You are on page 1of 16

Kelompok Biologi

Nama Anggota:
-Destria Aryani
-Endifa Wahyu Tri Wira Budiani
-Tiara Amalia
-Uray Adelillia Putri Saphira
-Uray Nafy Ardha
Bab 1

Pendahuluan .............................................

A.Latar Belakang Masalah .........................

B.Perumusan Masalah .................................

C.Tujuan Penelitian .....................................

D.Manfaat Penelitian ...................................

Bab 2

Tinjauan

A.Dasar Teori .............................................

B.Hipotesis .............................................

Bab 3

Bahan Dan Metode Penelitian

A.Alat Dan Bahan ........................................

B.Cara Kerja .............................................

C.Analisis Data .............................................

Bab 4

Hasil Dan Pembahasan

A.Hasil .............................................

B.Pembahasan .............................................

Bab 5

Kesimpulan dan Saran

A.Kesimpulan .............................................

B.Saran .............................................
BAB 1
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
Setiap makhluk hidup akan mengalami proses pertumbuhan, begitu
pula pada tumbuhan. Dalam proses pertumbuhan pada tumbuhan dapat
dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah intensitas
cahaya. Banyak sekali teori yang menjelaskan tentang pengaruh cahaya
terhadap pertumbuhan tumbuhan. Namun, teori tersebut belum
sepenuhnya dapat dipelajari jika belum mengetahui kebenarannya pada
lingkungan kita.
Untuk mengetahui dan membuktikan kebenaran teori tersebut, kita
melakukan penelitian pada salah satu tumbuhan yaitu tmbuhan kacang
hijau. Tumbuhan ini kami ambil karena proses pertumbuhan pada
kacang hijau tidak memerlukan waktu yang lama.
B.Rumusan Masalah
bagaimana pengaruh kecepatan pertumbuhan tanaman kacang hijau
menggunakan cahaya matahari dan cahaya lampu.
C.Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah, maka tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menjawab permasalahan yang dikemukakan di depan,
yaitu:
Untuk mengetahui pengaruh yang diberikan cahaya matahari
terhadap pertumbuhan kacang hijau
Untuk mengetahui perbedaan tumbuhan pada kacang hijau yang
terkena cahaya matahari dan tidak terkena sinar matahari langsung.

D.Manfaat Penelitian
Manfaat untuk penyusun
Dengan melakukan penelitian untuk menyusun karya tulis ilmiah ini,
dapat memberikan pengalaman khususnya untuk kami sebagai peneliti
sekaligus penyusun karya tulis ini serta pengetahuan tentang pengaruh
cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau dan
perbedaan pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau yang
diletakan dilingkungan yang berbeda intensitas cahayanya
Manfaat untuk pembaca
Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang pengaruh
cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau dan
perbedaan pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau yang
diletakan dilingkungan yang berbeda intensitas cahayanya, sehingga
dapat menanam kacang hijau dengan intensitas cahaya yang tepat.
BAB 2
TINJAUAN
A.Dasar Teori

Pertumbuhan dapat diartikan sebagai suatu proses


pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara
irreversible, atau tidak dapat kembali ke bentuk semula.
Sedangkan Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis
menuju kedewasaanm tidak dapat dinyatakan dengan ukuran
tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan
tingkat kedewasaan.
Pada proses pertumbuhan selalu terjadi peningkatan
volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan
protoplasma. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan
bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat diukur.
Perkembangan pada tumbuhan diawalai sejak terjadi
fertilisasi.
B.Hipotesis
Mungkin intensitas cahaya dapat menghambat pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan
Mungkin tumbuhan kacang hijau yang berada di tempat yang intensitas
cahayanya berbeda akan menghasilkan tinggi batang yang berbeda
Mungkin tumbuhan di tempat gelap akan lebih tinggi daripada di
tempat terang
BAB 3
Bahan dan Metode Penelitian

