On the introduction of allergen into the body, antigen-presenting cells, which include

macrophages and
dendritic cells (DCs) similar to Langerhans cells in the
skin, take up allergen by endocytosis, process it, and
copresent it along with human leukocyte antigen class
II molecules to CD4 T cells (Th2 lymphocytes), which
are the major regulators.1

There are also newly recognized forms of these T cells that have become apparent
in the last few months in terms of playing a role in
allergic responses, especially in asthma, as will be discussed later in this article.
In addition to interacting with the antigen-presenting cells during the activation process,
CD4 T cells
undergo clonal expansion and can interact with B cells
as well through the production of soluble products
such as cytokines and by direct cellular interactions in
the lymph nodes that lead to the secretion of IgE as the
B cells are induced to differentiate into plasma cells.

The subsequent binding of allergen-specific IgE to
high-affinity receptors present on mast cells and basophils results in allergen priming. 1,2
On reexposure to the allergen, cross-linking of the
IgE molecules on the cell surface leads to opening of
calcium channels and activation of the cell. In the early
phase response (the model for some of the immediate
responses associated with allergic rhinitis), within 5
minutes the allergen causes degranulation of predominantly mast cells with the release of
preformed mediators1,3 including histamine, proteases, and some of the
cytokines including TNF. These mediators initiate
some of the symptoms related to early phase responses
that are the general symptoms associated with allergic
rhinitis.

Pada pengenalan alergen ke dalam tubuh, sel-sel antigen-presenting, yang meliputi makrofag dan

sel dendritik (DC) yang mirip dengan sel-sel Langerhans di

kulit, mengambil alergen oleh endositosis, proses, dan

menyajikannya bersama dengan leukosit kelas antigen manusia

molekul II ke sel CD4 T (Th2 limfosit), yang

adalah regulator utama.

Pada pajanan pertama alergen yang masuk kedalam tubuh akan dikenalkan oleh antigen
presenting sel ( APC) seperti ma

. Selanjutnya mengikat alergen-IgE spesifik untuk reseptor afinitas tinggi hadir pada tiang sel dan basofil hasil di alergen priming. terutama asma. protease.2 Pada ulang paparan alergen. Di awal respon fase (model untuk beberapa segera tanggapan terkait dengan rhinitis alergi).1. mediator ini memulai beberapa gejala yang berhubungan dengan respon fase awal yang merupakan gejala umum yang terkait dengan alergi rhinitis. dan beberapa sitokin termasuk TNF. sel CD4 T antigen-presenting sel selama proses aktivasi menjalani ekspansi klonal dan dapat berinteraksi dengan sel B serta melalui produksi produk larut seperti sitokin dan oleh interaksi seluler langsung di kelenjar getah bening yang menyebabkan sekresi IgE sebagai Sel-sel B yang diinduksi untuk berdiferensiasi menjadi sel plasma. silang dari molekul IgE pada permukaan sel menyebabkan pembukaan saluran kalsium dan aktivasi sel. dalam waktu 5 menit penyebab alergen degranulasi didominasi sel mast dengan pembentukan mediator-mediator 1. seperti yang akan dibahas nanti dalam artikel ini.Juga terdapat bentuk yang baru diakui sel T ini yang telah menjadi jelas dalam beberapa bulan terakhir dalam hal memainkan peran dalam respon alergi.3 termasuk histamin. Selain berinteraksi dengan.