SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Penyakit Pernafasan
Sub Pokok Bahasan : ISPA
Topik : ISPA dan cara penanganannya
Sasaran : Warga RT 08 LK II KELURAHAN SUKAMAJU
Pemberi Materi :
Pelaksanaan Kegiatan
Hari/Tanggal : Kamis, 19 Agustus 2010
Tempat : Kediaman Bpk. M RT 08 LK II SUKAMAJU
Waktu : 15.00 WIB

I. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )
Setelah mendapatkan penyuluhan selama 45 menit diharapkan peserta dapat
memahami tentang penyakit ISPA dan cara penanganannya.

II. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )
Setelah mendapatkan penyuluhan, peserta diharapkan dapat :
1. Menyebutkan kembali pengertian ISPA
2. Menyebutkan kembali 3 penyebab ISPA
3. Menyebutkan kembali 3 tanda dan gejala

III. Sasaran
Keluarga Tn M

IV. Metode
Metode yang digunakan adalah ceramah dan Tanya jawab/Diskusi

V. Media Penyuluhan
Leaflet dan Flip chart

VI. Materi Penyuluhan
Terlampir

Menyimak berdiskusi bersama keluarga penjelasan yang tentang ISPA dan tanda gejala diberikan dan ISPA berdiskusi d. Bertanya peserta untuk bertanya tentang hal yang belum dipahaminya. Menjawab salam VIII. Bercerita Materi tentang pengalamannnya tentang pengalamannya 20 menit penyakit ISPA yang dideritannya tentang ISPA b. 2. Evaluasi Terstruktur  Keluarga/minimal satu anggota keluarga dapat hadir ditempat penyuluhan.  Anggota keluarga mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar 3. Menyimak penyuluhan dan hasil diskusi kesimpulan c. M  Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya. Merasa senang kemauan keluarga/peserta berbagi pengalaman c. Menyimak keluarga/peserta 3 Penutup a. Evaluasi Hasil . Mengucapkan salam c.  Anggota keluarga tidak meninggalkan tempat penyuluhan. Menjawab pertanya- an b. Memberikan penyuluhan dan c. Menyimpulkan materi b. Menyampaikan tujuan b. Menyetujui tujuan penyuluhan penyuluhan c. Proses Belajar: No Kegiatan Uraian Kegiatan Penyuluh Peserta 1 Pembukaan a. Menjawab pertanyaan e. e.VII. Memberi reinforcement atas b. Melakukan evaluasi a. Menanyakan kepada peserta a. Evaluasi 1. Melakukan apresiasi c. Menjawab salam 2 Menit b. Memberikan kesempatan pada d. Evaluasi Proses  Anggota keluarga antusias terhadap materi penyuluhan. Mengikuti apresiasi 2 Penyampaian a. Mengucapkan salam a.  Penyelenggaraan penyuluhan dilaksankan di rumah Tn.

tanda dan gejala ISPA dan hal-hal apa saja yang dapat dilakukan dalam mencegah dan mengetahui masalah ISPA  Anggota keluarga yang lain hadir saat pertemuan. Lampiran Materi ISPA .  Anggota keluarga mengetahui tentang pengertian. penyebab.

 ISPA sedang  Frekuensi nafas > 50 x/menit pada anak usia < 1 tahun  40 x/menit atau lebih pada anak usia 1 – 4 tahun  ISPA Ringan Batuk pilek tanpa nafas cepat. tanpa tarikan dinding dada. KLASIFIKASI ISPA  ISPA berat Adanya tarikan dinding dada bagian bawah pada saat bernapasan. Pengertian ISPA adalah infeksi yang bersifat akut dan mengenai saluran pernafasan atau sering disebut batuk pilek B. (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) A. Pada anak usia bulan apabila frekuensi nafas 60x/menit atau lebih dengan atau tanpa tarikan dinding dada. Penyebab Penyebab utama ISPA adalah virus Haemofillus Influenza. Tanda dan gejala  Demam  Batuk pilek  Lemas  Sesak nafas  Tidak nafsu makan D. ISPA dapat disebabkan oleh sebagai berikut :  Tertular penderita ISPA  Kurang gizi  Tinggal di lingkungan dengan sanitasi buruk  Imunisasi belum lengkap C. E. Akibat ISPA  Daya tahan tubuh penderita (anak) menurun .

PENCEGAHAN ISPA  Berikan imunisasi cukup pada Anak  Berikan Gizi yang cukup pada Anak  Jangan membuang dahak sembarangaan bila sedang batuk. ISPA Berat  Rujuk segera ke PUSKESMAS / RS F.  Pertumbuhan dan Perkembangan anak menurun  Biaya berobat lebih mahal F.  Jagalah kebersihan lingkungan  Atur Ventilasi yang baik di dalam rumah khususnya dapur  Ciptakan ingkungan yang bebas polusi (minimal sedikit polusi)  Perbanyak tanaman hijau. OBAT TRADISIONAL ISPA . KOMPLIKASI ISPA  Otitis media (radang pada telinga tengah)  Sinussitis (radang pada rongga hidung)  Faringitis (radang pada faring)  Menigitis (radang pada selaput otak) G. PENATALAKSANAAN ISPA 1. ISPA Ringan  Berikan larutan jeruk nipis dan kecap  Inhalasi : Pemberian obat melalui saluran pernapasan 2. ISPA Sedang  Dengan program pengobatan dari intansi kesehatan (Puskesmas)  Obat diminum sesuai intruksi  Bila tidak ada perbaikan rujuk ke PUSKESMAS / RS 3.

C. Air matang 2 sendok Cara Pembuatan: 1. Kukus selama beberapa menit dan dinginkan kembali 4. MENURUNKAN DEMAM AKIBAT BATUK PILEK Bahan: . Perasan jeruk nipis 1 sendok 2. Parut bawang merah kemudian tempelkan pada leher 3. Madu 2 sendok 3. Untuk orang dewasa. Setelah suam-suam kuku.2 sendok teh. Berikan minuman hangat 2. Air hangat Cara Pembuatan: 1. BATUK Bahan: 1. Tambahkan madu dan air matang 3. aktivitas berjemur bisa dilakukan sambil berjalan-jalan. B. minumlah kepada anak 5 X sehari sebanyak 1.A. Masukkan perasan jeruk nipis kedalam cangkir 2. PILEK Bahan: 1. Bawang merah 2.

Parut bawang merah 2. Balurkan pada pusar dan punggung hingga bagian bokongnya 4.1. Bawang merah 2. Minyak telon Cara: 1. Urut dengan lembut SATUAN ACARA PENYULUHAN . Beri sedikit minyak telon 3.

Kep ( 0911405014 ) PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN STIKES MITRA LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2010 . Mangga Dua Rt 08 Kel. Teluk Betung Barat Bandar Lampung 2010 OLEH : Feri Kuswoyo. Sukamaju Kec.ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) Pada Keluarga Bpk. S. M Di Jl.