You are on page 1of 5

Suplementasi Ekstrak Bilberry Menurunkan Kadar Malondialdehid Lensa Penderita Katarak

Senilis

Bilberry Extract Supplementation Decrease Malondialdehyde Levels in Senile Cataract Lens
Patient

T Budi Sulistya, Alfi Mutammima
Laboratorium Ilmu Kesehatan Mata Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar Malang

ABSTRAK
Salah satu faktor yang berperan pada katarak senilis adalah stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
pengaruh ekstrak bilberry untuk mengurangi kadar malondialdehid lensa katarak senilis. Uji klinis tersamar ganda
dilakukan dengan 33 orang pasien katarak senilis. Subjek dibagi menjadi 3 kelompok secara merata yaitu plasebo,
perlakuan 100 mg ekstrak bilberry dan 300 mg ekstrak bilberry. Pengobatan yang diberikan sampai 14 hari sebelum
operasi katarak untuk mengevaluasi tingkat malondialdehid. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Tukey. Tingkat
rata-rata malondialdehid di kelompok plasebo, ekstrak bilberry 100 mg, dan 300mg adalah 11,82± SD 2,96 nmol/mg,
7,99±SD1,99 nmol/mg, dan 5,22±1,27SD nmol/mg. Efek penurunan malondialdehid dengan pemberian 100 mg dan 300
mg ekstrak bilberry berbeda signifikan (p<0,05). Terdapat korelasi negatif antara ekstrak bilberry dan malondialdehid
tergantung dosis (r=-0,760; p<0,001). Diagram menunjukkan bahwa peningkatan dosis ekstrak bilberry akan
mengakibatkan penurunan tingkat malondialdehid pada pasien katarak senilis. Dapat disimpulkan bahwa pemberian
ekstrak suplemen bilberry dapat mengurangi kadar malondialdehid di lensa pasien katarak senilis dan peningkatan dosis
ekstrak bilberry berkorelasi dengan tingkat penurunan malondialdehid pada lensa penderita katarak senilis.
Kata Kunci: Ekstrak bilberry, katarak senilis, malondialdehid

ABSTRACT
Oxidative stress plays an important role in the pathogenesis of senile cataract. The study aimed to evaluate the effect of
bilberry extract to reduce the levels of malondialdehyde of senile cataract lens. A double randomized clinical study was
performed using 33 senile cataract subjects. The subjects were divided into 3 equal groups which are placebo, treatment
with 100 mg bilberry extract and 300 mg bilberry extract. Treatment was provided start from 14 days prior to cataract
surgery to evaluate malondialdehyde level. Data was analyzed using ANOVA and Tukey test. The average level of
malondialdehyde in three different groups, placebo, bilberry extract 100 mg and bilberry extract 300mg are 11,82±SD2,96
nmol/mg, 7,99±SD1,99 nmol/mg and 5,22±SD1,27 nmol/mgrespectively. The decreasing effect of malondialdehyde
between group bilberry extract 100 mg and bilberry extract 300mg were significantly different (p<0,05). There is a
negative correlation between bilberry extract dose and level of malondialdehyde (r=-0,760; p<0,001). The higher the
extract bilberry dose the lower the malondialdehyde level in senile cataract lens (r=-0,760, p=0,000). It can be concluded
that extract bilberry supplementation can reduce the levels of malondialdehyde in lens of senile cataract patients.
Keywords: Bilberry extract, malondialdehide, senile cataract

Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol. 26, No. 4, Agustus 2011; Korespondensi: Alfi Mutammima. Laboratorium Ilmu Kesehatan Mata
Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar Malang, Jl. Jaksa Agung Suprapto No.2 Malang, Tel. (0341) 341945 Email:
alfi_mutammima@yahoo.com

