You are on page 1of 2

An.

Ika Sulistianan Usia : 12 tahun 6 bulan BB : 37 Kg

KU: Panas

Pasien datang dengan “Demam”

Keadaan umum
Observasi tanda-tanda vital

Disertai tanda kegawatan Tanpa disertai tanda kegawatan
dan gejala penyerta1 dan gejala penyerta

Anamnesa dan
Gejala penyerta: pemeriksaan fisik
- Kejang
- Sesak
Pikirkan Differential
- Dehidrasi
Diagnosa

Non infeksi infeksi
Penanganan tergantung
-imunisasi
kegawatan dan gejala penyerta -lingkungan
- penyakit autoimun Demam dengan Demam dengan tanda Demam > 7 Demam tanpa
-keganasan ruam : 2 lokal3 hari4 tanda lokal5
-obat-obatan -morbili -Infeksi SSP -Demam tifoid -Demam dengue
-varisella -infeksi GIT -TBC -Demam
-rubella
CABD dan tanda-tanda vital -Infeksi saluran napas -Demam Berdarah
-roseola -infeksi system peredaran reumatik Dengue
-variola darah -Endokarditis -Malaria
-demam skarlet -infeksi traktus urinary infektif -ISK
Observasi -infeksi system genitalia -Abses dalam
-infeksi system
muskuloskeletal

Kondisi memburuk Kondisi stabil Rawat inap Rawat jalan

Rujuk Anamnesa dan Medikamentosa:
pemeriksaan fisik -antipiretik
-simptomatis
Non -medikamentosa:
Rawat Inap -edukasi
-kontrol

Terapi awal: Pemeriksaan
-Cairan penunjang sesuai DD
-Simptomatis
-Observasi

Tegak diagnosa

Penatalaksanaan sesuai diagnosa

Chloroquine sulfat oral 25mg/kgBB kesadaran. penurunan Malaria berat : kesadaran .2.terapi simtomatik (antipiretik) orbita. BB Nyeri ketok sudut Urinalisis : proteinuria. menurun. hiperpireksia. akral dingin. nyeri leukosituria (leukosit > 12 jam selama 5 hari disuria. apatis. anoreksia. terdapat tanda syok demam ruam kulit (nadi cepat/ lemah tidak teraba.mual. Demam.kloramphenikol 50mg/kgBB/hari 3-4 Gejala GIT : obstipasi.polakisurianyeri genitalia eksterna (fimosis. CRT normal manifestasi perdarahan > 2 detik ) Malaria Demam tinggi terus Pada malaria ringan: anemia. DHF : leukopenia. tepi hiperemi Leukopenia. anoreksia. kecuali setelah setelah panas turun. muntah. suprasimfisis. terbagi dalam 3 hari yaitu 10mg/kg lemah. 3) Demam tanpa tanda lokal Penyakit Gejala klinis Pemeriksaan fisik Pemeriksaan Terapi penunjang Demam DF : demam tinggi Hepatomegali DF : leukopenia. nyeri retro Jika sudah terjadi kebocoran trombositopenia . urin berbau hipospadia. -tebal : ada plasmodium . nyeri otot dan tulang. kelainan pada 5/LBP). endemik malaria -Lini pertama untuk falciparum tablet artesunat (4mg/kg BB dosis tunggal /hr 1. terdapat tidak terukur.Rehidrasi dengue.Tipis : identifikasi Semua jenis plasmodium. plasma. (eritrosit >5/LBP) gentamisin (7. ada riwayat ikterus.Causatif : menggigil.5mg/kgbb/hari) perut. muntah/ diare. Apusan darah tepi . spesies plasmodium falciparum yang resisten cloroquin : nyeri kepala. tabl primaquine ( 0. uji widal Kausatif : tinggi pada malam hari (+) titer > 1/200. hematuria Jika kondisi anak memburuk beri poliuria. edema pada hari ke 1 dan 2. hari selama 14 hari diare. Kotrimoksazol oral 24mg/kgBB setiap sulit naik. Simtomatik : antipiretik tifoid sumer kemudian makin Hepatosplenomegali anesonofilia. awalnya Lidah kotor.75 mg basa /kgBB/ oral dosis tunggal pada hr 1) Demam Demam > 7 hari. pada minggu ke 2. anemia berat <5g/dl. . h dengue DHF : demam tinggi (≤20mmHg). somnolen. positif .Symtomatik : antipiretik menerus.3) + tabl amodiaquine (10mg basa/kg BB/hr pada hari 1) . intermitten. berkeringat hepatosplenomegali . syok pada hari ke 3. mendadak . kali selama 21 hari sopor bahkan sampai koma Cotrimoxazole 8mg/kgBB/hari 2 kali selama 14 hari ISK Tidak khas. epispadia) ditambah ampisilin (50mg/kgbb IV menyengat setiap 6 jam) . kostovertebral. berdara penyempitan tekanan nadi trombositopenia. serta 5mg/kg bepergian jauh ke daerah paru. hipotensi sampai hematokrit ≥20 % nilai mendadak 2-7 hari. -ampicillin 200mg/kgBB/hari 3-4 kali kembung selama 21 hari Gejala saraf sentral : -amoxycillin 100mg/kgBB/hari 3-4 delirium.