2

Menunggu dan mengantri di depan loket pembayaran Sumbangan
Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk mendapatkan pelayanan juga suatu kejadian
yang biasa dijumpai disekolah-sekolah ataupun di lembaga pendidikan lainnya.
Siswa datang ke loket pembayaran bukan hanya untuk membayar SPP per bulan
saja tetapi juga membayar her – registrasi ataupun uang gedung dan lain-lain nya.
Pada saat melakukan pembayaran ada saja antrian pada bagian ini karena
biasanya bukan hanya satu, dua orang saja yang melakukan pembayaran. Bila
sudah seperti ini maka yang akan dilihat adalah antrian panjang di depan mata.
Apabila sudah terjebak didalam barisan antrian merupakan sebuah kerugian,
selain menyita waktu juga bisa membuat aktivitas yang dilakukan menjadi
terbatas. Dalam pelayanannya fasilitas dan kapasitas pelayanan dan pelayanan
yang mencukupi untuk waktu-waktu normal pelayanan saja. Waktu normal yang
dimaksudkan disini adalah waktu yang bukan disaat awal semester maupun
menjelang ujian. Karena saat datangnya waktu awal semester dan menjelang ujian
server menjadi lebih sibuk, siswa yang datang untuk dilayani jauh lebih banyak
dan meningkat diwaktu yang sama sehingga menyebabkan antrian panjang bagi
siswa yang akan membayar.
Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pembina 2 Palembang untuk
melakukan pembayaran keperluan sekolah dengan mendatangi langsung pada
loket pembayaran. Pembayaran yang dilakukan pada loket pembayaran SPP akan
menjadi padat jika sudah memasuki waktu pembayaran yang sudah ditentukan.
Jumlah siswa yang ingin membayarkan keperluan sekolah berdatangan secara
beramai-ramai maka akan membuat daftar antrian yang panjang dan pelayanan
yang dilakukan oleh petugas loket bisa tidak maksimal.
Sehingga petugas loket diharuskan untuk seefisien mungkin dalam
melakukan pelayanan pada waktu-waktu tersebut untuk menghindari kekecewaan
siswa dan keluarnya mereka dari system antri. Maka mengoptimalkan pelayanan
menjadi utama untuk dilihat dan dikaji sehingga tidak terjadi penumpukan antrian
pada loket pembayaran. Antrian ini pada umunya disebabkan oleh kebutuhan
layanan melebihi kemampuan (kapasitas) pelayanan atau fasilitas pelayanan.

2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas. Berdasarkan uraian diatas. Untuk meningkatkan kinerja waktu pelayanan pada loket pembayaran. Batasan masalah dalam penelitian ini adalah : 1.00 1.4 Tujuan Penelitian Dengan memperhatikan masalah diatas. Untuk mengoptimalkan jumlah fasilitas dan pelayanan pada loket pembayaran. Waktu yang diambil Pukul 13. Siswa yang membayar her-registrasi. 2. maka tujuan penelitian ini sebagai berikut : 1. maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Analisis Antrian pada Loket Pembayaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pembina 2 Palembang “ 1. maka perlu adanya pembatasan ruang lingkup penelitian.00 sampai 16. maka peneliti memiliki rumusan masalah yaitu berapa jumlah fasilitas atau pelayanan pada loket pembayaran yang optimal dan bagaimana kinerja waktu pelayanan pada tingkat optimal di loket pembayaran ? 1.3 Batasan Masalah Untuk menjaga agar tetap fokus pada masalah yang dihadapi. . Penelitian dalam pengambilan data primer selama 6 hari 3. pelunasan tunggakan pembayaran disemester lalu dan pembayaran SPP semester genap tahun ajaran 2016/2017 2. 3 Penambahan pada fasilitas pelayanan dapat diberikan untuk mengurangi antrian atau untuk mencegah timbulnya antrian.

3. Bagi Akademik Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan untuk melakukan pengembangan dan penelitian selanjutnya terkait masalah antrian. 4 1. Bagi Peneliti Penelitian ini diharapkan menambah wawasan dan pengalaman tentang masalah antrian terhadap teori antrian pada suatu perusahaan. 2. Bagi SMK Pembina 2 Palembang Penelitian ini diharapkan memberikan konstribusi dalam penentuan kebijakan yang akan datang sehingga dapat mengoptimalkan kinerja dalam mencegah dan mengurangi antrian. antara lain : 1.5 Manfaat Penelitian Penelitian diharapkan dapat bermanfaat bagi banyak pihak. .