199

gangguan semakin menurun bermakna dengan bertambah tingginya retina (0. biaya menyebabkan penumpukan penderita (backlog) Penelitian Thohir dkk menyebutkan bahwa suplementasi (4).8-10). seharusnya jernih berubah menjadi keruh. Kriteria eksklusi yang suplemen antioksidan terhadap terjadinya stres oksidatif digunakan adalah penderita yang tidak meminum obat antara lain Wahyu dan Gondhowiardjo memperlihatkan sesuai aturan yang ditentukan. dan β karoten (3. adalah penderita katarak senilis yang berobat ke Poliklinik Salah satu indikator terjadinya stres oksidatif dengan Subbagian Kornea dan Lensa. Jika memberikan pengaruh pada penurunan kadar terjadinya katarak dapat ditunda sampai 10 tahun maka malondialdehid sebagai salah satu indikator proses akan menurunkan kebutuhan operasi katarak sampai 45.. Efek fotokimia ini pada akhirnya Brawijaya Malang. dan kelainan kornea (0.000 penderita) pertahun (4. tidak menderita diabetes mellitus. penderita tidak datang pemberian kombinasi suplementasi vitamin E dan C pada jadwal yang ditentukan. Di seluruh dunia diperkirakan terdapat backlog sekitar ekstrak bilberry pada tikus yang dipapar radiasi sinar 10 juta penderita setiap tahun (5).8) penelitian ini diharapkan dapat mengetahui efek Patogenesa terjadinya katarak senilis sampai saat ini pemberian ekstrak bilberry terhadap penurunan kadar belum diketahui dengan pasti dan multifaktorial (3). Seluruh .15).14. sedangkan penderita yang dapat dosis 100 mg dan 300 mg terhadap penurunan kadar dioperasi baru sekitar 80.20%). Salah satunya adalah kadar malondialdehid yang Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah penderita meningkat (10-13). Katarak senilis vitamin E menurunkan kadar stres oksidatif dengan adalah suatu penyakit degenerasi. Penelitian Seth RK et al pada 50 penderita Katarak merupakan penyebab kebutaan nomor satu di katarak yang diberikan vitamin E 100 mg. tidak radikal bebas yang terbentuk yakni antioksidan (13). dan kadar kebutaan dengan penyebab utama katarak (0. Di Indonesia gamma (cobalt 60) menyebabkan penurunan kadar berdasarkan hasil Survey Kesehatan Indera tahun 1993- 1996.720. Bagian Ilmu Kesehatan Mata dihasilkan salah satu produk akibat adanya kerusakan Rumah Sakit Umum Dr. Penelitian ini dilakukan di Poliklinik Sub bagian menyebabkan deaktivasi sistem enzim sulfhydryl- Kornea dan Lensa.10. kebutaan katarak di Indonesia diperkirakan 1 orang permil Pada penelitian ini dikaji efek pemberian ekstrak bilberry (210.5% penduduk Indonesia mengalami malondialdehid lensa tikus secara signifikan. mendapatkan penjelasan mengenai pemeriksaan dan 9.13%). yaitu lensa mata yang menurunnya nilai malondialdehid (17). antara lain pelayanan senilis akan menghambat progresifitas katarak pada 96 % yang belum merata.6). Dilaporkan suatu tahun 2020 (3). keadaan yang menyebabkan selama 2 minggu mempunyai efek yang sinergis penderita tidak dapat dilakukan ekstraksi katarak sesuai menurunkan tingkat stres oksidatif di humor akuos dan jadwal yang ditentukan. Kamar Operasi Bagian Ilmu Kesehatan dependent.. misalnya menderita infeksi mata lensa katarak dibandingkan pemberian vitamin E atau C dan gangguan teknis perbaikan kamar operasi. glutation