VERTIGO

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP TanggalTerbit :

Halaman :

PUSKESMAS
TITIK ERNAWATI
SEMBAYAT

1. Pengertian Persepsi yang salah dari gerakan seseorang atau lingkungan sekitarnya
2. Tujuan Untuk menegakkan diagnosis dan memberikan terapi
3. Kebijakan SK KepalaPuskesmastentang panduan klinis vertigo

4. Referensi Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Ptimer,2014

5. Prosedur / langkah- Anamnesis
langkah Timbulnya sensasi berputar, timbulnya episodik,diprovokasi oleh ge
kepala,bisa disertai rasa mual atau muntah
HASIL PEMERIKSAAN
Pemeriksaan system kardiofaskuler yang meliputi pemeriksaan tekanan
pada saat berbaring,duduk dan berdiri dengan perbedaan lebih dari 30mmHg

Pemeriksaan penunjang
Tidak diperlukan

Diagnosa banding
Vertigo pasca trauma,penyakiy meniere,neuritis vestibularis

Komplikasi
-
Terapi
-Pasien duduk tegak dipinggir tempat tidur dengan kedua tungkai tergan

Tidak terdapat perbaikan pada vertigo vestibular setelah terapi farmak dan non farmakologi. Betahistin HCL dengan dosis 8-24 mg. Dimendihidrat diberikan per oral atau parenteral.difenhidramin. Maksimum 6 di bagi dalam beberapa dosis. Kriteria rujukan a. . Difenhidramin hcl. Betahistin mesylate dengan dosis 12 mg. Konseling dan Edukasi a.Antihistamin (dimendihidrat. Kalsium Antagonis Dosis biasanya adalah 15-30 mg. Senyawa Betahistin a. Keluarga turut mendukung dengan memotivikasi pasien dalam me penyebab vertigo dan mengobatinya sesuai penyebab. 3kali sehari atau 1x75 mg sehari.3 kali sehari b. 4 sehari peroral.meksilin.50 mg. dengan kedua mata tertutup baringkan tubuh dengan cepat ke salah satu pertahankan selama 30 detik setelah itu duduk kembali lakukan latihan ini 3 sehari -Farmakologi 1. Diagram alir . 2. dengan dosis 25 m mg( 1tablet).siklisin) . Di berikan dengan dosis 25 mg (1 kapsul). 6. Mendorong pasien untuk teratur melakukan latihan vestibular. b. b. 4 kali sehari . Vertigo vestibular tipe sentral harus segera di rujuk. 3 kali sehari.