan tentang bumi secara mendalam. .Mengajarkan kepada siswa agar menyenangi matematika. antara lain tentang: 1.26 .NO. 2. Pengetahuan yang memberikan gambaran keterkaitan ilmu matematika dengan kondisi nyata. berat. . luas dan volume. dan detail pengetahuan terkait matematika dengan sekurang-kurangnya memuat 100 entri atau lema.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA .penjumlahan dan pengurangan bilangan.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA.30 UV Vernis Bahan Isi : Minimal HVS 80 gr Jilid : Jahit Benang Jml halaman : Minimal 300 halaman Cetak Isi : Full Colour Cetak cover : Full Colour Ensiklopedia memuat: .Disusun dengan konsep yang menarik secara sistematis. Bias Gender. . NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL II. Bias Gender. . .Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. BUKU REFERENSI materi sejarah keberadaan agama-agama disertai dengan gambar. .Disusun secara sistematis.pengumpulan dan mengolah data.pengukuran waktu. runtut. antara lain dalam L III . .perkalian dan pembagian bilangan.Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. Pengetahuan berupa informasi yang mendasar tentang: .bangun-bangun datar. dan Pelanggaran HAM. . . Penyajian Materi : . . dan peta.bangun-bangun ruang. 4.faktor dan kelipatan. foto. dan Pelanggaran HAM. . .Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. 5.Penyajian didukung dengan gambar-gambar yang menarik.pecahan dan operasi matematikanya. . Penyajian Materi : . panjang. Ensiklopedia tentang Matematika Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No. dan kecepatan. . jarak.lebih dari 250 entri atau lema. .30 UV Vernis Bahan Isi : Minimal HVS 80 gr Jilid : Jahit Benang Jml halaman : Minimal 150 halaman Cetak Isi : Minimal 2 (dua) warna Cetak cover : Full Colour Menyajikan layanan informasi secara rinci.

serta hujan dan salju. informasi gambar terperinci. . dan kondisi tanah yang mempengaruhi pola kehidupan makhluknya. Karibia dan Amerika Selatan. . Kaukasus dan Asia Kecil.Disusun secara sistematis. gaya dan gerak. tidur dan mimpi. • Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. bintang. . .keterangan gambar secara detail/rinci dan jelas. NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL II. . . serta sistem kekebalan.gambar yang menarik untuk memperjelas entri/lema dan subentri/lema.Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. tumbuhan. dan matahari. • Bersifat faktual dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan. .NO. . Penyajian Materi : • Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. • Penyajian didukung dengan gambar-gambar yang menarik. iklim. Asia. bentang alam. Afrika. dan negara-negaranya. Balkan. . .30 UV Vernis Bahan Isi : Minimal HVS 80 gr Jilid : Jahit Benang Jml halaman : Minimal 300 halaman Cetak Isi : Full Colour Cetak cover : Full Colour Memuat lebih dari 250 entri atau lema. Ruang dan waktu memaparkan alam semesta yang mencakup galaksi. BUKU REFERENSI posisinya di tata surya.pada entri/lema masing-masing Negara dan daerah disertai dengan peta. dan . listrik dan elektronika. Bias Gender.Oseania. dan .fisik Bumi. dan Pelanggaran HAM. . akurat dan mudah dipahami. antara lain: . manusia.geografi Indonesia.komposisi gambar dan teks yang proporsional. • Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. . akurat dan mudah dipahami. Eropa. otot dan gerakan. . Bias Gender. • Disusun secara sistematis. Amerika Utara dan Amerika Tengah. hingga moluska dan mamalia dibahas dengan rinci dan menarik. . pengenalan atas tubuh manusia diantaranya mencakup rangka.Penyajian didukung dengan gambar-gambar yang menarik. Ensiklopedia tentang Ilmu Pengetahuan Sosial Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No. Penyajian Materi : .27 .informasi gambar terperinci. L III . 6. . pembentukan batuan. Asia Timur.gambaran terciptanya planet bumi. penjelasan tentang makhluk hidup. dan Pelanggaran HAM. penjelasan tentang cahaya dan energi. unsur di alam. Benua Artik.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. organisme bersel tunggal. bahan dan teknologi.Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan.

keterangan gambar secara detail/rinci dan jelas. . • Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. • Disusun secara sistematis. akurat dan mudah dipahami. . seni.komposisi gambar dan teks yang proporsional. iklim/cuaca. . NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL II.informasi gambar terperinci.lebih dari 250 entri atau lema yang memuat tentang sejarah kehidupan manusia sejak zaman prasejarah hingga zaman modern yang melingkupi sejarah dunia dan Indonesia. .komposisi gambar dan teks yang proporsional.30 UV Vernis Bahan Isi : Minimal HVS 80 gr Jilid : Jahit Benang Jml halaman : Minimal 300 halaman Cetak Isi : Full Colour Cetak cover : Full Colour Ensiklopedi memuat: . flora.28 .informasi gambar terperinci. fauna. darat. . . • Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. • Bersifat faktual dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Penyajian Materi : • Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. • Disusun secara sistematis.gambar yang menarik untuk memperjelas entri/lema dan sub entri/lema.NO. transportasi. budaya. Bias Gender. antara lain manusia.lebih dari 250 entri/lema dan sub entra/lema secara bergambar tentang alam dan kehidupannya. dan Pelanggaran HAM. laut. dan teknologi. olah raga. Ensiklopedia tentang Pengetahuan Umum Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No. Bias Gender. • Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. BUKU REFERENSI 7. lingkungan hidup. dan Pelanggaran HAM. 8. Penyajian Materi : • Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. udara.gambar yang menarik untuk memperjelas entri/lema dan sub entri/lema. L III .30 UV Vernis Bahan Isi : Minimal HVS 80 gr Jilid : Jahit Benang Jml halaman : Minimal 250 halaman Cetak Isi : Full Colour Cetak cover : Full Colour Ensiklopedia memuat: .keterangan gambar secara detail/rinci dan jelas. • Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. . dan . akurat dan mudah dipahami. • Penyajian didukung dengan gambar-gambar yang menarik. Ensiklopedia tentang Sejarah dan Kebudayaan Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No.

L III .Memacu kegemaran olahraga agar dapat berprestasi. seperti sepak bola. 2. Penyajian Materi : • Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. 10.informasi gambar terperinci.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. • Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Perkembangan olahraga secara umum yang populer di Indonesia.keterangan gambar secara detail/rinci dan jelas. . . . dan .NO. Penyajian Materi : .30 UV Vernis Bahan Isi : Minimal HVS 80 gr Jilid : Jahit Benang Jml halaman : Minimal 250 halaman Cetak Isi : Full Colour Cetak cover : Full Colour Ensiklopedia memuat: . • Disusun secara sistematis.29 . BUKU REFERENSI • Penyajian didukung dengan gambar-gambar yang menarik. Aktivitas untuk pengembangan dan pembentukan tubuh melalui gerakan dalam olahraga.komposisi gambar dan teks yang proporsional. Ensiklopedia tentang Pendidikan Olah Raga Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No. olahraga. dan kesehatan. dan Pelanggaran HAM. 9. akurat dan mudah dipahami. . Ensiklopedia tentang Seni Budaya dan Keterampilan Ukuran Buku : A5/B5/A4 Bahan cover : Hard Cover Board No. dan Pelanggaran HAM.Melengkapi pengetahuan siswa tentang pendidikan jasmani. . • Bersifat faktual dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan. NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL II. . .lebih dari 250 entri/lema dan sub entra/lema tentang seni budaya dan keterampilan di Indonesia.Meningkatkan kesadaran dan kebersihan lingkungan. Bias Gender.Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.gambar yang menarik untuk memperjelas entri/lema dan sub entri/lema. . dan lain-lain. Bias Gender.Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. • Penyajian didukung dengan gambar-gambar yang menarik.30 UV Vernis Bahan Isi : Minimal HVS 80 gr Jilid : Jahit Benang Jml halaman : Minimal 100 halaman Cetak Isi : Full Colour Cetak cover : Full Colour Ensiklopedia memuat: 1. • Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. • Bersifat faktual dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan.Disusun secara sistematis. .

. Strategi Pembelajaran 3. . Panduan Pendidikan IPA 14.Menghindari hal-hal yang bersifat mengadudomba karena perbedaan SARA. Panduan Pendidikan Matematika 13.Buku panduan pendidik berisikan pengembangan wawasan yang memuat dan menjelaskan berbagai pengetahuan tentang pengembangan teknik pembelajaran. Psikologi Pendidikan 2. Konsep Dasar Pendidikan 8. Evaluasi Pendidikan 5.Buku panduan pendidik meliputi: 1.Buku panduan pembelajaran dari berbagai disiplin ilmu yang memuat dan menjelaskan berbagai pengetahuan tentang acuan pengajaran guru dan pengembangan teknik pembelajaran.Disusun secara sistematis. . pengembangan keterampilan mengajar.Mengkaitkan kompetensi dan pengetahuan pendidik tentang metode mengajar yang lebih profesional. . Bimbingan dan Konseling 4. NAMA BUKU DAN SPESIFIKASI MINIMAL III.Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Panduan Pendidikan Karakter Penyajian Materi : .30 . . Media Pembelajaran 9. . Penelitian Tindakan Kelas 10. dan pengembangan kepribadian.Memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. dan Pelanggaran HAM.NO. Manajemen Pendidikan 7. BUKU PANDUAN PENDIDIK Berbagai jenis buku panduan pendidik membahas tentang : . L III . Model-Model Pembelajaran 11. Bias Gender. Panduan Pendidikan IPS 15. Panduan Pendidikan Bahasa Indonesia 12. Profesionalisme Guru 6.

yang merupakan satu kesatuan dalam Laptop (uraian spesifikasi teknis aplikasi pendidikan sebagaimana tercantum di bawah).Aplikasi perkantoran (legal) yang memiliki paket lengkap dengan pemroses kata-kata (wordprocessor). presentasi. OHSAS 18001:2007. ISO 14001:2004. Notes dan tools yang membantu guru dalam membuat video menggunakan presentasi yang bertujuan untuk pembelajaran mandiri baik untuk sesama guru maupun untuk siswa. publikasi. dan 1 buah CD/DVD Recovery Software Installer Anti Virus.  memiliki surat keterangan pencantuman Label dalam bahasa Indonesia dari L III .  Software Aplikasi: . Kabupaten/Kota memilih salah satu dari media ini yaitu laptop atau tablet sesuai kebutuhan daerah. Dukungan Administrasi :  surat dukungan dari prinsipal/distributor resmi di Indonesia.  melampirkan surat keterangan dari Prinsipal Processor bahwa Processor yang digunakan adalah Prosessor generasi terakhir. dan aplikasi pendidikan yang terinstal (preloaded) dalam laptop atau tablet. LAPTOP atau TABLET berikut PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE) sistem operasi. . SPESIFIKASI TEKNIS MEDIA PENDIDIKAN NO.  Processor : Multi Core prosesor edisi generasi terakhir minimal Intel i3/AMD A6 dengan clock speed minimal 1.  melampirkan ISO ISO 9001:2008.Bluetooth. serta telah terdaftar di Departemen Hukum & HAM RI.  melampirkan surat jaminan keaslian Sistem Operasi dari prinsipal/distributor resmi komputer. Garansi termasuk sparepart dan service (part & labor) disertai dengan kartu garansi dan Surat Pernyataan Asli & Garansi dari Prinsipal. USB 2. disertai Buku Petunjuk/ Manual Penggunaan dalam bahasa Indonesia. NAMA ALAT DAN SPESIFIKASI MINIMAL JUMLAH 1. Gigabit Ethernet minimal 10/100/1000 Mbps  Graphic : HD Graphics  Web Camera : Integrated Camera  Audio port : Built-in-Mic/ Headphone out  Audio : Integrated  I/O Ports : USB Port 3.  Standar Kualitas: ISO-9001:2008.  melampirkan surat jaminan keaslian antivirus dari prinsipal/distributor resmi. Disertai buku petunjuk (manual book) dalam bahasa Indonesia. Laptop.0. . pengolah data/ lembar kerja (spreadsheet).Aplikasi pendidikan.9 GHz dan minimal 2MB L2 Cache  Memory : minimal 4GB DDR3  Memory Support: minimal DDR3 1600 MHz  Hard Drive : 500 GB HDD SATA 5400 RPM  Networking : Integrated Wi-Fi. 4 aplikasi perkantoran.  Anti Virus : Paket Anti Virus untuk virus lokal dan internasional dengan garansi 1 tahun.Menyertakan masing-masing 1 buah CD/DVD Recovery Software Installer Sistem Operasi.31 . ISO 14001:2004 & OHSAS 18001:2007. Media Card Reader  Video port : HDMI dan VGA  Optical Drive : DVDRW internal/external  Monitor : minimal 14" HD 1366 x 768 resolution display  Battery : minimal 3cell Li-ion battery  Sistem Operasi : Sistem operasi yang legal dan edisi profesional terbaru preloaded 64bit (sudah terinstal dari pabrikan)dan bersertifikat asli (original).  melampirkan surat Purnal Jual 3 tahun dari prinsipal/distributor resmi komputer. 1 buah CD/DVD Recovery Software Installer Aplikasi Perkantoran.  Tas : Included  Garansi : Minimal 3 (tiga) tahun terhitung dari tanggal barang diterima (BAST) dan dapat dibuktikan di situs web resmi pabrikan atau prinsipal.  melampirkan sertifikat keaslian software aplikasi dari prinsipal/distributor resmi. B.0.

 Ukuran Layar: Minimal 10" display. NAMA ALAT DAN SPESIFIKASI MINIMAL JUMLAH Kementerian Perdagangan RI.  melampirkan surat jaminan keaslian antivirus dari prinsipal/distributor resmi.NO.32 . OHSAS 18001:2007.  memiliki surat keterangan pencantuman Label dalam bahasa Indonesia dari Kementerian Perdagangan RI.  Tipe Baterai: 4200 mAh. Micro SD.33 GHz dan L2 Cache 2MB.  melampirkan surat Purnal Jual 3 tahun dari prinsipal/distributor resmi komputer.0. jika ada pengembangan dari sekolah )  Upload konten tidak terbatas ( Dapat menampung ribuan bahkan puluhan ribu L III . rear : integrated.  Memory: 2GB DDR3L  Storage: 32GB eMMC. ISO 14001:2004 & OHSAS 18001:2007.  melampirkan daftar service center di 34 propinsi) dan  melampirkan daftar Merek yang telah terdaftar di Kemenkumham RI.  melampirkan Brosur yang dilegalisir oleh prinsipal.  Standar Kualitas: ISO-9001:2008. yang dibuktikan dari tahun produksi yang muncul di tampilan perangkat lunak tersebut yang sudah terinstal di dalam Laptop (preloaded). yang merupakan satu kesatuan dalam Tablet (uraian spesifikasi teknis aplikasi pendidikan sebagaimana tercantum di bawah). Garansi termasuk sparepart dan service (part & labor) disertai dengan kartu garansi dan Surat Pernyataan Asli & Garansi dari Prinsipal.  Sistem Operasi: sistem operasi berbasis komputer bukan berbasis smartphone (sudah terinstal dari pabrikan) dan bersertifikat asli (original).  melampirkan surat jaminan keaslian Sistem Operasi dari prinsipal/distributor resmi komputer.  Account Log-in dan Dilengkapi dengan username dan password masing-masing pengguna  Editable ( seluruh konten dapat ditambah/diperbaharui )  Teknologi server – client ready ( hanya diinstal di server.  melampirkan Brosur yang dilegalisir oleh prinsipal. ISO 14001:2004.  Kamera: front : integrated. TABLET  Kecepatan Prosessor: Multi procesor edisi generasi terakhir dengan Base Frequency 1. Dukungan Administrasi:  melampirkan surat dukungan dari prinsipal yang berbadan hukum Indonesia. dan  melampirkan daftar Merek yang telah terdaftar di Kemenkumham RI.  Dapat berjalan sesuai dengan sistem operasi yang ada pada Laptop atau Tablet. Prinsipal/distributor resmi adalah prinsipal/distributor resmi sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang.  melampirkan daftar service center 34 propinsi. PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)/E-CONTENT:  Perangkat lunak produksi tahun berjalan. serta telah terdaftar di Departemen Hukum & HAM RI. client dapat menjalankan program dari perangkat masing-masing.  Tipe Layar: Display With IPS Technology.  Software Aplikasi: Aplikasi pendidikan. disertai Buku Petunjuk/ Manual Penggunaan dalam bahasa Indonesia.  Antarmuka/Interface: Micro USB 2.  melampirkan sertifikat keaslian software aplikasi dari prinsipal/distributor resmi.  Jaringan: integrated WIFI and Bluetooth.undangan di bidang perdagangan.  Resolusi Layar: 1024x768.  melampirkan ISO 9001:2008.  melampirkan surat keterangan dari Prinsipal Processor bahwa Processor yang digunakan adalah Prosessor generasi terakhir. speaker.  Fitur :  Multi user ( pengguna tidak terbatas )  Mempunyai fitur controller level callbacks ( before and after filter dan before Render ).  Garansi: Minimal 3 (tiga) tahun terhitung dari tanggal barang diterima (BAST) dan dapat dibuktikan di situs web resmi pabrikan atau prinsipal.

33 . suku bangsa)  Kerukunan  Ketertiban L III . NAMA ALAT DAN SPESIFIKASI MINIMAL JUMLAH konten )  Home/ Halaman Utama.NO.lagu kebangsaan RI dan lagu-lagu daerah masing- masing wilayah  Pembelajaran Interaktif Kelas IV s/d Kelas VI:  Teknologi Informasi:  Perkenalan Hardware Komputer  Pengenalan Sistem Operasi  Belajar Mengetik 10 jari  Belajar Mengolah data  Kamus istilah Komunikasi dan Teknologi Informasi  Belajar Lembar Kerja  Belajar Lembar Presentasi  Belajar Desain Grafis  Pengenalan Internet dan kegunaannya  Belajar membuat blog & Website  Mengenal virus dan penanggulangannya  Mengenal openSources  IPA:  Rangka dan Panca indera manusia  Makhluk hidup dan lingkunganya  Benda padat.  Modul:  E-book :  Berfungsi untuk menyimpan dan menata software E-Book serta bisa di download secara gratis dalam berbagai bentuk type file  Dapat dan mudah di edit sesuai dengan keinginan pengguna dalam menyimpan E-Book  Buku Sekolah Elektronik SD (IV-VI) yang disediakan oleh Direktorat Pembinaan SD  Video:  Berfungsi untuk menyimpan dan menata video serta bisa di download secara gratis dari web site pengembang dalam berbagai bentuk type file  Dapat dan mudah di edit sesuai dengan keinginan pengguna dalam menyimpan video  Quiz Creator:  Berfungsi untuk menyimpan dan menata Soal-soal serta bisa di tambah/ di edit oleh guru  Pengaturan waktu pengerjaan soal  Pengaturan tanggal pengerjaan quiz  Soal dapat diunduh untuk dibagikan guna belajar siswa  Soal dapat di print untuk dibagikan ke siswa  Random soal berguna untuk membedakan soal antar siswa yang mengerjakan  IPS/Peta Indonesia Interaktif:  Pengetahuan tentang geografi dan kekayaan alamnya  Dilengkapi dengan narasi/penjelasan tentang atlas/peta  Dilengkapi dengan lagu. cair dan gas  Gaya  Energi panas dan bunyi  Perubahan kenampakan bumi dan benda langit  Organ tubuh manusia  Tumbuhan hijau  Gaya magnet  Pesawat sederhana  Cahaya dan sifat-sifatnya  Planet bumi  Pertumbuhan dan perkembangbiakan  Keseimbangan ekosistem  Konduktor dan isolator panas  Energi listrik  Bumi dan Alam Semesta  Pendidikan Kewarganegaraan:  Perbedaan (jenis kelamin. agama.

berat dan waktu  Mengenal bilangan pecahan. mengenal bangun  Geometri: Mengukur sudut. kata kerja  Pengenalan lingkungan keluarga  Penggunaan short/ tall  Pengenalan lingkungan rumah  Pengenalan waktu  Pengenalan lingkungan perkotaan  Pengenalan jenis-jenis olahraga  Pengenalan arah  Bahasa Indonesia:  Menanggapi suatu persoalan atau peristiwa dan memberikan saran dan L III .  Mengajarkan pada siswa agar memahami dan mempraktekkan lebih jelas tentang manfaat  Keterampilan dalam kehidupan sehari-hari.34 . angka  Cara memperkenalkan teman  Percakapan menanyakan dan cara mengeja nama orang  Pengenalan She/ He  Pengenalan lingkungan sekolah  Penggunaan on. desa dan kota  Budaya Indonesia  Pancasila  NKRI  Kebebasan berorganisasi  Lembaga Negara  Pemilu dan pilkada  Politik luar negeri  Kerjasama negara-negara Asia Tenggara  Demokrasi  Matematika:  Bilangan hingga 2 angka  Mengenal bangun ruang dan bangun ruang  Bilangan hingga 500  Satuan panjang.bahan bekas pakai atau baru secara sederhana tingkat sekolah dasar. baik di sekolah atau dilingkungannya. berat dan waktu  Menghitung perkalian dan pembagian  Bilangan hingga tiga angka  Operasi hitung bilangan  Mengukur panjang. NAMA ALAT DAN SPESIFIKASI MINIMAL JUMLAH  Hak dan kewajiban  Aturan hidup bermasyarakat  Tolong-menolong  Cinta lingkungan  Musyawarah  Sopan santun  Kejujuran  Kedisiplinan  Tatakrama  Sumpah pemuda  Harga diri  Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia  Taat hukum/aturan  Pemerintahan pusat. konversasi sederhana  Pengenalan warna. keliling dan luas  Bangun Ruang dan Bangun Simetri  Bilangan Pecahan dan Bilangan Operasi  Operasi Hitung Campuran.NO. abjad. Volume prisma dan tabung  Mengumpulkan dan mengolah data  Mengenal 46 sistem koordinat  Keterampilan Edukatif:  Mengenalkan dan memperagakan keterampilan anak melalui penggunaan bahan. Operasi pada pecahan  Bilangan Prima  Geometri: Simetri lipat dan putar  Luas sisi banyak dan lingkaran.  Bahasa Inggris (dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris):  Pengenalan nama-nama mainan. in.

