You are on page 1of 7

Program Kerja Komite Medis

Tahun 2017

RS Rumah Sehat terpadu Dompet Dhuafa
Jl. Raya Parung Bogor KM-42, Kemang, Bogor 16310
Telp. 0251 - 861 8561 Fax. 0251- 861 0902
info@rumahsehatterpadu.or.id, www.rumahsehatterpadu.or.id

Agar dapat berfungsi dengan baik maka selain dukungan. PROGRAM KERJA KOMITE MEDIS RS RUMAH SEHAT TERPADU DOMPT DHUAFA Periode Tahun 2017 A. B. Secara administratif agenda kerja Komite Medik adalah sebagai berikut: No. hal ini untuk mengurangi terjadinya friksi dan tumpang tindihnya suatu acara atau kegiatan Komite Medik dengan Kegiatan dari lingkup kerja lain yang dapat berakibat mengurangi target pencapaian kegiatan. Kegiatan Tujuan Peserta Sub Komite Kredensial . Pendahuluan Sebagai salah satu bagian dari organisasi di rumah sakit. dokter gigi dan dokter spesialis. Dokter Umum 2 Berkelanjutan ilmu kedokteran tertentu dan Perawat 1 bulan sekali Mengundang dokter umum Dokter Umum Round Table Diskusion 3 Puskesmas dan Klinik Praktek Dokter Umum Klinik Praktek 2 bulan sekali Pribadi sebagai faskes I Dokter Umum Puskesmas . Dokter baru yang akan Kredensial & Diketahui kelengkapan administrasi bergabung 1 Rekredensial profesi. Untuk maksud tersebutlah program kerja tahunan Komite Medik RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa disusun. wewenang dan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh Komite Medik maka diperlukan kerjasama dari seluruh jajaran dan lingkup terkait diatas. Untuk itu perlu dibuat program kerja tahunan yang bisa merealisasikan tujuan tersebut. Program Kerja Dalam pelaksanaan tugas Komite Medik sangat memerlukan dukungan dari Direktur dan Staf Manajemen baik dari Jajaran Pelayanan Medik. Dokter yang sudah 2 tahun bergabung di RST Sub Komite Mutu Pendidikan Kedokteran Memberikan refresing atas tema Dokter Spesialis. kerja sama yang baik. Penunjang Medik maupun dari semua lini dan fungsi operasional terkait di Rumah Sakit. Semoga program ini dapat direalisasikan dan beranfaat bagi semua pihak. pengalaman kerja . Komite Medik memegang peranan penting terutama dalam menjaga mutu dan profesionalitas keinerja medik baik dokter umum. Mengingat sangat banyaknya tugas. Komite Medik juga memerlukan Agenda Kerja yang tersinkronisasi dan tertata dengan agenda kerja jajaran diatas.

