METODE PELAKSANAAN

METODE PELAKSANAAN

RENOVASI KANTOR PT. PLN ( PERSERO) UNIT PELAKSANA
PROYEK JARINGAN JAWA BAGIAN TENGAH 1

TAHUN ANGGARAN 2017

CV. BUMI PADJAJARAN

1

adalah mempelajari secara cermat dan teliti item-item pekerjaan yang diajukan dengan mengevaluasi kebutuhan waktu pelaksanaan setiap item. UMUM PENDAHULUAN Pelaksanaan suatu kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan pembangunan fisik adalah sangat baik apabila dilaksanakan oleh suatu badan usaha yang bergerak dalam bidang kontraktor yang mempunyai tenaga-tenaga professional yang handal dalam bidangnya masing-masing didukung oleh peralatan-peralatan yang memadai. perlu dipelajari adanya lingkup pekerjaan yang dapat dikerjakan secara bersamaan tanpa harus menunggu penyelesaian pekerjaan item per item dari masing-masing lingkup pekerjaan. Apabila waktu yang diberikan tidak mencukupi atau kuatir akan adanya kendala dilapangan yang mengakibatkan waktu yang direncanakan menyimpang dari waktu yang telah ditentukan. Dalam struktur proyek ini pelaksanaanya dikelola oleh team manajemen yang keseluruhannya dipimpin oleh Kepala Proyek dalam hal ini adalah Project Manager. dibantu oleh beberapa tenaga staft bidang teknik yaitu site manager yang didukung oleh bidang tata usaha. Strategi dari sistim management lapangan yang dilakukan adalah dengan menerapkan kontrol terhadap tiap item pekerjaan terutama terhadap critical path 2 . Supaya pencapaian suatu hasil yang baik dalam suatu kegiatan yang telah ditentukan kaidah-kaidah pelaksanaanya harus disertai dengan pengelolaan managemen yang baik dan terstruktur. Sarana sistim pengendalian merupakan sesuatu yang sangat diperlukan untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan pekerjaan .METODE PELAKSANAAN A. STRATEGI PELAKSANAAN Hal yang paling penting untuk menentukan waktu pelaksanaan suatu pekerjaan agar sesuai dengan waktu pelaksanaan yang telah diberikan oleh pihak owner. Untuk menunjang strategi pelaksanaan poyek ini akan dibuat rencana Time Schedule dan Rencana Jaringan Kerja/Net Work Planning (NWP). Sebelum pekerjaan dimulai segala sesuatu yang ada kaitannya dengan pengendalian dan dituangkan dalam bentuk daftar-daftar dan di cheklist pengendalian yang mengacu pada jadwal pelaksanaan pekerjaan inti (disesuaikan dengan jadual waktu pelaksanaan yang dibuat).

Setiap pekerjaan yang mengunakan peralatan alat berat. Adapun yang perlu diperhatikan dalam pengendalian mutu ini adalah sebagai berikut: 1. 4. PENGENDALIAN MUTU Pengendalian mutu ini diperlukan untuk mengantisipasi sedini mungkin kuantitas maupun kualitas pekerjaan yang telah terlaksana sebagaimana yang diinginkan yang disesuaikan dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Bilamana diisyaratkan pengujian terhadap material dan mutu pekerjaan untuk mengetahui pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan kualitas/mutu yang diiginkan. Evaluasi Pelaksanaan Pekerjaan 3 . Dengan mengawasi secara ketat terhadap critical path serta melakukan berbagai persiapan yang dapat mengakomodasi kemungkinan yang terjadi maka diharapkan setiap item pekerjaan dapat terlaksana tepat pada waktunya. 3. Pengadaan staf dan personil Pengadaan tenaga kerja yang menangani pekerjaan ditempatkan orang-orang yang sudah berpengalaman sesuai keahlianya masing-masing.METODE PELAKSANAAN yang ada. Pemeriksaan/Pengujian Material Material dan bahan-bahan kerja yang akan dipergunakan diminta persetujuan dari direksi. agar pekerjaan dapat terlaksana sesuai dengan jangka watu pelaksanaan (time schedule). Pengadaan material/ bahan-bahan kerja Pengadaan material disesuaikan dengan item pekerjaan yang akan dilaksanakan baik kuantitas maupun kualitas. Pengadaan Peralatan Kerja Pengadaan peralatan kerja disesuikan menurut kebutuhan dilapangan sesuai dengan yang diisyaratkan oleh direksi. 5. hal ini dilakukan untuk lebih menjamin bahwa material yang digunakan telah memenuhi kriteria yang diisyaratkan dalam spesifikasi teknis. sudah harus dimobilasasi sebelum pekerjaan dimulai. 2.