 Dilakukan uji kualitas barang yaitu : daya tahan baterai. denda.  Dilakukan uji bahwa perangkat lunak produksi tahun berjalan.  Dilengkapi dengan fitur perencanaan administrasi pengadaan buku baru. telat batas peminjaman/dipinjam.  Dilengkapi dengan fitur untuk memberikan laporan buku favorit. image gallery dan animasi.  Dilengkapi juga aplikasi yang dapat mencetak kartu anggota perpustakan siswa. 2. gambar.dll yang dapat di tambahkan secara dinamis pada setiap dokumen. tabel. animasi.NO.  Melampirkan surat pernyataan dari Prinsipal pembuat perangkat lunak.status. durability test. pimpinan.  fitur pratinjau yang dapat digunakan sebagai perangkat presentasi.  Dilakukan uji fungsi masing. tamu dan anggota tiap jenis pemakai memiliki akses yang berbeda menu-menunya. Quality test. intonasi dan ekspresi yang tepat  Keluarga  Berbalas pantun dengan lafal dan intonasi yang tepat  Membuat gambar/denah berdasarkan penjelasan yang didengar  Mendeskripsikan isi puisi  Memuat quiz interaktif dan penilaian untuk menguji pemahaman atas materi  Seluruh komponen materi diatas harus selaras satu sama lainnya  Manajemen Perpustakaan:  Aplikasi yang mudah dikembangkan untuk mendukung manajemen perpustakaan. dengan fitur antara lain :  alat bantu bagi guru untuk membuat buku sekolah elektronik berbasis multimedia.35 .  Dilengkapi dengan fitur untuk memberikan informasi jumlah koleksi dokumen yang beredar diluar. audio. checkbox.buku jatuh tempo.  Master klasifikasi dokumen yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan setiap sekolah antara lain setting dokumen yang bisa mengeset profil tiap dokumen seperti bisa tidak. integratif diagram.  memiliki koleksi clip-art. yang dibuktikan dari tahun produksi yang muncul di tampilan perangkat lunak tersebut.  secara terintegrasi dapat menampung teks. button.  Dilengkapi dengan fungsi abstraksi dan visualisasi gambar buku.  Melampirkan pernyataan kesanggupan untuk melakukan update software selama minimal 3 tahun. Uji Fungsi Alat (Laptop/Tablet dan Perangkat Lunak):  Peserta wajib memberikan alat yang sesuai dengan yang ditawarkan beserta kelengkapannya dan sudah terinstal software. buku kode ISBN. NAMA ALAT DAN SPESIFIKASI MINIMAL JUMLAH pemecahannya  Mendeskripsikan benda – benda di sekitar dan fungsi anggota tubuh  Memerankan tokoh drama dengan lafal.  Melampirkan pendaftaran HAKI dan merek software. bahwa perangkat lunak adalah produksi tahun berjalan dan bukan bajakan. shapes. dan  Memiliki fasilitas authoring tools.. PROYEKTOR 2 Resolusi : XGA (1024x768) Teknologi : DLP L III .  Mendukung pemakaian di jaringan komputer tanpa batasan jumlah user. petugas perpustakaan.  Pengklasifikasian dokumen secara dinamis sekurang-kurangnya system klasifikasi perpustakaan pada umumnya.masing software dan fitur-fitur yang ada. video.  Memiliki setting akses dengan klasifikasi administrator.  fitur penambahan halaman yang tidak terbatas.  Sistem yang mendukung barkode dan dapat mencetak sendiri kode barkode untuk buku.  Dilengkapi fitur Atribut Dokumen mulai abstraksi buku lokasi. Administrasi:  Melampirkan surat dukungan dari prinsipal yang berbadan hukum Indonesia.

 Melampirkan surat Purnal Jual 3 tahun dari Prinsipal/Distributor Resmi.  Brosur yang dilegalisir oleh Prinsipal/Distributor Resmi.  Melampirkan surat Purna Jual 1 tahun dari Prinsipal/Distributor Resmi. 3. L III .36 . LAYAR PROYEKTOR (SCREEN) 2 Model: Layar Proyektor dengan tripod/Wall Dimensi: (84") 213x213 cm Rasio: 1:1 Garansi: 1 tahun dari Prinsipal/Distributor Resmi. NAMA ALAT DAN SPESIFIKASI MINIMAL JUMLAH Lumens : 3200 ANSI Garansi : 3 tahun parts dan service dari Distributor resmi/ prinsipal Administrasi:  Surat dukungan dari Prinsipal/Distributor Resmi yang berbadan hukum Indonesia.NO. Administrasi:  Surat dukungan dari Prinsipal/Distributor Resmi yang berbadan hukum Indonesia.  Brosur yang dilegalisir oleh Prinsipal/Distributor Resmi.

Macam-macam Papan berukuran 25 x 25 cm tebal 1 set bentuk bangun datar Bangun Datar 0. Mengenalkan bentuk. Limas alasnya 6 x 6 cm tinggi 8 cm. Manik dan Terdiri dari 100 manik-manik 1 set Pola dengan 4 bentuk dan 5 buah benang besar Bahan : Plastik Warna : Aneka warna yang menarik c. Prisma Segienam setiap sisinya 4.37 . Mengenalkan bentuk. sebagai pengenalan awal Bahan : Plastik ilmu bangun/geometri Warna : Aneka warna yang menarik pada siswa 3. Bangun Datar 10 model bangun datar dan papan 1 set bentuk bangun datar dan Bingkainya berpola. tabung. bola dengan diameter 8 cm Bahan : Plastik Transparan Warna : Aneka warna yang menarik L III . C.5 cm dengan 16 pola bangun. sebagai pengenalan awal Dimana bila setiap bangun datar ilmu bangun/geometri dimasukkan pada pola bangun pada siswa datar yang terdapat pada papan.5 cm dan tingginya 8 cm. bola. Kubus 200 kubus berkait aneka warna 1 set Berkait Bahan : Plastik Warna : Aneka warna yang menarik 2. Kubus 6 x 6 x 6 cm. 20 x 28 cm. Fungsi Alat Nama Alat Standard/Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) 1. dan kerucut) Balok 6 x 6 x 8 cm. SPESIFIKASI TEKNIS PERALATAN PENDIDIKAN 1. tinggi 8 cm. Mata Rantai 250 buah mata rantai ukuran 1 X 2 1 set tahap awal dengan cm pendekatan yang menarik Bahan : Plastik selain juga untuk melatih Warna : Aneka warna yang menarik motorik siswa. Ukuran : papan sederhana(balok. untuk meletakkan 7 macam  Bangun ruang bangun 3 dimensi. b. Belajar membilang pada a. Tabung dan kerucut diameter alas 8 cm.  Pengenalan awal Bangun 3 Papan berpola bangun 3 dimensi 1 set bentuk-bentuk berbagai Dimensi (kecuali bangun bola) Fungsinya bangun 3 (tiga) dimensi. prisma. MATEMATIKA PEMULA (DASAR) No. maka bangun datar yang ada akan menonjol karena lubang yang ada lebih dangkal dibanding dengan tebal bangun datar yang tersedia dengan maksud agar mudah untuk dipasang dan dilepas oleh siswa Bahan : Plastik Warna : Papan aneka warna yang menarik 4.

Bahan: Plastik Warna: Alas jam digital. Persegi 6 x 6 cm kepada siswa. dan dan 2 mm serta Lingkaran diameter biru). Angka-angka yang akan menunjukkan jam dibuat dengan bentuk persegi berukuran 3 X 1. keping angka. jarum pendek. Bahan :Plastik Warna :Muka jam. sesuai bentuk. Di atas alas jam digital berbetuk persegi menonjol 6 buah tabung kecil sebagai pijakan angka-angka yang akan menunjukkan jam. 3 cm. tulisan pada muka jam. Dimana huruf romawi dan derajat dicetak di atas plastik berbentuk lingkaran kecil dengan diameter lingkaran 2 cm.No.  Alat untuk belajar Jam Digital Jam Digital dibuat dengan alas jam 1 set tentang waktu/jam berbentuk persegi dengan ukuran dengan bentuk digital minimal 9 x 6. sesuai ukuran. Fungsi Alat Nama Alat Standard/Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) 5.9 dengan masing-masing angka sebanyak 4 buah.dan cetakan angka menggunakan aneka warna yang menarik. kuning. dengan tebal 5 mm dan 2 mm kan ukuran (besar kecil Bahan : Plastik dan tebal tipis). Persegi Panjang 4 x 2 cm. membanding.  Untuk belajar tentang Muka Jam/Jam Muka jam berbentuk lingkaran 1 set waktu/jam.  Untuk melatih logika Persegi 3 x 3 cm dan Segitiga sama anak. Muka jam  Untuk mengukur waktu dengan satuan jam dilengkapi dengan angka penunjuk jam dari jam 1 sampai dengan jam 24 serta penunjuk menit dari 5 menit sampai 60 menit. biru sesuai warna.38 . mengenalkan sisi 3 x 3 x 3 cm masing-masing bentuk. kuning. lingkaran bertuliskan huruf romawi dan derajat dibuat dengan aneka warna yang menarik. 6. mengelompokkan benda Warna : Merah. 7. persegi  Menggunakan alat ukur tersebut bila diletakkan posisinya waktu dengan satuan jam akan miring dengan kemiringan 25 derajat. Persegi 1 set bentuk-bentuk geometri Panjang 6 x 4 cm.  Untuk mengenalkan Blok Logika Lingkaran diameter 6 cm.5 cm. Pada lingkaran muka jam terdapat lubang-lubang yang berfungsi untuk mengganti angka dengan huruf romawi ataupun derajat. namun dan segitiga sama sisi 6 x 6 x 6 juga untuk mengenal masing-masing dengan tebal 5 mm warna (3 warna dasar.6 cm sebanyak 40 keping bertuliskan angka 0 . Ditempatkan dalam wadah plastik L III . yaitu merah.dan derajat Analog dengan modifikasi kaki berdiameter (sudut) lingkaran 18 cm. jarum panjang.

18 cm (sudut 30. 8. termasuk besar suatu sudut. transparan. dan Kartu Nama Bilangan menggunakan aneka warna yang menarik.90 derajat).5 cm  Sebagai alat bantu untuk dan jangka siswa agar dapat Bahan : Plastik & logam membuat atau meng.d 10 dengan ukuran Kartu konsep bilangan dan Kumpulan Gambar dan Kartu mengenalkan bilangan beserta lambang Nama Bilangan 15 x 8 cm.d 20 dengan ukuran untuk mengajarkan Kartu Nama Bilangan minimal 15 x konsep bilangan dan 8 cm. dan Kartu Nama Bilangan 1 untuk mengajarkan s. Alat bantu siswa untuk Tabel Lembaran plastik minimal 20 x 20 1 pcs dapat belajar tentang Penjumlahan cm dengan cetak tabel penjumlahan penjumlahan Bahan : Plastik Warna : Full Colour 10. tebal.45 pengukuran seperti derajat).  Sebagai alat bantu siswa Mistar dan Penggaris 20 cm. L III .  Menggunakan alat ukur panjang tidak baku dan baku (cm. tinggi.  Alat bantu guru dalam Kartu Bilangan Kartu Kumpulan Gambar. Kartu 1 set mengajar di depan kelas 1 s. bilangannya Bahan: Plastik Bermagnet  Menentukan nilai tempat Warna: Kartu Angka dan Kartu puluhan dan satuan Nama Bilangan menggunakan aneka warna yang menarik.60. dan ukuran Kartu Angka mengenalkan bilangan beserta lambang minimal 10 x 6 cm. busur dengan diameter 14. Fungsi Alat Nama Alat Standard/Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) dan lain-lain. dan bilangannya ukuran Kartu Angka 10 x 6 cm.39 .d 20 Bilangan 11 s. lebar. 12.No.  Alat bantu guru dalam Kartu Bilangan Kartu Angka. dan Kartu Nama 1 set mengajar di depan kelas 11 s.d 10 Angka. m) yang sering digunakan 9. Warna : Transparan & logam gambar bentuk-bentuk bangun datar. penggaris segitiga 1 set dalam mengenal tentang Jangka panjang 14 cm (sudut 90.  Alat bantu siswa untuk Tabel Perkalian Lembaran plastik minimal 20 x 20 1 pcs dapat belajar tentang cm cetak tabel perkalian perkalian Bahan : Plastik  Alat bantu siswa dalam Warna : Full Colour melakukan perkalian bilangan yang menghasilkan bilangan dua angka 11. penggaris segitiga panjang ukuran panjang.45. Kartu Angka. Bahan: Plastik Bermagnet Warna: Kartu Kumpulan Gambar dicetak Full Colour.

dan Kartu Operasi dengan aneka warna papan terbuat mendapat Bilangan dari plat dengan list papan terbuat 1 buah dari Plastik. MDF. 2 model potongan L III . pengurangan. 6 cm. Warna: Kartu Operasi Bilangan perkalian. -. tentang bilangan. guru atau dan dilengkapi dengan tali. X. pembimbingnya akan dapat Bahan: Plastik dan Tali merah langsung mengkoreksi hasil Warna: Kartu Penjumlahan. dan alat tranportasi. dimana masing-masing kelipatan.40 . 1/8-an. melihat bentuk tali pada dan Pembagian kartu bagian di belakang menggunakan aneka soal. Perkalian. alat 1 set mengajar di depan kelas rumah tangga.  Alat bantu guru untuk Kartu Operasi Kartu Operasi Bilangan berukuran 1 set mengajarkan operasi Bilangan 10X6 cm. terdiri dari +. dan Pembagian yang latihan matematika (pen. dimana perkalian dan pembagian) setiap 10 (sepuluh) lembar kartu dengan menggunakan alat disatukan dengan penjepit Plastik bantu tali. dengan ukuran Kartu minimal 10 x membilang. Fungsi Alat Nama Alat Standard/Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) 13. dicetak di atas kartu dengan jumlahan. dan Plastik peraga Warna: Plat menggunakan aneka warna yang menarik. 17. pengurangan. Untuk Persegi pecahan sederhana Panjang terdapat 2 model potongan ½-an dan 1 model potongan ¼-an. dan lain-lain gambar terdapat minimal 5 buah  Membilang banyak benda  Mengurutkan banyak kartu benda Bahan : Plastik Warna : Kartu bergambar binatang. Alat permainan yang akan Permainan Tali Kartu Permainan dengan 400 soal 1 set mempercepat siswa dalam Pas Penjumlahan. himpunan.  Media bagi guru untuk Kartu Gambar Kartu bergambar binatang. warna yang menarik kesemuanya dicetak Full Colour. kerja siswa hanya dengan Pengurangan. dan pengurangan bilang- an  Menggunakan sifat operasi pertukaran dan pengelompokan 14. Untuk Persegi terdapat 2 model potongan ½-an. Pengurangan. 2 pola persegi panjang  Mengenal pecahan dan 3 pola persegi dilengkapi sederhana potongan-potongan untuk diisikan  Membandingkan pecahan sederhana dalam pola yang tersedia.No.  Mengenal bentuk 2 Papan Pecahan Papan 25 x 25 cm dengan 3 pola 1 set dimensi dan potongannya lingkaran. papan Bahan: Plat. mengerjakan soal-soal Perkalian. Untuk  Memecahkan masalah Lingkaran terdapat potongan ½-an. : bilangan seperti pen. 16. Bahan: Plastik jumlahan. dan pembagi- an menggunakan aneka  Melakukan penjumlahan warna yang menarik. yang berkaitan dengan ¼-an. Media untuk menempelkan Papan Peraga Papan Peraga berbentuk Persegi Untuk 2 Kartu Bilangan. ukuran luar 16. alat rumah tangga atau alat transportasi semua dicetak Full Colour 15.5 x 6 cm. Kartu dengan ukuran minimal 60 x 60 cm set alat Gambar.

atau salah. Panduan bagi guru dalam Buku Petunjuk Ukuran : A4/A5/B5 1 eks. dengan mendapat dalam memahami dan kotak mesin alat berwarna di salah 1 Lantai menguasai kemampuan perkalian dan pembagian satu seginya. yang sehat. Fungsi Alat Nama Alat Standard/Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) ¼-an. orang siswa.41 . Catatan : Setiap 1 (satu) paket alat dan kelengkapannya dimasukkan dalam wadah atau terbungkus plastik dan dimasukkan ke dalam dus yang tercetak nama alat peraga dan jumlah isi yang terdapat didalamnya. sehingga Dilengkapi speaker. dimana masing-masing set alat dan ketepatan siswa Elektronik sisinya berukuran 25 cm. dan 1 model potongan 1/8- an. pemilihan level. 20. Bahan : Plastik Warna : Aneka warna yang menarik 18. nakan sifat-sifat operasi Lantai permainan terbuat dari hitung perkalian dan lembaran plastik yang dicetak full pembagian colour dimana di dalamnya terdapat sensor yang dihubungkan dengan mesin. tombol off/on.No. bukan afal atau daur ulang sehingga menghasilkan warna-warna cerah dan aman karena tidak mengandung racun/toxic dan pewarna Anti Toxic. L III . Kotak tempat menyimpan Kotak Alat Ukuran minimal 60. Perfect Binding Cetak Isi : Minimal 1 (satu) warna Cetak Cover : Full Color Keterangan Plastik yang digunakan adalah plastik murni. penggunaan alat peraga Penggunaan Bahan Cover : Minimal Ivory/AC matematika 210 gr Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr Jilid : Jahit Kawat.  Alat permainan untuk Lantai Lantai Permainan berbentuk segi Setiap 2 meningkatkan kecepatan Permainan delapan. Mesin yang ada dapat Permainan dengan melibatkan dua menghasilkan suara karena Elektronik sampai dengan empat menggunakan 3 (tiga) buah baterai. dapat terjadi kompetisi pengatur volume.5 x 40 x 16 cm 1 buah Alat Peraga Bahan: Plastik Warna: Aneka warna yang menarik dengan cetakan full colour 19. Alat ini dapat dan lampu merah dan hijau bersuara dengan menggunakan baterai sebagai penanda jawaban benar  Memahami dan menggu.

