You are on page 1of 826

DINAS KESEHATAN

KOTA TANGERANG SELATAN
LAPORAN BULANAN PROGRAM POKOK PUSKESMAS
TAHUN 2016

PUSKESMPUSKESMA: PONDOK PUCUNG
BULAN BULAN :

I PROGRAM WAJIB PUSKESMAS
I JANUARI
I.1 PROMOSI KESEHATAN
I.1A PENYEBARLUASAN INFORMASI KESEHATAN Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah
Jl.Unta II L P L
I.1A.1 Jumlah Rumah (Rumah Tangga) yang ada 4810
I.1A.2 Jumlah Rumah (Rumah Tangga) yang dipantau/penyuluh PHBS tatanan Rumah Tangga 4810
I.1A.3 Jumlah Sarana Pendidikan Yang ada 33
I.1A.4 Jumlah Institusi pendidikan yang di Pantau / penyuluhan PHBS Tatanan Institusi pendidikan 0
I.1A.5 Jumlah sarana pelayanan kesehatan yang ada 8
I.1A.6 Jumlah Institusi kesehatan yang di Pantau / penyuluhan PHBS Tatanan Institusi Kesehatan 0
I.1A.7 Jumlah tempat kerja ( kantor instansi, pabrik ) yang ada 5
I.1A.8 Jumlah sarana tempat kerja yang di Pantau / penyuluhan PHBS Tatanan institusi Tempat kerja 0
I.1A.9 Jumlah tempat tempat umum ( terminal, stasiun, kolam renang,pasar,tempat ibadah ) yang ada 10
I.1A.10 Jumlah tempat tempat umum yang di Pantau/ penyuluhan PHBS Tatanan tempat tempat umum 0
I.1A.11 Jumlah penyebarluasan informasi kesehatan melalui kemitraan / LSM 0
I.1A.12 Jumlah Majlis Ta'lim ( Kelompok pengajian ) yang ada 0
I.1A.13 Jumlah anggota majlis ta'lim yang di beri Informasi Kesehatan 0
I.1A.14 Jumlah penyebarluasan informasi kesehatan melalui Media cetak/elektronik 0
I.1A.15 Jumlah kelompok pemuda ( karang taruna ) yang ada 1
Remaja sekolah dan Luar Sekolah / Karang taruna usia 10-19 tahun yang diberi Informasi L P L
I.1A.16 Remaja Sekolah SMP yang mendapatkan informasi
I.1A.17 Kesehatan Reproduksi Remaja 0
I.1A.18 NAPZA 0
I.1A.19 GIZI 0
I.1A.20 ANEMIA 0
I.1A.21 HIV/AIDS 0
I.1A.22 IMS 0
I.1A.23 Lain-lain 0
Remaja Sekolah SMA yang mendapatkan informasi L P L
I.1A.24 Kesehatan Reproduksi Remaja
I.1A.25 NAPZA 0
I.1A.26 GIZI 0
I.1A.27 ANEMIA 0
I.1A.28 HIV/AIDS 0
I.1A.29 IMS 0
I.1A.30 Lain-lain 0
Remaja Luar Sekolah (Karang Taruna) yang mendapatkan informasi L P L
I.1A.31 Kesehatan Reproduksi Remaja 0
I.1A.32 NAPZA 0
I.1A.33 GIZI 0
I.1A.34 ANEMIA 0
I.1A.35 HIV/AIDS 0
I.1A.36 IMS 0
I.1A.37 Lain-lain 0
Jumlah Sekolah yang diberi informasi
Jumlah Sekolah SMP yang diberi informasi L P L
I.1A.38 Kesehatan Reproduksi Remaja 0
I.1A.39 NAPZA 0
I.1A.40 GIZI 0
I.1A.41 ANEMIA 0
I.1A.42 HIV/AIDS 0
I.1A.43 IMS 0
I.1A.44 Lain-lain 0
Jumlah Sekolah SMA yang diberi informasi L P L
I.1A.45 Kesehatan Reproduksi Remaja 0
I.1A.46 NAPZA 0
I.1A.47 GIZI 0
I.1A.48 ANEMIA 0
I.1A.49 HIV/AIDS 0
I.1A.50 IMS 0
I.1A.51 Lain-lain 0
I.1B PEMBINAAN UKBM (USAHA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT) L P L
I.1B.1 Jumlah Posyandu yang ada 12
I.1B.2 Jumlah Posyandu yang dibina : 12
I.1B2.1 Jumlah posyandu pratama yang dibina 0
I.1B2.2 Jumlah posyandu Madya yang dibina 9
I.1B2.3 Jumlah posyandu Purnama yang dibina 2
I.1B2.4 Jumlah posyandu Mandiri yang dibina 1
I.1B2.5 Jumlah posbindu pratama yang dibina 0
I.1B2.6 Jumlah posbindu Madya yang dibina 3
I.1B2.7 Jumlah posbindu Purnama yang dibina 0
I.1B2.8 Jumlah posbindu Mandiri yang dibina 1
Jumlah Kelurahan Siaga Aktif yang ada
Jumlah pengembangan Kelurahan siaga aktif yang dibina
I.1B.3 Jumlah pondok pesantren yang ada
I.1B.4 Jumlah pondok pesantren yang memiliki pos kesehatan
I.1B.5 Jumlah Pondok pesantren yang memiliki pos kesehatan pesantren yang dibina
I.1B.6 Jumlah Kader kesehatan yang ada 70
I.1B.7 Jumlah Kader kesehatan yang dilatih / dibina 70
I.1B.8 Jumlah Tokoh masyarakat ( TOMA ) yang ada 110
I.1B.9 Jumlah Tokoh Masyarakat ( Toma ) yang dilatih / dibina 0
I.1B.10 Jumlah Tokoh Agama ( TOGA ) yang ada 4
I.1B.11 Jumlah Tokoh Agama ( Toga )yang dilatih / dibina 0
I.1B.12 Jumlah Kelompok kerja ( Pokja ) kelurahan sehat yang ada 1
I.1B.13 Jumlah Kelompok kerja ( Pokja ) Kelurahan sehat yang dilatih / dibina 1
I.1B.14 Jumlah Anggota Pramuka SBH yang dilatih / dibina 0
I.2 KESEHATAN IBU DAN ANAK, KB
I.2A KESEHATAN IBU
I.2A.1 Jumlah ibu hamil baru yang mempunyai buku KIA
I.2A.2 Jumlah kunjungan baru ibu hamil (K1 Murni) 37
I.2A.3 Jumlah kunjungan baru ibu hamil (K1 Akses) 7
I.2A.4 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
I.2A.5 Jumlah ibu hamil dengan status T1 32
I.2A.6 Jumlah ibu hamil dengan status T2 27
I.2A.7 Jumlah ibu hamil dengan status T3 25
I.2A.8 Jumlah ibu hamil dengan status T4 5
I.2A.9 Jumlah ibu hamil dengan status T5 0
I.2A.10 Jumlah ibu hamil dapat Fe ke-1 (30 tablet) 44
I.2A.11 Jumlah ibu hamil trimester III mendapat Fe ke-3 (90 tablet) 36
I.2A.12 Jumlah bumil dengan kurang energi kalori (KEK) bila lila kurang dari 23,5 cm 3
I.2A.13 Jumlah Ibu Hamil yang diperiksa protein Urin 44
I.2A.14 Jumlah Ibu Hamil dengan Protein Urin positif 0
I.2A.15 Jumlah bumil diperiksa kadar hemogrobin (HB) 44
I.2A.16 Jumlah bumil diperiksa HB dengan anemia ( HB kurang dari 11gr%)
I.2A.17 Jumlah Ibu Hamil yang d periksa IMT
I.2A.18 Jumlah Ibu hamil yang diperiksa / skrining gangguan kejiwaan
I.2A.19 Jumlah Ibu hamil yang positif mengalalami gangguan jiwa
I.2A.20 Jumlah ibu hamil yang diperiksa gula darah (GD)
I.2A.21 Jumlah ibu hamil yang hasil gula darah (GD)>140 g/dl
I.2A.22 Jumlah Ibu hamil yang datng dengan HIV (+)
I.2A.23 Jumlah Ibu hamil yang di tawarkan test HIV 44
I.2A.24 Jumlah ibu hamil yang di test HIV 44
I.2A.25 Jumlah ibu hamil hasil test HIV (+)
I.2A.26 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan ART
I.2A.27 Jumlah ibu yang melahirkan pervaginam dengan HIV (+)
I.2A.28 Jumlah ibu yang melahirkan perabdominal (SC) dengan HIV (+)
I.2A.29 Jumlah ibu hamil yang diperiksa mikroskopis/RDT (malaria)
I.2A.30 Jumlah ibu hamil yang positif malaria
I.2A.31 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan kelambu
I.2A.32 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan KINA / ACT
I.2A.33 Jumlah ibu hamil yang diperiksa dahak
I.2A.34 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan dahak TB (+)
I.2A.35 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan obat TB
I.2A.36 Jumlah ibu hamil yang diperiksa ankylostoma (Kecacingan)
I.2A.37 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan test ankylostoma (Kecacingan) (+)
I.2A.38 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan obat ankylostoma (Kecacingan)
I.2A.39 Jumlah ibu hamil yang diperiksa IMS
I.2A.40 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan test IMS (+)
I.2A.41 Jumlah ibu hamil yang IMS dan diobati
I.2A.42 Jumlah ibu hamil yang diperiksa Hepatitis B
I.2A.43 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan Hepatitis B (+)
I.2A.44 Jumlah ibu hamil yang Hepatitis B (+) dan diobati
I.2A.45 Jumlah Kelas Ibu hamil yang terbentuk
I.2A.46 Jumlah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil 1
I.2A.47 Jumlah suami / keluarga yang mengikuti kelas ibu hamil
I.2A.48 Jumlah Bidan yang melakukan kelas ibu hamil
I.2A.49 Jumlah bumil < 19 tahun yang diperiksa oleh Nakes 1
I.2A.50 Jumlah kasus MATERNAL (Bumil, Bulin, Bufas) Resti/Komplikasi dideteksi/ditemukan Nakes 12
I.2A.51 Jumlah kasus MATERNAL ( Bumil, Bulin, Bufas) Resti/Komplikasi dideteksi/ditemukan Masyarakat
I.2A.52 Jumlah kasus resiko tinggi/komplikasi MATERNAL (Bumil,bulin,Bufas) ditangani 12
I.2A.53 Jumlah kasus resiko tinggi MATERNAL (Bumil,Bulin,Bufas) dirujuk 3
I.2A.54 Jumlah ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan ( Bidan) 19
I.2A.55 Jumlah ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan (Dokter SPOG ) 3
I.2A.56 Jumlah pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan (RS/ RSIA) 3
I.2A.57 Jumlah pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan (BPS/RB) 16
I.2A.58 Jumlah pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan (Puskesmas) 5
I.2A.59 Jumlah pertolongan persalinan di Non fasilitas kesehatan (dukun telatih)
I.2A.60 Jumlah bulin yang melaksanakan inisiasi menyusu dini (IMD) 24
I.2A.61 Jumlah ibu bersalin dapat Vitamin A nifas (2 kapsul) 64
I.2A.62 Jumlah ibu bersalin < 19 tahun yang ditolong oleh Nakes
I.2A.63 Jumlah kunjungan nifas ke 1 (KF1),1-3 hari 24
I.2A.64 Jumlah kunjungan nifas ke 2 (KF2),4-28 hari 23
I.2A.65 Jumlah kunjungan nifas ke 3 (KF3),29-42 hari 24
I.2A.66 Jumlah kematian ibu
I.2A.67 Jumlah kematian ibu karena pendarahan
I.2A.68 Jumlah kematian ibu karena hipertensi dalam kehamilan
I.2A.69 Jumlah kematian ibu karena infeksi
I.2A.70 Jumlah kematian ibu karena abortus
I.2A.71 Jumlah kematian ibu karena partus lama
I.2A.72 Jumlah kematian ibu karena gangguan sistem peredaran darah (jantung,stroke dll)
I.2A.73 Jumlah kematian ibu karena gangguan metabolik (DM dll)
I.2A.74 Jumlah kematian ibu karena lain-lain
I.2A.75 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara mental (umur 15-44 tahun)
I.2A.76 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara mental (umur 45-60 tahun)
I.2A.77 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara mental (umur >60 tahun)
I.2A.78 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara fisik (umur 15-44 tahun)
I.2A.79 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara fisik (umur 45-60 tahun)
I.2A.80 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara fisik (umur >60 tahun )
I.2A.81 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara emosional (umur 15-44 tahun)
I.2A.82 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara emosional (umur 45-60 tahun)
I.2A.83 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara emosional (umur >60 tahun)
I.2A.84 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara penelantaran ( umur 15-44 tahun)
I.2A.85 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara penelantaran (umur 45-60tahun)
I.2A.86 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara penelantaran ( umur > 60 tahun)
I.2A.87 Penanganan kekerasan terhadap perempuan di Puskesmas/di Rumah Sakit
I.2A.88 Penanganan kekerasan terhadap perempuan yang dirujuk
PETUGAS YANG TELAH MENDAPATKAN PELATIHAN IBU
I.2A.89 Petugas terlatih APN (Bidan) 1
I.2A.90 Petugas terlatih APN (Dokter)
I.2A.91 Petugas terlatih USG (Bidan) 1
I.2A.92 Petugas terlatih USG (Dokter)
I.2A.93 Petugas terlatih Kelas Ibu Hamil (Bidan) 1
I.2A.94 Petugas terlatih Kelas Ibu Hamil (Dokter)
I.2A.95 Petugas D.O terlatih Software PPWSKIA 1
I.2A.96 Petugas Bidan terlatih Software PPWSKIA 1
I.2A.97 Jumlah kelurahan yang melaksanakan P4K
I.2A.98 Jumlah rumah tunggu kelahiran
I.2B KELUARGA BERENCANA
I.2B.1 Jumlah PUS seluruhnya 6132
I.2B.2 Jumlah PUS Miskin 160
I.2B.3 Jumlah PUS Miskin Ber KB 115
I.2B.4 Jumlah PUS 4 T Ber KB 65
I.2B.5 Jumlah PUS 4 T Ber KB 0
I.2C JUMLAH AKSEPTOR KB BARU
I.2C.1 Jumlah akseptor KB Baru PIL 8
I.2C.2 Jumlah akseptor KB Baru Suntik 28
I.2C.3 Jumlah akseptor KB Baru AKDR 0
I.2C.4 Jumlah akseptor KB Baru Implant 2
I.2C.5 Jumlah akseptor KB Baru Kondom 0
I.2C.6 Jumlah akseptor KB Baru MOW 0
I.2C.7 Jumlah akseptor KB Baru MOP 0
I.2C.8 Jumlah akseptor KB Baru Lain-lain 0
I.2D JUMLAH AKSEPTOR KB AKTIF 38 0
I.2D.1 Jumlah akseptor KB Aktif PIL 1064 170
I.2D.2 Jumlah akseptor KB Aktif Suntik 2771 916
I.2D.3 Jumlah akseptor KB Aktif AKDR 312 18
I.2D.4 Jumlah akseptor KB Aktif Implant 65 11
I.2D.5 Jumlah akseptor KB Aktif Kondom 115 11
I.2D.6 Jumlah akseptor KB Aktif MOW 119 3
I.2D.7 Jumlah akseptor KB Aktif MOP 1 0
I.2D.8 Jumlah akseptor KB Aktif Lain-lain 0
I.2D.9 Jumlah akseptor yang mengalami komplikasi 0
I.2D.10 Jumlah akseptor yang mengalami kegagalan 0
I.2D.11 Jumlah akseptor yang drop out 28
I.2E PENERIMAAN ALAT KONTRASEPSI
I.2E.1 PIL 0
I.2E.2 Suntikan 0
I.2E.3 AKDR 0
I.2E.4 Implan 0
I.2E.5 Kondom 0
1.2F PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI
I.2F.1 PIL 10
I.2F.2 Suntikan 40
I.2F.3 AKDR 0
I.2F.4 Implan 2
I.2F.5 Kondom 0
1.2G PASCA SALIN
I.2G.1 PIL 0
I.2G.2 Suntikan 18
I.2G.3 AKDR 0
I.2G.4 Implan 0
I.2G.5 Kondom 0
I.2G.6 MOW 0
I.2G.7 KB Baru Lainnya 0
1.2H PEMERIKSAAN IVA TEST 0
I.2H.1 WUS(Umur 15-49 Tahun) Sudah Menikah / Pernah menikah 0
I.2H.2 WUS ( Umur > 50 Tahun) Sudah Menikah / Pernah menikah 0
1.2I PETUGAS YANG TELAH MENDAPATKAN PELATIHAN KB
1.2I.1 CTU BIDAN 2
1.2I.2 CTU DOKTER 0
1.2I.3 KB PASCA SALIN 2
1.2I.4 ABPK BIDAN 2
1.2I.5 ABPK DOKTER 0
1.2I.6 MOW DOKTER 0
1.2I.7 MOP DOKTER 0
1.2I.8 MOP PERAWAT 0
I.3 KESEHATAN ANAK
I.3A PERINATAL & BAYI L P L
I.3A.1 Jumlah bayi lahir hidup 3211 3213
I.3A.2 Jumlah bayi lahir mati (IUFD) 0 0
I.3A.3 Jumlah bayi lahir prematur <37 minggu (259 hari) 0 0
I.3A.4 Jumlah bayi dengan BBLR <2500 gram (Tanpa memandang masa kehamilan) 0 0
I.3A.5 Jumlah bayi yang baru mempunyai buku KIA 3211 3213
I.3A.6 Jumlah bayi mendapat vitamin K1 3211 3213
I.3A.7 Jumlah bayi melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini 2911 3013
I.3A.8 Jumlah kunjungan NEONATAL I (6-48 jam) 3211 3213
I.3A.9 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari) 3211 3213
I.3A.10 Jumlah kunjungan NEONATAL III (8-28 hari) 3211 3213
I.3A.11 Jumlah kunjungan NEONATAL (meliputi KN I,II,III) 3211 3213
I.3A.12 Jumlah NEONATAL (0-28 hari) dengan komplikasi yang ditemukan 0 0
I.3A.13 Jumlah NEONATAL (0-28 hari) dengan komplikasi yang ditangani 2 3
I.3A.14 Jumlah NEONATAL (0-28 hari) dengan komplikasi yang dirujuk 0 0
I.3A.15 Jumlah kunjungan BAYI I (29 hari-2 bulan) 2913 3014
I.3A.16 Jumlah kunjungan BAYI II ( 3-5 bulan) 2913 3014
I.3A.17 Jumlah kunjungan BAYI III ( 6-8 bulan) 2913 3014
I.3A.18 Jumlah kunjungan BAYI IV ( 9-11 bulan) 2913 3014
I.3A.19 Jumlah kunjungan BAYI (meliputi kunjungan bayi I,II,III,IV) 2913 3014
I.3A.20 Jumlah bayi yang diperiksa SHK ( Skrining Hipotiroid) 0 0
I.3A.21 Jumlah bayi dengan hasil penimbangan T 80 96
I.3A.22 Jumlah bayi dengan hasil KPSP Dp (4 kali dalam 1 tahun ) 2 2
I.3A.23 Kematian NEONATAL 0-6 hari 0 0
I.3A.24 Kematian NEONATAL 7-28 hari 0 0
I.3A.15.1 a. Trauma lahir 0 0

I.3A.15.2 b. Asfiksia 0 0

I.3A.15.3 c. BBLR <2500 gram 0 0

I.3A.15.4 d. Infeksi 0 0

I.3A.15.5 e. Tetanus neonaturum 0 0

I.3A.15.6 f. Ikterus/kelainan darah 0 0

I.3A.15.7 g. Kelainan bawaan 0 0

I.3A.15.8 h. Masalah Laktasi 0 0
I.3A.15.9 i. ................ 0 0

I.3A.15.10 j. ................ 0 0

I.3A.24 Kematian bayi 29 hari - 11 bulan 0 0

I.3A16.1 Diare 0 0

I.3A16.2 Pneumonia 0 0

I.3A16.3 Meningitis/Enchephalitis 0 0

I.3A16.4 Sepsis 0 0

I.3A16.5 Kelainan jantung 0 0

I.3A16.6 Kelainan pencernaan 0 0

I.3A16.7 Ikterus/kelainan darah 0 0

I.3A16.8 Kelainan bawaan 0 0

I.3A16.9 Demam berdarah dengue 0 0

I.3A16.10 ................ 0 0

I.3A16.11 ................... 0 0

I.3A16.12 .................... 0 0

I.3A.27 Jumlah kasus kematian neonatal di otopsi verbal 0 0

I.3A.28 Jumlah kasus kematian bayi di otopsi verbal 0 0

I.3B ANAK BALITA & APRAS(ANAK USIA PRA SEKOLAH) L P L

I.3B.1 Jumlah kunjungan balita 100 100

I.3B.2 Jumlah Kunjuan balita sakit ke puskesmas 20 30

I.3B.3 Jumlah kunjungan balita yang ditangani dengan MTBS 5 3

I.3B.4 Jumlah balita yang mempunyai KIA 971 1116

I.3B.5 Jumlah balita yang mendapat pemantauan perkembangan min. 8x/tahun 2 2
I.3B.6 Jumlah balita yang mendapat pemantauan perkembangan min. 2x/tahun 3 0

I.3B.7 Jumlah balita yang mendapatkan vitamin A 2x/tahun 0 0

I.3B.8 Jumlah kematian balita 0 0

I.3B.7.1 Infeksi Saluran nafas (Pneumonia) 0 0

I.3B.7.2 Asfiksia 0 0

I.3B.7.3 Diare 0 0

I.3B.7.4 Campak 0 0

I.3B.7.5 DBD 0 0

I.3B.7.6 Meningitis/encephalitis 0 0

I.3B.7.7 Kelainan bawaan 0 0

I.3B.7.8 Sepsis 0 0

I.3B.7.9 Lain-lain 0 0

I.3B.7.10 ................ 0 0

I.3B.7.11 ................... 0 0

I.3B.7.12 .................... 0 0

I.3A.9 Jumlah kematian balita diaudit 0 0

I.3A.10 Jumlah sasaran siswa TK / RA 18

I.3A.11 Jumlah sasaran siswa TK / RA yang di periksa penjaringan kesehatan 18

I.3A.12 Jumlah sasaran sekolah SD/MI 11

I.3A.13 Jumlah sekolah SD/MI yang melaksanakan penjaringan kesehatan 11

I.3A.14 Jumlah TK/ RA yang melaksanakan pemeriksaan berkala (6 Bulan sekali) 18

I.3A.15 Jumlah SD/ MIyang melaksanakan pemeriksaan berkala(6 bulan sekali)

I.3A.16 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 0-11 Bulan)
I.3A.17 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 1-4 Tahun)

I.3A.18 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 5-9 Tahun)

I.3A.19 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 10-14 Tahun)

I.3A.20 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 15-18 Tahun)

I.3A.21 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik ( Umur 0-11 Bulan)

I.3A.22 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik (Umur 1-4 Tahun)

I.3A.23 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik ( Umur 5-9 Tahun)

I.3A.24 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik (Umur 10-14 Tahun)

I.3A.25 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik (Umur 15-18 Tahun)

I.3A.26 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 0-11 Bulan)

I.3A.27 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional ( Umur 1-4 Tahun)

I.3A.28 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 5-9 Tahun)

I.3A.29 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 10-14 Tahun)

I.3A.30 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 15-18 Tahun)

I.3A.31 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 0-11 Bulan)

I.3A.32 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 1-4 Tahun)

I.3A.33 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 5-9 Tahun)

I.3A.34 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran ( Umur 10-14 Tahun)

I.3A.35 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 15-18 Tahun)

I.3A.36 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 0-11 Bulan)

I.3A.37 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 1-4 Tahun)

I.3A.38 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking ( Umur 5- 9 Tahun)

I.3A.39 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 10-14 Tahun)
I.3A.40 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 15-18 Tahun)

