You are on page 1of 13

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA

THOMSON RING LAUNCHER

Disusun oleh:

KARYNA 9B -
MARTHA THERESIA RAMLIE 9B-17
VERN 9B-

KELAS 9- B

SMP SANTO ALOYSIUS

BANDUNG

2017

0

KATA PENGANTAR Segala puji serta syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. karena tanpa ridho dan ikhlas Nya-lah kami tidak dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Semoga makalah ini bermanfaat bagi semua orang. Kami juga ingin mengucapkan terimakasih kepada pihak yang baik secara langsung maupun tidak langsung membantu kami dalam mengerjakan karya tulis ini. Februari 2017 KARYNA 9B - MARTHA THERESIA RAMLIE 9B-17 VERN 9B- 1 . Bandung. Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas dari Praktikum Fisika Kelas 9 di bawah Bapak Efri. karena itu penulis menerima saran maupun kritik secara terbuka.

5 -6 1. Latar Belakang …………………………………………………….……………………………………………………………. Tujuan ……………………………………………………….……………………………….…………………………………… 3 3.………………………………………… 8 . Rumusan Masalah . 11 2. 2 Pengertian Elektromagnet ………………………………. Alat Dan Bahan ……………………. 4 BAB II : ISI 1.………………………………………… 6 ..……………………………………………….. Cara kerja Thomson Ring Launcher …………………………………………………………………………… 11 BAB V : PENUTUP 1. Cara membuat …………………………………….1 Pembuatan Thomson Ring Launcher A.………………………………………………………. 10 BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Manfaat …………………………………………………. Hasil Percobaan Menggunakan Thomson Ring Launcher ……………………………………………. Percobaan dengan Thomson Ring Launcher ….………………………………………….7 2 .…………………………………………… 3 4.9 B.…………………….………………………………………………. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR . 2 BAB I : PENDAHULUAN 1.….………………………………………. Kesimpulan ………………………………………………………. 1 DAFTAR ISI …………………………………………………………….……………………………………………….……………………………………………… 3 2. 12 DAFTAR PUSTAKA ……………. KAJIAN PUSTAKA 1.. METODE 2. 13 2 . 1 Pengertian Magnetisme ……….…………………………………………………. …………………………………………………………….……………………………………… 9 -10 C.

RUMUSAN MASALAH 1. Memenuhi laporan praktikum fisika. Mampu menggunakan alat Thomson Ring Launcher sederhana tersebut dan mendemonstrasikan teori-teori kemagnetan dan induksi magnetik dengan melakukan percobaan. Jika Thomson buatan sendiri dapat digunakan untuk memdemonstrasikan gejala magnetsime dan elektromagnetisme dengan meluncurkan cincin-cincin aluminum? 3. Mampu membuat alat sederhana yaitu Thomson Ring Launcher yang berhubungan dengan teori-teori fisika tentang kemagnetan dan induksi magnetik 2. 3 . TUJUAN Dengan adanya praktikum pembuatan alat sedehana yang menunjukkan teori-teori fisika dan melakukan percobaan dengan alat yang dibuat . memilih untuk memeragakan tentang magnetisme dan elektromagnetisme melalalui sebuah alat peraga yaitu Thomson Ring Launcher. 3. Kelompok kita. Apa dengan membuat Thomson Ring Launcher yang sederhana dapat berfungsi seperti Thomson Ring Launcher yang rumit? 2. 2. Sebagai wujud nyata dari pelajaran itu. tujuan-tujuan yang mau dicapai adalah: 1. LATAR BELAKANG Laporan tentang Thomson Ring Launcher ini dilatarbelakangi oleh adanya pelajaran tentang magnetisme dan elektromagnetisme di kelas 9 semester 2. BAB I : PENDAHULUAN 1. Bapak Guru Efri memberi tugas per kelompok untuk membuat perangkat untuk memperagakan hukum-hukum fisika.