A.Alat Dan Bahan

1. Alat
4 buah gelas, 2 gelas di tempat terang, dan 2 lagi di tempat gelap
Penggaris, untuk mengukur panjang batang dari hari ke hari
Alat tulis, untuk menuliskan pertumbuhan dan perkembangan pada
penelitian yang berbeda setiap harinya
Kamera , untuk mendokumentasikan hasil penelitian pada kacang
hijau
2. Bahan
16 buah kacang hijau, sebagai objek penelitian (4 biji tiap gelas)
Kapas, sebagai media penelitian
Air, sebagai bahan tambahan yang digunakan untuk membasahi atau
/ membuat kapas lembab.
B.Cara Kerja
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
2. Rendam kacang hijau 3 jam untuk mengetahui mana biji kacang
yang layak kita gunakan umtuk dijadikan objek eksperimen
3. Masukan gumpalan kapas yang telah diberi air (tidak boleh terlalu
basah dan juga tidak boleh terlalu kering)
4. Setelah kacang direndam, masukan kacang ke dalam gelas yang telah
berisi kapas (kacang di simpan di atas kapas)
5. Simpan kacang dalam jarak yang tidak terlalu rapat dengan kacang
lain agar pertumbuhannya lancar (tidak saling berdesakan)
6. Simpan 2 gelas pada tempat terang (halaman rumah) dan 2 gelas pada
tempat gelap (bawah tempat tidur)
7. Jika kapas mengering, segera basahi kapas tersebut, sampai kapas
menjadi lembab
8. Amati lalu catat dan dokumentasikan hasil pengamatan setiap
harinya.
C.Analisis Data

