You are on page 1of 3

REFLEKSI DIRI

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 1
Nama : Visca Kenia Fitriana
NIM : 1301414085
Jurusan/Prodi : Bimbingan dan Konseling
Koor. Dosen Pembimbing : Drs. Apik Budi Santoso, M.Si.
Guru Pamong : Supiyarto, BA

Puji syukur praktikan ucapkan kepada Tuhan yang Maha Esa, karena atas rahmat dan
karunia-Nya, Praktik Pengalaman Lapangan 1 (PPL1) yang dimulai tanggal 24 Juli 2017
sampai dengan 7 Agustus 2017 dapat terlaksana dengan baik. Praktik Pengalaman Lapangan
(PPL) 1 merupakan serangkaian kegiatan yang wajib diikuti oleh mahasiswa program
kependidikan di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Pada PPL 1 periode 2017 ini
praktikan melaksanakan PPL di SMP Negeri 16 Semarang yang beralamat di Jalan Prof. Dr.
Hamka, Ngaliyan, Semarang. Bentuk kegiatan yang dilakukan selama kurun waktu 2 minggu
awal berupa observasi dan orientasi di sekolah latihan. Praktikan melakukan kegiatan
observasi dan orientasi yang berkaitan dengan struktur organisasi, administrasi sekolah,
hingga kondisi fisik sekolah yang berkaitan dengan kegiatan Bimbingan dan Konseling di
sekolah tersebut.
Baik dari segi pengadaan sarana prasrana, cara guru BK memberikan layanan maupun
kerja sama guru BK dengan pihak lain. Seluruh warga SMP Negeri 16 Semarang bersikap
baik dan ramah terhadap seluruh mahasiswa peserta PPL, baik Kepala Sekolah, guru
Bimbingan dan Konseling , guru-guru mata pelajaran, staf karyawan TU maupun para
siswanya. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik dapat memperlancar
pelaksanaan progran PPL di sekolah latihan tersebut. Sesuai dengan laporan PPL 1, setiap
mahasiswa harus membuat refleksi diri. Untuk melengkapi laporan PPL 1 tersebut, berkaitan
dengan pelakasanaan layanan bimbingan dan konseling, refleksi diri menyangkut hal-hal
sebagai berikut:

1. Kekuatan dan kelemahan pembelajaran mata pelajaran
Pemberian layanan Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 16 Semarang sudah berjalan
baik dimana pelaksanaan layanan BK yang ada di SMP Negeri 16 Semarang sesuai dengan
kebutuhan siswa, dengan dilakukannya need assessment menggunakan beberapa instrument
dan memanfaatkan lembaga tes psikologi, sehingga layanan yang diberikan sangat tepat
dengan kondisi siswa.
Sedangkan kelemahan yang terdapat dalam pelaksanaan BK di SMP Negeri 16 Semarang
adalah dimana tidak adanya ruang BK untuk saat ini dikarenakan ruang konseling yang
tadinya ada telah terkena proyek pembangunan jalan tol Semarang-Batang.

2. Ketersediaan sarana dan prasarana
Selama kegiatan observasi di SMP Negeri 16 Semarang yang dilaksanakan selama 10
hari, praktikan mengamati tentang kelengkapan sarana prasarana yang berkaitan dengan
pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Di SMP Negeri 16 Semarang sebenarnya
telah memiliki sarana prasarana yang cukup lengkap, seperti adanya ruang Bimbingan dan
Konseling yang didalamnya terdapat ruang penerimaan tamu, ruang kerja guru BK,
Perpustakaan BK yang berisi arsip-arsip yang tertata rapi, namun karena adanya proyek
pembangunan jalan tol Semarang-Batang yang menghancurkan beberapa bangunan sekolah,
salah satunya adalah ruang BK SMP Negeri 16 Semarang. Kemudian untuk pelaksanaan

