Keluarga berencana (KB) adalah gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan

sejahtera dengan membatasi kelahiran. Itu bermakna adalah perencanaan jumlah keluarga
dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau
penanggulangan kelahiran seperti kondom, spiral, IUD, dan sebagainya.

Jumlah anak dalam sebuah keluarga yang dianggap ideal adalah dua. Gerakan ini mulai
dicanangkan pada tahun akhir 1970-an. Untuk menambah wawasan anda semuanya kali ini
info perawat akan memberikan sedikit ulasan mengenai macam-macam KB dan efek
sampingnya, untuk lebih jelasnya mari kita bahas sama-sama.

Cara Kontrasepsi Sederhana

Kontrasepsi sederhana terbagi lagi atas kontrasepsi tanpa alat dan kontrasepsi dengan
alat/obat. Kontarsepsi sederhana tanpa alat dapat dilakukan dengan senggama terputus dan
pantang berkala. Sedangkan kontarsepsi dengan alat/obat dapat dilakukan dengan
menggunakan kondom, diafragma atau cup, cream, jelly, atau tablet berbusa (vaginal tablet).

Senggama Terputus

Merupakan cara kontrasepsi yang paling tua. Senggama dilakukan sebagaimana biasa, tetapi
pada puncak senggama, alat kemaluan pria dikeluarkan dari liang vagina dan sperma
dikeluarkan di luar. Cara ini tidak dianjurkan karena sering gagal, karena suami belum tentu
tahu kapan spermanya keluar.

Pantang Berkala (Sistem Kalender)

Cara ini dilakukan dengan tidak melakukan senggama pada saat istri dalam masa subur. Cara

Pil diperuntukkan bagi wanita yang tidak hamil dan menginginkan cara pencegah kehamilan sementara yang paling efektif bila diminum secara teratur. Selain itu. Sedangkan cara kontrasepsi permanen dapat dilakukan dengan metode mantap. maka hendaknya penggunaan pil ditunda sampai 6 bulan sesudah kelahiran anak (atau selama masih menyusui) dan disarankan menggunakan cara pencegah kehamilan yang lain. hampir semua orang bisa memakai tanpa mengalami efek sampingan. atau pada masa post-partum bagi para ibu yang tidak menyusui bayinya. Kondom/Diafragma Kondom merupakan salah satu pilihan untuk mencegah kehamilan yang sudah populer di masyarakat. dipakai untuk menutupi zakar yang berdiri (tegang) sebelum dimasukkan ke dalam liang vagina. yaitu untuk menghambat geraknya sel sperma atau dapat juga membunuhnya. KB dengan Pil Pil adalah obat pencegah kehamilan yang diminum. Pil dapat digunakan untuk menghindari kehamilan pertama atau menjarangkan waktu . Pil telah diperkenalkan sejak 1960. tidak berpori. Sedangkan diafragma adalah kondom yang digunakan pada wanita.ini kurang dianjurkan karena sukar dilaksanakan dan membutuhkan waktu lama untuk ‘puasa’. suntikan. yaitu dengan operasi tubektomi (sterilisasi pada wanita) vasektomi (sterilisasi pada pria). setelah menstruasi. namun kenyataannya kurang populer di masyarakat. Kondom sudah dibuktikan dalam penelitian di laboratorium sehingga dapat mencegah penularan penyakit seksual. Kondom tersedia dalam berbagai bentuk dan aroma. toko obat. Jika seorang ibu ingin menyusui. Kondom adalah suatu kantung karet tipis. dan norplant. kadang juga istri kurang terampil dalam menghitung siklus haidnya setiap bulan. Selain itu. Cara Kontrasepsi Moderen/Metode Efektif Cara kontrasepsi ini dibedakan atas kontrasepsi tidak permanen dan kontrasepsi permanen. biasanya terbuat dari lateks. termasuk HIV/AIDS. Kondom mempunyai kelebihan antara lain mudah diperoleh di apotek. atau supermarket dengan harga yang terjangkau dan mudah dibawa kemana-mana. Cara ini tidak populer di masyarakat dan biasanya mengalami keluhan rasa panas pada vagina dan terlalu banyak cairan sehingga pria kurang puas. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim). Cream. Kontrasepsi permanen dapat dilakukan dengan pil. atau Tablet Berbusa Semua kontrasepsi tersebut masing-masing dimasukkan ke dalam liang vagina 10 menit sebelum melakukan senggama. Jelly. serta tidak berserakan dan mudah dibuang. Minum pil dapat dimulai segera sesudah terjadinya keguguran.

