You are on page 1of 3

PELAYANAN IMUNISASI POLIO

No. Kode : APS-PPM-2-14
Terbitan : 05 Mei 2015
Ditetapkan Oleh
S No. Revisi
Tgl. Berlaku
: 00
: 05 Mei 2015
Kepala UPT
Puskesmas Ambulu
UPT
PUSKESMAS O Disusunoleh
Pemeriksa 1
: Pangestu
: Yusuf W

P
AMBULU
Pemeriksa 2 : Dian dr. SUWINASIS
Tunggul NIP.196009301989021001
Halaman : 1 dari 3

1. PENGERTIAN Vaksin Poliomyelitis Oral (OPV) adalah vaksin trivalen
merupakan cairan berwarna kuning kemerahan
dikemas dalam vial gelas yang mengandung suspensi
dari tipe 1,2 dan 3 virus poliomyelitis hidup yang telah
dilemahkan,yang dibuat pada sel primer ginjal fetus
kera.Vaksin Poliomyelitis Oral ini merupakan suspensi
“drops”untuk diteteskan melalui dropper (secara oral).
2. TUJUAN Sebagai Acuan dalam pemberian Imunisasi Polio agar
anak mempunyai daya tahan terhadap penyakit Polio
3. URAIAN UMUM Merangsang tubuh membentuk antibodi untuk memberi
perlindungan terhadap infeksi virus polio.
4. KEBIJAKAN Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Tentang Pedoman Penyelenggaraan Imunisasi.
5. REFERENSI Departemen Kesehatan RI. 2014. Modul Pelatihan
Pengelolaan Rantai Vaksin Program Imunisasi.
Jakarta.
6. ALAT DAN Alat-alat yang di butuhkan
BAHAN 1. Lemari es
2. Cool pack / kotak dingin cair
3. Alat pemantau paparan suhu beku ( Freeze Tag )
4. Alat pemantau paparan suhu panas ( vaccine
Cold Chain Monitor,VVCM )
5. Thermometer
6. Grafik catatan suhu

7. UNIT TERKAIT Puskesmas KIA,Pos Pembantu,Ponkesdes,Bidan
praktek mandiri.
8. DOKUMEN -POA Imunisasi
TERKAIT -SOP Penyimpanan Vaksin
-Pedoman Penyelenggaraan Imunisasi
9. REKAMAN - Harus diberikan secara oral.
- Pemberian secara bersama-sama dengan vaksin
TERKAIT

kadaluarsa dan VVM)  Buka tutup Vaksin dengan menggunakan Pinset / gunting kecil  Pasang pipet di atas botol vaksin  Letakkan anak pada posisi yang senyaman mungkin  Buka mulut anak dan teteskan vaksin polio sebanyak 2 tetes  Pastikan vaksin yang telah diberikan ditelan oleh anak yang di Imunisasi  Jika di muntahkan atau di keluarkan oleh anak. Berlaku : 00 : 05 Mei 2015 Kepala UPT Puskesmas Ambulu UPT PUSKESMAS O Disusunoleh Pemeriksa 1 : Pangestu : Yusuf W P AMBULU Pemeriksa 2 : Dian dr. SUWINASIS Tunggul NIP. DIPERHATIKAN . Kode : APS-PPM-2-14 Terbitan : 05 Mei 2015 Ditetapkan Oleh S No. REKAMAN HISTORIS REVISI TGL NO.Jangan ada barang lain selain vaksin didalam Lemari PERLU es. HAL YANG .pastikan agar vaksin tetap dalam keadaan kondisi steril  Rapikan Alat  Petugas mencuci tanga 11. BAGIAN YANG DIRUBAH PERUBAHAN KE REVISI . PELAYANAN IMUNISASI POLIO No. Revisi Tgl. PROSEDUR  Pinset /Gunting kecil LANGKAH.  Vaksin Polio dan Pipet  Kartu Imunisasi LANGKAH  Pastikan Vaksin Polio dalam keadaan Baik (perhatikan nomor bact.ulangi lagi penetesannya  Saat meneteskan vaksin ke mulut .196009301989021001 Halaman : 2 dari 3 hidup lainnya harus dilakukan secara terpisah.Vaksin yang rusak atau kadaluarsa jangan disimpan dalam Lemari es -Tidak boleh terpapar panas. 10.

196009301989021001 Halaman : 3 dari 3 . PELAYANAN IMUNISASI POLIO No. Berlaku : 00 : 05 Mei 2015 Kepala UPT Puskesmas Ambulu UPT PUSKESMAS O Disusunoleh Pemeriksa 1 : Pangestu : Yusuf W P AMBULU Pemeriksa 2 : Dian dr. Kode : APS-PPM-2-14 Terbitan : 05 Mei 2015 Ditetapkan Oleh S No. Revisi Tgl. SUWINASIS Tunggul NIP.