PETUGAS YANG TELAH MENDAPATKAN PELATIHAN KESEHATAN ANAK L P L
I.3A.41 Asfiksia (Bidan)
I.3A.42 Asfiksia (Dokter)
I.3A.43 Asfiksia (perawat)
I.3A.44 BBLR (Bidan)
I.3A.45 BBLR (Dokter)
I.3A.46 BBLR (perawat)
I.3A.47 MTBS (Dokter)
I.3A.48 MTBS (Bidan)
I.3A.49 MTBS (Perawat)
I.3A.50 Kekerasan terhadap anak (Dokter)
I.3A.51 Kekerasan terhadap anak (Perawat)
I.3A.52 SDIDTK (Dokter)
I.3A.53 SDIDTK (Bidan)
I.3A.54 SDIDTK (Perawat)
I.3A.55 KELAS Balita (Dokter)
I.3A.56 KELAS Balita (Bidan)
I.3A.57 SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital)
I.4 PERBAIKAN GIZI
I.4A PERBAIKAN GIZI L P L
I.4A.1 Jumlah Sasaran Bayi (S) : (0 - 5 bulan) 160 171 0
I.4A.2 Jumlah Sasaran Bayi (S) : (6 - 11 bulan) 198 211 0
I.4A.3 Jumlah Sasaran Balita (S) : (12 - 23 bulan) 330 309 0
I.4A.4 Jumlah Sasaran Balita (S) : (24 - 59 bulan) 877 821 0
I.4A.5 Jumlah Bayi yang mempunyai KMS (K) : (0 - 11 bulan) 125 130 1
I.4A.6 Jumlah Balita yang mempunyai KMS (K) : (12 - 23 bulan) 168 170 1
I.4A.7 Jumlah Balita yang mempunyai KMS (K) : (24 - 59 bulan) 280 230 1
I.4A.8 Jumlah Bayi yang ditimbang (D) : (0 - 11 bulan) 53 55 2
I.4A.9 Jumlah Balita yang ditimbang (D) : (12 - 23 bulan) 54 61 1
I.4A.10 Jumlah Balita yang ditimbang (D) : (24 - 59 bulan) 93 124 1
I.4A.11 Jumlah Bayi yang Naik berat badannya (N) : (0 - 11 bulan) 32 32 1
I.4A.12 Jumlah Balita yang Naik berat badannya (N) : (12 - 23 bulan) 30 30 0
I.4A.13 Jumlah Balita yang Naik berat badannya (N) : (24 - 59 bulan) 42 43 0
I.4A.14 Jumlah Bayi yang tidak naik berat badannya (T) : (0 - 11 bulan) 9 19 2
I.4A.15 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya (T) : (12 - 23 bulan) 17 30 0
I.4A.16 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya (T) : (24 - 59 bulan) 31 53 0
I.4A.17 Jumlah Bayi yang ditimbang bulan ini tapi bln lalu tidak di timbang (O) : (0 - 11 bulan) 11 12 2
I.4A.18 Jumlah Balita yang ditimbang bulan ini tapi bln lalu tidak di timbang (O) : (12 - 23 bulan) 15 11 2
I.4A.19 Jumlah Balita yang ditimbang bulan ini tapi bln lalu tidak di timbang (O) : (24 - 59 bulan) 28 35 2
I.4A.20 Jumlah Bayi yang baru di timbang bulan ini (B) : (0 - 11 bulan) 11 13 0
I.4A.21 Jumlah Balita yang baru di timbang bulan ini (B) : (12 - 23 bulan) 0 0 0
I.4A.22 Jumlah Balita yang baru di timbang bulan ini (B) : (24 - 59 bulan) 1 1 0
I.4A.23 Jumlah Bayi yang tidak naik berat badannya 2x berturut-turut (2T) : (0 - 11 bulan) 0 0 0
I.4A.24 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya 2x berturut-turut (2T) : (12 - 23 bulan) 0 0 0
I.4A.25 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya 2x berturut-turut (2T) : (24 - 59 bulan) 0 0 0
I.4A.26 Jumlah BGM Kasus Baru (0 - 11 bulan) 0 0 0
I.4A.27 Jumlah BGM Kasus Baru (12 - 23 bulan) 0 1 0
I.4A.28 Jumlah BGM Kasus Baru (24 - 59bulan) 1 0 0
I.4A.29 Jumlah BGM Kasus Lama (0 - 11 bulan) 0 0 0
I.4A.30 Jumlah BGM Kasus Lama (12 - 23 bulan) 0 0 0
I.4A.31 Jumlah BGM Kasus Lama (24 - 59bulan) 0 0 0
I.4A.32 Jumlah Bayi Gizi Buruk Baru (0 - 11 bulan) 0 0 0
I.4A.33 Jumlah Balita Gizi Buruk Baru (12 - 23 bulan) 0 0 0
I.4A.34 Jumlah Balita Gizi Buruk Baru (24 - 59 bulan) 0 0 0
I.4A.35 Jumlah Bayi Gizi Buruk Lama (0 - 11 bulan) 0 0 0
I.4A.36 Jumlah Balita Gizi Buruk Lama (12 - 23 bulan) 0 0 0
I.4A.37 Jumlah Balita Gizi Buruk Lama (24 - 59 bulan) 0 0 0
I.4A.38 Jumlah Balita Gizi Buruk mendapat perawatan 1 1 0
I.4A.39 Jumlah Balita Gizi Buruk yang membaik (sembuh) 0 0 0
I.4A.40 Jumlah Balita Gizi Buruk yang dirawat Inap 0 0 0
I.4A.41 Jumlah Balita Gizi Buruk yang dirawat jalan 1 1 0
I.4A.42 Jumlah Balita Gizi Buruk yang meninggal 0 0 0
I.4A.43 Jumlah Bayi ( 6 - 11 Bln ) Gakin 0 0 0
I.4A.44 Jumlah Balita ( 12 - 23 Bln ) Gakin 0 0 0
I.4A.45 Jumlah Bayi (6 - 11 bulan) Gakin yang mendapat MP-ASI 0 0 0
I.4A.46 Jumlah Bayi (12 - 23 bulan) Gakin yang mendapat MP-ASI 0 0 0
I.4A.47 Jumlah Balita dapat kapsul Vitamin A (6 - 11 bulan) 0 0 0
I.4A.48 Jumlah Balita dapat kapsul Vitamin A (12 - 59 bulan) 0 0 0
I.4A.49 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang masih diberi ASI saja ( √ ) 3 2 1
I.4A.50 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang sudah diberi Pendamping ASI ( x ) 4 3 0
I.4A.51 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang tidak datang penimbangan ( A ) 10 13 0
I.4A.52 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang kembali diberi ASI saja / Relaktasi (R) 0 0 0
I.4A.53 Jumlah Balita yang kurus 3 3 0
I.4A.54 Jumlah Balita Kurus yang mendapat PMT 2 2 0
I.4A.55 Jumlah Bumil KEK yang mendapat PMT 0 3 0
I.5B PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR MALARIA L P L
I.5B.1 Jumlah kasus baru penyakit malaria daerah setempat 0 0 0
I.5B.2 Jumlah kasus baru penyakit malaria import 0 0 0
I.5B.3 Jumlah kasus lama penyakit malaria 0 0 0
I.5B.4 Jumlah sediaan darah diperiksa ACD 0 0 0
I.5B.5 Jumlah sediaan darah diperiksa PCD 0 0 0
I.5B.6 Jumlah sediaan darah yang positif ACD 0 0 0
I.5B.7 Jumlah sediaan darah yang positif PCD 0 0 0
I.5B.8 Jumlah kasus malaria yang diobati sesuai standar 0 0 0
I.5C PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR FILARIA L P L
I.5C.1 Jumlah kasus baru penyakit Filaria 0 0 0
I.5C.2 Jumlah kasus lama penyakit Filaria 0 0 0
I.5C.3 Jumlah sedian darah jari yang diperiksa 0 0 0
I.5C.4 Jumlah sedian darah jari yang positif 0 0 0
I.5C.5 Jumlah pengobatan Massal 0 0 0
I.5C.6 Jumlah kasus filaria yang diobati 0 0 0
I.5D PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR DBD (DEMAM BERDARAH DENGUE) L P L
I.5D.1 Jumlah kasus penyakit DBD 1 0 0
I.5D.2 Jumlah penderita yang meninggal 0 0 0
TAMBAH
I.5D.3 Jumlah kelurahan / desa dengan ABJ > 95% AN 1 0 0
I.5D.4 Jumlah fokus DBD yang di Fogging LAMPIRA 0 0 0
I.5D.5 Jumlah fokus DBD yang diabatisasi N DI 1 0 0
SEKSI
I.5D.6 Jumlah fokus DBD yang ditangani sesuai standar P2M 1 0 0
AN
LAMPIRA
N DI
SEKSI
P2M
I.5D.7 Temuan kasus dengan KDRS 1 0 0
I.5E PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR PENYAKIT KELAMIN L P L
I.5E.1 Jumlah penderita GO Klinis 0 0 0
I.5E.2 Jumlah pemeriksaan Smear GO 0 0 0
I.5E.3 Jumlah kasus IMS 0 3 0
I.5E.4 Jumlah kasus IMS yang diobati 0 3 0
I.5E.5 Jumlah Klien IMS yang berkunjung ke Puskesmas : (Lama) 0 3 0
I.5E.6 Jumlah Klien IMS yang berkunjung ke Puskesmas : (Baru) 0 0 0
I.5E.9 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : < 15 th 0 0 0
I.5E.10 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : 15 - 24 th 0 2 0
I.5E.11 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : 25 - 34 th 0 0 0
I.5E.12 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : 35 - 44 th 0 0 0
I.5E.13 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : > 44 th 0 1 0
I.5E.14 Status Perkawinan klien : Menikah 0 3 0
I.5E.15 Status Perkawinan klien : Belum Menikah 0 0 0
I.5E.16 Status Perkawinan klien : Janda / Duda TAMBAH 0 0 0
I.5E.17 Jenis pekerjaan klien : Pelajar AN 0 0 0
LAMPIRA
I.5E.18 Jenis pekerjaan klien : Mahasiswa N DI 0 0 0
I.5E.19 Jenis pekerjaan klien : Karyawan / i SEKSI 0 0 0
I.5E.20 Jenis pekerjaan klien : Ibu Rumah Tangga P2M 0 3 0
I.5E.21 Jenis pekerjaan klien : Lain-lain 0 0 0
I.5E.22 Jumlah klien yang memiliki keluhan > 1 keluhan IMS : Pria 0 0 0
I.5E.23 Jumlah klien yang memiliki keluhan > 1 keluhan IMS : Wanita 0 3 0
I.5E.24 Jumlah klien IMS yang diberi pengobatan dan/atau antibiotik 0 0 0
I.5E.25 Jumlah klien IMS yang dirujuk untuk VCT Pria 0 0 0
I.5E.26 Jumlah klien IMS yang dirujuk untuk VCT Wanita 0 0 0
I.5E.27 Jumlah klien IMS yang diberi konseling : Informasi Umum IMS 0 3 0
I.5E.28 Jumlah klien IMS yang diberi konseling : Perilaku Sex Aman 0 3 0
I.5E.29 Jumlah klien IMS yang diberi konseling : Kesehatan Reproduksi 0 3 0
I.5E.30 Jumlah klien IMS yang diberi Kondom 0 0 0
I.5E.31 Jumlah klien IMS yang diberi Kartu Rujukan Pasangan 0 0 0
I.5E.32 Jumlah klien IMS yang diberi materi KIE 0 3 0
I.5E.33 Jumlah Kunjungan Layanan IMS berdasarkan usia 0 0 0
I.5E.33.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.33.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.33.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.33.4 20-24 tahun 0 2 0
I.5E.33.5 25-49 tahun 0 1 0
I.5E.33.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.34 Jumlah Kunjungan Layanan IMS berdasarkan kelompok resiko: L P L
I.5E.34.1 WPS 0 0 0
I.5E.34.2 PPS 0 0 0
I.5E.34.3 Waria 0 0 0
I.5E.34.4 LSL 0 0 0
I.5E.34.5 IDU 0 0 0
I.5E.34.6 WBP 0 0 0
I.5E.34.7 Pasangan Risti 0 3 0
I.5E.34.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.34.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.35 Jumlah yang tes sifilis berdasarkan usia L P L
I.5E.35.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.35.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.35.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.35.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.35.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5E.35.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.36 Jumlah yang tes sifilis berdasarkan Kelompok resiko L P L
I.5E.36.1 WPS 0 0 0
I.5E.36.2 PPS 0 0 0
I.5E.36.3 Waria 0 0 0
I.5E.36.4 LSL 0 0 0
I.5E.36.5 IDU 0 0 0
I.5E.36.6 WBP 0 0 0
I.5E.36.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.36.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.36.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.37 Jumlah pasien IMS yang ditemukan berdasarkan usia L P L
I.5E.37.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.37.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.37.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.37.4 20-24 tahun 0 3 0
I.5E.37.5 25-49 tahun 0 1 0
I.5E.37.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.38 Jumlah pasien IMS yang ditemukan berdasarkan Kelompok resiko L P L
I.5E.38.1 WPS 0 0 0
I.5E.38.2 PPS 0 0 0
I.5E.38.3 Waria 0 0 0
I.5E.38.4 LSL 0 0 0
I.5E.38.5 IDU 0 0 0
I.5E.38.6 WBP 0 0 0
I.5E.38.7 Pasangan Risti 0 3 0
I.5E.38.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.38.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.39 Jumlah pasien IMS yang diobati berdasarkan usia L P L
I.5E.39.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.39.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.39.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.39.4 20-24 tahun 0 2 0
I.5E.39.5 25-49 tahun 0 1 0
I.5E.39.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.40 Jumlah pasien IMS yang diobati berdasarkan Kelompok resiko L P L
I.5E.40.1 WPS 0 0 0
I.5E.40.2 PPS 0 0 0
I.5E.40.3 Waria 0 0 0
I.5E.40.4 LSL 0 0 0
I.5E.40.5 IDU 0 0 0
I.5E.40.6 WBP 0 0 0
I.5E.40.7 Pasangan Risti 0 3 0
I.5E.40.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.40.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.41 Jumlah pasien yang diobati dalam PPB (PPT)berdasarkan usia L P L
I.5E.41.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.41.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.41.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.41.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.41.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5E.41.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.42 Jumlah pasien yang diobati dalam PPB (PPT)berdasarkan Kelompok resiko L P L
I.5E.42.1 WPS 0 0 0
I.5E.42.2 PPS 0 0 0
I.5E.42.3 Waria 0 0 0
I.5E.42.4 LSL 0 0 0
I.5E.42.5 IDU 0 0 0
I.5E.42.6 WBP 0 0 0
I.5E.42.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.42.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.42.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.43 Jumlah orang yang diberi KIE berdasarkan usia L P L
I.5E.43.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.43.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.43.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.43.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.43.5 25-49 tahun 0 2 0
I.5E.43.6 ≥50 tahun 0 1 0
I.5E.44 Jumlah orang yang diberi KIE berdasarkan Kelompok resiko L P L
I.5E.44.1 WPS 0 0 0
I.5E.44.2 PPS 0 0 0
I.5E.44.3 Waria 0 0 0
I.5E.44.4 LSL 0 0 0
I.5E.44.5 IDU 0 0 0
I.5E.44.6 WBP 0 0 0
I.5E.44.7 Pasangan Risti 0 3 0
I.5E.44.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.44.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.45 Jumlah orang yang diberi Kondom berdasarkan usia L P L
I.5E.45.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.45.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.45.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.45.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.45.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5E.45.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.46 Jumlah orang yang diberi Kondomberdasarkan Kelompok resiko L P L
I.5E.46.1 WPS 0 0 0
I.5E.46.2 PPS 0 0 0
I.5E.46.3 Waria 0 0 0
I.5E.46.4 LSL 0 0 0
I.5E.46.5 IDU 0 0 0
I.5E.46.6 WBP 0 0 0
I.5E.46.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.46.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.46.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.47 Jumlah Kondom yang didistribusikan berdasarkan usia L P L
I.5E.47.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.47.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.47.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.47.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.47.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5E.47.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.48 JumlahKondom yang didistribusikan berdasarkan Kelompok resiko L P L
I.5E.48.1 WPS 0 0 0
I.5E.48.2 PPS 0 0 0
I.5E.48.3 Waria 0 0 0
I.5E.48.4 LSL 0 0 0
I.5E.48.5 IDU 0 0 0
I.5E.48.6 WBP 0 0 0
I.5E.48.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.48.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.48.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.49 Jumlah pasien yaang dirujuk ke klinik VCT berdasarkan usia L P L
I.5E.49.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.49.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.49.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.49.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.49.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5E.49.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.50 Jumlah pasien yaang dirujuk ke klinik VCT Kelompok resiko L P L
I.5E.50.1 WPS 0 0 0
I.5E.50.2 PPS 0 0 0
I.5E.50.3 Waria 0 0 0
I.5E.50.4 LSL 0 0 0
I.5E.50.5 IDU 0 0 0
I.5E.50.6 WBP 0 0 0
I.5E.50.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.50.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.50.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.51 Jumlah Bumil yang berkunjung ke UPK berdasarkan usia L P L
I.5E.51.1 < 1 tahun
I.5E.51.2 1-14 tahun
I.5E.51.3 15-19 tahun
I.5E.51.4 20-24 tahun
I.5E.51.5 25-49 tahun
I.5E.51.6 ≥50 tahun
I.5E.52 Jumlah Bumil yang berkunjung ke UPK Kelompok resiko L P L
I.5E.52.1 WPS
I.5E.52.2 PPS
I.5E.52.3 Waria
I.5E.52.4 LSL
I.5E.52.5 IDU
I.5E.52.6 WBP
I.5E.52.7 Pasangan Risti
I.5E.52.8 Pelanggan PS
I.5E.52.9 Lain-lain
I.5E.53 Jumlah Bumil yang di tes sifilis berdasarkan usia L P L
I.5E.53.1 < 1 tahun
I.5E.53.2 1-14 tahun
I.5E.53.3 15-19 tahun
I.5E.53.4 20-24 tahun
I.5E.53.5 25-49 tahun
I.5E.53.6 ≥50 tahun
I.5E.54 Jumlah Bumil yang di tes sifilis Kelompok resiko L P L
I.5E.54.1 WPS
I.5E.54.2 PPS
I.5E.54.3 Waria
I.5E.54.4 LSL
I.5E.54.5 IDU
I.5E.54.6 WBP
I.5E.54.7 Pasangan Risti
I.5E.54.8 Pelanggan PS
I.5E.54.9 Lain-lain
I.5E.55 Jumlah Bumil yang sifilis positif berdasarkan usia L P L
I.5E.55.1 < 1 tahun
I.5E.55.2 1-14 tahun
I.5E.55.3 15-19 tahun
I.5E.55.4 20-24 tahun
I.5E.55.5 25-49 tahun
I.5E.55.6 ≥50 tahun
I.5E.56 Jumlah Bumil yang sifilis positif Kelompok resiko L P L
I.5E.56.1 WPS
I.5E.56.2 PPS
I.5E.56.3 Waria
I.5E.56.4 LSL
I.5E.56.5 IDU
I.5E.56.6 WBP
I.5E.56.7 Pasangan Risti
I.5E.56.8 Pelanggan PS
I.5E.56.9 Lain-lain
I.5E.57 Jumlah Bumil yang sifilis positif diobati berdasarkan usia L P L
I.5E.57.1 < 1 tahun
I.5E.57.2 1-14 tahun
I.5E.57.3 15-19 tahun
I.5E.57.4 20-24 tahun
I.5E.57.5 25-49 tahun
I.5E.57.6 ≥50 tahun
I.5E.58 Jumlah Bumil yang sifilis positif diobati Kelompok resiko L P L
I.5E.58.1 WPS 0 0 0
I.5E.58.2 PPS 0 0 0
I.5E.58.3 Waria 0 0 0
I.5E.58.4 LSL 0 0 0
I.5E.58.5 IDU 0 0 0
I.5E.58.6 WBP 0 0 0
I.5E.58.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.58.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.58.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.59 Jumlah pasien yang dirujuk ke laboratorium berdasarkan usia L P L
I.5E.59.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.59.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.59.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.59.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.59.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5E.59.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.60 Jumlah Bumil yang sifilis positif diobati Kelompok resiko L P L
I.5E.60.1 WPS 0 0 0
I.5E.60.2 PPS 0 0 0
I.5E.60.3 Waria 0 0 0
I.5E.60.4 LSL 0 0 0
I.5E.60.5 IDU 0 0 0
I.5E.60.6 WBP 0 0 0
I.5E.60.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.60.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.60.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.61 Jumlah orang baru yang berkunjung yang dirujuk oleh LSM berdasarkan usia L P L
I.5E.61.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.61.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.61.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.61.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.61.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5E.61.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.62 Jumlah orang baru yang berkunjung yang dirujuk oleh LSM Kelompok resiko L P L
I.5E.62.1 WPS 0 0 0
I.5E.62.2 PPS 0 0 0
I.5E.62.3 Waria 0 0 0
I.5E.62.4 LSL 0 0 0
I.5E.62.5 IDU 0 0 0
I.5E.62.6 WBP 0 0 0
I.5E.62.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.62.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.62.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.63 Jumlah Bumil yang ditawarkan tes sifilis berdasarkan usia L P L
I.5E.63.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.63.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.63.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.63.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.63.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5E.63.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.64 Jumlah Bumil yang ditawarkan tes sifilis Kelompok resiko L P L
I.5E.64.1 WPS 0 0 0
I.5E.64.2 PPS 0 0 0
I.5E.64.3 Waria 0 0 0
I.5E.64.4 LSL 0 0 0
I.5E.64.5 IDU 0 0 0
I.5E.64.6 WBP 0 0 0
I.5E.64.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.64.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.64.9 Lain-lain 0 0 0
I.5E.65 Jumlah pasien baru yang berkunjung yang dirujuk oleh petugas pendukung berdasarkan usia L P L
I.5E.65.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5E.65.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5E.65.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5E.65.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5E.65.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5E.65.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5E.66 Jumlahpasien baru yang berkunjung yang dirujuk oleh petugas pendukung Kelompok resiko L P L
I.5E.66.1 WPS 0 0 0
I.5E.66.2 PPS 0 0 0
I.5E.66.3 Waria 0 0 0
I.5E.66.4 LSL 0 0 0
I.5E.66.5 IDU 0 0 0
I.5E.66.6 WBP 0 0 0
I.5E.66.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5E.66.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5E.66.9 Lain-lain 0 0 0
I.5F PENDEKATAN SINDROM/KLINIS
I.5F.1 Duh tubuh vagina berdasarkan usia L P L
I.5F.1.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5F.1.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5F.1.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5F.1.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5F.1.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5F.1.6 ≥50 tahun L P L
I.5F.2 Duh tubuh vagina Kelompok resiko 0 0 0
I.5F.2.2 WPS 0 0 0
I.5F.2.3 PPS 0 0 0
I.5F.2.4 Waria 0 0 0
I.5F.2.5 LSL 0 0 0
I.5F.2.6 IDU 0 0 0
I.5F.2.7 WBP 0 0 0
I.5F.2.8 Pasangan Risti 0 0 0
I.5F.2.9 Pelanggan PS 0 0 0
I.5F.2.10 Lain-lain 0 0 0
I.5F.3 Duh tubuh uretra berdasarkan usia L P L
I.5F.3.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5F.3.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5F.3.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5F.3.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5F.3.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5F.3.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5F.4 Duh tubuh uretra Kelompok resiko L P L
I.5F.4.1 WPS 0 0 0
I.5F.4.2 PPS 0 0 0
I.5F.4.3 Waria 0 0 0
I.5F.4.4 LSL 0 0 0
I.5F.4.5 IDU 0 0 0
I.5F.4.6 WBP 0 0 0
I.5F.4.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5F.4.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5F.4.9 Lain-lain 0 0 0
I.5F.5 ulkulus genital berdasarkan usia L P L
I.5F.5.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5F.5.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5F.5.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5F.5.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5F.5.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5F.5.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5F.6 ulkulus genital Kelompok resiko L P L
I.5F.6.1 WPS 0 0 0
I.5F.6.2 PPS 0 0 0
I.5F.6.3 Waria 0 0 0
I.5F.6.4 LSL 0 0 0
I.5F.6.5 IDU 0 0 0
I.5F.6.6 WBP 0 0 0
I.5F.6.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5F.6.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5F.6.9 Lain-lain 0 0 0
I.5F.7 Bubo inguinal berdasarkan usia L P L
I.5F.7.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5F.7.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5F.7.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5F.7.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5F.7.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5F.7.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5F.8 Bubo inguinal Kelompok resiko L P L
I.5F.8.1 WPS 0 0 0
I.5F.8.2 PPS 0 0 0
I.5F.8.3 Waria 0 0 0
I.5F.8.4 LSL 0 0 0
I.5F.8.5 IDU 0 0 0
I.5F.8.6 WBP 0 0 0
I.5F.8.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5F.8.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5F.8.9 Lain-lain 0 0 0
I.5F.9 penyakit radang panggul berdasarkan usia L P L
I.5F.9.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5F.9.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5F.9.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5F.9.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5F.9.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5F.9.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5F.10 penyakit radang panggul Kelompok resiko L P L
I.5F.10.1 WPS 0 0 0
I.5F.10.2 PPS 0 0 0
I.5F.10.3 Waria 0 0 0
I.5F.10.4 LSL 0 0 0
I.5F.10.5 IDU 0 0 0
I.5F.10.6 WBP 0 0 0
I.5F.10.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5F.10.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5F.10.9 Lain-lain 0 0 0
I.5F.11 pembengkakan krotum berdasarkan usia L P L
I.5F.11 < 1 tahun 0 0 0
I.5F.12 1-14 tahun 0 0 0
I.5F.13 15-19 tahun 0 0 0
I.5F.14 20-24 tahun 0 0 0
I.5F.15 25-49 tahun 0 0 0
I.5F.16 ≥50 tahun 0 0 0
I.5F.12 pembengkakan krotum Kelompok resiko L P L
I.5F.12 WPS 0 0 0
I.5F.13 PPS 0 0 0
I.5F.14 Waria 0 0 0
I.5F.15 LSL 0 0 0
I.5F.16 IDU 0 0 0
I.5F.17 WBP 0 0 0
I.5F.18 Pasangan Risti 0 0 0
I.5F.19 Pelanggan PS 0 0 0
I.5F.20 Lain-lain 0 0 0
I.5F.13 Tumbuhan Genital / vegetasiberdasarkan usia L P L
I.5F.13.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5F.13.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5F.13.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5F.13.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5F.13.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5F.13.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5F.14 Tumbuhan Genital/vegetasi Kelompok resiko L P L
I.5F.14.1 WPS 0 0 0
I.5F.14.2 PPS 0 0 0
I.5F.14.3 Waria 0 0 0
I.5F.14.4 LSL 0 0 0
I.5F.14.5 IDU 0 0 0
I.5F.14.6 WBP 0 0 0
I.5F.14.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5F.14.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5F.14.9 Lain-lain 0 0 0
I.5F.15 konjungtivitis neonatorum berdasarkan usia L P L
I.5F.15.1 < 1 tahun 0 0 0
I.5F.15.2 1-14 tahun 0 0 0
I.5F.15.3 15-19 tahun 0 0 0
I.5F.15.4 20-24 tahun 0 0 0
I.5F.15.5 25-49 tahun 0 0 0
I.5F.15.6 ≥50 tahun 0 0 0
I.5F.16 konjungtivitis neonatorum Kelompok resiko L P L
I.5F.16.1 WPS 0 0 0
I.5F.16.2 PPS 0 0 0
I.5F.16.3 Waria 0 0 0
I.5F.16.4 LSL 0 0 0
I.5F.16.5 IDU 0 0 0
I.5F.16.6 WBP 0 0 0
I.5F.16.7 Pasangan Risti 0 0 0
I.5F.16.8 Pelanggan PS 0 0 0
I.5F.16.9 Lain-lain 0 0 0
I.5G PENDEKATAN LABORATORIUM IMS
l.5G.1 Pemeriksaan sifilis berdasarkan usia L P L
l.5G.1.1 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.1.2 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.1.3 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.1.4 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.1.5 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.1.6 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.2 Pemeriksaan sifilis Kelompok resiko L P L
l.5G.2.1 WPS 0 0 0
l.5G.2.2 PPS 0 0 0
l.5G.2.3 Waria 0 0 0
l.5G.2.4 LSL 0 0 0
l.5G.2.5 IDU 0 0 0
l.5G.2.6 WBP 0 0 0
l.5G.2.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.2.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.2.9 Lain-lain 0 0 0
l.5G.3 Pemeriksaan gonore berdasarkan usia L P L
l.5G.3.1 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.3.2 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.3.3 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.3.4 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.3.5 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.3.6 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.4 Pemeriksaan gonore Kelompok resiko L P L
l.5G.4.1 WPS 0 0 0
l.5G.4.2 PPS 0 0 0
l.5G.4.3 Waria 0 0 0
l.5G.4.4 LSL 0 0 0
l.5G.4.5 IDU 0 0 0
l.5G.4.6 WBP 0 0 0
l.5G.4.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.4.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.4.9 Lain-lain 0 0 0
l.5G.5 Pemeriksaan suspect Go berdasarkan usia L P L
l.5G.5.1 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.5.2 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.5.3 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.5.4 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.5.5 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.5.6 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.6 Pemeriksaan suspect Go Kelompok resiko L P L
l.5G.6.1 WPS 0 0 0
l.5G.6.2 PPS 0 0 0
l.5G.6.3 Waria 0 0 0
l.5G.6.4 LSL 0 0 0
l.5G.6.5 IDU 0 0 0
l.5G.6.6 WBP 0 0 0
l.5G.6.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.6.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.6.9 Lain-lain 0 0 0
l.5G.7 Pemeriksaan servisitis/proctitis berdasarkan usia L P L
l.5G.7.1 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.7.2 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.7.3 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.7.4 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.7.5 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.7.6 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.8 Pemeriksaan Pemeriksaan servisitis/proctitis Kelompok resiko L P L
l.5G.8.1 WPS 0 0 0
l.5G.8.2 PPS 0 0 0
l.5G.8.3 Waria 0 0 0
l.5G.8.4 LSL 0 0 0
l.5G.8.5 IDU 0 0 0
l.5G.8.6 WBP 0 0 0
l.5G.8.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.8.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.8.9 Lain-lain 0 0 0
l.5G.9 Pemeriksaan urethritis non-Go berdasarkan usia L P L
l.5G.9.1 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.9.2 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.9.3 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.9.4 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.9.5 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.9.6 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.10 Pemeriksaan servisitis/proctitis Kelompok resiko L P L
l.5G.10.1 WPS 0 0 0
l.5G.10.2 PPS 0 0 0
l.5G.10.3 Waria 0 0 0
l.5G.10.4 LSL 0 0 0
l.5G.10.5 IDU 0 0 0
l.5G.10.6 WBP 0 0 0
l.5G.10.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.10.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.10.9 Lain-lain 0 0 0
l.5G.11 Pemeriksaan Trikomoniasasi berdasarkan usia L P L
l.5G.11.1 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.11.2 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.11.3 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.11.4 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.11.5 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.11.6 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.12 Pemeriksaan Trikomoniasasi Kelompok resiko L P L
l.5G.12.1 WPS 0 0 0
l.5G.12.2 PPS 0 0 0
l.5G.12.3 Waria 0 0 0
l.5G.12.4 LSL 0 0 0
l.5G.12.5 IDU 0 0 0
l.5G.12.6 WBP 0 0 0
l.5G.12.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.12.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.12.9 Lain-lain 0 0 0
l.5G.13 Pemeriksaan ulkulus mole berdasarkan usia L P L
l.5G.13.1 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.13.2 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.13.3 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.13.4 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.13.5 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.13.6 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.14 Pemeriksaan ulkulus mole Kelompok resiko L P L
l.5G.14.1 WPS 0 0 0
l.5G.14.2 PPS 0 0 0
l.5G.14.3 Waria 0 0 0
l.5G.14.4 LSL 0 0 0
l.5G.14.5 IDU 0 0 0
l.5G.14.6 WBP 0 0 0
l.5G.14.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.14.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.14.9 Lain-lain 0 0 0
l.5G.15 Pemeriksaan Herpes Genital berdasarkan usia L P L
l.5G.15 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.16 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.17 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.18 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.19 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.20 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.16 Pemeriksaan Herpes Genital Kelompok resiko L P L
l.5G.16.1 WPS 0 0 0
l.5G.16.2 PPS 0 0 0
l.5G.16.3 Waria 0 0 0
l.5G.16.4 LSL 0 0 0
l.5G.16.5 IDU 0 0 0
l.5G.16.6 WBP 0 0 0
l.5G.16.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.16.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.16.9 Lain-lain 0 0 0
l.5G.17 Pemeriksaan kadidiasis berdasarkan usia L P L
l.5G.17.1 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.17.2 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.17.3 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.17.4 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.17.5 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.17.6 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.18 Pemeriksaankadidiasis Kelompok resiko L P L
l.5G.18.1 WPS 0 0 0
l.5G.18.2 PPS 0 0 0
l.5G.18.3 Waria 0 0 0
l.5G.18.4 LSL 0 0 0
l.5G.18.5 IDU 0 0 0
l.5G.18.6 WBP 0 0 0
l.5G.18.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.18.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.18.9 Lain-lain 0 0 0
l.5G.19 Pemeriksaan Lain-lain( BV, Bubo Kondolomata, LGV) berdasarkan usia L P L
l.5G.19.1 < 1 tahun 0 0 0
l.5G.19.2 1-14 tahun 0 0 0
l.5G.19.3 15-19 tahun 0 0 0
l.5G.19.4 20-24 tahun 0 0 0
l.5G.19.5 25-49 tahun 0 0 0
l.5G.19.6 ≥50 tahun 0 0 0
l.5G.20 Pemeriksaan Lain-lain( BV, Bubo Kondolomata, LGV) Kelompok resiko L P L
l.5G.20.1 WPS 0 0 0
l.5G.20.2 PPS 0 0 0
l.5G.20.3 Waria 0 0 0
l.5G.20.4 LSL 0 0 0
l.5G.20.5 IDU 0 0 0
l.5G.20.6 WBP 0 0 0
l.5G.20.7 Pasangan Risti 0 0 0
l.5G.20.8 Pelanggan PS 0 0 0
l.5G.20.9 Lain-lain 0 0 0
PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR DIARE L P L
FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN
I.5F.1 Jumlah penderita Diare golongan umur 0-<6 BLN 10 6
I.5F.2 Jumlah penderita Diare golongan umur 0-<6 BLN yang meninggal 0 0
I.5F.3 Jumlah penderita Diare golongan umur ≥ 6 bln - < 1Thn 8 15
I.5F.4 Jumlah penderita Diare golongan umur ≥ 6 bln - < 1Thn yang meninggal 0 0
I.5F.5 Jumlah penderita Diare golongan umur 1-4 Thn 14 12
I.5F.6 Jumlah penderita Diare golongan umur 1-4 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.7 Jumlah penderita Diare golongan umur 5-9 Thn 9 6
I.5F.8 Jumlah penderita Diare golongan 5-9 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.9 Jumlah penderita Diare golongan umur 10-14 Thn 6 13
I.5F.10 Jumlah penderita Diare golongan umur 10-14 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.11 Jumlah penderita Diare golongan umur 15-19 Thn 11 15
I.5F.12 Jumlah penderita Diare golongan umur 15-19 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.13 Jumlah penderita Diare golongan umur >20 Thn 32 40
I.5F.14 Jumlah penderita Diare golongan umur >20 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.15 Jumlah penderita Diare <5th yang diberi Oralit 32 33
I.5F.16 Jumlah penderita Diare <5th yang diberi Zinc 32 33
I.5F.17 Jumlah penderita Diare 0-<6bln yang diberi Zinc 10 6
I.5F.18 Jumlah penderita Diare ≥ 6 bln- <1Th yang diberi Zinc 8 15
I.5F.19 Jumlah penderita Diare 1-5 Th yang diberi Zinc 14 12
I.5F.20 Jumlah penderita Diare <5th yang diberi RL 0 0
I.5F.21 Jumlah penderita Diare >5 Th Diberi Oralit 58 74
I.5F.22 Jumlah penderita Diare >5 Th Diberi RL 0 0
I.5F.23 Jumlah Pemakaian Oralit 348 444
I.5F.24 Jumlah pemakian Zinc 580 740
I.5F.25 Jumlah penakaian Zinc umur 0-<6bln 100 60
I.5F.26 Jumlah pemakian Zinc Umur ≥ 6 bln- <1Th 80 150
I.5F.27 Jumlah pemakaian zinc umur 1-5 Th 140 120
I.5F.28 Jumlah pemakaian RL 0 0
I.5F.29 Jumlah penderita Diare golongan umur 0-<1Thn yang ditemukan kader
I.5F.30 Jumlah penderita Diare golongan umur (1 - 4 th) yang ditemukan kader
I.5F.31 Jumlah penderita Diare golongan umur ≤ 5Thn yang ditemukan kader
I.5F.32 Jumlah penderita Diare golongan umur 5-9 Thn yang ditemukan kader
I.5F.33 Jumlah penderita Diare golongan umur 10-14Thn yang ditemukan kader
I.5F.34 Jumlah penderita Diare golongan umur 15-19 Thn yang ditemukan kader
I.5F.35 Jumlah penderita Diare golongan umur > 20 Thn yang ditemukan kader 2
I.5F.36 Jumlah Pemakaian Oralit yang ditemukan kader 12
I.5F.a.1 Deteksi Dini Hepatitis Pada Ibu Hamil
I.5F.a.2 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia <20 Th. 0 0
I.5F.a.3 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia 20 - 29 Th 0 14
I.5F.a.4 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia 30 - 39 Th 0 9
I.5F.a.5 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia > 40 Th 0 1
I.5F.a.6 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini yang bekum pernah dilakukan Imunisasi Hepatitis 0
I.5F.a.7 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini dengan status imuniasi Hepatitis satu kali 0
I.5F.a.8 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini dengan status imuniasi Hepatitis dua kali 0
I.5F.a.9 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini dengan status imuniasi Hepatitis tiga kali 0
I.5F.a.10 Jumlah Ibu hamil degan HBsAg reaktif 0 0
I.5F.a.11 Jumlah Ibu Hamil degan HBsAg non reaktif 0 24
I.5F.a.12 Jumlah Ibu Hamil dengan anti HBs reaktif 0
I.5F.a.13 Jumlah Ibu Hamil dengan anti HBs non reaktif 0
I.5F.a.14 Jumlah Ibu Hamil dengan nilai SGPT < 2 kali batas normal 0
I.5F.a.15 Jumlah Ibu Hamil dengan nilai SGPT > = 2 kali batas normal 0
I.5F.a.16 Jumlah Ibu Hamil HBeAg raktif 0
I.5F.a.17 Jumlah Ibu Hamil HBeAg non raktif 0
I.5F.a.18 Jumlah Ibu Hamil HBe Reaktif 0
I.5F.a.19 Jumlah Ibu Hamil HBe non Reaktif 0
I.5F.a.20 Jumlah Ibu Hamil HBV detectable 0
I.5F.a.21 Jumlah Ibu Hamil HBV non detectable 0
I.5F.a.22 Jumlah Ibu Hamil test HIV rekatif 0
I.5F.a.23 Jumlah Ibu Hamil test HIV non rekatif 0 24
I.5F.a.24 Jumlah Ibu Hamil test Sifilis Positif 0
I.5F.a.25 Jumlah Ibu Hamil test Sifilis Negatif 0
I.5F.a.26 Jumlah Ibu Hamil HBsAg Non reaktif di rekomendasikan pemeriksaan anti HBs 0
I.5F.a.27 Jumlah Ibu Hamil HBsAg reaktif yang di monitor 0
I.5F.a.28 Jumlah Ibu Hamil HBsAg reaktif yang di lakukan terapi 0
I.5F.a.29 Jumlah Bayi Lahir Bulan Ini 0
I.5F.a.30 Jumlah Bayi yang di imunisasi HBO < 12 Jam 0
I.5F.a.31 Jumlah Bayi yang di berikan HBIG 0
PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR PROGRAM ISPA L P L
I.5G.1 Jumlah penderita Pneumonia <1 tahun 0 1
I.5G.2 Jumlah penderita Pneumonia 1 - 5 tahun 3 1
I.5G.3 Jumlah penderita Pneumonia berat <1 tahun 0 0
I.5G.4 Jumlah penderita Pneumonia berat umur 1 - 5 tahun 0 0
I.5G.5 Jumlah penderita Bukan Pneumonia <1 tahun 36 42
I.5G.6 Jumlah penderita Bukan Pneumonia umur 1 - 5 tahun 42 60
I.5G.7 Jumlah Kematian Balita Pneumonia < 1 tahun 0 0
I.5G.8 Jumlah Kematian Balita Pneumonia 1- 5 tahun 0 0
I.5G.9 ISPA >5 tahun 108 136
I.5G.10 PNEUMONIA >5 tahun 6 2
I.5G.11 Jumlah Kunjungan Balita Batuk / Kesukaran Bernapas 81 104
I.5G.12 Jumlah yang dihitung napas atau ada TDDK 45 68
I.5H PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR TBC PARU-PARU L P L
I.5H.1 Jumlah pemeriksaan Dahak tersangka (suspect) Bulan ini 4 7
I.5H.2 Jumlah kasus baru penyakit TB. Paru BTA ( + ) Bulan ini 1 0
I.5H.3 Jumlah kasus baru penyakit TB. Paru BTA ( - ) Bulan ini 1 1
I.5H.4 Jumlah kasus baru ekstra paru bulan ini 0 0
I.5H.5 Jumlah kasus baru TB. Paru BTA ( + ) golongan umur < 15 th
I.5H.6 Jumlah kasus baru TB. Paru BTA ( - ) golongan umur < 15 th
I.5H.7 Jumlah kasus TB konversi bulan ini 1
I.5H.8 Jumlah kasus TB sembuh bulan ini
I.5H.9 Jumlah kasus TB gagal pengobatan bulan ini
I.5H.10 Jumlah kasus TB kabuh bulan ini
I.5H.11 Jumlah kasus TB drop out bulan ini 1 0
I.5H.12 Jumlah kasus TB dengan pengobatan lengkap bulan ini
I.5H.13 Jumlah kasus TB yang meninggal bulan ini
I.5H.14 Jumlah kasus TB pindah keluar kabupaten bulan ini
I.5H.15 Jumlah kasus TB paru yang diobati Paket Obat OAT kategori 1 11 13
I.5H.16 Jumlah kasus TB paru yang diobati Paket Obat OAT kategori 2
I.5H.17 Jumlah kasus TB paru yang diobati Paket Obat OAT kategori 3
I.5H.18 Jumlah kasus TB yang diobati Paket Obat kategori anak bulan ini 2 0
I.5H.19 Jumlah kasus TB paru yang diobati dengan Paket Obat Sisipan 0 0
I.6 PENYEHATAN LINGKUNGAN
I.6A PENYEHATAN LINGKUNGAN
I.6A.1 Jumlah Kelurahan/Desa 1
I.6A.2 Jumlah RW 16
I.6A.3 Jumlah RT 95
I.6A.4 Jumlah KK 5415
I.6A.5 Jumlah Penduduk 36075
I.6A.6 Jumlah rumah yang ada 4790
I.6A.7 Jumlah rumah diperiksa 150
I.6A.8 Jumlah rumah diperiksa yang memenuhi syarat kesehatan 140
I.6A.9 Jumlah Rumah/Bangunan yang diperiksa Jentiknya (Pengendalian Vektor) 150
I.6A.10 Jumlah Rumah/Bangunan yang diperiksa bebas dari Jentik Nyamuk 145
I.6A.11 Jumlah sarana air bersih yang diperiksa 150
I.6A.12 Jumlah sarana air bersih yang memenuhi syarat 150
I.6A.13 Jumlah keluarga yang menggunakan PDAM (Perpipaan) 0
I.6A.14 Jumlah Keluarga yang menggunakan sumur Bor (SPT dan Pompa Listrik) 150
I.6A.15 Jumlah keluarga yang menggunakan sumur gali (SGL) 0
I.6A.16 Jumlah pengiriman sampel air bersih untuk pemeriksaan laboratorium 0
I.6A.17 Jumlah sarana pembuangan air limbah yang diperiksa 150
I.6A.18 Jumlah sarana pembuangan air limbah yang memenuhi syarat 145
I.6A.19 Jumlah jamban yang diperiksa 150
I.6A.20 Jumlah jamban yang memenuhi syarat 150
I.6A.21 Jumlah tempat Pengumpulan sampah sementara yang diperiksa 150
I.6A.22 Jumlah tempat Pengumpulan sampah sementara yang memenuhi syarat 145
I.6A.23 Jumlah tempat Pengumpulan sampah akhir yang diperiksa 0
I.6A.24 Jumlah tempat Pengumpulan sampah akhir yang memenuhi syarat 0
I.6A.25 Jumlah tempat pengolahan dan penyimpanan Pestisida yang ada 0
I.6A.26 Jumlah tempat pengolahan dan penyimpanan Pestisida yang diperiksa 0
I.6A.27 Jumlah tempat pengolahan dan penyimpanan Pestisida yang memenuhi syarat 0
I.6A.28 Jumlah Sarana Pelayanan kesehatan yang ada 7
I.6A.29 Jumlah sarana Pelayanan kesehatan yang dibina 0
I.6A.30 Jumlah sarana pelayanan kesehatan yang memenuhi syarat 0
I.6A.31 Jumlah Institusi pendidikan yang ada 0
I.6A.32 jumlah institusi pendidikan yang dibina 33
I.6A.33 jumlah institusi pendidikan memenuhi syarat 0
I.6A.34 Jumlah Sarana TTU yang ada 0
I.6A.35 Jumlah sarana TTU yang dibina 7
I.6A.36 Jumlah sarana TTU yang memenuhi syarat 0
I.6A.37 Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan yang terdaftar 0
I.6A.38 Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan yang diperiksa 0
I.6A.39 Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan yang memenuhi syarat 0
I.6A.40 Jumlah Jasa Boga yang terdaftar 0
I.6A.41 Jumlah Jasa Boga yang diperiksa 1
I.6A.42 Jumlah Jasa Boga yang memenuhi syarat 0
I.6A.43 Jumlah Rumah Makan/restoran yang terdaftar 0
I.6A.44 Jumlah Rumah Makan / Restoran yang diperiksa 10
I.6A.45 Jumlah Rumah Makan / Restoran yang memenuhi syarat 0
I.6A.46 Jumlah depot air minum yang terdaftar 0
I.6A.47 Jumlah depot air minum yang diperiksa 5
I.6A.48 Jumlah depot air minum yang memenuhi syarat 0
I.6A.49 Jumlah tempat makanan jajanan yang diperiksa 0
I.6A.50 Jumlah tempat makanan jajanan yang memenuhi syarat 0
I.7 PELAYANAN PENGOBATAN
I.7A PELAYANAN PENGOBATAN L P L
I.7A.1 Jumlah kunjungan Baru Rawat Jalan Umum 132 191 23
I.7A.2 Jumlah kunjungan Lama Rawat Jalan Umum 521 1080 45
I.7A.3 Jumlah kunjungan Baru Rawat Jalan Gigi 63 110 18
I.7A.4 Jumlah kunjungan Lama Rawat Jalan Gigi 10 21 3
I.7A.5 Jumlah Pasien dirujuk ke Rumah Sakit Umum / JPS 0 0 0
I.7A.6 Jumlah Pasien yang dirawat 6 10
I.7A.7 Jumlah hari perawatan 17 22
I.7A.8 Jumlah pasien yang dirawat yang meninggal < 24 jam 0 0 0
I.7A.9 Jumlah pasien yang dirawat yang meninggal > 24 jam 0 0 0
I.7B PELAYANAN LAB. SEDERHANA L P L
I.7B.1 Jumlah pemeriksaan lab. yang dilakukan di laboratorium Puskesmas 450 838 11
I.7B.2 Jumlah darah tromosit tersangka DBD 7 3
I.7B.3 Jumlah pemeriksaan darah malaria 0 0 0
I.7B.4 Jumlah pemeriksaan test kehamilan 0 10
I.7B.5 Jumlah pemeriksaan sputum TB 8 12
I.7B.6 Jumlah pemeriksaan Urine Protein pada Ibu Hamil 16
I.7B.7 Jumlah pasien pemeriksaan Keseluruhan yang dilakukan 68 176 2
HEMATOLOGI L P L
I.7B.8 Jumlah pemeriksaan Haemoglobin 42 82
I.7B.9 Jumlah pemeriksaan Leucocyt 40 37
I.7B.10 Jumlah pemeriksaan Laju Endap darah 4 2
I.7B.11 Jumlah pemeriksaan Thrombocyt 40 37
I.7B.12 Jumlah pemeriksaan MCV
I.7B.13 Jumlah pemeriksaan MCH
I.7B.14 Jumlah pemeriksaan MCHC
I.7B.15 Jumlah pemeriksaan Hematokrit 40 37
I.7B.16 Jumlah pemeriksaan Enytrocyt 40 37
I.7B.17 Jumlah pemeriksaan waktu pendarahan
I.7B.18 Jumlah pemeriksaan waktu pembekuan
I.7B.19 Jumlah pemeriksaan malaria
SEROLOGI L P L
I.7B.20 Jumlah pemeriksaan Salmonella Typhi O 12 13
I.7B.21 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi AO 12 13
I.7B.22 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi BO 12 13
I.7B.23 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi CO 12 13
I.7B.24 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi H 12 13
I.7B.25 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi AH 12 13
I.7B.26 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi BH 12 13
I.7B.27 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi CH 12 13
I.7B.28 Jumlah pemeriksaan Salmonella HBS AG 6 36
I.7B.29 Jumlah pemeriksaan Anti HBS 0 0
I.7B.30 Jumlah pemeriksaan Golongan Darah 1 15
KIMIA KLINIK L P L
I.7B.31 Jumlah pemeriksaan Asam Urat 21 55 2
I.7B.32 Jumlah pemeriksaan Cholesterol Total 20 58 1
I.7B.33 Jumlah pemeriksaan Cholesterol HDL 20 58 1
I.7B.34 Jumlah pemeriksaan Cholesterol LDL 20 58 1
I.7B.35 Jumlah pemeriksaan Triglicerid 20 58 1
I.7B.36 Jumlah pemeriksaan Glucosa 28 90 5
I.7B.37 Jumlah pemeriksaan Ureum 1 10 0
I.7B.38 Jumlah pemeriksaan Creatinin 1 10 0
I.7B.39 Jumlah pemeriksaan SGDT 0 6 0
I.7B.40 Jumlah pemeriksaan SGPT 0 6 0
I.7B.41 Jumlah pemeriksaan Bilirubin total 0 0 0
I.7B.42 Jumlah pemeriksaan Bilirubin Direct 0 0 0
I.7B.43 Jumlah pemeriksaan Bilirubin Indirect 0 0 0
URINE L P L
I.7B.44 Jumlah pemeriksaan kehamilan 0 10
I.7B.45 Jumlah pemeriksaan protein urine 16
I.7B.46 Jumlah pemeriksaan urine rutin 1 3
I.7B.47 Jumlah pemeriksaan Sediment urine 1 1
SPUTUM BTA L P L
I.7B.48 Jumlah pemeriksaan Suspect BTA (3 slide) 5 6
I.7B.49 Jumlah pemeriksaan Follow up BTA (2 slide) 3 6
II PROGRAM PENGEMBANGAN WAJIB
II.1 PROGRAM KESEHATAN USIA LANJUT DAN REMAJA
II.1A PROGRAM KESEHATAN USIA LANJUT L P L
II.1A.1 Jumlah Posbindu yang ada 4
II.1A.2 Jumlah Posbindu yang dibina 4
II.1A.3 Jumlah Panti yang ada 0
II.1A.4 Jumlah Panti yang dibina 0
II.1A.5 Jumlah Kader yang ada 12
II.1A.6 Jumlah Kader yang aktif 12
II.1A.7 Jumlah Kader yang dilatih -
II.1A.8 Jumlah Pos Bindu yang memiliki kelompok senam 1
II.1A.9 Jumlah Pos Bindu yang melakukan senam lansia 1
II.1A.10 Jumlah Pra Lansia yang ada di Kelurahan : Umur 45 - 59 tahun 2442 2811
II.1A.11 Jumlah Lansia yang ada di Kelurahan : Umur 60-69 tahun 635 526
II.1A.12 Jumlah Lansia yang ada di Kelurahan : umur > 70 tahun 311 346
II.1A.13 Jumlah Pra Lansia yang ada di Posbindu : Umur 45 - 59 tahun 204 325
II.1A.14 Jumlah Lansia yang ada di Posbindu : Umur 60-69 tahun 162 173
II.1A.15 Jumlah Lansia yang ada di Posbindu : umur > 70 tahun 69 59
Pelayanan Kesehatan Pra Lansia dan Lansia di Posbindu L P L
II.1A.16 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Kesehatan/Normal 0 0
II.1A.17 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Resiko tinggi 0 0
II.1A.18 Jumlah Pra Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur 45 - 59 tahun 47 108
II.1A.19 Jumlah Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur 60-69 tahun 22 49
II.1A.20 Jumlah Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur > 70 th 14 22
II.1A.21 Jumlah Lansia yang beresiko tinggi 29 9
II.1A.22 Jumlah Pra Lansia yang memiliki KMS 47 92
II.1A.23 Jumlah Lansia yang memiliki KMS 21 77
II.1A.24 Jumlah Lansia yang dirujuk Puskesmas/sarana kesehatan swasta 0 0
II.1A.25 Jumlah Pra Lansia yang dirujuk Puskesmas/sarana kesehatan swasta 0 0
II.1A.26 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian A 6 7
II.1A.27 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian B 8 9
II.1A.28 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian C 74 174
II.1A.29 Jumlah Lansia yang menderita gangguan mental 0 0
II.1A.30 Jumlah Lansia yang menderita gangguan emosi 0 0
II.1A.31 Status gisi lansia : Normal 57 121
II.1A.32 Status gisi lansia : Lebih 19 55
II.1A.33 Status gisi lansia : Kurang 1 15
II.1A.34.a Jumlah Pra Lansia dengan Ganguan: 0 0
II.1A.34.a.1 Tekanan Darah Tinggi 29 55
II.1A.34.a.2 Anemia 6 17
II.1A.34.a.3 Diabetel Mellitus 34 47
II.1A.34.a.4 Gastritis 0 0
II.1A.34.a.5 Gout 17 28
II.1A.34.a.6 Myalgia 12 13
II.1A.34.a.7 ISPA 19 27
II.1A.34.a.8 Alergi 3 6
II.1A.34.a.9 Diare 4 7
II.1A.34.a.10 Dermatitis 9 8
II.1A.34.a.11 Jantung 0 0
II.1A.34.a.12 Hipotensi 0 0
II.1A.34.a.13 TBC 7 7
II.1A.34.a.14 Asma 4 5
II.1A.34.a.15 Gangguan Jiwa 4 4
II.1A.34.a.16 Cholestrol 28 42
II.1A.34.a.17 Asam Urat 15 29
II.1A.34.a.18 Atritis 0 0
II.1A.34.a.19 Stroke 12 15
II.1A.34.a.20 PPOK 0 0
II.1A.34.a.21 Kangker 0 0
II.1A.34.a.22 Penyakit Lain-lain 0 0
II.1A.34.b Jumlah Lansia dengan gangguan : L P L
II.1A.34.b.1 Tekanan Darah Tinggi 23 45
II.1A.34.b.2 Anemia 7 13
II.1A.34.b.3 Diabetel Mellitus 27 37
II.1A.34.b.4 Gastritis 0 0
II.1A.34.b.5 Gout 9 24
II.1A.34.b.6 Myalgia 11 27
II.1A.34.b.7 ISPA 12 34
II.1A.34.b.8 Alergi 8 12
II.1A.34.b.9 Diare 3 6
II.1A.34.b.10 Dermatitis 7 4
II.1A.34.b.11 Jantung 3 6
II.1A.34.b.12 Hipotensi 0 0
II.1A.34.b.13 TBC 4 3
II.1A.34.b.14 Asma 2 2
II.1A.34.b.15 Gangguan Jiwa 0 0
II.1A.34.b.16 Cholestrol 0 0
II.1A.34.b.17 Asam Urat 0 0
II.1A.35 Jumlah Pralansia yang diperiksa : L P L
II.1A.35.1 Gula darah 0 0
II.1A.35.2 Cholestrol 0 0
II.1A.35.3 HB 0 0
II.1A.35.4 Asam Urat 0 0
II.1A.35.5 Osteoporosis 0 0
II.1A.36 Jumlah lansia yang diperiksa : L P L
II.1A.36.1 Gula darah 0 0
II.1A.36.2 Cholestrol 0 0
II.1A.36.3 HB 0 0
II.1A.36.4 Asam Urat 0 0
II.1A.36.5 Osteoporosis 0 0
II.1A.37 Jumlah lansia yang mendapat Konseling 51 105
II.1A.38 Jumlah Pralansia yang mendapat Konseling 74 167
II.1A.39 Jumlah Pra dan Lansia yang mendapatkan penyuluhan kesehatan L P L
II.1A.39.1 Kesehatan Gigi dan Mulut 0 0
II.1A.39.2 Kesehatan Gizi 0 0
II.1A.39.3 Kesehatan Olah raga 0 0
II.1A.39.4 Kesehatan penyakit Degeneratif 0 0
II.1A.40 Jumlah Pra Lansia yang mendapatkan pengobatan 47 102
II.1A.41 Jumlah Lansia yang mendapatkan pengobatan 31 73
Pelayanan Kesehatan Pra Lansia dan Lansia di Puskesmas L P L
II.1A.42 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Kesehatan/Normal 0 0
II.1A.43 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Resiko tinggi 0 0
II.1A.44 Jumlah Pra Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur 45 - 59 tahun 161 266
II.1A.45 Jumlah Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur 60-69 tahun 89 150
II.1A.46 Jumlah Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur > 70 th 59 53
II.1A.47 Jumlah Lansia yang beresiko tinggi 139 193
II.1A.48 Jumlah Pra Lansia yang memiliki KMS 122 266
II.1A.49 Jumlah Lansia yang memiliki KMS 34 54
II.1A.50 Jumlah Lansia yang dirujuk 0 0
II.1A.51 Jumlah Pra Lansia yang dirujuk 130 187
II.1A.52 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian A 6 4
II.1A.53 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian B 7 5
II.1A.54 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian C 0 0
II.1A.55 Jumlah Lansia yang menderita gangguan mental 0 0
II.1A.56 Jumlah Lansia yang menderita gangguan emosi 0 0
II.1A.57 Status gisi lansia : Normal 87 111
II.1A.58 Status gisi lansia : Lebih 52 90
II.1A.59 Status gisi lansia : Kurang 7 9
II.1A.60.a Jumlah Pra Lansia dengan Ganguan:
II.1A.60.a.1 Tekanan Darah Tinggi 67 89
II.1A.60.a.2 Anemia 3 6
II.1A.60.a.3 Diabetel Mellitus 66 74
II.1A.60.a.4 Gastritis 17 21
II.1A.60.a.5 Gout 23 27
II.1A.60.a.6 Myalgia 18 20
II.1A.60.a.7 ISPA 27 32
II.1A.60.a.8 Alergi 7 4
II.1A.60.a.9 Diare 10 13
II.1A.60.a.10 Dermatitis 0 0
II.1A.60.a.11 Jantung 3 4
II.1A.60.a.12 Hipotensi 0 0
II.1A.60.a.13 TBC 4 5
II.1A.60.a.14 Asma 3 6
II.1A.60.a.15 Gangguan Jiwa 7 12
II.1A.60.a.16 Cholestrol 29 19
II.1A.60.a.17 Asam Urat 23 31
II.1A.60.a.18 Atritis 0 0
II.1A.60.a.19 Stroke 4 3
II.1A.60.a.20 PPOK 0 0
II.1A.60.a.21 Kangker 0 0
II.1A.60.a.22 Penyakit Lain-lain 0 0
II.1A.60.b Jumlah Lansia dengan gangguan : L P L
II.1A.60.b.1 Tekanan Darah Tinggi 50 61
II.1A.60.b.2 Anemia 4 8
II.1A.60.b.3 Diabetel Mellitus 44 8
II.1A.60.b.4 Gastritis 19 31
II.1A.60.b.5 Gout 17 27
II.1A.60.b.6 Myalgia 19 21
II.1A.60.b.7 ISPA 26 23
II.1A.60.b.8 Alergi 11 26
II.1A.60.b.9 Diare 23 14
II.1A.60.b.10 Dermatitis 9 15
II.1A.60.b.11 Jantung 8 0
II.1A.60.b.12 Hipotensi 0 0
II.1A.60.b.13 TBC 7 9
II.1A.60.b.14 Asma 8 10
II.1A.60.b.15 Gangguan Jiwa 0 10
II.1A.60.b.16 Cholestrol 14 17
II.1A.60.b.17 Asam Urat 12 19
II.1A.61 Jumlah Pralansia yang diperiksa : L P L
II.1A.61.1 Gula darah 21 31
II.1A.61.2 Cholestrol 11 21
II.1A.61.3 HB 2 8
II.1A.61.4 Asam Urat 16 19
II.1A.62 Jumlah lansia yang diperiksa : L P L
II.1A.62.1 Gula darah 17 22
II.1A.62.2 Cholestrol 17 21
II.1A.62.3 HB 0 0
II.1A.62.4 Asam Urat 17 21
II.1A.63 Jumlah lansia yang mendapat Konseling 140 92
II.1A.64 Jumlah Pralansia yang mendapat Konseling 151 263
II.1A.65 Jumlah Pra dan Lansia yang mendapatkan penyuluhan kesehatan L P L
II.1A.65.1 Kesehatan Gigi dan Mulut 0 0
II.1A.65.2 Kesehatan Gizi 0 0
II.1A.65.3 Kesehatan Olah raga 0 0
II.1A.65.4 Kesehatan penyakit Degeneratif 0 0
Pelayanan Kesehatan Pra Lansia dan Lansia di sarana pelayanan kesehatan swasta L P L
II.1A.66 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Kesehatan/Normal 0 0
II.1A.67 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Resiko tinggi 0 0
II.1A.68 Jumlah Pra Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur 45 - 59 tahun 0 0
II.1A.69 Jumlah Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur 60-69 tahun 0 0
II.1A.70 Jumlah Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur > 70 th 0 0
II.1A.71 Jumlah Lansia yang beresiko tinggi 0 0
II.1A.72 Jumlah Pra Lansia yang memiliki KMS 0 0
II.1A.73 Jumlah Lansia yang memiliki KMS 0 0
II.1A.74 Jumlah Lansia yang dirujuk 0 0
II.1A.75 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian A 0 0
II.1A.76 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian B 0 0
II.1A.77 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian C 0 0
II.1A.78 Jumlah Lansia yang menderita gangguan mental 0 0
II.1A.79 Jumlah Lansia yang menderita gangguan emosi 0 0
II.1A.80 Status gisi lansia : Normal 0 0
II.1A.81 Status gisi lansia : Lebih 0 0
II.1A.82 Status gisi lansia : Kurang 0 0
II.1A.83.a Jumlah Pra Lansia dengan Ganguan: 0 0
II.1A.83.a.1 Tekanan Darah Tinggi 0 0
II.1A.83.a.2 Anemia 0 0
II.1A.83.a.3 Diabetel Mellitus 0 0
II.1A.83.a.4 Gastritis 0 0
II.1A.83.a.5 Gout 0 0
II.1A.83.a.6 Myalgia 0 0
II.1A.83.a.7 ISPA 0 0
II.1A.83.a.8 Alergi 0 0
II.1A.83.a.9 Diare 0 0
II.1A.83.a.10 Dermatitis 0 0
II.1A.83.a.11 Jantung 0 0
II.1A.83.a.12 Hipotensi 0 0
II.1A.83.a.13 TBC 0 0
II.1A.83.a.14 Asma 0 0
II.1A.83.a.15 Gangguan Jiwa 0 0
II.1A.83.a.16 Cholestrol 0 0
II.1A.83.a.17 Asam Urat 0 0
II.1A.83.a.18 Atritis 0 0
II.1A.83.a.19 Stroke 0 0
II.1A.83.a.20 PPOK 0 0
II.1A.83.a.21 Kangker 0 0
II.1A.83.a.22 Penyakit Lain-lain 0 0
II.1A.83.b Jumlah Lansia dengan gangguan : L P L
II.1A.83.b.1 Tekanan Darah Tinggi 0 0
II.1A.83.b.2 Anemia 0 0
II.1A.83.b.3 Diabetel Mellitus 0 0
II.1A.83.b.4 Gastritis 0 0
II.1A.83.b.5 Gout 0 0
II.1A.83.b.6 Myalgia 0 0
II.1A.83.b.7 ISPA 0 0
II.1A.83.b.8 Alergi 0 0
II.1A.83.b.9 Diare 0 0
II.1A.83.b.10 Dermatitis 0 0
II.1A.83.b.11 Jantung 0 0
II.1A.83.b.12 Hipotensi 0 0
II.1A.83.b.13 TBC 0 0
II.1A.83.b.14 Asma 0 0
II.1A.83.b.15 Gangguan Jiwa 0 0
II.1A.83.b.16 Cholestrol 0 0
II.1A.83.b.17 Asam Urat 0 0
II.1A.84 Jumlah Pralansia yang diperiksa : L P L
II.1A.84.1 Gula darah 0 0
II.1A.84.2 Cholestrol 0 0
II.1A.84.3 HB 0 0
II.1A.84.4 Asam Urat 0 0
II.1A.85 Jumlah lansia yang diperiksa : L P L
II.1A.85.1 Gula darah 0 0
II.1A.85.2 Cholestrol 0 0
II.1A.85.3 HB 0 0
II.1A.85.4 Asam Urat 0 0
II.1A.86 Jumlah lansia yang mendapat Konseling 0 0
II.1A.87 Jumlah Pralansia yang mendapat Konseling 0 0
II.1A.88 Jumlah Pra dan Lansia yang mendapatkan penyuluhan kesehatan L P L
II.1A.88.1 Kesehatan Gigi dan Mulut 0 0 0
II.1A.88.2 Kesehatan Gizi 0 0 0
II.1A.88.3 Kesehatan Olah raga 0 0 0
II.1A.88.4 Kesehatan penyakit Degeneratif 0 0 0
Jumlah Kunjungan Pra dan Lansia yang tidak datang Ke puskesmas dan posbindu di kunjungi oleh binwil L P L
II.1A.89 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Kesehatan/Normal 0 0
II.1A.90 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Resiko tinggi 0 0
II.1A.91 Jumlah Pra Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur 45 - 59 tahun 0 0
II.1A.92 Jumlah Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur 60-69 tahun 0 0
II.1A.93 Jumlah Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur > 70 th 0 0
II.1A.94 Jumlah Lansia yang beresiko tinggi 0 0
II.1A.95 Jumlah Pra Lansia yang memiliki KMS 0 0
II.1A.96 Jumlah Lansia yang memiliki KMS 0 0
II.1A.97 Jumlah Lansia yang dirujuk 0 0
II.1A.98 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian A 0 0
II.1A.99 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian B 0 0
II.1A.100 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian C 0 0
II.1A.101 Jumlah Lansia yang menderita gangguan mental 0 0
II.1A.102 Jumlah Lansia yang menderita gangguan emosi 0 0
II.1A.103 Status gisi lansia : Normal 0 0
II.1A.104 Status gisi lansia : Lebih 0 0
II.1A.105 Status gisi lansia : Kurang 0 0
II.1A.106.aJumlah Pra Lansia dengan Ganguan: 0 0
II.1A.106.a.1 Tekanan Darah Tinggi 0 0
II.1A.106.a.2 Anemia 0 0
II.1A.106.a.3 Diabetel Mellitus 0 0
II.1A.106.a.4 Gastritis 0 0
II.1A.106.a.5 Gout 0 0
II.1A.106.a.6 Myalgia 0 0
II.1A.106.a.7 ISPA 0 0
II.1A.106.a.8 Alergi 0 0
II.1A.106.a.9 Diare 0 0
II.1A.106.a.10 Dermatitis 0 0
II.1A.106.a.11 Jantung 0 0
II.1A.106.a.12 Hipotensi 0 0
II.1A.106.a.13 TBC 0 0
II.1A.106.a.14 Asma 0 0
II.1A.106.a.15Gangguan Jiwa 0 0
II.1A.106.a.16Cholestrol 0 0
II.1A.106.a.17Asam Urat 0 0
II.1A.106.a.18Atritis 0 0
II.1A.106.a.19Stroke 0 0
II.1A.106.a.20PPOK 0 0
II.1A.106.a.21Kangker 0 0
II.1A.106.a.22Penyakit Lain-lain 0 0
II.1A.106.b Jumlah Lansia dengan gangguan : L P L
II.1A.106.b.1 Tekanan Darah Tinggi 0 0
II.1A.106.b.2 Anemia 0 0
II.1A.106.b.3 Diabetel Mellitus 0 0
II.1A.106.b.4 Gastritis 0 0
II.1A.106.b.5 Gout 0 0
II.1A.106.b.6 Myalgia 0 0
II.1A.106.b.7 ISPA 0 0
II.1A.106.b.8 Alergi 0 0
II.1A.106.b.9 Diare 0 0
II.1A.106.b.10 Dermatitis 0 0
II.1A.106.b.11 Jantung 0 0
II.1A.106.b.12 Hipotensi 0 0
II.1A.106.b.13 TBC 0 0
II.1A.106.b.14 Asma 0 0
II.1A.106.b.15Gangguan Jiwa 0 0
II.1A.106.b.16Cholestrol 0 0
II.1A.106.b.17Asam Urat 0 0
II.1A.107 Jumlah Pralansia yang diperiksa : L P L
II.1A.107.1 Gula darah 0 0 0
II.1A.107.2 Cholestrol 0 0 0
II.1A.107.3 HB 0 0 0
II.1A.107.4 Asam Urat 0 0 0
II.1A.108 Jumlah lansia yang diperiksa : L P L
II.1A.108.1 Gula darah 0 0 0
II.1A.108.2 Cholestrol 0 0 0
II.1A.108.3 HB 0 0 0
II.1A.108.4 Asam Urat 0 0 0
II.1A.108 Jumlah lansia yang mendapat Konseling 0 0 0
II.1A.109 Jumlah Pralansia yang mendapat Konseling 0 0 0
II.1A.110 Jumlah Pra dan Lansia yang mendapatkan penyuluhan kesehatan L P L
II.1A.110.1 Kesehatan Gigi dan Mulut 0 0 0
II.1A.110.2 Kesehatan Gizi 0 0 0
II.1A.110.3 Kesehatan Olahraga 0 0 0
II.1A.110.4 Kesehatan penyakit Degeneratif 0 0 0
II.1B PROGRAM KESEHATAN REMAJA L P L
II.1B.1 Jumlah kunjungan remaja ke klinik
II.1B.2 Jumlah kunjungan remaja yang diperiksa kesehatannya di klinik PKPR Puskesmas 123.00 184.00
II.1B.2.1 Jumlah remaja yang hamil < 19 tahun 0 0
II.1B.2.2 Jumlah persalinan remaja < 19 tahun 0 0
II.1B.2.3 Jumlah remaja anemia usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.4 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 10-14 tahun 19 21
II.1B.2.5 Jumlah remaja anemia usia 15-19 tahun 7 13
II.1B.2.6 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 15-19 tahun 0 15
II.1B.2.7 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.8 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.9 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.10 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.11 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.12 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.13 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.14 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.15 Jumlah remaja yang merokok usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.16 Jumlah remaja yang merokok usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.17 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.18 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.19 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.20 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.21 Jumlah remaja yang dirujuk usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.22 Jumlah remaja yang dirujuk usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.23 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.24 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.25 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.26 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.27 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.28 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.29 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.30 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.31 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.32 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 15-19 tahun 3 7
II.1B.2.33 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 10 - 14 tahun 7 32
II.1B.2.34 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.35 Jumlah remaja yang mendapatkan tindakan medis 122 128
Jumlah remaja yang mendapatkan konseling di Klinik PKPR Puskesmas L P L
II.1B.2.36 1. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling Reproduksi 7 16
II.1B.2.37 2. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling HIV/AIDS 4 16
II.1B.2.38 3. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling IMS 3 15
II.1B.2.39 4.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan KonselingNAPZA 1 18
II.1B.2.40 5.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling GIZI 0 21
II.1B.2.41 6. LAIN-LAIN
Jumlah Rujukan Remaja Dari Sekolah L P L
II.1B.2.42 1. Jumlah Rujukan Remaja dari usia 10-14 tahun 0 0 0
II.1B.2.43 2. Jumlah Rujukan Remaja dari usia 15-19 tahun 0 0 0
Jumlah Remaja Yang dirujuk L P L
II.1B.2.43 1.Jumlah Remaja Yang dirujuk dari usia 10-14 tahun 0 0 0
II.1B.2.44 2. Jumlah Remaja Yang dirujuk dari usia 15-19 tahun 0 0 0
Jumlah Kunjungan Remaja yang diperiksa kesehatannya di klinik PKPR Sekolah L P L
II.1B.2.45 Jumlah remaja yang hamil < 19 tahun 0 0
II.1B.2.46 Jumlah persalinan remaja < 19 tahun 0 0
II.1B.2.47 Jumlah remaja anemia usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.48 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.49 Jumlah remaja anemia usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.50 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.51 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.52 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.53 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.54 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.55 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.56 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.57 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.58 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.59 Jumlah remaja yang merokok usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.60 Jumlah remaja yang merokok usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.61 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.62 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.63 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.64 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.65 Jumlah remaja yang dirujuk usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.66 Jumlah remaja yang dirujuk usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.67 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.68 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.69 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.70 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.71 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.72 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.73 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.74 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.75 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.76 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.77 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.78 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.79 Jumlah remaja yang mendapatkan tindakan medis 0 0
Jumlah remaja yang mendapatkan konseling di Klinik PKPR Sekolah 0 0 L
II.1B.2.80 1. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling Reproduksi 0 0
II.1B.2.81 2. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling HIV/AIDS 0 0
II.1B.2.82 3. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling IMS 0 0
II.1B.2.83 4.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan KonselingNAPZA 0 0
II.1B.2.84 5.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling GIZI 0 0
II.1B.2.85 6. LAIN-LAIN 0 0
Jumlah Kunjungan Remaja yang diperiksa kesehatannya di Sarana Kesehatan Swasta 0 0 L
II.1B.2.86 Jumlah remaja yang hamil < 19 tahun 0 0
II.1B.2.87 Jumlah persalinan remaja < 19 tahun 0 0
II.1B.2.88 Jumlah remaja anemia usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.89 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.90 Jumlah remaja anemia usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.91 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.92 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.93 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.94 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.95 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.96 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.97 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.98 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.99 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.100 Jumlah remaja yang merokok usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.101 Jumlah remaja yang merokok usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.102 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.103 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.104 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.105 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.106 Jumlah remaja yang dirujuk usia 10-14 tahun 0 0
II.1B.2.107 Jumlah remaja yang dirujuk usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.108 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.109 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.110 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.111 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.112 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.113 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.114 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.115 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.116 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.117 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.118 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 10 - 14 tahun 0 0
II.1B.2.119 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 15-19 tahun 0 0
II.1B.2.120 Jumlah remaja yang mendapatkan tindakan medis 0 0
Jumlah remaja yang mendapatkan konseling di Klinik Sarana Kesehatan Swasta L P L
II.1B.2.121 1. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling Reproduksi 0 0
II.1B.2.122 2. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling HIV/AIDS 0 0
II.1B.2.123 3. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling IMS 0 0
II.1B.2.124 4.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan KonselingNAPZA 0 0
II.1B.2.125 5.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling GIZI 0 0
II.1B.2.126 6. LAIN-LAIN 0 0
Jumlah Remaja Yang dirujuk L P L
II.1B.2.126 1.Jumlah Remaja Yang dirujuk dari usia 10-14 tahun 0 0 0
II.1B.2.127 2. Jumlah Remaja Yang dirujuk dari usia 15-19 tahun 0 0 0
II.1B.3 Hasil penjaringan siswa : L P L
II.1B.3.1 Jumlah SMP/ sederajat yang ada 4
II.1B.3.2 Jumlah SMP/sederajat yang dijaring 4
II.1B.3.3 Jumlah Remaja SMP kelas 1 yang ada 4
II.1B.3.4 Remaja SMP kelas 1 yang dijaring 4
II.1B.3.5 Jumlah SMA/ sederajat yang ada 0
II.1B.3.6 Jumlah SMA/sederajat yang dijaring 0
II.1B.3.7 Jumlah Remaja SMA kelas 1 yang ada 0
II.1B.3.8 Remaja SMA kelas 1 yang dijaring 0
II.1B.4 II.1B.4.1 Jumlah Sekolah yang dibentuk PKPR L P L
II.1B.4.2 Jumlah SMP 0
II.1B.4.3 Jumlah SMA 1
II.1B.4.4 Jumlah Sekolah yang dibina PKPR 0
II.1B.4.5 Jumlah SMP 4
II.1B.4.6 Jumlah SMA 0
II.1B.4.7 Remaja sekolah usia 10-19 tahun yang dibentuk menjadi konselor sebaya 1
II.1B.4.8 Remaja luar sekolah usia 10-19 tahun yang dibentuk menjadi konselor sebaya 1
II.1B.4.9 Jumlah konselor sebaya PKPR sekolah usia 10-19 tahun yang dibina 1
II.1B.4.10 Jumlah konselor sebaya PKPR luar sekolah usia 10-19 tahun yang dibina 1
II.2 PROGRAM UKS UKS L P L
II.2.1 Jumlah TK/ RA yang ada 18
II.2.2 Jumlah TK/ RA strata Minimal yang dibina 0
II.2.3 Jumlah TK/ RA strata Standar yang dibina 0
II.2.4 Jumlah TK/ RA strata Optimal yang dibina 0
II.2.5 Jumlah TK/ RA strata Paripurna yang dibina 0
II.2.6 Jumlah SD/ MI yang ada 11
II.2.7 Jumlah SD/ MI strata Minimal yang dibina 0
II.2.8 Jumlah SD/ MI strata Standar yang dibina 3
II.2.9 Jumlah SD/ MI strata Optimal yang dibina 0
II.2.10 Jumlah SD/ MI strata Paripurna yang dibina 0
II.2.11 Jumlah SMP/ MTS yang ada 4
II.2.12 Jumlah SMP/ MTS strata Minimal yang dibina 0
II.2.13 Jumlah SMP/ MTS strata Standar yang dibina 0
II.2.14 Jumlah SMP / MTS strata Optimal yang dibina 0
II.2.15 Jumlah SMP/ MTS strata Paripurna yang dibina 0
II.2.16 Jumlah SMA/ MA/SMK yang ada 0
II.2.17 Jumlah SMA/ MA/SMK strata Minimal yang dibina 0
II.2.18 Jumlah SMA/ MA/SMK strata Standar yang dibina 0
II.2.19 Jumlah SMA / MA/ SMK strata Optimal yang dibina 0
II.2.20 Jumlah SMA/ MA/SMK strata Paripurna yang dibina 0
II.2.21 Jumlah Guru UKS TK/RA yang ada 5
II.2.22 Jumlah Guru UKS TK/ RA yang dibina/ dilatih 0
II.2.24 Jumlah Guru UKS SD/MI yang ada 14
II.2.25 Jumlah Guru UKS SD/ MI yang dibina / dilatih 0
II.2.27 Jumlah Guru UKS SMP/ MTS yang ada 0
II.2.28 Jumlah Guru UKS SMP/ MTS yang dibina / dilatih 0
II.2.30 Jumlah Guru UKS SMA/ MA/SMK yang ada 0
II.2.31 Jumlah Guru UKS SMA/ MA/SMK yang dibina / dilatih 0
II.2.33 Jumlah Dokter kecil yang ada 83 100
II.2.34 Jumlah Dokter kecil yang dibina / dilatih 0 0
II.2.36 Jumlah Kader kesehatan Remaja yang ada 0
II.2.37 Jumlah kader kesehatan Remaja yang dibina / dilatih 0
II.2.38 Jumlah warung sekolah/ kantin yang ada 0
II.2.39 Jumlah Warung sekolah yang dibina / dilatih 0
II.2.40 Jumlah sekolah yang dipantau PHBS Pendidikan 0
II.3 PROGRAM PENANGGULANGAN NAPZA L P L
II.3.1 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada kelompok masyarakat
II.3.2 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada institusi pendidikan (SD / MI)
II.3.3 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada institusi pendidikan (SMP / MTs)
II.3.4 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada institusi pendidikan (SMA / MA)
III PROGRAM PENGEMBANGAN PILIHAN
III.1 PELAYANAN KESEHATAN
lll.A1 PROGRAM KESEHATAN INDRA
lll.A1.1 KESEHATAN MATA L P L
III.1A.1.1 Jumlah murid SD yang mempunyai kelainan tajam penglihatan 0 0
III.1A.1.2 Jumlah murid SD yang mempunyai kelainan tajam penglihatan dirujuk 0 0
III.1A.1.3 Jumlah penderita katarak yang ditemukan 0 0
III.1A.1.4 Jumlah penderita katarak yang dirujuk 0 0
III.1A.1.5 Jumlah penderita katarak yang sudah dioperasi 0 0
III.1A.1.6 Jumlah Balita mengalami bercak bitot (xeropthalmia) 0 0
III.1A.1.7 Jumlah Balita kasus Xeropthalmia yang diobati 0 0
III.1A.1.8 Jumlah Xeropthalmia yang dirujuk 0 0
III.1A.1.9 Jumlah kasus glukoma yang ditemukan 0 0
III.1A.1.10 Jumlah kasus glukoma yang diobati 0 0
III.1A.1.11 Jumlah kasus refraksi yang dirujuk 0 0
III.1A.1.12 Jumlah pasien katarak 1 3
III.1A.1.13 Jumlah pasien katarak >3/60 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 1 1
pasien lama usia 25-44 tahun 0 1
pasien baru usia 45-59 tahun 0 1
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien katarak<3/60 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien kelainan Refraksi 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Glaukoma 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Xeroftalmia 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah operasi katarak 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah Follow up pasca operasi katarak Tajam penglihatan 6/6 - 6/18 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah Follow up pasca operasi katarak Tajam penglihatan <6/18 - 6/60 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah Follow up pasca operasi katarak Tajam penglihatan< 6/60 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
lll.A1.2 KESEHATAN TELINGA DAN GANGGUAN PENDENGARAN
III.1B.2.1 Jumlah Pelayanan Kasus Serumen Prop Anak Sekolah yang ditemukan 2 0
III.1B.2.2 Jumlah kasus tuli konginetal yang ditemukan 0 0
III.1B.2.3 Jumlah kasus tuli konginetal yang dirujuk 0 0
III.1B.2.4 Jumlah kasus Otitis Media Supuratif Kronis (OMSK) yang ditemukan 0 0
III.1B.2.5 Jumlah OMSK yang diobati 2 0
III.1B.2.6 Jumlah OMSK yang dirujuk 1 0
III.1B.2.7 Jumlah Noice Induce Hearing Loss (NIHL) yang ditemukan 0 0
III.1B.2.8 Jumlah Noice Induce Hearing Loss (NIHL) yang diobati 0 0
III.1B.2.9 Jumlah Noice Induce Hearing Loss (NIHL) yang dirujuk 0 0
lll.A1.3 Kasus Gangguan/ Penyakit Telinga
lll.A1.3.1 Jumlah pasien OMSK
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 1
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 1 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 1
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Tuli Kongenital 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Tuli akibat Bising Noice Induce Hearing Loss (NIHL) 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Presbikusis 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Serumen Prop
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 1 0
pasien lama usia 25-44 tahun 1 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pengobatan OMSK 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pengobatan Ekstraksi Serumen 0 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
III.B1 PROGRAM KESEHATAN JIWA L P L
III.B1.1 Jumlah penemuan dini kasus gangguan jiwa oleh kelompok Masyarakat 0 0
III.B1.2 Jumlah penemuan & penanganan gangguan jiwa, Napza, dll dirujuk oleh Kader/Masy 0 0
III.B1.3 Jumlah kasus kesehatan jiwa yang dirujuk ke RS/Dokter Spesialis 0 0
III.B1.4 Jumlah penderita gangguan kesehatan jiwa ditemukan 0 0
III.B1.5 Jumlah penderita gangguan kesehatan jiwa ditangani 2 1
III.B1.6 Jumlah pasien Gangguan Mental Organik L P L
III.B1.6.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.6.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.6.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.6.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.6.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.6.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.6.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.6.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.6.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.6.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.6.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.6.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.6.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.6.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.6.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.6.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.6.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.6.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.6.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.6.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.6.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.6.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.7 Jumlah pasien Gangguan penggunaan Napza L P L
III.B1.7.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.7.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.7.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.7.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.7.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.7.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.7.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.7.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.7.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.7.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.7.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.7.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.7.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.7.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.7.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.7.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.7.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.7.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.7.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.7.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.7.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.7.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.8 Jumlah Pasien Schizonfrenia dan gangguan Psikotropik kronik lain L P L
III.B1.8.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.8.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.8.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.8.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.8.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.8.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.8.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.8.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.8.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.8.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.8.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.8.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.8.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.8.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.8.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.8.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.8.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.8.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.8.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.8.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.8.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.8.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.9 Gangguan Psikotik kronik Akut L P L
III.B1.9.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.9.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.9.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.9.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.9.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.9.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.9.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.9.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.9.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.9.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.9.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.9.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.9.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.9.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.9.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.9.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.9.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.9.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.9.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.9.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.9.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.9.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.10 Gangguan Bipolar L P L
III.B1.10.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.10.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.10.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.10.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.10.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.10.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.10.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.10.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.10.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.10.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.10.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.10.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.10.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.10.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.10.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.10.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.10.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.10.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.10.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.10.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.10.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.10.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.11 Gangguan Depresif
III.B1.11.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.11.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.11.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.11.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.11.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.11.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.11.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.11.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.11.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.11.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.11.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.11.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.11.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.11.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.11.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.11.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.11.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.11.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.11.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.11.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.11.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.11.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.12 Gangguan Neurotik
III.B1.12.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.12.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.12.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.12.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.12.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.12.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.12.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.12.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.12.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.12.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.12.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.12.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.12.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.12.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.12.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.12.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.12.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.12.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.12.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.12.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.12.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.12.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.13 Retardasi Mental L P L
III.B1.13.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.13.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.13.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.13.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.13.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.13.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.13.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.13.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.13.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.13.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.13.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.13.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.13.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.13.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.13.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.13.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.13.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.13.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.13.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.13.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.13.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.13.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.14 Gangguan Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja L P L
III.B1.14.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.14.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.14.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.14.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.14.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.14.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.14.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.14.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.14.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.14.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.14.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.14.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.14.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.14.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.14.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.14.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.14.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.14.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.14.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.14.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.14.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.14.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.15 Epilepsi L P L
III.B1.15.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.15.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.15.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.15.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.15.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.15.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.15.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.15.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.15.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.15.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.15.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.15.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.15.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.15.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.15.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.15.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.15.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.15.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.15.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.15.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.15.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.15.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.16 Jumlah ODGJ di Pasung yang dilaporkan / ditemukan 0 0
III.B1.17 Jumlah ODGJ di Pasung yang ditangani 0 0
III.B1.18 Jumlah ODGJ di Pasung Rujukan 0 0
III.C1 PROGRAM KESEHATAN GIGI DAN MULUT
UKGMD (USAHA KESEHATAN GIGI MASYARAKAT DESA) L P L
III.1C.1 Jumlah pembinaan kesehatan gigi di Posyandu 3
III.1C.2 Jumlah masyarakat yang mendapat pelayanan kesehatan gigi di Posyandu 30 88
III.1C.3 Jumlah pembinaan kesehatan gigi di TK 0
III.1C.4 Jumlah murid TK yang mendapat pelayanan kesehatan gigi 0
III.1C.5 Jumlah SD/MI melaksanakan sikat gigi massal 3
III.1C.6 Jumlah SD/MI yang melaksanakan pelayanan kesehatan gigi 3
III.1C.7 Jumlah murid SD/MI yang melaksanakan pemeriksaan kesehatan gigi 55 60
III.1C.8 Jumlah murid SD/MI yang perlu perawatan gigi 12 15
III.1C.9 Jumlah murid SD/MI yang mendapat perawatan gigi 15 10
III.1C.10 Jumlah pencabutan gigi tetap, baik di dalam maupun di luar gedung 1 2 0
III.1C.11 Jumlah penambalan gigi tetap, baik di dalam maupun di luar gedung 12 26 1
III.1C.12 Jumlah Kunjungan Baru Rawat Jalan Gigi 63 110 18
III.1C.13 Jumlah Kunjungan Lama Rawat Jalan Gigi 10 21 3
III.1C.14 Jumlah seluruh Posyandu 12
III.1C.15 Jumlah Posyandu dengan UKGMD 12
III.1C.16 Jumlah kader UKGMD 12
III.1C.17 Jumlah kader yang dilatih UKGMD 12
III.1C.18 Aktivitas petugas kesehatan gigi di Puskesmas dalam UKGMD B
III.1C.19 Jumlah penduduk desa / kelurahan binaan UKGMD 0 0
III.1C.20 Jumlah penduduk penyuluhan oleh kader 3 7
III.1C.21 Kemampuan kader UKGMD yang aktif B
III.1C.22 Jumlah Posyandu yang mempunyai UKGMD kit 0
III.1C.23 Jumlah kunjungan petugas kesehatan gigi Puskesmas ke desa 3
III.1C.24 Jumlah kader yang melapor 2
III.1C.25 Penyuluhan oleh Tenaga Kesehatan gigi :
III.1C.26 Dewasa : 0 54
III.1C.27 Anak : 27 27
III.1C.28 Penyuluhan kesehatan gigi oleh kader :
III.1C.29 Dewasa : 0 5
III.1C.30 Anak : 3 2
III.1C.31 Pengobatan sederhana oleh tenaga kesehatan gigi 0 0
III.1C.32 Penderita yang dirujuk ke Puskesmas oleh tenaga kesehatan gigi 9 12
III.1C.33 Jumlah Pasien Bibir Sumbing 0
III.D1 PROGRAM KESEHATAN TRADISIONAL, ALTERNATIF, DAN KOMPLEMENTER
SELFCARE RAMUAN L P L
III.D1.1 Jumlah pasien yang diedukasi ISPA
III.D1.2 Jumlah pasien yang diedukasi CEPHALGIA
III.D1.3 Jumlah pasien yang diedukasi GASTRITIS
III.D1.4 Jumlah pasien yang diedukasi HIPERTENSI
III.D1.5 Jumlah pasien yang diedukasi DIABETES MELITUS
III.D1.6 Jumlah pasien yang diedukasi RHEUMATIK
III.D1.7 Jumlah pasien yang diedukasi Penyakit lainnya
AKUPRESURE L P L
III.D1.8 Jumlah pasien yang diterapi ISPA
III.D1.9 Jumlah pasien yang diterapi ASMA BRONCHIALE
III.D1.10 Jumlah pasien yang diterapi DISMONERE
III.D1.11 Jumlah pasien yang diterapi Meningkatkan produk ASI
III.D1.12 Jumlah pasien yang diterapi ENURESIS (Mengompol)
III.D1.13 Jumlah pasien yang diterapi ANOREKSIA ( Tidak nafsu makan )
III.D1.14 Jumlah pasien yang diterapi penyakit lainnya
PENYEHAT TRADISIONAL MENURUT JENISNYA
III.D1.15 Jumlah Akupresuris
III.D1.16 Jumlah Akupunturis
III.D1.17 Jumlah Apiterapis
III.D1.18 Jumlah Aromaterapis
III.D1.19 Jumlah Battra Bekam
III.D1.20 Jumlah Battra Paranormal
III.D1.21 Jumlah Battra Patah Tulang
III.D1.22 Jumlah Battra Pijat Refleksi
III.D1.23 Jumlah Battra Pijat Tuina
III.D1.24 Jumlah Battra Pijat Urut
III.D1.25 Jumlah Battra Qigong (China)
III.D1.26 Jumlah Battra Ramuan Asli Indonesia
III.D1.27 Jumlah Battra Shiatsu
III.D1.28 Jumlah Battra Shiatsu
III.D1.29 Jumlah Chiropraktor
III.D1.30 Jumlah Gurah
III.D1.31 Jumlah Hipnoterapis
III.D1.32 Jumlah Homoeopatis
III.D1.33 Jumlah Naturopatis
III.D1.34 Jumlah Penata Kecantikan Kulit/Rambut
III.D1.35 Jumlah Penghusada Reiki
III.D1.36 Jumlah Penghusada Tenaga dalam (Prana)
III.D1.37 Jumlah Sinshe
III.D1.38 Jumlah SPA Terapis
III.D1.39 Jumlah Tabib
III.E1 PROGRAM KESEHATAN KERJA L P L
III.1E.1 Jumlah Pekerja sakit yang dilayani 29 17 4
III.1E.2 Jumlah kasus penyakit umum pada pekerja 10 8 2
III.1E.3 Jumlah kasus di duga penyakit akibat kerja pada pekerja 0 0 0
III.1E.4 Jumlah penyakit akibat kerja pada pekerja 0 0 0
III.1E.5 Jumlah Kasus kecelakaan akibat kerja pada pekerja 0 0 0
III.1E.6 Jumlah petugas Puskesmas 11 28 0
III.1E.7 Jumlah petugas Puskesmas yang menggunakan APD (masker dan atau Handscoon) sesuai standar 5 21 0
III.F1 PROGRAM KESEHATAN OLAHRAGA L P L
III.F1.1 Jumlah kelompok/klub olahraga di Puskesmas
III.F1.2 Jumlah penyuluhan kesehatan olahraga di puskesmas
III.F1.3 Jumlah pasien yang berkonsultasi kesehatan olahraga di puskesmas
III.F1.4 Jumlah penanganan pasien cedera olahraga akut di puskesmas
III.G1 PELAYANAN JKN L P L
III.IG.1 Jumlah kunjungan rawat jalan PBI ( Jamkesmas) ke Puskesmas 17 45
III.IG.2 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.3 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.4 Jumlah kunjungan rawat inap PBI ( Jamkesmas) ke Puskesmas
III.IG.5 Jumlah kunjungan persalinan PBI ( Jamkesmas) ke Puskesmas
III.IG.6 Jumlah rujukan PBI ke Rumah Sakit Umum 4 19
III.IG.7 Jumlah kunjungan Perusahaan ke Puskesmas 74 121 5
III.IG.8 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.9 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.10 Jumlah kunjungan rawat inap perusahaan ke Puskesmas
III.IG.11 Jumlah kunjungan persalinan Perusahaan ke Puskesmas
III.IG.12 Jumlah rujukan Perusahaan ke Rumah Sakit 18 26
III.IG.13 Jumlah kunjungan rawat jalan ASKES ke Puskesmas 41 49
III.IG.14 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.15 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.16 Jumlah kunjungan rawat inap Askes ke Puskesmas
III.IG.17 Jumlah kunjungan persalinan Askes ke Puskesmas
III.IG.18 Jumlah rujukan ASKES ke Rumah Sakit 5 12
III.IG.19 Jumlah kunjungan rawat jalan MANDIRI ke Puskesmas 193 207 6
III.IG.20 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.21 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.22 Jumlah kunjungan rawat inap Askes ke Puskesmas
III.IG.23 Jumlah kunjungan persalinan Askes ke Puskesmas
III.IG.24 Jumlah rujukan MANDIRI ke Rumah Sakit 32 59
Pelayanan Jamkesda
III.IG.25 Jumlah kunjungan rawat jalan ke Puskesmas
III.IG.26 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.27 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.28 Jumlah kunjungan rawat inap ke Puskesmas
III.IG.29 Jumlah kunjungan persalinan ke Puskesmas
III.IG.30 Jumlah rujukan ke Rumah Sakit
III.I1 PELAYANAN E-KTP L P L
III.II.1 Jumlah kunjungan E-KTP ke Puskesmas 329 646 45
III.II.2 Jumlah rujukan E-KTP ke Rumah Sakit 19 32 2
III.J1 PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT L P L
III.IJ.1 Jumlah Asuhan keperawatan pada keluarga 0 0 0
III.IJ.2 Jumlah Asuhan keperawatan pada kelompok masyarakat 0 0 0
III.IJ.3 Jumlah Keluarga yang selesai Asuhan keperawatan 0 0 0
III.IJ.4 Jumlah Kelompok Masyarakat yang selesai asuhan keperawatan 0 0 0
Cat :
Mohon dikoreksi sebelum ditandatangani !!!
Nb. Angka nol jangn di hapus sudah rumus dan jangan ditambah huruf
ARI FEBUARI MARET APRIL MEI JUNI

Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
170
916
18
11
11
3
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
1
1
1
2
1
1
1
0
0
2
0
0
2
2
2
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P - P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P - P L P L
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P - P L P L
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P - P L P L
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 1
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 1
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
49
91
34
6
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
21

0

4
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
2

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
2
3
3
3
3
5
0
0
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0
0 0
0 0
0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L - L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0
0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0
0 0
0 0
0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L

0 0 0 0 L
0 0 0 0 L
0 0 0 0 L

0 0 0 0 L
0 0 0 0 L
0 0 0 0 0 L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

0
4
34
6
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

P L P L P L P P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
3
3
0
0
0
0
0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L

P L P L P L P L P L P L P L P L P L

15
15

0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L
144
4
P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
JUNI JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER

Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P - P L P L P L P L P L P

P L P L P L P P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0
0 0

0 0

0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

1 4 0 2

P L p L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
NOVEMBER DESEMBER JUMLAH PERKELURAHAN
JUMLAH KESELURUHAN

Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah
L P L P L P L P L P L P
32340
20580
156
126
39
33
24
20
44
40
0
18
11
0
4
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
60
60
0
45
10
5
0
12
0
4
0 0 0
0 0 0
0
0
0
0
0 349 349
449 0 449
41 0 41
1 4 5
1 4 5
0 5 5
0 5 5
0 0 0

JUMLAH KESELURUHAN
JUMLAH KESELURUHAN

352
281
71
353
25
50
56
64
68
352
334
8
352
0
352
7
0
0
0
37
4
0
0
11
11
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
53
1
0
6
60
13
9
6
45
8
54
22
291
22
76
226
8
59
301
251
62
312
306
251
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

2
0
2
0
2
0
2
1
1
0
JUMLAH KESELURUHAN
24348
640
460
258
193
JUMLAH KESELURUHAN
104
241
0
2
8
0
0
0
JUMLAH KESELURUHAN
4242
12435
1380
296
489
488
4
0
0
0
123
JUMLAH KESELURUHAN
0
2000
0
20
180
JUMLAH KESELURUHAN
289
82
75
32
56
0 0 0
0
91
0
0
0
0
0
0
0
0
0 0 0
0
0
0
0
0
0
0
0

L P L P L P L P L P L P L P
156 154 310
0 1 1
2 2 4
4 2 6
154 152 306
152 152 304
150 148 298
156 156 312
156 152 308
153 153 306
155 154 309
31 31 62
11 7 18
3 2 5
140 149 289
138 144 282
137 141 278
134 137 271
217 226 443
0 0 0
48 70 118
16 14 30
1 1 2
0 0 0
0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0
0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

1 0 1

0 0 0

L P L P L P L P L P L P L P

389 460 849

120 121 241

18 13 31

1970 1938 3908

47 43 90
25 20 45

1145 1099 2244

1 0 1

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

1 0 1

517 473 990

0 0 0

5 0 5

0 0 0

454 428 882

0 0 0

0 0 0
0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0

0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0

L P L P L P L P L P L P L P
800 855 1655
990 1055 2045
1650 1545 3195
4385 4105 8490
1776 1886 3662
1598 1541 3139
4183 3991 8174
1519 1621 3140
1556 1522 3078
3697 3732 7429
712 873 1585
838 907 1745
2764 2860 5624
85 101 186
232 371 603
303 207 510
567 494 1061
486 240 726
626 663 1289
156 153 309
0 4 4
4 1 5
0 1 1
5 5 10
4 1 5
0 0 0
2 0 2
1 0 1
0 2 2
3 2 5
3 0 3
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 2 2
0 2 2
0 0 0
8 5 13
2 0 2
0 0 0
8 5 13
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
198 211 409
1150 1105 2255
500 530 1030
178 217 395
155 120 275
0 0 0
11 0 11
11 7 18
0 13 13
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
34 32 66
0 0 0
0 0 0
20 14 34
19 17 36
33 28 61
34 32 66
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 1 1
2 4 6
2 3 5
1 2 3
2 2 4
0 1 1
0 0 0
2 0 2
0 3 3
0 1 1
1 3 4
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 4 5
1 0 1
1 0 1
1 4 5
0 3 3
1 0 1
0 0 0
2 4 6
1 4 5
1 4 5
0 4 4
0 0 0
2 4 6
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 1 2
1 3 4
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
1 4 5
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 4 4
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 2 2
1 3 4
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 4 4
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
1 3 4
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 4 4
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 2 2
0 3 3
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 4 4
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 3 3
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 3 3
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
1 0 0 0 1 0 1
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
1 0 0 0 1 0 1
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN

0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
28 20 48
3 1 4
4 1 5
0 2 2
0 0 0
0 0 0
2 0 2
0 3 3
0 0 0
0 0 0
2 0 2
3 4 7
0 0 0
0 0 0
34 26 60
0 5 5
0 0 0
2 2 4
0 0 0

JUMLAH KESELURUHAN
35
238
26646
111686
117799
14782
1178
1164
1450
1432
1182
752
412
773
0
0
430
420
1185
1160
1185
1159
0
0
0
0
0
35
0
0
120
34
6
42
10
0
0
0
0
0
0
0
0
50
4
25
1
1
0
0

L P L P L P L P L P L P L P
786 958 1744
2976 5190 8166
127 266 393
138 247 385
55 98 153
49 56 105
284 252 536
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
4798 4619 9417
377 274 651
0 0 0
0 30 30
41 43 84
0 84 84
1082 1197 2279
L P L P L P L P L P L P L P
783 786 1569
783 623 1406
399 296 695
772 623 1395
39 42 81
39 42 81
39 42 81
772 623 1395
772 623 1395
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
3 1 4
0 0 0
19 34 53
L P L P L P L P L P L P L P
85 87 172
87 96 183
71 63 134
71 63 134
76 74 150
107 150 257
9 8 17
9 8 17
4 2 6
4 2 6
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 29 29
17 54 71
15 19 34
15 19 34
L P L P L P L P L P L P L P
32 31 63
11 16 27

L P L P L P L P L P L P L P
20 0 20
18 0 18
0 0 0
0 0 0
48 71 119
48 71 119
0 0 0
5 0 5
5 0 5
10840 11410 22250
3380 3260 6640
1216 1287 2503
626 1458 2084
492 803 1295
247 261 508
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
578 1559 2137
446 734 1180
214 217 431
0 0 0
538 1366 1904
209 228 437
0 0 0
0 0 0
8 12 20
17 18 35
1076 2563 3639
0 0 0
0 0 0
877 2097 2974
248 520 768
29 44 73
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
502 220 722
0 14 14
92 102 194
52 54 106
37 31 68
58 52 110
128 132 260
2 5 7
10 18 28
3 3 6
13 8 21
2 2 4
19 16 35
10 15 25
0 0 0
61 66 127
53 65 118
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
44 59 103
35 41 76
0 0 0
31 30 61
L P L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
31 29 60
20 30 50
0 0 0
11 15 26
0 0 0
0 0 0
JUMLAH KESELURUHAN
0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 23 23
60 138 198
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 150 150
0 150 150
372 426 798
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 7 7
0 70 70
0 8 8
0 30 30
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 150 150
0 150 150
372 426 798
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
3 12 15
0 0 0
3 12 15
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
1 4 5
0 0 0
1 4 5
1 4 5
0 0 0
1 3 4
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
90 0 90
0 0 0
4 0 4
0 0 0
2 0 2
55 0 55
0 0 0
4 0 4
7 0 7
1 0 1
15 0 15
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
25 0 25
0 0 0
25 3 28
8 0 8
0 0 0
0 0 0
0 0 0
61 0 61
131 187 318
75 64 139
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
4 0 4
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
1 6 7
1 5 6
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 5 6
1 7 8
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 1 1
0 1 1
0 1 1
0 2 2
0 2 2
0 2 2
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 2 3
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 3 4
0 1 1
1 0 1
0 0 0
0 0 0
1 2 3
1 4 5
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
1 0 1
0 0 0
1 5 6
1 4 5
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P
0 1 1
0 0 0
0 0 0
8 3 11
5 2 7
2 1 3
1 1 2
0 0 0
1 1 2
0 0 0
L P L P L P L P 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 2 3
3 2 5
0 2 2
2 2 4
0 0 0
4 0 4
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
2 0 2
0 0 0
1 1 2
1 0 1
0 0 L P L P L P 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 L P L P L P 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 1 2
1 1 2
0 0 L P L P L P 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
2 0 2
0 0 0
0 0 0
3 2 5
2 0 2
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
4 4 8
0 3 3
L P L P L P L P 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
3 1 4
0 0 0
2 2 4
1 2 3
2 0 2
0 0 0
5 1 6
0 0 0
0 2 2
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
7 6 13
1 0 1
L P L P L P L P 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
2 0 2
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
7 2 9
1 1 2
L P L P L P L P L P L P L P
1 0 1
0 0 0
3 2 5
12 14 26
6 15 21
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
2 1 3
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 2 2
2 2 4
2 1 3
0 1 1
0 2 2
1 2 3
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 L P L P L P L P L P L P
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
4 0 4
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
10 0 10
107 165 272
18 0 18
545 428 973
10 0 10
10 0 10
270 258 528
207 183 390
0 0 0
4 8 12
36 97 133
160 329 489
231 349 580
60 0 60
60 0 60
60 0 60
60 0 60
#VALUE! 0 #VALUE!
0 0 0
13 9 22
#VALUE! 0 #VALUE!
0 0 0
10 0 10
0 6 6
0 0 0
8 140 148
105 102 207
0 0 0
14 33 47
25 27 52
0 0 0
52 52 104
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 #VALUE! #VALUE! #VALUE!
8 0 8
8 0 8
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
8 0 8
0 0 0
4 0 4
0 0 0
15 0 15
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
4 0 4
0 0 0
0 0 0
40 0 40
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
96 216 312
0 0 0
0 0 0
1 1 2
0 0 0
11 24.5 35.5
369 437 806
4 0 4
0 2 2
0 0 0
0 0 0
48 86 134
152 211 363
4 0 4
0 2 2
0 0 0
0 0 0
36 65 101
867 1177 2044
4 0 4
0 2 2
0 0 0
0 0 0
190 271 461
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P
1825 3721 5546
67 109 176
L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
JANUARI FEBUARI
PROMOSI KESEHATAN Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.1A PENYEBARLUASAN INFORMASI KESEHATAN
I.1A.1 Jumlah Rumah (Rumah Tangga) yang ada
I.1A.2 Jumlah Rumah (Rumah Tangga) yang dipantau/penyuluh PHBS tatanan Rumah Tangga
I.1A.3 Jumlah Sarana Pendidikan Yang ada
I.1A.4 Jumlah Institusi pendidikan yang di Pantau / penyuluhan PHBS Tatanan Institusi pendidikan
I.1A.5 Jumlah sarana pelayanan kesehatan yang ada
I.1A.6 Jumlah Institusi kesehatan yang di Pantau / penyuluhan PHBS Tatanan Institusi Kesehatan
I.1A.7
Jumlah tempat kerja ( kantor instansi, pabrik ) yang ada
I.1A.8 Jumlah sarana tempat kerja yang di Pantau / penyuluhan PHBS Tatanan institusi Tempat kerja
I.1A.9 Jumlah tempat tempat umum ( terminal, stasiun, kolam renang,pasar,tempat ibadah ) yang ada
I.1A.10 Jumlah tempat tempat umum yang di Pantau/ penyuluhan PHBS Tatanan tempat tempat umum
I.1A.11 Jumlah penyebarluasan informasi kesehatan melalui kemitraan / LSM
I.1A.12 Jumlah Majlis Ta'lim ( Kelompok pengajian ) yang ada
I.1A.13 Jumlah anggota majlis ta'lim yang di beri Informasi Kesehatan
I.1A.14 Jumlah penyebarluasan informasi kesehatan melalui Media cetak/elektronik
I.1A.15 Jumlah kelompok pemuda ( karang taruna ) yang ada
Remaja sekolah dan Luar Sekolah / Karang taruna usia 10-19 tahun yang diberi Informasi L P L P L
I.1A.16 Remaja Sekolah SMP yang mendapatkan informasi
I.1A.17 Kesehatan Reproduksi Remaja
I.1A.18 NAPZA
I.1A.19 GIZI
I.1A.20 ANEMIA
I.1A.21 HIV/AIDS
I.1A.22 IMS
I.1A.23 Lain-lain
Remaja Sekolah SMA yang mendapatkan informasi L P L P L
I.1A.24 Kesehatan Reproduksi Remaja
I.1A.25 NAPZA
I.1A.26 GIZI
I.1A.27 ANEMIA
I.1A.28 HIV/AIDS
I.1A.29 IMS
I.1A.30 Lain-lain
Remaja Luar Sekolah (Karang Taruna) yang mendapatkan informasi L P L P L
I.1A.31 Kesehatan Reproduksi Remaja
I.1A.32 NAPZA
I.1A.33 GIZI
I.1A.34 ANEMIA
I.1A.35 HIV/AIDS
I.1A.36 IMS
I.1A.37 Lain-lain
Jumlah Sekolah yang diberi informasi
Jumlah Sekolah SMP yang diberi informasi L P L P L
I.1A.38 Kesehatan Reproduksi Remaja
I.1A.39 NAPZA
I.1A.40 GIZI
I.1A.41 ANEMIA
I.1A.42 HIV/AIDS
I.1A.43 IMS
I.1A.44 Lain-lain
Jumlah Sekolah SMA yang diberi informasi L P L P L
I.1A.45 Kesehatan Reproduksi Remaja
I.1A.46 NAPZA
I.1A.47 GIZI
I.1A.48 ANEMIA
I.1A.49 HIV/AIDS
I.1A.50 IMS
I.1A.51 Lain-lain

