DINAS KESEHATAN KABUPATEN CIANJUR

PUSKESMAS GEKBRONG
Jalan Raya Cianjur - Sukabumi Km. 15 Tlp. (0266) 260422 Cianjur
email: puskesmasGekbrong2016@gmail.com

PENETAPAN KEPALA PUKESMAS SEMEMI
Nomor : /029/IV/2016

TENTANG
KEBIJAKAN PENYELENGGARAN UKM PUSKESMAS GEKBRONG

KEPALA PUSKESMAS GEKBRONG

Menimbang : a. bahwa agar penyelenggaraan UKM Puskesmas sesuai dengan
kebutuhan masyarakat, maka perlu di susun perencanaan Puskesmas
berdasarkan analisis kesehatan masyarakat;
b. bahwa agar masyarakat mudah mendapatkan akses terhadap
pelayanan, informasi, dan memberikan umpan balik, maka perlu
disusun kebijakan akses masyarakat terhadap Puskesmas
c. bahwa agar kinerja UKM Puskesmas dapat ditingkatkan secara
berkesinambungan, maka perlu disusun kebijakan evaluasi UKM
Puskesmas dengan indikator-indikator kinerja yang jelas;
d. bahwa agar penyelenggaraan UKM Puskesmas dapat dilaksanakan
sesuai dengan kebutuhan, dan sesuai dengan pedoman, dan ketentuan
perundangan, maka perlu disusun kebijakan pengelolaan UKM
Puskesmas;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009
Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5063);
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 tahun
2014, tentang Puskesmas;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 tahun
2015, tentang Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama;
4. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1457/MENKES/SK/X/2003 tentangStandar Pelayanan Minimal
Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota;

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS TENTANG KEBIJAKAN PENGELOLAAN UKM PUSKESMAS GEKBRONG Kesatu : KebijakanPengelolaan UKM Puskesmas sebagaimana tercantum dalam Lampiran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini. Ditetapkan di : Gekbrong Pada tanggal : 18 April 2016 KEPALA PUSKESMAS GEKBRONG CECEP WILLY BUDIMAN . Kedua : Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan/perubahan sebagaimana mestinya.

Inovasi dalam penyelenggaraan UKM dilakukan sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan harapan masyarakat. musyawarah masyarakat desa. dan lintas sector terkait 9. dianalisis dan ditindaklanjuti dengan mengikuti siklus PDCA dalam bentuk upaya perbaikan yang berkesinambungan dan inovasi perbaikan. tata nilai.7/2016 TENTANG : KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN UKM KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN UKM A. baik dalam perencanaan lima tahunan. Untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap kegiatan UKM. perkembangan tehnologi. kegiatan survey yang lain. Aturan. kotak saran. dan capaian kinerja masing-masing UKM. dan sasaran 3. perubahan regulasi.6. Kinerja masing-masing UKM harus dievaluasi. LAMPIRAN I KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS SEMEMI Nomor : 440/A. akses. Masyarakat dan sasaran UKM berhak untuk menyampaikan keluhan dan umpan balik melalui media komunikasi: sms. 13.SK. Sasaran UKM. kelompok masyarakat. 11. RUK. jadual pelaksanaan kegiatan harus di sepakati dan diinformasikan pada sasaran.3. Perencanaan tiap-tiap UKM harus diintegrasikan dalam perencanaan Puskesmas. maupun temu muka dengan tokoh masyarakat dan sasaran masing-masing UKM untuk memperoleh umpan balik dari masyarakat. lintas program dan lintas sector terkait harus mendapat informasi tentang kegiatan masing-masing UKM. budaya dalam pelaksanaan UKM Puskesmas B. KebijakanPengelolaanUKM .01/436. Perencanaan tiap-tiap UKM Puskesmas di susun berdasaran alisis kebutuhan masyarakat. dan pertemuan dengan tokoh masyarakat maupun forum-forum komunikasi seperti:………………………. Umpan balik masyarakat wajib ditindaklanjuti. tujuan. lintas program.. 2. dilaksanakan dan dievaluasi 8. Tindaklanjut yang dilakukan harus diinformasikan kepada masyarakat 14. Akses masyarakat dan sasaran UKM harus dievaluasi 12. tahapan dan jadual pelaksanaan. 7. Identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat dilakukan memlalui survey mawas diri. dan evaluasi kinerja UKM: 1. kotak saran. Sasaran kegiatan UKM berhak untuk mendapatkan akses yang mudah dan tepat waktu dalam perperan aktif pada saat pelaksanaan kegiatan UKM 10.I. dan mengacu pada pedoman atau acuan yang ditetapkan oleh Kementarian Kesehatan. maupun untuk perubahan rencana yang disusun 5. Inovasi dalam penyelenggaraan UKM harus direncanakan. 6. 4. dianalisis dan ditindaklanjuti dalam bentuk perbaikan yang berkesinambungan dan inovasi perbaikan. 15.0002. dan RPK. Dinas Kesehatan Provinsi. maupun Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Permasalahan dan hambatan dalam penyelenggaraan masing-masing UKM harus diidentifikasi. Kebijakan Perencanaan. Umpan balik dari masyarakat digunakan baik dalam penyusun rencana.

