You are on page 1of 8

1.

STANDAR
PENGELOLAAN
Komponen Indikator
Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja 6.1.1. Sekolah merumuskan visi dan misi serta
tim dan kemitraan yang kuat dengan visi disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku
dan misi yang jelas dan diketahui oleh kepentingan.
semua pihak 6.1.2. Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya
kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan,
dan akuntabilitas.
Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan 6.1.3. Sekolah merumuskan rencana kerja dengan tujuan
perbaikan berkelanjutan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan serta
disosialisasikan kepada warga sekolah dan pihak
yang berkepentingan.
Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja 6.1.4. Rencana Kerja tahunan dinyatakan dalam rencana
Sekolah berdampak terhadap peningkatan kegiatan dan anggaran sekolah dilaksanakan
hasil belajar berdasarkan rencana jangka menengah (renstra)
6.1.5. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja
sekolah secara berkelanjutan untuk melihat
dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar
6.1.6. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk
mengukur, menilai kinerja, dan melakukan perbaikan
berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan
pada peningkatan hasil belajar
Pengumpulan dan penggunaan data yang 6.1.7. Sekolah mengelola sistem informasi pengelolaan
handal dan valid dengan cara yang efektif, efisien dan dapat
dipertanggungjawabkan
6.1.8. Sekolah menyediakan sistem informasi yang efisien,
efektif, dan dapat diakses
Pemberian dukungan dan kesempatan 6.1.9. Sekolah meningkatkan keefektifan kinerja pendidik
pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi
dan tenaga kependidikan pendidik dan tenaga kependidikan
6.1.10. Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga
kependidikan sesuai dengan standar nasional
Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan 6.1.11. Warga sekolah terlibat dalam pengelolaan kegiatan
sekolah akademis dan nonakademis.
6.1.12. Sekolah melibatkan anggota masyarakat khususnya
pengelolaan kegiatan nonakademis.

.  Sekolah / madrasah merumuskan dan menetapkan visi serta mengembangkannya.  Disosialisasikan kepada warga sekolah / madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan.  Dirumuskan berdasarkan masukan dari segenap pihak yang berkepentingan.  Disosialisasikan kepada warga sekolah / madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan. disosialisasikan kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan.  Ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat.  Ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengna perkembangan dan tantangan di masyarakat.  Sekolah / madrasah merumuskan dan menetapkan misi serta mengembangkannya. Sekolah merumuskan visi dan misi serta Visi Sekolah / Madrasah . selaras dengan visi institusi di atasnya serta pendidikan nasional.1. Misi Sekolah / Madrasah . dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah / madrasah.1.Komponen 6.1.  Dirumuskan berdasarkan masukan dari warga sekolah dan pihak-pihak yang berkepentingan.  Diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah / madrasah dengan memperhatikan masukan komite sekolah / madrasah. Kinerja pengelolaan sekolah berdasarkan kerja tim dan kemitraan yang kuat dengan visi dan misi yang jelas dan diketahui oleh semua pihak Indikator Indikator Kunci 6.

kepada warga sekolah dan pihak yang berkepentingan. 5). Rencana kerja memiliki tujuan yang jelas dan perbaikan berkelanjutan Indikator Indikator Kunci Sekolah merumuskan rencana kerja dengan Rumusan Tujuan Sekolah / Madrasah tujuan yang jelas untuk peningkatan  Sekolah merumuskan dan menetapkan tujuan serta dan perbaikan serta disosialisasikan mengembangkannya. Mengakomodasi masukan dari barbagai pihak yang berkepentingan dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah. Komponen 6. Indikator Indikator Kunci Pengelolaan sekolah menunjukkan adanya  Rencana kerja jangka menengah dan tahunan sekolahmadrasah: kemandirian. 4). partisipasi. pertimbangan dari komite sekolah/madrasah dan disahkan berlakunya oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. Mengacu pada visi. 1) disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan keterbukaan. dan akuntabilitas. keterbukaan. Disosialisasikan kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. dan akuntabilitas. 3). kemitraan. partisipasi. kemitraan.2. Menggambarkan tingkat kualitas yang akan dicapai. Mengacu pada SKL yang sudah ditetapkan sekolah dan pemerintah. dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. 2) dituangkan dalam dokumen yang mudah dibaca oleh pihak-pihak yang terkait. .  Tujuan Sekolah : 1). Pada sekolah/madrasah swasta rencana kerja ini disahkan berlakunya oleh penyelenggara sekolah madrasah. 2). misi. '  Rencana kerja empat tahun dan tahunan disesuaikan dengan persetujuan rapat dewan pendidik dan pertimbangan komite sekolah/madrasah.  Rencana kerja tahunan dijadikan dasar pengelolaan sekolah/madrasah yang ditunjukkan dengan kcmandirian.