I.1B PEMBINAAN UKBM (USAHA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT) L P L P L
I.1B.1 Jumlah Posyandu yang ada
I.1B.2 Jumlah Posyandu yang dibina :
I.1B2.1 Jumlah posyandu pratama yang dibina
I.1B2.2 Jumlah posyandu Madya yang dibina
I.1B2.3 Jumlah posyandu Purnama yang dibina
I.1B2.4 Jumlah posyandu Mandiri yang dibina
I.1B2.5 Jumlah posbindu pratama yang dibina
I.1B2.6 Jumlah posbindu Madya yang dibina
I.1B2.7 Jumlah posbindu Purnama yang dibina
I.1B2.8 Jumlah posbindu Mandiri yang dibina
Jumlah Kelurahan Siaga Aktif yang ada
Jumlah pengembangan Kelurahan siaga aktif yang dibina
I.1B.3 Jumlah pondok pesantren yang ada
I.1B.4 Jumlah pondok pesantren yang memiliki pos kesehatan
I.1B.5 Jumlah Pondok pesantren yang memiliki pos kesehatan pesantren yang dibina
I.1B.6 Jumlah Kader kesehatan yang ada
I.1B.7 Jumlah Kader kesehatan yang dilatih / dibina
I.1B.8 Jumlah Tokoh masyarakat ( TOMA ) yang ada
I.1B.9 Jumlah Tokoh Masyarakat ( Toma ) yang dilatih / dibina
I.1B.10 Jumlah Tokoh Agama ( TOGA ) yang ada
I.1B.11 Jumlah Tokoh Agama ( Toga )yang dilatih / dibina
I.1B.12 Jumlah Kelompok kerja ( Pokja ) kelurahan sehat yang ada
I.1B.13 Jumlah Kelompok kerja ( Pokja ) Kelurahan sehat yang dilatih / dibina
I.1B.14 Jumlah Anggota Pramuka SBH yang dilatih / dibina
JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
KESEHATAN IBU Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.2A.1 Jumlah ibu hamil baru yang mempunyai buku KIA
I.2A.2 Jumlah kunjungan baru ibu hamil (K1 Murni)
I.2A.3 Jumlah kunjungan baru ibu hamil (K1 Akses)
I.2A.4 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
I.2A.5 Jumlah ibu hamil dengan status T1
I.2A.6 Jumlah ibu hamil dengan status T2
I.2A.7 Jumlah ibu hamil dengan status T3
I.2A.8 Jumlah ibu hamil dengan status T4
I.2A.9 Jumlah ibu hamil dengan status T5
I.2A.10 Jumlah ibu hamil dapat Fe ke-1 (30 tablet)
I.2A.11 Jumlah ibu hamil trimester III mendapat Fe ke-3 (90 tablet)
I.2A.12 Jumlah bumil dengan kurang energi kalori (KEK) bila lila kurang dari 23,5 cm
I.2A.13 Jumlah Ibu Hamil yang diperiksa protein Urin
I.2A.14 Jumlah Ibu Hamil dengan Protein Urin positif
I.2A.15 Jumlah bumil diperiksa kadar hemogrobin (HB)
I.2A.16 Jumlah bumil diperiksa HB dengan anemia ( HB kurang dari 11gr%)
I.2A.17 Jumlah Ibu Hamil yang d periksa IMT
I.2A.18 Jumlah Ibu hamil yang diperiksa / skrining gangguan kejiwaan
I.2A.19 Jumlah Ibu hamil yang positif mengalalami gangguan jiwa
I.2A.20 Jumlah ibu hamil yang diperiksa gula darah (GD)
I.2A.21 Jumlah ibu hamil yang hasil gula darah (GD)>140 g/dl
I.2A.22 Jumlah Ibu hamil yang datng dengan HIV (+)
I.2A.23 Jumlah Ibu hamil yang di tawarkan test HIV
I.2A.24 Jumlah ibu hamil yang di test HIV
I.2A.25 Jumlah ibu hamil hasil test HIV (+)
I.2A.26 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan ART
I.2A.27 Jumlah ibu yang melahirkan pervaginam dengan HIV (+)
I.2A.28 Jumlah ibu yang melahirkan perabdominal (SC) dengan HIV (+)
I.2A.29 Jumlah ibu hamil yang diperiksa mikroskopis/RDT (malaria)
I.2A.30 Jumlah ibu hamil yang positif malaria
I.2A.31 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan kelambu
I.2A.32 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan KINA / ACT
I.2A.33 Jumlah ibu hamil yang diperiksa dahak
I.2A.34 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan dahak TB (+)
I.2A.35 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan obat TB
I.2A.36 Jumlah ibu hamil yang diperiksa ankylostoma (Kecacingan)
I.2A.37 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan test ankylostoma (Kecacingan) (+)
I.2A.38 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan obat ankylostoma (Kecacingan)
I.2A.39 Jumlah ibu hamil yang diperiksa IMS
I.2A.40 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan test IMS (+)
I.2A.41 Jumlah ibu hamil yang IMS dan diobati
I.2A.42 Jumlah ibu hamil yang diperiksa Hepatitis B
I.2A.43 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan Hepatitis B (+)
I.2A.44 Jumlah ibu hamil yang Hepatitis B (+) dan diobati
I.2A.45 Jumlah Kelas Ibu hamil yang terbentuk
I.2A.46 Jumlah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil
I.2A.47 Jumlah suami / keluarga yang mengikuti kelas ibu hamil
I.2A.48 Jumlah Bidan yang melakukan kelas ibu hamil
I.2A.49 Jumlah bumil < 19 tahun yang diperiksa oleh Nakes
I.2A.50 Jumlah kasus MATERNAL (Bumil, Bulin, Bufas) Resti/Komplikasi dideteksi/ditemukan Nakes
I.2A.51 Jumlah kasus MATERNAL ( Bumil, Bulin, Bufas) Resti/Komplikasi dideteksi/ditemukan Masyarakat
I.2A.52 Jumlah kasus resiko tinggi/komplikasi MATERNAL (Bumil,bulin,Bufas) ditangani
I.2A.53 Jumlah kasus resiko tinggi MATERNAL (Bumil,Bulin,Bufas) dirujuk
I.2A.54 Jumlah ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan ( Bidan)
I.2A.55 Jumlah ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan (Dokter SPOG )
I.2A.56 Jumlah pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan (RS/ RSIA)
I.2A.57 Jumlah pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan (BPS/RB)
I.2A.58 Jumlah pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan (Puskesmas)
I.2A.59 Jumlah pertolongan persalinan di Non fasilitas kesehatan (dukun telatih)
I.2A.60 Jumlah bulin yang melaksanakan inisiasi menyusu dini (IMD)
I.2A.61 Jumlah ibu bersalin dapat Vitamin A nifas (2 kapsul)
I.2A.62 Jumlah ibu bersalin < 19 tahun yang ditolong oleh Nakes
I.2A.63 Jumlah kunjungan nifas ke 1 (KF1),1-3 hari
I.2A.64 Jumlah kunjungan nifas ke 2 (KF2),4-28 hari
I.2A.65 Jumlah kunjungan nifas ke 3 (KF3),29-42 hari
I.2A.66 Jumlah kematian ibu
I.2A.67 Jumlah kematian ibu karena pendarahan
I.2A.68 Jumlah kematian ibu karena hipertensi dalam kehamilan
I.2A.69 Jumlah kematian ibu karena infeksi
I.2A.70 Jumlah kematian ibu karena abortus
I.2A.71 Jumlah kematian ibu karena partus lama
I.2A.72 Jumlah kematian ibu karena gangguan sistem peredaran darah (jantung,stroke dll)
I.2A.73 Jumlah kematian ibu karena gangguan metabolik (DM dll)
I.2A.74 Jumlah kematian ibu karena lain-lain
I.2A.75 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara mental (umur 15-44 tahun)
I.2A.76 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara mental (umur 45-60 tahun)
I.2A.77 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara mental (umur >60 tahun)
I.2A.78 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara fisik (umur 15-44 tahun)
I.2A.79 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara fisik (umur 45-60 tahun)
I.2A.80 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara fisik (umur >60 tahun )
I.2A.81 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara emosional (umur 15-44 tahun)
I.2A.82 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara emosional (umur 45-60 tahun)
I.2A.83 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara emosional (umur >60 tahun)
I.2A.84 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara penelantaran ( umur 15-44 tahun)
I.2A.85 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara penelantaran (umur 45-60tahun)
I.2A.86 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara penelantaran ( umur > 60 tahun)
I.2A.87 Penanganan kekerasan terhadap perempuan di Puskesmas/di Rumah Sakit
I.2A.88 Penanganan kekerasan terhadap perempuan yang dirujuk
PETUGAS YANG TELAH MENDAPATKAN PELATIHAN IBU
I.2A.89 Petugas terlatih APN (Bidan)
I.2A.90 Petugas terlatih APN (Dokter)
I.2A.91 Petugas terlatih USG (Bidan)
I.2A.92 Petugas terlatih USG (Dokter)
I.2A.93 Petugas terlatih Kelas Ibu Hamil (Bidan)
I.2A.94 Petugas terlatih Kelas Ibu Hamil (Dokter)
I.2A.95 Petugas D.O terlatih Software PPWSKIA
I.2A.96 Petugas Bidan terlatih Software PPWSKIA
I.2A.97 Jumlah kelurahan yang melaksanakan P4K
I.2A.98 Jumlah rumah tunggu kelahiran

JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
KELUARGA BERENCANA Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
KELUARGA BERENCANA
L P L P L P L P L
I.2B.1 Jumlah PUS seluruhnya
I.2B.2 Jumlah PUS Miskin
I.2B.3 Jumlah PUS Miskin Ber KB
I.2B.4 Jumlah PUS 4 T Ber KB
I.2B.5 Jumlah PUS 4 T Ber KB
I.2C JUMLAH AKSEPTOR KB BARU
I.2C.1 Jumlah akseptor KB Baru PIL
I.2C.2 Jumlah akseptor KB Baru Suntik
I.2C.3 Jumlah akseptor KB Baru AKDR
I.2C.4 Jumlah akseptor KB Baru Implant
I.2C.5 Jumlah akseptor KB Baru Kondom
I.2C.6 Jumlah akseptor KB Baru MOW
I.2C.7 Jumlah akseptor KB Baru MOP
I.2C.8 Jumlah akseptor KB Baru Lain-lain
I.2D JUMLAH AKSEPTOR KB AKTIF
I.2D.1 Jumlah akseptor KB Aktif PIL
I.2D.2 Jumlah akseptor KB Aktif Suntik
I.2D.3 Jumlah akseptor KB Aktif AKDR
I.2D.4 Jumlah akseptor KB Aktif Implant
I.2D.5 Jumlah akseptor KB Aktif Kondom
I.2D.6 Jumlah akseptor KB Aktif MOW
I.2D.7 Jumlah akseptor KB Aktif MOP
I.2D.8 Jumlah akseptor KB Aktif Lain-lain
I.2D.9 Jumlah akseptor yang mengalami komplikasi
I.2D.10 Jumlah akseptor yang mengalami kegagalan
I.2D.11 Jumlah akseptor yang drop out
I.2E PENERIMAAN ALAT KONTRASEPSI
I.2E.1 PIL
I.2E.2 Suntikan
I.2E.3 AKDR
I.2E.4 Implan
I.2E.5 Kondom
1.2F PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI
I.2F.1 PIL
I.2F.2 Suntikan
I.2F.3 AKDR
I.2F.4 Implan
I.2F.5 Kondom
1.2G PASCA SALIN
I.2G.1 PIL
I.2G.2 Suntikan
I.2G.3 AKDR
I.2G.4 Implan
I.2G.5 Kondom
I.2G.6 MOW
I.2G.7 KB Baru Lainnya
1.2H PEMERIKSAAN IVA TEST
I.2H.1 WUS(Umur 15-49 Tahun) Sudah Menikah / Pernah menikah
I.2H.2 WUS ( Umur > 50 Tahun) Sudah Menikah / Pernah menikah
1.2I PETUGAS YANG TELAH MENDAPATKAN PELATIHAN KB
1.2I.1 CTU BIDAN
1.2I.2 CTU DOKTER
1.2I.3 KB PASCA SALIN
1.2I.4 ABPK BIDAN
1.2I.5 ABPK DOKTER
1.2I.6 MOW DOKTER
1.2I.7 MOP DOKTER
1.2I.8 MOP PERAWAT

JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
KESEHATAN ANAK Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.3A PERINATAL & BAYI L P L P L
I.3A.1 Jumlah bayi lahir hidup
I.3A.2 Jumlah bayi lahir mati (IUFD)
I.3A.3 Jumlah bayi lahir prematur <37 minggu (259 hari)
I.3A.4 Jumlah bayi dengan BBLR <2500 gram (Tanpa memandang masa kehamilan)
I.3A.5 Jumlah bayi yang baru mempunyai buku KIA
I.3A.6 Jumlah bayi mendapat vitamin K1
I.3A.7 Jumlah bayi melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini
I.3A.8 Jumlah kunjungan NEONATAL I (6-48 jam)
I.3A.9 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
I.3A.10 Jumlah kunjungan NEONATAL III (8-28 hari)
I.3A.11 Jumlah kunjungan NEONATAL (meliputi KN I,II,III)
I.3A.12 Jumlah NEONATAL (0-28 hari) dengan komplikasi yang ditemukan
I.3A.13 Jumlah NEONATAL (0-28 hari) dengan komplikasi yang ditangani
I.3A.14 Jumlah NEONATAL (0-28 hari) dengan komplikasi yang dirujuk
I.3A.15 Jumlah kunjungan BAYI I (29 hari-2 bulan)
I.3A.16 Jumlah kunjungan BAYI II ( 3-5 bulan)
I.3A.17 Jumlah kunjungan BAYI III ( 6-8 bulan)
I.3A.18 Jumlah kunjungan BAYI IV ( 9-11 bulan)
I.3A.19 Jumlah kunjungan BAYI (meliputi kunjungan bayi I,II,III,IV)
I.3A.20 Jumlah bayi yang diperiksa SHK ( Skrining Hipotiroid)
I.3A.21 Jumlah bayi dengan hasil penimbangan T
I.3A.22 Jumlah bayi dengan hasil KPSP Dp (4 kali dalam 1 tahun )
I.3A.23 Kematian NEONATAL 0-6 hari
I.3A.24 Kematian NEONATAL 7-28 hari
I.3A.15.1 a. Trauma lahir
I.3A.15.2 b. Asfiksia
I.3A.15.3 c. BBLR <2500 gram
I.3A.15.4 d. Infeksi
I.3A.15.5 e. Tetanus neonaturum
I.3A.15.6 f. Ikterus/kelainan darah
I.3A.15.7 g. Kelainan bawaan
I.3A.15.8 h. Masalah Laktasi
I.3A.15.9 i. ................
I.3A.15.10 j. ................
I.3A.24 Kematian bayi 29 hari - 11 bulan
I.3A16.1 Diare
I.3A16.2 Pneumonia
I.3A16.3 Meningitis/Enchephalitis
I.3A16.4 Sepsis
I.3A16.5 Kelainan jantung
I.3A16.6 Kelainan pencernaan
I.3A16.7 Ikterus/kelainan darah
I.3A16.8 Kelainan bawaan
I.3A16.9 Demam berdarah dengue
I.3A16.10 ................
I.3A16.11 ...................
I.3A16.12 ....................
I.3A.27 Jumlah kasus kematian neonatal di otopsi verbal
I.3A.28 Jumlah kasus kematian bayi di otopsi verbal
I.3B ANAK BALITA & APRAS(ANAK USIA PRA SEKOLAH) L P L P L
I.3B.1 Jumlah kunjungan balita
I.3B.2 Jumlah Kunjuan balita sakit ke puskesmas
I.3B.3 Jumlah kunjungan balita yang ditangani dengan MTBS
I.3B.4 Jumlah balita yang mempunyai KIA
I.3B.5 Jumlah balita yang mendapat pemantauan perkembangan min. 8x/tahun
I.3B.6 Jumlah balita yang mendapat pemantauan perkembangan min. 2x/tahun
I.3B.7 Jumlah balita yang mendapatkan vitamin A 2x/tahun
I.3B.8 Jumlah kematian balita
I.3B.7.1 Infeksi Saluran nafas (Pneumonia)
I.3B.7.2 Asfiksia
I.3B.7.3 Diare
I.3B.7.4 Campak
I.3B.7.5 DBD
I.3B.7.6 Meningitis/encephalitis
I.3B.7.7 Kelainan bawaan
I.3B.7.8 Sepsis
I.3B.7.9 Lain-lain
I.3B.7.10 ................
I.3B.7.11 ...................
I.3A.9 Jumlah kematian balita diaudit
I.3A.10 Jumlah sasaran siswa TK / RA
I.3A.11 Jumlah sasaran siswa TK / RA yang di periksa penjaringan kesehatan
I.3A.12 Jumlah sasaran sekolah SD/MI
I.3A.13 Jumlah sekolah SD/MI yang melaksanakan penjaringan kesehatan
I.3A.14 Jumlah TK/ RA yang melaksanakan pemeriksaan berkala (6 Bulan sekali)
I.3A.15 Jumlah SD/ MIyang melaksanakan pemeriksaan berkala(6 bulan sekali)
I.3A.16 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 0-11 Bulan)
I.3A.17 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 1-4 Tahun)
I.3A.18 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 5-9 Tahun)
I.3A.19 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 10-14 Tahun)
I.3A.20 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 15-18 Tahun)
I.3A.21 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik ( Umur 0-11 Bulan)
I.3A.22 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik (Umur 1-4 Tahun)
I.3A.23 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik ( Umur 5-9 Tahun)
I.3A.24 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik (Umur 10-14 Tahun)
I.3A.25 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik (Umur 15-18 Tahun)
I.3A.26 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 0-11 Bulan)
I.3A.27 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional ( Umur 1-4 Tahun)
I.3A.28 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 5-9 Tahun)
I.3A.29 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 10-14 Tahun)
I.3A.30 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 15-18 Tahun)
I.3A.31 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 0-11 Bulan)
I.3A.32 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 1-4 Tahun)
I.3A.33 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 5-9 Tahun)
I.3A.34 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran ( Umur 10-14 Tahun)
I.3A.35 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 15-18 Tahun)
I.3A.36 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 0-11 Bulan)
I.3A.37 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 1-4 Tahun)
I.3A.38 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking ( Umur 5- 9 Tahun)
I.3A.39 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 10-14 Tahun)
I.3A.40 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 15-18 Tahun)
PETUGAS YANG TELAH MENDAPATKAN PELATIHAN KESEHATAN ANAK L P L P L P L P L
I.3A.41 Asfiksia (Bidan)
I.3A.42 Asfiksia (Dokter)
I.3A.43 Asfiksia (perawat)
I.3A.44 BBLR (Bidan)
I.3A.45 BBLR (Dokter)
I.3A.46 BBLR (perawat)
I.3A.47 MTBS (Dokter)
I.3A.48 MTBS (Bidan)
I.3A.49 MTBS (Perawat)
I.3A.50 Kekerasan terhadap anak (Dokter)
I.3A.51 Kekerasan terhadap anak (Perawat)
I.3A.52 SDIDTK (Dokter)
I.3A.53 SDIDTK (Bidan)
I.3A.54 SDIDTK (Perawat)
I.3A.55 KELAS Balita (Dokter)
I.3A.56 KELAS Balita (Bidan)
I.3A.57 SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital)

JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
GIZI Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.4A PERBAIKAN GIZI
I.4A.1 Jumlah Sasaran Bayi (S) : (0 - 5 bulan)
I.4A.2 Jumlah Sasaran Bayi (S) : (6 - 11 bulan)
I.4A.3 Jumlah Sasaran Balita (S) : (12 - 23 bulan)
I.4A.4 Jumlah Sasaran Balita (S) : (24 - 59 bulan)
I.4A.5 Jumlah Bayi yang mempunyai KMS (K) : (0 - 11 bulan)
I.4A.6 Jumlah Balita yang mempunyai KMS (K) : (12 - 23 bulan)
I.4A.7 Jumlah Balita yang mempunyai KMS (K) : (24 - 59 bulan)
I.4A.8 Jumlah Bayi yang ditimbang (D) : (0 - 11 bulan)
I.4A.9 Jumlah Balita yang ditimbang (D) : (12 - 23 bulan)
I.4A.10 Jumlah Balita yang ditimbang (D) : (24 - 59 bulan)
I.4A.11 Jumlah Bayi yang Naik berat badannya (N) : (0 - 11 bulan)
I.4A.12 Jumlah Balita yang Naik berat badannya (N) : (12 - 23 bulan)
I.4A.13 Jumlah Balita yang Naik berat badannya (N) : (24 - 59 bulan)
I.4A.14 Jumlah Bayi yang tidak naik berat badannya (T) : (0 - 11 bulan)
I.4A.15 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya (T) : (12 - 23 bulan)
I.4A.16 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya (T) : (24 - 59 bulan)
I.4A.17 Jumlah Bayi yang ditimbang bulan ini tapi bln lalu tidak di timbang (O) : (0 - 11 bulan)
I.4A.18 Jumlah Balita yang ditimbang bulan ini tapi bln lalu tidak di timbang (O) : (12 - 23 bulan)
I.4A.19 Jumlah Balita yang ditimbang bulan ini tapi bln lalu tidak di timbang (O) : (24 - 59 bulan)
I.4A.20 Jumlah Bayi yang baru di timbang bulan ini (B) : (0 - 11 bulan)
I.4A.21 Jumlah Balita yang baru di timbang bulan ini (B) : (12 - 23 bulan)
I.4A.22 Jumlah Balita yang baru di timbang bulan ini (B) : (24 - 59 bulan)
I.4A.23 Jumlah Bayi yang tidak naik berat badannya 2x berturut-turut (2T) : (0 - 11 bulan)
I.4A.24 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya 2x berturut-turut (2T) : (12 - 23 bulan)
I.4A.25 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya 2x berturut-turut (2T) : (24 - 59 bulan)
I.4A.26 Jumlah BGM Kasus Baru (0 - 11 bulan)
I.4A.27 Jumlah BGM Kasus Baru (12 - 23 bulan)
I.4A.28 Jumlah BGM Kasus Baru (24 - 59bulan)
I.4A.29 Jumlah BGM Kasus Lama (0 - 11 bulan)
I.4A.30 Jumlah BGM Kasus Lama (12 - 23 bulan)
I.4A.31 Jumlah BGM Kasus Lama (24 - 59bulan)
I.4A.32 Jumlah Bayi Gizi Buruk Baru (0 - 11 bulan)
I.4A.33 Jumlah Balita Gizi Buruk Baru (12 - 23 bulan)
I.4A.34 Jumlah Balita Gizi Buruk Baru (24 - 59 bulan)
I.4A.35 Jumlah Bayi Gizi Buruk Lama (0 - 11 bulan)
I.4A.36 Jumlah Balita Gizi Buruk Lama (12 - 23 bulan)
I.4A.37 Jumlah Balita Gizi Buruk Lama (24 - 59 bulan)
I.4A.38 Jumlah Balita Gizi Buruk mendapat perawatan
I.4A.39 Jumlah Balita Gizi Buruk yang membaik (sembuh)
I.4A.40 Jumlah Balita Gizi Buruk yang dirawat Inap
I.4A.41 Jumlah Balita Gizi Buruk yang dirawat jalan
I.4A.42 Jumlah Balita Gizi Buruk yang meninggal
I.4A.43 Jumlah Bayi ( 6 - 11 Bln ) Gakin
I.4A.44 Jumlah Balita ( 12 - 23 Bln ) Gakin
I.4A.45 Jumlah Bayi (6 - 11 bulan) Gakin yang mendapat MP-ASI
I.4A.46 Jumlah Bayi (12 - 23 bulan) Gakin yang mendapat MP-ASI
I.4A.47 Jumlah Balita dapat kapsul Vitamin A (6 - 11 bulan)
I.4A.48 Jumlah Balita dapat kapsul Vitamin A (12 - 59 bulan)
I.4A.49 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang masih diberi ASI saja ( √ )
I.4A.50 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang sudah diberi Pendamping ASI ( x )
I.4A.51 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang tidak datang penimbangan ( A )
I.4A.52 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang kembali diberi ASI saja / Relaktasi (R)
I.4A.53 Jumlah Balita yang kurus
I.4A.54 Jumlah Balita Kurus yang mendapat PMT
I.4A.55 Jumlah Bumil KEK yang mendapat PMT

JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
MALARIA,DBD Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.5B PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR MALARIA L P L P L
I.5B.1 Jumlah kasus baru penyakit malaria daerah setempat
I.5B.2 Jumlah kasus baru penyakit malaria import
I.5B.3 Jumlah kasus lama penyakit malaria
I.5B.4 Jumlah sediaan darah diperiksa ACD
I.5B.5 Jumlah sediaan darah diperiksa PCD
I.5B.6 Jumlah sediaan darah yang positif ACD
I.5B.7 Jumlah sediaan darah yang positif PCD
I.5B.8 Jumlah kasus malaria yang diobati sesuai standar
I.5C PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR FILARIA L P L P L
I.5C.1 Jumlah kasus baru penyakit Filaria
I.5C.2 Jumlah kasus lama penyakit Filaria
I.5C.3 Jumlah sedian darah jari yang diperiksa
I.5C.4 Jumlah sedian darah jari yang positif
I.5C.5 Jumlah pengobatan Massal
I.5C.6 Jumlah kasus filaria yang diobati
I.5D PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR DBD (DEMAM BERDARAH DENGUE) L P L P L
I.5D.1 Jumlah kasus penyakit DBD
I.5D.2 Jumlah penderita yang meninggal
I.5D.3 Jumlah kelurahan / desa dengan ABJ > 95%
I.5D.4 Jumlah fokus DBD yang di Fogging
I.5D.5 Jumlah fokus DBD yang diabatisasi
I.5D.6 Jumlah fokus DBD yang ditangani sesuai standar
I.5D.7 Temuan kasus dengan KDRS
JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
PENYAKIT KELAMIN Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.5E PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR PENYAKIT KELAMIN
I.5E.1 Jumlah penderita GO Klinis
I.5E.2 Jumlah pemeriksaan Smear GO
I.5E.3 Jumlah kasus IMS
I.5E.4 Jumlah kasus IMS yang diobati
I.5E.5 Jumlah Klien IMS yang berkunjung ke Puskesmas : (Lama)
I.5E.6 Jumlah Klien IMS yang berkunjung ke Puskesmas : (Baru)
I.5E.9 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : < 15 th
I.5E.10 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : 15 - 24 th
I.5E.11 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : 25 - 34 th
I.5E.12 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : 35 - 44 th
I.5E.13 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : > 44 th
I.5E.14 Status Perkawinan klien : Menikah
I.5E.15 Status Perkawinan klien : Belum Menikah
I.5E.16 Status Perkawinan klien : Janda / Duda
I.5E.17 Jenis pekerjaan klien : Pelajar
I.5E.18 Jenis pekerjaan klien : Mahasiswa
I.5E.19 Jenis pekerjaan klien : Karyawan / i
I.5E.20 Jenis pekerjaan klien : Ibu Rumah Tangga
I.5E.21 Jenis pekerjaan klien : Lain-lain
I.5E.22 Jumlah klien yang memiliki keluhan > 1 keluhan IMS : Pria
I.5E.23 Jumlah klien yang memiliki keluhan > 1 keluhan IMS : Wanita
I.5E.24 Jumlah klien IMS yang diberi pengobatan dan/atau antibiotik
I.5E.25 Jumlah klien IMS yang dirujuk untuk VCT Pria
I.5E.26 Jumlah klien IMS yang dirujuk untuk VCT Wanita
I.5E.27 Jumlah klien IMS yang diberi konseling : Informasi Umum IMS
I.5E.28 Jumlah klien IMS yang diberi konseling : Perilaku Sex Aman
I.5E.29 Jumlah klien IMS yang diberi konseling : Kesehatan Reproduksi
I.5E.30 Jumlah klien IMS yang diberi Kondom
I.5E.31 Jumlah klien IMS yang diberi Kartu Rujukan Pasangan
I.5E.32 Jumlah klien IMS yang diberi materi KIE
I.5E.33 Jumlah Kunjungan Layanan IMS berdasarkan usia
I.5E.33.1 < 1 tahun
I.5E.33.2 1-14 tahun
I.5E.33.3 15-19 tahun
I.5E.33.4 20-24 tahun
I.5E.33.5 25-49 tahun
I.5E.33.6 ≥50 tahun
I.5E.34 Jumlah Kunjungan Layanan IMS berdasarkan kelompok resiko: L P L P L
I.5E.34.1 WPS
I.5E.34.2 PPS
I.5E.34.3 Waria
I.5E.34.4 LSL
I.5E.34.5 IDU
I.5E.34.6 WBP
I.5E.34.7 Pasangan Risti
I.5E.34.8 Pelanggan PS
I.5E.34.9 Lain-lain
I.5E.35 Jumlah yang tes sifilis berdasarkan usia L P L P L
I.5E.35.1 < 1 tahun
I.5E.35.2 1-14 tahun
I.5E.35.3 15-19 tahun
I.5E.35.4 20-24 tahun
I.5E.35.5 25-49 tahun
I.5E.35.6 ≥50 tahun
I.5E.36 Jumlah yang tes sifilis berdasarkan Kelompok resiko L P L P L
I.5E.36.1 WPS
I.5E.36.2 PPS
I.5E.36.3 Waria
I.5E.36.4 LSL
I.5E.36.5 IDU
I.5E.36.6 WBP
I.5E.36.7 Pasangan Risti
I.5E.36.8 Pelanggan PS
I.5E.36.9 Lain-lain
I.5E.37 Jumlah pasien IMS yang ditemukan berdasarkan usia L P L P L
I.5E.37.1 < 1 tahun
I.5E.37.2 1-14 tahun
I.5E.37.3 15-19 tahun
I.5E.37.4 20-24 tahun
I.5E.37.5 25-49 tahun
I.5E.37.6 ≥50 tahun
I.5E.38 Jumlah pasien IMS yang ditemukan berdasarkan Kelompok resiko L P L P L
I.5E.38.1 WPS
I.5E.38.2 PPS
I.5E.38.3 Waria
I.5E.38.4 LSL
I.5E.38.5 IDU
I.5E.38.6 WBP
I.5E.38.7 Pasangan Risti
I.5E.38.8 Pelanggan PS
I.5E.38.9 Lain-lain
I.5E.39 Jumlah pasien IMS yang diobati berdasarkan usia L P L P L
I.5E.39.1 < 1 tahun
I.5E.39.2 1-14 tahun
I.5E.39.3 15-19 tahun
I.5E.39.4 20-24 tahun
I.5E.39.5 25-49 tahun
I.5E.39.6 ≥50 tahun
I.5E.40 Jumlah pasien IMS yang diobati berdasarkan Kelompok resiko L P L P L
I.5E.40.1 WPS
I.5E.40.2 PPS
I.5E.40.3 Waria
I.5E.40.4 LSL
I.5E.40.5 IDU
I.5E.40.6 WBP
I.5E.40.7 Pasangan Risti
I.5E.40.8 Pelanggan PS
I.5E.40.9 Lain-lain
I.5E.41 Jumlah pasien yang diobati dalam PPB (PPT)berdasarkan usia L P L P L
I.5E.41.1 < 1 tahun
I.5E.41.2 1-14 tahun
I.5E.41.3 15-19 tahun
I.5E.41.4 20-24 tahun
I.5E.41.5 25-49 tahun
I.5E.41.6 ≥50 tahun
I.5E.42 Jumlah pasien yang diobati dalam PPB (PPT)berdasarkan Kelompok resiko L P L P L
I.5E.42.1 WPS
I.5E.42.2 PPS
I.5E.42.3 Waria
I.5E.42.4 LSL
I.5E.42.5 IDU
I.5E.42.6 WBP
I.5E.42.7 Pasangan Risti
I.5E.42.8 Pelanggan PS
I.5E.42.9 Lain-lain
I.5E.43 Jumlah orang yang diberi KIE berdasarkan usia L P L P L
I.5E.43.1 < 1 tahun
I.5E.43.2 1-14 tahun
I.5E.43.3 15-19 tahun
I.5E.43.4 20-24 tahun
I.5E.43.5 25-49 tahun
I.5E.43.6 ≥50 tahun
I.5E.44 Jumlah orang yang diberi KIE berdasarkan Kelompok resiko L P L P L
I.5E.44.1 WPS
I.5E.44.2 PPS
I.5E.44.3 Waria
I.5E.44.4 LSL
I.5E.44.5 IDU
I.5E.44.6 WBP
I.5E.44.7 Pasangan Risti
I.5E.44.8 Pelanggan PS
I.5E.44.9 Lain-lain
I.5E.45 Jumlah orang yang diberi Kondom berdasarkan usia L P L P L
I.5E.45.1 < 1 tahun
I.5E.45.2 1-14 tahun
I.5E.45.3 15-19 tahun
I.5E.45.4 20-24 tahun
I.5E.45.5 25-49 tahun
I.5E.45.6 ≥50 tahun
I.5E.46 Jumlah orang yang diberi Kondomberdasarkan Kelompok resiko L P L P L
I.5E.46.1 WPS
I.5E.46.2 PPS
I.5E.46.3 Waria
I.5E.46.4 LSL
I.5E.46.5 IDU
I.5E.46.6 WBP
I.5E.46.7 Pasangan Risti
I.5E.46.8 Pelanggan PS
I.5E.46.9 Lain-lain
I.5E.47 Jumlah Kondom yang didistribusikan berdasarkan usia L P L P L
I.5E.47.1 < 1 tahun
I.5E.47.2 1-14 tahun
I.5E.47.3 15-19 tahun
I.5E.47.4 20-24 tahun
I.5E.47.5 25-49 tahun
I.5E.47.6 ≥50 tahun
I.5E.48 JumlahKondom yang didistribusikan berdasarkan Kelompok resiko L P L P L
I.5E.48.1 WPS
I.5E.48.2 PPS
I.5E.48.3 Waria
I.5E.48.4 LSL
I.5E.48.5 IDU
I.5E.48.6 WBP
I.5E.48.7 Pasangan Risti
I.5E.48.8 Pelanggan PS
I.5E.48.9 Lain-lain
I.5E.49 Jumlah pasien yaang dirujuk ke klinik VCT berdasarkan usia L P L P L
I.5E.49.1 < 1 tahun
I.5E.49.2 1-14 tahun
I.5E.49.3 15-19 tahun
I.5E.49.4 20-24 tahun
I.5E.49.5 25-49 tahun
I.5E.49.6 ≥50 tahun
I.5E.50 Jumlah pasien yaang dirujuk ke klinik VCT Kelompok resiko L P L P L
I.5E.50.1 WPS
I.5E.50.2 PPS
I.5E.50.3 Waria
I.5E.50.4 LSL
I.5E.50.5 IDU
I.5E.50.6 WBP
I.5E.50.7 Pasangan Risti
I.5E.50.8 Pelanggan PS
I.5E.50.9 Lain-lain
I.5E.51 Jumlah Bumil yang berkunjung ke UPK berdasarkan usia L P L P L
I.5E.51.1 < 1 tahun
I.5E.51.2 1-14 tahun
I.5E.51.3 15-19 tahun
I.5E.51.4 20-24 tahun
I.5E.51.5 25-49 tahun
I.5E.51.6 ≥50 tahun
I.5E.52 Jumlah Bumil yang berkunjung ke UPK Kelompok resiko L P L P L
I.5E.52.1 WPS
I.5E.52.2 PPS
I.5E.52.3 Waria
I.5E.52.4 LSL
I.5E.52.5 IDU
I.5E.52.6 WBP
I.5E.52.7 Pasangan Risti
I.5E.52.8 Pelanggan PS
I.5E.52.9 Lain-lain
I.5E.53 Jumlah Bumil yang di tes sifilis berdasarkan usia L P L P L
I.5E.53.1 < 1 tahun
I.5E.53.2 1-14 tahun
I.5E.53.3 15-19 tahun
I.5E.53.4 20-24 tahun
I.5E.53.5 25-49 tahun
I.5E.53.6 ≥50 tahun
I.5E.54 Jumlah Bumil yang di tes sifilis Kelompok resiko L P L P L
I.5E.54.1 WPS
I.5E.54.2 PPS
I.5E.54.3 Waria
I.5E.54.4 LSL
I.5E.54.5 IDU
I.5E.54.6 WBP
I.5E.54.7 Pasangan Risti
I.5E.54.8 Pelanggan PS
I.5E.54.9 Lain-lain
I.5E.55 Jumlah Bumil yang sifilis positif berdasarkan usia L P L P L
I.5E.55.1 < 1 tahun
I.5E.55.2 1-14 tahun
I.5E.55.3 15-19 tahun
I.5E.55.4 20-24 tahun
I.5E.55.5 25-49 tahun
I.5E.55.6 ≥50 tahun
I.5E.56 Jumlah Bumil yang sifilis positif Kelompok resiko L P L P L
I.5E.56.1 WPS
I.5E.56.2 PPS
I.5E.56.3 Waria
I.5E.56.4 LSL
I.5E.56.5 IDU
I.5E.56.6 WBP
I.5E.56.7 Pasangan Risti
I.5E.56.8 Pelanggan PS
I.5E.56.9 Lain-lain
I.5E.57 Jumlah Bumil yang sifilis positif diobati berdasarkan usia L P L P L
I.5E.57.1 < 1 tahun
I.5E.57.2 1-14 tahun
I.5E.57.3 15-19 tahun
I.5E.57.4 20-24 tahun
I.5E.57.5 25-49 tahun
I.5E.57.6 ≥50 tahun
I.5E.58 Jumlah Bumil yang sifilis positif diobati Kelompok resiko L P L P L
I.5E.58.1 WPS
I.5E.58.2 PPS
I.5E.58.3 Waria
I.5E.58.4 LSL
I.5E.58.5 IDU
I.5E.58.6 WBP
I.5E.58.7 Pasangan Risti
I.5E.58.8 Pelanggan PS
I.5E.58.9 Lain-lain
I.5E.59 Jumlah pasien yang dirujuk ke laboratorium berdasarkan usia L P L P L
I.5E.59.1 < 1 tahun
I.5E.59.2 1-14 tahun
I.5E.59.3 15-19 tahun
I.5E.59.4 20-24 tahun
I.5E.59.5 25-49 tahun
I.5E.59.6 ≥50 tahun
I.5E.60 Jumlah Bumil yang sifilis positif diobati Kelompok resiko L P L P L
I.5E.60.1 WPS
I.5E.60.2 PPS
I.5E.60.3 Waria
I.5E.60.4 LSL
I.5E.60.5 IDU
I.5E.60.6 WBP
I.5E.60.7 Pasangan Risti
I.5E.60.8 Pelanggan PS
I.5E.60.9 Lain-lain
I.5E.61 Jumlah orang baru yang berkunjung yang dirujuk oleh LSM berdasarkan usia L P L P L
I.5E.61.1 < 1 tahun
I.5E.61.2 1-14 tahun
I.5E.61.3 15-19 tahun
I.5E.61.4 20-24 tahun
I.5E.61.5 25-49 tahun
I.5E.61.6 ≥50 tahun
I.5E.62 Jumlah orang baru yang berkunjung yang dirujuk oleh LSM Kelompok resiko L P L P L
I.5E.62.1 WPS
I.5E.62.2 PPS
I.5E.62.3 Waria
I.5E.62.4 LSL
I.5E.62.5 IDU
I.5E.62.6 WBP
I.5E.62.7 Pasangan Risti
I.5E.62.8 Pelanggan PS
I.5E.62.9 Lain-lain
I.5E.63 Jumlah Bumil yang ditawarkan tes sifilis berdasarkan usia L P L P L
I.5E.63.1 < 1 tahun
I.5E.63.2 1-14 tahun
I.5E.63.3 15-19 tahun
I.5E.63.4 20-24 tahun
I.5E.63.5 25-49 tahun
I.5E.63.6 ≥50 tahun
I.5E.64 Jumlah Bumil yang ditawarkan tes sifilis Kelompok resiko L P L P L
I.5E.64.1 WPS
I.5E.64.2 PPS
I.5E.64.3 Waria
I.5E.64.4 LSL
I.5E.64.5 IDU
I.5E.64.6 WBP
I.5E.64.7 Pasangan Risti
I.5E.64.8 Pelanggan PS
I.5E.64.9 Lain-lain
I.5E.65 Jumlah pasien baru yang berkunjung yang dirujuk oleh petugas pendukung berdasarkan usia L P L P L
I.5E.65.1 < 1 tahun
I.5E.65.2 1-14 tahun
I.5E.65.3 15-19 tahun
I.5E.65.4 20-24 tahun
I.5E.65.5 25-49 tahun
I.5E.65.6 ≥50 tahun
I.5E.66 Jumlahpasien baru yang berkunjung yang dirujuk oleh petugas pendukung Kelompok resiko L P L P L
I.5E.66.1 WPS
I.5E.66.2 PPS
I.5E.66.3 Waria
I.5E.66.4 LSL
I.5E.66.5 IDU
I.5E.66.6 WBP
I.5E.66.7 Pasangan Risti
I.5E.66.8 Pelanggan PS
I.5E.66.9 Lain-lain
I.5F PENDEKATAN SINDROM/KLINIS
I.5F.1 Duh tubuh vagina berdasarkan usia L P L P L
I.5F.1.1 < 1 tahun
I.5F.1.2 1-14 tahun
I.5F.1.3 15-19 tahun
I.5F.1.4 20-24 tahun
I.5F.1.5 25-49 tahun
I.5F.1.6 ≥50 tahun
I.5F.2 Duh tubuh vagina Kelompok resiko L P L P L
I.5F.2.2 WPS
I.5F.2.3 PPS
I.5F.2.4 Waria
I.5F.2.5 LSL
I.5F.2.6 IDU
I.5F.2.7 WBP
I.5F.2.8 Pasangan Risti
I.5F.2.9 Pelanggan PS
I.5F.2.10 Lain-lain
I.5F.3 Duh tubuh uretra berdasarkan usia L P L P L
I.5F.3.1 < 1 tahun
I.5F.3.2 1-14 tahun
I.5F.3.3 15-19 tahun
I.5F.3.4 20-24 tahun
I.5F.3.5 25-49 tahun
I.5F.3.6 ≥50 tahun
I.5F.4 Duh tubuh uretra Kelompok resiko L P L P L
I.5F.4.1 WPS
I.5F.4.2 PPS
I.5F.4.3 Waria
I.5F.4.4 LSL
I.5F.4.5 IDU
I.5F.4.6 WBP
I.5F.4.7 Pasangan Risti
I.5F.4.8 Pelanggan PS
I.5F.4.9 Lain-lain
I.5F.5 ulkulus genital berdasarkan usia L P L P L
I.5F.5.1 < 1 tahun
I.5F.5.2 1-14 tahun
I.5F.5.3 15-19 tahun
I.5F.5.4 20-24 tahun
I.5F.5.5 25-49 tahun
I.5F.5.6 ≥50 tahun
I.5F.6 ulkulus genital Kelompok resiko L P L P L
I.5F.6.1 WPS
I.5F.6.2 PPS
I.5F.6.3 Waria
I.5F.6.4 LSL
I.5F.6.5 IDU
I.5F.6.6 WBP
I.5F.6.7 Pasangan Risti
I.5F.6.8 Pelanggan PS
I.5F.6.9 Lain-lain
I.5F.7 Bubo inguinal berdasarkan usia L P L P L
I.5F.7.1 < 1 tahun
I.5F.7.2 1-14 tahun
I.5F.7.3 15-19 tahun
I.5F.7.4 20-24 tahun
I.5F.7.5 25-49 tahun
I.5F.7.6 ≥50 tahun
I.5F.8 Bubo inguinal Kelompok resiko L P L P L
I.5F.8.1 WPS
I.5F.8.2 PPS
I.5F.8.3 Waria
I.5F.8.4 LSL
I.5F.8.5 IDU
I.5F.8.6 WBP
I.5F.8.7 Pasangan Risti
I.5F.8.8 Pelanggan PS
I.5F.8.9 Lain-lain
I.5F.9 penyakit radang panggul berdasarkan usia L P L P L
I.5F.9.1 < 1 tahun
I.5F.9.2 1-14 tahun
I.5F.9.3 15-19 tahun
I.5F.9.4 20-24 tahun
I.5F.9.5 25-49 tahun
I.5F.9.6 ≥50 tahun
I.5F.10 penyakit radang panggul Kelompok resiko L P L P L
I.5F.10.1 WPS
I.5F.10.2 PPS
I.5F.10.3 Waria
I.5F.10.4 LSL
I.5F.10.5 IDU
I.5F.10.6 WBP
I.5F.10.7 Pasangan Risti
I.5F.10.8 Pelanggan PS
I.5F.10.9 Lain-lain
I.5F.11 pembengkakan krotum berdasarkan usia L P L P L
I.5F.11 < 1 tahun
I.5F.12 1-14 tahun
I.5F.13 15-19 tahun
I.5F.14 20-24 tahun
I.5F.15 25-49 tahun
I.5F.16 ≥50 tahun
I.5F.12 pembengkakan krotum Kelompok resiko L P L P L
I.5F.12 WPS
I.5F.13 PPS
I.5F.14 Waria
I.5F.15 LSL
I.5F.16 IDU
I.5F.17 WBP
I.5F.18 Pasangan Risti
I.5F.19 Pelanggan PS
I.5F.20 Lain-lain
I.5F.13 Tumbuhan Genital / vegetasiberdasarkan usia L P L P L
I.5F.13.1 < 1 tahun
I.5F.13.2 1-14 tahun
I.5F.13.3 15-19 tahun
I.5F.13.4 20-24 tahun
I.5F.13.5 25-49 tahun
I.5F.13.6 ≥50 tahun
I.5F.14 Tumbuhan Genital/vegetasi Kelompok resiko L P L P L
I.5F.14.1 WPS
I.5F.14.2 PPS
I.5F.14.3 Waria
I.5F.14.4 LSL
I.5F.14.5 IDU
I.5F.14.6 WBP
I.5F.14.7 Pasangan Risti
I.5F.14.8 Pelanggan PS
I.5F.14.9 Lain-lain
I.5F.15 konjungtivitis neonatorum berdasarkan usia L P L P L
I.5F.15.1 < 1 tahun
I.5F.15.2 1-14 tahun
I.5F.15.3 15-19 tahun
I.5F.15.4 20-24 tahun
I.5F.15.5 25-49 tahun
I.5F.15.6 ≥50 tahun
I.5F.16 konjungtivitis neonatorum Kelompok resiko L P L P L
I.5F.16.1 WPS
I.5F.16.2 PPS
I.5F.16.3 Waria
I.5F.16.4 LSL
I.5F.16.5 IDU
I.5F.16.6 WBP
I.5F.16.7 Pasangan Risti
I.5F.16.8 Pelanggan PS
I.5F.16.9 Lain-lain
I.5G PENDEKATAN LABORATORIUM IMS
l.5G.1 Pemeriksaan sifilis berdasarkan usia L P L P L
l.5G.1.1 < 1 tahun
l.5G.1.2 1-14 tahun
l.5G.1.3 15-19 tahun
l.5G.1.4 20-24 tahun
l.5G.1.5 25-49 tahun
l.5G.1.6 ≥50 tahun
l.5G.2 Pemeriksaan sifilis Kelompok resiko L P L P L
l.5G.2.1 WPS
l.5G.2.2 PPS
l.5G.2.3 Waria
l.5G.2.4 LSL
l.5G.2.5 IDU
l.5G.2.6 WBP
l.5G.2.7 Pasangan Risti
l.5G.2.8 Pelanggan PS
l.5G.2.9 Lain-lain
l.5G.3 Pemeriksaan gonore berdasarkan usia L P L P L
l.5G.3.1 < 1 tahun
l.5G.3.2 1-14 tahun
l.5G.3.3 15-19 tahun
l.5G.3.4 20-24 tahun
l.5G.3.5 25-49 tahun
l.5G.3.6 ≥50 tahun
l.5G.4 Pemeriksaan gonore Kelompok resiko L P L P L
l.5G.4.1 WPS
l.5G.4.2 PPS
l.5G.4.3 Waria
l.5G.4.4 LSL
l.5G.4.5 IDU
l.5G.4.6 WBP
l.5G.4.7 Pasangan Risti
l.5G.4.8 Pelanggan PS
l.5G.4.9 Lain-lain
l.5G.5 Pemeriksaan suspect Go berdasarkan usia L P L P L
l.5G.5.1 < 1 tahun
l.5G.5.2 1-14 tahun
l.5G.5.3 15-19 tahun
l.5G.5.4 20-24 tahun
l.5G.5.5 25-49 tahun
l.5G.5.6 ≥50 tahun
l.5G.6 Pemeriksaan suspect Go Kelompok resiko L P L P L
l.5G.6.1 WPS
l.5G.6.2 PPS
l.5G.6.3 Waria
l.5G.6.4 LSL
l.5G.6.5 IDU
l.5G.6.6 WBP
l.5G.6.7 Pasangan Risti
l.5G.6.8 Pelanggan PS
l.5G.6.9 Lain-lain
l.5G.7 Pemeriksaan servisitis/proctitis berdasarkan usia L P L P L
l.5G.7.1 < 1 tahun
l.5G.7.2 1-14 tahun
l.5G.7.3 15-19 tahun
l.5G.7.4 20-24 tahun
l.5G.7.5 25-49 tahun
l.5G.7.6 ≥50 tahun
l.5G.8 Pemeriksaan Pemeriksaan servisitis/proctitis Kelompok resiko L P L P L
l.5G.8.1 WPS
l.5G.8.2 PPS
l.5G.8.3 Waria
l.5G.8.4 LSL
l.5G.8.5 IDU
l.5G.8.6 WBP
l.5G.8.7 Pasangan Risti
l.5G.8.8 Pelanggan PS
l.5G.8.9 Lain-lain
l.5G.9 Pemeriksaan urethritis non-Go berdasarkan usia L P L P L
l.5G.9.1 < 1 tahun
l.5G.9.2 1-14 tahun
l.5G.9.3 15-19 tahun
l.5G.9.4 20-24 tahun
l.5G.9.5 25-49 tahun
l.5G.9.6 ≥50 tahun
l.5G.10 Pemeriksaan servisitis/proctitis Kelompok resiko L P L P L
l.5G.10.1 WPS
l.5G.10.2 PPS
l.5G.10.3 Waria
l.5G.10.4 LSL
l.5G.10.5 IDU
l.5G.10.6 WBP
l.5G.10.7 Pasangan Risti
l.5G.10.8 Pelanggan PS
l.5G.10.9 Lain-lain
l.5G.11 Pemeriksaan Trikomoniasasi berdasarkan usia L P L P L
l.5G.11.1 < 1 tahun
l.5G.11.2 1-14 tahun
l.5G.11.3 15-19 tahun
l.5G.11.4 20-24 tahun
l.5G.11.5 25-49 tahun
l.5G.11.6 ≥50 tahun
l.5G.12 Pemeriksaan Trikomoniasasi Kelompok resiko L P L P L
l.5G.12.1 WPS
l.5G.12.2 PPS
l.5G.12.3 Waria
l.5G.12.4 LSL
l.5G.12.5 IDU
l.5G.12.6 WBP
l.5G.12.7 Pasangan Risti
l.5G.12.8 Pelanggan PS
l.5G.12.9 Lain-lain
l.5G.13 Pemeriksaan ulkulus mole berdasarkan usia L P L P L
l.5G.13.1 < 1 tahun
l.5G.13.2 1-14 tahun
l.5G.13.3 15-19 tahun
l.5G.13.4 20-24 tahun
l.5G.13.5 25-49 tahun
l.5G.13.6 ≥50 tahun
l.5G.14 Pemeriksaan ulkulus mole Kelompok resiko L P L P L
l.5G.14.1 WPS
l.5G.14.2 PPS
l.5G.14.3 Waria
l.5G.14.4 LSL
l.5G.14.5 IDU
l.5G.14.6 WBP
l.5G.14.7 Pasangan Risti
l.5G.14.8 Pelanggan PS
l.5G.14.9 Lain-lain
l.5G.15 Pemeriksaan Herpes Genital berdasarkan usia L P L P L
l.5G.15 < 1 tahun
l.5G.16 1-14 tahun
l.5G.17 15-19 tahun
l.5G.18 20-24 tahun
l.5G.19 25-49 tahun
l.5G.20 ≥50 tahun
l.5G.16 Pemeriksaan Herpes Genital Kelompok resiko L P L P L
l.5G.16.1 WPS
l.5G.16.2 PPS
l.5G.16.3 Waria
l.5G.16.4 LSL
l.5G.16.5 IDU
l.5G.16.6 WBP
l.5G.16.7 Pasangan Risti
l.5G.16.8 Pelanggan PS
l.5G.16.9 Lain-lain
l.5G.17 Pemeriksaan kadidiasis berdasarkan usia L P L P L
l.5G.17.1 < 1 tahun
l.5G.17.2 1-14 tahun
l.5G.17.3 15-19 tahun
l.5G.17.4 20-24 tahun
l.5G.17.5 25-49 tahun
l.5G.17.6 ≥50 tahun
l.5G.18 Pemeriksaankadidiasis Kelompok resiko L P L P L
l.5G.18.1 WPS
l.5G.18.2 PPS
l.5G.18.3 Waria
l.5G.18.4 LSL
l.5G.18.5 IDU
l.5G.18.6 WBP
l.5G.18.7 Pasangan Risti
l.5G.18.8 Pelanggan PS
l.5G.18.9 Lain-lain
l.5G.19 Pemeriksaan Lain-lain( BV, Bubo Kondolomata, LGV) berdasarkan usia L
l.5G.19.1 < 1 tahun
l.5G.19.2 1-14 tahun
l.5G.19.3 15-19 tahun
l.5G.19.4 20-24 tahun
l.5G.19.5 25-49 tahun
l.5G.19.6 ≥50 tahun
l.5G.20 Pemeriksaan Lain-lain( BV, Bubo Kondolomata, LGV) Kelompok resiko L P L P L
l.5G.20.1 WPS
l.5G.20.2 PPS
l.5G.20.3 Waria
l.5G.20.4 LSL
l.5G.20.5 IDU
l.5G.20.6 WBP
l.5G.20.7 Pasangan Risti
l.5G.20.8 Pelanggan PS
l.5G.20.9 Lain-lain

JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
ISPA DIARE Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR DIARE
FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN
I.5F.1 Jumlah penderita Diare golongan umur 0-<6 BLN
I.5F.2 Jumlah penderita Diare golongan umur 0-<6 BLN yang meninggal
I.5F.3 Jumlah penderita Diare golongan umur ≥ 6 bln - < 1Thn
I.5F.4 Jumlah penderita Diare golongan umur ≥ 6 bln - < 1Thn yang meninggal
I.5F.5 Jumlah penderita Diare golongan umur 1-4 Thn
I.5F.6 Jumlah penderita Diare golongan umur 1-4 Thn yang meninggal
I.5F.7 Jumlah penderita Diare golongan umur 5-9 Thn
I.5F.8 Jumlah penderita Diare golongan 5-9 Thn yang meninggal
I.5F.9 Jumlah penderita Diare golongan umur 10-14 Thn
I.5F.10 Jumlah penderita Diare golongan umur 10-14 Thn yang meninggal
I.5F.11 Jumlah penderita Diare golongan umur 15-19 Thn
I.5F.12 Jumlah penderita Diare golongan umur 15-19 Thn yang meninggal
I.5F.13 Jumlah penderita Diare golongan umur >20 Thn
I.5F.14 Jumlah penderita Diare golongan umur >20 Thn yang meninggal
I.5F.15 Jumlah penderita Diare <5th yang diberi Oralit
I.5F.16 Jumlah penderita Diare <5th yang diberi Zinc
I.5F.17 Jumlah penderita Diare 0-<6bln yang diberi Zinc
I.5F.18 Jumlah penderita Diare ≥ 6 bln- <1Th yang diberi Zinc
I.5F.19 Jumlah penderita Diare 1-5 Th yang diberi Zinc
I.5F.20 Jumlah penderita Diare <5th yang diberi RL
I.5F.21 Jumlah penderita Diare >5 Th Diberi Oralit
I.5F.22 Jumlah penderita Diare >5 Th Diberi RL
I.5F.23 Jumlah Pemakaian Oralit
I.5F.24 Jumlah pemakian Zinc
I.5F.25 Jumlah penakaian Zinc umur 0-<6bln
I.5F.26 Jumlah pemakian Zinc Umur ≥ 6 bln- <1Th
I.5F.27 Jumlah pemakaian zinc umur 1-5 Th
I.5F.28 Jumlah pemakaian RL
I.5F.29 Jumlah penderita Diare golongan umur 0-<1Thn yang ditemukan kader
I.5F.30 Jumlah penderita Diare golongan umur (1 - 4 th) yang ditemukan kader
I.5F.31 Jumlah penderita Diare golongan umur ≤ 5Thn yang ditemukan kader
I.5F.32 Jumlah penderita Diare golongan umur 5-9 Thn yang ditemukan kader
I.5F.33 Jumlah penderita Diare golongan umur 10-14Thn yang ditemukan kader
I.5F.34 Jumlah penderita Diare golongan umur 15-19 Thn yang ditemukan kader
I.5F.35 Jumlah penderita Diare golongan umur > 20 Thn yang ditemukan kader
I.5F.36 Jumlah Pemakaian Oralit yang ditemukan kader
I.5F.a.1 Deteksi Dini Hepatitis Pada Ibu Hamil L P L P L P L P L
I.5F.a.2 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia <20 Th.
I.5F.a.3 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia 20 - 29 Th
I.5F.a.4 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia 30 - 39 Th
I.5F.a.5 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia > 40 Th
I.5F.a.6 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini yang bekum pernah dilakukan Imunisasi Hepatitis
I.5F.a.7 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini dengan status imuniasi Hepatitis satu kali
I.5F.a.8 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini dengan status imuniasi Hepatitis dua kali
I.5F.a.9 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini dengan status imuniasi Hepatitis tiga kali
I.5F.a.10 Jumlah Ibu hamil degan HBsAg reaktif
I.5F.a.11 Jumlah Ibu Hamil degan HBsAg non reaktif
I.5F.a.12 Jumlah Ibu Hamil dengan anti HBs reaktif
I.5F.a.13 Jumlah Ibu Hamil dengan anti HBs non reaktif
I.5F.a.14 Jumlah Ibu Hamil dengan nilai SGPT < 2 kali batas normal
I.5F.a.15 Jumlah Ibu Hamil dengan nilai SGPT > = 2 kali batas normal
I.5F.a.16 Jumlah Ibu Hamil HBeAg raktif
I.5F.a.17 Jumlah Ibu Hamil HBeAg non raktif
I.5F.a.18 Jumlah Ibu Hamil HBe Reaktif
I.5F.a.19 Jumlah Ibu Hamil HBe non Reaktif
I.5F.a.20 Jumlah Ibu Hamil HBV detectable
I.5F.a.21 Jumlah Ibu Hamil HBV non detectable
I.5F.a.22 Jumlah Ibu Hamil test HIV rekatif
I.5F.a.23 Jumlah Ibu Hamil test HIV non rekatif
I.5F.a.24 Jumlah Ibu Hamil test Sifilis Positif
I.5F.a.25 Jumlah Ibu Hamil test Sifilis Negatif
I.5F.a.26 Jumlah Ibu Hamil HBsAg Non reaktif di rekomendasikan pemeriksaan anti HBs
I.5F.a.27 Jumlah Ibu Hamil HBsAg reaktif yang di monitor
I.5F.a.28 Jumlah Ibu Hamil HBsAg reaktif yang di lakukan terapi
I.5F.a.29 Jumlah Bayi Lahir Bulan Ini
I.5F.a.30 Jumlah Bayi yang di imunisasi HBO < 12 Jam
I.5F.a.31 Jumlah Bayi yang di berikan HBIG
PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR PROGRAM ISPA L P L P L P L P L
I.5G.1 Jumlah penderita Pneumonia <1 tahun
I.5G.2 Jumlah penderita Pneumonia 1 - 5 tahun
I.5G.3 Jumlah penderita Pneumonia berat <1 tahun
I.5G.4 Jumlah penderita Pneumonia berat umur 1 - 5 tahun
I.5G.5 Jumlah penderita Bukan Pneumonia <1 tahun
I.5G.6 Jumlah penderita Bukan Pneumonia umur 1 - 5 tahun
I.5G.7 Jumlah Kematian Balita Pneumonia < 1 tahun
I.5G.8 Jumlah Kematian Balita Pneumonia 1- 5 tahun
I.5G.9 ISPA >5 tahun
I.5G.10 PNEUMONIA >5 tahun
I.5G.11 Jumlah Kunjungan Balita Batuk / Kesukaran Bernapas
I.5G.12 Jumlah yang dihitung napas atau ada TDDK
JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
TB Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.5H PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR TBC PARU-PARU L P L P L
I.5H.1 Jumlah pemeriksaan Dahak tersangka (suspect) Bulan ini
I.5H.2 Jumlah kasus baru penyakit TB. Paru BTA ( + ) Bulan ini
I.5H.3 Jumlah kasus baru penyakit TB. Paru BTA ( - ) Bulan ini
I.5H.4 Jumlah kasus baru ekstra paru bulan ini
I.5H.5 Jumlah kasus baru TB. Paru BTA ( + ) golongan umur < 15 th
I.5H.6 Jumlah kasus baru TB. Paru BTA ( - ) golongan umur < 15 th
I.5H.7 Jumlah kasus TB konversi bulan ini
I.5H.8 Jumlah kasus TB sembuh bulan ini
I.5H.9 Jumlah kasus TB gagal pengobatan bulan ini
I.5H.10 Jumlah kasus TB kabuh bulan ini
I.5H.11 Jumlah kasus TB drop out bulan ini
I.5H.12 Jumlah kasus TB dengan pengobatan lengkap bulan ini
I.5H.13 Jumlah kasus TB yang meninggal bulan ini
I.5H.14 Jumlah kasus TB pindah keluar kabupaten bulan ini
I.5H.15 Jumlah kasus TB paru yang diobati Paket Obat OAT kategori 1
I.5H.16 Jumlah kasus TB paru yang diobati Paket Obat OAT kategori 2
I.5H.17 Jumlah kasus TB paru yang diobati Paket Obat OAT kategori 3
I.5H.18 Jumlah kasus TB yang diobati Paket Obat kategori anak bulan ini
I.5H.19 Jumlah kasus TB paru yang diobati dengan Paket Obat Sisipan
JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
PENYEHATAN LINGKUNGAN Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.6A PENYEHATAN LINGKUNGAN
I.6A.1 Jumlah Kelurahan/Desa
I.6A.2 Jumlah RW
I.6A.3 Jumlah RT
I.6A.4 Jumlah KK
I.6A.5 Jumlah Penduduk
I.6A.6 Jumlah rumah yang ada
I.6A.7 Jumlah rumah diperiksa
I.6A.8 Jumlah rumah diperiksa yang memenuhi syarat kesehatan
I.6A.9 Jumlah Rumah/Bangunan yang diperiksa Jentiknya (Pengendalian Vektor)
I.6A.10 Jumlah Rumah/Bangunan yang diperiksa bebas dari Jentik Nyamuk
I.6A.11 Jumlah sarana air bersih yang diperiksa
I.6A.12 Jumlah sarana air bersih yang memenuhi syarat
I.6A.13 Jumlah keluarga yang menggunakan PDAM (Perpipaan)
I.6A.14 Jumlah Keluarga yang menggunakan sumur Bor (SPT dan Pompa Listrik)
I.6A.15 Jumlah keluarga yang menggunakan sumur gali (SGL)
I.6A.16 Jumlah pengiriman sampel air bersih untuk pemeriksaan laboratorium
I.6A.17 Jumlah sarana pembuangan air limbah yang diperiksa
I.6A.18 Jumlah sarana pembuangan air limbah yang memenuhi syarat
I.6A.19 Jumlah jamban yang diperiksa
I.6A.20 Jumlah jamban yang memenuhi syarat
I.6A.21 Jumlah tempat Pengumpulan sampah sementara yang diperiksa
I.6A.22 Jumlah tempat Pengumpulan sampah sementara yang memenuhi syarat
I.6A.23 Jumlah tempat Pengumpulan sampah akhir yang diperiksa
I.6A.24 Jumlah tempat Pengumpulan sampah akhir yang memenuhi syarat
I.6A.25 Jumlah tempat pengolahan dan penyimpanan Pestisida yang ada
I.6A.26 Jumlah tempat pengolahan dan penyimpanan Pestisida yang diperiksa
I.6A.27 Jumlah tempat pengolahan dan penyimpanan Pestisida yang memenuhi syarat
I.6A.28 Jumlah Sarana Pelayanan kesehatan yang ada
I.6A.29 Jumlah sarana Pelayanan kesehatan yang dibina
I.6A.30 Jumlah sarana pelayanan kesehatan yang memenuhi syarat
I.6A.31 Jumlah Institusi pendidikan yang ada
I.6A.32 jumlah institusi pendidikan yang dibina
I.6A.33 jumlah institusi pendidikan memenuhi syarat
I.6A.34 Jumlah Sarana TTU yang ada
I.6A.35 Jumlah sarana TTU yang dibina
I.6A.36 Jumlah sarana TTU yang memenuhi syarat
I.6A.37 Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan yang terdaftar
I.6A.38 Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan yang diperiksa
I.6A.39 Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan yang memenuhi syarat
I.6A.40 Jumlah Jasa Boga yang terdaftar
I.6A.41 Jumlah Jasa Boga yang diperiksa
I.6A.42 Jumlah Jasa Boga yang memenuhi syarat
I.6A.43 Jumlah Rumah Makan/restoran yang terdaftar
I.6A.44 Jumlah Rumah Makan / Restoran yang diperiksa
I.6A.45 Jumlah Rumah Makan / Restoran yang memenuhi syarat
I.6A.46 Jumlah depot air minum yang terdaftar
I.6A.47 Jumlah depot air minum yang diperiksa
I.6A.48 Jumlah depot air minum yang memenuhi syarat
I.6A.49 Jumlah tempat makanan jajanan yang diperiksa
I.6A.50 Jumlah tempat makanan jajanan yang memenuhi syarat

JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
PELAYANAN PENGOBATAN Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.7A PELAYANAN PENGOBATAN L P L P L P L P L
I.7A.1 Jumlah kunjungan Baru Rawat Jalan Umum
I.7A.2 Jumlah kunjungan Lama Rawat Jalan Umum
I.7A.3 Jumlah kunjungan Baru Rawat Jalan Gigi
I.7A.4 Jumlah kunjungan Lama Rawat Jalan Gigi
I.7A.5 Jumlah Pasien dirujuk ke Rumah Sakit Umum / JPS
I.7A.6 Jumlah Pasien yang dirawat
I.7A.7 Jumlah hari perawatan
I.7A.8 Jumlah pasien yang dirawat yang meninggal < 24 jam
I.7A.9 Jumlah pasien yang dirawat yang meninggal > 24 jam
III.G1 PELAYANAN JKN L P L P L P L P L
III.IG.1 Jumlah kunjungan rawat jalan PBI ( Jamkesmas) ke Puskesmas
III.IG.2 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.3 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.4 Jumlah kunjungan rawat inap PBI ( Jamkesmas) ke Puskesmas
III.IG.5 Jumlah kunjungan persalinan PBI ( Jamkesmas) ke Puskesmas
III.IG.6 Jumlah rujukan PBI ke Rumah Sakit Umum
III.IG.7 Jumlah kunjungan Perusahaan ke Puskesmas
III.IG.8 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.9 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.10 Jumlah kunjungan rawat inap perusahaan ke Puskesmas
III.IG.11 Jumlah kunjungan persalinan Perusahaan ke Puskesmas
III.IG.12 Jumlah rujukan Perusahaan ke Rumah Sakit
III.IG.13 Jumlah kunjungan rawat jalan ASKES ke Puskesmas
III.IG.14 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.15 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.16 Jumlah kunjungan rawat inap Askes ke Puskesmas
III.IG.17 Jumlah kunjungan persalinan Askes ke Puskesmas
III.IG.18 Jumlah rujukan ASKES ke Rumah Sakit
III.IG.19 Jumlah kunjungan rawat jalan MANDIRI ke Puskesmas
III.IG.20 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.21 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.22 Jumlah kunjungan rawat inap Askes ke Puskesmas
III.IG.23 Jumlah kunjungan persalinan Askes ke Puskesmas
III.IG.24 Jumlah rujukan MANDIRI ke Rumah Sakit
Pelayanan Jamkesda L P L P L P L P L
III.IG.25 Jumlah kunjungan rawat jalan ke Puskesmas
III.IG.26 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.27 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.28 Jumlah kunjungan rawat inap ke Puskesmas
III.IG.29 Jumlah kunjungan persalinan ke Puskesmas
III.IG.30 Jumlah rujukan ke Rumah Sakit
III.I1 PELAYANAN E-KTP L P L P L P L P L
III.II.1 Jumlah kunjungan E-KTP ke Puskesmas
III.II.2 Jumlah rujukan E-KTP ke Rumah Sakit

JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
PELAYANAN PENGOBATAN Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
I.7B PELAYANAN LAB. SEDERHANA
I.7B.1 Jumlah pemeriksaan lab. yang dilakukan di laboratorium Puskesmas
I.7B.2 Jumlah darah tromosit tersangka DBD
I.7B.3 Jumlah pemeriksaan darah malaria
I.7B.4 Jumlah pemeriksaan test kehamilan
I.7B.5 Jumlah pemeriksaan sputum TB
I.7B.6 Jumlah pemeriksaan Urine Protein pada Ibu Hamil
I.7B.7 Jumlah pasien pemeriksaan Keseluruhan yang dilakukan
HEMATOLOGI L P L P L P L P L
I.7B.8 Jumlah pemeriksaan Haemoglobin
I.7B.9 Jumlah pemeriksaan Leucocyt
I.7B.10 Jumlah pemeriksaan Laju Endap darah
I.7B.11 Jumlah pemeriksaan Thrombocyt
I.7B.12 Jumlah pemeriksaan MCV
I.7B.13 Jumlah pemeriksaan MCH
I.7B.14 Jumlah pemeriksaan MCHC
I.7B.15 Jumlah pemeriksaan Hematokrit
I.7B.16 Jumlah pemeriksaan Enytrocyt
I.7B.17 Jumlah pemeriksaan waktu pendarahan
I.7B.18 Jumlah pemeriksaan waktu pembekuan
I.7B.19 Jumlah pemeriksaan malaria
SEROLOGI L P L P L P L P L
I.7B.20 Jumlah pemeriksaan Salmonella Typhi O
I.7B.21 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi AO
I.7B.22 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi BO
I.7B.23 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi CO
I.7B.24 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi H
I.7B.25 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi AH
I.7B.26 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi BH
I.7B.27 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi CH
I.7B.28 Jumlah pemeriksaan Salmonella HBS AG
I.7B.29 Jumlah pemeriksaan Anti HBS
I.7B.30 Jumlah pemeriksaan Golongan Darah
KIMIA KLINIK L P L P L P L P L
I.7B.31 Jumlah pemeriksaan Asam Urat
I.7B.32 Jumlah pemeriksaan Cholesterol Total
I.7B.33 Jumlah pemeriksaan Cholesterol HDL
I.7B.34 Jumlah pemeriksaan Cholesterol LDL
I.7B.35 Jumlah pemeriksaan Triglicerid
I.7B.36 Jumlah pemeriksaan Glucosa
I.7B.37 Jumlah pemeriksaan Ureum
I.7B.38 Jumlah pemeriksaan Creatinin
I.7B.39 Jumlah pemeriksaan SGDT
I.7B.40 Jumlah pemeriksaan SGPT
I.7B.41 Jumlah pemeriksaan Bilirubin total
I.7B.42 Jumlah pemeriksaan Bilirubin Direct
I.7B.43 Jumlah pemeriksaan Bilirubin Indirect
URINE L P L P L P L P L
I.7B.44 Jumlah pemeriksaan kehamilan
I.7B.45 Jumlah pemeriksaan protein urine
I.7B.46 Jumlah pemeriksaan urine rutin
I.7B.47 Jumlah pemeriksaan Sediment urine
SPUTUM BTA L P L P L P L P L
I.7B.48 Jumlah pemeriksaan Suspect BTA (3 slide)
I.7B.49 Jumlah pemeriksaan Follow up BTA (2 slide)

JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
LANSIA REMAJA Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
PROGRAM PENGEMBANGAN WAJIB
PROGRAM KESEHATAN USIA LANJUT DAN REMAJA
II.1A PROGRAM KESEHATAN USIA LANJUT L P L P L P L P L
II.1A.1 Jumlah Posbindu yang ada
II.1A.2 Jumlah Posbindu yang dibina
II.1A.3 Jumlah Panti yang ada
II.1A.4 Jumlah Panti yang dibina
II.1A.5 Jumlah Kader yang ada
II.1A.6 Jumlah Kader yang aktif
II.1A.7 Jumlah Kader yang dilatih
II.1A.8 Jumlah Pos Bindu yang memiliki kelompok senam
II.1A.9 Jumlah Pos Bindu yang melakukan senam lansia
II.1A.10 Jumlah Pra Lansia yang ada di Kelurahan : Umur 45 - 59 tahun
II.1A.11 Jumlah Lansia yang ada di Kelurahan : Umur 60-69 tahun
II.1A.12 Jumlah Lansia yang ada di Kelurahan : umur > 70 tahun
II.1A.13 Jumlah Pra Lansia yang ada di Posbindu : Umur 45 - 59 tahun
II.1A.14 Jumlah Lansia yang ada di Posbindu : Umur 60-69 tahun
II.1A.15 Jumlah Lansia yang ada di Posbindu : umur > 70 tahun
Pelayanan Kesehatan Pra Lansia dan Lansia di Posbindu L P L P L P L P L
II.1A.16 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Kesehatan/Normal
II.1A.17 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Resiko tinggi
II.1A.18 Jumlah Pra Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur 45 - 59 tahun
II.1A.19 Jumlah Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur 60-69 tahun
II.1A.20 Jumlah Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur > 70 th
II.1A.21 Jumlah Lansia yang beresiko tinggi
II.1A.22 Jumlah Pra Lansia yang memiliki KMS
II.1A.23 Jumlah Lansia yang memiliki KMS
II.1A.24 Jumlah Lansia yang dirujuk Puskesmas/sarana kesehatan swasta
II.1A.25 Jumlah Pra Lansia yang dirujuk Puskesmas/sarana kesehatan swasta
II.1A.26 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian A
II.1A.27 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian B
II.1A.28 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian C
II.1A.29 Jumlah Lansia yang menderita gangguan mental
II.1A.30 Jumlah Lansia yang menderita gangguan emosi
II.1A.31 Status gisi lansia : Normal
II.1A.32 Status gisi lansia : Lebih
II.1A.33 Status gisi lansia : Kurang
II.1A.34.a Jumlah Pra Lansia dengan Ganguan:
II.1A.34.a.1 Tekanan Darah Tinggi
II.1A.34.a.2 Anemia
II.1A.34.a.3 Diabetel Mellitus
II.1A.34.a.4 Gastritis
II.1A.34.a.5 Gout
II.1A.34.a.6 Myalgia
II.1A.34.a.7 ISPA
II.1A.34.a.8 Alergi
II.1A.34.a.9 Diare
II.1A.34.a.10 Dermatitis
II.1A.34.a.11 Jantung
II.1A.34.a.12 Hipotensi
II.1A.34.a.13 TBC
II.1A.34.a.14 Asma
II.1A.34.a.15 Gangguan Jiwa
II.1A.34.a.16 Cholestrol
II.1A.34.a.17 Asam Urat
II.1A.34.a.18 Atritis
II.1A.34.a.19 Stroke
II.1A.34.a.20 PPOK
II.1A.34.a.21 Kangker
II.1A.34.a.22 Penyakit Lain-lain
II.1A.34.b Jumlah Lansia dengan gangguan : L P L P L P L P L
II.1A.34.b.1 Tekanan Darah Tinggi
II.1A.34.b.2 Anemia
II.1A.34.b.3 Diabetel Mellitus
II.1A.34.b.4 Gastritis
II.1A.34.b.5 Gout
II.1A.34.b.6 Myalgia
II.1A.34.b.7 ISPA
II.1A.34.b.8 Alergi
II.1A.34.b.9 Diare
II.1A.34.b.10 Dermatitis
II.1A.34.b.11 Jantung
II.1A.34.b.12 Hipotensi
II.1A.34.b.13 TBC
II.1A.34.b.14 Asma
II.1A.34.b.15 Gangguan Jiwa
II.1A.34.b.16 Cholestrol
II.1A.34.b.17 Asam Urat
II.1A.35 Jumlah Pralansia yang diperiksa : L P L P L P L P L
II.1A.35.1 Gula darah
II.1A.35.2 Cholestrol
II.1A.35.3 HB
II.1A.35.4 Asam Urat
II.1A.35.5 Osteoporosis
II.1A.36 Jumlah lansia yang diperiksa : L P L P L P L P L
II.1A.36.1 Gula darah
II.1A.36.2 Cholestrol
II.1A.36.3 HB
II.1A.36.4 Asam Urat
II.1A.36.5 Osteoporosis
II.1A.37 Jumlah lansia yang mendapat Konseling
II.1A.38 Jumlah Pralansia yang mendapat Konseling
II.1A.39 Jumlah Pra dan Lansia yang mendapatkan penyuluhan kesehatan L P L P L P L P L
II.1A.39.1 Kesehatan Gigi dan Mulut
II.1A.39.2 Kesehatan Gizi
II.1A.39.3 Kesehatan Olah raga
II.1A.39.4 Kesehatan penyakit Degeneratif
II.1A.40 Jumlah Pra Lansia yang mendapatkan pengobatan
II.1A.41 Jumlah Lansia yang mendapatkan pengobatan
Pelayanan Kesehatan Pra Lansia dan Lansia di Puskesmas L P L P L P L P L
II.1A.42 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Kesehatan/Normal
II.1A.43 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Resiko tinggi
II.1A.44 Jumlah Pra Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur 45 - 59 tahun
II.1A.45 Jumlah Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur 60-69 tahun
II.1A.46 Jumlah Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur > 70 th
II.1A.47 Jumlah Lansia yang beresiko tinggi
II.1A.48 Jumlah Pra Lansia yang memiliki KMS
II.1A.49 Jumlah Lansia yang memiliki KMS
II.1A.50 Jumlah Lansia yang dirujuk
II.1A.51 Jumlah Pra Lansia yang dirujuk
II.1A.52 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian A
II.1A.53 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian B
II.1A.54 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian C
II.1A.55 Jumlah Lansia yang menderita gangguan mental
II.1A.56 Jumlah Lansia yang menderita gangguan emosi
II.1A.57 Status gisi lansia : Normal
II.1A.58 Status gisi lansia : Lebih
II.1A.59 Status gisi lansia : Kurang
II.1A.60.a Jumlah Pra Lansia dengan Ganguan: L P L P L P L P L
II.1A.60.a.1 Tekanan Darah Tinggi
II.1A.60.a.2 Anemia
II.1A.60.a.3 Diabetel Mellitus
II.1A.60.a.4 Gastritis
II.1A.60.a.5 Gout
II.1A.60.a.6 Myalgia
II.1A.60.a.7 ISPA
II.1A.60.a.8 Alergi
II.1A.60.a.9 Diare
II.1A.60.a.10 Dermatitis
II.1A.60.a.11 Jantung
II.1A.60.a.12 Hipotensi
II.1A.60.a.13 TBC
II.1A.60.a.14 Asma
II.1A.60.a.15 Gangguan Jiwa
II.1A.60.a.16 Cholestrol
II.1A.60.a.17 Asam Urat
II.1A.60.a.18 Atritis
II.1A.60.a.19 Stroke
II.1A.60.a.20 PPOK
II.1A.60.a.21 Kangker
II.1A.60.a.22 Penyakit Lain-lain
II.1A.60.b Jumlah Lansia dengan gangguan : L P L P L P L P L
II.1A.60.b.1 Tekanan Darah Tinggi
II.1A.60.b.2 Anemia
II.1A.60.b.3 Diabetel Mellitus
II.1A.60.b.4 Gastritis
II.1A.60.b.5 Gout
II.1A.60.b.6 Myalgia
II.1A.60.b.7 ISPA
II.1A.60.b.8 Alergi
II.1A.60.b.9 Diare
II.1A.60.b.10 Dermatitis
II.1A.60.b.11 Jantung
II.1A.60.b.12 Hipotensi
II.1A.60.b.13 TBC
II.1A.60.b.14 Asma
II.1A.60.b.15 Gangguan Jiwa
II.1A.60.b.16 Cholestrol
II.1A.60.b.17 Asam Urat
II.1A.61 Jumlah Pralansia yang diperiksa : L P L P L P L P L
II.1A.61.1 Gula darah
II.1A.61.2 Cholestrol
II.1A.61.3 HB
II.1A.61.4 Asam Urat
II.1A.62 Jumlah lansia yang diperiksa : L P L P L P L P L
II.1A.62.1 Gula darah
II.1A.62.2 Cholestrol
II.1A.62.3 HB
II.1A.62.4 Asam Urat
II.1A.63 Jumlah lansia yang mendapat Konseling
II.1A.64 Jumlah Pralansia yang mendapat Konseling
II.1A.65 Jumlah Pra dan Lansia yang mendapatkan penyuluhan kesehatan L P L P L P L P L
II.1A.65.1 Kesehatan Gigi dan Mulut
II.1A.65.2 Kesehatan Gizi
II.1A.65.3 Kesehatan Olah raga
II.1A.65.4 Kesehatan penyakit Degeneratif
Pelayanan Kesehatan Pra Lansia dan Lansia di sarana pelayanan kesehatan swasta L P L P L P L P L
II.1A.66 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Kesehatan/Normal
II.1A.67 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Resiko tinggi
II.1A.68 Jumlah Pra Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur 45 - 59 tahun
II.1A.69 Jumlah Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur 60-69 tahun
II.1A.70 Jumlah Lansia yang diperiksa kesehatannya : Umur > 70 th
II.1A.71 Jumlah Lansia yang beresiko tinggi
II.1A.72 Jumlah Pra Lansia yang memiliki KMS
II.1A.73 Jumlah Lansia yang memiliki KMS
II.1A.74 Jumlah Lansia yang dirujuk
II.1A.75 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian A
II.1A.76 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian B
II.1A.77 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian C
II.1A.78 Jumlah Lansia yang menderita gangguan mental
II.1A.79 Jumlah Lansia yang menderita gangguan emosi
II.1A.80 Status gisi lansia : Normal
II.1A.81 Status gisi lansia : Lebih
II.1A.82 Status gisi lansia : Kurang
II.1A.83.a Jumlah Pra Lansia dengan Ganguan: L P L P L P L P L
II.1A.83.a.1 Tekanan Darah Tinggi
II.1A.83.a.2 Anemia
II.1A.83.a.3 Diabetel Mellitus
II.1A.83.a.4 Gastritis
II.1A.83.a.5 Gout
II.1A.83.a.6 Myalgia
II.1A.83.a.7 ISPA
II.1A.83.a.8 Alergi
II.1A.83.a.9 Diare
II.1A.83.a.10 Dermatitis
II.1A.83.a.11 Jantung
II.1A.83.a.12 Hipotensi
II.1A.83.a.13 TBC
II.1A.83.a.14 Asma
II.1A.83.a.15 Gangguan Jiwa
II.1A.83.a.16 Cholestrol
II.1A.83.a.17 Asam Urat
II.1A.83.a.18 Atritis
II.1A.83.a.19 Stroke
II.1A.83.a.20 PPOK
II.1A.83.a.21 Kangker
II.1A.83.a.22 Penyakit Lain-lain
II.1A.83.b Jumlah Lansia dengan gangguan : L P L P L P L P L
II.1A.83.b.1 Tekanan Darah Tinggi
II.1A.83.b.2 Anemia
II.1A.83.b.3 Diabetel Mellitus
II.1A.83.b.4 Gastritis
II.1A.83.b.5 Gout
II.1A.83.b.6 Myalgia
II.1A.83.b.7 ISPA
II.1A.83.b.8 Alergi
II.1A.83.b.9 Diare
II.1A.83.b.10 Dermatitis
II.1A.83.b.11 Jantung
II.1A.83.b.12 Hipotensi
II.1A.83.b.13 TBC
II.1A.83.b.14 Asma
II.1A.83.b.15 Gangguan Jiwa
II.1A.83.b.16 Cholestrol
II.1A.83.b.17 Asam Urat
II.1A.84 Jumlah Pralansia yang diperiksa : L P L P L P L P L
II.1A.84.1 Gula darah
II.1A.84.2 Cholestrol
II.1A.84.3 HB
II.1A.84.4 Asam Urat
II.1A.85 Jumlah lansia yang diperiksa : L P L P L P L P L
II.1A.85.1 Gula darah
II.1A.85.2 Cholestrol
II.1A.85.3 HB
II.1A.85.4 Asam Urat
II.1A.86 Jumlah lansia yang mendapat Konseling
II.1A.87 Jumlah Pralansia yang mendapat Konseling
II.1A.88 Jumlah Pra dan Lansia yang mendapatkan penyuluhan kesehatan L P L P L P L P L
II.1A.88.1 Kesehatan Gigi dan Mulut
II.1A.88.2 Kesehatan Gizi
II.1A.88.3 Kesehatan Olah raga
II.1A.88.4 Kesehatan penyakit Degeneratif
Jumlah Kunjungan Pra dan Lansia yang tidak datang Ke puskesmas dan posbindu di kunjungi oleh binwil L P L P L
II.1A.89 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Kesehatan/Normal
II.1A.90 Jumlah Lansia yang tidak mengalami gangguan Resiko tinggi
II.1A.91 Jumlah Pra Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur 45 - 59 tahun
II.1A.92 Jumlah Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur 60-69 tahun
II.1A.93 Jumlah Lansia yang datang dan diperiksa kesehatannya : Umur > 70 th
II.1A.94 Jumlah Lansia yang beresiko tinggi
II.1A.95 Jumlah Pra Lansia yang memiliki KMS
II.1A.96 Jumlah Lansia yang memiliki KMS
II.1A.97 Jumlah Lansia yang dirujuk
II.1A.98 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian A
II.1A.99 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian B
II.1A.100 Jumlah Tingkat Kemandirian Lansia : Kemandirian C
II.1A.101 Jumlah Lansia yang menderita gangguan mental
II.1A.102 Jumlah Lansia yang menderita gangguan emosi
II.1A.103 Status gisi lansia : Normal
II.1A.104 Status gisi lansia : Lebih
II.1A.105 Status gisi lansia : Kurang
II.1A.106.a Jumlah Pra Lansia dengan Ganguan: L P L P L P L P L
II.1A.106.a.1 Tekanan Darah Tinggi
II.1A.106.a.2 Anemia
II.1A.106.a.3 Diabetel Mellitus
II.1A.106.a.4 Gastritis
II.1A.106.a.5 Gout
II.1A.106.a.6 Myalgia
II.1A.106.a.7 ISPA
II.1A.106.a.8 Alergi
II.1A.106.a.9 Diare
II.1A.106.a.10 Dermatitis
II.1A.106.a.11 Jantung
II.1A.106.a.12 Hipotensi
II.1A.106.a.13 TBC
II.1A.106.a.14 Asma
II.1A.106.a.15 Gangguan Jiwa
II.1A.106.a.16 Cholestrol
II.1A.106.a.17 Asam Urat
II.1A.106.a.18 Atritis
II.1A.106.a.19 Stroke
II.1A.106.a.20 PPOK
II.1A.106.a.21 Kangker
II.1A.106.a.22 Penyakit Lain-lain
II.1A.106.b Jumlah Lansia dengan gangguan : L P L P L P L P L
II.1A.106.b.1 Tekanan Darah Tinggi
II.1A.106.b.2 Anemia
II.1A.106.b.3 Diabetel Mellitus
II.1A.106.b.4 Gastritis
II.1A.106.b.5 Gout
II.1A.106.b.6 Myalgia
II.1A.106.b.7 ISPA
II.1A.106.b.8 Alergi
II.1A.106.b.9 Diare
II.1A.106.b.10 Dermatitis
II.1A.106.b.11 Jantung
II.1A.106.b.12 Hipotensi
II.1A.106.b.13 TBC
II.1A.106.b.14 Asma
II.1A.106.b.15 Gangguan Jiwa
II.1A.106.b.16 Cholestrol
II.1A.106.b.17 Asam Urat
II.1A.107 Jumlah Pralansia yang diperiksa : L P L P L P L P L
II.1A.107.1 Gula darah
II.1A.107.2 Cholestrol
II.1A.107.3 HB
II.1A.107.4 Asam Urat
II.1A.108 Jumlah lansia yang diperiksa : L P L P L P L P L
II.1A.108.1 Gula darah
II.1A.108.2 Cholestrol
II.1A.108.3 HB
II.1A.108.4 Asam Urat
II.1A.108 Jumlah lansia yang mendapat Konseling
II.1A.109 Jumlah Pralansia yang mendapat Konseling
II.1A.110 Jumlah Pra dan Lansia yang mendapatkan penyuluhan kesehatan L P L P L P L P L
II.1A.110.1 Kesehatan Gigi dan Mulut
II.1A.110.2 Kesehatan Gizi
II.1A.110.3 Kesehatan Olahraga
II.1A.110.4 Kesehatan penyakit Degeneratif
II.1B PROGRAM KESEHATAN REMAJA L P L P L P L P L
II.1B.1 Jumlah kunjungan remaja ke klinik
II.1B.2 Jumlah kunjungan remaja yang diperiksa kesehatannya di klinik PKPR Puskesmas
II.1B.2.1 Jumlah remaja yang hamil < 19 tahun
II.1B.2.2 Jumlah persalinan remaja < 19 tahun
II.1B.2.3 Jumlah remaja anemia usia 10-14 tahun
II.1B.2.4 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 10-14 tahun
II.1B.2.5 Jumlah remaja anemia usia 15-19 tahun
II.1B.2.6 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 15-19 tahun
II.1B.2.7 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 10-14 tahun
II.1B.2.8 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 15-19 tahun
II.1B.2.9 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 10-14 tahun
II.1B.2.10 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 15-19 tahun
II.1B.2.11 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 10-14 tahun
II.1B.2.12 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 15-19 tahun
II.1B.2.13 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 10-14 tahun
II.1B.2.14 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 15-19 tahun
II.1B.2.15 Jumlah remaja yang merokok usia 10-14 tahun
II.1B.2.16 Jumlah remaja yang merokok usia 15-19 tahun
II.1B.2.17 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 10-14 tahun
II.1B.2.18 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 15-19 tahun
II.1B.2.19 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 10-14 tahun
II.1B.2.20 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 15-19 tahun
II.1B.2.21 Jumlah remaja yang dirujuk usia 10-14 tahun
II.1B.2.22 Jumlah remaja yang dirujuk usia 15-19 tahun
II.1B.2.23 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.24 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 15-19 tahun
II.1B.2.25 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.26 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 15-19 tahun
II.1B.2.27 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.28 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 15-19 tahun
II.1B.2.29 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.30 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 15-19 tahun
II.1B.2.31 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.32 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 15-19 tahun
II.1B.2.33 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.34 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 15-19 tahun
II.1B.2.35 Jumlah remaja yang mendapatkan tindakan medis
Jumlah remaja yang mendapatkan konseling di Klinik PKPR Puskesmas L P L P L P L P L
II.1B.2.36 1. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling Reproduksi
II.1B.2.37 2. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling HIV/AIDS
II.1B.2.38 3. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling IMS
II.1B.2.39 4.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan KonselingNAPZA
II.1B.2.40 5.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling GIZI
II.1B.2.41 6. LAIN-LAIN
Jumlah Rujukan Remaja Dari Sekolah L P L P L P L P L
II.1B.2.42 1. Jumlah Rujukan Remaja dari usia 10-14 tahun
II.1B.2.43 2. Jumlah Rujukan Remaja dari usia 15-19 tahun
Jumlah Remaja Yang dirujuk L P L P L P L P L
II.1B.2.43 1.Jumlah Remaja Yang dirujuk dari usia 10-14 tahun
II.1B.2.44 2. Jumlah Remaja Yang dirujuk dari usia 15-19 tahun
Jumlah Kunjungan Remaja yang diperiksa kesehatannya di klinik PKPR Sekolah L P L P L P L P L
II.1B.2.45 Jumlah remaja yang hamil < 19 tahun
II.1B.2.46 Jumlah persalinan remaja < 19 tahun
II.1B.2.47 Jumlah remaja anemia usia 10-14 tahun
II.1B.2.48 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 10-14 tahun
II.1B.2.49 Jumlah remaja anemia usia 15-19 tahun
II.1B.2.50 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 15-19 tahun
II.1B.2.51 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 10-14 tahun
II.1B.2.52 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 15-19 tahun
II.1B.2.53 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 10-14 tahun
II.1B.2.54 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 15-19 tahun
II.1B.2.55 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 10-14 tahun
II.1B.2.56 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 15-19 tahun
II.1B.2.57 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 10-14 tahun
II.1B.2.58 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 15-19 tahun
II.1B.2.59 Jumlah remaja yang merokok usia 10-14 tahun
II.1B.2.60 Jumlah remaja yang merokok usia 15-19 tahun
II.1B.2.61 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 10-14 tahun
II.1B.2.62 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 15-19 tahun
II.1B.2.63 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 10-14 tahun
II.1B.2.64 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 15-19 tahun
II.1B.2.65 Jumlah remaja yang dirujuk usia 10-14 tahun
II.1B.2.66 Jumlah remaja yang dirujuk usia 15-19 tahun
II.1B.2.67 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.68 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 15-19 tahun
II.1B.2.69 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.70 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 15-19 tahun
II.1B.2.71 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.72 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 15-19 tahun
II.1B.2.73 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.74 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 15-19 tahun
II.1B.2.75 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.76 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 15-19 tahun
II.1B.2.77 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.78 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 15-19 tahun
II.1B.2.79 Jumlah remaja yang mendapatkan tindakan medis
Jumlah remaja yang mendapatkan konseling di Klinik PKPR Sekolah L P L P L P L P L
II.1B.2.80 1. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling Reproduksi
II.1B.2.81 2. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling HIV/AIDS
II.1B.2.82 3. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling IMS
II.1B.2.83 4.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan KonselingNAPZA
II.1B.2.84 5.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling GIZI
II.1B.2.85 6. LAIN-LAIN
Jumlah Kunjungan Remaja yang diperiksa kesehatannya di Sarana Kesehatan Swasta L P L P L P L P L
II.1B.2.86 Jumlah remaja yang hamil < 19 tahun
II.1B.2.87 Jumlah persalinan remaja < 19 tahun
II.1B.2.88 Jumlah remaja anemia usia 10-14 tahun
II.1B.2.89 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 10-14 tahun
II.1B.2.90 Jumlah remaja anemia usia 15-19 tahun
II.1B.2.91 Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 15-19 tahun
II.1B.2.92 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 10-14 tahun
II.1B.2.93 Jumlah remaja yang terkena IMS usia 15-19 tahun
II.1B.2.94 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 10-14 tahun
II.1B.2.95 Jumlah remaja yang terkena ISR usia 15-19 tahun
II.1B.2.96 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 10-14 tahun
II.1B.2.97 Jumlah remaja yang terkena HIV usia 15-19 tahun
II.1B.2.98 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 10-14 tahun
II.1B.2.99 Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 15-19 tahun
II.1B.2.100 Jumlah remaja yang merokok usia 10-14 tahun
II.1B.2.101 Jumlah remaja yang merokok usia 15-19 tahun
II.1B.2.102 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 10-14 tahun
II.1B.2.103 Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 15-19 tahun
II.1B.2.104 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 10-14 tahun
II.1B.2.105 Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 15-19 tahun
II.1B.2.106 Jumlah remaja yang dirujuk usia 10-14 tahun
II.1B.2.107 Jumlah remaja yang dirujuk usia 15-19 tahun
II.1B.2.108 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.109 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 15-19 tahun
II.1B.2.110 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.111 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 15-19 tahun
II.1B.2.112 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.113 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 15-19 tahun
II.1B.2.114 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.115 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 15-19 tahun
II.1B.2.116 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.117 Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 15-19 tahun
II.1B.2.118 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 10 - 14 tahun
II.1B.2.119 Jumlah remaja perempuan menstruasi yang mendapatkan tablet Fe usia 15-19 tahun
II.1B.2.120 Jumlah remaja yang mendapatkan tindakan medis
Jumlah remaja yang mendapatkan konseling di Klinik Sarana Kesehatan Swasta L P L P L P L P L
II.1B.2.121 1. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling Reproduksi
II.1B.2.122 2. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling HIV/AIDS
II.1B.2.123 3. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling IMS
II.1B.2.124 4.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan KonselingNAPZA
II.1B.2.125 5.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling GIZI
II.1B.2.126 6. LAIN-LAIN
Jumlah Remaja Yang dirujuk L P L P L P L P L
II.1B.2.126 1.Jumlah Remaja Yang dirujuk dari usia 10-14 tahun
II.1B.2.127 2. Jumlah Remaja Yang dirujuk dari usia 15-19 tahun
II.1B.3 Hasil penjaringan siswa : L P L P L P L P L
II.1B.3.1 Jumlah SMP/ sederajat yang ada
II.1B.3.2 Jumlah SMP/sederajat yang dijaring
II.1B.3.3 Jumlah Remaja SMP kelas 1 yang ada
II.1B.3.4 Remaja SMP kelas 1 yang dijaring
II.1B.3.5 Jumlah SMA/ sederajat yang ada
II.1B.3.6 Jumlah SMA/sederajat yang dijaring
II.1B.3.7 Jumlah Remaja SMA kelas 1 yang ada
II.1B.3.8 Remaja SMA kelas 1 yang dijaring
II.1B.4 II.1B.4.1 Jumlah Sekolah yang dibentuk PKPR L P L P L P L P L
II.1B.4.2 Jumlah SMP
II.1B.4.3 Jumlah SMA
II.1B.4.4 Jumlah Sekolah yang dibina PKPR
II.1B.4.5 Jumlah SMP
II.1B.4.6 Jumlah SMA
II.1B.4.7 Remaja sekolah usia 10-19 tahun yang dibentuk menjadi konselor sebaya
II.1B.4.8 Remaja luar sekolah usia 10-19 tahun yang dibentuk menjadi konselor sebaya
II.1B.4.9 Jumlah konselor sebaya PKPR sekolah usia 10-19 tahun yang dibina
II.1B.4.10 Jumlah konselor sebaya PKPR luar sekolah usia 10-19 tahun yang dibina
PROGRAM PENANGGULANGAN NAPZA
II.3.1 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada kelompok masyarakat
II.3.2 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada institusi pendidikan (SD / MI)
II.3.3 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada institusi pendidikan (SMP / MTs)
II.3.4 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada institusi pendidikan (SMA / MA)
JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
UKS Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
II.2.1 Jumlah TK/ RA yang ada
II.2.2 Jumlah TK/ RA strata Minimal yang dibina
II.2.3 Jumlah TK/ RA strata Standar yang dibina
II.2.4 Jumlah TK/ RA strata Optimal yang dibina
II.2.5 Jumlah TK/ RA strata Paripurna yang dibina
II.2.6 Jumlah SD/ MI yang ada
II.2.7 Jumlah SD/ MI strata Minimal yang dibina
II.2.8 Jumlah SD/ MI strata Standar yang dibina
II.2.9 Jumlah SD/ MI strata Optimal yang dibina
II.2.10 Jumlah SD/ MI strata Paripurna yang dibina
II.2.11 Jumlah SMP/ MTS yang ada
II.2.12 Jumlah SMP/ MTS strata Minimal yang dibina
II.2.13 Jumlah SMP/ MTS strata Standar yang dibina
II.2.14 Jumlah SMP / MTS strata Optimal yang dibina
II.2.15 Jumlah SMP/ MTS strata Paripurna yang dibina
II.2.16 Jumlah SMA/ MA/SMK yang ada
II.2.17 Jumlah SMA/ MA/SMK strata Minimal yang dibina
II.2.18 Jumlah SMA/ MA/SMK strata Standar yang dibina
II.2.19 Jumlah SMA / MA/ SMK strata Optimal yang dibina
II.2.20 Jumlah SMA/ MA/SMK strata Paripurna yang dibina
II.2.21 Jumlah Guru UKS TK/RA yang ada
II.2.22 Jumlah Guru UKS TK/ RA yang dibina/ dilatih
II.2.24 Jumlah Guru UKS SD/MI yang ada
II.2.25 Jumlah Guru UKS SD/ MI yang dibina / dilatih
II.2.27 Jumlah Guru UKS SMP/ MTS yang ada
II.2.28 Jumlah Guru UKS SMP/ MTS yang dibina / dilatih
II.2.30 Jumlah Guru UKS SMA/ MA/SMK yang ada
II.2.31 Jumlah Guru UKS SMA/ MA/SMK yang dibina / dilatih
II.2.33 Jumlah Dokter kecil yang ada
II.2.34 Jumlah Dokter kecil yang dibina / dilatih
II.2.36 Jumlah Kader kesehatan Remaja yang ada
II.2.37 Jumlah kader kesehatan Remaja yang dibina / dilatih
II.2.38 Jumlah warung sekolah/ kantin yang ada
II.2.39 Jumlah Warung sekolah yang dibina / dilatih
II.2.40 Jumlah sekolah yang dipantau PHBS Pendidikan

JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
KESEHTAN MATA ,JIWA DAN TELINGA Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
PROGRAM PENGEMBANGAN PILIHAN
PELAYANAN KESEHATAN
lll.A1 PROGRAM KESEHATAN INDRA
lll.A1.1 KESEHATAN MATA
III.1A.1.1 Jumlah murid SD yang mempunyai kelainan tajam penglihatan
III.1A.1.2 Jumlah murid SD yang mempunyai kelainan tajam penglihatan dirujuk
III.1A.1.3 Jumlah penderita katarak yang ditemukan
III.1A.1.4 Jumlah penderita katarak yang dirujuk
III.1A.1.5 Jumlah penderita katarak yang sudah dioperasi
III.1A.1.6 Jumlah Balita mengalami bercak bitot (xeropthalmia)
III.1A.1.7 Jumlah Balita kasus Xeropthalmia yang diobati
III.1A.1.8 Jumlah Xeropthalmia yang dirujuk
III.1A.1.9 Jumlah kasus glukoma yang ditemukan
III.1A.1.10 Jumlah kasus glukoma yang diobati
III.1A.1.11 Jumlah kasus refraksi yang dirujuk
III.1A.1.12 Jumlah pasien katarak
III.1A.1.13 Jumlah pasien katarak >3/60 L P L P L P L P L
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pasien katarak<3/60
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pasien kelainan Refraksi
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pasien Glaukoma
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pasien Xeroftalmia
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah operasi katarak
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah Follow up pasca operasi katarak Tajam penglihatan 6/6 - 6/18
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah Follow up pasca operasi katarak Tajam penglihatan <6/18 - 6/60
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah Follow up pasca operasi katarak Tajam penglihatan< 6/60
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
lll.A1.2 KESEHATAN TELINGA DAN GANGGUAN PENDENGARAN L P L P L P L P L
III.1B.2.1 Jumlah Pelayanan Kasus Serumen Prop Anak Sekolah yang ditemukan
III.1B.2.2 Jumlah kasus tuli konginetal yang ditemukan
III.1B.2.3 Jumlah kasus tuli konginetal yang dirujuk
III.1B.2.4 Jumlah kasus Otitis Media Supuratif Kronis (OMSK) yang ditemukan
III.1B.2.5 Jumlah OMSK yang diobati
III.1B.2.6 Jumlah OMSK yang dirujuk
III.1B.2.7 Jumlah Noice Induce Hearing Loss (NIHL) yang ditemukan
III.1B.2.8 Jumlah Noice Induce Hearing Loss (NIHL) yang diobati
III.1B.2.9 Jumlah Noice Induce Hearing Loss (NIHL) yang dirujuk
lll.A1.3 Kasus Gangguan/ Penyakit Telinga L P L P L P L P L
lll.A1.3.1 Jumlah pasien OMSK
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pasien Tuli Kongenital L P L P L P L P L
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pasien Tuli akibat Bising Noice Induce Hearing Loss (NIHL) L P L P L P L P L
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pasien Presbikusis L P L P L P L P L
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pasien Serumen Prop L P L P L P L P L
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pengobatan OMSK L P L P L P L P L
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
Jumlah pengobatan Ekstraksi Serumen L P L P L P L P L
pasien baru usia <1 bulan
pasien lama usia <1 bulan
pasien baru usia 1bulan -1 tahun
pasien lama usia1bulan -1 tahun
pasien baru usia 1-4 tahun
pasien lama usia 1-4 tahun
pasien baru usia 5-14 tahun
pasien lama usia 5-14 tahun
pasien baru usia 15-24 tahun
pasien lama usia 15-24 tahun
pasien baru usia 25-44 tahun
pasien lama usia 25-44 tahun
pasien baru usia 45-59 tahun
pasien lama usia 45-59 tahun
pasien baru usia 60-64 tahun
pasien lama usia 60-64 tahun
pasien baru usia >65tahun
pasien lama usia >65 tahun
Jumlah Kunjungan
Jumlah kasus yang dirujuk
III.B1 PROGRAM KESEHATAN JIWA L P L P L P L P L
III.B1.1 Jumlah penemuan dini kasus gangguan jiwa oleh kelompok Masyarakat
III.B1.2 Jumlah penemuan & penanganan gangguan jiwa, Napza, dll dirujuk oleh Kader/Masy
III.B1.3 Jumlah kasus kesehatan jiwa yang dirujuk ke RS/Dokter Spesialis
III.B1.4 Jumlah penderita gangguan kesehatan jiwa ditemukan
III.B1.5 Jumlah penderita gangguan kesehatan jiwa ditangani
III.B1.6 Jumlah pasien Gangguan Mental Organik L P L P L P L P L
III.B1.6.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.6.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.6.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.6.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.6.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.6.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.6.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.6.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.6.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.6.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.6.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.6.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.6.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.6.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.6.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.6.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.6.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.6.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.6.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.6.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.6.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.6.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.7 Jumlah pasien Gangguan penggunaan Napza L P L P L P L P L
III.B1.7.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.7.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.7.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.7.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.7.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.7.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.7.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.7.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.7.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.7.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.7.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.7.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.7.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.7.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.7.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.7.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.7.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.7.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.7.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.7.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.7.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.7.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.8 Jumlah Pasien Schizonfrenia dan gangguan Psikotropik kronik lain L P L P L P L P L
III.B1.8.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.8.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.8.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.8.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.8.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.8.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.8.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.8.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.8.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.8.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.8.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.8.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.8.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.8.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.8.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.8.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.8.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.8.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.8.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.8.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.8.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.8.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.9 Gangguan Psikotik kronik Akut L P L P L P L P L
III.B1.9.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.9.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.9.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.9.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.9.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.9.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.9.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.9.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.9.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.9.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.9.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.9.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.9.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.9.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.9.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.9.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.9.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.9.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.9.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.9.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.9.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.9.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.10 Gangguan Bipolar L P L P L P L P L
III.B1.10.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.10.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.10.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.10.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.10.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.10.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.10.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.10.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.10.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.10.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.10.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.10.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.10.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.10.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.10.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.10.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.10.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.10.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.10.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.10.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.10.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.10.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.11 Gangguan Depresif L P L P L P L P L
III.B1.11.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.11.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.11.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.11.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.11.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.11.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.11.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.11.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.11.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.11.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.11.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.11.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.11.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.11.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.11.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.11.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.11.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.11.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.11.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.11.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.11.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.11.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.12 Gangguan Neurotik L P L P L P L P L
III.B1.12.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.12.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.12.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.12.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.12.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.12.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.12.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.12.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.12.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.12.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.12.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.12.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.12.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.12.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.12.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.12.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.12.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.12.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.12.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.12.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.12.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.12.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.13 Retardasi Mental L P L P L P L P L
III.B1.13.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.13.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.13.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.13.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.13.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.13.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.13.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.13.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.13.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.13.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.13.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.13.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.13.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.13.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.13.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.13.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.13.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.13.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.13.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.13.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.13.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.13.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.14 Gangguan Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja L P L P L P L P L
III.B1.14.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.14.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.14.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.14.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.14.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.14.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.14.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.14.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.14.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.14.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.14.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.14.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.14.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.14.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.14.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.14.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.14.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.14.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.14.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.14.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.14.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.14.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.15 Epilepsi L P L P L P L P L
III.B1.15.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.15.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun
III.B1.15.3 pasien baru usia 1-3 tahun
III.B1.15.4 pasien lama usia 1-3 tahun
III.B1.15.5 pasien baru usia 3-5 tahun
III.B1.15.6 pasien lama usia 3-5 tahun
III.B1.15.7 pasien baru usia 5-6 tahun
III.B1.15.8 pasien lama usia 5-6 tahun
III.B1.15.9 pasien baru usia 6-10 tahun
III.B1.15.10 pasien lama usia 6-10 tahun
III.B1.15.11 pasien baru usia 10-15 tahun
III.B1.15.12 pasien lama usia 10-15 tahun
III.B1.15.13 pasien baru usia 15-20 tahun
III.B1.15.14 pasien lama usia 15-20 tahun
III.B1.15.15 pasien baru usia 20-45 tahun
III.B1.15.16 pasien lama usia 20-45 tahun
III.B1.15.17 pasien baru usia 45-59 tahun
III.B1.15.18 pasien lama usia 45-59 tahun
III.B1.15.19 pasien baru usia 60-69 tahun
III.B1.15.20 pasien lama usia 60-69 tahun
III.B1.15.21 pasien baru usia >70 tahun
III.B1.15.22 pasien lama usia >70 tahun
III.B1.16 Jumlah ODGJ di Pasung yang dilaporkan / ditemukan
III.B1.17 Jumlah ODGJ di Pasung yang ditangani
III.B1.18 Jumlah ODGJ di Pasung Rujukan
III.D1 PROGRAM KESEHATAN TRADISIONAL, ALTERNATIF, DAN KOMPLEMENTER
SELFCARE RAMUAN L P L P L P L P L
III.D1.1 Jumlah pasien yang diedukasi ISPA
III.D1.2 Jumlah pasien yang diedukasi CEPHALGIA
III.D1.3 Jumlah pasien yang diedukasi GASTRITIS
III.D1.4 Jumlah pasien yang diedukasi HIPERTENSI
III.D1.5 Jumlah pasien yang diedukasi DIABETES MELITUS
III.D1.6 Jumlah pasien yang diedukasi RHEUMATIK
III.D1.7 Jumlah pasien yang diedukasi Penyakit lainnya
AKUPRESURE L P L P L P L P L
III.D1.8 Jumlah pasien yang diterapi ISPA
III.D1.9 Jumlah pasien yang diterapi ASMA BRONCHIALE
III.D1.10 Jumlah pasien yang diterapi DISMONERE
III.D1.11 Jumlah pasien yang diterapi Meningkatkan produk ASI
III.D1.12 Jumlah pasien yang diterapi ENURESIS (Mengompol)
III.D1.13 Jumlah pasien yang diterapi ANOREKSIA ( Tidak nafsu makan )
III.D1.14 Jumlah pasien yang diterapi penyakit lainnya
PENYEHAT TRADISIONAL MENURUT JENISNYA L P L P L P L P L
III.D1.15 Jumlah Akupresuris
III.D1.16 Jumlah Akupunturis
III.D1.17 Jumlah Apiterapis
III.D1.18 Jumlah Aromaterapis
III.D1.19 Jumlah Battra Bekam
III.D1.20 Jumlah Battra Paranormal
III.D1.21 Jumlah Battra Patah Tulang
III.D1.22 Jumlah Battra Pijat Refleksi
III.D1.23 Jumlah Battra Pijat Tuina
III.D1.24 Jumlah Battra Pijat Urut
III.D1.25 Jumlah Battra Qigong (China)
III.D1.26 Jumlah Battra Ramuan Asli Indonesia
III.D1.27 Jumlah Battra Shiatsu
III.D1.28 Jumlah Battra Shiatsu
III.D1.29 Jumlah Chiropraktor
III.D1.30 Jumlah Gurah
III.D1.31 Jumlah Hipnoterapis
III.D1.32 Jumlah Homoeopatis
III.D1.33 Jumlah Naturopatis
III.D1.34 Jumlah Penata Kecantikan Kulit/Rambut
III.D1.35 Jumlah Penghusada Reiki
III.D1.36 Jumlah Penghusada Tenaga dalam (Prana)
III.D1.37 Jumlah Sinshe
III.D1.38 Jumlah SPA Terapis
III.D1.39 Jumlah Tabib
JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
UKGMD Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
III.1C.1 Jumlah pembinaan kesehatan gigi di Posyandu
III.1C.2 Jumlah masyarakat yang mendapat pelayanan kesehatan gigi di Posyandu
III.1C.3 Jumlah pembinaan kesehatan gigi di TK
III.1C.4 Jumlah murid TK yang mendapat pelayanan kesehatan gigi
III.1C.5 Jumlah SD/MI melaksanakan sikat gigi massal
III.1C.6 Jumlah SD/MI yang melaksanakan pelayanan kesehatan gigi
III.1C.7 Jumlah murid SD/MI yang melaksanakan pemeriksaan kesehatan gigi
III.1C.8 Jumlah murid SD/MI yang perlu perawatan gigi
III.1C.9 Jumlah murid SD/MI yang mendapat perawatan gigi
III.1C.10 Jumlah pencabutan gigi tetap, baik di dalam maupun di luar gedung
III.1C.11 Jumlah penambalan gigi tetap, baik di dalam maupun di luar gedung
III.1C.12 Jumlah Kunjungan Baru Rawat Jalan Gigi
III.1C.13 Jumlah Kunjungan Lama Rawat Jalan Gigi
III.1C.14 Jumlah seluruh Posyandu
III.1C.15 Jumlah Posyandu dengan UKGMD
III.1C.16 Jumlah kader UKGMD
III.1C.17 Jumlah kader yang dilatih UKGMD
III.1C.18 Aktivitas petugas kesehatan gigi di Puskesmas dalam UKGMD
III.1C.19 Jumlah penduduk desa / kelurahan binaan UKGMD
III.1C.20 Jumlah penduduk penyuluhan oleh kader
III.1C.21 Kemampuan kader UKGMD yang aktif
III.1C.22 Jumlah Posyandu yang mempunyai UKGMD kit
III.1C.23 Jumlah kunjungan petugas kesehatan gigi Puskesmas ke desa
III.1C.24 Jumlah kader yang melapor
III.1C.25 Penyuluhan oleh Tenaga Kesehatan gigi :
III.1C.26 Dewasa :
III.1C.27 Anak :
III.1C.28 Penyuluhan kesehatan gigi oleh kader :
III.1C.29 Dewasa :
III.1C.30 Anak :
III.1C.31 Pengobatan sederhana oleh tenaga kesehatan gigi
III.1C.32 Penderita yang dirujuk ke Puskesmas oleh tenaga kesehatan gigi
III.1C.33 Jumlah Pasien Bibir Sumbing
JANUARI FEBUARI
Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
KES KERJA, OLAH RAGA DAN MASYARAKAT Luar Wilayah Luar Wilayah
Pucung Pucung Pucung
L P L P L P L P L
III.E1 PROGRAM KESEHATAN KERJA L P L P L P L P L
III.1E.1 Jumlah Pekerja sakit yang dilayani
III.1E.2 Jumlah kasus penyakit umum pada pekerja
III.1E.3 Jumlah kasus di duga penyakit akibat kerja pada pekerja
III.1E.4 Jumlah penyakit akibat kerja pada pekerja
III.1E.5 Jumlah Kasus kecelakaan akibat kerja pada pekerja
III.1E.6 Jumlah petugas Puskesmas
III.1E.7 Jumlah petugas Puskesmas yang menggunakan APD (masker dan atau Handscoon) sesuai standar
III.F1 PROGRAM KESEHATAN OLAHRAGA L P L P L P L P L
III.F1.1 Jumlah kelompok/klub olahraga di Puskesmas
III.F1.2 Jumlah penyuluhan kesehatan olahraga di puskesmas
III.F1.3 Jumlah pasien yang berkonsultasi kesehatan olahraga di puskesmas
III.F1.4 Jumlah penanganan pasien cedera olahraga akut di puskesmas
III.J1 PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT
III.IJ.1 Jumlah Asuhan keperawatan pada keluarga
III.IJ.2 Jumlah Asuhan keperawatan pada kelompok masyarakat
III.IJ.3 Jumlah Keluarga yang selesai Asuhan keperawatan
III.IJ.4 Jumlah Kelompok Masyarakat yang selesai asuhan keperawatan
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P - P L P L P L P

P L P L P L P - P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P - P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P - P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
MARET APRIL MEI JUNI
.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok Kel.Pondok
Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah Luar Wilayah
ucung Pucung Pucung Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P
DINAS KESEHATAN
KOTA TANGERANG SELATAN
LAPORAN BULANAN PROGRAM POKOK PUSKESMAS
TAHUN 2017

PUSKESMPUSKESMAS : PONDOK PUCUNG
BULAN BULAN :