rasa mual. dan hampir 100% efektif bila diminum secara teratur. diikuti oleh 5—6 hari pil gabungan antara estrogen dan progestin pada sisa siklusnya. pembesaran kelenjar gondok (struma). Karena pil berturutan dalam mencegah kehamilan hanya bersandar kepada estrogen maka dosis estrogen harus lebih besar dengan kemungkinan risiko yang lebih besar pula sehubungan dengan efek-efek sampingan yang ditimbulkan oleh estrogen. Ketepatgunaan dari pil berturutan ini hanya sedikit lebih rendah daripada pil gabungan. perdarahan abnormal melalui vagina. radang pembuluh darah. Kondisi-kondisi ini merupakan alasan-alasan yang paling baik untuk menggunakan pil itu secara jangka panjang. jerawat. dan migraine (sakit kepala yang berat pada sebelah kepala). hanya estrogen yang disediakan selama 14—15 hari pertama dari siklus menstruasi. Pil gabungan mengambil manfaat dari cara kerja kedua hormon yang mencegah kehamilan. bagi wanita-wanita yang telah mempunyai anak yang cukup dan pasti tidak lagi menginginkan kehamilan selanjutnya. Jenis-jenis Pil KB Pil gabungan atau kombinasi Tiap pil mengandung dua hormon sintetis. eksim. penyakit jamur pada liang vagina (candidiasis). Atau mungkin menginginkan perlindungan yang paling efektif terhadap kemungkinan hamil tanpa pembedahan. penderita sesak napas. hendaknya juga dipertimbangkan. Berdasarkan atas bukti- bukti yang ada dewasa ini. Kontra indikasi Pemakaian Pil Kontrasepsi pil tidak boleh diberikan pada wanita yang menderita hepatitis. Efek Samping Pemakaian Pil Pemakaian pil dapat menimbulkan efek samping berupa perdarahan di luar haid. dan penambahan berat badan. Pil berturutan Dalam bungkusan pil-pil ini. bercak hitam di pipi (hiperpigmentasi). AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) . terutama dengan mengubah mukosa dari leher rahim (merubah sekresi pada leher rahim) sehingga mempersulit pengangkutan sperma. Akan tetapi. Misalnya. kanker payudara atau kanker kandungan. Tetapi. ada pula keuntungan bagi penggunaan jangka panjang pil pencegah kehamilan. hipertensi. beberapa wanita tertentu merasa dirinya secara fisik lebih baik dengan menggunakan pil daripada tidak. nyeri kepala. varises. yaitu hormon estrogen dan progestin. Selain itu. juga mengubah lingkungan endometrium (lapisan dalam rahim) sehingga menghambat perletakan telur yang telah dibuahi. kencing manis. berkisar antara 98—99%.kehamilan-kehamilan berikutnya sesuai dengan keinginan wanita. gangguan jantung. pil itu dapat diminum secara aman selama bertahun-tahun. cara-cara jangka panjang lainnya seperti spiral atau sterilisasi. Kelalaian minum 1 atau 2 pil berturutan pada awal siklus akan dapat mengakibatkan terjadinya pelepasan telur sehingga terjadi kehamilan. Pil khusus – Progestin (pil mini) Pil ini mengandung dosis kecil bahan progestin sintetis dan memiliki sifat pencegah kehamilan.