Pertemuan atau Rapat Sub-Komite dan Panitia Khusus. No. 2.sepert iKasus Kejadian Tidak Diharapkan (Adverse Event). Round Table Diskusion adalah diskusi yang diadakan dengan menyertakan dokter umum yang ada di RSTDD dan faskes I (puskesmas. . Pembahasanan Kasus Sulit. Sub Komite Kredensial akan membuat rekomendasi hasil kredensial atau rekredensial kepada Ketua Komite Medik dan Direktur RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa. klinik praktek ribadi) yang ada di sekitar RSTDD. Adalah kegiatan ilmiah yang berupa Diskusi dan Pembahasan Journal ilmiah dalam rangka meningkatkan wawasan keilmuan dan dilakukan secara bergilir. Kredensial dan Rekredensial. 5. Pertemuan ini dimaksud untuk membahas kasus yang kompleks dan sulit serta perlu untuk dipelajari guna mencari upaya untuk penanganan yang lebih baik dan lebih optimal. 6. 3. adalah kegiatan Kredensial atau rekredensial bagi calon tenaga medis atau tenaga medis yang sudah lebih dari dua tahun di RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa. Juga termasuk didalamnya adalah diskusi dan pembahasan pada kasus kematian pasien (Death Case). Kasus dengan penanganan yang sulit. Kegiatan Tujuan Peserta Ronde Pembahasan langsung kasus di 4Nara sumber dokter Dokter Umum RST rawat inap spesialis Sub Komite Etik dan Profesional Pembahasan Kasus Dokter Spesialis 4 Dokter Spesialis dan Dokter Umum (Sesuai Kasus) Dokter umum Sekretariat Komite Medik Komite Medis Rapat Internal Komdik 1 Semua Dokter Dokter Spesialis 1 bulan sekali Dokter Umum Rapat Managemen – Managmen dan Komdik serta Komite Medis 2 Komdik dokter lainnya Managemen 1 bulan sekali Penjelasan Agenda: 1. Rapat atau pertemuan ini diadakan khusus untuk mengidentifikasikan dan membahas masalah yang dihadapi oleh Sub-Komite ataupun Panitia Khusus guna mencari solusi yang diperlukan untukmengatasi dan memecahkan masalah tersebut diatas. 7. 4. kasus yang sedang menjadi masalah di masyarakat serta kasus lain yang disepakati oleh anggota untuk dibicarakan. Sub-Komite. Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan. Rapat Rutin semua Anggota Komite Medik:Rapat Rutin dilakukan untuk membahas dinamika masalah umum yang muncul di RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa dan berkaitan dengan Komite Medik. Ronde adalah aktivitas pembelajaran dan pembahsan kasus oleh Dokter Spesialis yang melibatkan dokter umum di RSTDD langsung pada pasien di ruang rawat inap atau ruangan operasi. Panitia Khusus maupun SMF.

maka Direktur berkoordinasi dengan Komite Medik dan selanjutnya memberikan disposisi kepada Ketua Komite Medik untuk menyelesaikan masalah tersebut dari sisi kewenangan Komite Medik. Masalah yang datang dari dalam (internal) yang memiliki kaitandengan pelayanan medis dapat langsung direspon oleh Komite Medik atau Direktur Rumah Sakit. c. Permasalahan yang sudah dibahas dan diberikan solusinya kemudian dibuatkan rekomendasinya oleh Ketua Komite Medik kepada Direktur Rumah Sakit untuk digunakan sebagaimana mestinya. Komite Medik mengadakan pertemuan dalam Rapat Komite Medik dengan SubKomite / Panitia atau SMF yang terkait masalah untuk membahasnya.8. Adalah agenda yang dijalankan secara rutin untuk membahas permasalahan. Bila Direktur Rumah Sakit yang terlebih dahulu mengetahui dan merespon masalah. Masalah dari dalam / internal MASALAH INTERNAL KOMITE MEDIK DIREKTUR RSTDD SUB KOMITE SMF Keterangan : a. Alur Pengelolaan Masalah 1. Rapat Rutin Komite Medis dengan Managmen RSTDD. d. b. peningkatan mutu pelayanan dan aktivitas Komite Medis lainnya. . C.

Panitia Khusus atau SMF yang terkait masalah tersebut.2. Masalah dari luar / eksternal MASALAH DIREKTUR RSTDD KOMITE MEDIK SMF SUB KOMITE SMF Penjelasan Alur Penanganan: 1. 4. 2. Permasalahan yang sudah dibahas dan diberikan solusinya kemudian direkomendasikan oleh Ketua Komite Medik kepada Direktur Rumah Sakit untuk digunakan sebagaimana mestinya. . Ketua Komite Medik mengadakan pertemuan untuk membahas masalah dengan Sub-Komite. Direktur Rumah Sakit akan menyeleksi kasus perkasus. Masalah yang datang dari luar / eksternal akan diterima dan direspon oleh Direktur Rumah Sakit. 3. kasus yang berhubungan dengan pelayanan atau profesi medis akan dikoordinasikandan di disposisikan ke Ketua Komite Medik.