4. 4 . MANFAAT DARI TUGAS PRAKTIKUM FISIKA Dengan adanya tugas ini: 1. Kami dapat membuat sebuah alat dengan memakai bahan-bahan sederhana 2. Kami dapat membuat kesimpulan sehubungan dengan percobaan yang dilakukan. Kami dapat melihat cara kerja kemagnetan dan induksi elekromagnet dengan percobaan dengan alat Thomson Ring Launcher 3.

Ketika atom-atom tersebut menunjuk pada arah yang sama. gaya tersebut tidak terbatas hanya pada kutub. Sifat-sifat magnetik tersebut disebabkan gerak elektron dalam atom-atom tersebut. Agar sebuah benda secara keseluruhan bekerja sebagai magnet.1. sebagian besar atom-atom dalam benda tersebut harus menunjuk arah yang sama. atom-atom tersebut menunjuk ke semua arah secara acak sehingga kemagnetan mereka saling menghilangkan seperti ditunjukkan pada gambar di bawah. KAJIAN PUSTAKA 1. Para ilmuwan mengetahui bahwa atom memiliki sifat-sifat magnetik. BAB II : ISI 1. Garis gaya magnet menentukan medan magnet sebuah benda. Oleh karena itu. gaya magnetik tiap atom bergabung menjadi gaya magnetik yang lebih besar. Garis medan magnet berkeliling dalam lintasan tertutup dari kutub utara ke kutub selatan dari sebuah magnet. garis-garis gaya magnet dapat digambar untuk memperlihatkan lintasan medan magnet tersebut. tiap atom di dalam suatu bahan magnetik adalah seperti sebuah magnet kecil yang disebut magnet atom. seperti ditunjukkan pada di bawah . PENGERTIAN KEMAGNETAN Sifat-sifat magnetik suatu bahan bergantung pada struktur atomnya. Meskipun gaya magnet paling kuat terdapat pada kutub-kutub magnet. Suatu medan magnet 5 . Daerah di sekitar magnet tempat gaya magnet bekerja disebut medan magnet. Gaya magnet juga terdapat di sekitar bagian magnet yang lain. Seperti halnya garis-garis medan listrik. Dalam keadaan normal.

jarum kompas tersebut menyimpang atau bergerak.yang diwakili oleh garis-garis gaya yang terentang dari satu kutub sebuah magnet ke kutub yang lain. Jika tidak ada arus listrik mengalir melalui kawat tersebut. mempercayai ada suatu hubungan antara kelistrikan dan kemagnetan. seorang guru fisika dari Denmark. PENGERTIAN ELEKTROMAGNET Selama bertahun-tahun Hans Cristian Oersted. Karena sebuah jarum kompas hanya dapat disimpangkan oleh suatu medan magnet. Oersted mengamati bahwa ketika sebuah kompas diletakkan dekat kawat berarus. jarum kompas tersebut bergerak dengan arah sebaliknya. Baru pada tahun 1820 dia akhirnya memperoleh bukti. Oersted menyimpulkan bahwa suatu arus listrik menghasilkan suatu medan magnet.2. namun dia tidak dapat membuktikan secara eksperimen. Hasilnya adalah sebuah medan magnet yang kuat pada tengah-tengah kumparan dan pada kedua ujungnya. Ketika arah arus tersebut dibalik. 1. medan magnet yang dihasilkan oleh tiap lilitan dijumlahkan menjadi satu. merupakan suatu daerah tempat bekerjanya gaya magnet tersebut. segera setelah arus mengalir melalui kawat tersebut. Oersted menyadari bahwa jika sebuah kawat berarus dililit menjadi suatu kumparan. jarum kompas tersebut tetap diam. Kedua ujung kumparan tersebut 6 .

Dengan demikian sebuah solenoida bekerja seperti sebuah magnet ketika arus listrik mengalir melalui solenoida tersebut. seperti yang diperlihatkan pada gambar di bawah. Namun peningkatan medan magnet terbesar diperoleh dengan menempatkan sepotong besi di tengah-tengah solenoida tersebut. Kutub utara dan selatan berubah sesuai dengan arah arus tersebut.berperilaku seperti kutubkutub sebuah magnet. Medan magnet solenoida dapat diperkuat dengan memperbesar jumlah belitan atau besar arus yang mengalir melalui kawat tersebut. Sebuah kumparan kawat panjang dengan banyak lilitan disebut solenoida. 7 . Medan magnet ini dapat ratusan bahkan ribuan kali lebih besar daripada kekuatan medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan sendirian. Medan magnet solenoida tersebut memagnetisasi atau mengatur arah seluruh magnet atom dari besi tersebut. Medan magnet yang dihasilkan sama dengan jumlah dari medan magnet kumparan dan medan magnet besi.

Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan pada ini adalah: Cincin logam Plat-plat besi aluminum Karton dupleks Kawat listrik Bor manual Isolasi Alat-alat lain Cutter Sumber listrik AC Gunting 1. BAB III : METODE 1.1 . Plat-plat besi disusun ke dalam pipa dengan rapat 8 . Cara membuat perangkat Thomson Ring Launcher 1.3. PEMBUATAN PERANGKAT THOMSON RING LAUCHER 1. Dengan menggunakan karton dupleks. membuat tabung persegi panjang dengan ukuran 2.

4. 3. Tekan tombol on dan observasikan apa yang terjadi. Hubungkan Thomson Ring Launcher ke sumber listrik AC 3. Kumparan dibungkus dengan 6. Masukkan cincin aluminun ke tabung. 9 . C. Melilitkan kawat tembaga ke dalam kumparan hingga penuh Dihitung ada 1080 lilitan 5. Agar lebih aman. 2. Percobaan dengan Thomson Ring Launcher Langkah-langkah percobaan dengan Thomson Raing Launcher 1. Tabung dimasukkan ke dalam dudukan (kumparan). kumparan dibungkus dengan isolator. Dengan karton dupleks membuat sebuah kumparan sekitar 1/3 tinggi tabung. Alat peraga Thomson Ring Launcher siap dicobadigunakan untuk percobaan dengan memasukkan cincin aluminun ke tabung dan menghubungkannya dengan sumber listrik AC.

maka cincin ini akan melompat kelaur dari pipa. Menurut teori kemagnetan. Hasil percobaan Dengan alat peraga sederhana yang kita buat. Karena arus listrik adalah arus bolak balik. pada percobaan cincin aluminum melompat dari tabung setinggi m. kumparan yang dialiri listrik akan menciptakan medan magnet. 10 . maka terjadilah perubahan arah secara bolak-balik dalam medan magnet dan akan menibulkan arus listrik. b. Penjelasan sederhana adalah karena pada kumparan medan magnet berganti arah sehingga cincin dialiri listrik . Arus listrik pada cincicn bereaksi dengan medan magnet pada kumparan dengan menolaknya sehingga cincin terlempar. Jika sebuah cincin logam diletakan pada pipa . PERCOBAAN DENGAN THOMSON RING LAUNCHER a. BAB. Cara kerja Thomson Ring Launcher Thomson Ring Launcher pada dasarnya hanya sebuha alat yang terdiri atas kumparan yang dihubungkan dengan arus listrik (AC) bolak balik. IV HASIL DAN PEMBAHASAN 1.

Alat peraga yang kita membuat mampu melontarkan cincin aluminum keluar dari tabung. KESIMPULAN Pembuatan alat peraga Thomson Ring Launcher menggunakan bahan-bahan sederhana mengalami kesulitan maka diragukan alat itu akan memberi hasil yang diinginkan. BAB V : PENUTUP 1. Tetapi. maka alat itu dapat mempergakan teori magnetisme dan elektromagnetisme. 11 . kita tekad untuk menyelesaikannya sampai melakukan percobaannya dengan alatnya.

com/2014/01/physics-of-the-electromagnetic-ring-launcher/ ml https://repositorium.sdum. Jakarta https://www.wired.pdf https://www.zenius.net/c/1548/kemagnetan-teori 12 . Departemen Pendidikan.2008 . Contextual Teaching and Learning Ilmu Pengetahuan Alam: Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Edisi 4: Pusat Perbukuan.uminho.pt/bitstream/1822/8419/1/InductionRL. DAFTAR PUSTAKA Nur Kuswanti .