UPACARA BUBUSIANA LIPU

A. BUBUSIANA LIPU : membersihkan negeri dan seluruh masy dalam rangka mempersiapkan
musim tanam pertanian maupun perkebunan.
B. Latar belakang : sejarah terbentuknya masy KAESABU menyatukan diri mereka dengan Kerajaan
Buton abad ke 13 masehi yang merupakan masy pertanian dan perkebunan. Hal ini
dimaksudkan agar masy petani tradisional terhindar dari berbagai unsur yang akan merusak
pertanian ataupun perkebunan mereka. Disamping itu juga latar belakang bahwa masy
tradisional kaesabu meyakini dan mempercayai pimpinan adat selaku pawang/dukun pertanian
dan perkebunan.
C. Pelaksanaan upacara : setiap tgl 9 oktober atau menyesuaikan dengan keadaan bulan dilangit
sebagai agenda adat.
D. Tata cara pelaksanaan : 1. Ritual berziarah ke makam tokoh atau pamong adat masy kaesabu 4
harti sebelum acara puncak pelaksanaan di awali pada malam jumat dengan melakukan atau
penyiapan makanan untuk roh-roh halus atau sejenisnya. 2. Kegiatan antar waktu sebelum
waktu pelaksanaan pada siang hari diadakan rembuk adat, pembersihan baruga (t4 pertemuan)
dll. Sedangakn malam hari diadakan pertunjukkan malam kesenian rakyat. 3. Hari pelaksanaan
di awali dengan antokiana kapopore (wadah) 2 buah dgn di isi dengan berbagai ragam makanan
adat/tradisional. 4. Ringkasnnya setelah itu, diadakan permohonan kepada yang maha kuasa
dengan menggunakan bahasa yang lama.
E. Pelaksana Kegiatan : semua elemen masy termaksud tokoh adat dan tokoh agama.
F. Aksebilitas : dapat di jangkau dengan roda 2 dan roda 4 (angkutan umum dan rental)

UPACARA MATAA

A. Upacara ini dilangsungkan di 4 kelurahan : 1. Kel. Kaesabu, 2. Kel. Bugi, 3. Kel. Gonda baru, 4.
Kel. Karya baru (semuanya masuk kec. Sorawolio kota baubau)
B. Upacara-upacara ini biasanya berlangsung pada bulan-bulan 7 hingga bulan 9 tiap tahunnya.
C. Latar belaknag upcara ini adalah mensyukuri nikmat yang diberikan yang maha kuasa
D. Yang terlibat semua elemen masy..
E. Aksebilitas : dapat di jangkau dengan roda 2 dan roda 4 (angkutan umum dan rental)