You are on page 1of 8

Cara Menguji Normalitas Data dengan SPSS

24 Maret 2013 oleh freyadefunk

SPSS – Mengolah Data

Wah, kebanyakan pada bingung nih menghadapi olah-mengolah data waktu penelitian. Dan
memang kelihatannya mengolah data itu rumit dan membingungkan plus memusingkan. Hehe

Tapi, tapi, sebenarnya ga terlalu pusing juga kok, kalo tau cara-caranya. (ya iyalah :D)

Yadeh, udah dulu basa-basinya,

Materi SPSS kali ini, UJI NORMALITAS DATA

Dimana distribusi datanya normal jika p value >= 0.05

contoh soal:

Menguji adakah pengaruh antara Pengetahuan dengan Sikap mengenai Pola Makan Sehat.

Tulis dulu perolehan datanya dari kuesioner ke Ms. Excel kaya gini nih contohnya:

(Klik gambar untuk memperbesar)

Untuk jumlah responden, ini contoh aja yah, saya kasih totalnya 22 responden (Biar bisa keliatan
waktu di print screen). Harusnya ga boleh tuh, untuk penelitian minimal harus 30 responden

Terus copy jumlah total skor Pengetahuan (Inget, total skornya yg dicopy)

klik Variable View seperti di gambar berikut ini: Nanti tampilannya jadi kaya gini nih: . tampilannya jadi kaya gini nih. Di atas kolom namanya var00001 dan angkanya terdapat dua nol dibelakang koma. Nah. Lalu paste ke Data Editor di SPSS. Untuk merubah Judul kolom jadi Pengetahuan dan menghilangkan desimal dibelakang angka.

Kalo judul kolom mo dibikin dari dua kata. Apa ajalah yang penting hindari spasi nah. Yang lain-lain biarkan saja seperti itu :). bikin kaya gini aja: Pengetahuan_1 ato Variabel_pengetahuan. untuk Variabel Sikap.Tulis Pengetahuan di kolom Name. Jangan lupa ganti judul kolom dan hilangkan decimal nya di Variable View. kalo sudah. Klik lagi data view. di Variable View untuk Nama. ga boleh pakai spasi. kita siap untuk menguji normalitas data variabel2 tersebut. kalo sudah. okeh. dan rubah Decimals menjadi angka 0. Caranya persis kaya tadi. Nah. nah tampilan angka dan judul kolom pun mengikuti apa yang ditulis di Variable View. copas lagi total skor Sikap ke Data view SPSS. Tapi perlu diinget. caranya: Analyze –> Descriptive Statistics –> Explore . Untuk Uji Normalitas Data.

.Masukkan baik variabel Pengetahuan dan Sikap ke Kotak Dependent List. Lalu Klik Statistic. Pastikan Descriptive tercentang.

Kemudian klik Plots. Pastikan Normality Plots With Test tercentang. .

Ketentuannya: a.Klik Continue. maka membacanya pake Kolmogorov-Smirnov . Seperti ini hasilnya: Nah. untuk membacanya. kan ada dua tuh: Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk. yang dibaca tabel yang ini nih: Nah. Nanti akan Keluar jendela baru berupa OUTPUT. Kemudian Klik OK. Jika Responden > 50.

sig untuk variabel Pengetahuan memiliki nilai 0. Keduanya < 0. jadi tabel yang dilihat ialah Tabel Shapiro -Wilk.000 sedangkan sig untuk variabel sikap memiliki nilai 0. Jika Responden ≤ 50. jika: a. maka membacanya pake Shapiro-Wilk Responden kita jumlahnya 22 .b. Acuan Normal: didasarkan pada Mean (rata2) dan Standar Deviasi.009. Data akan Memiliki Distribusi Normal jika p ≥ 0. Untuk 2 Kategori: Pengetahuan Baik: X ≥ Mean Pengetahuan Kurang: X < Mean Untuk 3 Kategori: Pengetahuan Baik: X > Mean + SD Pengetahuan Cukup: Mean-SD ≤ X ≤ Mean+SD Pengetahuan Kurang: X < Mean-SD 2. Data Tidak Berdistribusi Normal: Pengelompokan didasarkan pada nilai Median dan Kuartil (K1.05 Hasil di gambar di atas. K3) Untuk 2 kategori: Pengetahuan Baik: X ≥ Median Pengetahuan Kurang: X < Median Untuk 3 kategori: Pengetahuan Baik: X > K3 . Kita liat p/sig – nya.05 INTERPRETASI: JADI KEDUA VARIABEL TERSEBUT. Data Berdistribusi Normal: 1. BAIK VARIABEL PENGETAHUAN DAN SIKAP TIDAK MEMILIKI DISTRIBUSI DATA YANG NORMAL. K2. Acuan baku : sesuai konsep teori yang ada (kategori menurut pakar2 ilmu tertentu) b. Uji Normalitas Data ini berfungsi manakala kita hendak mengkategorikan / Mengelompokkan Data pada Distribusi Frekuensi.

Analisis Data. Jakarta: FKM-UI . SPSS Mengolah Data Statistik Secara Profesional.wordpress. 2001. Jakarta: Gramedia Hastono. Jakarta: Gramedia Santosa. S. SP. S.Pengetahuan Sedang : K1 ≤ X ≤ K3 Pengetahuan Kurang : X < K1 (Kuartil 1) Cara mengkategorikan bisa dibaca disini –> https://freyadefunk.com/2013/03/30/cara- mengkategorikan-variabel-penelitian-dengan-spss-2-kategori/ oleh Freyadefunk ditulis ulang dari pengalaman mengikuti Mata Kuliah SPSS di DIV Bidan Pendidik Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang tahun 2013 (thanks to Bu Sri Wahyuni Sigit & Bu Farida Sukowati) Buku Rujukan: Santoso. 1999. Buku Latihan Statistik Non Parametrik. 2001.