berkelanjutan untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan  Sekolah / madrasah melaksanakan evaluasi proses hasil belajar. 2). Rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu. pada akhir semester akademik. anggaran sekolah dilaksanakan  Rencana kerja tahunan dilaksanakan berdasarkan rencana berdasarkan rencana jangka kerja jangka menengah. 6.  Evaluasi diri sekolah / madrasah dilakukan secara periodik berdasarkan pada data dan informasi yang sahih. 6.2. dan melakukan perbaikan  Menetapkan KKM setiap mata pelajaran berdasarkan hasil evaluasi diri dengan memfokuskan pada  Ketercaapaian KKM setiap mata pelajaran peningkatan hasil belajar  Peningkatan rata-rata hasil belajar  Program Remidial dan pengayaan .  Sekolah / madrasah melaksanakn evaluasi program kerja tahunan secara periodik sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun. Peran serta masyarakat dan kemitraan. Sarana dan prasarana. Keuangan dan pembiayaan. Budaya dan lingkungan sekolah.Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya. pada akhir tahun anggaran sekolah / madrasah.1. menengah (renstra)  Rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas mengenai : 1). 8). Kurikulum dan kegiatan pembelajaran.2.2. sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun. Sekolah melakukan evaluasi diri  Sekolah / madrasah melakukan evaluasi diri terhadap terhadap kinerja sekolah secara kinerja sekolah / madrasah. 7). menilai  Menentukan indicator ketercapaian hasil belajar kinerja.Komponen Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah berdampak terhadap peningkatan hasil belajar Indikator Indikator Kunci 6.2. Kesiswaan. 3). Rencana Kerja tahunan dinyatakan  Rencana kerja tahunan dinyatakan dalam rencana kegiatan dalam rencana kegiatan dan dan anggaran sekolah (RKAS). 6).3. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. pembelajaran secara periodik. 4). 5).

dan dapat dan mudah diakses. diakses. pemberian informasi.Komponen Pengumpulan dan penggunaan data yang handal dan valid Indikator Indikator Kunci Sekolah mengelola sistem informasi  Sekolah mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk pengelolaan dengan cara yang mendukung administrasi pendidikan yang efektif. efektif. dan akuntabel. efektif. Sekolah menyediakan sistem informasi  Sekolah / madrasah menyediakan fasilitas informasi yang efisien. dan semuanya direkam dan didokumentasikan. . efisien. pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah / madrasah baik secara lisan maupun tertulis.  Menugaskan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk melayani permintaan informasi. efektif.  Komunikasi antar warga sekolah / madrasah di lingkungan sekolah / madrasah dilaksanakan secara efisiean. yang efisien. efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. dan efektif.