Tetapi. Tipe A berukuran 25 mm (benang biru). Lippes Loop AKDR ini terbuat dari bahan polyethelene. Lippes Loop terdiri dari 4 jenis yang berbeda menurut ukuran panjang bagian atasnya. Lippes Loop mempunyai angka kegagalan yang rendah. AKDR tidak akan mempengaruhi isi. small (kecil). kelancaran ataupun kadar air susu ibu (ASI). perdarahan di leher rahim. Belum pernah melahirkan 2. dan mini. Adanya perkiraan hamil 3. Pemasangan AKDR dapat dilakukan oleh dokter atau bidan yang telah dilatih secara khusus. Misalnya. Lilitan kawat tembaga halus ini mempunyai efek antifertilisasi (anti pembuahan) yang cukup baik.5 mm 9 (benang hitam). Multi Load AKDR ini terbuat dari dari plastik (polyethelene) dengan dua tangan kiri dan kanan berbentuk sayap yang fleksibel.6 cm. jika perdarahan berlangsung terus-menerus dalam jumlah banyak. terbuat dari bahan polyethelen di mana pada bagian vertikalnya diberi lilitan kawat tembaga halus. Kontra indikasi pemasangan AKDR: 1. Namun. sebab terbuat dari bahan plastik. Jenis-jenis AKDR di Indonesia Copper-T AKDR berbentuk T. yaitu standar. dan 30 mm (tebal. tipe C berukuran 30 mm (benang kuning). Jenis ini mempunyai ukuran diameter batang vertikal 32 mm dan ditambahkan gulungan kawat tembaga (Cu) yang mempunyai luas permukaan 200 mm2. Pemeriksaan selanjutnya dilakukan setiap enam bulan sekali. Panjangnya dari ujung atas ke bawah 3. fungsinya sama seperti halnya lilitan tembaga halus pada jenis Coper-T. Batangnya diberi gulungan kawat tembaga dengan luas permukaan 250 mm2 atau 375 mm2 untuk menambah efektivitas. Ada 3 ukuran multi load. Kelainan alat kandungan bagian dalam seperti: perdarahan yang tidak normal dari alat kemaluan. ada wanita yang ternyata belum dapat menggunakan sarana kontrasepsi ini. dipasang benang pada ekornya. Untuk meudahkan kontrol. setiap calon pemakai AKDR perlu memperoleh informasi yang lengkap tentang seluk-beluk alat kontrasepsi ini. benang putih) untuk tipe D. Bagi ibu yang menyusui. Alat ini sangat efektif dan tidak perlu diingat setiap hari seperti halnya pil. 40 hari setelah bersalin dan pada akhir haid. pemakaian AKDR harus dihentikan. bisa juga disertai dengan mules yang biasanya hanya berlangsung tiga hari. Pemasangan AKDR Prinsip pemasangan adalah menempatkan AKDR setinggi mungkin dalam rongga rahim (cavum uteri). Copper-7 AKDR ini berbentuk angka 7 dengan maksud untuk memudahkan pemasangan. lalu setiap bulan selama tiga bulan berikutnya. dan kanker rahim.AKDR atau IUD (Intra Uterine Device) bagi banyak kaum wanita merupakan alat kontrasepsi yang terbaik. Karena itu. 4. Saat pemasangan yang paling baik ialah pada waktu mulut peranakan masih terbuka dan rahim dalam keadaan lunak. Pemeriksaan secara berkala harus dilakukan setelah pemasangan satu minggu. Pengaruh lainnya terjadi pada . tipe B 27. bentuknya seperti spiral atau huruf S bersambung. Keuntungan lain dari pemakaian spiral jenis ini ialah bila terjadi perforasi jarang menyebabkan luka atau penyumbatan usus. Keluhan-keluhan pemakai AKDR Keluhan yang dijumpai pada penggunaan AKDR adalah terjadinya sedikit perdarahan.