I PROGRAM WAJIB PUSKESMAS
I JANUARI
I.1 PROMOSI KESEHATAN
I.1A PENYEBARLUASAN INFORMASI KESEHATAN Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah
Jl.Unta II L P L P
I.1A.1 Jumlah Rumah (Rumah Tangga) yang ada 4810
I.1A.2 Jumlah Rumah (Rumah Tangga) yang dipantau/penyuluh PHBS tatanan Rumah Tangga 4810
I.1A.3 Jumlah Sarana Pendidikan Yang ada 33
I.1A.4 Jumlah Institusi pendidikan yang di Pantau / penyuluhan PHBS Tatanan Institusi pendidikan 0
I.1A.5 Jumlah sarana pelayanan kesehatan yang ada 8
I.1A.6 Jumlah Institusi kesehatan yang di Pantau / penyuluhan PHBS Tatanan Institusi Kesehatan 0
I.1A.7 Jumlah tempat kerja ( kantor instansi, pabrik ) yang ada 5
I.1A.8 Jumlah sarana tempat kerja yang di Pantau / penyuluhan PHBS Tatanan institusi Tempat kerja 0
I.1A.9 Jumlah tempat tempat umum ( terminal, stasiun, kolam renang,pasar,tempat ibadah ) yang ada 10
I.1A.10 Jumlah tempat tempat umum yang di Pantau/ penyuluhan PHBS Tatanan tempat tempat umum 0
I.1A.11 Jumlah penyebarluasan informasi kesehatan melalui kemitraan / LSM 0
I.1A.12 Jumlah Majlis Ta'lim ( Kelompok pengajian ) yang ada 0
I.1A.13 Jumlah anggota majlis ta'lim yang di beri Informasi Kesehatan 0
I.1A.14 Jumlah penyebarluasan informasi kesehatan melalui Media cetak/elektronik 0
I.1A.15 Jumlah kelompok pemuda ( karang taruna ) yang ada 1
Remaja sekolah dan Luar Sekolah / Karang taruna usia 10-19 tahun yang diberi Informasi L P L P
I.1A.16 Remaja Sekolah SMP yang mendapatkan informasi
I.1A.17 Kesehatan Reproduksi Remaja 0
I.1A.18 NAPZA 0
I.1A.19 GIZI 0
I.1A.20 ANEMIA 0
I.1A.21 HIV/AIDS 0
I.1A.22 IMS 0
I.1A.23 Lain-lain 0
Remaja Sekolah SMA yang mendapatkan informasi L P L P
I.1A.24 Kesehatan Reproduksi Remaja
I.1A.25 NAPZA 0
I.1A.26 GIZI 0
I.1A.27 ANEMIA 0
I.1A.28 HIV/AIDS 0
I.1A.29 IMS 0
I.1A.30 Lain-lain 0
Remaja Luar Sekolah (Karang Taruna) yang mendapatkan informasi L P L P
I.1A.31 Kesehatan Reproduksi Remaja 0
I.1A.32 NAPZA 0
I.1A.33 GIZI 0
I.1A.34 ANEMIA 0
I.1A.35 HIV/AIDS 0
I.1A.36 IMS 0
I.1A.37 Lain-lain 0
Jumlah Sekolah yang diberi informasi
Jumlah Sekolah SMP yang diberi informasi L P L P
I.1A.38 Kesehatan Reproduksi Remaja 0
I.1A.39 NAPZA 0
I.1A.40 GIZI 0
I.1A.41 ANEMIA 0
I.1A.42 HIV/AIDS 0
I.1A.43 IMS 0
I.1A.44 Lain-lain 0
Jumlah Sekolah SMA yang diberi informasi L P L P
I.1A.45 Kesehatan Reproduksi Remaja 0
I.1A.46 NAPZA 0
I.1A.47 GIZI 0
I.1A.48 ANEMIA 0
I.1A.49 HIV/AIDS 0
I.1A.50 IMS 0
I.1A.51 Lain-lain 0
I.1B PEMBINAAN UKBM (USAHA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT) L P L P
I.1B.1 Jumlah Posyandu yang ada 12
I.1B.2 Jumlah Posyandu yang dibina : 12
I.1B2.1 Jumlah posyandu pratama yang dibina 0
I.1B2.2 Jumlah posyandu Madya yang dibina 9
I.1B2.3 Jumlah posyandu Purnama yang dibina 2
I.1B2.4 Jumlah posyandu Mandiri yang dibina 1
I.1B2.5 Jumlah posbindu pratama yang dibina 0
I.1B2.6 Jumlah posbindu Madya yang dibina 3
I.1B2.7 Jumlah posbindu Purnama yang dibina 0
I.1B2.8 Jumlah posbindu Mandiri yang dibina 1
Jumlah Kelurahan Siaga Aktif yang ada
Jumlah pengembangan Kelurahan siaga aktif yang dibina
I.1B.3 Jumlah pondok pesantren yang ada
I.1B.4 Jumlah pondok pesantren yang memiliki pos kesehatan
I.1B.5 Jumlah Pondok pesantren yang memiliki pos kesehatan pesantren yang dibina
I.1B.6 Jumlah Kader kesehatan yang ada 70
I.1B.7 Jumlah Kader kesehatan yang dilatih / dibina 70
I.1B.8 Jumlah Tokoh masyarakat ( TOMA ) yang ada 110
I.1B.9 Jumlah Tokoh Masyarakat ( Toma ) yang dilatih / dibina 0
I.1B.10 Jumlah Tokoh Agama ( TOGA ) yang ada 4
I.1B.11 Jumlah Tokoh Agama ( Toga )yang dilatih / dibina 0
I.1B.12 Jumlah Kelompok kerja ( Pokja ) kelurahan sehat yang ada 1
I.1B.13 Jumlah Kelompok kerja ( Pokja ) Kelurahan sehat yang dilatih / dibina 1
I.1B.14 Jumlah Anggota Pramuka SBH yang dilatih / dibina 0
I.2 KESEHATAN IBU DAN ANAK, KB
I.2A KESEHATAN IBU
I.2A.1 Jumlah ibu hamil baru yang mempunyai buku KIA
I.2A.2 Jumlah kunjungan baru ibu hamil (K1 Murni) 37
I.2A.3 Jumlah kunjungan baru ibu hamil (K1 Akses) 7
I.2A.4 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
I.2A.5 Jumlah ibu hamil dengan status T1 32
I.2A.6 Jumlah ibu hamil dengan status T2 27
I.2A.7 Jumlah ibu hamil dengan status T3 25
I.2A.8 Jumlah ibu hamil dengan status T4 5
I.2A.9 Jumlah ibu hamil dengan status T5 0
I.2A.10 Jumlah ibu hamil dapat Fe ke-1 (30 tablet) 44
I.2A.11 Jumlah ibu hamil trimester III mendapat Fe ke-3 (90 tablet) 36
I.2A.12 Jumlah bumil dengan kurang energi kalori (KEK) bila lila kurang dari 23,5 cm 3
I.2A.13 Jumlah Ibu Hamil yang diperiksa protein Urin 44
I.2A.14 Jumlah Ibu Hamil dengan Protein Urin positif 0
I.2A.15 Jumlah bumil diperiksa kadar hemogrobin (HB) 44
I.2A.16 Jumlah bumil diperiksa HB dengan anemia ( HB kurang dari 11gr%)
I.2A.17 Jumlah Ibu Hamil yang d periksa IMT
I.2A.18 Jumlah Ibu hamil yang diperiksa / skrining gangguan kejiwaan
I.2A.19 Jumlah Ibu hamil yang positif mengalalami gangguan jiwa
I.2A.20 Jumlah ibu hamil yang diperiksa gula darah (GD)
I.2A.21 Jumlah ibu hamil yang hasil gula darah (GD)>140 g/dl
I.2A.22 Jumlah Ibu hamil yang datng dengan HIV (+)
I.2A.23 Jumlah Ibu hamil yang di tawarkan test HIV 44
I.2A.24 Jumlah ibu hamil yang di test HIV 44
I.2A.25 Jumlah ibu hamil hasil test HIV (+)
I.2A.26 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan ART
I.2A.27 Jumlah ibu yang melahirkan pervaginam dengan HIV (+)
I.2A.28 Jumlah ibu yang melahirkan perabdominal (SC) dengan HIV (+)
I.2A.29 Jumlah ibu hamil yang diperiksa mikroskopis/RDT (malaria)
I.2A.30 Jumlah ibu hamil yang positif malaria
I.2A.31 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan kelambu
I.2A.32 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan KINA / ACT
I.2A.33 Jumlah ibu hamil yang diperiksa dahak
I.2A.34 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan dahak TB (+)
I.2A.35 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan obat TB
I.2A.36 Jumlah ibu hamil yang diperiksa ankylostoma (Kecacingan)
I.2A.37 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan test ankylostoma (Kecacingan) (+)
I.2A.38 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan obat ankylostoma (Kecacingan)
I.2A.39 Jumlah ibu hamil yang diperiksa IMS
I.2A.40 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan test IMS (+)
I.2A.41 Jumlah ibu hamil yang IMS dan diobati
I.2A.42 Jumlah ibu hamil yang diperiksa Hepatitis B
I.2A.43 Jumlah ibu hamil yang hasil pemeriksaan Hepatitis B (+)
I.2A.44 Jumlah ibu hamil yang Hepatitis B (+) dan diobati
I.2A.45 Jumlah Kelas Ibu hamil yang terbentuk
I.2A.46 Jumlah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil 1
I.2A.47 Jumlah suami / keluarga yang mengikuti kelas ibu hamil
I.2A.48 Jumlah Bidan yang melakukan kelas ibu hamil
I.2A.49 Jumlah bumil < 19 tahun yang diperiksa oleh Nakes 1
I.2A.50 Jumlah kasus MATERNAL (Bumil, Bulin, Bufas) Resti/Komplikasi dideteksi/ditemukan Nakes 12
I.2A.51 Jumlah kasus MATERNAL ( Bumil, Bulin, Bufas) Resti/Komplikasi dideteksi/ditemukan Masyarakat
I.2A.52 Jumlah kasus resiko tinggi/komplikasi MATERNAL (Bumil,bulin,Bufas) ditangani 12
I.2A.53 Jumlah kasus resiko tinggi MATERNAL (Bumil,Bulin,Bufas) dirujuk 3
I.2A.54 Jumlah ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan ( Bidan) 19
I.2A.55 Jumlah ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan (Dokter SPOG ) 3
I.2A.56 Jumlah pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan (RS/ RSIA) 3
I.2A.57 Jumlah pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan (BPS/RB) 16
I.2A.58 Jumlah pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan (Puskesmas) 5
I.2A.59 Jumlah pertolongan persalinan di Non fasilitas kesehatan (dukun telatih)
I.2A.60 Jumlah bulin yang melaksanakan inisiasi menyusu dini (IMD) 24
I.2A.61 Jumlah ibu bersalin dapat Vitamin A nifas (2 kapsul) 64
I.2A.62 Jumlah ibu bersalin < 19 tahun yang ditolong oleh Nakes
I.2A.63 Jumlah kunjungan nifas ke 1 (KF1),1-3 hari 24
I.2A.64 Jumlah kunjungan nifas ke 2 (KF2),4-28 hari 23
I.2A.65 Jumlah kunjungan nifas ke 3 (KF3),29-42 hari 24
I.2A.66 Jumlah kematian ibu
I.2A.67 Jumlah kematian ibu karena pendarahan
I.2A.68 Jumlah kematian ibu karena hipertensi dalam kehamilan
I.2A.69 Jumlah kematian ibu karena infeksi
I.2A.70 Jumlah kematian ibu karena abortus
I.2A.71 Jumlah kematian ibu karena partus lama
I.2A.72 Jumlah kematian ibu karena gangguan sistem peredaran darah (jantung,stroke dll)
I.2A.73 Jumlah kematian ibu karena gangguan metabolik (DM dll)
I.2A.74 Jumlah kematian ibu karena lain-lain
I.2A.75 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara mental (umur 15-44 tahun)
I.2A.76 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara mental (umur 45-60 tahun)
I.2A.77 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara mental (umur >60 tahun)
I.2A.78 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara fisik (umur 15-44 tahun)
I.2A.79 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara fisik (umur 45-60 tahun)
I.2A.80 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara fisik (umur >60 tahun )
I.2A.81 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara emosional (umur 15-44 tahun)
I.2A.82 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara emosional (umur 45-60 tahun)
I.2A.83 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara emosional (umur >60 tahun)
I.2A.84 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara penelantaran ( umur 15-44 tahun)
I.2A.85 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara penelantaran (umur 45-60tahun)
I.2A.86 Jumlah kekerasan terhadap perempuan secara penelantaran ( umur > 60 tahun)
I.2A.87 Penanganan kekerasan terhadap perempuan di Puskesmas/di Rumah Sakit
I.2A.88 Penanganan kekerasan terhadap perempuan yang dirujuk
PETUGAS YANG TELAH MENDAPATKAN PELATIHAN IBU
I.2A.89 Petugas terlatih APN (Bidan) 1
I.2A.90 Petugas terlatih APN (Dokter)
I.2A.91 Petugas terlatih USG (Bidan) 1
I.2A.92 Petugas terlatih USG (Dokter)
I.2A.93 Petugas terlatih Kelas Ibu Hamil (Bidan) 1
I.2A.94 Petugas terlatih Kelas Ibu Hamil (Dokter)
I.2A.95 Petugas D.O terlatih Software PPWSKIA 1
I.2A.96 Petugas Bidan terlatih Software PPWSKIA 1
I.2A.97 Jumlah kelurahan yang melaksanakan P4K
I.2A.98 Jumlah rumah tunggu kelahiran
I.2B KELUARGA BERENCANA
I.2B.1 Jumlah PUS seluruhnya 6132
I.2B.2 Jumlah PUS Miskin 160
I.2B.3 Jumlah PUS Miskin Ber KB 115
I.2B.4 Jumlah PUS 4 T Ber KB 65
I.2B.5 Jumlah PUS 4 T Ber KB 0
I.2C JUMLAH AKSEPTOR KB BARU
I.2C.1 Jumlah akseptor KB Baru PIL 8
I.2C.2 Jumlah akseptor KB Baru Suntik 28
I.2C.3 Jumlah akseptor KB Baru AKDR 0
I.2C.4 Jumlah akseptor KB Baru Implant 2
I.2C.5 Jumlah akseptor KB Baru Kondom 0
I.2C.6 Jumlah akseptor KB Baru MOW 0
I.2C.7 Jumlah akseptor KB Baru MOP 0
I.2C.8 Jumlah akseptor KB Baru Lain-lain 0
I.2D JUMLAH AKSEPTOR KB AKTIF 38 0
I.2D.1 Jumlah akseptor KB Aktif PIL 1064 170
I.2D.2 Jumlah akseptor KB Aktif Suntik 2771 916
I.2D.3 Jumlah akseptor KB Aktif AKDR 312 18
I.2D.4 Jumlah akseptor KB Aktif Implant 65 11
I.2D.5 Jumlah akseptor KB Aktif Kondom 115 11
I.2D.6 Jumlah akseptor KB Aktif MOW 119 3
I.2D.7 Jumlah akseptor KB Aktif MOP 1 0
I.2D.8 Jumlah akseptor KB Aktif Lain-lain 0
I.2D.9 Jumlah akseptor yang mengalami komplikasi 0
I.2D.10 Jumlah akseptor yang mengalami kegagalan 0
I.2D.11 Jumlah akseptor yang drop out 28
I.2E PENERIMAAN ALAT KONTRASEPSI
I.2E.1 PIL 0
I.2E.2 Suntikan 0
I.2E.3 AKDR 0
I.2E.4 Implan 0
I.2E.5 Kondom 0
1.2F PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI
I.2F.1 PIL 10
I.2F.2 Suntikan 40
I.2F.3 AKDR 0
I.2F.4 Implan 2
I.2F.5 Kondom 0
1.2G PASCA SALIN
I.2G.1 PIL 0
I.2G.2 Suntikan 18
I.2G.3 AKDR 0
I.2G.4 Implan 0
I.2G.5 Kondom 0
I.2G.6 MOW 0
I.2G.7 KB Baru Lainnya 0
1.2H PEMERIKSAAN IVA TEST 0
I.2H.1 WUS(Umur 15-49 Tahun) Sudah Menikah / Pernah menikah 0
I.2H.2 WUS ( Umur > 50 Tahun) Sudah Menikah / Pernah menikah 0
1.2I PETUGAS YANG TELAH MENDAPATKAN PELATIHAN KB
1.2I.1 CTU BIDAN 2
1.2I.2 CTU DOKTER 0
1.2I.3 KB PASCA SALIN 2
1.2I.4 ABPK BIDAN 2
1.2I.5 ABPK DOKTER 0
1.2I.6 MOW DOKTER 0
1.2I.7 MOP DOKTER 0
1.2I.8 MOP PERAWAT 0
I.3 KESEHATAN ANAK
I.3A PERINATAL & BAYI L P L P
I.3A.1 Jumlah bayi lahir hidup 3211 3213
I.3A.2 Jumlah bayi lahir mati (IUFD) 0 0
I.3A.3 Jumlah bayi lahir prematur <37 minggu (259 hari) 0 0
I.3A.4 Jumlah bayi dengan BBLR <2500 gram (Tanpa memandang masa kehamilan) 0 0
I.3A.5 Jumlah bayi yang baru mempunyai buku KIA 3211 3213
I.3A.6 Jumlah bayi mendapat vitamin K1 3211 3213
I.3A.7 Jumlah bayi melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini 2911 3013
I.3A.8 Jumlah kunjungan NEONATAL I (6-48 jam) 3211 3213
I.3A.9 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari) 3211 3213
I.3A.10 Jumlah kunjungan NEONATAL III (8-28 hari) 3211 3213
I.3A.11 Jumlah kunjungan NEONATAL (meliputi KN I,II,III) 3211 3213
I.3A.12 Jumlah NEONATAL (0-28 hari) dengan komplikasi yang ditemukan 0 0
I.3A.13 Jumlah NEONATAL (0-28 hari) dengan komplikasi yang ditangani 2 3
I.3A.14 Jumlah NEONATAL (0-28 hari) dengan komplikasi yang dirujuk 0 0
I.3A.15 Jumlah kunjungan BAYI I (29 hari-2 bulan) 2913 3014
I.3A.16 Jumlah kunjungan BAYI II ( 3-5 bulan) 2913 3014
I.3A.17 Jumlah kunjungan BAYI III ( 6-8 bulan) 2913 3014
I.3A.18 Jumlah kunjungan BAYI IV ( 9-11 bulan) 2913 3014
I.3A.19 Jumlah kunjungan BAYI (meliputi kunjungan bayi I,II,III,IV) 2913 3014
I.3A.20 Jumlah bayi yang diperiksa SHK ( Skrining Hipotiroid) 0 0
I.3A.21 Jumlah bayi dengan hasil penimbangan T 80 96
I.3A.22 Jumlah bayi dengan hasil KPSP Dp (4 kali dalam 1 tahun ) 2 2
I.3A.23 Kematian NEONATAL 0-6 hari 0 0
I.3A.24 Kematian NEONATAL 7-28 hari 0 0
I.3A.15.1 a. Trauma lahir 0 0
I.3A.15.2 b. Asfiksia 0 0
I.3A.15.3 c. BBLR <2500 gram 0 0
I.3A.15.4 d. Infeksi 0 0
I.3A.15.5 e. Tetanus neonaturum 0 0
I.3A.15.6 f. Ikterus/kelainan darah 0 0
I.3A.15.7 g. Kelainan bawaan 0 0
I.3A.15.8 h. Masalah Laktasi 0 0
I.3A.15.9 i. ................ 0 0
I.3A.15.10 j. ................ 0 0
I.3A.24 Kematian bayi 29 hari - 11 bulan 0 0
I.3A16.1 Diare 0 0
I.3A16.2 Pneumonia 0 0
I.3A16.3 Meningitis/Enchephalitis 0 0
I.3A16.4 Sepsis 0 0
I.3A16.5 Kelainan jantung 0 0
I.3A16.6 Kelainan pencernaan 0 0
I.3A16.7 Ikterus/kelainan darah 0 0
I.3A16.8 Kelainan bawaan 0 0
I.3A16.9 Demam berdarah dengue 0 0
I.3A16.10 ................ 0 0
I.3A16.11 ................... 0 0
I.3A16.12 .................... 0 0
I.3A.27 Jumlah kasus kematian neonatal di otopsi verbal 0 0
I.3A.28 Jumlah kasus kematian bayi di otopsi verbal 0 0
I.3B ANAK BALITA & APRAS(ANAK USIA PRA SEKOLAH) L P L P
I.3B.1 Jumlah kunjungan balita 100 100
I.3B.2 Jumlah Kunjuan balita sakit ke puskesmas 20 30
I.3B.3 Jumlah kunjungan balita yang ditangani dengan MTBS 5 3
I.3B.4 Jumlah balita yang mempunyai KIA 971 1116
I.3B.5 Jumlah balita yang mendapat pemantauan perkembangan min. 8x/tahun 2 2
I.3B.6 Jumlah balita yang mendapat pemantauan perkembangan min. 2x/tahun 3 0
I.3B.7 Jumlah balita yang mendapatkan vitamin A 2x/tahun 0 0
I.3B.8 Jumlah kematian balita 0 0
I.3B.7.1 Infeksi Saluran nafas (Pneumonia) 0 0
I.3B.7.2 Asfiksia 0 0
I.3B.7.3 Diare 0 0
I.3B.7.4 Campak 0 0
I.3B.7.5 DBD 0 0
I.3B.7.6 Meningitis/encephalitis 0 0
I.3B.7.7 Kelainan bawaan 0 0
I.3B.7.8 Sepsis 0 0
I.3B.7.9 Lain-lain 0 0
I.3B.7.10 ................ 0 0
I.3B.7.11 ................... 0 0
I.3B.7.12 .................... 0 0
I.3A.9 Jumlah kematian balita diaudit 0 0
I.3A.10 Jumlah sasaran siswa TK / RA 18
I.3A.11 Jumlah sasaran siswa TK / RA yang di periksa penjaringan kesehatan 18
I.3A.12 Jumlah sasaran sekolah SD/MI 11
I.3A.13 Jumlah sekolah SD/MI yang melaksanakan penjaringan kesehatan 11
I.3A.14 Jumlah TK/ RA yang melaksanakan pemeriksaan berkala (6 Bulan sekali) 18
I.3A.15 Jumlah SD/ MIyang melaksanakan pemeriksaan berkala(6 bulan sekali)
I.3A.16 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 0-11 Bulan)
I.3A.17 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 1-4 Tahun)
I.3A.18 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 5-9 Tahun)
I.3A.19 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 10-14 Tahun)
I.3A.20 Jumlah kekerasan terhadap anak secara seksual (Umur 15-18 Tahun)
I.3A.21 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik ( Umur 0-11 Bulan)
I.3A.22 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik (Umur 1-4 Tahun)
I.3A.23 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik ( Umur 5-9 Tahun)
I.3A.24 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik (Umur 10-14 Tahun)
I.3A.25 Jumlah kekerasan terhadap anak secara fisik (Umur 15-18 Tahun)
I.3A.26 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 0-11 Bulan)
I.3A.27 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional ( Umur 1-4 Tahun)
I.3A.28 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 5-9 Tahun)
I.3A.29 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 10-14 Tahun)
I.3A.30 Jumlah kekerasan terhadap anak secara emosional (Umur 15-18 Tahun)
I.3A.31 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 0-11 Bulan)
I.3A.32 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 1-4 Tahun)
I.3A.33 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 5-9 Tahun)
I.3A.34 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran ( Umur 10-14 Tahun)
I.3A.35 Jumlah kekerasan terhadap anak secara penelataran (Umur 15-18 Tahun)
I.3A.36 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 0-11 Bulan)
I.3A.37 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 1-4 Tahun)
I.3A.38 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking ( Umur 5- 9 Tahun)
I.3A.39 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 10-14 Tahun)
I.3A.40 Jumlah kekerasan terhadap anak secara trafiking (Umur 15-18 Tahun)
PETUGAS YANG TELAH MENDAPATKAN PELATIHAN KESEHATAN ANAK L P L P
I.3A.41 Asfiksia (Bidan)
I.3A.42 Asfiksia (Dokter)
I.3A.43 Asfiksia (perawat)
I.3A.44 BBLR (Bidan)
I.3A.45 BBLR (Dokter)
I.3A.46 BBLR (perawat)
I.3A.47 MTBS (Dokter)
I.3A.48 MTBS (Bidan)
I.3A.49 MTBS (Perawat)
I.3A.50 Kekerasan terhadap anak (Dokter)
I.3A.51 Kekerasan terhadap anak (Perawat)
I.3A.52 SDIDTK (Dokter)
I.3A.53 SDIDTK (Bidan)
I.3A.54 SDIDTK (Perawat)
I.3A.55 KELAS Balita (Dokter)
I.3A.56 KELAS Balita (Bidan)
I.3A.57 SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital)
I.4 PERBAIKAN GIZI
I.4A PERBAIKAN GIZI L P L P
I.4A.1 Jumlah Sasaran Bayi (S) : (0 - 5 bulan) 160 171 0 0
I.4A.2 Jumlah Sasaran Bayi (S) : (6 - 11 bulan) 198 211 0 0
I.4A.3 Jumlah Sasaran Balita (S) : (12 - 23 bulan) 330 309 0 0
I.4A.4 Jumlah Sasaran Balita (S) : (24 - 59 bulan) 877 821 0 0
I.4A.5 Jumlah Bayi yang mempunyai KMS (K) : (0 - 11 bulan) 125 130 1 1
I.4A.6 Jumlah Balita yang mempunyai KMS (K) : (12 - 23 bulan) 168 170 1 1
I.4A.7 Jumlah Balita yang mempunyai KMS (K) : (24 - 59 bulan) 280 230 1 1
I.4A.8 Jumlah Bayi yang ditimbang (D) : (0 - 11 bulan) 53 55 2 2
I.4A.9 Jumlah Balita yang ditimbang (D) : (12 - 23 bulan) 54 61 1 1
I.4A.10 Jumlah Balita yang ditimbang (D) : (24 - 59 bulan) 93 124 1 1
I.4A.11 Jumlah Bayi yang Naik berat badannya (N) : (0 - 11 bulan) 32 32 1 1
I.4A.12 Jumlah Balita yang Naik berat badannya (N) : (12 - 23 bulan) 30 30 0 0
I.4A.13 Jumlah Balita yang Naik berat badannya (N) : (24 - 59 bulan) 42 43 0 0
I.4A.14 Jumlah Bayi yang tidak naik berat badannya (T) : (0 - 11 bulan) 9 19 2 2
I.4A.15 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya (T) : (12 - 23 bulan) 17 30 0 0
I.4A.16 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya (T) : (24 - 59 bulan) 31 53 0 0
I.4A.17 Jumlah Bayi yang ditimbang bulan ini tapi bln lalu tidak di timbang (O) : (0 - 11 bulan) 11 12 2 2
I.4A.18 Jumlah Balita yang ditimbang bulan ini tapi bln lalu tidak di timbang (O) : (12 - 23 bulan) 15 11 2 2
I.4A.19 Jumlah Balita yang ditimbang bulan ini tapi bln lalu tidak di timbang (O) : (24 - 59 bulan) 28 35 2 2
I.4A.20 Jumlah Bayi yang baru di timbang bulan ini (B) : (0 - 11 bulan) 11 13 0 0
I.4A.21 Jumlah Balita yang baru di timbang bulan ini (B) : (12 - 23 bulan) 0 0 0 0
I.4A.22 Jumlah Balita yang baru di timbang bulan ini (B) : (24 - 59 bulan) 1 1 0 0
I.4A.23 Jumlah Bayi yang tidak naik berat badannya 2x berturut-turut (2T) : (0 - 11 bulan) 0 0 0 0
I.4A.24 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya 2x berturut-turut (2T) : (12 - 23 bulan) 0 0 0 0
I.4A.25 Jumlah Balita yang tidak naik berat badannya 2x berturut-turut (2T) : (24 - 59 bulan) 0 0 0 0
I.4A.26 Jumlah BGM Kasus Baru (0 - 11 bulan) 0 0 0 0
I.4A.27 Jumlah BGM Kasus Baru (12 - 23 bulan) 0 1 0 0
I.4A.28 Jumlah BGM Kasus Baru (24 - 59bulan) 1 0 0 0
I.4A.29 Jumlah BGM Kasus Lama (0 - 11 bulan) 0 0 0 0
I.4A.30 Jumlah BGM Kasus Lama (12 - 23 bulan) 0 0 0 0
I.4A.31 Jumlah BGM Kasus Lama (24 - 59bulan) 0 0 0 0
I.4A.32 Jumlah Bayi Gizi Buruk Baru (0 - 11 bulan) 0 0 0 0
I.4A.33 Jumlah Balita Gizi Buruk Baru (12 - 23 bulan) 0 0 0 0
I.4A.34 Jumlah Balita Gizi Buruk Baru (24 - 59 bulan) 0 0 0 0
I.4A.35 Jumlah Bayi Gizi Buruk Lama (0 - 11 bulan) 0 0 0 0
I.4A.36 Jumlah Balita Gizi Buruk Lama (12 - 23 bulan) 0 0 0 0
I.4A.37 Jumlah Balita Gizi Buruk Lama (24 - 59 bulan) 0 0 0 0
I.4A.38 Jumlah Balita Gizi Buruk mendapat perawatan 1 1 0 0
I.4A.39 Jumlah Balita Gizi Buruk yang membaik (sembuh) 0 0 0 0
I.4A.40 Jumlah Balita Gizi Buruk yang dirawat Inap 0 0 0 0
I.4A.41 Jumlah Balita Gizi Buruk yang dirawat jalan 1 1 0 0
I.4A.42 Jumlah Balita Gizi Buruk yang meninggal 0 0 0 0
I.4A.43 Jumlah Bayi ( 6 - 11 Bln ) Gakin 0 0 0 0
I.4A.44 Jumlah Balita ( 12 - 23 Bln ) Gakin 0 0 0 0
I.4A.45 Jumlah Bayi (6 - 11 bulan) Gakin yang mendapat MP-ASI 0 0 0 0
I.4A.46 Jumlah Bayi (12 - 23 bulan) Gakin yang mendapat MP-ASI 0 0 0 0
I.4A.47 Jumlah Balita dapat kapsul Vitamin A (6 - 11 bulan) 0 0 0 0
I.4A.48 Jumlah Balita dapat kapsul Vitamin A (12 - 59 bulan) 0 0 0 0
I.4A.49 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang masih diberi ASI saja ( √ ) 3 2 1 1
I.4A.50 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang sudah diberi Pendamping ASI ( x ) 4 3 0 0
I.4A.51 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang tidak datang penimbangan ( A ) 10 13 0 0
I.4A.52 Jumlah bayi (0 - 5 bln) yang kembali diberi ASI saja / Relaktasi (R) 0 0 0 0
I.4A.53 Jumlah Balita yang kurus 3 3 0 0
I.4A.54 Jumlah Balita Kurus yang mendapat PMT 2 2 0 0
I.4A.55 Jumlah Bumil KEK yang mendapat PMT 0 3 0 0
I.5B PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR MALARIA L P L P
I.5B.1 Jumlah kasus baru penyakit malaria daerah setempat 0 0 0 0
I.5B.2 Jumlah kasus baru penyakit malaria import 0 0 0 0
I.5B.3 Jumlah kasus lama penyakit malaria 0 0 0 0
I.5B.4 Jumlah sediaan darah diperiksa ACD 0 0 0 0
I.5B.5 Jumlah sediaan darah diperiksa PCD 0 0 0 0
I.5B.6 Jumlah sediaan darah yang positif ACD 0 0 0 0
I.5B.7 Jumlah sediaan darah yang positif PCD 0 0 0 0
I.5B.8 Jumlah kasus malaria yang diobati sesuai standar 0 0 0 0
I.5C PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR FILARIA L P L P
I.5C.1 Jumlah kasus baru penyakit Filaria 0 0 0 0
I.5C.2 Jumlah kasus lama penyakit Filaria 0 0 0 0
I.5C.3 Jumlah sedian darah jari yang diperiksa 0 0 0 0
I.5C.4 Jumlah sedian darah jari yang positif 0 0 0 0
I.5C.5 Jumlah pengobatan Massal 0 0 0 0
I.5C.6 Jumlah kasus filaria yang diobati 0 0 0 0
I.5D PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR DBD (DEMAM BERDARAH DENGUE) L P L P
I.5D.1 Jumlah kasus penyakit DBD 1 0 0 0
I.5D.2 Jumlah penderita yang meninggal 0 0 0 0
TAMBAH
I.5D.3 Jumlah kelurahan / desa dengan ABJ > 95% AN 1 0 0 0
I.5D.4 Jumlah fokus DBD yang di Fogging LAMPIRA 0 0 0 0
I.5D.5 Jumlah fokus DBD yang diabatisasi N DI 1 0 0 0
SEKSI
I.5D.6 Jumlah fokus DBD yang ditangani sesuai standar P2M 1 0 0 0
I.5D.7 Temuan kasus dengan KDRS 1 0 0 0
I.5E PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR PENYAKIT KELAMIN L P L P
I.5E.1 Jumlah penderita GO Klinis 0 0 0 0
I.5E.2 Jumlah pemeriksaan Smear GO 0 0 0 0
I.5E.3 Jumlah kasus IMS 0 3 0 0
I.5E.4 Jumlah kasus IMS yang diobati 0 3 0 0
I.5E.5 Jumlah Klien IMS yang berkunjung ke Puskesmas : (Lama) 0 3 0 0
I.5E.6 Jumlah Klien IMS yang berkunjung ke Puskesmas : (Baru) 0 0 0 0
I.5E.9 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : < 15 th 0 0 0 0
I.5E.10 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : 15 - 24 th 0 2 0 0
I.5E.11 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : 25 - 34 th 0 0 0 0
I.5E.12 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : 35 - 44 th 0 0 0 0
I.5E.13 Jumlah Klien IMS berdasarkan kelompok umur : > 44 th 0 1 0 0
I.5E.14 Status Perkawinan klien : Menikah 0 3 0 0
I.5E.15 Status Perkawinan klien : Belum Menikah 0 0 0 0
I.5E.16 Status Perkawinan klien : Janda / Duda TAMBAH 0 0 0 0
I.5E.17 Jenis pekerjaan klien : Pelajar AN 0 0 0 0
LAMPIRA
I.5E.18 Jenis pekerjaan klien : Mahasiswa N DI 0 0 0 0
I.5E.19 Jenis pekerjaan klien : Karyawan / i SEKSI 0 0 0 0
I.5E.20 Jenis pekerjaan klien : Ibu Rumah Tangga P2M 0 3 0 0
I.5E.21 Jenis pekerjaan klien : Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.22 Jumlah klien yang memiliki keluhan > 1 keluhan IMS : Pria 0 0 0 0
I.5E.23 Jumlah klien yang memiliki keluhan > 1 keluhan IMS : Wanita 0 3 0 0
I.5E.24 Jumlah klien IMS yang diberi pengobatan dan/atau antibiotik 0 0 0 0
I.5E.25 Jumlah klien IMS yang dirujuk untuk VCT Pria 0 0 0 0
I.5E.26 Jumlah klien IMS yang dirujuk untuk VCT Wanita 0 0 0 0
I.5E.27 Jumlah klien IMS yang diberi konseling : Informasi Umum IMS 0 3 0 0
I.5E.28 Jumlah klien IMS yang diberi konseling : Perilaku Sex Aman 0 3 0 0
I.5E.29 Jumlah klien IMS yang diberi konseling : Kesehatan Reproduksi 0 3 0 0
I.5E.30 Jumlah klien IMS yang diberi Kondom 0 0 0 0
I.5E.31 Jumlah klien IMS yang diberi Kartu Rujukan Pasangan 0 0 0 0
I.5E.32 Jumlah klien IMS yang diberi materi KIE 0 3 0 0
I.5E.33 Jumlah Kunjungan Layanan IMS berdasarkan usia 0 0 0 0
I.5E.33.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.33.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.33.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.33.4 20-24 tahun 0 2 0 0
I.5E.33.5 25-49 tahun 0 1 0 0
I.5E.33.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.34 Jumlah Kunjungan Layanan IMS berdasarkan kelompok resiko: L P L P
I.5E.34.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.34.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.34.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.34.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.34.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.34.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.34.7 Pasangan Risti 0 3 0 0
I.5E.34.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.34.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.35 Jumlah yang tes sifilis berdasarkan usia L P L P
I.5E.35.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.35.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.35.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.35.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.35.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5E.35.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.36 Jumlah yang tes sifilis berdasarkan Kelompok resiko L P L P
I.5E.36.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.36.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.36.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.36.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.36.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.36.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.36.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.36.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.36.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.37 Jumlah pasien IMS yang ditemukan berdasarkan usia L P L P
I.5E.37.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.37.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.37.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.37.4 20-24 tahun 0 3 0 0
I.5E.37.5 25-49 tahun 0 1 0 0
I.5E.37.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.38 Jumlah pasien IMS yang ditemukan berdasarkan Kelompok resiko L P L P
I.5E.38.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.38.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.38.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.38.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.38.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.38.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.38.7 Pasangan Risti 0 3 0 0
I.5E.38.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.38.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.39 Jumlah pasien IMS yang diobati berdasarkan usia L P L P
I.5E.39.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.39.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.39.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.39.4 20-24 tahun 0 2 0 0
I.5E.39.5 25-49 tahun 0 1 0 0
I.5E.39.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.40 Jumlah pasien IMS yang diobati berdasarkan Kelompok resiko L P L P
I.5E.40.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.40.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.40.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.40.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.40.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.40.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.40.7 Pasangan Risti 0 3 0 0
I.5E.40.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.40.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.41 Jumlah pasien yang diobati dalam PPB (PPT)berdasarkan usia L P L P
I.5E.41.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.41.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.41.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.41.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.41.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5E.41.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.42 Jumlah pasien yang diobati dalam PPB (PPT)berdasarkan Kelompok resiko L P L P
I.5E.42.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.42.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.42.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.42.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.42.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.42.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.42.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.42.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.42.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.43 Jumlah orang yang diberi KIE berdasarkan usia L P L P
I.5E.43.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.43.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.43.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.43.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.43.5 25-49 tahun 0 2 0 0
I.5E.43.6 ≥50 tahun 0 1 0 0
I.5E.44 Jumlah orang yang diberi KIE berdasarkan Kelompok resiko L P L P
I.5E.44.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.44.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.44.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.44.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.44.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.44.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.44.7 Pasangan Risti 0 3 0 0
I.5E.44.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.44.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.45 Jumlah orang yang diberi Kondom berdasarkan usia L P L P
I.5E.45.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.45.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.45.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.45.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.45.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5E.45.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.46 Jumlah orang yang diberi Kondomberdasarkan Kelompok resiko L P L P
I.5E.46.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.46.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.46.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.46.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.46.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.46.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.46.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.46.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.46.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.47 Jumlah Kondom yang didistribusikan berdasarkan usia L P L P
I.5E.47.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.47.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.47.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.47.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.47.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5E.47.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.48 JumlahKondom yang didistribusikan berdasarkan Kelompok resiko L P L P
I.5E.48.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.48.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.48.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.48.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.48.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.48.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.48.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.48.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.48.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.49 Jumlah pasien yaang dirujuk ke klinik VCT berdasarkan usia L P L P
I.5E.49.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.49.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.49.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.49.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.49.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5E.49.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.50 Jumlah pasien yaang dirujuk ke klinik VCT Kelompok resiko L P L P
I.5E.50.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.50.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.50.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.50.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.50.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.50.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.50.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.50.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.50.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.51 Jumlah Bumil yang berkunjung ke UPK berdasarkan usia L P L P
I.5E.51.1 < 1 tahun
I.5E.51.2 1-14 tahun
I.5E.51.3 15-19 tahun
I.5E.51.4 20-24 tahun
I.5E.51.5 25-49 tahun
I.5E.51.6 ≥50 tahun
I.5E.52 Jumlah Bumil yang berkunjung ke UPK Kelompok resiko L P L P
I.5E.52.1 WPS
I.5E.52.2 PPS
I.5E.52.3 Waria
I.5E.52.4 LSL
I.5E.52.5 IDU
I.5E.52.6 WBP
I.5E.52.7 Pasangan Risti
I.5E.52.8 Pelanggan PS
I.5E.52.9 Lain-lain
I.5E.53 Jumlah Bumil yang di tes sifilis berdasarkan usia L P L P
I.5E.53.1 < 1 tahun
I.5E.53.2 1-14 tahun
I.5E.53.3 15-19 tahun
I.5E.53.4 20-24 tahun
I.5E.53.5 25-49 tahun
I.5E.53.6 ≥50 tahun
I.5E.54 Jumlah Bumil yang di tes sifilis Kelompok resiko L P L P
I.5E.54.1 WPS
I.5E.54.2 PPS
I.5E.54.3 Waria
I.5E.54.4 LSL
I.5E.54.5 IDU
I.5E.54.6 WBP
I.5E.54.7 Pasangan Risti
I.5E.54.8 Pelanggan PS
I.5E.54.9 Lain-lain
I.5E.55 Jumlah Bumil yang sifilis positif berdasarkan usia L P L P
I.5E.55.1 < 1 tahun
I.5E.55.2 1-14 tahun
I.5E.55.3 15-19 tahun
I.5E.55.4 20-24 tahun
I.5E.55.5 25-49 tahun
I.5E.55.6 ≥50 tahun
I.5E.56 Jumlah Bumil yang sifilis positif Kelompok resiko L P L P
I.5E.56.1 WPS
I.5E.56.2 PPS
I.5E.56.3 Waria
I.5E.56.4 LSL
I.5E.56.5 IDU
I.5E.56.6 WBP
I.5E.56.7 Pasangan Risti
I.5E.56.8 Pelanggan PS
I.5E.56.9 Lain-lain
I.5E.57 Jumlah Bumil yang sifilis positif diobati berdasarkan usia L P L P
I.5E.57.1 < 1 tahun
I.5E.57.2 1-14 tahun
I.5E.57.3 15-19 tahun
I.5E.57.4 20-24 tahun
I.5E.57.5 25-49 tahun
I.5E.57.6 ≥50 tahun
I.5E.58 Jumlah Bumil yang sifilis positif diobati Kelompok resiko L P L P
I.5E.58.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.58.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.58.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.58.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.58.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.58.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.58.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.58.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.58.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.59 Jumlah pasien yang dirujuk ke laboratorium berdasarkan usia L P L P
I.5E.59.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.59.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.59.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.59.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.59.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5E.59.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.60 Jumlah Bumil yang sifilis positif diobati Kelompok resiko L P L P
I.5E.60.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.60.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.60.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.60.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.60.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.60.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.60.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.60.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.60.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.61 Jumlah orang baru yang berkunjung yang dirujuk oleh LSM berdasarkan usia L P L P
I.5E.61.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.61.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.61.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.61.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.61.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5E.61.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.62 Jumlah orang baru yang berkunjung yang dirujuk oleh LSM Kelompok resiko L P L P
I.5E.62.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.62.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.62.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.62.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.62.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.62.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.62.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.62.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.62.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.63 Jumlah Bumil yang ditawarkan tes sifilis berdasarkan usia L P L P
I.5E.63.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.63.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.63.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.63.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.63.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5E.63.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.64 Jumlah Bumil yang ditawarkan tes sifilis Kelompok resiko L P L P
I.5E.64.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.64.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.64.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.64.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.64.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.64.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.64.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.64.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.64.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5E.65 Jumlah pasien baru yang berkunjung yang dirujuk oleh petugas pendukung berdasarkan usia L P L P
I.5E.65.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5E.65.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5E.65.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5E.65.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5E.65.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5E.65.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5E.66 Jumlahpasien baru yang berkunjung yang dirujuk oleh petugas pendukung Kelompok resiko L P L P
I.5E.66.1 WPS 0 0 0 0
I.5E.66.2 PPS 0 0 0 0
I.5E.66.3 Waria 0 0 0 0
I.5E.66.4 LSL 0 0 0 0
I.5E.66.5 IDU 0 0 0 0
I.5E.66.6 WBP 0 0 0 0
I.5E.66.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5E.66.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5E.66.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5F PENDEKATAN SINDROM/KLINIS
I.5F.1 Duh tubuh vagina berdasarkan usia L P L P
I.5F.1.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5F.1.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5F.1.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5F.1.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5F.1.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5F.1.6 ≥50 tahun L P L P
I.5F.2 Duh tubuh vagina Kelompok resiko 0 0 0 0
I.5F.2.2 WPS 0 0 0 0
I.5F.2.3 PPS 0 0 0 0
I.5F.2.4 Waria 0 0 0 0
I.5F.2.5 LSL 0 0 0 0
I.5F.2.6 IDU 0 0 0 0
I.5F.2.7 WBP 0 0 0 0
I.5F.2.8 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5F.2.9 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5F.2.10 Lain-lain 0 0 0 0
I.5F.3 Duh tubuh uretra berdasarkan usia L P L P
I.5F.3.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5F.3.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5F.3.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5F.3.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5F.3.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5F.3.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5F.4 Duh tubuh uretra Kelompok resiko L P L P
I.5F.4.1 WPS 0 0 0 0
I.5F.4.2 PPS 0 0 0 0
I.5F.4.3 Waria 0 0 0 0
I.5F.4.4 LSL 0 0 0 0
I.5F.4.5 IDU 0 0 0 0
I.5F.4.6 WBP 0 0 0 0
I.5F.4.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5F.4.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5F.4.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5F.5 ulkulus genital berdasarkan usia L P L P
I.5F.5.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5F.5.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5F.5.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5F.5.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5F.5.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5F.5.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5F.6 ulkulus genital Kelompok resiko L P L P
I.5F.6.1 WPS 0 0 0 0
I.5F.6.2 PPS 0 0 0 0
I.5F.6.3 Waria 0 0 0 0
I.5F.6.4 LSL 0 0 0 0
I.5F.6.5 IDU 0 0 0 0
I.5F.6.6 WBP 0 0 0 0
I.5F.6.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5F.6.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5F.6.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5F.7 Bubo inguinal berdasarkan usia L P L P
I.5F.7.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5F.7.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5F.7.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5F.7.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5F.7.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5F.7.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5F.8 Bubo inguinal Kelompok resiko L P L P
I.5F.8.1 WPS 0 0 0 0
I.5F.8.2 PPS 0 0 0 0
I.5F.8.3 Waria 0 0 0 0
I.5F.8.4 LSL 0 0 0 0
I.5F.8.5 IDU 0 0 0 0
I.5F.8.6 WBP 0 0 0 0
I.5F.8.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5F.8.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5F.8.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5F.9 penyakit radang panggul berdasarkan usia L P L P
I.5F.9.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5F.9.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5F.9.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5F.9.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5F.9.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5F.9.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5F.10 penyakit radang panggul Kelompok resiko L P L P
I.5F.10.1 WPS 0 0 0 0
I.5F.10.2 PPS 0 0 0 0
I.5F.10.3 Waria 0 0 0 0
I.5F.10.4 LSL 0 0 0 0
I.5F.10.5 IDU 0 0 0 0
I.5F.10.6 WBP 0 0 0 0
I.5F.10.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5F.10.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5F.10.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5F.11 pembengkakan krotum berdasarkan usia L P L P
I.5F.11 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5F.12 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5F.13 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5F.14 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5F.15 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5F.16 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5F.12 pembengkakan krotum Kelompok resiko L P L P
I.5F.12 WPS 0 0 0 0
I.5F.13 PPS 0 0 0 0
I.5F.14 Waria 0 0 0 0
I.5F.15 LSL 0 0 0 0
I.5F.16 IDU 0 0 0 0
I.5F.17 WBP 0 0 0 0
I.5F.18 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5F.19 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5F.20 Lain-lain 0 0 0 0
I.5F.13 Tumbuhan Genital / vegetasiberdasarkan usia L P L P
I.5F.13.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5F.13.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5F.13.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5F.13.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5F.13.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5F.13.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5F.14 Tumbuhan Genital/vegetasi Kelompok resiko L P L P
I.5F.14.1 WPS 0 0 0 0
I.5F.14.2 PPS 0 0 0 0
I.5F.14.3 Waria 0 0 0 0
I.5F.14.4 LSL 0 0 0 0
I.5F.14.5 IDU 0 0 0 0
I.5F.14.6 WBP 0 0 0 0
I.5F.14.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5F.14.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5F.14.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5F.15 konjungtivitis neonatorum berdasarkan usia L P L P
I.5F.15.1 < 1 tahun 0 0 0 0
I.5F.15.2 1-14 tahun 0 0 0 0
I.5F.15.3 15-19 tahun 0 0 0 0
I.5F.15.4 20-24 tahun 0 0 0 0
I.5F.15.5 25-49 tahun 0 0 0 0
I.5F.15.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
I.5F.16 konjungtivitis neonatorum Kelompok resiko L P L P
I.5F.16.1 WPS 0 0 0 0
I.5F.16.2 PPS 0 0 0 0
I.5F.16.3 Waria 0 0 0 0
I.5F.16.4 LSL 0 0 0 0
I.5F.16.5 IDU 0 0 0 0
I.5F.16.6 WBP 0 0 0 0
I.5F.16.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
I.5F.16.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
I.5F.16.9 Lain-lain 0 0 0 0
I.5G PENDEKATAN LABORATORIUM IMS
l.5G.1 Pemeriksaan sifilis berdasarkan usia L P L P
l.5G.1.1 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.1.2 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.1.3 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.1.4 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.1.5 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.1.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.2 Pemeriksaan sifilis Kelompok resiko L P L P
l.5G.2.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.2.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.2.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.2.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.2.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.2.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.2.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.2.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.2.9 Lain-lain 0 0 0 0
l.5G.3 Pemeriksaan gonore berdasarkan usia L P L P
l.5G.3.1 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.3.2 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.3.3 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.3.4 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.3.5 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.3.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.4 Pemeriksaan gonore Kelompok resiko L P L P
l.5G.4.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.4.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.4.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.4.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.4.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.4.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.4.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.4.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.4.9 Lain-lain 0 0 0 0
l.5G.5 Pemeriksaan suspect Go berdasarkan usia L P L P
l.5G.5.1 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.5.2 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.5.3 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.5.4 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.5.5 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.5.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.6 Pemeriksaan suspect Go Kelompok resiko L P L P
l.5G.6.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.6.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.6.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.6.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.6.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.6.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.6.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.6.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.6.9 Lain-lain 0 0 0 0
l.5G.7 Pemeriksaan servisitis/proctitis berdasarkan usia L P L P
l.5G.7.1 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.7.2 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.7.3 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.7.4 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.7.5 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.7.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.8 Pemeriksaan Pemeriksaan servisitis/proctitis Kelompok resiko L P L P
l.5G.8.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.8.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.8.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.8.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.8.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.8.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.8.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.8.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.8.9 Lain-lain 0 0 0 0
l.5G.9 Pemeriksaan urethritis non-Go berdasarkan usia L P L P
l.5G.9.1 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.9.2 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.9.3 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.9.4 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.9.5 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.9.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.10 Pemeriksaan servisitis/proctitis Kelompok resiko L P L P
l.5G.10.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.10.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.10.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.10.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.10.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.10.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.10.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.10.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.10.9 Lain-lain 0 0 0 0
l.5G.11 Pemeriksaan Trikomoniasasi berdasarkan usia L P L P
l.5G.11.1 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.11.2 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.11.3 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.11.4 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.11.5 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.11.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.12 Pemeriksaan Trikomoniasasi Kelompok resiko L P L P
l.5G.12.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.12.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.12.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.12.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.12.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.12.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.12.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.12.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.12.9 Lain-lain 0 0 0 0
l.5G.13 Pemeriksaan ulkulus mole berdasarkan usia L P L P
l.5G.13.1 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.13.2 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.13.3 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.13.4 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.13.5 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.13.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.14 Pemeriksaan ulkulus mole Kelompok resiko L P L P
l.5G.14.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.14.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.14.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.14.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.14.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.14.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.14.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.14.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.14.9 Lain-lain 0 0 0 0
l.5G.15 Pemeriksaan Herpes Genital berdasarkan usia L P L P
l.5G.15 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.16 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.17 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.18 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.19 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.20 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.16 Pemeriksaan Herpes Genital Kelompok resiko L P L P
l.5G.16.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.16.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.16.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.16.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.16.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.16.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.16.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.16.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.16.9 Lain-lain 0 0 0 0
l.5G.17 Pemeriksaan kadidiasis berdasarkan usia L P L P
l.5G.17.1 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.17.2 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.17.3 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.17.4 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.17.5 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.17.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.18 Pemeriksaankadidiasis Kelompok resiko L P L P
l.5G.18.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.18.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.18.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.18.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.18.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.18.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.18.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.18.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.18.9 Lain-lain 0 0 0 0
l.5G.19 Pemeriksaan Lain-lain( BV, Bubo Kondolomata, LGV) berdasarkan usia L P L P
l.5G.19.1 < 1 tahun 0 0 0 0
l.5G.19.2 1-14 tahun 0 0 0 0
l.5G.19.3 15-19 tahun 0 0 0 0
l.5G.19.4 20-24 tahun 0 0 0 0
l.5G.19.5 25-49 tahun 0 0 0 0
l.5G.19.6 ≥50 tahun 0 0 0 0
l.5G.20 Pemeriksaan Lain-lain( BV, Bubo Kondolomata, LGV) Kelompok resiko L P L P
l.5G.20.1 WPS 0 0 0 0
l.5G.20.2 PPS 0 0 0 0
l.5G.20.3 Waria 0 0 0 0
l.5G.20.4 LSL 0 0 0 0
l.5G.20.5 IDU 0 0 0 0
l.5G.20.6 WBP 0 0 0 0
l.5G.20.7 Pasangan Risti 0 0 0 0
l.5G.20.8 Pelanggan PS 0 0 0 0
l.5G.20.9 Lain-lain 0 0 0 0
PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR DIARE L P L P
FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN
I.5F.1 Jumlah penderita Diare golongan umur 0-<6 BLN 10 6
I.5F.2 Jumlah penderita Diare golongan umur 0-<6 BLN yang meninggal 0 0
I.5F.3 Jumlah penderita Diare golongan umur ≥ 6 bln - < 1Thn 8 15
I.5F.4 Jumlah penderita Diare golongan umur ≥ 6 bln - < 1Thn yang meninggal 0 0
I.5F.5 Jumlah penderita Diare golongan umur 1-4 Thn 14 12
I.5F.6 Jumlah penderita Diare golongan umur 1-4 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.7 Jumlah penderita Diare golongan umur 5-9 Thn 9 6
I.5F.8 Jumlah penderita Diare golongan 5-9 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.9 Jumlah penderita Diare golongan umur 10-14 Thn 6 13
I.5F.10 Jumlah penderita Diare golongan umur 10-14 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.11 Jumlah penderita Diare golongan umur 15-19 Thn 11 15
I.5F.12 Jumlah penderita Diare golongan umur 15-19 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.13 Jumlah penderita Diare golongan umur >20 Thn 32 40
I.5F.14 Jumlah penderita Diare golongan umur >20 Thn yang meninggal 0 0
I.5F.15 Jumlah penderita Diare <5th yang diberi Oralit 32 33
I.5F.16 Jumlah penderita Diare <5th yang diberi Zinc 32 33
I.5F.17 Jumlah penderita Diare 0-<6bln yang diberi Zinc 10 6
I.5F.18 Jumlah penderita Diare ≥ 6 bln- <1Th yang diberi Zinc 8 15
I.5F.19 Jumlah penderita Diare 1-5 Th yang diberi Zinc 14 12
I.5F.20 Jumlah penderita Diare <5th yang diberi RL 0 0
I.5F.21 Jumlah penderita Diare >5 Th Diberi Oralit 58 74
I.5F.22 Jumlah penderita Diare >5 Th Diberi RL 0 0
I.5F.23 Jumlah Pemakaian Oralit 348 444
I.5F.24 Jumlah pemakian Zinc 580 740
I.5F.25 Jumlah penakaian Zinc umur 0-<6bln 100 60
I.5F.26 Jumlah pemakian Zinc Umur ≥ 6 bln- <1Th 80 150
I.5F.27 Jumlah pemakaian zinc umur 1-5 Th 140 120
I.5F.28 Jumlah pemakaian RL 0 0
I.5F.29 Jumlah penderita Diare golongan umur 0-<1Thn yang ditemukan kader
I.5F.30 Jumlah penderita Diare golongan umur (1 - 4 th) yang ditemukan kader
I.5F.31 Jumlah penderita Diare golongan umur ≤ 5Thn yang ditemukan kader
I.5F.32 Jumlah penderita Diare golongan umur 5-9 Thn yang ditemukan kader
I.5F.33 Jumlah penderita Diare golongan umur 10-14Thn yang ditemukan kader
I.5F.34 Jumlah penderita Diare golongan umur 15-19 Thn yang ditemukan kader
I.5F.35 Jumlah penderita Diare golongan umur > 20 Thn yang ditemukan kader 2
I.5F.36 Jumlah Pemakaian Oralit yang ditemukan kader 12
I.5F.a.1 Deteksi Dini Hepatitis Pada Ibu Hamil
I.5F.a.2 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia <20 Th. 0 0
I.5F.a.3 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia 20 - 29 Th 0 14
I.5F.a.4 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia 30 - 39 Th 0 9
I.5F.a.5 Jumlah Ibu Hamil yang melakukan deteksi dini Usia > 40 Th 0 1
I.5F.a.6 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini yang bekum pernah dilakukan Imunisasi Hepatitis 0
I.5F.a.7 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini dengan status imuniasi Hepatitis satu kali 0
I.5F.a.8 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini dengan status imuniasi Hepatitis dua kali 0
I.5F.a.9 Jumlah ibu hamil yang melakukan deteksi dini dengan status imuniasi Hepatitis tiga kali 0
I.5F.a.10 Jumlah Ibu hamil degan HBsAg reaktif 0 0
I.5F.a.11 Jumlah Ibu Hamil degan HBsAg non reaktif 0 24
I.5F.a.12 Jumlah Ibu Hamil dengan anti HBs reaktif 0
I.5F.a.13 Jumlah Ibu Hamil dengan anti HBs non reaktif 0
I.5F.a.14 Jumlah Ibu Hamil dengan nilai SGPT < 2 kali batas normal 0
I.5F.a.15 Jumlah Ibu Hamil dengan nilai SGPT > = 2 kali batas normal 0
I.5F.a.16 Jumlah Ibu Hamil HBeAg raktif 0
I.5F.a.17 Jumlah Ibu Hamil HBeAg non raktif 0
I.5F.a.18 Jumlah Ibu Hamil HBe Reaktif 0
I.5F.a.19 Jumlah Ibu Hamil HBe non Reaktif 0
I.5F.a.20 Jumlah Ibu Hamil HBV detectable 0
I.5F.a.21 Jumlah Ibu Hamil HBV non detectable 0
I.5F.a.22 Jumlah Ibu Hamil test HIV rekatif 0
I.5F.a.23 Jumlah Ibu Hamil test HIV non rekatif 0 24
I.5F.a.24 Jumlah Ibu Hamil test Sifilis Positif 0
I.5F.a.25 Jumlah Ibu Hamil test Sifilis Negatif 0
I.5F.a.26 Jumlah Ibu Hamil HBsAg Non reaktif di rekomendasikan pemeriksaan anti HBs 0
I.5F.a.27 Jumlah Ibu Hamil HBsAg reaktif yang di monitor 0
I.5F.a.28 Jumlah Ibu Hamil HBsAg reaktif yang di lakukan terapi 0
I.5F.a.29 Jumlah Bayi Lahir Bulan Ini 0
I.5F.a.30 Jumlah Bayi yang di imunisasi HBO < 12 Jam 0
I.5F.a.31 Jumlah Bayi yang di berikan HBIG 0
PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR PROGRAM ISPA L P L P
I.5G.1 Jumlah penderita Pneumonia <1 tahun 0 1
I.5G.2 Jumlah penderita Pneumonia 1 - 5 tahun 3 1
I.5G.3 Jumlah penderita Pneumonia berat <1 tahun 0 0
I.5G.4 Jumlah penderita Pneumonia berat umur 1 - 5 tahun 0 0
I.5G.5 Jumlah penderita Bukan Pneumonia <1 tahun 36 42
I.5G.6 Jumlah penderita Bukan Pneumonia umur 1 - 5 tahun 42 60
I.5G.7 Jumlah Kematian Balita Pneumonia < 1 tahun 0 0
I.5G.8 Jumlah Kematian Balita Pneumonia 1- 5 tahun 0 0
I.5G.9 ISPA >5 tahun 108 136
I.5G.10 PNEUMONIA >5 tahun 6 2
I.5G.11 Jumlah Kunjungan Balita Batuk / Kesukaran Bernapas 81 104
I.5G.12 Jumlah yang dihitung napas atau ada TDDK 45 68
I.5H PENGAMATAN PENYAKIT MENULAR TBC PARU-PARU L P L P
I.5H.1 Jumlah pemeriksaan Dahak tersangka (suspect) Bulan ini 4 7
I.5H.2 Jumlah kasus baru penyakit TB. Paru BTA ( + ) Bulan ini 1 0
I.5H.3 Jumlah kasus baru penyakit TB. Paru BTA ( - ) Bulan ini 1 1
I.5H.4 Jumlah kasus baru ekstra paru bulan ini 0 0
I.5H.5 Jumlah kasus baru TB. Paru BTA ( + ) golongan umur < 15 th
I.5H.6 Jumlah kasus baru TB. Paru BTA ( - ) golongan umur < 15 th
I.5H.7 Jumlah kasus TB konversi bulan ini 1
I.5H.8 Jumlah kasus TB sembuh bulan ini
I.5H.9 Jumlah kasus TB gagal pengobatan bulan ini
I.5H.10 Jumlah kasus TB kabuh bulan ini
I.5H.11 Jumlah kasus TB drop out bulan ini 1 0
I.5H.12 Jumlah kasus TB dengan pengobatan lengkap bulan ini
I.5H.13 Jumlah kasus TB yang meninggal bulan ini
I.5H.14 Jumlah kasus TB pindah keluar kabupaten bulan ini
I.5H.15 Jumlah kasus TB paru yang diobati Paket Obat OAT kategori 1 11 13
I.5H.16 Jumlah kasus TB paru yang diobati Paket Obat OAT kategori 2
I.5H.17 Jumlah kasus TB paru yang diobati Paket Obat OAT kategori 3
I.5H.18 Jumlah kasus TB yang diobati Paket Obat kategori anak bulan ini 2 0
I.5H.19 Jumlah kasus TB paru yang diobati dengan Paket Obat Sisipan 0 0
I.6 PENYEHATAN LINGKUNGAN
I.6A PENYEHATAN LINGKUNGAN
I.6A.1 Jumlah Kelurahan/Desa 1
I.6A.2 Jumlah RW 16
I.6A.3 Jumlah RT 95
I.6A.4 Jumlah KK 5415
I.6A.5 Jumlah Penduduk 36075
I.6A.6 Jumlah rumah yang ada 4790
I.6A.7 Jumlah rumah diperiksa 150
I.6A.8 Jumlah rumah diperiksa yang memenuhi syarat kesehatan 140
I.6A.9 Jumlah Rumah/Bangunan yang diperiksa Jentiknya (Pengendalian Vektor) 150
I.6A.10 Jumlah Rumah/Bangunan yang diperiksa bebas dari Jentik Nyamuk 145
I.6A.11 Jumlah sarana air bersih yang diperiksa 150
I.6A.12 Jumlah sarana air bersih yang memenuhi syarat 150
I.6A.13 Jumlah keluarga yang menggunakan PDAM (Perpipaan) 0
I.6A.14 Jumlah Keluarga yang menggunakan sumur Bor (SPT dan Pompa Listrik) 150
I.6A.15 Jumlah keluarga yang menggunakan sumur gali (SGL) 0
I.6A.16 Jumlah pengiriman sampel air bersih untuk pemeriksaan laboratorium 0
I.6A.17 Jumlah sarana pembuangan air limbah yang diperiksa 150
I.6A.18 Jumlah sarana pembuangan air limbah yang memenuhi syarat 145
I.6A.19 Jumlah jamban yang diperiksa 150
I.6A.20 Jumlah jamban yang memenuhi syarat 150
I.6A.21 Jumlah tempat Pengumpulan sampah sementara yang diperiksa 150
I.6A.22 Jumlah tempat Pengumpulan sampah sementara yang memenuhi syarat 145
I.6A.23 Jumlah tempat Pengumpulan sampah akhir yang diperiksa 0
I.6A.24 Jumlah tempat Pengumpulan sampah akhir yang memenuhi syarat 0
I.6A.25 Jumlah tempat pengolahan dan penyimpanan Pestisida yang ada 0
I.6A.26 Jumlah tempat pengolahan dan penyimpanan Pestisida yang diperiksa 0
I.6A.27 Jumlah tempat pengolahan dan penyimpanan Pestisida yang memenuhi syarat 0
I.6A.28 Jumlah Sarana Pelayanan kesehatan yang ada 7
I.6A.29 Jumlah sarana Pelayanan kesehatan yang dibina 0
I.6A.30 Jumlah sarana pelayanan kesehatan yang memenuhi syarat 0
I.6A.31 Jumlah Institusi pendidikan yang ada 0
I.6A.32 jumlah institusi pendidikan yang dibina 33
I.6A.33 jumlah institusi pendidikan memenuhi syarat 0
I.6A.34 Jumlah Sarana TTU yang ada 0
I.6A.35 Jumlah sarana TTU yang dibina 7
I.6A.36 Jumlah sarana TTU yang memenuhi syarat 0
I.6A.37 Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan yang terdaftar 0
I.6A.38 Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan yang diperiksa 0
I.6A.39 Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan yang memenuhi syarat 0
I.6A.40 Jumlah Jasa Boga yang terdaftar 0
I.6A.41 Jumlah Jasa Boga yang diperiksa 1
I.6A.42 Jumlah Jasa Boga yang memenuhi syarat 0
I.6A.43 Jumlah Rumah Makan/restoran yang terdaftar 0
I.6A.44 Jumlah Rumah Makan / Restoran yang diperiksa 10
I.6A.45 Jumlah Rumah Makan / Restoran yang memenuhi syarat 0
I.6A.46 Jumlah depot air minum yang terdaftar 0
I.6A.47 Jumlah depot air minum yang diperiksa 5
I.6A.48 Jumlah depot air minum yang memenuhi syarat 0
I.6A.49 Jumlah tempat makanan jajanan yang diperiksa 0
I.6A.50 Jumlah tempat makanan jajanan yang memenuhi syarat 0
I.7 PELAYANAN PENGOBATAN
I.7A PELAYANAN PENGOBATAN L P L P
I.7A.1 Jumlah kunjungan Baru Rawat Jalan Umum 132 191 23 49
I.7A.2 Jumlah kunjungan Lama Rawat Jalan Umum 521 1080 45 91
I.7A.3 Jumlah kunjungan Baru Rawat Jalan Gigi 63 110 18 34
I.7A.4 Jumlah kunjungan Lama Rawat Jalan Gigi 10 21 3 6
I.7A.5 Jumlah Pasien dirujuk ke Rumah Sakit Umum / JPS 0 0 0 0
I.7A.6 Jumlah Pasien yang dirawat 6 10
I.7A.7 Jumlah hari perawatan 17 22
I.7A.8 Jumlah pasien yang dirawat yang meninggal < 24 jam 0 0 0 0
I.7A.9 Jumlah pasien yang dirawat yang meninggal > 24 jam 0 0 0 0
I.7B PELAYANAN LAB. SEDERHANA L P L P
I.7B.1 Jumlah pemeriksaan lab. yang dilakukan di laboratorium Puskesmas 450 838 11 21
I.7B.2 Jumlah darah tromosit tersangka DBD 7 3
I.7B.3 Jumlah pemeriksaan darah malaria 0 0 0 0
I.7B.4 Jumlah pemeriksaan test kehamilan 0 10
I.7B.5 Jumlah pemeriksaan sputum TB 8 12
I.7B.6 Jumlah pemeriksaan Urine Protein pada Ibu Hamil 16
I.7B.7 Jumlah pasien pemeriksaan Keseluruhan yang dilakukan 68 176 2 4
HEMATOLOGI L P L P
I.7B.8 Jumlah pemeriksaan Haemoglobin 42 82 2
I.7B.9 Jumlah pemeriksaan Leucocyt 40 37
I.7B.10 Jumlah pemeriksaan Laju Endap darah 4 2
I.7B.11 Jumlah pemeriksaan Thrombocyt 40 37
I.7B.12 Jumlah pemeriksaan MCV
I.7B.13 Jumlah pemeriksaan MCH
I.7B.14 Jumlah pemeriksaan MCHC
I.7B.15 Jumlah pemeriksaan Hematokrit 40 37
I.7B.16 Jumlah pemeriksaan Enytrocyt 40 37
I.7B.17 Jumlah pemeriksaan waktu pendarahan
I.7B.18 Jumlah pemeriksaan waktu pembekuan
I.7B.19 Jumlah pemeriksaan malaria
SEROLOGI L P L P
I.7B.20 Jumlah pemeriksaan Salmonella Typhi O 12 13
I.7B.21 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi AO 12 13
I.7B.22 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi BO 12 13
I.7B.23 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi CO 12 13
I.7B.24 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi H 12 13
I.7B.25 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi AH 12 13
I.7B.26 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi BH 12 13
I.7B.27 Jumlah pemeriksaan Salmonella para Typhi CH 12 13
I.7B.28 Jumlah pemeriksaan Salmonella HBS AG 6 36
I.7B.29 Jumlah pemeriksaan Anti HBS 0 0
I.7B.30 Jumlah pemeriksaan Golongan Darah 1 15
KIMIA KLINIK L P L P
I.7B.31 Jumlah pemeriksaan Asam Urat 21 55 2 2
I.7B.32 Jumlah pemeriksaan Cholesterol Total 20 58 1 3
I.7B.33 Jumlah pemeriksaan Cholesterol HDL 20 58 1 3
I.7B.34 Jumlah pemeriksaan Cholesterol LDL 20 58 1 3
I.7B.35 Jumlah pemeriksaan Triglicerid 20 58 1 3
I.7B.36 Jumlah pemeriksaan Glucosa 28 90 5 5
I.7B.37 Jumlah pemeriksaan Ureum 1 10 0 0
I.7B.38 Jumlah pemeriksaan Creatinin 1 10 0 0
I.7B.39 Jumlah pemeriksaan SGDT 0 6 0 0
I.7B.40 Jumlah pemeriksaan SGPT 0 6 0 0
I.7B.41 Jumlah pemeriksaan Bilirubin total 0 0 0 0
I.7B.42 Jumlah pemeriksaan Bilirubin Direct 0 0 0 0
I.7B.43 Jumlah pemeriksaan Bilirubin Indirect 0 0 0 0
URINE L P L P
I.7B.44 Jumlah pemeriksaan kehamilan 0 10
I.7B.45 Jumlah pemeriksaan protein urine 16
I.7B.46 Jumlah pemeriksaan urine rutin 1 3
I.7B.47 Jumlah pemeriksaan Sediment urine 1 1
SPUTUM BTA L P L P
I.7B.48 Jumlah pemeriksaan Suspect BTA (3 slide) 5 6
I.7B.49 Jumlah pemeriksaan Follow up BTA (2 slide) 3 6
II
II.1 PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN
PRALANSIA DAN LANSIA L P L P
1II.1.A.0000 JUMLAH POSBINDU - - - - -
2II.1.A.0000 JUMLAH POSBINDU YANG MEMILIKI KELOMPOK SENAM
3II.1.A.0000 JUMLAH KADER - - - - -
4II.1.A.0000 KADER YANG AKTIF - - - - -
5II.1.A.0000 KADER YANG DILATIH - - - - -
6II.1.A.0000 JUMLAH PANTI - - - - -
7II.1.A.0000 JUMLAH RS/RSB/POLIKLINIK SWASTA - - - - -
8II.1.A.0000 JUMLAH PRALANSIA DI KELURAHAN : UMUR 45-59 TAHUN - - - - -
9II.1.A.0000 JUMLAH LANSIA DI KELURAHAN : UMUR 60-69 TAHUN - - - - -
10II.1.A.0000 JUMLAH LANSIA DI KELURAHAN : UMUR > 70 TAHUN - - - - -
11II.1.A.0000 JUMLAH PRALANSIA DI POSBINDU : UMUR 45-59 TAHUN - - - - -
12II.1.A.0000 JUMLAH LANSIA DI POSBINDU : UMUR 60-69 TAHUN - - - - -
13II.1.A.0000 JUMLAH LANSIA DI POSBINDU : UMUR > 70 TAHUN - - - - -

