[Type text

]
PEMERIKSAAN LABORATORIUM
No. Dokumen :
SOP/UKP/62/II/2017

SOP No. Revisi : 0
Tanggal Terbit : 10-02-2017
Halaman : ½
PUSKESMAS dr.Hj Parwiyati
JOGONALAN 1 196309061993033005
1. PENGERTIAN Pemeriksaan laboratorium adalah pemeriksaan penunjang
untuk menegakkan diagnosa penyakit.
2. TUJUAN Sebagai acuan untuk mengetahui jenis -jenis pemeriksaan
yang dapat di lakukan di puskesmas agar proses dan hasilnya
dapat sesuai standar pemeriksaan laboratorium dan dilakukan
oleh petugas yang berkompeten.
3. KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Nomor 445/SK/63/14.8/17 Tentang
Jenis Pemeriksaan Laboratorium di Puskesmas Jogonalan 1
4. REFERENSI 1. Permenkes No 75 tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat.
2. Permenkes No 46 tahun 2015 tentang Akreditasi
Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter,
dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi
3. Permenkes No 37 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan
Laboratorium Puskesmas

5. PROSEDUR/ 1. Petugas memakai jas laboratorium saat berada dalam
LANGKAH-
ruang pemeriksaan atau di ruang laboratorium.
LANGKAH
Tinggalkan jas laboratorium di ruang laboratorium
setelah selesai bekerja.
2. Petugas mencuci tangan sebelum pemeriksaan.
3. Petugas menggunakan alat pelindung diri (masker,
sarung tangan, kaca mata dan sepatu tertutup).
4. Petugas harus menganggap semua specimen infeksius

13. Petugas membersihkan semua peralatan bekas pakai dengan desinfektans larutan klorin 0. Petugas harus memperlakukan semua bahan kimia di laboratorium dengan hati-hati. 10. 12. 5. Petugas membersihkan permukaan tempat bekerja atau meja kerja setiap kali selesai bekerja dengan menggunakan larutan klorin 0. Petugas menutup ujung tabung penggumpal darah dengan kertas atau kain. 7. minum dan merokok di dalam laboratorium. atau jauhkan dari muka sewaktu membuka. 8. 11. 9. Petugas tidak menyentuh mulut dan mata pada saat sedang bekerja. Petugas tidak diperbolehkan menyimpan makanan di dalam lemari pendingin yang digunakan untuk menyimpan bahan-bahan klinik atau riset. Petugas menggunakan tempat antitembus dan antibocor untuk menempatkan bahan-bahan yang tajam. 16.[Type text] (sumber penular). Petugas tidak makan. Petugas tidak membuka sentrifuge sewaktu masih berputar.5 % dengan cara merendam selama 20-30 menit. Petugas meletakkan bahan-bahan limbah infeksi di dalam kantong plastik atau wadah dengan penutup . 14. Petugas memakai sarung tangan rumah tangga sewaktu membersihkan alat-alat laboratorium dari bahan gelas. Petugas tidak diperbolehkan melakukan pengisapan pipet melalui mulut gunakan peralatan mekanik (seperti penghisap karet) atau pipet otomatis. 6. 15.5 %. oleh karena itu harus ditangani dengan sangat hati-hati.

PP Test E. Pemeriksaan jumlah eritrosit manual 4. Pemeriksaan hematokrit 6. Pemeriksaan cholesterol 4. Pemeriksaan gula darah 2. Pemeriksaan jumlah trombosit manual 5. Pemeriksaan trigliserid C. Petugas mencuci tangan dengan sabun dan beri desinfektan setiap kali selesai bekerja. Malaria 3.[Type text] yang tepat. Pemeriksaan golongan darah 9. Pemeriksaan laju endap darah 7. Pemeriksaan Apusan 1. Pemeriksaan HbsAg 3. Kima darah 1. Sedimen Urin 3. JENIS PEMERIKSAAN LABORATORIUM A. Pemeriksaan Darah Rutin dengan Hematology Analizer B. Pemeriksaan hitung jenis leukosit 8. Diplokokus . Pemeriksaan jumlah leukosit manual 3. Pemeriksaan RPR dan TPHA D. Pemeriksaan HIV 4. Pemeriksaan widal 2. Pemeriksan asam urat 3. Urin rutin 2. BTA 2. Urinologi 1. Serologi 1. 17. Pemeriksaan kadar Hb 2.Hematologi 1.

[Type text] 4. Hifa/ Pseudo Hifa 18. DIAGRAM ALIR (JIKA PERLU ) 19. UNIT TERKAIT  Laboratorium  Layanan rawat jalan  Layanan rawat inap  UGD . Trichomonas 5.