reduktase (GR). malondialdehid lensa katarak senilis dan mengetahui namun diketahui salah satu faktor penting yang berperan peranan ekstrak bilberry dalam menunda onset terjadinya dalam pembentukan katarak senilis adalah stres oksidatif katarak senilis dilihat dari aspek stres oksidatif (3. Paparan ini akan Penelitian ini merupakan double blind randomized clinical membentuk spesies oksigen yang sangat reaktif yang akan study. Salah satu faktor resiko penyebab timbulnya stres oksidatif adalah adanya paparan cahaya METODE matahari/ultraviolet berlebihan. dan mahalnya kontrol (10). Masih kombinasi ekstrak bilberry 180 mg dan vitamin E 100 mg terdapat kesulitan yang dihadapi sampai saat ini terkait dua kali sehari selama 4 bulan pada 50 penderita katarak dengan penatalaksanaan katarak. degradasi asam lemak tak jenuh pada lensa katarak. Akibatnya timbul backlog katarak yang cukup tinggi Pengaruh ekstrak bilberry sebagai antioksidan diharapkan (sekitar 1.000/tahun). kelainan refraksi (0. Komponen aktifnya flavonoid orang di dunia mengalami kebutaan akibat katarak pada anthosianid merupakan antioksidan poten dengan tahun 2010 dan akan meningkat mencapai 40 juta pada pengaruh kuat pada mata dan vaskuler. tingginya angka buta katarak.10%). memiliki kebiasaan merokok minimal dalam tiga bulan Mekanisme ini ada yang bersifat enzimatik seperti terakhir. malondialdehid lensa tikus yang dipapar radiasi tersebut glaukoma (0. tenaga subjek yang diberikan terapi dibandingkan 76 % pada grup pemberi pelayanan yang masih terbatas. tidak glutation peroksidase (GPx). jaringan. Organisasi Vaccinium myrtillus (billberry) sejak lama digunakan untuk Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 17 juta mengatasi gangguan mata. dua kali sehari seluruh dunia (1). penelitian dengan desain tersamar ganda. dengan jenis katarak terbanyak adalah selama 30 hari dibandingkan plasebo memperlihatkan katarak senilis (katarak terkait usia) (2). sebesar 1. Saiful Anwar Malang dan karena proses peroksidasi lemak dan kerusakan asam Laboratorium Faal Fakultas Kedokteran Universitas deoksiribonukleat (ADN).78%). Dalam keadaan normal lensa memiliki katarak senilis sesuai kriteria Buratto I-V pada satu atau mekanisme pertahanan terhadap stres oksidatif dan dua mata yang akan menjalani ekstraksi katarak. dan non enzimatik seperti antioksidan dalam satu bulan terakhir dan telah vitamin C (askorbat) dan E (α-tokoferol). Suplementasi Ekstrak Bilberry. 200 PENDAHULUAN saja (16).000 orang pertahun (6). menggunakan suplementasi multivitamin atau superoksid dismutase (SOD). tindakan yang akan dilakukan serta bersedia Beberapa penelitian berkembang untuk melihat peran menandatangani persetujuan resmi. Hasil 50 % (7. agregasi protein dengan membentuk jembatan disulfid.14%). kerusakan struktur membran sel Mata Rumah Sakit Umum Dr. malondialdehid lensa mata penderita katarak senilis. Saiful Anwar Malang. yang Penatalaksanaan utama katarak sampai saat ini masih menggunakan kontrol plasebo dilakukan pemberian dengan cara pembedahan yakni ekstraksi katarak. Insiden dosis ekstrak bilberry yang diberikan (18). Populasi terjangkau dari penelitian ini menyebabkan kekeruhan lensa yang menetap (3-10).