PELAPORAN Laporan pelaksanaan pekerjaan adalah sangat mutlak dilakukan untuk memperlancar kegiatan administrasi pelaksanaan pekerjaan. peralatan. B.tenaga kerja. c. yang berisikan antara lain : Kemajuan Progress fisik setiap bulan.l : jenis pekerjaan. Laporan Bulanan Laporan bulanan adalah merupakan rekapitulasi dari laporan mingguan. rencana pekerjaan untuk bulan berikutnya. Laporan Harian Laporan harian ini berisikan a.METODE PELAKSANAAN Untuk mengetahui hasil pelaksanaan pekerjaan . Papan Nama Proyek 4 . Laporan Mingguan Laporan mingguan adalah merupakan rekapitulasi dari laporan harian. rencana pekerjaan untuk minggu berikutnya. kami selaku pelaksana mempersiapkan laporan sebagai berikut: a. Foto dokumentasi. maka setiap minggu atau setiap bulan diadakan rapat evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan dilapangan. kondisi cuaca dan permasalahan yang timbul. METODE KERJA PEKERJAAN PERSIAPAN Pekerjaan akan dimulai/dilaksanakan setelah mendapat Surat perintah mulai Kerja dari Pejabat Pembuat komitmen atau Direksi Pekerjaan dalam hal ini Direksi atau Pejabat satu tingkat di bawah Direksi atau GM/KEPALA atau Pejabat yang diberi kuasa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa dalam lingkungan kerja . adapun pekerjaan pendahuluan ini terdiri dari : a. yang berisikan antara lain : Kemajuan Progress fisik setiap minggu. b. Untuk pelaksanaan dilapangan.

Direksikeet dan Gudang Bahan Direksikeet : .2 m dan dipasang pada lokasi pekerjaan yang dapat dengan mudah dilihat dan dibaca oleh masyarakat umum. harus dibuatkan kotak simpan – dipagar dengan dinding papan sehingga masing- masing bahan tidak tercampur dengan lainnya JADWAL WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN Jadwal waktu Pelaksanaan RENOVASI KANTOR PT. . Nilai Proyek/Pekerjaan. serta memperhatikan tempat yang tersedia sehingga tidak mengganggu kelancaran pekerjaan. . Ukuran luas kantor Pemborong dan los kerja serta tempat penyimpanan bahan. dibuat Pemborong dengan tidak mengabaikan keamanan dan kebersihan dan bahaya kebakaran. zoom 35-70 mm. Khusus untuk tempat penyimpanan bahan-bahan seperti pasir. PLN ( PERSERO) UNIT PELAKSANA PROYEK JARINGAN JAWA BAGIAN TENGAH 1 adalah selama 63 (Enam Puluh Tiga) hari kalender sejak Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) ditanda tangani sampai Serah Terima Pekerjaan dilakukan. Gudang Bahan : . Sumber Dana. kerikil. Waktu Pelaksanaa. Alat-alat lain yang harus senantiasa tersedia di proyek untuk setiap saat dapat dipergunakan oleh Direksi Lapangan adalah :  1 (satu) alat ukur Waterpas  1 (satu) kamera biasa lengkap dengan blitznya. papan nama ini dibuat dengan ukuran minimal 1m x 1. Luas dan peralatan yang disediakan untuk Kantor Direksi minimal harus memenuhi persyaratan. Kantor Direksi Lapangan cukup representatif untuk bekerja dan untuk menyimpan dokumen-dokumen program selama pelaksanaan pekerjaan. . 5 . Nama Penyedia Jasa/Kontraktor.  Sepatu proyek dan helm proyek secukupnya.METODE PELAKSANAAN Pembuatan Papan Nama Proyek dengan mencantumkan Nama Proyek/Pekerjaan. b.