Berskala Bahan : Plastik PS (injeksi) Warna : Berwarna. transparan Deskripsi : Alat Ini digunakan untuk menunjukkan rumus volume dengan menggunakan media pasir / barang L III . transparan Deskripsi : Alat Ini digunakan untuk menunjukkan volume dengan meng- gunakan media pasir / barang cair Limas Segi Empat Transparan Ukuran : 80 x 80 x 100 mm Bahan : Plastik PS (injeksi) Warna : Berwarna. Berskala Bahan : Plastik PS (injeksi) Warna : Berwarna. Berskala pasir / barang cair Bahan : Plastik PS (injeksi) Warna :  Memahami sifat Berwarna. MATEMATIKA (PERMAINAN) No Fungsi Alat Nama Alat Standar / Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) 1.2. transparan Deskripsi : bangun ruang Alat Ini digunakan untuk sederhana dan menunjukkan rumus volume dengan hubungan antar menggunakan media pasir / barang bangun datar cair Balok Transparan Ukuran : 100 x 80 x 70 mm. transparan Deskripsi : Alat Ini digunakan untuk menunjukkan rumus volume dengan menggunakan media pasir / barang cair Tabung Transparan Ukuran : D = 80 mm T = 100 mm.  Alat Ini digunakan PERMAINAN BANGUN RUANG TRANSPARAN 1 Set untuk menunjukkan BANGUN Satu set terdiri dari : kebenaran rumus RUANG volume dengan Kubus Transparan menggunakan media Ukuran : 80 x 80 x 80 mm. transparan Deskripsi : Alat Ini digunakan untuk menunjukkan rumus volume dengan menggunakan media pasir/barang cair Prisma Segi Tiga Transparan Ukuran : 100 x 80 x 70 mm.42 . Berskala Bahan : Plastik PS (injeksi) Warna : Berwarna. transparan Deskripsi : Alat Ini digunakan untuk menunjukkan rumus volume dengan menggunakan media pasir / barang cair Limas Segi Tiga Transparan Ukuran : 80 x 70 x 100 mm Bahan : Plastik PS (injeksi) Warna : Berwarna.

Keping-keping L III . keping-keping alat ini terdiri dari 3 warna Prisma Segi Tiga Ukuran : 100 x 80 x 70 mm Bahan : Plastik Warna : Berwarna.No Fungsi Alat Nama Alat Standar / Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) cair Kerucut Transparan Ukuran : D = 80 mm T = 100 mm Bahan : Plastik PS (injeksi) Warna : Berwarna.  Menentukan jaring. Kubus Ukuran : 80 x 80 x 80 mm Bahan : Plastik Warna : Berwarna Balok Ukuran : 100 x 80 x 70 mm Bahan : Plastik Warna : Berwarna. Tabung. Balok. Prisma.  Membentuk/merangkai JARING-JARING BANGUN RUANG 1 set bangun ruang Satu set terdiri dari :  Mengidentifikasi sifat- sifat bangun ruang Deskripsi (Kubus.43 . Keping-keping pada alat ini terdiri dari 4 warna Limas Segi Empat Ukuran : 80 x 80 x 100 mm Bahan : Plastik Warna : Berwarna. Limas. transparan Deskripsi : Alat Ini digunakan untuk menunjukkan rumus volume dengan menggunakan media pasir / barang cair Bola Ukuran : D = 80 mm Bahan : Plastik PS (injeksi) Warna : Berwarna. transparan menunjukkan rumus volume dengan menggunakan media pasir / barang cair Seluruh alat dimasukkan ke dalam stereofoam dengan ukuran 9x27x42 cm dan diberi sekat untuk masing- masing alat. Kerucut) jaring berbagai bangun Alat ini berbentuk keping-keping dari ruang sederhana plastik yang diberi lubang pada tiap ujungnya dan dilengkapi tali/karet elastik untuk mengaitkan masing- masing keping untuk membentuk/merangkai bangun ruang.

keping-keping pada alat ini terdiri dari 2 warna. T= 100 mm Bahan : Plastik Warna : Berwarna. 1/3. keping-keping pada alat ini terdiri dari 2 warna Kerucut Ukuran: Ø= 88 mm. Balok.No Fungsi Alat Nama Alat Standar / Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) pada alat ini terdiri dari 2 warna Limas Segi Tiga 1 set Ukuran : 80 x 70 x 100 mm Bahan : Plastik Warna : Berwarna. Prisma dan Limas Seluruh alat dimasukkan kedalam stereofoam dengan dan diberi sekat untuk masing-masing alat. Tempat Penyimpanan: Bahan : Art Carton Full colour Deskripsi : sebagai tempat penyimpanan alat Bangun Ruang Transparan. Bangun kerangka 2  Untuk mempelajari PERMAINAN 1. BANGUN KERANGKA Ukuran : Pipa Ø 0. L III . T= 100 mm Bahan : Plastik Warna : Berwarna. Jaring-jaring. Seluruh alat dimasukkan kedalam stereofoam dan diberi sekat untuk masing-masing alat. . Tabung Ukuran : Ø= 88 mm. keping-keping pada alat ini terdiri dari 2 warna.8 cm x 15 cm dan kaki berbentuk kubus 2 cm x 2 cm dan karet segi delapan elastis lubang 8 Bahan : Plastik ABS (injeksi) dan karet Warna : Berwarna Deskripsi : Peragaan rangka bangun terdiri dari Kubus. 1/4.1/2. mengurutkan pecahan Isi  Menentukan nilai Ukuran : 100 x 100 mm pecahan dari suatu Bahan : Plastik ABS (injeksi) bilangan atau Warna : Transparan dan warna Doff kuantitas tertentu Deskripsi : 1 set terdiri dari pecahan persegi 1.44 . PECAHAN PERSEGI 1 Set macam-macam bentuk PECAHAN pecahan dan membaca Landasan data dalam bentuk Ukuran : 300 x 300 mm diagram Bahan : Plastik ABS (injeksi). Spon  Menggunakan pecahan Warna : Berwarna dalam pemecahan Deskripsi: Sebagai tempat dudukan  Menyederhanakan dan rangkaian pecahan persegi.

Tempat Penyimpanan : Bahan : Art Karton Full colour Deskripsi : sebagai tempat penyimpanan alat item L III . 1/12. 1/4. batang dan lingkaran 1/3. 4. 1/10. PECAHAN LINGKARAN 1 Set macam-macam bentuk Landasan pecahan dan membaca Ukuran : 300 x 300 mm data dalam bentuk Bahan : Plastik ABS (injeksi).No Fungsi Alat Nama Alat Standar / Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) 1/5.1/2. 1/6. 1/12. 1/5. 1/8. Isi Ukuran : diameter 19 cm Bahan : Plastik PVC Warna : Aneka warna yang menarik Deskripsi : 1 set terdiri dari landasan dan beberapa pecahan lingkaran untuk menampilkan data statistik.. Seluruh alat diatas dimasukkan kedalam stereofoam dan diberi sekat untuk masing- masing alat. diagram Spon  Menggunakan pecahan Warna : Berwarna dalam pemecahan Deskripsi : Sebagai tempat dudukan  Menyederhanakan dan rangkaian penggunaan mengurutkan pecahan pecahan lingkaran.  Menentukan nilai pecahan dari suatu Isi bilangan atau Ukuran : Ø 90 mm kuantitas tertentu Bahan : Plastik ABS (injeksi)  Menyajikan data ke Warna : Berwarna pelangi bentuk tabel dan Deskripsi : 1 set terdiri dari bentuk diagram gambar. MODEL STATISTIK Landasan Ukuran : 300 x 300 mm Bahan : Plastik ABS (injeksi) Warna : Berwarna Deskripsi : Sebagai tempat dudukan pecahan statistik. sejumlah 2 set alat  Untuk mempelajari 2. 1/10. MDF. BLOK LOGIKA 1 Set Terdiri dari Ukuran : tidak beraturan Bahan : Plastik ABS (injeksi) Warna : berwarna Deskripsi : 1 set terdiri dari berbagai bentuk bangun datar.45 . 1/8. 1/6. pecahan lingkaran 1. 3.

Wadah Neraca Ukuran : Ø 75mm. Tempat Penyimpanan : Bahan : Art Karton Full colour Deskripsi : sebagai tempat penyimpanan alat item Timbangan L III . Beban Timbangan Bahan : Plastik ABS (injeksi) Deskripsi : Alat ini untuk menunjukkan satuan massa atau berat dengan menggunakan 3 (tiga) perbandingan yang ditunjukkan dengan warna yang berbeda. Lengan berat dan massa benda / Raider : 40 cm x 1 cm x 2 cm. dalam pemecahan lengan dan beban plastik masalah Warna : Berwarna Seluruh alat diatas dimasukkan kedalam stereofoam dan diberi sekat untuk masing-masing alat. TIMBANGAN LENGAN 1 Set mempelajari tentang Ukuran : Tiang : 5 cm x 13 cm. TIMBANGAN WADAH 1 Set mempelajari tentang MASSA Satu set terdiri dari : berat dan massa benda padat dan cair Landasan  Menggunakan Ukuran : 120 x 75 x 100 mm pengukuran berat Bahan : Plastik ABS (injeksi) dalam pemecahan Warna : Biru masalah Deskripsi : Sebagai tempat dudukan dari lengan neraca Lengan Neraca Ukuran : 300 x 115 x 15 mm Bahan : Plastik ABS (injeksi) Warna : Berwarna Deskripsi : Sebagai batang penyeimbang. Pecahan lingkaran.No Fungsi Alat Nama Alat Standar / Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) Pecahan persegi. dengan berat  Menggunakan yang sama pengukuran berat Bahan : Landasan dan tiang MDF. Pada ujung lengan terdapat lekukan oval sebagai tempat gantungan wadah neraca dan dilengkapi dengan raider. Berskala Bahan : Plastik PS (injeksi) Warna : Transparan  Mengenal dan 2. padat dan cair Beban : 2 cm x 2 cm.46 . model statistik dan blok logika 3  Mengenal dan MENGHITUNG 1.

Merah. Mengenal hubungan 3. papan kotak  Mengenal koordinat untuk mengenalkan bangun datar posisi sebuah benda Isi  Menentukan posisi titik a.Paku dari bahan plastik ABS dalam sistem koordinat (injeksi).47 . untuk Kartesius dirangkaikan pada papan bidang  Menentukan hasil membentuk papan berpaku.Menggunakan alat Deskripsi : Terdiri dari papan peraga peraga dalam jam serta jarum penunjuk yang dapat pemecahan masalah digerakkan dengan roda gigi dan . sejumlah 50 bh. papan benda koordinat cartesius. METERAN GULUNG 1 buah antar satuan waktu. digital dari plastik dengan jumlah 29 antar satuan panjang. Untuk pencerminan suatu menentukan dalam menggambar bangun datar bangun datar b. untuk meletakkan titik koordinat dengan tambahan karet sebagai penghubung serta penyekat yang bisa di geser sebagai tata letak koordinat X. keping dan antar satuan kecepatan 2. dan terdapat tombol untuk memulai dan kecepatan menghentikan hitungan waktu.Paku dari bahan plastik ABS (injeksi).No Fungsi Alat Nama Alat Standar / Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) wadah dan timbangan lengan 4  Untuk mempelajari dan MEMBUAT Landasan 1 Set menentukan titik KOORDINAT Ukuran : 250 x 250 mm koordinat. STOP WATCH 1 buah . Biru. Y Seluruh alat diatas dimasukkan kedalam stereofoam dan diberi sekat untuk masing-masing alat.Menyelesaikan masalah Deskripsi : untuk mengukur yang berkaitan dengan banyaknya waktu yang digunakan waktu. Bahan : Plastik dan antar satuan Warna : Berwarna kecepatan Seluruh alat diatas dimasukkan L III . Putih . Ukuran : 150 cm antar satuan panjang. membuat Bahan : Plastik ABS (injeksi) dan mengenalkan Warna : Kuning bentuk bangun datar Deskripsi : Sebagai Alat rangkaian  Membuat denah letak penggunaan papan berpaku. sejumlah 100 bh.Melakukan operasi Bahan : plastik hitung satuan waktu Warna : berwarna . MODEL JAM 1 Set menghitung ketepatan WAKTU DAN Ukuran : Ø 300 mm waktu dan mengetahui JARAK Bahan : Plastik ABS (injeksi) jarak Warna : Kuning.Untuk mempelajari MENGHITUNG 1. Tempat Penyimpanan : Bahan : Art Karton Full colour Deskripsi : sebagai tempat penyimpanan 5 .Mengenal hubungan dilengkapi dengan peragaan jam antar satuan waktu. jarak.

Buku Petunjuk Menghitung Massa 5.masing kotak item alat. Tempat Penyimpanan : Bahan : Art Karton Full colour Deskripsi : sebagai tempat penyimpanan Model Jam. dan meteran gulung 6 Panduan bagi guru dalam BUKU Bahan : Cover :Art Paper 310 grm 5 Eksemplar menggunakan dan PETUNJUK Bahan Isi : HVS 70 Gram memanfaatkan alat Ukuran : 14 x 20 cm peraga Warna : Full Colour.Buku Petunjuk Permainan Pecahan 3. buku ini ditempatkan pada masing.Buku Petunjuk Membuat Koordinat untuk kelengkapan. No Fungsi Alat Nama Alat Standar / Spesifikasi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) kedalam stereofoam dan diberi sekat untuk masing-masing alat. 7 Wadah atau tempat TEMPAT Bahan : Karton Full colour 1 buah untuk menyimpan setiap PENYIMPANAN Deskripsi : sebagai tempat penyimpan set alat peraga untuk seluruh item Alat Peraga Catatan : Setiap 1 (satu) paket alat dan kelengkapannya dimasukkan dalam wadah atau terbungkus plastik dan dimasukkan ke dalam dus yang tercetak nama alat peraga dan jumlah isi yang terdapat didalamnya.Buku Petunjuk Mempelajari waktu dan jarak 4. UV Deskripsi : Terdiri dari 5 macam Buku 1. L III .Buku Petunjuk Permainan Bangun Ruang 2. Stop watch.48 .

Mengalikan dan bahan Art Carton 360 membagi berbagai gram.Menggunakan ukuran 15 cm x 20 cm. . separasi empat bentuk pecahan warna.Menjumlahkan dan pecahan. Fungsi Nama Alat Standar/Spesifikasi Teknis Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) 1. sedangkan muka mengurangkan lainnya menampilkan berbagai bentuk persentase dan desimal. pecahan c) Lembar Kerja terbuat dari L III . dengan diameter ke bentuk persen 10 cm. menarik. ukuran 15 cm x 20 cm.Persentase/desimal Persentase/ plastik cetakan. dan desimal serta b) Terdiri dari 8 jenis. dengan warna- dan desimal serta warni yang menarik.Mengalikan dan c) Landasan batang terbuat membagi berbagai dari plastik cetakan. dengan ukuran ke bentuk persen 10 cm. dengan .Menjumlahkan dan menampilkan masing- mengurangkan masing berbagai bentuk persentase/pecahan/desim pecahan al. sebaliknya b) Jumlah batang 8 jenis. cetak bolak-balik.Pecahan biasa Pecahan/ warna-warni yang . pecahan c) Lembar Kerja terbuat dari . sedangkan muka mengurangkan lainnya menampilkan berbagai bentuk persentase dan desimal.49 .Mengubah pecahan Pecahan/ terbuat dari plastik ke bentuk persen Desimal cetakan. menarik. . berjumlah 15 lembar. 2.Menjumlahkan dan pecahan. separasi empat warna. Variasi operasi Diagram a) Diagram berbentuk keping 1 Set pecahan: Lingkaran lingkaran terbuat dari . dan desimal serta b) Terdiri dari 8 jenis. Melakukan operasi Diagram Batang a) Diagram berbentuk batang 1 Set hitung pecahan : Persentase/ segitiga atau lainnya .Mengubah pecahan Desimal. dengan . pecahan dalam berjumlah 10 lembar.Persentase/desimal Persentase/ plastik cetakan. di laminating.Pecahan biasa Pecahan/ warna-warni yang . dilaminating.3.Mengubah pecahan Desimal. KIT DIAGRAM PERSENTASE/PECAHAN/DESIMAL No. Variasi operasi Diagram Bujur a) Diagram berbentuk keping 1 Set pecahan: Sangkar Bujur Sangkar terbuat dari . bentuk pecahan digunakan bersamaan . masalah d) Lembar Kerja terbuat dari perbandingan dan bahan Art Carton 360 gram skala (didouble sehingga menjadi 720 gram). masalah perbandingan dan skala 3. Muka sebaliknya pertama menampilkan . Muka sebaliknya pertama menampilkan . .Menggunakan untuk 2 orang murid pecahan dalam sekaligus.

dan Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr pendalaman materi Desimal Jilid : Jahit Kawat. di laminating.50 . 4 Panduan pembelajaran Buku Panduan Buku : 1 eks Kit Diagram Pembelajaran Ukuran : A4/A5/B5 Persentase. Dilengkapi dengan buku panduan guru. separasi empat bentuk pecahan warna. Fungsi Nama Alat Standar/Spesifikasi Teknis Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) . L III . ukuran 15 cm x 20 cm. Diagram Bahan Cover : Minimal dan Desimal yang Persentase. Pecahan. Ivory/AC 210 gr menunjang Pecahan. No.Mengalikan dan bahan Art Carton 360 membagi berbagai gram. Cetak Isi : Minimal 1 (satu) warna Cetak Cover : Full Color Catatan : Setiap 1 (satu) paket alat dan kelengkapannya dimasukkan dalam wadah atau terbungkus plastik dan dimasukkan ke dalam dus yang tercetak nama alat peraga dan jumlah isi yang terdapat didalamnya. berjumlah 10 lembar. Perfect Diagram Persentase / Binding Pecahan / Desimal.

5 cm dapat diletakkan pada papan serbaguna 3 Model untuk Dinamo.5 ~ 3 Cm 2 Buah cermin datar agar Cermin Datar Bahan : Plastik (injeksi) berdiri tegak Warna : Berwarna Diskripsi : Terdapat celah untuk meletakkan cermin lentur.5 ~ 3 cm 4 Buah selang. dan fungsinya terdapat lubang ± Ø 0.5 mm untuk ditempatkan pada landasan serbaguna 2 Sebagai penjepit Penjepit Ukuran : + 1 ~ 2 cm x 2. PERALATAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)/SAINS Nama No. pipa Selang Bahan : Plastik (injeksi) plastik.51 .5 Bahan : Plastik (injeksi) 1 Buah fungsi pesawat Cm Diskripsi : Pada badan katrol sederhana terdapat celah untuk meletakkan tali. gerak dan terdapat celah untuk energi serta meletakkan tali. panjang sekitar 1 1 Roll bergandar untuk Roda meter menunjukkan Diskripsi : Tali warna putih. booser/ Warna : Berwarna speaker Diskripsi : terdapat 2 pin sistem Ø 0. Ukuran : 5. petunjuk arah dan pin pemutar Katrol. pada kedua 7 Buah penghantar arus Penghubung ujung di beri listrik Panjang logam/solder 9 Memahami Katrol Ø 7 Bahan : Plastik ABS 1 Buah hubungan antar Cm Diskripsi : Pada badan katrol gaya. 10 Menjelaskan Katrol Ø 3.4. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) 1 Sebagai dudukan Penumpu Ukuran : + Ø 1.9 Volt (standar) 1 Buah mengubah energi motor penggunaan umum listrik ke energi gerak dan media perubahan energi 4 Listrik menjadi Bola Lampu Ukuran : 3. pada kedua 7 Buah penghantar arus Penghubung ujung di beri listrik Pendek logam/solder 8 Sebagai Kabel Ukuran : + 17 ~ 20 cm. perubahan energy dililitkan pada Roda gerak ke bentuk Plastik energi lainnya 6 Sebagai soket Spiral Pin Ukuran : + 1~ 2 cm.7 L III . terdapat pin sistem Ø 0. dan terdapat lubang ± Ø 0.7 mm.5 20 Buah cm Bahan : Stainless Steel 7 Sebagai Kabel Ukuran : + 7 ~ 10 cm. kuningan 5 Sebagai roda Tali pada Bahan : Katun.8 Volt (ModeL E-10) 2 Buah cahaya Bahan : gelas. sistem Ø 0.

Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) mm. 2 buah katrol dapat berputar bebas/lancar.5 cm 1 Buah baterai Baterai Bahan : Plastik (injeksi) Dudukan baterai Diskripsi : Pada bagian bawah ada dapat terhubung simbol kutub baterai melalui kabel secara permanen Untuk dengan alat meletakkan 4 (empat) lainnya buah Baterai AA. Katrol sederhana yang sekitar Ø 2 cm dapat membuat Bahan : Plastik (injeksi) PP. 1. pada bagian atas bawah terdapat pengait dari logam 16 Tempat dudukan Tempat Ukuran : + 7 cm x 7.52 . Katrol sekitar sederhana yang Ø 2 cm dapat membuat Bahan : Plastik (injeksi)PP.5 ~ 4 cm.5 cm x 4 ~ 6 cm 2 Buah pada saat Poros Bahan : Plastik (injeksi) percobaan Warna : Berwarna Diskripsi : Poros terletak pada bagian tengah dudukan. ABS pekerjaan lebih Warna : Bingkai dengan katrol mudah dan lebih berbeda warna (Kontras) cepat Diskripsi : Bingkai katrol plastik. ABS pekerjaan lebih Warna : Bingkai dengan katrol mudah dan lebih berbeda warna (Kontras) cepat Diskripsi : Bingkai katrol plastik. Nama No. katrol dapat berputar bebas/lancar.5 ~ 2 1 Buah pesawat Tunggal cm x 3. 11 Pemegang katrol Dudukan Ukuran : + 1 ~ 1.5 ~ 4 cm.5 ~ 2 cm x 1 Buah pesawat 3. petunjuk arah dan pin pemutar Katrol.5 cm dapat diletakkan pada papan serbaguna 12 Penghubung Jepit Buaya Diskripsi : Terpasang pada kabel 1 set antara baterai dan Merah listrik alat listrik lainnya Ukuran : + Panjang : 25 ~ 35 cm 13 Penghubung Jepit Buaya Diskripsi : Terpasang pada kabel 1 set antara baterai dan Hitam listrik alat listrik lainnya Ukuran : + Panjang : 25 ~ 35 cm 14 Menunjukkan Katrol Ganda Ukuran : + Bingkai 1. dilengkapi ring pengunci terdapat dua pin sistem Ø 0. pada bagian atas bawah terdapat pengait dari logam 15 Menunjukkan Katrol Ukuran : Minimal Bingkai 1.5 Volt 17 Mengidentifikasi Pipa Plastik Ukuran : + Ø 5 cm Panjang 15 ~ 20 1 Buah sifat tekanan cm udara L III .

