You are on page 1of 2

1.

NAMA KEJUARAAN : IBC FOR POMITS
2. WAKTU DAN TEMPAT : 4 – 10 Maret 2013
GOR Bulutangkis ITS
3. UNDIAN
a. Seeded ditentukan oleh Referee berdasarkan rangking terakhir
b. Undian akan dilaksanakan di sekretariat IBC pada 3 Maret 2013
c. Bagi peserta yang sudah mendaftar dan membayar uang pendaftaran, jika
mengundurkan diri maka uang pendaftaran akan menjadi hak panitia tanpa suatu alasan
apapun.
4. SISTEM PERTANDINGAN
Pertandingan BEREGU DAN PERORANGAN dengan menggunakan SISTEM GUGUR
menentukan Juara I, II, dan III serta Semifinalis.
5. SHUTTLECOCK
Shuttlecock yang digunakan disediakan dan diatur oleh Panitia Pelaksana.
6. PERATURAN PERTANDINGAN
a. Peraturan pertandingan yang dipergunakan adalah peraturan PBSI/BWF.
b. Seorang atlet hanya dibenarkan bermain 3x pada event/partai yang berbeda.
c. Pemain yang harus bermain berturut-turut berhak mendapatkan istirahat 30 menit di
antara dua pertandingan yang akan dilakukan secara berturut-turut.
d. Pemain yang gilirannya bertanding sesuai jadwalnya setelah dipanggil dalam waktu 10
(sepuluh) menit tidak hadir/memasuki lapangan dinyatakan kalah/WO.
e. Selain pemain yang dipanggil untuk bertanding tidak dibenarkan masuk lapangan.
f. Apabila terjadi gangguan, Referee berhak menunda/memindahkan pertandingan dengan
melanjutkan skor yang telah dicapai.
g. Apabila akan memberikan perlengkapan tambahan kepada pemain yang sedang
bertanding harus melalui Referee.
h. Jadwal yang tertera dalam buku panduan menjadi dasar dilaksanakannya suatu
pertandingan, namun pertandingan dapat dimajukan waktunya atau mundur karena
terjadi WO dan lain sebagainya.
i. Peserta wajib mengetahui bila dan di mana pertandingannya dilakukan.
7. CIDERA DALAM PERTANDINGAN
a. Pemain yang mengalami cidera sewaktu bertanding tidak mendapatkan waktu khusus
untuk memulihkan cideranya, apabila tidak dapat melanjutkan pertandingan dinyatakan
kalah.
b. Pihak Panitia hanya menyediakan kotak P3K untuk keperluan medis.
8. SISTEM DALAM INTERVAL
a. Pertandingan menggunakan score 3 x 21 RALLY POINT dengan prinsip the best of
three games.

20 – 18. Keputusan Wasit yang memimpin pertandingan bersifat mengikat.00 WIB Persiapan Pembukaan Dilakukan oleh seluruh Pembukaan oleh MC peserta. d. panitia dan Undangan. KETENTUAN PERWASITAN a. 18.20 WIB Sambutan – sambutan Doa 18. di mana Pelatih diperkenankan mendatangi pemain untuk memberikan instruksi-instruksi.30 WIB Ceremonial Pembukaan Pertandingan 18. 10. SUSUNAN ACARA a. b. Tanggal 4 Maret 2013 PUKUL ACARA KETERANGAN 18. c.05 – 18. Antara game pertama dan kedua atau antara game kedua dan ketiga (bila ada) pemain berhak istirahat tidak lebih dari 120 detik. b. c. d. Pelatih boleh memberikan instruksi dengan kata-kata atau isyarat pada saat shuttle not in play. Wasit/Hakim Service/Hakim Garis yang memimpin pertandingan ditunjuk oleh Panitia Pelaksana/Referee. Referee berhak memutuskan segala sesuatu yang menyangkut pertandingan dan keputusannya bersifat final. namun pemain dilarang meninggalkan lapangan. 9.00 WIB Pertandingan . Apabila telah mencapai skor 11 pemain berhak istirahat tidak melebihi 60 detik. Wasit dapat menganulir keputusan Hakim Garis.30 – 23.