Pengerokan Cat Dinding Lama. TAHAPAN PEKERJAAN Sitiap tahapan kegiatan yang akan kami laksanakan dituangkan dalam suatu program kerja serta Rencana Jaringan Kerja/Network Planning (NWP) dengan rincian sebagai berikut : 1. pembongkaran Dinding Partisi Lama. 2. PEKERJAAN PENDAHULUAN Pekerjaan Persiapan dilaksakanan setelah penyerahan lapangan dilakukan oleh Satuan Kerja kepada Kontraktor Pelaksana. bongkaran Plafond. bongkaran lantai lama. PROSEDUR PELAKSANAAN PEKERJAAN PROSEDUR PELAKSANAAN Setelah Surat Perintah Mulai Kerja ditandatangani dan diserahkan kepada kontraktor pelaksana maka Kontraktor Pelaksana segera membuat Surat Permohonan Penyerahan Lapangan kepada Pejabat Pembuat Komitmen agar pekerjaan dapat dilaksanakan dan setelah penyerahan lapangan dilaksakan maka kontraktor wajib melaksanakan pekerjaan. pengukuran kembali. Pemindahan Barang Dalam Kantor. Pembuatan Direksikeet Gudang Bahan Pembersihan Lokasi. dan lain lain yang disesuaikan dengan rencana kerja dan syarat- 6 . Rincian pekerjaan dan waktu dapat kami gambarkan dalam Daftar Time Schedule (Jadwal Waktu Pelaksanaan) Berupa Kurva S sesuai terlampir. Kegiatan ini berupa Mobilisai Personil. bongkaran kozen pintu . PEKERJAAN BONGKARAN Pekerjaan bongkaran ini meliputi pekerjaan. Pembuatan Papan Nama Proyek.METODE PELAKSANAAN Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan ini kami susun sesuai dengan rincian jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dan diurutkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. serta penyediaan alat bantu kerja/prancah kerja. Peralatan.

daun yang dipergunakan adalah daun pintu terbuat dari bahan kaca Frameles dengan ketebalan 10 mm dan daun sesuai dengan spesifikasi teknis atau sesuai dengan petunjuk direksi lapangan. plafond gybsum dan profil gybsum serta accesories lainnya harus mengikuti ketentuan- ketentuan yang disyaratkan dalam spesifikasi teknis. PINTU ALUMINIUM 1. tenaga kerja dan jasa- jasa lain sehubungan dengan pekerjaan daun pintu. daun ventilasi dan lain-lain sesuai dengan gambar-gambar persyaratan teknis ini. peralatan. B. PEKERJAAN KOZEN. sehingga tidak terjadi kerusakan-kerusakan pada kosen yang ditimbulkan akibat kegiatan kegiatan lain atau sesuai dengan persetujuan dari direksi lapangan. Bahan-bahan  Bahan daun pintu. A. DAUN PINTU Kaca a. maka semua pekerjaan rangka plafond. PEKERJAAN PLAFOND a. Pekerjaan ini dilaksanakan setelah pekerjaan pasangan dinding batu-bata telah selesai diplester. b.METODE PELAKSANAAN syarat pada gambar dan spesifikasi teknis. Pengendalian pekerjaan Kecuali disebutkan lain. maka semua pekerjaan harus mengikuti ketentuan- ketentuan yang disyaratkan dalam spesifikasi teknis. Pekerjaan ini dilaksanakan setelah pekerjaan pasangan atap selesai dilaksanakan. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. tenaga kerja dan jasa- jasa lain sehubungan dengan pekerjaan rangka plafond. plafond gybsum dan profil gybsum dan lain-lain sesuai dengan gambar-gambar persyaratan teknis ini. Pengendalian pekerjaan Kecuali disebutkan lain. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. b. daun jendela. peralatan. Sisa hasil bongkaran dibuang jauh dari lokasi pekerjaan dan atas persetujuan dari direksi teknis. c. sehingga tidak terjadi kerusakan-kerusakan pada pada plafond gybsum yang 7 .

