Praktikum #03 Komputasi Geofisika

Metode Gauss dan Metode Trapezoidal

Aljabar Linear : Metode Gauss 4. Baris (3) kurang baris (2), sedangkan
Topik aljabar linier membahas model baris (1) dan (2) tetap
(1)
matematika berupa sistem persamaan linier.
(2)
Metode Gauss merupakan teknik memecahkan (3)
sistem persamaan linier secara iteratif.
Perhatikan sistem persamaan linier di bawah ini: 5. Maka

Persamaan 1 dapat dinyatakan dalam bentuk
persamaan matriks sebagai berikut:

[ ][ ] [ ] Jika dinyatakan dalam bahasa pemrograman
maka dapat ditulis sebagai berikut.
Metode gauss pada dasarnya merubah matriks %input data
diatas menjadi bentuk clear,clc
a=[2 7 5; 3 6 8; 5 4 9];
b=[14 17 18];
[ ][ ] [ ]
%langkah 1
[m,n]=size(a);
Sehingga for i=1:m
a1(i,:)=a(i,:)*a(1,1)*a(2,1)*a(3,1)/a(i,1);
b1(i)=b(i)*a(1,1)*a(2,1)*a(3,1)/a(i,1);
end
%langkah 2
for i=2:m
a1(i,:)=a1(i,:)-a1(1,:);
b1(i)=b1(i)-b1(1);
end
%langkah 3
Metode ini didasarkan pada prinsip eliminasi. a2=a1;
(1) b2=b1;
(2) for i=2:m
a2(i,:)=a1(i,:)*a1(2,2)*a1(3,2)/a1(i,2);
(3) b2(i)=b1(i)*a1(2,2)*a1(3,2)/a1(i,2);
end
1. Kolom pertama Baris (1), (2) dan (3) kita %langkah 4
samakan nilainya sehingga for i=3:m
a2(i,:)=a2(i,:)-a2(2,:);
(1) b2(i)=b2(i)-b2(2);
(2) end
(3) %langkah 5
x(3)=b2(3)/a2(3,3);
x(2)=(b2(2)-a2(2,3)*x(3))/a2(2,2);
2. Baris (2) dan baris (3) kurang baris (1), x(1)=(b2(1)-a2(1,3)*x(3)-
sedangkan baris (1) tetap a2(1,2)*x(2))/a2(1,1);
(1)
(2) Integrasi : Metode Trapezoidal
(3)
Terlebih dahulu kita pahami notasi dan
3. Kolom pertama Baris (2) dan (3) kita pengertian yang digunakan dalam modul
samakan nilainya sehingga integrasi ini, yang pada dasarnya notasi dan
(1) pengertian ini digunakan secara umum dalam
(2) dunia numerik. Absis atau variabel bebas dari
(3)

batas kanan dinotasikan dengan . %batas atas N=1000 . Untuk mengintegrasi fungsi mengimplementasikan aturan extended pada dasarnya. Nilai dihitung pada atau dapat diwakili oleh .clc 3. Flowchart untuk selesaikan persamaan linear berikut mengimplementasikan persamaan diatas diperlihatkan oleh Gambar 2. end jum=jum+0. jum=jum+f(xi).5*f(b). Dengan menggunakan metode Gauss membuat flowchart. fungsi ini diwakili oleh trapezoidal. disebut open formula. Buat tampilan seperti berikut f=@(x) x^2 . Formula untuk menghitung integrasi menggunakan aturan extended 1. h adalah lebar grid yang dipilih. fungsi polinomoal. maka metode integrasinya disebut trapezoidal Tugas Pendahuluan (trapesium). %batas bawah b=1 . Batas kiri dinotasikan dengan . Dengan menggunakan metode Gauss trapezoidal adalah: selesaikan persamaan linear berikut ∫ Langkah pertama untuk mengimplementasikan persamaan diatas kedalam kode program adalah 2. %lebar grid jum=0. %jumlah grid h=(b-a)/N . Jika orde yang digunakan 2. %fungsi a=0 . Bahasa pemrogramannya adalah sebagai berikut.5*f(a) for i=1:N-1 xi=a+h*i. Gambar 1: Konvensi notasi dan definisi. sedangkan jika melibatkan kedua nilai grid ini maka disebut Gambar 2: Flowchart fungsi trapezoidal yang closed formula.fungsi yang akan diintegrasikan didiskritisasi menjadi sejumlah grid dengan lebar tertentu yang cukup kecil. sedangkan posisi ujung grid di tengah-tengah dinotasikan oleh dengan. hasil=jum*h . clear. Jika integrasi tidak melibatkan batas kiri dan kanan . dan . Metode integrasi ini disebut juga quadrature.

Koordinat S1(0.018 detik tS2-R1 = 2.-633) m S3(1000.894 detik tS3-R1 = 1.141 detik . 400. 0) m R1(2000.Dari fungsi a) ∫ b) ∫ c) ∫ Untuk jumlah grid 10. 50. 800. tS1-R1 = 3. 1000 dan 10000 4. 200.-1000) m. 100.-250) m S2(0.[Aplikasi Geotomografi] Hitunglah kecepatan v1 dan v2 untuk konfigurasi survey crosshole tomography di bawah ini: Gambar 2: Konfigurasi Source (S) dan receiver (R) pengukuran tomografi.