You are on page 1of 3

PEMERINTAH TB MENGETAHUI KEPALA UPT

KABUPATEN PUSKESMAS SALOPA
TASIKMLAYA No. Dokumen :

No. Revisi :
SOP Tanggal terbit :

Halaman :

IRWAN FIRMANSYAH.,S.Sos
NIP .196940614 198703 1 010

DIMENSI : Poli TB
FUNGSI : P2M TBC
PERNYATAAN STANDAR : Perawat mampu melaksanakan pengkajian, merumuskan prioritas
masalah, menentukan diagnosa keperawatan, menyusun intervensi,
melakukan implementasi dan evaluasi tindakan, serta
pendokumentasian secara lengkap dan benar.
STRUKTUR PROSES OUTPUT
1. Perawat profesional terlatih 1. Penjaringan kasus 1. Terisinya TB. 05 dengan
2. Alat-alat pemeriksaan fisik 2. Pengkajian lengkap dan benar.
3. Form. TB. 01  Anamnesa 2. Terisinya TB. 06 dengan
4. Form TB. 05  Pemeriksaan Fisik lenkap dan benar.
5. Form TB. 06  Diagnosa Keperawatan 3. Teridentifikasinya masalah
6. Pot sputum  Intervensi atau gangguan yang dialami
7. Obat Anti Tuberkulosis 3. Tindakan Keperawatan oleh pasien.
8. Spuit 2- 3 cc  Pengobatan 4. Obat diberikan sesuai prinsip
9. Kapas alcohol pada - Oral 5 B (Benar obat, dosis, cara,
tempatnya - suntikan waktu, dan pasien.
10. 5. Tidak terjadinya default
 Melakukan PMO
6. Tidak terjadinya Multi drugs
 Melatih batuk efektif
Resistent (MDR)
 Melakukan penyuluhan
7. pasien dapat melakukan batuk
individu, kelompok, dan
efektif.
keluarga
8. Pasien mampu memahami
4. Evaluasi
mengenai penyakitnya,
5. Dokumentasi
ditandai dengan adanya
perubahan perilaku.
9. Hasil evaluasi (formatif dan
atau sumatif) tercatat dan
ditindaklanjuti.
10. Adanya pencatatan yang diisi
dengan lengkap dan benar.

PENGERTIAN :
TUJUAN : Obat diperikan sesuai prinsip 5 Benar
KEBIJAKAN : Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis

PROSEDUR A. Persiapan alat
1. box berisi :
- spuit 2-3 cc
- aquabides
- obat pada tempatnya
2. kapas alcohol pada tempatnya
3. bengkok

17. Persiapan Pasien 6.aquabides . suntikkan jarum dengan posisi tegak lurus (90o) dengan permukaan kulit. ciptakan kondisi lingkungan yang nyaman bagi pasien 9. 01 5. desinfeksi permukaan kulit 16. perlak kecil dan alasnya B. 01 5. TGL. observasi pasien 22. pemegang program TB Dokumen terkait Form TB. KEGIATAN YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK A A. masukkan obat secara perlahan-lahan 19. kaji ulang 7. Persiapan alat 1. pasang alas dan dekatkan bengkok 15. ciptakan kondisi lingkungan yang nyaman bagi pasien 9. perlak kecil dan alasnya B. cuci tangan 24. form TB. dosis obat. tentukan daerah yang akan disuntik 14. NO. kaji ulang 7. kapas alcohol pada tempatnya 3. rapikan alat 23. dekatkan alat-alat dekat pasien 11. Persiapan Pasien 6. perawat cuci tangan 10. 01 CHECK LIST MONITORING SOP : Pemberian Therapi Suntikan Pada Pasien Tuberkulosis INDIKATOR : Obat diperikan sesuai prinsip 5 Benar JENIS MONITORING : Pertriwulan TGL. bengkok 4. 4. dekatkan alat-alat dekat pasien 11. jelaskan prosedur C. cara pemberian. box berisi : . TGL. perawat cuci tangan 10. dokumentasikan (waktu.obat pada tempatnya 2. form TB. atur posisi pasien 12. tekan daerah bekas suntikkan dengan kapas alcohol (massage) 21. Apotek.spuit 2-3 cc . lakukan aspirasi (tidak ada darah) 18. bebaskan atau buka pakaian pasien yang akan disuntik 13. atur posisi pasien 12. jelaskan prosedur B C. Pelaksanaan 8. tarik jarum dengan cepat bila obat telah masuk 20. nama pasien dan respon pasien) Unit Terkait Poliklinik Tuberkulosis. Pelaksanaan 8. bebaskan atau buka pakaian pasien yang akan .

masukkan obat secara perlahan-lahan 19. rapikan alat 23. dosis obat. disuntik 13. suntikkan jarum dengan posisi tegak lurus (90o) dengan permukaan kulit. desinfeksi permukaan kulit 16. observasi pasien 22. lakukan aspirasi (tidak ada darah) 18. 17. tekan daerah bekas suntikkan dengan kapas alcohol (massage) 21. cara pemberian. dokumentasikan (waktu. tentukan daerah yang akan disuntik 14. nama pasien dan respon pasien) C Sebab penyimpangan Umum U: U: U: Khusus K: K: K: D Yang memonitor Nama & TTD Nama & TTD Nama & TTD ( ) ( ) ( ) E Yang dimonitor Nama & TTD Nama & TTD Nama & TTD ( ) ( ) ( ) . pasang alas dan dekatkan bengkok 15. cuci tangan 24. tarik jarum dengan cepat bila obat telah masuk 20.