5 ~ 3 cm 2 Buah Penumpu bentuk Penumpu Bahan : Plastik (injeksi) A pada saat percobaan menggunakan dinamo-meter 23 Tempat Dudukan Ukuran : + 4 cm x 4 cm 1 Buah meletakkan lilin Lilin Bahan : MDF / Plastik Diskripsi : Terdapat lubang/dudukan lilin 24 Menangkap Layar Ukuran : + 11 cm x 9 cm 1 Buah bayangan atau Bahan : Plastik (injeksi) berkas cahaya Warna : Bening Translusen yang dihasilkan membuktikan sifat cahaya merambat lurus 25 Tempat Dudukan Ukuran : + 4 cm x 4 cm 1 Buah meletakkan layar Layar Bahan : MDF/Plastik Warna :Natural L III . Nama No. Cermin cekung besar. plat sebagai pemutus dari logam dan penyambung Diskripsi : saklar tekan on/off arus listrik terpasang pada landasan plastik. terdapat dua pin sistem Ø 0.5 cm Plat I dikuatkan dengan baut. pada alas sejajar dengan plat I dikuatkan dengan baut.5 cm x 2.53 . 22 Sebagai penjepit Jepit Ukuran : + 1 ~ 1. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) Bahan : Plastik Warna : Berwarna 18 Berfungsi sebagai Cincin kaki Ukuran : Panjang 15 ~ 18 cm x Ø 1 Buah dudukan tabung tiga 0.7 cm Kapsul Bahan : Logam 19 Memperaktekkan Saklar Tekan Ukuran : + 1 ~ 2 cm x 3 ~ 5 cm 1 Buah fungsi saklar on/off Bahan : landasan Plastik PP. 20 Sebagai Meter Listrik Ukuran : + 8 ~ 9 cm x 9 ~ 10 cm 1 Buah pengukuran Bahan : Plastik (injeksi) Menyajikan Warna : Berwarna informasi tentang Diskripsi : Terdapat 4 buah soket perpindahan dan spiral pin perubahan energi listrik 21 Pemegang Penumpu Ukuran : + 6 ~ 7 cm x 7 ~ 9 cm 2 Set alat/komponen bentuk A Bahan : Plastik (injeksi) alat pada saat percobaan : penjepit dinamo- meter. plat II menempel.

plat II menempel. terdapat dua pin sistem Ø 0.5 cm x 15 cm 1 Buah menjelaskan Cermin Datar Bahan : Plastik Lentur/elastis proses pencerminan/ pemantulan Mengidentifikasi sifat-sifat Bayangan 33 Mengidentifikasi Tabung Bahan : Kaca Borosilikat 1 Buah tenaga yang Reaksi dihasilkan 34 Alat bantu Penjepit Ukuran : + 5 cm x 12 cm 1 Buah pemegang tabung Tabung Bahan : Stainless Steel reaksi yang terdapat L III . terdapat tangkai 29 Menyelidiki sifat Filter warna Ukuran : 4 ~ 6 cm x 4 ~ 6 cm 1 Buah cahaya hijau Ukuran : Plastik Transparan Bening Warna : Hijau. 27 Berfungsi sebagai Penumpu Ukuran : 0. terdapat tangkai 30 Menyelidiki sifat Filter warna Ukuran : 4 ~ 6 cm x 4 ~ 6 cm 1 Buah cahaya biru Ukuran : Plastik Transparan Bening Warna : Biru.5 cm x 5 ~ 6 cm 4 Buah penumpu pada Papan Bahan : Plastik (injeksi) papan serbaguna Serbaguna Diskripsi : Terdapat celah untuk ketika di gunakan menegakkan papan serba- pada saat guna peragaan 28 Menyelidiki sifat Filter warna Ukuran : 4 ~ 6 cm x 4 ~ 6 cm 1 Buah cahaya merah Bahan : Plastik Transparan Bening Warna : Merah. Nama No.54 .5 cm Plat I dikuatkan dengan baut. Plat I listrik menjadi dan Plat II dari Logam energi Cahaya. dll Diskripsi : dudukan lampu terpasang pada landasan plastik. terdapat tangkai 32 Untuk Lempeng Ukuran : + 7.5 ~ 1. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) Diskripsi : Terdapat dudukan untuk meletakkan Layar 26 Menunjukkan Dudukan Ukuran :+ 1 ~ 2 cm x 3 ~ 5 cm 2 Buah perubahan energi Lampu Bahan : Alas Plastik (injeksi). terdapat tangkai 31 Menyelidiki sifat Filter warna Ukuran : 4 ~ 6 cm x 4 ~ 6 cm 1 Buah cahaya kuning Ukuran : Plastik Transparan Bening Warna : Kuning. pada alas sejajar dengan plat I dikuatkan dengan baut.

5 cm. dll kompatibel dengan Penjepit selang. Ø 8 mm 1 Buah Aluminium Diskripsi : Salah satu ujung di beri lubang untuk digantungkan tali 40 Pipa Ukuran : + 7 cm. berskala 2 Buah Penampang 37 Memfokuskan Kaca Ukuran : pembesaran 3 x 1 Buah cahaya Pembesar Bahan : Plastik Bening/kaca 38 Menyelidiki Pipa Ukuran : + 14 cm. penggunaan umum pemuaian gas 45 Cermin Ukuran : + Ø 15 cm 1 Buah Cekung Bahan : Plastik Injek di krum Besar Diskripsi : Berbentuk parabola terdapat pegangan pada kanan dan kiri 46 Mengidentifikasi Prisma Siku. Nama No. Bahan : Plastik/Kaca 1 Buah sifat-sifat Cahaya siku L III .55 . sebanyak 330 Saklar tekan Jarak antar lubang on/off.5 cm x 1 1 Buah yang berfungsi Serbaguna cm ganda dengan Bahan : Plastik (injeksi) jarak lubang Diskripsi : Pada landasan terdapat kompatibel dengan lubang dengan sistem Ø penjepit selang. Saklar tekan. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) dilingkungan dan Diskripsi : Dapat menjepit tabung sifat-sifatnya Reaksi. di dudukan pada Cermin Cekung Besar 35 Mendiskripsikan Siring Besar Ukuran : 50 cc. Lembar Ukuran : + 7 cm x 1.5 cm 1 Buah sifat cahaya Plastik Warna : Warna Warna Bahan : Plastik 43 Mengidentifikasi Lembar Karet Ukuran : + 8 x 8 cm 1 Buah sifat pemantulan Bahan : Karet bunyi 44 Mengidentifikasi Balon Bahan : Kualitas baik. standar 1 Buah sifat gas. Ø 8 mm 1 Buah Aluminium Diskripsi : Salah satu ujung di beri lubang untuk digantungkan tali 41 Sebagai papan Papan Ukuran : + 20. 0.5 cm x 29. Ø 8 mm 2 Buah pengaruh panjang Almunium Diskripsi : Salah satu ujung di beri pendek kolom lubang untuk udara pada tinggi. berskala 1 Buah energi bunyi 36 Menyelidiki Luas Siring Kecil Bahan : 10 cc. dudukan katrol. dll 42 Menyelidiki sifat. digantungkan tali rendah bunyi 39 Pipa Ukuran : + 12 cm.

7 cm 1 Buah Lingkaran Bahan : Plastik Bening warna kuning 58 Lembar Ukuran : + Ø 3.Membuat suatu Tabung Ukuran : + Ø 4.5 cm.5 cm x 7 cm 1 Buah karya/model dari Penyambung Bahan : Plastik Bening bahan sederhana Kaleidoskop Transparan dengan 53 Tabung Ukuran : + Ø 4 cm x 2. Ø 4.5 cm 1 Buah menerapkan Obyek Bahan : Plastik Bening sifat-sifat cahaya Kaleidoskop Transparan 54 Penutup Ukuran : + Ø 4. terpasang tali percobaan tertentu 48 Lilin/plasti. Bahan : Lilin Lembek 1 Buah sin 49 Mengidentifikasi Tabung Ukuran : + Ø 6. Ø 3 cm 1 Buah sifat cahaya 1 celah Warna : Hitam Bahan merambat lurus : Plastik PP Diskripsi : dipasangkan pada senter (sebagai penutup senter) 51 .2 cm x 1 cm 1 Buah Tabung Bahan : Plastik Bening Kaleidoskop Transparan 55 Cermin Ukuran : + 3 cm x 12.7 cm 1 Buah Lingkaran Bahan : Plastik Solid warna Hitam berlubang 57 Lembar Ukuran : + Ø 3.Mendiskripsikan Tabung Ukuran : + 12. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) 47 Alat Pengukur Thermometer Skala : 0o – 110oC 1 Buah suhu pada Ukuran : + 30 cm.5 cm 3 Buah Kaleidoskop Diskripsi : di pasangkan pada tabung kaleidoskop 56 Lembar Ukuran : + Ø 3.3 cm T : 16 1 Buah sifat pemantulan Kapsul cm bunyi Bahan : Plastik Transparan 50 Mengidentifikasi Tutup Senter Ukuran : + 10 cm.7 cm 1 Buah Lingkaran Bahan : Plastik Bening warna Merah 59 Manik-manik Ukuran : Bermacam 1 set Bahan : Plastik 60 Mangkok Ukuran : + Ø 9.5 cm 1 Buah Neraca Bahan : Plastik (injeksi) Diskripsi : Terdapat 3 lubang untuk gantungan mangkok neraca dan 4 lubang untuk tali penggantung 61 Menjelaskan Tuas/Neraca Ukuran : + 40 cm 1 Buah pesawat dengan Bahan : Plastik (injeksi) sederhana dapat penyeimbang Diskripsi : pada posisi tengah membuat terdapat lubang untuk pekerjaan lebih jepit Tuas/Dudukan L III .56 .5 cm 1 Buah sifat-sifat cahaya Kaleidoskop Bahan : Plastik 52 . Nama No.

± Ø 3 1 Buah Warna Ø 3 cm cm Diskripsi : terdapat tangkai untuk memutar secara manual 69 Cakram 2 Ukuran : + Ø 7.5 cm 1 Buah Warna Bahan : karton di Vernis (Elektrik) Diskripsi : penyambung Plastik ± Ø 1. untuk dipasangkan ke dinamo 70 Cakram 6 Ukuran : + Ø 7.5 cm terdapat pin.5 cm 1 Buah Warna Bahan : karton di Vernis (Elektrik) Diskripsi : penyambung Plastik ± Ø 1. Nama No. L III . untuk dipasangkan ke dinamo 71 Pemukul Ukuran : 15 ~ 18 cm 1 Buah Bahan : Tangkai Logam berujung bandul dengan pemegang kayu 72 Menjelaskan Baling-baling Ukuran : ± 9.5 cm terdapat pin.5 cm 1 Buah berbagai energi Bahan: : Plastik (injeksi) dan Warna : Berwarna penggunaannya.57 . Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) mudah dan lebih Neraca cepat 62 Jepit Ukuran : + Ø 8 mm x 2 cm 1 Buah Tuas/Duduk Bahan : Plastik (injeksi) an Neraca 63 Penggantung Ukuran : + 17 cm 1 Buah Mangkok Bahan : Plastik (injeksi)PP Neraca Diskripsi : Ditiap ujung terdapat pengait yang kompatibel dengan mangkok neraca 64 Bak Plastik Ukuran : + 17 cm x 11 cm x 9 cm 1 Buah Bahan : Plastik Transparan 65 Perpaduan Cakram 2 Ukuran : + Ø 5 cm 1 Buah beberapa warna Warna Ø 5 Bahan : Plastik (injeksi) menjadi warna cm Diskripsi : terdapat tangkai untuk baru memutar secara manual 66 Cakram 2 Ukuran : + Ø 3 cm 1 Buah Warna Ø 3 Bahan : Plastik (injeksi) cm Diskripsi : terdapat tangkai untuk memutar secara manual 67 Cakram 6 Ukuran : + Ø 5 cm 1 Buah Warna Ø 5 Bahan : Plastik (injeksi) cm Diskripsi : terdapat tangkai untuk memutar secara manual 68 Cakram 6 Ukuran : Plastik (injeksi).

5 1 Buah bunyi yang mm terdapat di Bahan : Logam di krom lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya.5 cm untuk diletakkan pada papan serbaguna 76 . Bahan : Kayu bayang II 75 Menjelaskan daya Papan Skala Ukuran : ± 3 cm x 12 cm 1 Buah hubungan dengan Bahan : Plastik (injeksi)/Karton tekanan air Diskripsi : Papan dengan Skala terdapat dua pin sistem Ø 0.4 mm.Menjelaskan berbagai energi alternatif dan cara penggunaannya 77 Menjelaskan gaya Corong Ukuran : Ø atas 4 ~ 5 cm x T 5 ~ 2 Buah hubungannya Plastik 6 cm.5 cm. Tinggi leher 2 ~ 2. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) 73 Menyelidiki Batang Ukuran : ± Ø 0. Bahan : Kayu dibentuk cermin bayang I datar 74 Sebagai objek Batang Ukuran : ± Ø 0. Nama No. x 1 meter 1 Plastik Bahan : Plastik PE Lunak gulung 79 Booser/Spea Ukuran : ± Ø 2 cm 1 Buah ker Diskripsi : Speaker terpasang pada landasan plastik ukuran ± 4 cm x 5 cm 80 Penggaris Ukuran : Panjang 30 cm 1 Buah Bahan : Plastik 81 Busur Bahan : Plastik 1 Buah Derajat 82 Penggerak Katrol Tali /karet Ukuran : ± Ø 7.5 cm 78 Selang Ukuran : ± Ø 0. . Ø 2 ~ 3.5 cm 1 Buah Bahan : Karet/Plastik Diskripsi : Sebagai Penggerak roda L III . Ø bawah 5 ~ 55 dengan tekanan mm air Bahan : Plastik (injeksi) Warna : Berwarna Diskripsi : Mulut Corong berbentuk Kerucut. x ±12 cm 1 Buah bayangan yang Bayang.58 . x ± 8 cm 1 Buah Bayang.Mendeskripsikan Garputala Ukuran : 10 ~ 11 cm.4 mm.

8 cm x 6 cm 1 Buah Karet Bahan : Karet L III . ujung lainnya 1 lubang Ø 2 mm 89 Media Lempeng Ukuran : ± 0.5 cm Plat I.8 cm x 6 cm 1 Buah Kuningan Bahan : Plat Kuningan Diskripsi : Salah satu ujung terdapat 2 lubang.8 cm x 6 cm 1 Buah aluminium Bahan : Plat Aluminium Diskripsi : Salah satu ujung terdapat 2 lubang.8 cm x 6 cm 1 Buah Tembaga Bahan : Plat Tembaga Bahan : Salah satu ujung terdapat 2 lubang. ujung lainnya 1 lubang Ø 2 mm 86 Media Lempeng Ukuran : ± 0.8 cm x 6 cm 1 Buah kayu Bahan : Plat Kayu Diskripsi : Salah satu ujung terdapat 2 lubang. ujung lainnya 1 lubang Ø 2 mm 88 Media Lempeng Ukuran : ± 0. ujung lainnya 1 lubang Ø 2 mm 90 Media Lempeng Ukuran : ± 0. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) 83 Resistor/ Ukuran : 100 Ώ 1 Buah Hambatan Bahan : terpasang pada Tetap landasan Plastik dengan dua pin sistem Ø 0. ujung lainnya 1 lubang Ø 2 mm 87 Media Lempeng Ukuran : ± 0. pada alas sejajar 85 Media Lempeng Ukuran : ± 0. pada alas sejajar 84 Resistor/ Ukuran : 200 Ώ 1 Buah Hambatan Bahan : terpasang pada Tetap landasan Plastik dengan dua pin sistem Ø 0. Plat II dikuatkan dengan sistem baut.8 cm x 6 cm 1 Buah Seng Bahan : Plat Seng Diskripsi : Salah satu ujung terdapat 2 lubang.59 . ujung lainnya 1 lubang Ø 2 mm 91 Media Lempeng Ukuran : ± 0.8 cm x 6 cm 1 Buah Plastik Bahan : Plat Plastik Diskripsi : Salah satu ujung terdapat 2 lubang. Nama No.5 cm Plat I. Plat II dikuatkan dengan sistem baut.

Berwarna Diskripsi : 2 bh kotak periskop. Standar 1 Buah Digital penggunaan umum 97 Sebagai Pemberat Beban Ukuran : ± Ø 8 mm x 1. dudukan cermin 95 Sebagai Cermin Ukuran : ± 8 cm x 7 cm 2 Buah Pembiasan Periskop Bahan : Kaca Cermin 96 Stop watch Diskripsi : Plastik. Terdapat celah pengintai. 1. Ø 0. 94 Periskop Ukuran : ± 6 cm x 6 cm Panjang 2 Buah 40 cm Bahan : Plastik PP. ujung lainnya 1 lubang Ø 2 mm 92 Media Lempeng Ukuran : ± 0.5 V 104 Baterai Ukuran : AA. Nama No.5 Volt 4 Buah 105 Klip Kertas Bahan : Logam 5 Buah 106 Sterofoam Ukuran : ± 4 cm x 4 cm 1 Buah L III . Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) Diskripsi : Salah satu ujung terdapat 2 lubang.60 .5 4 Buah pemberat mm (Bandul) Bahan : Kuningan Diskripsi : terdapat pengait logam atas bawah 98 Sebagai Pengikat Karet Ukuran : Karet gelang 3 Buah 99 Pengait Ukuran : ± 3 cm x 12 cm 1 Buah Cermin Bahan : Kawat Diskripsi : Sebagai pengait Cermin Lentur 100 Lilin sumbu Ukuran : Standar 1 Buah 101 Penyimpanan Kotak Ukuran : ± 8. 1.5 x 8.8 cm x 6 cm 1 Buah Karton Bahan : Karton Diskripsi : Salah satu ujung terdapat 2 lubang dan ujung lainnya 1 lubang Ø 2 mm 93 Menentukan Neraca Pegas Ukuran : 1.5 mm Diskripsi : Kawat berisolasi tergulung pada klosan Plastik 103 Lampu Ukuran : Memuat 2 buah baterai 1 Buah Senter AA.5 cm 4 Buah Peralatan Kecil Peralatan Bahan : Plastik Transparan Kecil Bening 102 Kawat Ukuran : ± 500 cm.3 mm ~ 1 Roll Tembaga 0.5 ~ 2.5 N 1 Buah besarnya tekanan terhadap benda.

gerak dan Diskripsi : Terdiri dari dua kutub energi melalui.5 cm Plat I. II. percobaan gaya Kutub Selatan) magnet. tebal 1. pada alas sejajar 115 Pengukur Gelas Ukur Bahan : Plastik Bening 1 Buah 100 ml 116 Kotak Persegi Ukuran : ± 6 x 3 x 3 cm. pada alas sejajar 111 Plat bentuk L Ukuran : ± 1 cm x 5 cm 2 Buah Bahan : Logam 112 Plat bulat Ukuran : ± Ø 3 cm 1 Buah Bahan : Logam 113 Katrol Ø 2 Ukuran : ± Ø 2 cm 1 Buah cm Bahan : Plastik (injeksi) 114 Lampu LED Bahan : Plastik 1 Buah Diskripsi : terpasang pada landasan Plastik dengan dua pin sistem Ø 0. II. III dikuatkan dengan sistem baut. Pasang gaya. magnet (Kutub Utara. III dikuatkan dengan sistem baut.5 cm Plat I. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) 107 Mendiskripsikan Magnet Ukuran : Standar 1 hubungan antara batang Bahan : Logam Bermagnet. Plat II dikuatkan dengan sistem baut. pada alas sejajar 109 Choke coil Diskripsi : terpasang pada 1 Buah landasan Plastik dengan dua pin sistem Ø 0. pada alas sejajar 110 Transistor Diskripsi : terpasang pada 1 Buah STN 3904 landasan Plastik dengan dua pin sistem Ø 0.2 1 Buah Panjang mm Bahan : Plastik Bening 117 Double Tip Standar Umum 1 Buah L III . 108 Milar Mika Diskripsi : terpasang pada 1 Buah 347 landasan Plastik dengan dua pin sistem Ø 0.5 cm Plat I.5 cm Plat I.61 . Plat II dikuatkan dengan sistem baut. Nama No.