di atas daging pada lengan atas wanita. mual. Hal ini biasanya terjadi pada waktu haid. Penyuntikan dilakukan pada otot (intra muskuler) di bokong (gluteus) yang dalam atau pada pangkal lengan (deltoid). kenaikan berat badan. 6. Ekspulsi Selain keluhan-keluhan di atas. Sebenarnya. yaitu AKDR keluar dari rahim. hipertensi. Selanjutnya kembali sedikit selama beberapa hari. Suntikan Kontrasepsi suntikan Pencegah kehamilan yang pemakaiannya dilakukan dengan jalan menyuntikkan obat tersebut pada wanita subur. rambut rontok. serta rasa tidak enak pada perut bagian bawah. Perdarahan yang mengganggu 3. Hormon ini lepas secara perlahan-lahan melalui dinding kapsul sampai kapsul diambil dari lengan pemakai. kemungkinan terjadinya ekspulsi kecil. Hal ini karena terjadi kontraksi rahim sebagai reaksi terhadap AKDR yang merupakan benda asing dalam rahim. 5. Tidak datang haid (amenorrhoe) 2. disebabkan ukuran AKDR yang terlalu kecil. hiperpigmentasi. muntah. Kemungkinan lain yang terjadi adalah kejang rahim (uterine cramp). keputihan dan infeksi juga dapat timbul selama pemakaian AKDR. hanya mampu berfungsi selama 2--5 tahun. hepatitis. Dengan pemberian obat analgetik keluhan ini akan segera teratasi. Norplant dipasang di bawah kulit. kemudian secara mendadak jumlahnya menjadi banyak selama 1--2 hari. Sedangkan jika permukaan AKDR yang bersentuhan dengan rahim (cavum uteri) cukup besar. Obat ini berisi Depo Medorxi Progesterone Acetate (DMPA). Efek samping kontrasepsi suntikan 1. perangai haid. ekspulsi juga sering dialami pemakai AKDR. Makin elastis sifatnya makin besar kemungkinan terjadinya ekspulsi. Kontra indikasi Kontrasepsi suntikan tidak diperbolehkan untuk wanita yang menderita penyakit jantung. Masing-masing kapsul mengandung progestin levonogestrel sintetis yang juga terkandung dalam beberapa jenis pil KB. Cara pemakaian Cara ini baik untuk wanita yang menyusui dan dipakai segera setelah melahirkan. Misalnya. Lama Pemakaian AKDR Sampai berapa lama AKDR dapat dipakai? Hal ini sering menjadi pertanyaan. Setelah itu harus diganti dengan yang baru. Alat tersebut terdiri dari enam kapsul lentur seukuran korek api yang terbuat dari bahan karet silastik. kencing manis. Kapsul-kapsul ini bisa . Lain-lain: sakit kepala. pada permulaan haid darah yang keluar jumlahnya lebih sedikit daripada biasa. paru-paru. Suntikan kedua diberikan setiap satu bulan atau tiga bulan berikutnya. Suntikan pertama dapat diberikan dalam waktu empat minggu setelah melahirkan. Untuk AKDR yang mengandung tembaga. Selain hal di atas. Norplant Norplant merupakan alat kontrasepsi jangka panjang yang bisa digunakan untuk jangka waktu 5 tahun. AKDR ini dapat terus dipakai selama pemakai merasa cocok dan tidak ada keluhan. jerawat. dan kelainan darah. Ekspulsi ini juga dipengaruhi oleh jenis bahan yang dipakai. tergantung daya dan luas permukaan tembaganya.