dan pertemuan monitoring kegiatan UKM oleh penanggung jawab UKM 15. Dalam pelaksanaan kegiatan UKM. 18. Hak-hak sasaran meliputi :………. Perilaku dalam penyelenggaraan UKM diatur sebagaimana tertuang dalam peraturan tata kelola Puskesmas 20. Evaluasi kinerja UKM secara pediodik dilakukan minimal dua kali setahun 16. Kepala Puskesmas wajib melakukan pembinaan dan arahan kepada tiap-tiap penanggung jawab UKM dalam pelaksanaan kegiatan UKM 7. dan dilakukan upaya untuk mencegah dan/atau meminimalisasi akibat dari risiko yang terjadi. sampai dengan mengembangkan kegiatan-kegiatan UKBM 11. Tata nilai dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan . Pemberdayaan masyarakat dimulai dengan keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan. 10. aktif dalam pelaksanaan kegiatan UKM. Hak dan kewajiban sasaran harus diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan UKM 17. Lintas program dan lintas sektor terkait harus diidentifikasi untuk tiap UKM dengan kejelasan peran masing-masing 13. 19. Akuntabilitas penyelenggaraan UKM dilaksanakan dengan monitoring dan evaluasi kinerja UKM 14. Penyelenggaraan UKM dilaksanakan sesuai dengan tata nilai yang disepakati dan rencana yang disusun 6. penanggung jawab dan pelaksana dipandu oleh uraian tugas yang jelas yang dikaji secara regular minimal setahun sekali 12. Penanggung jawab dan pelaksana UKM yang baru wajib mengikuti program orientasi 5. 2. Dalam penyelenggaraan UKM dilakukan fasilitasi pemberdayaan masyarakat dan sasaran.1. Monitoring sebagai wujud akuntabilitas dilakukan dengan cara analisis terhadap laporan kegiatan UKM. Jika kompetensi belum terpenuhi maka harus dilakukan tindak lanjut untuk memenuhi kompetensi yang dipersyaratkan 4. 3. supervisi oleh Kepala Puskesmas maupun penanggung jawab UKM. Penanggungjawab UKM wajib melakukan pembinaan danarahan kepada pelaksana kegiatan UKM 8. Penanggungjawab UKM wajib melakukan komunikasi dan koordinasi dengan lintas program dan lintas sector terkait dalam penyelenggaraan UKM 9. keluhan. Penanggung jawab UKM harus memenuhi persyaratan kompetensi sebagaimana pada pedoman tiap-tiap UKM. Kewajiban sasaran meliputi:………. umpan balik. Analisis kompetensi wajib dilakukan untuk tiap penanggung jawab. Dalam penyelenggaraan kegiatan UKM harus di identifikasi risiko yang mungkin terjadi terhadap lingkungan.