5 cm 1 Buah pola penggunaan Diskripsi : Terpasang pada dan perpindahan landasan Plastik ABS energi cahaya ke energi listrik.5 cm 1 Buah Sterofoam Bahan : Sterofoam 129 Mempraktekkan Solar Sel Ukuran : ± 6. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) 118 Mendiskripsikan Serbuk Ukuran : ± Ø 3 cm x 5 cm 25 gram hubungan antara /Pasir Besi Diskripsi : Serbuk berada dalam gaya. 130 Dudukan Bahan : Plastik PVC (Vacum 1 Set Wadah Forming) Bahan : Berwarna Diskripsi : Memiliki lekukan- lekukan (coakan) 131 Tempat untuk Kotak Alat Ukuran : 60 ~ 61 cm x 25 ~ 27 1 Buah meletakkan alat cm Bahan : Impraboard Plastik Diskipsi : Terdapat kancing pengunci L III . Nama No. gerak dan wadah plastik energi melalui transparan gaya magnet 119 Amplas Ukuran : ± 8 cm x 8 cm 1 Bahan : Standar Umum Lembar 120 Kompas Ukuran : ± Ø 2 cm 1 Buah Bahan : Standar Umum 121 Sumber Bunyi Senar Gitar Bahan : Logam/Nylon 1 Buah Diskripsi : Salah satu ujung di pasang pengait 122 Ring Plastik Bahan : Plastik 1 Buah Ukuran : ± Ø 2 cm 123 Kertas Saring Ukuran : Standar 1 Buah Bahan : Standar 124 Penyelam Ukuran : ± 1 cm x 4 cm 1 set dan Bahan : Plastik (injeksi) pelampung Diskripsi : Penyelam dengan pelampung yang dapat di lepas 125 Ring Poros Bahan : Plastik (injeksi) 1 Buah Bulat 126 Karton Bahan : Plastik Lentur 1 Buah Bercelah Ukuran : ± 20 x 7 cm.5 cm x 6.5 cm 1 Buah Melingkar Bahan : Tembaga Diskipsi : 20 x lilitan 128 Bola Ukuran : ± Ø 1. tinggi celah 5 cm Warna : Hitam Diskripsi : Dapat dikaitkan untuk membentuk lingkaran 127 Kawat Ukuran : ± Ø 1.62 .

63 . menghasilkan plastik nada irama/bunyi 134 Panduan Buku Buku : 1 eks pembelajaran Panduan Ukuran : A4/A5/B5 pemanfaatan Kit Pembelajaran Bahan Cover : Minimal Ivory/AC 210 yang menunjang IPA gr pendalaman Bahan Isi : Minimal HVS 70 gr materi Ilmu Jilid : Jahit Kawat. Fungsi Standar / Spesifikasi Teknis Jumlah Barang (1) (2) (3) (4) (5) 132 Panduan Buku Ukuran : A5/B5/A4 1 Eksp perakitan alat Manual Bahan : Isi : minimal HVS 70 gr Cover : minimal Art Carton 210 gr Cetak : Isi : minimal 1 (satu) warna Cover : full color di vernis 133 Untuk Transdeser Bahan : Plat speaker. Nama No. Perfect Binding Pengetahuan Alam Cetak Isi : Minimal 1 (satu) warna (IPA) / Sains Cetak Cover : Full Color Catatan : Setiap 1 (satu) paket alat dan kelengkapannya dimasukkan dalam wadah atau terbungkus plastik dan dimasukkan ke dalam dus yang tercetak nama alat peraga dan jumlah isi yang terdapat didalamnya. L III .

pewarnaan mendefinisikan nama .Menunjukkan posisi atau lokasi PETA Ukuran Bahan : 1 buah Indonesia di permukaan bumi INDONESIA 87 cm x 118 cm 2.nama menggunakan teknik bentukan buatan manusia yang paint brush. ada di propinsi tempat Pada kedua sisi model tinggalnya (dalam bentuk terdapat susunan model) lapisan tanah 3. Memudahkan siswa mendiskripsikan bentukan manusia 1 1.fenomena geografi di permukaan bumi khususnya wilayah Indonesia KIT TENTANG BENTANG ALAM Kit ini Berfungsi : a.bentuk lainnya di Pada peta harus tertera Indonesia Nama Perusahaan dan 4.Menggambarkan bentuk .Siswa dapat mengenali dan mendefinisikan nama . Memudahkan siswa mengenali nama bentukan manusia d.Siswa dapat mengenali kenampakan alami dan buatan ALAS paling sedikit 6 legenda Ukuran : disesuaikan dengan ukuran model Bahan : MDF Warna:Natural/kontras dengan model.Alat untuk mempelajari tahun pembuatan hubungan timbal balik antara minimal tahun 2006 fenomena . Memudahkan siswa mengenali nama-nama bentukan bumi b.Siswa dapat mengenali dan menarik.Siswa dapat mengenali dan PETA 3 Ukuran : 36 X 38 cm 1 buah mendefinisikan nama .Memperlihatkan ukuran (luas Ukuran Gambar: dan jarak) dan arah Indonesia 76 cm x 111 cm dengan skala Skala: 1 : 4.5.Siswa dapat mengenali (alam/buatan) dan kenampakan alami dan buatan tinggi rendah suatu kurang lebih 44 legenda daratan.000 3.64 .nama Menyajikan 44 legenda bentukan buatan manusia yang dalam bentuk 3 ada di propinsi tempat dimensi untuk dapat tinggalnya (dalam bentuk tiga menunjukkan suatu dimensi) bentukan 3. Memudahkan siswa mendiskripsikan nama-nama bentukan bumi c. 1.nama DARATAN Ukuran :28 X 19 X 6 bentukan alami yang ada di cm propinsi tempat tinggalnya Bahan : Plastik Injeksi (dalam bentuk model) Warna : Full colour dan 2.750. 2 1. KIT IPS DAN BENTANG ALAM No.nama DIMENSI Bahan : Plastik Warna : bentukan alami yang ada di TENTANG Berwarna Tempat propinsi tempat tinggalnya BENTANG ALAM Penyimpanan : Dus (dalam bentuk tiga dimensi) Corrugated 2.Siswa dapat mengenali dan RELIEF MODEL 1 mendefinisikan nama . L III . Jenis Bahan : bentuk di permukaan bumi Art Carton 230 gram seperti negara. gunung. Fungsi Nama Alat Standar/Spesifikasi Isi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) ILMU PENGETAHUAN SOSIAL 1. Keterangan legenda terdiri dari 2 bahasa. sungai Keterangan : dan bentuk .

230 gram.Siswa mendapatkan gambaran POSTER ZONA Ukuran : 95 X 65 cm 1 buah dan mengetahui tentang KEDALAMAN Bahan : Art Carton 230 kehidupan bawah laut LAUT GR. Vernish UV faktor terjadinya gelombang laut Warna : Berwarna.Siswa dapat mengenali kenampakan alami dan buatan kurang lebih 40 legenda 4. 2.65 . Fungsi Nama Alat Standar/Spesifikasi Isi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) 3 1. landas kontinen. Vernish UV negara Indonesia serta Warna : Berwarna.nama TENTANG Bahan : Art Carton. keuntungannya bagi kita Jelas dan Menarik Poster dilengkapi dengan bingkai 7 1. Jelas dan Menarik zona pada lautan berdasarkan Poster dilengkapi kedalaman dengan bingkai 6 Siswa dapat mengenali batas laut POSTER BATAS Ukuran : 60 X 92 cm 1 buah teritorial.Siswa dapat mengenali 5 Lapisan pada ke 4 legenda relief dasar laut sisinya menggambarkan susunan/lapisan tanah.Siswa dapat mengetahui zona.Siswa dapat mengenali dan POSTER Ukuran : 80 x 65 cm 1 buah mendefinisikan nama . mendefinisikan nama . Jelas dan Menarik L III . Jelas dan Menarik Poster dilengkapi dengan bingkai 5 1. Vernish UV Warna : Berwarna.No. Vernish UV berdasarkan kedalamannya Warna : Berwarna. dan LAUT Bahan : Art Carton 230 zona ekonomi eksklusif wilayah INDONESIA GR. Poster dilengkapi dengan bingkai 9 Model pembelajaran yang MODUL Ukuran : A4/B5/A5 1 buah memanfaatkan penggunaan alat PEMBELAJARAN Bahan isi : HVS 70 gr. Vernish propinsi tempat tinggalnya UV 2. Siswa dapat mengenali faktor. Ukuran : 29x18x8 cm Bahan : Raisin/plastik Warna : Berwarna dengan pewarnaan menggunakan teknik paint brush 4 1. 2.Siswa dapat mengenali dan Warna : Berwarna. Siswa dapat mengenali proses POSTER Ukuran : 95 X 65 cm 1 buah terjadinya gelombang laut GELOMBANG Bahan : Art Carton 230 2. MODEL RELIEF Pada permukaan relief 1 buah mendeskripsikan dan DASAR LAUT dapat diisi air untuk mendefinisikan bentuk . peraga pada pembelajaran di Bahan Cover : art kelas carton 210gr Warna Isi : Berwarna. LAUT GR. 230 bentukan alami yang ada di BENTANG ALAM gram.Siswa dapat mengenali.bentuk menggambarkan relief dasar laut permukaan air laut.Poster dapat digunakan oleh guru untuk menerangkan di depan kelas 8 Alat bantu guru untuk POSTER IRISAN Jumlah : 1 buah 1 buah menerangkan tentang tampilan KULIT BUMI Ukuran : 80 x 65 cm irisan kulit bumi di depan kelas Bahan : Art Carton.nama Poster dilengkapi bentukan buatan manusia yang dengan bingkai ada di propinsi tempat tinggalnya 3.

vernish 11 Wadah tempat menyimpan alat TEMPAT Bahan : Plastik 1 buah PENYIMPANAN Corrugated Warna : Berwarna. Fungsi Nama Alat Standar/Spesifikasi Isi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) Warna Cover : Full colour. L III . No.66 . vernish 10 Panduan bagi siswa dalam LEMBAR KERJA Ukuran : A4/B5/A5 1 buah memanfaatkan penggunaan alat SISWA Bahan isi : HVS 70 gr peraga pada pembelajaran di Bahan Cover : art kelas carton 210gr Warna Isi : Berwarna . Warna Cover : Full colour. Ukuran : 40 x 38 x 13 cm Catatan : Setiap 1 (satu) paket alat dan kelengkapannya dimasukkan dalam wadah atau terbungkus plastik dan dimasukkan ke dalam dus yang tercetak nama alat peraga dan jumlah isi yang terdapat didalamnya.

dilem dan kalimat sederhana dijahit 5  Mendukung Lembar Keping (Badge) Ukuran : minimal 7. dengan ucapan yang CD/Buku Pengayaan serta tepat CD/Buku Petunjuk Guru. Lembar Peraga Ukuran : minimal 45 x 60 cm 1 Buah  Mendukung Mengenal Abjad Bahan : minimal kain nylex kemampuan membaca System : Bordir dengan ucapan kata Abjad dibordir dengan sistem yang benar tatami 3  Mendukung Warna : Berwarna dan menarik kemampuan membaca Lembar Peraga Ukuran : minimal 35 x 75 cm 1 Buah dengan frasa dan Mengenal Kata Bahan : minimal kain nylex ucapan kata yang System : Bordir 4 benar Warna : Berwarna dan menarik  Mendukung Lembar Keping (Badge) Ukuran : minimal 7 x 8 cm 48 Buah kemampuan menyusun Huruf Kecil Bahan : minimal kain flanel kalimat sederhana dengan ucapan yang System : Bordir tepat Warna : Berwarna dan menarik  Mendukung Bisa ditempel ke lembar peraga kemampuan membaca dengan sistem lekat. 9 Tiang Penyangga Ukuran : minimal 50 x 100 cm 1 Buah Papan Klasikal dengan ketinggian bisa disesuaikan. Bahan : minimal alumunium 10 Panduan bagai guru Buku Petunjuk Guru Ukuran : A4/A5/B5 1 Eksp dalam memanfaatkan Bahan Isi : minimal HVS 70 gr alat. dilem dan dijahit 8 Papan Klasikal Ukuran : minimal 75 x 80 cm 1 Buah Bahan:minimal dari impraboard dilapisi kain perekat dengan bingkai bahan dari plastik. System : Bordir pesan tertulis. Fungsi Nama Alat Standard/Spesifikasi Isi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) 1  Mendukung pengenalan Kotak Alat Peraga Kotak Alat Peraga adalah tempat 1 Buah huruf dan kemampuan Siswa menyimpan lembar (badge) melafalkan alfabet keping huruf. dilem dan dijahit 6 Lembar Keping (Badge) Ukuran : minimal 4. gambar.5 x 9 cm 190 Suku Kata Bahan : minimal kain flanel Buah System : Bordir Warna : Berwarna dan menarik Bisa ditempel ke lembar peraga dengan sistem lekat. ALAT PERAGA BAHASA INDONESIA INTERAKTIF DASAR No.5 cm 26 Buah Kosakata Bahan : minimal kain flanel System : Bordir Warna : Berwarna dan menarik Jumlah minimal : 26 pcs Bisa ditempel ke lembar peraga dengan sistem lekat.5 x 19.  Mendorong aktifitas Bahan : minimal plastik siswa untuk mengenal Ukuran : minimal 35 x 22 x 15 2 huruf dan bentuk kata cm secara interaktif.5 cm 26 Buah kemampuan Gambar Bahan : minimal kain flanel memahami kalimat.6. dan teks Warna : Berwarna dan menarik deskriptif bergambar Bisa ditempel ke lembar peraga sederhana secara tepat dengan sistem lekat. Perfect Binding Cetak Isi : minimal 1 (satu) warna Cetak Cover : full color L III . dilem dan dijahit 7 Lembar Keping (Badge) Ukuran : minimal 4.67 . Bahan Cover : minimal Ivory/AC 210 gr Jilid : Jahit Kawat. kata.5 x 8.

DIREKTUR JENDERAL. 7. Perfect Binding Cetak Isi : berwarna dan bergambar Cetak Cover : full color Jumlah Buku : Minimal 5 Judul 12 Panduan bagi guru dalam CD Petunjuk Guru Ukuran Compact Disc (CD) 1 CD memanfaatkan alat diameter minimal 12 cm Bahan CD : Polycarbonite Cetak label CD : Full color 13 Panduan bagi guru dalam CD Petunjuk Ukuran Compact Disc (CD) 3 CD memanfaatkan alat dan Pengayaan diameter minimal 12 cm merupakan pengayaan Bahan CD : Polycarbonite terhadap alat yang ada Cetak label CD : Full color Catatan : Setiap 1 (satu) paket alat dan kelengkapannya dimasukkan dalam wadah atau terbungkus plastik dan dimasukkan ke dalam dus yang tercetak nama alat peraga dan jumlah isi yang terdapat didalamnya. SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN Spesifikasi peralatan pendidikan seni budaya dan keterampilan ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan potensi daerah. Mohamad Hartono NIP 196701101994031003 L III . OLAH RAGA DAN KESEHATAN Spesifikasi teknis peralatan pendidikan jasmani.No. olah raga dan kesehatan ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan potensi daerah. 8. TTD HAMID MUHAMMAD Salinan sesuai dengan aslinya Kasubag Hukum Ditjen Dikdasmen. Fungsi Nama Alat Standard/Spesifikasi Isi Jumlah (1) (2) (3) (4) (5) 11 Buku sebagai penunjang Buku Penunjang Ukuran : A4/A5/B5 5 Eksp dalam pemanfaatan alat Pengayaan Bahan Isi : minimal HVS 70 gr Bahan Cover : minimal Ivory/AC 210 gr Jilid : Jahit Kawat. ALAT PERAGA PENDIDIKAN JASMANI.68 .

Pembangunan Jamban Siswa dan/atau Guru. Rehabilitasi rusak sedang atau rusak berat: a. 3. selasar: 8 x 2 m. Standar rehabilitasi terdiri dari rehabilitasi rusak sedang dan rehabilitasi rusak berat: 1. Pembangunan Rumah Dinas Guru di daerah 3T.IV . Dalam hal ruang kelas mengalami kerusakan lebih dari 65%. 5. ruang guru. ruang belajar.69 . jamban siswa dan/atau guru. dan c. ruang guru. MENU KEGIATAN PRASARANA PENDIDIKAN Menu kegiatan peningkatan prasarana pendidikan terdiri dari: 1. Pembangunan Ruang Guru berikut perabotnya. bangunan RKB: 8 x 7 m. 4. Standar Pembangunan. Rehabilitasi rusak berat adalah rehabilitasi terhadap bangunan dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 45% sampai dengan 65%. maka dapat dilakukan pembangunan kembali dalam bentuk ruang baru dengan alokasi dana sebesar biaya pembangunan ruang kelas baru. b. Pembangunan Ruang Perpustakaan berikut perabotnya. b. L. dan b. ruang belajar. 2.SALINAN LAMPIRAN IV PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 04/D/P/ 2016 TANGGAL 25 Januari 2016 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA PELAKSANAAN PEKERJAAN PRASARANA I. Rehabilitasi rusak sedang atau rusak berat berikut perabotnya: a. Rehabilitasi rusak sedang adalah rehabilitasi terhadap bangunan dengan tingkat kerusakan lebih besar dari 30% sampai dengan 45%. Ruang Kelas Baru Standar RKB meliputi: a. STANDAR REHABILITASI DAN PEMBANGUNAN A. 2. 6. Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) berikut perabotnya. 3. B. 7. 1. Standar Rehabilitasi. II.

IV . b. teras: 2 x 2. d. dengan syarat struktur bangunan di lantai 1 (satu) dapat menumpu atau dibangun ruang di atasnya. c. apabila tidak memiliki lahan.75 m (untuk 1 unit jamban) dengan sanitasi berupa saluran air bersih. Standar jamban siswa/guru sebagai berikut: a. 3. bangunan jamban siswa dan/atau guru dengan ukuran 2 x 1. b. dan d. jika tidak berdiri sendiri maka ukuran teras sesuai dengan ukuran teras lainnya. c. air kotor/air limbah dan kotoran serta septic tank. 4. Ruang Guru. dan d. pembangunan ruang tidak lebih dari 2 lantai. air kotor/air limbah dan kotoran serta septic tank. Jamban Siswa/Guru. 5. apabila tidak memiliki lahan. lahan siap bangun minimal luas 3. maka pembangunan ruang dapat dilakukan di lantai 2 dengan syarat struktur bangunan di lantai 1 (satu) dapat menumpu atau dibangun ruang di atasnya. bangunan rumah dinas guru dengan ukuran 6 x 6 m dengan sanitasi berupa saluran air bersih. L. apabila tidak memiliki lahan.5 m2 untuk 1 (satu) unit dengan tidak mengurangi luas minimal lapangan upacara dan lapangan olahraga (15 x 20 m). maka pembangunan ruang dapat dilakukan di lantai 2 dengan syarat struktur bangunan di lantai 1 (satu) dapat menumpu atau dibangun ruang di atasnya.70 . untuk teras mengikuti bangunan yang ada. Rumah Dinas Guru Standar rumah dinas guru sebagai berikut: a. lahan siap bangun minimal luas 72 m2 dengan tidak mengurangi luas minimal lapangan upacara dan lapangan olahraga (15 x 20 m). Ruang Perpustakaan Standar Ruang Perpustakaan sebagai berikut: a. maka dapat dilakukan di lantai 2. bangunan ruang perpustakaan: 8 x 7 m. c. bangunan ruang guru: 8 x 7 m. dan b. 2. selasar: 8 x 2 m. lahan siap bangun minimal luas 72 m2 dengan tidak mengurangi luas minimal lapangan upacara dan lapangan olahraga (15 x 20 m). Standar Ruang Guru sebagai berikut: a.4 m bagi bangunan yang berdiri sendiri. lahan siap bangun minimal luas 72 m2 dengan tidak mengurangi luas minimal lapangan upacara dan lapangan olahraga (15 x 20 m). dan e.