demikian juga pada pemberian mg/hari dan suplementasi ekstrak bilberry 300 mg/hari.0 yang dipilih penderita akan dicatat. dan gradasi Dosis 100 mg 3. 0.016 penelitian dalam karakteristik demograsi.759** Grade 3 nmol/mg. Jenis kelamin 0. Rerata kadar malondialdehid dalam beberapa normal termasuk kejernihan lensa sampai 14 hari. kandungan 4.1% 2 18. Peningkatan dosis ekstrak bilberry cenderung akan menurunkan kadar malondialdehid lensa penderita katarak senilis. maka kadar malondialdehid * 1.91±SD 6. eksrak bilberi 300 mg. dengan alasan 2 orang kontrol didapatkan rata-rata malondialdehid adalah penderita mengalami penundaan jadwal operasi karena 11.001). setiap Laki ‐laki 5 45.5% 2 18.82±SD2.8% keragaman kadar malondialdehid lensa penderita katarak senilis hingga 57. kemudian dilakukan pemeriksaan kadar signifikan kadar malondialdehid antar masing-masing malondialdehid lensa dengan alat spektrofotometer.118-0. suplementasi ekstrak bilberry 100 dibandingkan kontrol.27 nmol/mg (Grafik 1).021 3. abu-hitam dan kuning-hijau. 201 penderita yang masuk dalam penelitian ini sebanyak 36 Rata-rata kadar malondialdehid tiap kelompok perlakuan orang.72±SD 9. Hasil uji Tukey kadar malondialdehid lensa penderita ditentukan berdasarkan nilai p<0.82 10.05 katarak senilis pada setiap kelompok perlakuan HASIL Perbandingan perlakuan Beda rata‐rata p-value Karakteristik demografi yang dievaluasi pada penelitian ini meliputi usia pasien dan jenis kelamin.9% 9 81. p=0.016) dan disajikan dalam bentuk tabulasi dengan program SPSS kontrol (p<0.8% 6 54. Sampel penelitian Grafik menunjukkan bahwa kadar malondialdehid pada dikelompokkan menjadi 3 yaitu kelompok yang pemberian ekstrak bilberry 100 mg lebih rendah mendapatkan plasebo.118 nmol/mg. Kadar malondialdehid pada pemberian ekstrak Untuk mengetahui perbedaan rata-rata kadar bilberry 100 mg lebih rendah bermakna dibandingkan malondialdehid pada setiap dosis pengamatan dilakukan kontrol (p=0.829 0. 15. Tukey). Untuk mengetahui pengaruh ekstrak bilberry terhadap penurunan kadar malondialdehid dilakukan dengan uji korelasi dan regresi.96 nmol/mg.1% 1 9.22±SD1. Hal ini Kontrol Karakteristik demografi dengan Bilberry dengan Bilberry p‐value (n=9) dapat diartikan bahwa tanpa dipengaruhi oleh faktor 100 mg (n=9) 300 mg (n=9) pemberian ekstrak bilberry. dilanjutkan dengan uji kadar malondialdehid yang secara signifikan lebih rendah perbandingan ganda (multiple comparison. Suplementasi Ekstrak Bilberry.2% Grade 4 10 90. .0 Baik penderita maupun peneliti tidak mengetahui isi dari 12.5% peningkatan dosis ekstrak bilberry 1 mg akan menyebabkan Perempuan 6 54.0 5.5% kadar malondialdehid mengalami penurunan hingga 0.8%. dibandingkan dengan kadar malondialdehid pada Tabel 1.5% 9 81. Jumlah penderita yang tereksklusi dari penelitian memperlihatkan hasil yang bervariasi..0 for window. 14. Pemberian dosis 300 mg menunjukkan analisis One Way ANOVA.0 diketahui saat data akan dianalisa (setelah semua data 7.99 6. Data dibandingkan pemberian dosis 100 mg (p=0. Pemberian dosis ekstrak bilberry mempengaruhi 1 9.001).55±SD 6.99 nmol/mg. bilberry 300 mg sebesar 5. Pada kelompok ini sebanyak 3 orang penderita. dan kelompok ekstrak untuk meminum obat sesuai jadwal yang ditentukan.0 Kontrol Ekstrak Bilberry 100 mg Ekstrak Bilberry 300 mg Pemberian suplementasi dilakukan selama 14 hari Kelompok Perlakuan sebelum menjalani ekstraksi katarak karena pada lensa yang dikultur terlihat parameter biological sel lensa masih Grafik1. botol berisi kapsul dengan 3 Rerata kadar malondialdehid (MDA) 16. Setelah semua data didapatkan. Penderita yang memenuhi kriteria inklusi diminta memilih obat secara acak yakni.901 lensa penderita katarak senilis akan cenderung tetap 2.99±SD1.760. Gradasi Katarak 0.000). Oleh kelompok perlakuan karena itu periode perlakuan stres oksidatif dilakukan dalam kurun waktu tersebut (19).021x. sehingga didapatkan 33 sampel.9% 10 90.0 bilberry 300 mg dan abu-hitam berisi plasebo. pada kelompok ekstrak bilberry ada perbaikan kamar operasi dan 1 orang penderita lupa 100 mg 7. hijau-kuning berisi ekstrak 2. Kemaknaan Tabel 2.0 didapatkan).762 0.2% 5 45. Uji regresi Kelompok Kelompok menghasilkan model persamaan y=11. Hasil uji beda menunjukkan bahwa tidak ada Dosis 300 mg 6.0 warna yakni merah-putih.09 60.001 Kontrol katarak.96 0. kelompok. Usia (mean ±SD) 59. menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penelitian.41 59.23 kapsul baru diketahui yakni kapsul merah-putih berisi ekstrak bilberry 100mg. Warna kapsul 11. sehingga ketiga kelompok dapat dianggap berasal dari populasi homogen (Tabel 1). Kandungan kapsul 8. Karakteristik sampel pada ketiga kelompok dosis yang lebih rendah (r=-0.319** meningkat secara konstan 11.000 perbedaan yang bermakna antara ketiga kelompok Dosis 100 mg Dosis 300 mg 2. Setelah itu dilakukan ekstraksi katarak dan pada saat itu dilakukan Uji pembandingan berganda antara pada setiap perlakuan pengambilan nukleus lensa pada masing-masing subyek pada Tabel 2..592 0.0 kapsul apakah plasebo atau ekstrak bilberry.