3. dapat dikatakan sangat baik.Pd. S. Serta kemampuan praktikan dalam hal kepribadian yaitu sebagai seorang guru pembimbing dirasa masih kurang. memberikan arahan. M. jadi dalam pelaksanaannya beliau sering mengkomunikasikan hal-hal apa saja yang perlu praktikan laksanakan dalam memberikan layanan kepada siswa SMP Negeri 16 Semarang. 5. Saran pengembangan bagi sekolah latihan dan Unnes Saran pengembangan bagi SMP Negeri 16 Semarang yaitu berkaitan dengan pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 16 Semarang. serta merupakan dosen yang selalu memberikan motivasi agar praktikan tetap semangat dalam mengerjakan tugas dan kewajiban-kewajiban selama melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan. untuk saat ini praktikan masih belajar bagaimana membentuk kepribadian yang sesuai agar dapat memberikan layanan terbaik bagi peserta didik. sehingga pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 16 Semarang berjalan dengan baik. Untuk dosen pembimbing PPL 1 yaitu Afriyadi Sofyan. praktikan masih merasa kurang dalam hal paedagogik dan kepribadian. Bapak Supiyarto selaku guru pamong sangat mengetahui posisi praktikan di sekolah. guna mampu menerapkan teori yang didapat selama perkuliahan ke kondisi nyata sekolah. BA. 7.. Selanjutnya sekolah diharapkan mampu menjalin kerja . Kualitas guru pamong dan dosen pembimbing Guru Pamong yang mendampingi praktikan dalam pelakasanaan PPL ini adalah Bapak Supiyarto.layanan klasikal sendiri dilakukan di ruang kelas masing-masing yang telah disediakan LCD di masing-masing kelasnya. 4. Selain itu memperoleh pembelajaran terkait cara dalam beradaptasi dengan rekan kerja yaitu pihak guru. beliau sangat membantu praktikan. Kemudian didukung oleh tenaga konselor sekolah yang profesional dan berpengalaman.I. dimana nilai tambah yang diperoleh oleh praktikan adalah mengetahui kondisi yang sebenarnya pada lingkungan sekolah. Dimana masih banyak yang harus praktikan pelajari karena pelaksanaan BK di lapangan sangat berbeda dengan teori yang selama ini praktikan pelajari pada bangku perkuliahan dan apa yang akan kita jumpai di lapangan tekadang lebih kompleks dari yang terlihat. Ini terlihat dari progam bimbingan dan konseling yang selalu di perbarui tiap tahunnya sehingga layanan yang diberikan pun akan sesuai dengan kebutuhan siswa. dan karyawan sekolah sehingga dapat tercapai interaksi dan kerja sama yang optimal dalam melaksanakan kegiatan di sekolah. Praktikan bersyukur memiliki guru pamong dan dosen pembimbing yang selalu membantu dan membimbing dalam hal pencapaian dan meningkatkan kompetensi pendidik yang baik. Nilai tambah yang diperoleh mahasiswa setelah melaksanakan PPL1 Pelaksanaan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan I telah meberikan banyak ilmu dan pengalaman kepada praktikan. 6. Kualitas pembelajaran di sekolah latihan Pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 16 Semarang. untuk lebih memperhatikan dan meningkatkan sarana dan prasarana guna menunjang keterlaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling. Kons. Kemampuan diri praktikan Kemampuan praktikan selama pelaksanaan praktik ini dirasa belum sepenuhnya sempurna.Pd.. Beliau selalu membimbing dan memantau praktikan dalam mengobservasi.

semoga pihak UNNES dapat selalu menjalin kerja sama yang baik dengan sekolah-sekolah partner untuk selanjutnya.sama yang lebih intens kepada orang tua siswa dalam mengoptimalkan perkembangan siswa itu sendiri. Semarang. Sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak guna tercapainya pendidikan yang berkualitas. 4 Agustus 2017 . Saran pengembangan bagi Unnes yaitu sebagai partner disini.