RKB/ruang perpustakaan/ruang guru. 1. Biaya pembangunan untuk 1 (satu) ruang dihitung dengan rumus: P = (f x c) + d Keterangan: P : Biaya pembangunan f : Luas bangunan per-unit (sesuai standar bangunan) c : Harga satuan bangunan per-m2 d : Harga perabot L. Rumah Dinas dan Jamban tercantum dalam halaman L.IV-111. D. lahan siap bangun minimal luas 54 m2 dengan tidak mengurangi luas minimal lapangan upacara dan lapangan olahraga (15 x 20 m). b.IV . Ruang kelas/ruang perpustakaan/ruang guru Biaya rehabilitasi untuk 1 (satu) ruang dihitung dengan rumus: R = (a x b x c) + d Keterangan: R : Biaya rehabilitasi a : Luas ruang yang direhabilitasi b : Nilai tingkat kerusakan ruang (%) c : Harga satuan bangunan RKB/ruang perpustakaan/ ruang guru per-m2 d : Harga rehabilitasi/penyediaan perabot 2. rumah dinas berada 1 (satu) lokasi dengan sekolah. Biaya Rehabilitasi 1.IV-90 s/d L. Contoh gambar prototipe untuk bangunan RKB. Biaya Pembangunan. dan c. Biaya rehabilitasi untuk 1 (satu) unit jamban dihitung dengan rumus: R=axbxe Keterangan: R : Biaya rehabilitasi a : Luas ruang yang direhabilitasi b : Nilai tingkat kerusakan ruang (%) e : Harga satuan bangunan jamban per-m2 E. Perpustakaan.71 . Jamban siswa/guru. Ruang Guru. C.

Kepala Sekolah a. TAHAPAN PELAKSANAAN PEKERJAAN A. 2. bersama tim teknis menyiapkan dokumen teknis yang terdiri dari: gambar teknis atau gambar kerja. b. rencana kerja dan syarat-syarat. b. 2. dan c. c. Tahap Persiapan 1. membuat papan nama kegiatan dengan ukuran minimal 90 x 60 cm yang berisi informasi sebagaimana contoh gambar di bawah ini: L. menerbitkan surat keputusan penetapan P2S. rencana anggaran biaya (RAB). bersama Komite Sekolah membentuk Panitia Pelaksana di Sekolah (P2S). dan jadwal pelaksanaan kegiatan dengan mengacu Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/M/2007. Jamban Siswa/Guru Biaya pembangunan untuk 1 (satu) unit jamban dihitung dengan rumus: P = (f x g) + h Keterangan: P : Biaya pembangunan f : Luas bangunan per-unit (sesuai standar bangunan) g : Harga satuan bangunan per-m2 h : Biaya pembuatan septic tank 3. P2S a.72 . memilih dan menetapkan pekerja sesuai dengan keahliannya. mengikuti bimbingan teknis/workshop/sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.IV . Rumah Dinas Guru Biaya pembangunan untuk 1 (satu) unit rumah dihitung dengan rumus: P = (f x i) + h Keterangan: P : Biaya pembangunan f : Luas bangunan per-unit (sesuai standar bangunan) i : Harga satuan bangunan per-m2 h : Biaya pembuatan septic tank III.

Contoh informasi pelaksanaan pada papan pengumuman PAPAN PENGUMUMAN SD …………………………………………. mudah dilihat oleh masyarakat/pihak yang berkepentingan dan tidak rusak selama pelaksanaan. …………………………………… 6. …………………………………… 3.. …………………………………… 5. Gambar 1.. …………………………………………………….A 2016 NAMA KEGIATAN : PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU LOKASI KEGIATAN : SD …………………………………………………….A 2016 JUMLAH DANA : Rp. Pintu dan Jen dela VI Pekerjaan Ata p VII Pekerjaan Pla fon d VIII Pekerjaan Lantai IX Pekerjaan Penggan tung dan Pengun ci X Pekerjaan Instalasi Listrik XI Pekerjaan Instalai Plum bing & Drainasi XII Pekerjaan Finishing dan Pera pihan f. NAMA KEGIATAN : PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU SUMBER DANA : APBD – DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) T. memanfaatkan dana DAK sesuai dengan RAB dan melaksanakan pekerjaan prasarana sekolah secara swakelola. L. papan nama kegiatan dipasang/ditempatkan di sekitar lokasi pekerjaan. …………………………………… 4.73 ..IV . SUSUNAN PANITIA PELAKSANA GAMBAR TEKNIS DI SEKOLAH (P2S) 1. …………………………………… 2. PELAKSANA : SWAKELOLA (PANITIA PELAKSANA DI 60 cm SEKOLAH VOLUME KEGIATAN : 2 (dua) RUANG WAKTU PELAKSANAAN : ………………………………… HARI KALENDER TANGGAL MULAI : …………………………………………………………… RENCANA SELESAI : …………………………………………………………… JUMLAH DANA BANTUAN : Rp. ……………………………………………………. dan g. KAB/KOTA APBD – DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) T. membuat rencana keselamatan lingkungan saat pekerjaan pembangunan/rehabilitasi dilaksanakan. Contoh papan nama kegiatan LOGO PEMERINTAH KAB/KOTA ………….. menginformasikan pelaksanaan kegiatan pada papan pengumuman yang tersedia di sekolah yang berisi informasi sebagaimana contoh gambar di bawah ini: Gambar 2. e. 90 cm d. …………………………………… JADWAL PELAKSANAAN B U L A N ke No. URAI AN PEK ERJAAN I II III 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 I Pekerjaan Persia pan II Pekerjaan Galian dan Urugan III Pekerjaan Pon dasi IV Pekerjaan Din ding V Pekerjaan Kusen.

INI DIBANGUN MENGGUNAKAN 10 cm DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TAHUN ANGGARAN 20…. Dengan demikian selain bisa membaca gambar teknis. pelaksanaan pekerjaan harus segera dimulai paling lambat 8 (delapan) hari terhitung mulai saat diterimanya DAK di rekening sekolah.. dan h. buku kas umum (BKU). B. Tahap Pelaksanaan Tahapan pelaksanaan meliputi: a. mengirimkan laporan bulanan dan laporan akhir ke Bupati/Walikota melalui Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota. granit. 25 cm f. membuat laporan mingguan. pencairan dana sesuai dengan kebutuhan pembiayaan dan jadwal kerja yang telah dibuat. c. 25 cm Gambar 3b. dan laporan akhir pelaksanaan pekerjaan secara disiplin dan tertib sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. membuat plakat dari batu marmer.. L. g. logam atau sejenisnya yang berisi informasi sebagaimana contoh gambar di bawah ini: Gambar 3a. diharapkan P2S mampu pula melakukan kontrol terhadap realisasi pelaksanaan pekerjaan di lapangan termasuk kontrol penggunaan bahan maupun pemakaian biayanya. Pemahaman Gambar Teknis atau Gambar Kerja Pemahaman mengenai “Gambar Teknis atau Gambar Kerja” sangat penting. Contoh plakat rehabilitasi RUANG ………………….74 . e. melakukan pembukuan keuangan meliputi: buku bank (BB). V. dan buku pembantu kas tunai (BKT). b.IV . d. INI DIREHABILITASI MENGGUNAKAN 10 cm DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TAHUN ANGGARAN 20…. bulanan. Contoh plakat pembangunan RUANG …………………. PEMAHAMAN TEKNIS A. plakat dipasang/ditempatkan di samping pintu masuk pada setiap ruang yang direhabilitasi/dibangun. Hal ini dimaksudkan agar P2S dapat mengetahui komponen bangunan apa saja yang akan dikonstruksikan dan bahan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk setiap komponen bangunan. pelaksanaan rehabilitasi/pembangunan sesuai dengan dokumen teknis.

Rencana Tapak Gambar denah bangunan-bangunan yang (Site Plan) ada dalam lokasi bidang tanah/lahan sekolah terhadap lingkungan sekitar. 4. pada gambar denah umumnya ditunjukkan dengan tanda: A A Arah panah menunjukkan arah pandang bidang potongan 7 Detail Gambar mengenai bagian bangunan (seperti: pondasi. Petunjuk Arah Gambar/simbol yang menunjukkan posisi bangunan terhadap arah mata angin. Situasi (Block Gambar massa bangunan dengan bentuk Plan) rencana atapnya dalam lokasi bidang tanah/lahan sekolah terhadap lingkungan sekitar. 8. misalnya: U L. tata letak pintu dan jendela dll. Tampak Samping Gambar yang menunjukkan bentuk (Kiri/Kanan) bangunan dilihat dari arah sebelah kiri dan kanan denah bangunan. untuk menunjukan detail-detail bagian bangunan tersebut. ketinggian lantai. 5. 3. Denah Gambar yang menunjukkan bagian- bagian ruangan pada bangunan yang akan dikerjakan dilengkapi dengan berbagai keterangan antara lain ukuran ruang. atau 1 banding 5 (1:5).75 . Huruf U = menunjukkan arah Utara. Pemahaman Terhadap Gambar Teknis No Keterangan Gambar Penjelasan 1. 6. Potongan Gambar yang menunjukkan bentuk dan bagian-bagian bangunan pada posisi potongan. misal 1 banding 10 (1:10). Tampak Gambar yang menunjukkan bentuk Depan/Belakang bangunan dilihat dari arah depan dan belakang.IV . sambungan konstruksi kayu dan lain-lain yang dianggap perlu. Tabel 1. 2. kusen pintu/jendela. Gambar tersebut dibuat berskala besar.

Pemahaman Terhadap Bahan Bangunan No Jenis Bahan Penjelasan 1. Jenis pasir ini sangat baik terutama untuk pekerjaan plesteran  untuk dipergunakan pasir pasang harus diayak dahulu Disarankan pasir harus bersih dari butiran tanah liat maupun kotoran organik lain yang dapat menurunkan kualitas pekerjaan 3. Pasir Cor Kegunaan:  untuk bahan campuran pembuatan struktur beton. sisi-sisinya tidak terlalu tajam.IV . Butirannya lebih besar dari butiran pasir pasang  apabila digenggam dalam keadaan basah tidak lengket di tangan karena jenis pasir ini memiliki kadar lumpur sangat kecil  umumnya berwarna lebih hitam dibandingkan jenis pasir yang lainnya 4. antara lain: pasangan pondasi batu kali. Memiliki ciri-ciri butiran kasar dan tidak terlalu keras. Memiliki ciri-ciri butiran keras dan bersisi tajam. Batu belah Kegunaan:  untuk bahan utama pondasi. 2. dan plesteran dinding Jenis pasir yang digunakan:  pasir sungai. Jenis pasir ini sangat baik terutama untuk bahan campuran spesi/adukan untuk pekerjaan pasangan  pasir gunung. Jenis pasir yang digunakan:  pasir yang memiliki butiran keras dan bersisi tajam. baik pasangan pondasi batu kali maupun dinding bata. yaitu pasir yang diambil dari dasar sungai. baik aanstamping L. dan buis beton untuk saluran air  untuk bahan pengering/pematus (drainase)  untuk bahan penambah kestabilan konstruksi Jenis pasir yang digunakan:  pasir berkualitas sedang atau pasir oplosan. Untuk lebih jelasnya secara ringkas disajikan pada tabel berikut: Tabel 2. Pasir Urug Kegunaan: atau  untuk bahan pengisi dan dudukan suatu Timbunan komponen struktur bangunan. yang diperoleh dari hasil galian. Pasir Pasang Kegunaan:  untuk bahan campuran spesi/adukan pasangan. bahan penutup lantai.76 .B. Pemahaman Tentang Bahan Bangunan Pemahaman tentang bahan bangunan meliputi bagaimana melihat dan mengetahui kualitas dan manfaat bahan bangunan.

yaitu o 3 cms/d 5 cm Dipersyaratkan kandungan lumpur sesedikit mungkin 6. Oleh karena itu harus dibelah  disarankan batu kali yang akan digunakan harus bersih dari kotoran yang dapat menurunkan kualitas pekerjaan 5.rabat) dapat digunakan kerikil/split dengan butiran lebih besar. dan bahan lainnya. Batu Bata Kegunaan:  untuk bahan utama pasangan dinding bata  bisa digunakan untuk pondasi pada konstruksi yang bersifat ringan Jenis bata yang digunakan:  terbuat dari tanah liat dicetak dan dibakar cukup matang (berwarna merah kehitaman)  terbuat dari batuan putih (alam)  terbuat dari tanah padas/keras (alam)  berbentuk prisma segi empat panjang dengan ukuran standar setempat  cukup padat dan tidak banyak porous (berpori besar)  memiliki rusuk-rusuk yang siku-siku dan tajam  memiliki bidang datar dengan permukaan kasar dan tidak menunjukkan tanda. (pasangan batu kosong) maupun pasangan pondasi batu dengan pengikat spesi Jenis batu yang digunakan:  batu kali yang dibelah dengan ukuran sesuai kebutuhan (berdiamater + 25 cm)  jenis batu ini paling baik digunakan untuk pekerjaan pondasi karena apabila tertanam dalam tanah kekuatannya relative tidak berubah  dipersyaratkan batu yang akan digunakan tidak berbentuk bundar (bersisi tumpul). batu tela. dan balok) digunakan kerikil Ø 0. hanya digunakan untuk pekerjaan dinding yg berfungsi sebagai partisi (bukan L.IV . Kerikil/split Kegunaan:  untuk bahan campuran pembuatan struktur beton  untuk membantu meningkatkan kekuatan tanah Jenis kerikil/split yang digunakan:  kerikil/split berasal dari batu alam dipecah (manual/masinal)  untuk bahan campuran pekerjaan beton (sloof.77 .tanda retak dan mudah patah  bata cetak (batako). kolom.5 cm s/d 2 cm  untuk pekerjaan beton yang lain (plat.

tidak banyak memiliki cacat kayu seperti: mata kayu. Semen Kegunaan: Portland (PC)  untuk bahan perekat spesi maupun adonan beton Jenis semen yang digunakan:  Semen produksi pabrik dengan tipe sesuai kebutuhan  Jika menggunakan semen curah. pemikul beban) 7. kelas awet I)  untuk struktur bangunan atau struktur kap.78 . tidak mengandung kotoran organik ataupun kimia  air laut.IV . gording. Memiliki tingkat kekeringan yang cukup sehingga tidak mudah berubah bentuk yang dapat mengakibatkan menurunya kualitas pekerjaan  seyogyanya digunakan kayu mutu A (lurus. Baja Ringan Kegunaan:  untuk bahan konstruksi atap (Kap: kuda-kuda. dan sebagainya)  untuk pekerjaan bekisting dapat digunakan kayu papan lunak (kayu kelas III) atau multiplek 10. retak. air selokan. nok. usuk dan reng. seperti kamper. dan air limbah industri tidak diperkenankan dipergunakan untuk pekerjaan beton 9. harus memiliki tempat dan alat penyimpan standar sehingga semen tidak mengeras sebelum digunakan 8. balok tembok)  untuk bahan kusen dan daun pintu/jendela  untuk bahan perabot  untuk pondasi tiang pancang  untuk struktur dan dinding bangunan kayu  untuk lantai bangunan kayu  untuk cetakan/acuan atau bekisting beton Jenis kayu yang digunakan:  untuk pondasi tiang pancang. nok. minimal kayu kelas kuat II. keruing yang berasal dari Kalimantan atau kayu lokal dengan kualitas setara. minimal jenis kayu besi atau yang setara (kelas kuat I. Air Kegunaan:  untuk bahan utama pelarut campuran/adukan spesi dan beton Jenis air yang digunakan:  air bersih. balok tembok) Jenis baja ringan yang digunakan:  terbuat dari baja ringan mutu tinggi sebagai bahan dasar kekuatan struktur L. usuk dan reng. Kayu Kegunaan:  untuk bahan konstruksi atap (Kap: kuda-kuda. gording.

 dilapisi bahan tahan karat dan diproduksi dengan mesin khusus dengan tingkat presisi yang tinggi  bersertifikat SNI dan bergaransi hingga 15 tahun untuk produk baja ringan terpasang 11. rata dan tidak luntur apabila terkena air (dapat dilap dengan lap basah)  untuk bagian luar yang langsung berhubungan dengan cuaca (matahari dan hujan). rata dan berwarna cerah (tidak kusam)  tahan terhadap perubahan cuaca (tidak mudah mengelupas akibat perubahan cuaca)  cepat kering dan tidak luntur Disarankan permukaan bidang yang akan dicat dilapisi plamir berkualitas baik sehingga cat tidak mudah mengelupas atau kusam 15.IV . ukuran diameter penuh/tepat (tidak banci) dan tidak berkarat 13. Cat Jenis cat yang digunakan: Kayu/Besi  halus. cepat kering dan tidak mudah luntur atau warna pudar  sebelum dipolitur. Cat Dinding Jenis cat yang digunakan:  halus. permukaan kayu harus diratakan dengan menggunakan dempul kayu 16. rata. digunakan jenis cat yang tahan terhadap perubahan cuaca (weathershield) Disarankan sebelum pengecatan. Besi beton Kegunaan:  untuk tulangan pada pekerjaan beton bertulang  untuk angkur pada pemasangan kusen Jenis besi yang digunakan:  besi standar untuk beton bertulang memiliki Standar Industri Indonesia (SII).79 . dinding dilapisi plamir dengan kualitas baik sehingga cat tidak mudah mengelupas atau luntur 14. angin dan udara untuk setiap tipe yang digunakan 12. Politur Kayu Jenis politur yang digunakan:  halus. Alumunium Kegunaan:  untuk bahan kusen dan daun pintu/jendela Jenis aluminium yang digunakan:  persyaratan bahan yang digunakan harus memenuhi uraian dan syarat dari pekerjaan aluminium serta memenuhi ketentuan dari pabrik yang bersangkutan  kusen aluminium khususnya pintu harus mampu untuk menahan engsel pintu panel yang cukup berat  memiliki ketahanan terhadap air. Vernis Untuk bahan finishing setelah dipolitur sehingga lebih mengkilat dan tahan terhadap cuaca ataupun goresan L.

Mempersiapkan gambar dan jadwal kerja b.Pembersihan lokasi (site clearing) c. tegel. kolom. Pemahaman terhadap item pekerjaan akan mempermudah Tim Teknis dan P2S dalam menyusun RAB dan rencana kerja. Penutup Jenis penutup lantai yang digunakan: Lantai  keramik. tidak retak yang menyebabkan bocor atau rembesan air. digunakan perbandingan campuran 1 bagian semen : 3 bagian pasir : 5 bagian kerikil dengan mutu beton minimal K.80 .125  untuk mempercepat proses dan meningkatkan kualitas pekerjaan. tidak mudah pecah dan cukup kuat menahan injakan kaki pada saat dikerjakan/dipasang. sudut- sudutnya siku/presisi. Pekerjaan Persiapan Pada tahap persiapan ini kegiatan yang dilaksanakan antara lain adalah: a. 17. atau jenis penutup lantai lainnya yang memiliki kualitas setara  papan kayu dipakai kualitas No. seng gelombang.IV . permukaan bidang rata/tidak bergelombang)  untuk beton struktur (sloof. permukaan bidang datar/tidak baling) 19. balok. Pembuatan bedeng kerja (direksi keet) untuk gudang bahan dan los kerja untuk melakukan pembuatan dan perakitan komponen-komponen bangunan L. berwarna bening atau jenis rayban (maks 40%) satu sisi.175  untuk beton non struktur atau beton rabat. dimungkinkan pemakaian bahan aditif C. atau jenis penutup atap yang lain  masing-masing jenis penutup atap harus memiliki ukuran yang sama. Kualitas ringbalk) digunakan perbandingan campuran 1 Beton bagian semen : 2 bagian pasir : 3 bagian kerikil dengan mutu beton minimal K. Penutup Jenis penutup atap yang digunakan: Atap  genteng tanah. Item-item pekerjaan tersebut antara lain adalah: 1. 1/kw-1/kw-A (memiliki ukuran yang seragam/sama. dan tidak mudah berjamur/lumut 18. Pemahaman Tentang Item Pekerjaan Dalam pembangunan konstruksi gedung/ruang termasuk pekerjaan rehabilitasi dikenal istilah item pekerjaan pembangunan. dan 20. item pekerjaan pembangunan ini adalah pengelompokan kegiatan yang diklasifikasikan sesuai komponen-komponen yang ada didalam konstruksi bangunan. Kaca Jenis kaca yang digunakan:  kaca dengan ketebalan 5 mm.

bila bangunan baru maka volume pekerjaan pondasi ini berkisar antara 8-12% dari total biaya pembangunan. terutama apabila ada dinding atau lantai yang tetap dipertahankan. 5. Pelaksanaan pekerjaan ini harus hati-hati. Campuran yang dipakai untuk pembuatan beton yaitu Semen. Pekerjaan galian dan urugan tanah ini biasanya dilakukan dengan tenaga manusia dan dilaksanakan mengikuti tanda/bouwplank yang sudah dipasang. Detail pekerjaan pondasi dapat dilihat dalam RKS. Pekerjaan Beton Bagian-bagian bangunan/ruang yang akan dibangun yang merupakan pekerjaan beton terutama adalah sloof. Jenis pondasi yang paling umum dipakai adalah pondasi batu kali atau tiang pancang kayu atau tongkat untuk daerah-daerah tertentu yang kondisi tanahnya berlumpur atau berair.IV .Membuat papan informasi untuk penempelan informasi proses pelaksanaan rehabilitasi/pembangunan yang dipasang di area depan sekolah dan terlindung dari hujan e. Detail pekerjaan galian dan urugan tanah dapat dilihat pada bagian Rencana Kerja dan Syarat (RKS). Ukuran besi tulangan sesuai dengan gambar pelaksanaan. L. balok dan balok ring harus dilaksanakan secara hati-hati sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku. Pekerjaan pondasi memakan biaya yang cukup besar. untuk itu perlu disiapkan perancah atau penopang untuk pengamanan konstruksi. Pekerjaan Pondasi Setelah pekerjaan galian selesai pekerjaan selanjutnya adalah pemasangan pondasi. Pasir dan kerikil dengan perbandingan 1:2:3. namun pada daerah-daerah tertentu dinding bangunan dapat dibuat dari bahan lain yang terdapat disekitar lokasi proyek. Pengukuran bagian-bagian rencana bangunan (setting out) 2.81 . 3. Kedalaman galian tanah untuk pondasi tergantung struktur kekerasan tanah. d. Detail pekerjaan beton dapat dilihat pada RKS. 4. namun setelah selesai tidak terlihat karena tertimbun didalam tanah. Pekerjaan Pemasangan Dinding Dinding pada umumnya terbuat dari pasangan batubata/batako. kolom. Jenis pondasi bermacam-macam tergantung dari kondisi tanah dimana pondasi tersebut akan dibuat. Pekerjaan Galian dan Urugan Tanah Pekerjaan galian dan urugan (untuk pemasangan pondasi) dilaksanakan setelah pengukuran dan pemasangan bouwplank atau patok (tanda) selesai.

sedangkan atap metal (seng gelombang. Semua pekerjaan kayu yang dicat. rapi. sehingga ruang akan terlihat rapih dan terasa lebih segar karena plafond juga berfungsi sebagai isolator radiasi panas matahari dari penutup atap. Pekerjaan Atap Pada pekerjaan atap terdiri dari rangka atap dan penutup atap. Apabila dinding bangunan terbuat dari papan kayu. Pekerjaan Kusen.5 m atau menyesuaikan dengan fungsi ruangan agar memenuhi kecukupan penghawaan bagi pengguna ruang yang bersangkutan L. Ketinggian Plafond minimum adalah 3. atap multiroof dll) dipasang diatas rangka atap (biasanya diatas gording).82 . rapat dan kuat sehingga dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pemakai ruangan tersebut serta dapat mengurangi kebisingan atau gangguan suara sehingga aktivitas pada masing-masing ruangan tidak saling mengganggu. misalnya papan kayu. Pada saat pekerjaan pondasi dimulai. 6. halus dan rata. Penutup atap yang biasa dipakai adalah genteng tanah (liat). dinding sandwich fibersemen. harus dimeni dan diplamir terlebih dahulu. Pengecatan dilakukan dengan pelapisan lebih dari satu kali sehinga diperoleh hasil yang baik. 7. Dengan demikian pada saat dinding mulai dikerjakan. ferosemen/dinding simpai. namun demikian karena sifatnya yang peka terhadap gores dan air. maka hendaknya papan-papan kayu tersebut tersusun dengan rapi. Pada dasarnya apapun bahan material yang digunakan untuk pembuatan dinding. corrugated sheet. dipasang diatas reng. Bentuk atap jika masyarakat menghendaki.IV . Pintu dan Jendela Pekerjaan kusen dan daun pintu/jendela merupakan bagian bangunan yang dipasang bersama-sama atau parallel dengan pemasangan dinding. 8. Pekerjaan Langit-Langit/Plafond Plafond atau langit-langit adalah bidang penutup konstruksi atap. dapat disesuaikan dengan budaya daerah masing- masing lokasi sekolah. maka dalam pemasangannya memerlukan alat-alat bantu dan alat-alat pelindung. kusen pintu dan jendela sudah siap untuk dipasang. sebaiknya kusen pintu dan jendela sudah mulai dipesan atau diproduksi. Rangka atap harus sesuai dengan ketentuan konstruksi yang memenuhi kekuatan dalam hal menopang penutup atap yang akan digunakan. semaksimal mungkin harus dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna ruangan tersebut. atau bahan yang lainnya.

12. lantai papan kayu. switch/skaklar dan stop kontak serta sistim pemutus arus termasuk pentanahannya. Pekerjaan Plumbing dan Drainasi Pekerjaan plumbing dan drainasi disini dimaksudkan adalah seluruh pekerjaan pemasangan pipa air bersih. kemudian dilapisi dengan penutup lantai. Beberapa catatan penting dalam urutan pelaksanaan pekerjaan lantai antara lain: pekerjaan lantai dilaksanakan setelah pekerjaan atap. 10. lampu-lampu. sedangkan pengunci adalah grendel. Setiap daun pintu/jendela minimal dipasang 2 (dua) buah engsel dan untuk daun pintu dipasang 3 (tiga) buah engsel.83 . Plafon. dan semua bahan yang digunakan hendaknya berkualitas cukup sehingga dapat berfungsi dengan baik dalam waktu cukup lama. dan disarankan untuk dicat dengan warna terang. atau bahan lainnya.IV . Semua bahan yang digunakan minimal harus memenuhi syarat kekuatan dan awet sehingga dapat menahan beban dan berfungsi dalam waktu cukup lama. Pemasangan Plafond hendaknya dilakukan setelah pekerjaan atap selesai dipasang. pengunci untuk pintu. sedangkan pada daun jendela dipasang grendel dan hak angin. serta hak angin untuk jendela. plester semen PC/acian. 9. lantai bisa berupa beton rabat (beton tanpa tulangan). handle). Pekerjaan Instalasi Listrik Pekerjaan instalasi listrik adalah seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan pemasangan kabel-kabel. plesteran dan acian dinding selesai. 11. backplate. Pada daun pintu dipasang pengunci lengkap dengan handelnya (lock case.wastafel atau zink/bak cuci yang ada. tegel abu-abu. Semua pekerjaan harus dilakukan dengan rapi sehingga pintu dan jendela dapat berfungsi dengan sempurna. Pekerjaan Penggantung dan Pengunci Pekerjaan penggantung berupa engsel-engsel pintu dan jendela. termasuk dalam hal ini adalah penyaluran air hujan secara sistematis dan gravitasi sehingga L. air kotor/air limbah dan kotoran dari kamar mandi/WC. Pada prinsipnya pemasangan instalasi listrik harus benar-benar memenuhi persyaratan teknis. keramik. Pekerjaan Lantai Lantai pada umumnya berupa permukaan tanah yang diratakan dan diberi perkuatan.

HDF (High Density Fibreboard) HDF terbuat dari serbuk kayu halus dan bahan kimia resin yang direkatkan dan dipadatkan. 13. sehingga membuat HDF lebih ramah lingkungan. Plywood berbahan dasar dari lapisan-lapisan kayu yang ditumpuk berlapis-lapis dan dipress baik itu dari kayu jati. D. Plafon melendut dan sebagainya. plesteran retak-retak. L. cat yang masih kurang rata.84 . Bahan-bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan perabot sekolah antara lain meliputi: 1. 3. Pemahaman tentang Perabot Pekerjaan rehabilitasi adalah termasuk perbaikan perabot lama atau pembelian perabot baru. Sebagai contoh. 2. sedangkan pekerjaan perapihan pada dasarnya merupakan penyempurnaan atau perapihan pekerjaan yang pada hakekatnya telah selesai namun masih diperlukan penyempurnaan. pengecatan Plafon. tidak mengganggu kenyamanan pemakai atau merusak konstruksi bangunan. sungkai. Plywood Plywood merupakan bahan dari kayu olahan dan relatif lebih kuat dibandingkan dengan jenis kayu olahan lainnya. Kayu yang dipakai biasanya diambil dari kayu sisa perkebunan ataupun bambu.IV . pengecatan Listplang. maka aplikasi penerapan jenis bahan tidak terbatas pada bahan yang berasal dari unsur kayu saja. 4. Seiring dengan perkembangan teknologi dan keterbatasan persediaan kayu. Blockboard Barang ini terbuat dari kumpulan kayu berbentuk kotak kecil yang disatukan dan dipadatkan oleh mesin diberi lapisan di kedua sisinya. misalnya terdapat pintu yang tidak dapat dibuka/tutup dengan sempurna. Pekerjaan Finishing dan Perapihan Pekerjaan finishing meliputi pekerjaan antara lain: pengecatan dinding. tetapi juga dimungkinkan berasal dari beraneka ragam seperti rotan. Kayu solid Kayu solid adalah bahan baku pembuatan perabot yang terkuat dibandingkan dengan bahan kayu olahan lainnya. tapi dikarenakan volume tanam dan waktu yang relatif lama dan penebangan pohon yang tidak seimbang menyebabkan persedian kayu solid terbatas dan harganya lebih mahal dibanding kayu olahan. nyatoh atau kayu lainnya. pengecatan pintu dan Jendela. dimana lapisannya bisa kayu jati ataupun kayu yang lainnya.

keamanan penggunaan.85 . e. kenyamanan dalam penggunaan. kemudahan dalam pemakaian. Penggunaan bahan baik yang berasal dari kayu ataupun bahan lain baik secara sendiri ataupun bersama-sama dalam pembuatan perabot sekolah dapat bersifat sebagai bahan baku ataupun bahan pembantu. b. Persyaratan utama dalam hal pengadaan perabot sekolah harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: a. Untuk memenuhi persyaratan kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaan serta kemudahan dalam pemeliharaan. maka ukuran standar ditentukan sebagai berikut: 1) Ukuran standar perabot ruang kelas P L T NO JENIS PERABOT KET (cm) (cm) (cm) 1 Rak buku 120 60 180 Sudut tidak 2 Meja siswa 60 55 65-71 lancip Sudut tidak 3 Meja guru 75 60 71-74 lancip 36-39 Kelas I – III 4 Kursi siswa 40-44 38-40 40-43 Kelas IV – VI 5 Kursi guru 45 40 45 6 Papan tulis 200 120 2) Ukuran standar perabot perpustakaan P L T NO JENIS PERABOT KET (cm) (cm) (cm) a = 35 1 Rak buku 120 180 b = 45 2 Meja baca siswa 53 35 26 3 Meja ½ biro 120 70 71-74 4 Meja komputer 120 70 71-74 5 Meja pengolahan 120 70 71-74 6 Kursi kerja 45 40 45 7 Karpet 350 200 Tepi diobras 3) Ukuran standar perabot ruang guru P L T NO JENIS PERABOT KET (cm) (cm) (cm) 1 Lemari 120 60 180 2 buah Sudut tidak 2 Meja guru 100 60 71-74 lancip L. kemudahan dalam pemeliharaan. c.IV . d. Kualitas. aluminium dan lain sebagainya.kemudahan dalam perbaikan. dan f. stainless steel.

4. Warna putih 4 Papan statistik 120 3 120 Papan 90. Perhitungan anggaran biaya adalah hasil perkalian antara volume pekerjaan L. unit dan lumpsum yang didasarkan jenis pekerjaan sesuai dengan gambar kerja.86 . dinding. pekerjaan struktur. buah). pekerjaan arsitektur (lantai. pekerjaan bongkaran. Analisa harga satuan pekerjaan adalah perhitungan harga satuan setiap jenis pekerjaan dalam satuan tertentu (m1. kg. harga upah dan harga alat bantu yang disesuaikan dengan banyaknya kebutuhan dalam satu satuan pekerjaan tersebut. Banyaknya keperluan bahan. Pemahaman tentang Rencana Anggaran Biaya (RAB) Untuk menghitung perkiraan biaya rehabilitasi atau Rencana Anggaran Biaya (RAB). m3. Rumus perhitungan harga satuan item pekerjaan. m2. Merinci seluruh jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan berdasarkan. Analisis harga satuan ini terdiri dari analisis harga bahan bangunan. 5. disajikan pada Tabel “Analisa Harga Satuan Pekerjaan”. pekerjaan finishing. hasil survai lapangan. dan lain-lain. Panitia bisa menambahkan item analisa di sesuaikan dengan kondisi dan bahan-bahan yang dipakai dimasing-masing lokasi pembangunan. m2. Warna putih 5 120 3 pengumuman 120 Kursi tamu/sofa 3 dan 2 dudukan 6 set standar Tidak ada unsur 7 Meja tamu 90 50 45 kaca E. Tahap pekerjaan yang ditempuh untuk mendapatkan volume pekerjaan adalah sebagai berikut: 1. Berdasarkan perkiraan volume setiap item pekerjaan panitia bisa membuat penyesuaian perhitungan berdasarkan kondisi maupun bahan-bahan yang dipakai. m3. gambar dan spesifikasi teknis/RKS.IV . Panitia Pelaksana di Sekolah harus mempunyai perkiraan volume pekerjaan. pekerjaan atap. Memulai perhitungan jenis pekerjaan di atas dengan satuan m1.3 Kursi guru 45 40 45 90. dimulai dari pekerjaan persiapan. Mengelompokkan jenis pekerjaan berdasarkan kelompok pekerjaan sejenis. pekerjaan tanah dan galian pondasi. pekerjaan M/E. kg. buah. 3. kusen dan Plafon). Daftar harga bahan/material yang dipakai dalam setiap item pekerjaan yang berlaku disekitar wilayah dimana pekerjaan dilaksanakan. upah dan alat dihitung berdasarkan pada formula SNI yaitu indeks atau faktor pengali pada masing-masing jenis satuan pekerjaan. 2.

.... B U L A N ke No. F.......... Pintu dan Jendela VI Pekerjaan Atap VII Pekerjaan Plafond VIII Pekerjaan Lantai IX Pekerjaan Penggantung dan Pengunci X Pekerjaan Instalasi Listrik XI Pekerjaan Instalai Plumbing & Drainasi XII Pekerjaan Finishing dan Perapihan L. Contoh Jadwal Pelaksanaan Pembangunan RKB Nama Sekolah : .. pengertian di atas dapat dijabarkan dalam rumus berikut: RAB = Volume Pekerjaan x Harga Satuan Dengan format yang disediakan.....................IV .... Untuk lebih jelas. sehingga pembiayaan dan pemakaian sumber daya dapat diatur waktunya sesuai keperluannya................... Panitia dapat menyusun perkiraan biaya dalam format RAB untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan.... salah satu cara yang sederhana dan cukup dikenal adalah diagram balok (Bar Chart) seperti dicontohkan berikut: Tabel 3...... URAIAN PEKERJAAN I II III 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 I Pekerjaan Persiapan II Pekerjaan Galian dan Urugan III Pekerjaan Pondasi IV Pekerjaan Dinding V Pekerjaan Kusen... Alamat : .......87 ......... dengan harga satuan pekerjaan dari masing-masing jenis pekerjaan................. Selain itu penjadwalan ini dapat digunakan untuk pengendalian atau pengawasan pelaksanaan pekerjaan dilapangan..... Dalam penyusunan jadwal perlu ditentukan kapan masing-masing kegiatan dimulai dan diselesaikan...... Pemahaman tentang Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Penjadwalan merupakan penerjemahan tahapan-tahapan pekerjaan konstruksi yang digambarkan dalam skala waktu... Dari beberapa cara yang biasa digunakan untuk mengontrol dan memonitor kemajuan pekerjaan dilapangan... Kabupaten/Kota : .......

Pekerjaan Plumbing n. Pekerjaan Kusen. Pekerjaan Langit-langit/Plafon j. Pekerjaan Penggantung. Pekerjaan Galian dan Urugan c. pembuatan/fabrikasi kusen pintu/jendela dapat dilakukan lebih awal sehingga pada saat harus dipasang sudah siap. Pekerjaan Rangka Atap dan Penutup Atap f. RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) A. Pintu dan Jendela h. Akan tetapi yang dimaksud adalah misalnya pekerjaan pondasi dapat dilakukan setelah pekerjaan galian tanah mencapai hasil tertentu dan tidak harus menunggu sampai pekerjaan galian tanah selesai semuanya. Pekerjaan dinding misalnya. Pekerjaan Pondasi d.88 .Dalam Tabel 3. Pekerjaan Persiapan b.IV . Pekerjaan Lantai k. Untuk memenuhi persyaratan tersebut. dalam pelaksanaan rehabilitasi/pembangunan ruang harus memenuhi ketentuan sebagai berikut: L. Perencanaan rehabilitasi dan/atau pembangunan ruang baru sebagai berikut: 1. Demikian pula pekerjaan-pekerjaan yang lain dapat dilakukan dengan cara yang sama sehingga tidak saling ketergantungan satu sama lainnya dan waktu penyelesaian pekerjaan lebih efisien. Persyaratan Teknis Bangunan sekolah adalah salah satu fasilitas umum yang harus memiliki tingkat keamanan yang cukup tinggi dan memiliki usia pemakaian minimum 20 tahun. Pekerjaan Beton e. dapat dilakukan pada saat pekerjaan pondasi mencapai hasil tertentu (tidak harus selesai semuanya). Rehabilitasi dan/atau pembangunan ruang baru a. VI. Pekerjaan Finishing 2. Pengunci dan Kaca i. Pekerjaan Instalasi Listrik m. Persyaratan Umum dan Lingkup Pekerjaan Persyaratan umum rehabilitasi dan/atau pembangunan ruang baru bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam rangka upaya penuntasan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun yang bermutu. Rehabilitasi/penyediaan perabot B. Pekerjaan Pasangan Dinding dan Plesteran g. diatas bisa dilihat bahwa ada beberapa pekerjaan yang dilaksanakan dalam waktu bersamaan. Contoh lain. Pekerjaan Pengecatan/Politur l.

Tatacara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung SNI 03-2847-2002 k. 2. Pedoman Plumbing Indonesia (PPI).89 . Tatacara Perencanaan Kayu Struktur SNI-T-02-2003 l. Tatacara-perencanaan ketahan gempa untuk bangunan gedung. SNI-03-1727-1989 e. Peraturan Umum Keselamatan Kerja dari Departemen Tenaga Kerja m. 1. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/M/2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara b. Acuan pedoman pekerjaan dan pemakaian bahan Peraturan teknis bangunan yang digunakan dalam pembangunan ruang kelas baru adalah peraturan-peraturan tersebut di bawah ini termasuk segala perubahan dan tambahannya: a.Peraturan dan ketentuan lain yang berlaku di wilayah Indonesia VII. SMP/MTs dan SMA/MA. SMP/MTs dan SMA/MA c. sekolah yang memiliki ukuran ruang kelas yang belum sesuai dengan Permendiknas Nomor 24 tahun 2007 diperbolehkan untuk menyesuaikan ruang kelas tersebut sesuai yang terdapat dalam petunjuk pelaksanaan. CONTOH GAMBAR L.IV . Tatacara Perhitungan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung SNI 03-1729-2002 j. Standar Nasional Pendidikan (SNP) d. Petunjuk Perencanaan Penanggulangan Longsoran SNI 03- 1962-1990 f. Acuan pedoman rehabilitasi dan/atau pembangunan gedung Persyaratan teknis rehabilitasi/pembangunan mengacu pada Permendiknas nomor 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk SD/MI. Permen PU nomor 45/PRT/M/2007 dan Pedoman Teknis Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa dilengkapi dengan Metode dan Cara Perbaikan Konstruksi yang dikeluarkan oleh Ditjen Cipta Karya tahun 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk SD/MI. Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) SNI 04-0225-2000 g. Dalam pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas. SNI 03-1726-2003 i. Tatacara Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung. SNI 03-6481-2000 h.

CONTOH GAMBAR
PROTOTIPE BANGUNAN
DAN PERABOT SEKOLAH

Gambar pada lampiran berikut adalah prototipe. Sekolah dapat
mengadopsi prototipe tersebut apa adanya ataupun mengembangkan
prototipe yang ada tetapi tetap mengutamakan unsur kualitas,
keamanan, kenyamanan dan kemudahan dengan tetap mengacu pada
standar prasarana SD sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 24 Tahun 2007 dan
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/M/2007.