 Profil terbuat dari bahan gybsum dengan ukuran Standar Nasional Indonesia dan merupakan bahan yang telah di pabrikasi dan dibentuk sesuai dengan peruntukannya atau bentuk dan ukuran disesuaikan dengan spesifikasi teknik yang tertuang dalam dokumen lelang. cat plafond dan lain-lain sesuai dengan gambar-gambar persyaratan teknis ini. serta accesories lainnya harus mengikuti ketentuan- ketentuan yang disyaratkan dalam spesifikasi teknis. c. Khusus untuk dinding tembok bagian luar sebelum pengecatan dilaksanakan terlebih dahulu dilakukan pelaburan dengan bahan Siller setara dengan 8 . maka semua pekerjaan cat dinding tembok dan cat plafond.  Plafond terbuat dari bahan gybsum dengan ketebalan 9 mm dan ukuran Standar Nasional Indonesia 1. C. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan.40 cm dan merupakan bahan yang telah di pabrikasi dan dibentuk sesuai dengan peruntukannya atau bentuk dan ukuran disesuaikan dengan spesifikasi teknik yang tertuang dalam dokumen lelang. Pada setiap persambungan plafond akan digunakan dempul gybsum guna menutup celah-selah persambungan.20 x 2. tenaga kerja dan jasa-jasa lain sehubungan dengan pekerjaan yang berhubungan dengan cat tembok yaitu.METODE PELAKSANAAN ditimbulkan akibat kegiatan kegiatan lain atau sesuai dengan persetujuan dari direksi lapangan. Pengendalian pekerjaan Kecuali disebutkan lain. Bahan-bahan  Khusus untuk pekerjaan rangka plafond material yang dipergunakan merupakan bahan furing canel dengan ketebalan 0. b. CAT DINDING TEMBOK DAN CAT PLAFOND a.06 mm yang telah di pabrikasi dan dibentuk sesuai dengan peruntukannya atau bentuk dan ukuran disesuaikan dengan spesifikasi teknik yang tertuang dalam dokumen lelang. Pekerjaan ini dilaksanakan 3 (tiga) kali pengecatan tidak termasuk cat dasar. cat dinding tembok. peralatan.

Warna yang digunakan adalah sesuai dengan petunjuk direksi pekerjaan atau warna putih kekuning-kuningan (Broken White) sesuai dengan dokumen teknis. Pekerjaan ini dilaksanakan 3 (tiga) kali pengecatan tidak termasuk cat dasar. c. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK a. tenaga kerja dan jasa-jasa lain sehubungan dengan pekerjaan yang berhubungan dengan cat kilat yaitu. Pengendalian pekerjaan Kecuali disebutkan lain. cat Kusen Aluminum dan cat kosen kayu. D. b. c. sedangkan cat dasar menggunakan bahan siller yang bermutu baik setara dengan vinilex. Warna yang digunakan adalah sesuai dengan petunjuk direksi pekerjaan atau sesuai dengan dokumen teknis. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan finishing atau pekerjaan paling akhir dilaksanakan.METODE PELAKSANAAN Vinilex hal ini dilakukan untuk menghindari bercak-bercak atau jamuran setelah pengecatan selesai dikerjakan. Lingkup Pekerjaan 9 . sedangkan untuk dinding tembok bagian dalam dan plafond gybsum terlebih dahulu didempul. Bahan-bahan  Cat dinding tembok menggunakan cat yang bermutu baik yang setara dengan vinilex. Sebelum pengecatan dilakukan terlebih dahulu didempul dan diamplas sehingga didapat permukaan yang rata. d. dan lain sesuai dengan gambar-gambar persyaratan teknis ini. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. peralatan. CAT MINYAK a. maka semua pekerjaan cat kilat harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang disyaratkan dalam spesifikasi teknis. Bahan-bahan  Cat kilat kayu dan aluminium menggunakan cat yang bermutu baik yang setara dengan kuda terbang.