20071012-109482 SM. 200 mg/kg/hari selama 5 hari.00D yang mempunyai gejala penyerta dan vitamin C.05. yang diberikan ekstrak bilberry pada dosis 50. Hal ini sesuai pemberian ekstrak bilberry pada dosis yang lebih tinggi dengan penelitian Thohir dkk.Pemberian ekstrak Pada analisis One Way ANOVA untuk mengetahui bilberry mempengaruhi keragaman kadar malondialdehid perbedaan pengaruh dari variasi dosis ekstrak bilberry lensa sebanyak 57. terlihat dengan kadar malondialdehid yang lebih rendah. Cataract. 2000. dan konsumsi antioksidan. perbedaan yang signifikan antara setiap kelompok kontrol Pertimbangan pemberian dosis ekstrak bilberry 300 mg dan perlakuan yakni ekstrak bilberry 100 mg dan ekstrak untuk mengetahui kadar malondialdehid pada pemberian bilberry 300 mg. and Al Balkini /hg/nasional/2007/10/12/brk. Alternative Medical 4. Walaupun dosis 100 antioksidan poten terkait dengan susunan aglikonnya. Elevation of Plasma Nitrate and .71-74 Two: Cataract and Glaucoma. Rencana Review. 8. perbedaan kadar malondialdehid lensa penderita katarak konsumsi rokok. et al. 6(2): 142-145. 14(1): 13-15. 1: 1556-1563. San Cataract. Terlihat Dosis ekstrak bilberry yang digunakan pada penelitian ini bahwa efek pemberian ekstrak bilberry dapat sebesar 100 mg dan 300 mg. Klein R. Aziz MA. Lens and Activity and Malondialdehyde Level in Patients with Cataract. Pemberian ekstrak bilberry 300 mg dapat ekstrak bilberry dengan dosis yang lebih tinggi (3 kali lipat menurunkan kadar malondialdehid lebih rendah dosis awal). mg ini telah berhasil menurunkan kadar malondialdehid yakni grup hidroksil bebas di sekeliling cincinnya yang lensa katarak secara signifikan. diberikan ekstrak bilberry 100 mg selama 4 bilberry dapat mengatasi stres oksidatif (20). Vitamin Supplement Comparative Study of Serum Na+ and K+ levels in Use and Incident Cataracts in a Population Based Senile Cataract Patients and Normal Individual. ts. faktor ini disingkirkan pada penelitian ini. 2004.gov/health/cataract/cataract_fac Ophthalmology. Menteri Kesehatan Repubik Indonesia. Natural Therapies for Ocular Disorders. namun dosis ekstrak terdiri dari atom hidrogen. Oxidative Stress Tests: Penglihatan dan Kebutaan untuk Mencapai Vision Overview on Reliability and Use. Faktor lain Yao N et al yang meneliti pemberian ekstrak bilberry 42% seperti paparan sinar matahari dan diet intake tiap pasien anthosianin pada tikus yang telah diinduksi endotoksin yang berbeda. Plasma Catalase 3. sehingga dapat dikatakan terdapat oksidatif jaringan. American Journal Society . Taylor HR.com 1. 165-169.nei. 2007. lipopolisakarida. Ekstrak bilberry dipercaya sejak lama sebagai menurunkan kadar malondialdehid. Palmieri B and Sblendorio V. Eye. Scientific Basis for Medical Therapy of 6. Middle East African Journal of http://www. Lee J et al melaporkan dalam menurunkan kadar molondialdehid dan meningkatkan penelitiannya dengan 60 subjek penderita myopia antara - enzim prooksidan seperti glutation.nih. Cataracts by Antioxidants. Yildirim O. Hal ini memperlihatkan bahwa ekstrak asthenopia. Pada penelitian in vitro membuktikan dibandingkan ekstrak bilberry 100 mg. Setiap Menit Satu Anak menjadi Buta. Mahmoud AM. Pelman JAM. minggu. 18: 785-788. Varma SD. Nourmohammadi I. Mirsamadi M. Molekul ini dapat berpasangan bilberry 300 mg memberikan efek penurunan stres dengan radikal bebas untuk menetralkan elektron bebas oksidatif lensa katarak senilis yang lebih baik dibandingkan milik radikal bebas (18). 202 DISKUSI 450mg/kg (18). atau mengurangi proses stres oksidasi yang peningkatan dosis ekstrak bilberry akan cenderung terjadi. [Keputusan Menteri].id. Ates NA. Dapat dosis 50mg/kg. 118(11): International Journal of Medical Sciences.asp. et al.tempointeractive. Head K. terhadap kadar malondialdehid lensa katarak senilis pada Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengukuran setiap kelompok perlakuan. Review for Medical and Pharmacological Sciences. sehingga senilis pada setiap kelompok perlakuan ekstrak bilberry. ekstrak bilberry 100 mg. 2004. 2000. 2001. 2. Francisco: American Academy of Opthalmology.00D sampai -8. glutation peroksidase 1. Hasil ekstrak bilberry pada dosis 100mg dan 300mg dapat menunjukkan hambatan kadar malondialdehid paling menurunkan kadar malondialdehid pada lensa katarak rendah pada dosis ekstrak bilberry tertinggi yaitu senilis. British Journal of Opthalmology. Archives of Ophthalmology. To Do? . sulit untuk dikontrol pada tiap pasien (9). American Academy of Opthalmology Staff. Part 2008-2009: p. 150mg/kg. Penelitian ini membuktikan bahwa semakin besar menghambat. DAFTAR PUSTAKA (Online) 2007. Strategi Nasional Penanggulangan Gangguan 11.html Malondialdehyde in Patients with Aged Related 7. dan 450mg/kg yang dipapar disimpulkan dari hasil penelitian ini bahwa pemberian radiasi kranium total dosis tunggal 5Gy. didapatkan hubungan yang kadar malondialdehid yang mencerminkan tingkat stres signifikan p<0. El-Ghaffar A. antara lain penyakit diabetes mellitus. http://www. Part 1. Cataract: How Much Surgery do We Have 2007. 5. Jakarta. Tamer L. European 2020. Study. hasilnya memperbaiki gejala subjektif dan objektif penderita yakni gangguan asthenopia dan Pada pengujian berganda dengan uji Tukey didapatkan peningkatan kontras sensitivitas dalam kondisi gelap (21).8% dan sisanya dipengaruhi faktor lain. Section 11. 2005.. Lely BJ. 9. National Eye Institute. meneliti pemberian ekstrak memberikan penurunan kadar stres oksidatif yang terlihat bilberry pada tikus Ratus novergicus strain wistar pada dengan penurunan kadar malondialdehid (22). 84: 1-2 12. 11(5): 309-342.. (Online) 2009. and Imamian M. Cataract. Pramono. Suplementasi Ekstrak Bilberry. 100. Basic and Clinical Course. 10. Penggunaan antioksidan dipercaya dapat menunda. 16-17.