L.IV - 90

PROTOTIPE
RANCANGAN RUANG
KELAS BARU (RKB)
DAN/ATAU RUANG GURU

L.IV - 91

L.IV - 92

93 .CONTOH LAYOUT RUANG GURU L.IV .

PERSPEKTIF 1 LANTAI 2 LANTAI L.94 .IV .

PROTOTIPE RANCANGAN RUANG PERPUSTAKAAN L.IV .95 .

L.96 .IV .

L.IV .97 .

98 .PERSPEKTIF RUANG PERPUSTAKAAN L.IV .

99 . PROTOTIPE RANCANGAN RUMAH DINAS L.IV .

L.IV .100 .

GAMBAR PERSPEKTIF RUMAH DINAS L.101 .IV .

IV .PROTOTIPE RANCANGAN JAMBAN L.102 .

L.IV .103 .

GAMBAR PERSPEKTIF JAMBAN L.104 .IV .

PROTOTIPE MODEL PERABOT L.IV .105 .

..2 I I TAMPAK l=======I ATAS I 1 ..IV .--.. 39.15 L • ! 43 • -.KURSI DAN MEJA SISWA ALT. ATAS "' J 60 L. TAM PAK .106 KURSi DAN MEjA SiSWA ALT..1 I I TAMPAK l] ATAS J.

L.IV .107 .

L.IV .108 .

LEMARI ARSIP RUANG KELAS

L--1I
I
I
I
I
I

------,
I
-l
I
I
I
I
I
I
11 I
0 '-=====I
I
I

j :
I
t::======l
I
I
I
I

'
J
J

120 •L .L so •
L

CONTOH TATA LETAK PERABOT RUANG PERPUSTAKAAN

L.IV - 109

L.IV - 110

DIREKTUR JENDERAL,

TTD

HAMID MUHAMMAD

Salinan sesuai dengan aslinya
Kasubag Hukum
Ditjen Dikdasmen,

Mohamad Hartono
NIP 196701101994031003

L.IV - 111

2 teknis DAK Skor 2 dengan petunjuk Dokumen pemetaan kondisi Jika ada dokumen teknis prasarana dan sarana dengan pengesahan 8 pejabat berwenang pendidikan berdasarkan verifikasi lapangan L V .SALINAN LAMPIRAN V PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 04/D/P/2016 TANGGAL 25 Januari 2016 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA FORMAT PENILAIAN KINERJA PELAKSANAAN DAK SD/SDLB NAMA KABUPATEN/KOTA ALAMAT KANTOR JALAN KABUPATEN/KOTA PROVINSI Petunjuk : Berikan penilaian pada setiap indikator dengan memberikan tanda ceklist (√) pada kolom skor sesuai kondisi obyektif. SKOR NO ASPEK PARAMETER INDIKATOR KET 0 1 2 Dokumen SK penetapan tim 1 manajemen DAK Skor 0 Dokumen jadwal kegiatan DAK Jika tidak ada 2 tingkat Kab/Kota dokumen Kesesuaian Dokumen pemetaan kondisi dokumen prasarana dan sarana Skor 1 perencanaan tim 3 pendidikan berdasarkan Jika ada dokumen A.1.112 . manajemen DAK DAPODIK tanpa pengesahan dengan petunjuk Dokumen SK sekolah penerima Skor 2 teknis 4 DAK Jika ada dokumen dengan pengesahan Kesesuaian Dokumen validasi kelengkapan pejabat berwenang Perencana-an persyaratan administrasi 5 A dengan sekolah penerima DAK hasil Petunjuk verifikasi teknis Skor 0 SK penetapan/Surat Tugas Jika tidak ada 6 tim Teknis DAK dokumen Kesesuaian Instrumen hasil verifikasi Skor 1 7 dokumen prasarana pendidikan Jika ada dokumen tanpa pengesahan perencanaan tim A.

1 Teknis Sekolah memiliki Rencana pengesahan 20 berdasarkan Anggaran Belanja (RAB) hasil Sekolah membuat Skor 2 Jika ada dokumen pemantauan dan 21 Informasi/Papan Nama dengan pengesahan evaluasi Dinas Kegiatan sesuai Juknis pejabat berwenang Kab/Kota Sekolah memiliki catatan seluruh penerimaan dan 22 pengeluaran dalam Buku Kas B Kesesuaian hasil Umum (BKU) pelaksana-an Sekolah membuat informasi dengan Pelaksanaan pada Papan Petunjuk 23 Pengumuman sesuai Juknis DAK Teknis Pendidikan Dinas Pendidikan Kab/Kota mengusulkan nama SD/SDLB 24 calon penerima DAK paling lambat akhir Februari Skor 0 Kesesuaian hasil Dinas Pendidikan Kab/Kota Jika tidak menerima SK penetapan melaksanakan pelaksanaan penetapan SD/SDLB penerima DAK Skor 1 SD/SDLB 25 Pendidikan dari Jika melaksanakan B.113 .tanpa B.3 kegiatan 12 lelang sarana pendidikan tanpa pengesahan pengadaan sarana Dokumen daftar hasil lelang Skor 2 13 Jika ada dokumen pendidikan sarana pendidikan dengan pengesahan pejabat berwenang 14 Dokumen Kontrak Dokumen Berita Acara Serah 15 Terima Pekerjaan Sekolah mempunyaiSurat Perjanjian Pemberian Bantuan 16 Prasarana antara Sekolah-Dinas Kab/Kota Sekolah mempunyai SK pembentukan panitia 17 pelaksana di tingkat sekolah Kesesuaian hasil (P2S) Dokumensusunan Skor 0 Pelaksanaan Jika tidak ada Kegiatan 18 keanggotaan P2S sesuai Juknis dokumen Prasarana DAK Pendidikan secara swakelola Sekolah memiliki gambar teknis Skor 1 19 atau gambar kerja Jika ada dengan Petunjuk dokumen. SKOR NO ASPEK PARAMETER INDIKATOR KET 0 1 2 SK penetapan Panitia 9 Pengadaan Dokumen daftar rencana 10 kebutuhan sarana pendidikan Skor 0 Dokumen Pelelangan (RKS.2 Bupati/Walikota paling lambat terlambat penerima DAK dengan Petunjuk akhir Maret Skor 2 Teknis DAK Jika ada Pendidikan Dinas Pendidikan Kab/Kota melaksanakan lebih melakukan Penandatanganan awal/tepat waktu Surat Perjanjian Pemberian 26 DAK Bidang Dikdas dengan sekolah penerima paling lambat akhir April L V . Jika tidak ada Kesuaian 11 dokumen HPS) dokumen perencanaan Skor 1 Dokumen daftar peserta Jika ada dokumen A.

80% sesuai data dengan data pemetaan pemetaan L V .114 .2 sarana Sasaran SD yang mendapat Skor 1 pendidikan DAK 40 media pendidikan sesuai Jika 40% .80% pemetaan 35 sesuai data C. SKOR NO ASPEK PARAMETER INDIKATOR KET 0 1 2 Dinas pendidikan Kab/Kota menyelenggarakan bimbingan teknis pelaksanaan kegiatan 27 prasarana pendidikan bagi sekolah peneriman DAK Dinas pendidikan Kab/Kota menyampaikan SK Penetapan 28 sekolah penerima DAK ke Pusat Pengadaan peralatan Kesesuaian hasil pendidikan sesuai dengan 29 spesifikasi teknis di juknis DAK pelaksanaan Pendidikan Skor 0 pekerjaan Jika tidak sesuai sarana spesifikasi Pengadaan media pendidikan pendidikan B.1 dengan sasaran baru (RKB) sesuai dengan data pemetaan prasarana pemetaan pendidikan DAK Skor 2 Pencapaian Sasaran SD yang mendapat Jika lebih 80% sasaran 36 pembangunan perpustakaan sesuai data C kegiatan yang sesuai dengan data pemetaan pemetaan dilaksana-kan Sasaran SD yang mendapat 37 pembangunan jamban siswa sesuai dengan data pemetaan Sasaran SD yang mendapat pembangunan rumah dinas 38 guru di daerah khusus sesuai dengan data pemetaan Sasaran SD yang mendapat Skor 0 Kesesuaian Jika kurang dari 39 peralatan pendidikan sesuai 40% sesuai data pemetaan dengan data pemetaan pemetaan dengan sasaran C.3 30 sesuai dengan spesifikasi teknis Skor 2 dengan di juknis DAK Pendidikan Jika sesuai spesifikasi spesifikasi teknis pada Pengadaan koleksi juknis DAK perpustakaan sesuai dengan 31 spesifikasi teknis di juknis DAK Pendidikan Pendidikan Sasaran SD yang mendapat rehabilitasi ruang kelas rusak 32 berat sesuai dengan data pemetaan Sasaran SD yang mendapat rehabilitasi ruang kelas rusak 33 sedang sesuai dengan data pemetaan Skor 0 Sasaran SD yang mendapat Jika kurang dari 34 rehabilitasi ruang guru sesuai 40% sesuai data pemetaan dengan data pemetaan Kesesuaian Sasaran SD yang mendapat Skor 1 pembangunan ruang kelas Jika 40% .

70%. 40%.80% D.1 dokumen laporan keuangan sekolah melakukan penyusunan 44 Laporan Akhir dan fisik kepada Dinas DAK Pendidikan Kab/Kota Skor 2 Kepatuhan Sekolah menyampaikan laporan Jika lebih 80% dan Foto Kegiatan Prasarana sekolah melakukan 45 Pendidikan (0%. D ketertiban Pelaporan 100%) DAK Kesesuaian laporan kemajuan Skor 0 46 mingguan sekolah dengan Jika kurang dari Juknis DAK 40% sesuai juknis Kesesuaian laporan Kesesuaian laporan kemajuan Skor 1 kemajuan 47 bulanan sekolah dengan Juknis Jika 40% .115 .2 DAK sesuai juknis pekerjaan dan akhir sekolah Skor 2 Kesesuaian laporan laporan dengan Juknis Jika lebih 80% 48 keuangan dan fisik dengan sesuai juknis Juknis DAK L V .80% D. SKOR NO ASPEK PARAMETER INDIKATOR KET 0 1 2 Skor 2 Sasaran SD yang mendapat Jika lebih 80% sesuai data 41 koleksi perpustakaan sesuai pemetaan dengan data pemetaan Sekolah membuat laporan 42 Skor 0 kemajuan mingguan Jika kurang dari 40% sekolah Sekolah membuat laporan melakukan Kepatuhan dan 43 kemajuan bulanan Ketertiban Skor 1 Sekolah dalam Sekolah menyampaikan Jika 40% .

.........100 Saya menyatakan bahwa semua keterangan dalam penilaian kinerja ini adalah benar.... Kab/Kota Menyampaikan Skor 0 Kepatuhan dan 49 Laporan Pelaksanaan DAK Jika tidak Ketertiban menyampaikan sesuai Juknis Kepada Kab/Kota dalam laporan D.......... .116 ................. NIP:...A 201................... DIREKTUR JENDERAL............ Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ...........3 Pemerintah Pusat penyusunan Skor 2 Laporan Akhir Kab/Kota menyampaikan Jika menyampaikan DAK 50 Laporan melalui Email Kepada laporan Pemerintah Pusat JUMLAH SKOR NILAI KINERJA DAK SD/SDLB KAB/KOTA T..... = [JML SKOR/100] X 100 skala 0 .... Mohamad Hartono NIP 196701101994031003 L V ................ TTD HAMID MUHAMMAD Salinan sesuai dengan aslinya Kasubag Hukum Ditjen Dikdasmen............... 201..... .............. ......

........117 .… s/d ………. Kec............................. ... . …………………...................... ...................... ……………………… Prestasi Prestasi Pekerjaan Prestasi Pekerjaan Pekerjaan Bobot No Uraian Pekerjaan *) Volume Satuan Minggu Lalu (%) Minggu Ini (%) Pekerjaan % Kumulatif (%) Prestasi Rerata Prestasi Rerata Prestasi Rerata (1) (2) (3) (4) (5) (6) (6)/100x(5) (8) (8)/100x(5) (6)+(8) (7)+(9) Jumlah Jumlah dana yang digunakan sampai dengan minggu ini (minggu ke …) Rp..................SALINAN LAMPIRAN VI-A PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 04/D/P/2016 TANGGAL 25 Januari 2016 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA LAPORAN MINGGUAN Kegiatan : . % ………….. Nama Sekolah :…………………………………........ .... Bulan : …………………… Desa/Kel........................ Lokasi : Jl... ………………………......... Kab/Kota ……………… Prov ……………… Besar Dana: Rp........……… 201..... Dana diterima tanggal :………………....... nama jelas nama jelas nama jelas L VI.... Mengetahui Menyetujui Dibuat oleh Kepala Sekolah Ketua P2S Penanggungjawab Teknis (stempel & ttd) ………………………… .........A ............................ Tanggal : ….......... ..................................... Minggu ke : …………………....................

FOTO PERKEMBANGAN MINGGUAN
KEGIATAN ............................

Nama sekolah : ………………………… Kecamatan : ………………….
Alamat : ………………………… Kabupaten/Kota : ………………….
Desa/Kelurahan : ………………………… Provinsi : .......................

Kemajuan fisik : ........ %
Catatan :
- Objek foto : sesuai dengan hasil pekerjaan saat pelaporan.
- Laporan mingguan disimpan di sekolah sebagai arsip sekolah

DIREKTUR JENDERAL,

TTD

HAMID MUHAMMAD

Salinan sesuai dengan aslinya
Kasubag Hukum
Ditjen Dikdasmen,

Mohamad Hartono
NIP 196701101994031003

L VI.A - 118

SALINAN
LAMPIRAN VI-B
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
NOMOR 04/D/P/2016 TANGGAL 25 Januari 2016
TENTANG
PETUNJUK PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN
SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA

LAPORAN BULANAN
Kegiatan : ............................................................ Bulan ke : …………………..
Nama Sekolah :…………………………………....... Tanggal : …..… s/d ……….
Lokasi : Jl. ………………………....................... Bulan : ……………………
Desa/Kel. ………………….. Kec. ...............
Dana diterima tanggal:………………..
Kab/Kota ……………… Prov ………… …..
Besar Dana: Rp. ………………………

Prestasi
Prestasi Pekerjaan Prestasi Pekerjaan
Pekerjaan
Bobot
No Uraian Pekerjaan *) Volume Satuan Bulan Lalu (%) Bulan Ini (%)
Pekerjaan % Kumulatif (%)

Prestasi Rerata Prestasi Rerata Prestasi Rerata

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (6)/100x(5) (8) (8)/100x(5) (6)+(8) (7)+(9)

Jumlah

Jumlah dana yang digunakan sampai dengan minggu ini (minggu ke …) Rp................................... ........................ %

……………., ….............................… 201..

Mengetahui Menyetujui Dibuat oleh
Kepala Sekolah Ketua P2S Penanggungjawab Teknis

(stempel & ttd)

………………………… ................................ .................................
NIP. ........................... nama jelas nama jelas

L VI.B - 119

FOTO PERKEMBANGAN BULANAN
KEGIATAN ..............................................

Nama sekolah : ………………………… Kecamatan : ………………….
Alamat : ………………………… Kabupaten/Kota : ………………….
Desa/Kelurahan : ………………………… Provinsi : .......................

Kemajuan fisik : ........ %

Catatan :
- Objek foto : sesuai dengan hasil pekerjaan saat pelaporan.
- Laporan bulanan disimpan di sekolah sebagai arsip sekolah

DIREKTUR JENDERAL,

TTD

HAMID MUHAMMAD

Salinan sesuai dengan aslinya
Kasubag Hukum
Ditjen Dikdasmen,

Mohamad Hartono
NIP 196701101994031003

L VI.B - 120

.. 2.... Yang terhormat. Pelaksanaan kegiatan ...... ………………………… ………………………… Bersama ini kami melaporkan bahwa: 1....……………………… …………………………….C ..121 ........SALINAN LAMPIRAN VI-C PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 04/D/P/2016 TANGGAL 25 Januari 2016 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA KOP SEKOLAH LAPORAN AKHIR PELAKSANAAN KEGIATAN ......... Mengetahui. telah selesai 100% sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan...... Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota……………. Nama Jelas Nama Jelas L VI.................. Kepala Sekolah Ketua P2S (stempel & ttd) ... …………………….......... Demikian laporan akhir ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya... sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Pemberian DAK SD/SDLB Tahun Anggaran ...... Jln. Laporan hasil penyelesaianfisik dan laporan penggunaan dana sebagaimana terlampir............

............ Tingkat Bobot Penyelesaian No Jenis Pekerjaan Vol Sat Ket....122 ....... III ………………… 1 ………………… 2 ………………… 3 ………………… 4 ………………… 5 ………………… 6 ………………… ….. ………………… JUMLAH Total prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal…………… sebesar ……….......…20......... Mengetahui Menyetujui Dibuat oleh Kepala Sekolah Ketua P2S Penanggungjawab Teknis (stempel & ttd) ……………………… ..................... nama Jelas nama jelas nama jelas L VI.............. % % I ………………… 1 ………………… 2 ………………… 2 ………………… 4 ………………… 5 ………………… II ………………… 1 ………………… 2 ………………… 3 ………………… 4 ………………… 5 ………………… 6 ………………… 7 ………………… 8 ………………........ …....Lampiran Laporan Akhir: LAPORAN PENYELESAIAN FISIK KEGIATAN ....% …………….. ...............C . ………………… … ………………… ….............

.... JUMLAH ...... Nama jelas Nama jelas Ketua Yayasan*) stempel dan ttd .................... ....……………………....... Nama jelas Keterangan: *) ttd Ketua Yayasan hanya bagi SD Swasta L VI.....…..........… 20................C . Kepala Sekolah Ketua P2S. .LAPORAN PENGGUNAAN DANA Jumlah Dana Yang Jumlah Dana Yang Diterima Digunakan Sisa Dana (Rp) (Rp) (Rp) 3 1 2 (1-2) LAPORAN PAJAK Pajak yang disetor Jenis Pajak (Rp) 1 2 PPN PPh pasal 21 PPh pasal 22 .…......123 ...... stempel dan ttd ……………………….....

124 .. FOTO PERKEMBANGAN KEGIATAN ...........C .................... FOTO 1 Awal 0% FOTO 2 L VI.............

Kemajuan 40% FOTO 3 Kemajuan 70% FOTO 4 Akhir 100% DIREKTUR JENDERAL. TTD HAMID MUHAMMAD Salinan sesuai dengan aslinya Kasubag Hukum Ditjen Dikdasmen.125 . Mohamad Hartono NIP 196701101994031003 L VI.C .

. IPA c...... IPS d.. KAB/KOTA : …………………………………… PROVINSI : ........ Dana No Kegiatan SD Volume Satuan (Rp) A Prasarana Pendidikan 1 Rehabilitasi Ruang Kelas Rusak Sedang 2 Rehabilitasi Ruang Kelas Rusak Berat 3 Rehabilitasi Perpustakaan Rusak Sedang 4 Rehabilitasi Perpustakaan Rusak Berat 5 Rehabilitasi Ruang Guru Rusak Sedang 6 Rehabilitasi Ruang Guru Rusak Berat Rehabilitasi Jamban Siswa/Guru Rusak 7 Sedang Rehabilitasi Jamban Siswa/Guru Rusak 8 Berat 9 Pembangunan Ruang Kelas Baru 10 Pembangunan Ruang Perpustakaan 11 Pembangunan Ruang Guru 12 Pembangunan Jamban Siswa/Guru 13 Pembangunan Rumah Dinas Guru B Sarana Pendidikan 1 Peralatan Pendidikan a.....................126 .. PJOK f................SALINAN LAMPIRAN VII PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 04/D/P/2016 TANGGAL 25 Januari 2016 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/SEKOLAH DASAR LUAR BIASA REKAPITULASI REALISASI KEGIATAN DAK SD/SDLB TAHUN ANGGARAN ......... Seni Budaya dan Keterampilan L VII .... Bahasa Indonesia e.... Matematika b..

Mohamad Hartono NIP 196701101994031003 L VII .... Layar Proyektor 3 Koleksi Perpustakaan a.... Buku Panduan Pendidik .. ...........201...... NIP DIREKTUR JENDERAL....... ........ Buku Referensi c.... Proyektor c.... TTD HAMID MUHAMMAD Salinan sesuai dengan aslinya Kasubag Hukum Ditjen Dikdasmen.. Kepala Dinas Pendidikan .......... Laptop/Tablet b......... Buku Pengayaan b.....................127 .. Dana No Kegiatan SD Volume Satuan (Rp) 2 Media Pendidikan a....................