maka semua pekerjaan instalsi listrik. 10 . fitting. stop kontak.  Panel induk. Pengendalian pekerjaan Kecuali disebutkan lain.  Pipa instalasi menggunakan pipa PVC dengan kualitas baik. Bahan-bahan  Kabel-kabel yang dipergunakan adalah kabel dengan kualitas NYY dan NYA.  Sakelar dan stop kontak menggunakan produk dalam negeri. b. panel daya dan panel penerangan menggunakan produk dalam negeri. tenaga kerja dan jasa-jasa lain sehubungan dengan pekerjaan yang berhubungan dengan instalasi listrik yaitu. serta jaringan kabel listrik dan lain-lain sesuai dengan gambar-gambar persyaratan teknis ini. GRANITE Pekerjaan ini merupakan pemasangan lanati accesories granit tile.METODE PELAKSANAAN Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. PEKERJAAN PEMASANGAN LANTAI KERAMIK A. bola lampu. pekerjaan ini akan dilakukan pada lantai dalam ruangan pada bagian kantor(tempat kerja) . Bahan yang digunakan pada pekerjaan ini adalah granit tile dengan ukuran 60 cm x 60 cm. E.  Bola lampu menggunakan bahan bola lampu yang hemat energy. c. permukaan granit lantai untuk semua lokasi pemasangan adalah jenis polish (halus/licin). sakelar. dan warna granit tile adalah sesuai dengan petunjuk direksi pekerjaan. Sebelum pekerjaan ini dilakukan setelah pekerjaan plesteran lantai cor selesai dilaksanakan. peralatan. serta accesories lainnya harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang disyaratkan dalam spesifikasi teknis atau sesuai dengan petunjuk direksi pekerjaan. dasar plesteran sudah rata sehingga memudahkan pelaksanaan pemasangan granit tile dan menghasilkan permukaan yang rata pada pasangan granit .

Bahan-bahan  Wallpaper dengan ukuran sesuai dengan dokumen teknis. dan setelah kegiatan ini selesai dilaksanakan maka akan segera diserah terimakan kepada Pihak Pengguna Jasa. sehingga menghasilkan pembagian sir yang rapi dan sisa potongan dapat diarahkan kesamping atau bagian luar. b. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. seperti pemasangan dinding partisi. PEKERJAAN INTERIOR a. G. melapis dinding HPL dan pemasangan Wallpaper dan Lain-lain yang disesuaikan persyaratan teknis.  HPL pelapis dinding dengan kualitas baik menggunakan produk dalam negeri. Seluruh tahapan kegiatan ini kami gambarkan dalam suatu rencana kerja Network Planning.METODE PELAKSANAAN Sistim pemasangan delakukan dengan memulai pemasangan dari as/tengan pasangan. Pengendalian pekerjaan Kecuali disebutkan lain. H. maka semua pekerjaan interior ini. F. tenaga kerja dan jasa-jasa lain sehubungan dengan pekerjaan yang berhubungan dengan 11 . tenaga kerja dan jasa-jasa lain sehubungan dengan pekerjaan Interior ini. PEKERJAAN INSTALASI AC d.  Gybsum diding partisi dengan kualitas baik menggunakan produk dalam negeri dengan petunjuk direksi pekerjaan. peralatan. serta accesories lainnya harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang disyaratkan dalam spesifikasi teknis atau sesuai dengan petunjuk direksi pekerjaan c. peralatan. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. PINISHING Pekerjaan ini adalah merupakan pekerjaan akhir dan pembersihan lokasi dari sisa-sisa hasil kegiatan.

