You are on page 1of 2

An. Moch.

Efendi Usia : 10 tahun 1 bulan BB : 19 Kg

KU: Panas

Pasien datang dengan “Demam”

Keadaan umum
Observasi tanda-tanda vital

Disertai tanda kegawatan Tanpa disertai tanda
dan gejala penyerta1 kegawatan dan gejala penyerta

Anamnesa dan
Gejala penyerta: pemeriksaan fisik
- Kejang
- Sesak
Pikirkan Differential
- Dehidrasi
Diagnosa

Non infeksi infeksi
Penanganan tergantung
-imunisasi
kegawatan dan gejala penyerta -lingkungan
- penyakit autoimun Demam dengan Demam dengan tanda Demam > 7 Demam tanpa
-keganasan ruam : 2 lokal3 hari4 tanda lokal5
-obat-obatan -morbili -Infeksi SSP -Demam tifoid -Demam dengue
-varisella -infeksi GIT -TBC -Demam
-rubella
CABD dan tanda-tanda vital -Infeksi saluran napas -Demam Berdarah
-roseola -infeksi system peredaran reumatik Dengue
-variola darah -Endokarditis -Malaria
-demam skarlet -infeksi traktus urinary infektif -ISK
Observasi -infeksi system genitalia -Abses dalam -Demam tifoid
-infeksi system -HIV
muskuloskeletal

Kondisi memburuk Kondisi stabil Rawat inap Rawat jalan

Rujuk Anamnesa dan Medikamentosa:
pemeriksaan fisik -antipiretik
-simptomatis
Non -medikamentosa:
Rawat Inap -edukasi
-kontrol

Terapi awal: Pemeriksaan
-Cairan penunjang sesuai DD
-Simptomatis
-Observasi

Tegak diagnosa

Penatalaksanaan sesuai diagnosa

polakisurianyeri suprasimfisis. positif . . tepi hiperemi Leukopenia.Causatif : menggigil.2. berkeringat hepatosplenomegali . (eritrosit >5/LBP) gentamisin (7. menurun. terdapat tanda syok demam ruam kulit (nadi cepat/ lemah tidak teraba. berdarah penyempitan tekanan nadi trombositopenia. hiperpireksia. 3) Demam tanpa tanda lokal Penyakit Gejala klinis Pemeriksaan fisik Pemeriksaan Terapi penunjang Demam DF : demam tinggi Hepatomegali DF : leukopenia. Kotrimoksazol oral 24mg/kgBB setiap sulit naik.Rehidrasi dengue. ada riwayat ikterus.5mg/kgbb/hari) menyengat hipospadia. plasma. hematuria Jika kondisi anak memburuk beri perut. uji widal Kausatif : tinggi pada malam hari (+) titer > 1/200. Apusan darah tepi .mual. DHF : leukopenia. terdapat tidak terukur. kelainan pada 5/LBP). nyeri otot dan tulang. terbagi dalam 3 hari yaitu 10mg/kg lemah. spesies plasmodium falciparum yang resisten cloroquin : nyeri kepala. nyeri retro Jika sudah terjadi kebocoran trombositopenia . pada minggu ke 2. hipotensi sampai hematokrit ≥20 % nilai mendadak 2-7 hari. kecuali setelah setelah panas turun.Tipis : identifikasi Semua jenis plasmodium. Demam.kloramphenikol 50mg/kgBB/hari 3-4 Gejala GIT : obstipasi. muntah.Symtomatik : antipiretik menerus. Simtomatik : antipiretik tifoid sumer kemudian makin Hepatosplenomegali anesonofilia. nyeri leukosituria (leukosit > 12 jam selama 5 hari poliuria. akral dingin. urin berbau genitalia eksterna (fimosis. endemik malaria -Lini pertama untuk falciparum tablet artesunat (4mg/kg BB dosis tunggal /hr 1. tabl primaquine ( 0. edema pada hari ke 1 dan 2. -tebal : ada plasmodium . epispadia) ditambah ampisilin (50mg/kgbb IV setiap 6 jam) .75 mg basa /kgBB/ oral dosis tunggal pada hr 1) Demam Demam > 7 hari. muntah/ diare. disuria. anoreksia.3) + tabl amodiaquine (10mg basa/kg BB/hr pada hari 1) . penurunan Malaria berat : kesadaran . anoreksia.Chloroquine sulfat oral 25mg/kgBB kesadaran. somnolen.terapi simtomatik (antipiretik) orbita. kali selama 21 hari sopor bahkan sampai koma Cotrimoxazole 8mg/kgBB/hari 2 kali selama 14 hari ISK Tidak khas. awalnya Lidah kotor. mendadak . intermitten. serta 5mg/kg bepergian jauh ke daerah paru. hari selama 14 hari diare. kostovertebral. syok pada hari ke 3. anemia berat <5g/dl. dengue DHF : demam tinggi (≤20mmHg). BB Nyeri ketok sudut Urinalisis : proteinuria. apatis. CRT normal manifestasi perdarahan > 2 detik ) Malaria Demam tinggi terus Pada malaria ringan: anemia. -ampicillin 200mg/kgBB/hari 3-4 kali kembung selama 21 hari Gejala saraf sentral : -amoxycillin 100mg/kgBB/hari 3-4 delirium.