ZULFAZLI

1007101020075
Skill komprehensif II

1. Stase ruang NICU dan anak

Pengalaman yang saya dapatkan adalah saya dapat melihat langsung kondisi bayi dan ruang

anak tersebut dimana pada ruang NICU saya dapat mengetahui kasus yang sering terjadi pada

bayi yang baru lahir dan juga saya jadi mengetahui bahwa setiap anak yang lahir melalui proses

section caesaria harus terlebih dahulu dibawa keruang NICU untuk di observasi apakah ada

kelainan yang terjadi pada bayi tersebut. Saya juga menjadi lebih tahu bahwa jika bayi jarang

dikunjungi oleh ibunya d ruang NICU biasanya bayi akan bertingkah mendekat ke dinding

incubator dan tidak ada batasan jadwal bagi ibu yang ingin menjenguk bayinya diruang tersebut.

Pada ruang anak saya melihat langsung salah satu pasien yang di diagnosis mengalami

leukemia, bagaimana kondisi tubuhnya, disitu saya melihat anak tersebut banyak kehilangan berat

badan dan juga sering mengalami muntah-muntah jika diberikan makan.

2. Stase keluarga

Pada stase ini saya mendapatkan pengalaman mengkaji langsung salah satu keluarga yang

berada di desa yang kami kunjungi, dari pengkajian tersebut saya mendapatkan bahwa keluarga

yang saya kaji di desa tersebut memiliki kendala-kendala untuk pergi menuju puskesmas yang

jaraknya tidak jauh dari tempat tinggal.

3. Stase wisma lansia

Saat melakukan komprehensif di wisma lansia, saya mendapatkan pengalaman berbincang

langsung dengan salah satu nenek penghuni wisma tersebut, saya melihat langsung adanya

5. Stase RSJ Pada saat stase RSJ awalnya ada rasa sedikit takut ketika harus berhadapan langsung dengan pasien jiwa dan melakukan pengkajian masing-masing mahasiwa dengan satu pasien. 4. Selanjutnya saya masuk ke ruang serune 3 yaitu ruang rawat ibu post-partum saya dapat melihat langsung cara memandikan bayi yang di praktikkan langsung oleh kakak senior K3S dari mulai mempersiapkan bayi untuk mandi sampai dengan mamakaikan kembali pakaian bayi tersebut. ruang bersalin dan serune 3 Ketika berada distase ini pertama sekali saya masuk di ruang bersalin yang pada saat itu kami berbincang-bincang dengan salah satu ibu post-partum dan melakukan pengkajian TTV dan menanyakan mengenai persalinannya. namun setelah mengawali pembicaraan dengan pasien tersebut saya merasa bahwa tidak sulit dan tidak semenakutkan yang dibayangkan sebelumnya karena pasien pada saat itu sangat koperatif ketika saya tanya mengenai dirinya. beberapa diantara kami ada yang sempat melihata melepas jahitan pada ibu dengan bekas luka SC.penurunan kognitif dari nenek yang kami kaji dan juga nenek tersebut memiliki resiko jatuh dan juga riwayat jatuh sebelumnya. Stase poli kebidanan. Dari hasil stase RSJ saya mendapatkan pengalaman mengkaji. Saat di poli kebidanan kami tidak mendapatkan pasien sehingga kami hanya membahas mengenai alur anamnesa di poli kebidanan dan melakukan diskusi mengenai alur tersebut. . berbincang-bincang dengan pasien yang lain selain pasien yang saya kaji dan mengetahui alasan mereka dibawa kesana dan sudah berapa lama mereka disana. Pada wisma tersebut terdapat kegiatan rutin yaitu pengajian yang diadakan di mushalla yang ada di wisma tersebut.

Setelah itu saya dan teman saya membantu kakak K3S dan perawat merawat pasien seperti melakukan penggantian perban pada pasien dengan decubitus dan juga melihat ganti perban pada pasien diabetes. Stase IGD dan ICU Pada stase ini saya dan teman lainnya mengkaji pasien yang berada diruang IGD yaitu pada pasien PPOK yang masuk ke IGD dengan keluhan sesak berat dan mengumpulkan data yang kira- kira bisa didapatkan tanpa mengganggu pasien. 6. Saya juga sempat melihat pasien yang tiba-tiba sesak seketika perawat d ruangan memberi bantuan untuk pernapasan menggunakan ambu bag untuk menstabilkan saturasi oksigen dan melakukan nebulizer untuk memperlancar saluran napas pasien. Stase manajemen Pada stase ini saya melihat ronde keperawatan dari pre-conference sampai bed side hand over dimana hanya dilakukan pada pasien-pasien yang membutuhkan perhatian yang sedikit lebih. setelah itu kami kembali ke puskesmas utnuk melihat rekap data penyakit yang sering di alami masyarakat yang ada di lingkup kerja puskesmas tersebut. . 7. 8. ICU saya dan teman mendapatkan penjelasan mengenai alat yang terdapat diruang ICU mengenai semua fungsinya dan juga trolley emergency diama didalamnya terdapat semua kebutuhan jika tiba-tiba terjadi keadaan darurat pada pasien. Stase komunitas Pada saat stase ini kami melakukan pengkajian pada salah satu sekolah dasar dimana kami membantu para perawat puskesmas dan kader utnuk mengkaji tumbuh kembang anak pada SD tersebut dan juga memeriksa kebersihan gigi dan mulut.

. Saran a.9. Untuk kompre kedepannya saya harapkan jadwalnya diatur sedemikian rupa sehingga tidak bentrok dengan jadwal seminar. b. karena seperti yang kami alami kami merasa kewalahan dengan jadwal yang seperti kejar-kejaran antara kompre dan seminar yang notabenenya kedua hal ini penting bagi kami. Untuk jam masuk dan pulang sebaiknya di sesuaikan saja dan lebih fleksibel.