METODE PELAKSANAAN instalasi AC yaitu. PROSEDUR INSTRUKSI KERJA PENGENDALIAN MUTU 1. untuk itu cara pengendalian produk berpedoman terhadap penggunaan bahan yang memenuhi kualitas serta Spesifikasi teknis yang ditetapkan dan terhadap bahan yang memerlukan pengujian yang harus dilakukan. Pengendalian pekerjaan Kecuali disebutkan lain. bagaimana. dimana.  Kabel-kabel menggunakan pruduk dalam negeri SNI.  Serta material lain sesuai dengan RKS A. f. 3. maka semua pekerjaan instalsi AC. serta accesories lainnya harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang disyaratkan dalam spesifikasi teknis atau sesuai dengan petunjuk direksi pekerjaan.  Unit AC menggunakan produk dalam negeri/ luar negeri sesuai RKS. Unit AC. 2. pipa refrigrant. Pengendalian Proses 12 . Pengujian Bahan Dengan berpedoman terhadap bahan yang akan digunakan serta prosedur yang harus dipenuhi maka hasilnya akan bagus. e. memenuhi / tidak dan lain-lain). Bahan-bahan  Pipa Refrigant yang dipergunakan adalah pipa dengan kualitas SNI. oleh siapa dan kapan dibuat / jadi. Identifikasi dan Penelusuran Produk Setiap produk yang dihasilkan selalu harus diidentifikasi (berapa. kabel listrik dan lain-lain sesuai dengan gambar-gambar persyaratan teknis ini.

Tindak Turun Tangan Apabila terjadi/ terdapat kejadian yang mengakibatkan kegagalan konstruksi atau kelalaian yang dilakukan oleh pegawai perusahaan maka pimpinan akan melakukan tindak turun tangan dengan sanksi yang tegas sesuai aturan perusahaan. 6. Pengelolaan dan Penyimpanan 13 . Status Inspeksi dan Tes Inspeksi yang kami laksanakan selalu sesuai dengan prosedur yang kami rencanakan dan status dari hasil inspeksi tersebut menjadi acuan atau bahan evaluasi untuk proses pelaksanaan berikutnya. 5. Produk Tidak Sesuai Untuk setiap hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan gambar / spesifikasi teknis. hasil uji tersebut diserahkan kepada direksi pekerjaan sebagai bahan persetujuan pelaksanaan pekerjaan selanjutnya. kami bongkar atau kami perbaiki bila memungkinkan dan menurut petunjuk direksi 7. 4. Inspeksi dan Tes Perusahaan kami menerapkan Inspeksi dan Tes terhadap masing-masing kontrak.METODE PELAKSANAAN Untuk setiap jenis pekerjaan harus selalu kami ketahui proses pengerjaannya. dimulai dari penyiapan bahan sampai dengan selesai. 9. Pengujian Peralatan Alat yang kami gunakan sebelumnya harus diadakan uji kelayakan oleh petugas perusahaan/ diluar dan khusus untuk alat ukur / takar harus diadakan kalibrasi apabila telah habis masa berlakunya. 8. jadi senantiasa melalui pengendalian bertahap. sesuai dengan jadwal yang kami buat dalam Rencana Time Schedule serta Quality Plant : Dilakukan setiap kali akan melaksanakan pekerjaan coran beton dengan dengan alat tekan terhadap sample kubus di Laboratorium uji.

keterampilan. perbaikan dan perencanaan lainnya.METODE PELAKSANAAN Sistem pengadaan tenaga di perusahaan kami adalah dengan seleksi sesuai dengan standar kompetensi berdasarkan pendidikan. pengalaman dan pelatihan yang dipersyaratkan karena kami sangat mengutamakan quality Sumber Daya Manusia (SDM) dari para personil tersebut dan apabila pekerjaan sudah selesai maka kami akan memberikan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas para personil. Untuk penyimpanan peralatan kami tempatkan digudang dan untuk penyimpanan bahan yang tidak digunakan adalah dengan membuatkan gudang yang khusus untuk bahan yang tidak digunakan. 14 . Sedangkan untuk pengelolaan peralatan setelah / sebelum proyek adalah dengan membuatkan suatu metode pemeliharaan.

METODE PELAKSANAAN FOTO EKSISTING PEKERJAAN 15 .