d. 5. Terdapat dugaan adanya masalah pada Prosedur Pelayanan Medis. Sedangkan untuk kasus sulit sulit dengan kemungkinan yang bermasalah harus melapor ke Komite Medik. Kasus pasien yang dihadapi sangat kompleks dan memerlukan penanganan multidisiplin.3. 4. Untuk kasus kematian pasien yang bermasalah harus melaporkan ke Komite Medik paling lambat 1 minggu setelah pasien tersebut meninggal. 2. Komite Medik mendisposisikan ke Sub-KomitePeningkatan Mutu Pelayanan untuk mengadakan pertemuan ilmiah. 3. 6. Kasus kematian (Death Case) / kasus sulit yang dimunculkan untuk dibahas mempunyai kriteria sebagai berikut : a. Sub-Komite peningkatan mutu pelayanan membuat surat pemberitahuan kepada SMF terkait untuk menghadiri acara ilmiah. b. b. Hasil pembahasan kasus dan kesimpulan di buat oleh Sub-KomitePeningkatan Mutu Pelayanan & Litbang yang ditanda tangani oleh Ketua Peningkatan Mutu Pelayanan & Litbang dan diketahui ketua oleh Ketua Komite Medik. . c. SMF yang mempunyai kasus : a. tanda-tanda vital dan kesadaran pasien masih dalam batas normal tetapi keadaan pasien memburuk terjadi di atas 48 jam setelah dalam perawatan dokter tanpa diketahui penyebabnya. Diagnosa saat pasien masuk sampai perawatan dokter berakhir sangat meragukan atau belum jelas. Dari Ketua Komite Medikhasil pembahasan kasus tersebut dibuat rekomendasinyauntuk diserahkan kepada Direktur RSTDD untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Pada saat datang dirawat di RS. Pembahasan Kasus Kematian( Death Case) / Kasus Sulit DIREKTUR KASUS SMF DIREKTUR RSTDD KOMITE MEDIK RSUD SMF SUB KOMITE MUTU SMF Prosedur Pembahasan Kasus 1.

Penutupan Demikian program Komite Medis ini dibuat sebagai dasar perencanakan kegiatan dan anggaran yang akan dilakukan pada tahun 2017.000.000 Mutu Komed . baik bagi semua warga internal Rumah Sakit maupun bagi dokter yang ada di sekitar RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa.800. 15. Rumah Sakit memfasilitasi semua kebutuhan anggarnnya.000 Anggaran di atas adalah anggaran dasar atau modal awal untuk melakukan kegiatan.RTD 2 bulan sekali 6 6.000 Mutu Komed .Komite Medik (Komed) x pelaksanaan ) (Rp. . Anggaran yang berasal dari sponshorsip akan tetap dikelola oleh Bagian keuangan Rumah Sakit dan akan dikeluarkan sesuai dengan pengajuan dana yang dibutuhkan untuk suau kegiatan.100.000 Mutu Komed . Diharapkan program di atas dapat terlaksana secara maksimal. Anggaran Kegiatan Dalam menjalankan program kerja Komite Medis. Durasi (berapa Total Harga Mutu . sehingga mutu dan pelayanan medis yang diberikan semakin meningkat. Sumber anggaran yang digunakan berasal dari Rencana Anggaran dan kegiatan Tahuanan (RKAT) yang sudah ditetapkan dan anggaran lain yang didapat dari kerjasama dan sponshorsip yang difasilitasi Bagian Humas dan Marketing. Juga diharapkan keberadaan Komite Medis dapat dirasakan kemanfatannya.400.Kredensial & Rekredensial 12 2.000 Total Anggaran Rp. E.D.) Mutu Komed . Kekuarangannya dapat dikerjasamakan dengan berbagai pihak.PKB 1 bulan sekali 12 4. 300.Presentasi kasus 2 bulan sekali 6 2.