( The Boston’s Book Collective. Kelebihan dan kekurangan norplant Kelebihan norplant adalah masa pakainya cukup lama. 1992) Pemasangan norplant Pemasangan norplant biasanya dilakukan di bagian atas (bawah kulit) pada lengan kiri wanita (lengan kanan bagi yang kidal). Indonesia belum mempunyai referensi mengenai efek samping dan permasalahan yang muncul sebagai akibat pemakaian norplant. Yang tidak diperbolehkan menggunakan norplant Wanita yang tidak diperbolehkan menggunakan norplant adalah mereka yang menderita penyakit diabetes. Faktor yang paling penting dalam pelaksanaan sterilisasi adalah kesukarelaan dari akseptor. atau ginjal. Cara kontrasepsi ini baik sekali. Selain itu. Pada 1993. dan tidak mengganggu kelancaran air susu ibu. Di beberapa daerah. penyakit jantung. Setelah itu. misalnya spotting atau menstruasi yang tidak teratur. Tingkat kehamilan yang ditimbulkan pada tahun pertama adalah 0. Wanita dengan berat badan lebih dari 75 kilogram mempunyai risiko kegagalan yang lebih tinggi sejak tahun ketiga pemakaian (5. maka tidak diperlukan lagi alat-alat kontrasepsi yang konvensional. migrain. pemakai norplant di Indonesia tercatat sejumlah 800. Luka bekas pemasangan harus dijaga agar tetap bersih. karena kemungkinan untuk menjadi hamil kecil sekali. Oleh karena itu. Tubektomi (Sterilisasi pada Wanita) Tubektomi adalah setiap tindakan pada kedua saluran telur wanita yang mengakibatkan wanita tersebut tidak akan mendapatkan keturunan lagi. Sebagai negara pelopor. Dengan demikia. tingkat kehamilan yang mungkin ditimbulkan dalam jangka waktu lima tahun pemakaian adalah 3.2%. pada tahun kedua 0. kadang-kadang juga menimbulkan berat badan bertambah. pada tahun ketiga 1. Pemeriksaan ulang dilakukan oleh dokter seminggu setelah pemasangan. sering juga digunakan untuk menyebut implant. Sterilisasi bisa dilakukan juga pada pria.9 persen. Efektivitas norplant Efektivitas norplant cukup tinggi. tekanan darah tinggi. setahun sekali selama pemakaian dan setelah 5 tahun norplant harus diambil/dilepas. The Our Bodies. kering. sterilisasi . implant biasa disebut dengan susuk. Sebelum pemasangan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu dan juga disuntik untuk mencegah rasa sakit. Norplant adalah satu-satunya merek implant yang saat ini beredar di Indonesia. dan 1. Dengan demikian.1 persen). benjolan pada payudara. Norplant dapat dipasang pada waktu menstruasi atau setelah melahirkan oleh dokter atau bidan yang terlatih.6% pada tahun keempat. yaitu vasektomi. 1992) Norplant sama artinya dengan implant. depresi mental.terasa dan kadangkala terlihat seperti benjolan atau garis-garis. epilepsi. Indonesia merupakan negara pemula dalam penerimaan norplant yang dimulai pada 1987. jika salah satu pasangan telah mengalami sterilisasi. Secara keseluruhan. tidak terpengaruh faktor lupa sebagaimana kontrasepsi pil/suntik. kencing batu. agar tidak mengganggu kegiatan. dan tidak boleh kena air selama 5 hari. Sedangkan kekurangannya adalah bahwa pemasangan hanya bisa dilakukan oleh dokter atau bidan yang terlatih dan kadang-kadang menimbulkan efek samping. (The Boston Women’s Book Collective. kolesterol tinggi.5%.000 orang. Ourselves.2%.

Yang harus dijadikan patokan untuk mengambil keputusan untuk sterilisasi adalah jumlah anak dan usia istri. Misalnya. untuk usia istri 25--30 tahun. pasangan yang tidak harmonis atau hubungan perkawinan yang sewaktu-waktu terancam perceraian.tidak boleh dilakukan kepada wanita yang belum/tidak menikah. dan pasangan yang masih ragu menerima sterilisasi. jumlah anak yang hidup harus 3 atau lebih. .