PROSEDUR PENANGANAN

KEJADIAN TIDAK
DIHARAPKAN, KEJADIAN
NYARIS CEDERA, KEJADIAN
TIDAK CEDERA DAN
KEJADIAN POTENSIAL
CEDERA
Kabupaten No. Dokumen : 9.1.1. ep 6 Puskesmas Jangkar
Situbondo No Revisi :0

SOP Tanggal Terbit :

Halaman : 1/3

drg. Abdul Fatah Ahadi
NIP: 19720729 200604 1 014

1.Pengertian 1. KTD adalah suatu kejadian yang mengakibatkan cedera yang tidak
diharapkan pada pasien karena suatu tindakan (commission) atau karena
tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil (omission) dan bukan
karena under lying disease atau kondisi pasien
2. Insiden keselamatan pasien yang selanjutnya disebut insiden adalah setiap
kejadian yang tidak disengaja dan kondisi yang mengakibatkan atau
berpotensi mengakibatkan cedera yang dapat dicegah pada pasien, terdiri
dari Kejadian Tidak Diharapkan, Kejadian Nyaris Cedera, Kejadian Tidak
Cedera dan Kejadian Potensial Cedera
2.Tujuan Sebagai acuan bagi petugas dalam melakukan penanganan kejadian tidak
diharapkan Kejadian Tidak Cedera, Kejadian Potensial Cedera dan Kejadian
Nyaris Cedera
3.Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas No. 440/ /431.201.7.1.15/2015
tentang penanganan kejadian tidak diharapkan, kejadian nyaris cedera,
kejadian tidak cedera dan kejadian potensial cedera
4.Referensi 1. Depertemen Kesehatan RI Tahun 2006, Panduan nasional keselamatan
pasien rumah sakit (patient safety), http://www.inapatsafety-
persi.or.id/data/panduan.pdf
2. Wirsma Arif Harahap, ADVERSE EVENT (kejadian tidak diharapkan)
(KTD), Surgical Oncologist,
http://repository.unand.ac.id/18441/5/kejadian%20tidak%20diharapkan
%20dokter.pdf

9. Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas melakukan identifikasi terhadap KTD. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan hasil temuan KTD. 12. 7. KPC atau KNC yang terjadi. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas dan Kepala Puskesmas bersama unit terkait membahas mengenai penanganan KTD. KPC atau KNC yang terjadi.1. Penanggungjawab manajemen mutu Puskesmas menganalisa penyebab dari KTD. 6. 3. 13. Dokumen : 9. 10.1. KPC atau KNC sesuai dengan rencana. 4. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas dan penanggung jawab masing – masing upaya melaksanakan penanganan KTD. KPC atau KNC yang terjadi. Penanggung jawab melaporkan kepada Kepala Puskesmas. ep 6 Puskesmas Jangkar Situbondo No Revisi :0 SOP Tanggal Terbit : Halaman : 2/3 5. 8. KEJADIAN TIDAK CEDERA DAN KEJADIAN POTENSIAL CEDERA Kabupaten No. KPC dan KNC yang telah dilakukan. 11.Prosedur 1. 5. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mencatat rencana penanganan KTD. KPC atau KNC yang dilakukan oleh masing – masing upaya. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mengevaluasi penanganan terhadap KTD. Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas mencatat hasil evaluasi penanganan KTD. . Penanggung jawab manajemen mutu Puskemas mencatat hasil identifikasi dan analisa penyebab dari KTD. KPC atau KNC sesuai dengan yang dilaporkan. KPC atau KNC yang telah disepakati dalam buku tindak lanjut KTD. KPC atau KNC di dalam buku laporan KTD.KPD atau KNC yang terjadi. KPC atau KNC. KPC atau KNC yang terjadi kepada Kepala Puskesmas. PROSEDUR PENANGANAN KEJADIAN TIDAK DIHARAPKAN. Penanggung jawab manajemen mutu puskesmas menerima laporan adanya KTD. KEJADIAN NYARIS CEDERA. KPC atau KNC 2. KPC dan KNC. Penanggung Jawab mutu mengadakan pertemuan dengan Kepala Puskesmas dan penanggung jawab masing – masing upaya yang terkait dengan KTD. Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas dan Kepala Puskesmas bersama unit terkait membuat rencana penanganan KTD.

Bidan 7.1. KEJADIAN NYARIS CEDERA. 3 . Unit Semua Unit Pelayanan Klinis Terkait 8. PROSEDUR PENANGANAN KEJADIAN TIDAK DIHARAPKAN. ep 6 Puskesmas Jangkar Situbondo No Revisi :0 SOP Tanggal Terbit : Halaman : 3/3 14. Rekaman Historis No Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan Tgl. Dokumen : 9. Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan hasil evaluasi penanganan KTD.1.Distribusi Dokter. KEJADIAN TIDAK CEDERA DAN KEJADIAN POTENSIAL CEDERA Kabupaten No. Perawat. KPC dan KNC kepada Kepala Puskesmas 6.