Dari tabel dan grafik pengamatan tinggi tanaman yang telah diukur
setelah 7 hari, ternyata didapat rata-rata tinggi tanaman kacang hijau
yang ditanam ditempat terang dan gelap adalah :
XTT = Tinggi Tanaman di Tempat Terang/6 = 16.50 cm/5 =
2.75 cm
XTG = Tinggi Tanaman di Tempat Gelap/6 = 38.34 cm/6 =
6.49 cm
Jadi, selisih tinggi tanaman kacang hijau yang ditanam di tempat
terang dan gelap adalah
XTG - XTT = 6.49 cm - 2.75 cm
= 3.74 cm
1. Pertumbuhan Kacang Hijau di Tempat Gelap
Dari data di atas dapat dilihat bahwa rata-rata panjang batang
kecambah di tempat dengan intensitas cahaya rendah adalah 6,49 cm.
Pada tempat yang gelap, kacang hijau tidak mendapatkan cahaya
matahari sama sekali, akibatnya hormon auksin yang terdapat pada biji
kacang menjadi sangat aktif dan bekerja secara optimal. Hal itu
menyebabkan pertumbuhan kacang hijau menjadi sangat cepat namun
kurang merata.
Sehingga batangnya lemah. Pertumbuhan kecambah pada tempat gelap
paling cepat diantara tempat-tempat lain. Pertumbuhan kacang hijau
ditempat gelap cenderung bengkok tetapi batangnya sangat kuat dan
warnanya hijau, karena mendapatkan cahaya yang cukup untuk
fotosintesis.
2. Pertumbuhan Kacang Hijau di Tempat Terang
Pada tempat yang terang, kacang hijau mendapat cahaya dengan
intensitas yang sangat besar, akibatnya pertumbuhan kacang hijau akan
lambat, karena sebagian besar hormon auksin terurai oleh sinar matahari.
Dari data diperoleh rata-rata panjang batang kecambah 2,75 cm. Statistik
ini paling rendah dari semua data yang ada, yang berarti pertumbuhan
kecambah kacang hijau di tempat terang adalah yang paling lambat. Tiga
objek tidak tumbuh, hal ini mungkin disebabkan oleh biji yang rusak
atau mungkin juga hormon auksin yang tidak bekerja sama sekali akibat
kelebihan cahaya
Bab 4
Hasil Dan Pembahasan
A. Data Hasil Pengamatan
1. Tabel Pertumbuhan Batang Kacang dalam Satuan cm
a.Tempat Gelap
Hari Pertumbuhan Batang Kacang Rata-Rata
Ke Hijau (cm)
I II III IV
1 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
2 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25
3 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00
4 2,00 2,00 2,00 2,00 1,88
5 3,00 3,00 2,25 2,00 2,57
6 5,00 5,00 5,00 3,50 4,72
7 9,5 9,5 9,00 7,00 8,75
b.Tempat Terang
Hari Pertumbuhan Batang Kacang Rata-Rata
Ke Hijau (cm)
I II III IV
1 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
2 0,25 0,25 - - 0,25
3 1,00 0,25 - - 0,75
4 1,25 0,50 - - 1,25
5 4,00 - - - 4,00
6 5,00 - - - 5,00
7 - - - - -
B.Pembahasan
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan telah menunjukkan bahwa
terdapat perbedaan pertumbuhan dan perkembangan di tempat yang
terkena cahaya (terang) dan yang tidak terkena cahaya (gelap). Hal ini
menunjukkan bahwa cahaya mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan kacang hijau.
Apabila ditanam di tempat gelap, maka tanaman kecambah akan
tumbuh lebih panjang daripada normalnya. Peristiwa itu terjadi karena
pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. Fungsi utama hormon
auksin adalah sebagai pengatur pembesaran sel dan memacu
pemanjangan sel di daerah belakang meristem ujung. Hormon auksin ini
sangat peka terhadap cahaya matahari. Bila terkena cahaya matahari,
hormon ini akan terurai dan rusak. Pada keadaan yang gelap, hormon
auksin ini tidak terurai sehingga akan terus memacu pemanjangan
batang. Akibatnya, batang tanaman akan lebih panjang jika ditanam di
tempat yang gelap, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang kurang
sehat, akar yang banyak dan lebat, batang terlihat kurus tidak sehat,
warna batang dan daun pucat serta kekurangan klorofil sehingga daun
berwarna kuning (etiolasi).
Jika ditanam di tempat terang, maka kecambah akan tumbuh lebih
pendek daripada yang ditanam di tempat gelap. Peristiwa itu juga terjadi
karena pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. Seperti yang
telah dijelaskan di atas, hormon auksin ini akan terurai dan rusak
sehingga laju pertambahan tinggi tanaman tidak terlalu cepat.
Akibatnya, batang tanaman akan lebih pendek, tetapi dengan kondisi
fisik tanaman yang sehat, subur, batang terlihat gemuk, daun terlihat
segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil.
Bab 5
Kesimpulan Dan Saran
A.Kesimpulan
Dari hasil penelitian pengaruh faktor cahaya terhadap pertumbuhan
dan perkembangan biji kacang hijau, dapat disimpulkan bahwa cahaya
dapat mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan membutuhkan
cahaya. Namun, banyak sedikitnya cahaya yang dibutuhkan tiap
tumbuhan berbeda-beda, begitu pula dengan tumbuhan kacang hijau.
Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap pertumbuhan dan
perkecambahan biji kacang hijau, biji kacang hijau yang diletakan
ditempat gelap dan terang akan mempunyai perbedaan. Biji kacang hijau
yang terkena cahaya matahari secara langsung (terang) pertumbuhannya
lebih lambat, daunnya lebar & tebal, berwarna hijau, batang tegak, dan
kokoh. Sedangkan, biji kacang hijau yang tidak terkena cahaya matahari
(gelap) pertumbuhannya lebih cepat tinggi (etiolasi), daunnya tipis,
berwarna pucat, dan batang melengkung tidak kokoh. Hal ini terjadi
karena cahaya memperlambat/menghambat kerja hormone auksin dalam
pertumbuhan meninggi (primer). Sehingga dapat disimpulkan bahwa
hipotesis yang telah dibuat sebelumnya telah benar.
B. Saran
Sebaiknya, percobaan dilakukan dalam waktu yang lebih lama agar
terlihat lebih jelas dan lebih detail dalam menyimpulkan perbedaan
antara tumbuhan yang berada ditempat terang dan berada ditempat
gelap.
LAMPIRAN

Foto Pertumbuhan dan Perkembangan Kacang Hijau Selama 7


Hari

Tempat Gelap

Tempat Terang