. Purified High-dose Katarak. [Thesis]. 20. 2003. 3(4): 21-31. Annals of Nutrition and Metabolism. dan Santoso SA. Lee HK. Wahyu L dan Gondowiardjo TD. Sulistya TB. Efek Pharmaceutic Interest. Kim CY. and Garban Z. He RR. 2010. Spector A. 2008. The Annals of the University Suplementasi Ekstrak Bilberry terhadap Kadar Dunarea de Jos of Galati. Lee J. Oxidative Stress-Induced Cataract: Biotechnological Equipment. Erel O. NP. Antal DS. Thohir A. Suplementasi Ekstrak Bilberry. Droge W. 93: 895-899. Gurler B. 1991. Nocturnal Vision and Clinical Symptoms in Myopia 17. Human. 2001. Saygili EI. and Malang. Journal of 95. Free Radical with the Physiological Control Bilberry (Vaccinium Myrtilus) Extract Againts of All Function. 58(8): 4731- 16. Aksoy SN. 82(1): 47- Endotoxin Induce Uveitis in Mice. Garban G. 53: 335-345. 13. Akson A. Anthocyanoside Oligomer Administration Improves 31(3): 194-200. Physiological Reviews. . Univesitas Brawijaya Malang. 2008. 6(106): 106-116. 2004. Subjects Institute of Vision Research. The Federation of American Societies for Experimental Biology Journal. Brown.. 9: 14. Efek Suplementasi 4736. 1995. Vitamin C dan E terhadap Stres Oksidatif pada Lensa 21. British Journal of tocopherol Against the Process of Cataractogenesis in Nutrition. 1173-1180 Journal of Optometri. Mechanism of Action. Seth RK and Kharb S. Malondialdehid Lensa Tikus yang Dipapar Radiasi Cranium Total. Biologically-Active Substance of Food and 18. Oxidant/Antioxidant Status of Patient with Diabetic and Senile Cataract. Ozaslan M. 24(1): 1648-1652. Protective Function of Alpha. Agricultural and Food Chemistry. 2007. 2010. et al. Mechanism of Cataract Formation. 1999. Biotechnology & 19. and Kurihara H. Yao N. The Anthocyans: 435: 286-289. 22. Fan L. 203 for Clinical Nutrition. Protective Effect of 15. Majalah Opthalmology Indonesia.