Kepala sekolah / madrasah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah / madrasah (ada 18 tugas). membimbing. merawat.  Sekolah / madrasah mendayagunakan : 1). dan terbuka. Pembagian tugas. 5) Pelatih / instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan. 2). . kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga  Program pendayagunaan PTK termasuk : kependidikan. memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. 2). 3)Penempatan PTK disesuaikan dengan kebutuhan. 4). dan melatih peserta didik. 6) Tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar diperpustakaan. 3).Komponen Pemberian dukungan dan kesempatan pengembangan profesi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan Indikator Indikator Kunci Sekolah meningkatkan keefektifan  Sekolah / madrasah menyusun progaram pendayagunaan pendidik dan kinerja pendidik dan tenaga tenaga kependidikan dengan memperhatikan standar PTK. memfasilitasi. 3). Menentukan sistem penghargaan. 7) Tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu dan mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. adil. mendidik. Konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik. 1). Cara mengatasi bila kekurangan tenaga.  Menerapkan secara profesional.Guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi. 4). Promosi PTK 2). 4). Mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan.  Sekolah / madrasah mendukung upaya : 1). 9) Tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. Pengembangan PTK. 8) Teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. Pengembangan profesi. Wakil kepala SMP / MTs melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah /madrasah.

11. Indikator Indikator Kunci Supervisi dan evaluasi pendidik dan 2. 7. dalam pengelolaan pembelajaran dan pengelolaan secara keseluruhan. Tenaga kependidikan melaporkan pelaksanaan dari tugas masing-masing sekurang-kurangnya setiap akhir semester kepada kepala sekolah / madrasah Kepala sekolah / madrasah secara terus menerus melakukan pengawasan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan. 6. 4. Penyusunan program pengawasan di sekolah / madrasah didasarka pada SNP. Kepala sekolah / madrasah melaporkan hasil evaluasi kepada komite sekolah / madrasah. Supervisi pengelolaan akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh kepala sekolah / madrasah dan pengawas sekolah / madrasah. Pengawas sekolah melaporkan hasil pengawasan di sekolah kepada bupati / walikota melalui dinas pendidikan kabupaten / kota. 14. Program pengawasan disosialisasikan keseluruh pendidik dan tenaga kependidikan. supervisi. setelah dikonfirmasikan pada madrasah yang terkait. dan tindak lanjut hasil pengawasan. dengan standar nasional 3. keseimbangan beban kerja. . 9. Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan direncanakan secara komprehensip pada setiap akhir semester dengan mengacu kepada standar PTK. Pemantauan pengelolaan sekolah / madrasah dilakukan oleh komite sekolah. 12. 5. Pengawasan pengelolaan sekolah / madrasah meliputi pemamtauan. Guru melaporkan hasil evaluasi dan penilaian sekurang-kurangya setiap akhir semester yang ditujukan kepada kepala sekolah / madrasah dan orang tua / wali peserta didik. 13. 8. tenaga kependidikan sesuai bertanggung jawab. evaluasi. supervisi. 10. Sekolah /madrasah menyusun program pengawasan secara obyektif. telah dikonfirmasika pada sekolah yang terkait. dan pelaporan serta catatan tindak lanjut untuk memperbaiki kinerja sekolah / madrasah. dan pihak-pihak lain yang berkepentingan sekurang- kurangnya setiap akhir semester. dan sekolah yang bersangkutan.  Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi kesesuaian penugasan dengan kehlian. dan madrasah yang bersangkutan. Pengawas madrasah melaporkan hasil pengawasan di madrasah kepada kantor Departemen Agama kabupaten / kota. pelaporan. dan kinerja PTK dalam pelaksanaan tugas  Evaluasi kinerja pendidik dan harus memperhatikan pencapaian prestasi dan perubahan-perubahan peserta didik. Sekolah / madrasah mendokumentasikan dan menggunakan hasil pemantauan. dan berkelanjutan. evaluasi.

Keterlibatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan dibatasi pada kegiatan tertentu yang ditetapkan. Masyarakat pendukung sekolah / madrasah dilibatkan dalam pengelolaan pengelolaan kegiatan akademis non akademik dan non akademis. Warga sekolah harus dilibatkan dalam pengelolaan akademik. Warga sekolah harus dilibatkan dalam pengelolaan non akademik. 16. output. .Komponen Masyarakat mengambil bagian dalam kehidupan sekolah Indikator Indikator Kunci Warga sekolah terlibat dalam 15. khususnya pengelolaan kegiatan non akademis. proses. Sekolah melibatkan anggota masyarakat 18. dan pemanfaatan lulusan. 17. 19. berkaitan dengan input. Sekolah / madrasah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan.