You are on page 1of 5

LAPORAN KASUS BEDAH

SEORANG ANAK PEREMPUAN 3 TAHUN DENGAN
SNAKE BITE

Diajukan guna melengkapi tugas Internship

Disusun oleh :
dr. Rizky Amalia Putri

Mentor Senior
dr. Heru Sulistyo
dr. Priyanto

RSUD SOEPRAPTO CEPU, BLORA
2017

E Umur : 3 Tahun Jenis Kelamin : Perempuan Berat Badan : 12 kg Tinggi Badan : 117 cm Pekerjaan : Pelajar PAUD Alamat : Mendenrejo MRS : 24 Januari 2017 No. DATA SUBYEKTIF Anamnesis (alloanamnesis dengan ibu pasien) Keluhan Utama : Nyeri tungkai bawah kiri post tergigit ular Riwayat Penyakit Sekarang : ± 1 jam SMRS saat pasien sedang berlarian bersama temannya. kepala tidak terbentur.Riwayat alergi (-) .Pasien belum pernah menderita sakit seperti ini .I. Riwayat Penyakit Dahulu . 2. mual (-). DAFTAR MASALAH No Masalah Aktif Tanggal No Masalah Pasif Tanggal 1. DATA DASAR A. nyeri kepala (-). Oleh keluarga.Riwayat asma (-) . dengan tumpuan pada lengan bawah kanan. Setelah kejadian pasien tetap sadar. pasien terpeleset dan terjatuh. pasien dibawa ke RSDK. CM : 096076 II. III. pasien mengeluh nyeri pada bahu kanan dan nyeri saat digerakkan. muntah (-). IDENTITAS PASIEN Nama : An.

jejas (-) Mata : konjungtiva palpebra anemis (-/-). deviasi trakea (-).8 0C (A) Kepala : mesosefal. faring hiperemis (-) Leher : Simetris. . GCS E4M6V5 = 15 Tanda Vital : Tekanan darah : 110/70 mmHg Nadi : 96 x/menit isi dan tegangan cukup Laju Pernafasan : 20 x/menit Suhu : 36. sianosis (-) Tenggorok : T1-1.Riwayat operasi sebelumnya (-) . discharge (-).Riwayat kejang (-) Riwayat Penyakit Keluarga . B. Riwayat Sosial Ekonomi Biaya pengobatan ditanggung BPJS. reflek cahaya (+/+) Hidung : napas cuping (-). sklera ikterik (-/-). septum deviasi (-) Telinga : discharge (-) Mulut : bibir kering (-). pembesaran limfonodi (-) Dada : Pulmo: : I : simetris saat statis dan dinamis : hemithorax kanan=kiri Pa : stem fremitus kanan = kiri Pe : sonor seluruh lapangan paru . DATA OBJEKTIF Pemeriksaan fisik tanggal 11 Februari 2014 Keadaan Umum : baik Kesadaran : komposmentis. Tidak ada anggota keluarga yang menderita penyakit seperti ini. Kesan : Sosial ekonomi kurang. pupil isokor Ø 3mm/3mm.

oedem (-) Pa : nyeri tekan (+). lengan atas pada posisi adduksi dan endorotasi. pekak sisi (+) normal. sensibilitas dalam batas normal. Jejas (-). ST (-) Jantung : I : ictus cordis tidak tampak Pa : ictus cordis teraba di SIC V 2 cm medial LMCS. -/- Sianosis -/. sulcus sign (-). venektasi (-). nyeri tekan (-). -/- Capp.Refill ≤2”/ ≤2” ≤2”/ ≤2” Motorik terkunci/5/5|5/5/5 5/5/5|5/5/5 Sensorik +/+ +/+ Status Lokalis Regio artikulasio Glenohumeral dekstra: I : Tampak siku fleksi. pulsasi a. bising (-) Abdomen : I : datar. tidak melebar Pe : konfigurasi jantung dalam batas normal Au : BJ I-II murni. motorik distal dalam batas normal ROM : gerakan aktif dan pasif terkunci (+) IV. pekak alih (-) Pa : supel. DIAGNOSIS Dislokasi posterior sendi glenohumeral dekstra . gallop (-). defans muskuler (-) Au : bising usus (+) Normal Ekstremitas Superior Inferior Akral dingin -/. Au : SD vesikuler. gambaran gerak usus (-) Pe : timpani. tidak kuat angkat.radialis dan ulnaris (+). hepar/lien tidak teraba. -/- Edema -/. jejas (-).

Menjelaskan pada pasien bahwa terjadi pergeseran sendi pada bahu kanan Diagnosa : Dislokasi posterior sendi glenohumeral dekstra tereposisi spontan + valpeau bandage Evaluasi post reposisi spontan Regio artikulasio Glenohumeral dekstra: I : Jejas (-) Pa: sensibilitas dalam batas normal. INITIAL PLAN Ip Dx :S:- O : X Foto Glenohumeral Joint Dextra Ip Rx : .L V.39 mg/dl Cl : 112 mmol/L K : 4. motorik distal dbn ROM : terpasang velpeau bandage .0 gr% L : 9100/mm³ T : 274. Inf RL 12 tpm . a. radialis dan a. Laparaskopi appendektomi cito Ip Mx : keadaan umum.4 mmol. tanda vital. Informed consent . Inj Ketorolac 15 mg iv .Menjelaskan pada pasien dan keluarga mengenai kondisi pasien dan rencana tindakan yang akan dilakukan .V. LABORATORIUM Hb: 12. 000/mm³ GDS : 116 mg/dl Ur : 20 mg/dl Na : 142 mmol/L Cr : 0. ulnaris (+). komplikasi Ip Ex : .