II1.B. PELAYANAN KESEHATAN DI POSBINDU

### PRALANSIA YANG MEMILIKI KMS - - - - -
### PRALANSIA YANG TIDAK MEMILIKI KMS - - - - -
### LANSIA YANG MEMILIKI KMS - - - - -
### LANSIA YANG TIDAK MEMILIKI KMS - - - - -
### PRALANSIA YANG DIPERIKSA : UMUR 45-59 TAHUN - - - - -
### LANSIA YANG DIPERIKSA : UMUR 60-69 TAHUN - - - - -
### LANSIA YANG DIPERIKSA : UMUR > 70 TAHUN - - - - -
### PRALANSIA TIDAK MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN - - - - -
### PRALANSIA MENGALAMI GANGGUAN RESIKO TINGGI - - - - -
### PRALANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : A - - - - -
### PRALANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : B - - - - -
### PRALANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : C - - - - -
### PRALANSIA GIZI : NORMAL - - - - -
### PRALANSIA GIZI : LEBIH - - - - -
### PRALANSIA GIZI : KURANG - - - - -
### PRALANSIA MENDERITA GANGGUAN MENTAL EMOSI - - - - -
### PRALANSIA MENDAPATKAN PENGOBATAN - - - - -
### PRALANSIA MENDAPATKAN KONSELING - - - - -
### PRALANSIA MENDAPATKAN PENYULUHAN - - - - -
### PRALANSIA DIRUJUK KE PUSKESMAS - - - - -
### PRALANSIA YANG DIPERIKSA DI LAB SEDERHANA
### GULA DARAH - - - - -
### CHOLESTROL - - - - -
### HB (HEMOGLOBIN) - - - - -
### ASAM URAT - - - - -
### OSTEOPOROSIS - - - - -
### PRALANSIA YANG MENDERITA GANGGUAN
### HIPERTENSI - - - - -
### DIABETEL MELLITUS - - - - -
### GOUT ( PERADANGAN SENDI ) - - - - -
### MYALGIA ( NYERI OTOT ) - - - - -
### ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT) - - - - -
### JANTUNG - - - - -
### TBC (TUBERCULOSIS) - - - - -
### STROKE - - - - -
9II.1.B.22.0000 PPOK (PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS ) - - - - -
10II.1.B.22.0000 KANGKER - - - - -
11II.1.B.22.0000 PENYAKIT LAIN-LAIN - - - - -
### LANSIA TIDAK MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN - - - - -
### LANSIA MENGALAMI GANGGUAN RESIKO TINGGI - - - - -
### LANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : A - - - - -
### LANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : B - - - - -
### LANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : C - - - - -
### LANSIA GIZI : NORMAL - - - - -
### LANSIA GIZI : LEBIH - - - - -
### LANSIA GIZI : KURANG - - - - -
### LANSIA MENDERITA GANGGUAN MENTAL EMOSI - - - - -
### LANSIA MENDAPATKAN PENGOBATAN - - - - -
### LANSIA MENDAPATKAN KONSELING - - - - -
### LANSIA MENDAPATKAN PENYULUHAN - - - - -
### LANSIA DIRUJUK KE PUSKESMAS - - - - -
### LANSIA YANG DIPERIKSA DI LAB SEDERHANA
### GULA DARAH - - - - -
### CHOLESTROL - - - - -
### HB (HEMOGLOBIN) - - - - -
### ASAM URAT - - - - -
### OSTEOPOROSIS - - - - -
### LANSIA YANG MENDERITA GANGGUAN
### HIPERTENSI - - - - -
### DIABETEL MELLITUS - - - - -
### GOUT ( PERADANGAN SENDI ) - - - - -
### MYALGIA ( NYERI OTOT ) - - - - -
### ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT) - - - - -
### JANTUNG - - - - -
### TBC (TUBERCULOSIS) - - - - -
### STROKE - - - - -
### PPOK (PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS ) - - - - -
10II.1.B.37.0000 KANGKER - - - - -
11II.1.B.37.0000 PENYAKIT LAIN-LAIN - - - - -

II1.C. PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS

### PRALANSIA YANG MEMILIKI KMS - - - - -
### PRALANSIA YANG TIDAK MEMILIKI KMS - - - - -
### LANSIA YANG MEMILIKI KMS - - - - -
### LANSIA YANG TIDAK MEMILIKI KMS - - - - -
### PRALANSIA YANG DIPERIKSA : UMUR 45-59 TAHUN - - - - -
### LANSIA YANG DIPERIKSA : UMUR 60-69 TAHUN - - - - -
### LANSIA YANG DIPERIKSA : UMUR > 70 TAHUN - - - - -
### PRALANSIA TIDAK MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN - - - - -
### PRALANSIA MENGALAMI GANGGUAN RESIKO TINGGI - - - - -
### PRALANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : A - - - - -
### PRALANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : B - - - - -
### PRALANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : C - - - - -
### PRALANSIA GIZI : NORMAL - - - - -
### PRALANSIA GIZI : LEBIH - - - - -
PRALANSIA
### PRALANSIA GIZI : KURANG
MENDERIT - - - - -
### A - - - - -
GANGGUA
### N MENTAL MENDAPATKAN PENGOBATAN
PRALANSIA - - - - -
EMOSI
### PRA LANSIA MENDAPATKAN KONSELING - - - - -
### PRALANSIA MENDAPATKAN PENYULUHAN - - - - -
PRALANSIA
### PRALANSIA
YANG DIRUJUK KE PUSKESMAS - - - - -
### DIPERIKSA
DI LAB
###
SEDERHAN GULA DARAH - - - - -
A
### CHOLESTROL - - - - -
### HB (HEMOGLOBIN) - - - - -
### ASAM URAT - - - - -
### OSTEOPOROSIS - - - - -
### PRALANSIA YANG MENDERITA GANGGUAN
### HIPERTENSI - - - - -
### DIABETEL MELLITUS - - - - -
### GOUT ( PERADANGAN SENDI ) - - - - -
### MYALGIA ( NYERI OTOT ) - - - - -
### ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT) - - - - -
### JANTUNG - - - - -
### TBC (TUBERCULOSIS) - - - - -
### STROKE - - - - -
### PPOK (PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS ) - - - - -
### KANGKER - - - - -
### PENYAKIT LAIN-LAIN - - - - -
### LANSIA TIDAK MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN - - - - -
### LANSIA MENGALAMI GANGGUAN RESIKO TINGGI - - - - -
### LANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : A - - - - -
### LANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : B - - - - -
### LANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : C - - - - -
### LANSIA GIZI : NORMAL - - - - -
### LANSIA GIZI : LEBIH - - - - -
### LANSIA GIZI : KURANG - - - - -
### LANSIA MENDERITA GANGGUAN MENTAL EMOSI - - - - -
### LANSIA MENDAPATKAN PENGOBATAN - - - - -
### LANSIA MENDAPATKAN KONSELING - - - - -
### LANSIA MENDAPATKAN PENYULUHAN - - - - -
### LANSIA DIRUJUK KE PUSKESMAS - - - - -
### LANSIA YANG DIPERIKSA DI LAB SEDERHANA
### GULA DARAH - - - - -
### CHOLESTROL - - - - -
### HB (HEMOGLOBIN) - - - - -
### ASAM URAT - - - - -
### OSTEOPOROSIS - - - - -
### LANSIA YANG MENDERITA GANGGUAN
### HIPERTENSI - - - - -
### DIABETEL MELLITUS - - - - -
### GOUT ( PERADANGAN SENDI ) - - - - -
### MYALGIA ( NYERI OTOT ) - - - - -
### ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT) - - - - -
### JANTUNG - - - - -
### TBC (TUBERCULOSIS) - - - - -
### STROKE - - - - -
### PPOK (PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS ) - - - - -
### KANGKER - - - - -
### PENYAKIT LAIN-LAIN - - - - -

0 PELAYANAN KESEHATAN DI SARANA SWASTA

1 PRALANSIA YANG MEMILIKI KMS - - - - -
2 PRALANSIA
LANSIA YANG TIDAK MEMILIKI KMS - - - - -
3 YANG - - - - -
MEMILIKI
4 KMS
LANSIA YANG TIDAK MEMILIKI KMS - - - - -
5 PRALANSIA YANG DIPERIKSA : UMUR 45-59 TAHUN - - - - -
6 LANSIA YANG DIPERIKSA : UMUR 60-69 TAHUN - - - - -
7 LANSIA YANG DIPERIKSA : UMUR > 70 TAHUN - - - - -
8 PRALANSIA TIDAK MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN - - - - -
9 PRALANSIA MENGALAMI GANGGUAN RESIKO TINGGI - - - - -
10 PRALANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : A - - - - -
11 PRALANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : B - - - - -
12 PRALANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : C - - - - -
13 PRALANSIA GIZI : NORMAL - - - - -
14 PRALANSIA GIZI : LEBIH - - - - -
PRALANSIA
15 PRALANSIA GIZI : KURANG
MENDERIT - - - - -
16 A - - - - -
GANGGUA
17 N MENTAL MENDAPATKAN PENGOBATAN
PRALANSIA - - - - -
EMOSI
18 PRA LANSIA MENDAPATKAN KONSELING - - - - -
19 PRALANSIA MENDAPATKAN PENYULUHAN - - - - -
PRALANSIA
20 PRALANSIA
YANG DIRUJUK KE PUSKESMAS - - - - -
21 DIPERIKSA
DI LAB
1
SEDERHAN GULA DARAH - - - - -
A
2 CHOLESTROL - - - - -
3 HB (HEMOGLOBIN) - - - - -
4 ASAM URAT - - - - -
PRALANSIA
5YANG OSTEOPOROSIS - - - - -
22 MENDERIT
A
1
GANGGUA HIPERTENSI - - - - -
N
2 DIABETEL MELLITUS - - - - -
3 GOUT ( PERADANGAN SENDI ) - - - - -
4 MYALGIA ( NYERI OTOT ) - - - - -
5 ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT) - - - - -
6 JANTUNG - - - - -
7 TBC (TUBERCULOSIS) - - - - -
8 STROKE - - - - -
9 PPOK (PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS ) - - - - -
10 KANGKER - - - - -
11 PENYAKIT LAIN-LAIN - - - - -
23 LANSIA TIDAK MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN - - - - -
24 LANSIA MENGALAMI GANGGUAN RESIKO TINGGI - - - - -
25 LANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : A - - - - -
26 LANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : B - - - - -
27 LANSIA TINGKAT KEMANDIRIAN : C - - - - -
28 LANSIA GIZI : NORMAL - - - - -
29 LANSIA GIZI : LEBIH - - - - -
LANSIA
30 LANSIA GIZI : KURANG
MENDERIT - - - - -
31 A - - - - -
GANGGUA
32 N MENTAL
LANSIA MENDAPATKAN PENGOBATAN - - - - -
EMOSI
33 LANSIA MENDAPATKAN KONSELING - - - - -
34 LANSIA MENDAPATKAN PENYULUHAN - - - - -
LANSIA
35 LANSIA DIRUJUK KE PUSKESMAS
YANG - - - - -
36 DIPERIKSA
DI LAB
1
SEDERHAN GULA DARAH - - - - -
A
2 CHOLESTROL - - - - -
3 HB (HEMOGLOBIN) - - - - -
4 ASAM URAT - - - - -
LANSIA
5
YANG OSTEOPOROSIS - - - - -
37 MENDERIT
A
1
GANGGUA HIPERTENSI - - - - -
N
2 DIABETEL MELLITUS - - - - -
3 GOUT ( PERADANGAN SENDI ) - - - - -
4 MYALGIA ( NYERI OTOT ) - - - - -
5 ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT) - - - - -
6 JANTUNG - - - - -
7 TBC (TUBERCULOSIS) - - - - -
8 STROKE - - - - -
9 PPOK (PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS ) - - - - -
10 KANGKER - - - - -
11 PENYAKIT LAIN-LAIN - - - - -

A.1 JUMLAH KUNJUNGAN REMAJA YANG DILAYANI DI PUSKESMAS PKPR
2 JUMLAH REMAJA YANG MENDAPATKAN TINDAKAN MEDIS
3 JUMLAH REMAJA YANG MENDAPATKAN KONSELING
1. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling Reproduksi Remaja
2. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling HIV/ AIDS
3. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling IMS/ ISR
4.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling NAPZA
5.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling GIZI Remaja
6. LAIN-LAIN
Jumlah konselor sebaya PKPR luar sekolah usia 10-19 tahun yang dibina
Jumlah Remaja luar sekolah usia 10-19 tahun yang dibentuk menjadi konselor sebaya
Jumlah remaja yang hamil < 19 tahun
Jumlah persalinan remaja < 19 tahun
Jumlah remaja anemia usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 10-14 tahun
Jumlah remaja anemia usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena IMS usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena IMS usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena ISR usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena ISR usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena HIV usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena HIV usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang merokok usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang merokok usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 15-19 tahun
Jumlah Rujukan Remaja usia 10-14 tahun
Jumlah Rujukan Remaja usia 15-19 tahun
Jumlah SMP/ Sederajat
Jumlah SMP/ sederajat yang dijaring
Jumlah Remaja/ Murid SMP kelas 1 yang ada
Jumlah Remaja/ Murid SMP kelas 1 yang dijaring
Jumlah SMP/ Sederajat yang sudah dibentuk PKPR
Jumlah Konselor Sebaya PKPR di SMP/ Sederajat
Jumlah SMA/ Sederajat
Jumlah SMA/ sederajat yang dijaring
Jumlah Remaja/ Murid SMA kelas 1 yang ada
Jumlah SMA/ Sederajat yang sudah dibentuk PKPR
Jumlah Konselor Sebaya PKPR di SMA/ Sederajat
B.1 JUMLAH KUNJUNGAN REMAJA YANG DILAYANI DI SEKOLAH PKPR
2 JUMLAH REMAJA YANG MENDAPATKAN TINDAKAN MEDIS
3 JUMLAH REMAJA YANG MENDAPATKAN KONSELING
1. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling Reproduksi
2. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling HIV/ AIDS
3. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling IMS/ ISR
4.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling NAPZA
5.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling GIZI Remaja
6. LAIN-LAIN
Jumlah remaja yang hamil < 19 tahun
Jumlah persalinan remaja < 19 tahun
Jumlah remaja anemia usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 10-14 tahun
Jumlah remaja anemia usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena IMS usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena IMS usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena ISR usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena ISR usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena HIV usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena HIV usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang merokok usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang merokok usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang dirujuk usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang dirujuk usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 15-19 tahun
Jumlah Rujukan Remaja usia 10-14 tahun
Jumlah Rujukan Remaja usia 15-19 tahun
C.1 JUMLAH KUNJUNGAN REMAJA YANG DILAYANI DI SARANA KESEHATAN SWASTA
2 JUMLAH REMAJA YANG MENDAPATKAN TINDAKAN MEDIS
3 JUMLAH REMAJA YANG MENDAPATKAN KONSELING
1. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling Reproduksi
2. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling HIV/ AIDS
3. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling IMS/ ISR
4.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling NAPZA
5.. Jumlah Remaja yang mendapatkan pelayanan Kesehatan Konseling GIZI Remaja
6. LAIN-LAIN
Jumlah remaja yang hamil < 19 tahun
Jumlah persalinan remaja < 19 tahun
Jumlah remaja anemia usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 10-14 tahun
Jumlah remaja anemia usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapat tablet Fe usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena IMS usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena IMS usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena ISR usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena ISR usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena HIV usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena HIV usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang terkena AIDS usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang merokok usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang merokok usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang memakai alkohol usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang memakai napza selain merokok dan alkohol usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang dirujuk usia 10-14 tahun
Jumlah remaja yang dirujuk usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan seksual usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan fisik usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan emosional usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan penelantaran usia 15-19 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 10 - 14 tahun
Jumlah remaja yang mendapatkan kekerasan trafiking usia 15-19 tahun
Jumlah Rujukan Remaja usia 10-14 tahun
Jumlah Rujukan Remaja usia 15-19 tahun
II.2 PROGRAM UKS UKS L P L P
II.2.1 Jumlah TK/ RA yang ada 18
II.2.2 Jumlah TK/ RA strata Minimal yang dibina 0
II.2.3 Jumlah TK/ RA strata Standar yang dibina 0
II.2.4 Jumlah TK/ RA strata Optimal yang dibina 0
II.2.5 Jumlah TK/ RA strata Paripurna yang dibina 0
II.2.6 Jumlah SD/ MI yang ada 11
II.2.7 Jumlah SD/ MI strata Minimal yang dibina 0
II.2.8 Jumlah SD/ MI strata Standar yang dibina 3
II.2.9 Jumlah SD/ MI strata Optimal yang dibina 0
II.2.10 Jumlah SD/ MI strata Paripurna yang dibina 0
II.2.11 Jumlah SMP/ MTS yang ada 4
II.2.12 Jumlah SMP/ MTS strata Minimal yang dibina 0
II.2.13 Jumlah SMP/ MTS strata Standar yang dibina 0
II.2.14 Jumlah SMP / MTS strata Optimal yang dibina 0
II.2.15 Jumlah SMP/ MTS strata Paripurna yang dibina 0
II.2.16 Jumlah SMA/ MA/SMK yang ada 0
II.2.17 Jumlah SMA/ MA/SMK strata Minimal yang dibina 0
II.2.18 Jumlah SMA/ MA/SMK strata Standar yang dibina 0
II.2.19 Jumlah SMA / MA/ SMK strata Optimal yang dibina 0
II.2.20 Jumlah SMA/ MA/SMK strata Paripurna yang dibina 0
II.2.21 Jumlah Guru UKS TK/RA yang ada 5
II.2.22 Jumlah Guru UKS TK/ RA yang dibina/ dilatih 0
II.2.24 Jumlah Guru UKS SD/MI yang ada 14
II.2.25 Jumlah Guru UKS SD/ MI yang dibina / dilatih 0
II.2.27 Jumlah Guru UKS SMP/ MTS yang ada 0
II.2.28 Jumlah Guru UKS SMP/ MTS yang dibina / dilatih 0
II.2.30 Jumlah Guru UKS SMA/ MA/SMK yang ada 0
II.2.31 Jumlah Guru UKS SMA/ MA/SMK yang dibina / dilatih 0
II.2.33 Jumlah Dokter kecil yang ada 83 100
II.2.34 Jumlah Dokter kecil yang dibina / dilatih 0 0
II.2.36 Jumlah Kader kesehatan Remaja yang ada 0
II.2.37 Jumlah kader kesehatan Remaja yang dibina / dilatih 0
II.2.38 Jumlah warung sekolah/ kantin yang ada 0
II.2.39 Jumlah Warung sekolah yang dibina / dilatih 0
II.2.40 Jumlah sekolah yang dipantau PHBS Pendidikan 0
II.3 PROGRAM PENANGGULANGAN NAPZA L P L P
II.3.1 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada kelompok masyarakat
II.3.2 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada institusi pendidikan (SD / MI)
II.3.3 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada institusi pendidikan (SMP / MTs)
II.3.4 Frekwensi penyuluhan NAPZA pada institusi pendidikan (SMA / MA)
III PROGRAM PENGEMBANGAN PILIHAN
III.1 PELAYANAN KESEHATAN
lll.A1 PROGRAM KESEHATAN INDRA
lll.A1.1 KESEHATAN MATA L P L P
III.1A.1.1 Jumlah murid SD yang mempunyai kelainan tajam penglihatan 0 0
III.1A.1.2 Jumlah murid SD yang mempunyai kelainan tajam penglihatan dirujuk 0 0
III.1A.1.3 Jumlah penderita katarak yang ditemukan 0 0
III.1A.1.4 Jumlah penderita katarak yang dirujuk 0 0
III.1A.1.5 Jumlah penderita katarak yang sudah dioperasi 0 0
III.1A.1.6 Jumlah Balita mengalami bercak bitot (xeropthalmia) 0 0
III.1A.1.7 Jumlah Balita kasus Xeropthalmia yang diobati 0 0
III.1A.1.8 Jumlah Xeropthalmia yang dirujuk 0 0
III.1A.1.9 Jumlah kasus glukoma yang ditemukan 0 0
III.1A.1.10 Jumlah kasus glukoma yang diobati 0 0
III.1A.1.11 Jumlah kasus refraksi yang dirujuk 0 0
III.1A.1.12 Jumlah pasien katarak 1 3
III.1A.1.13 Jumlah pasien katarak >3/60 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 1 1
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 1
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 1
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien katarak<3/60 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien kelainan Refraksi 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Glaukoma 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Xeroftalmia 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah operasi katarak 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah Follow up pasca operasi katarak Tajam penglihatan 6/6 - 6/18 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah Follow up pasca operasi katarak Tajam penglihatan <6/18 - 6/60 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah Follow up pasca operasi katarak Tajam penglihatan< 6/60 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
lll.A1.2 KESEHATAN TELINGA DAN GANGGUAN PENDENGARAN
III.1B.2.1 Jumlah Pelayanan Kasus Serumen Prop Anak Sekolah yang ditemukan 2 0
III.1B.2.2 Jumlah kasus tuli konginetal yang ditemukan 0 0
III.1B.2.3 Jumlah kasus tuli konginetal yang dirujuk 0 0
III.1B.2.4 Jumlah kasus Otitis Media Supuratif Kronis (OMSK) yang ditemukan 0 0
III.1B.2.5 Jumlah OMSK yang diobati 2 0
III.1B.2.6 Jumlah OMSK yang dirujuk 1 0
III.1B.2.7 Jumlah Noice Induce Hearing Loss (NIHL) yang ditemukan 0 0
III.1B.2.8 Jumlah Noice Induce Hearing Loss (NIHL) yang diobati 0 0
III.1B.2.9 Jumlah Noice Induce Hearing Loss (NIHL) yang dirujuk 0 0
lll.A1.3 Kasus Gangguan/ Penyakit Telinga
lll.A1.3.1 Jumlah pasien OMSK
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 1
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 1 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 1
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Tuli Kongenital 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Tuli akibat Bising Noice Induce Hearing Loss (NIHL) 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Presbikusis 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pasien Serumen Prop
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 1 0
pasien lama usia 25-44 tahun 1 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pengobatan OMSK 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
Jumlah pengobatan Ekstraksi Serumen 0 0 0 0
pasien baru usia <1 bulan 0 0
pasien lama usia <1 bulan 0 0
pasien baru usia 1bulan -1 tahun 0 0
pasien lama usia1bulan -1 tahun 0 0
pasien baru usia 1-4 tahun 0 0
pasien lama usia 1-4 tahun 0 0
pasien baru usia 5-14 tahun 0 0
pasien lama usia 5-14 tahun 0 0
pasien baru usia 15-24 tahun 0 0
pasien lama usia 15-24 tahun 0 0
pasien baru usia 25-44 tahun 0 0
pasien lama usia 25-44 tahun 0 0
pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
pasien baru usia 60-64 tahun 0 0
pasien lama usia 60-64 tahun 0 0
pasien baru usia >65tahun 0 0
pasien lama usia >65 tahun 0 0
Jumlah Kunjungan 0 0
Jumlah kasus yang dirujuk 0 0
III.B1 PROGRAM KESEHATAN JIWA L P L P
III.B1.1 Jumlah penemuan dini kasus gangguan jiwa oleh kelompok Masyarakat 0 0
III.B1.2 Jumlah penemuan & penanganan gangguan jiwa, Napza, dll dirujuk oleh Kader/Masy 0 0
III.B1.3 Jumlah kasus kesehatan jiwa yang dirujuk ke RS/Dokter Spesialis 0 0
III.B1.4 Jumlah penderita gangguan kesehatan jiwa ditemukan 0 0
III.B1.5 Jumlah penderita gangguan kesehatan jiwa ditangani 2 1
III.B1.6 Jumlah pasien Gangguan Mental Organik L P L P
III.B1.6.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.6.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.6.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.6.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.6.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.6.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.6.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.6.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.6.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.6.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.6.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.6.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.6.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.6.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.6.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.6.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.6.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.6.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.6.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.6.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.6.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.6.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.7 Jumlah pasien Gangguan penggunaan Napza L P L P
III.B1.7.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.7.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.7.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.7.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.7.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.7.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.7.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.7.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.7.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.7.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.7.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.7.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.7.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.7.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.7.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.7.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.7.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.7.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.7.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.7.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.7.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.7.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.8 Jumlah Pasien Schizonfrenia dan gangguan Psikotropik kronik lain L P L P
III.B1.8.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.8.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.8.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.8.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.8.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.8.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.8.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.8.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.8.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.8.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.8.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.8.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.8.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.8.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.8.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.8.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.8.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.8.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.8.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.8.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.8.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.8.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.9 Gangguan Psikotik kronik Akut L P L P
III.B1.9.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.9.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.9.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.9.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.9.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.9.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.9.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.9.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.9.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.9.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.9.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.9.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.9.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.9.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.9.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.9.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.9.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.9.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.9.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.9.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.9.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.9.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.10 Gangguan Bipolar L P L P
III.B1.10.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.10.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.10.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.10.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.10.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.10.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.10.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.10.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.10.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.10.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.10.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.10.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.10.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.10.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.10.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.10.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.10.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.10.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.10.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.10.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.10.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.10.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.11 Gangguan Depresif
III.B1.11.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.11.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.11.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.11.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.11.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.11.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.11.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.11.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.11.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.11.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.11.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.11.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.11.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.11.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.11.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.11.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.11.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.11.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.11.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.11.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.11.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.11.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.12 Gangguan Neurotik
III.B1.12.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.12.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.12.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.12.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.12.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.12.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.12.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.12.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.12.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.12.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.12.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.12.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.12.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.12.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.12.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.12.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.12.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.12.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.12.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.12.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.12.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.12.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.13 Retardasi Mental L P L P
III.B1.13.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.13.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.13.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.13.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.13.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.13.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.13.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.13.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.13.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.13.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.13.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.13.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.13.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.13.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.13.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.13.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.13.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.13.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.13.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.13.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.13.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.13.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.14 Gangguan Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja L P L P
III.B1.14.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.14.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.14.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.14.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.14.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.14.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.14.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.14.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.14.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.14.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.14.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.14.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.14.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.14.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.14.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.14.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.14.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.14.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.14.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.14.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.14.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.14.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.15 Epilepsi L P L P
III.B1.15.1 pasien baru usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.15.2 pasien lama usia 1 bulan-1 tahun 0 0
III.B1.15.3 pasien baru usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.15.4 pasien lama usia 1-3 tahun 0 0
III.B1.15.5 pasien baru usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.15.6 pasien lama usia 3-5 tahun 0 0
III.B1.15.7 pasien baru usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.15.8 pasien lama usia 5-6 tahun 0 0
III.B1.15.9 pasien baru usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.15.10 pasien lama usia 6-10 tahun 0 0
III.B1.15.11 pasien baru usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.15.12 pasien lama usia 10-15 tahun 0 0
III.B1.15.13 pasien baru usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.15.14 pasien lama usia 15-20 tahun 0 0
III.B1.15.15 pasien baru usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.15.16 pasien lama usia 20-45 tahun 0 0
III.B1.15.17 pasien baru usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.15.18 pasien lama usia 45-59 tahun 0 0
III.B1.15.19 pasien baru usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.15.20 pasien lama usia 60-69 tahun 0 0
III.B1.15.21 pasien baru usia >70 tahun 0 0
III.B1.15.22 pasien lama usia >70 tahun 0 0
III.B1.16 Jumlah ODGJ di Pasung yang dilaporkan / ditemukan 0 0
III.B1.17 Jumlah ODGJ di Pasung yang ditangani 0 0
III.B1.18 Jumlah ODGJ di Pasung Rujukan 0 0
III.C1 PROGRAM KESEHATAN GIGI DAN MULUT
UKGMD (USAHA KESEHATAN GIGI MASYARAKAT DESA) L P L P
III.1C.1 Jumlah pembinaan kesehatan gigi di Posyandu 3
III.1C.2 Jumlah masyarakat yang mendapat pelayanan kesehatan gigi di Posyandu 30 88
III.1C.3 Jumlah pembinaan kesehatan gigi di TK 0
III.1C.4 Jumlah murid TK yang mendapat pelayanan kesehatan gigi 0
III.1C.5 Jumlah SD/MI melaksanakan sikat gigi massal 3
III.1C.6 Jumlah SD/MI yang melaksanakan pelayanan kesehatan gigi 3
III.1C.7 Jumlah murid SD/MI yang melaksanakan pemeriksaan kesehatan gigi 55 60
III.1C.8 Jumlah murid SD/MI yang perlu perawatan gigi 12 15
III.1C.9 Jumlah murid SD/MI yang mendapat perawatan gigi 15 10
III.1C.10 Jumlah pencabutan gigi tetap, baik di dalam maupun di luar gedung 1 2 0 0
III.1C.11 Jumlah penambalan gigi tetap, baik di dalam maupun di luar gedung 12 26 1 4
III.1C.12 Jumlah Kunjungan Baru Rawat Jalan Gigi 63 110 18 34
III.1C.13 Jumlah Kunjungan Lama Rawat Jalan Gigi 10 21 3 6
III.1C.14 Jumlah seluruh Posyandu 12
III.1C.15 Jumlah Posyandu dengan UKGMD 12
III.1C.16 Jumlah kader UKGMD 12
III.1C.17 Jumlah kader yang dilatih UKGMD 12
III.1C.18 Aktivitas petugas kesehatan gigi di Puskesmas dalam UKGMD B
III.1C.19 Jumlah penduduk desa / kelurahan binaan UKGMD 0 0
III.1C.20 Jumlah penduduk penyuluhan oleh kader 3 7
III.1C.21 Kemampuan kader UKGMD yang aktif B
III.1C.22 Jumlah Posyandu yang mempunyai UKGMD kit 0
III.1C.23 Jumlah kunjungan petugas kesehatan gigi Puskesmas ke desa 3
III.1C.24 Jumlah kader yang melapor 2
III.1C.25 Penyuluhan oleh Tenaga Kesehatan gigi :
III.1C.26 Dewasa : 0 54
III.1C.27 Anak : 27 27
III.1C.28 Penyuluhan kesehatan gigi oleh kader :
III.1C.29 Dewasa : 0 5
III.1C.30 Anak : 3 2
III.1C.31 Pengobatan sederhana oleh tenaga kesehatan gigi 0 0
III.1C.32 Penderita yang dirujuk ke Puskesmas oleh tenaga kesehatan gigi 9 12
III.1C.33 Jumlah Pasien Bibir Sumbing 0
III.D1 PROGRAM KESEHATAN TRADISIONAL, ALTERNATIF, DAN KOMPLEMENTER
SELFCARE RAMUAN L P L P
III.D1.1 Jumlah pasien yang diedukasi ISPA
III.D1.2 Jumlah pasien yang diedukasi CEPHALGIA
III.D1.3 Jumlah pasien yang diedukasi GASTRITIS
III.D1.4 Jumlah pasien yang diedukasi HIPERTENSI
III.D1.5 Jumlah pasien yang diedukasi DIABETES MELITUS
III.D1.6 Jumlah pasien yang diedukasi RHEUMATIK
III.D1.7 Jumlah pasien yang diedukasi Penyakit lainnya
AKUPRESURE L P L P
III.D1.8 Jumlah pasien yang diterapi ISPA
III.D1.9 Jumlah pasien yang diterapi ASMA BRONCHIALE
III.D1.10 Jumlah pasien yang diterapi DISMONERE
III.D1.11 Jumlah pasien yang diterapi Meningkatkan produk ASI
III.D1.12 Jumlah pasien yang diterapi ENURESIS (Mengompol)
III.D1.13 Jumlah pasien yang diterapi ANOREKSIA ( Tidak nafsu makan )
III.D1.14 Jumlah pasien yang diterapi penyakit lainnya
PENYEHAT TRADISIONAL MENURUT JENISNYA
III.D1.15 Jumlah Akupresuris
III.D1.16 Jumlah Akupunturis
III.D1.17 Jumlah Apiterapis
III.D1.18 Jumlah Aromaterapis
III.D1.19 Jumlah Battra Bekam
III.D1.20 Jumlah Battra Paranormal
III.D1.21 Jumlah Battra Patah Tulang
III.D1.22 Jumlah Battra Pijat Refleksi
III.D1.23 Jumlah Battra Pijat Tuina
III.D1.24 Jumlah Battra Pijat Urut
III.D1.25 Jumlah Battra Qigong (China)
III.D1.26 Jumlah Battra Ramuan Asli Indonesia
III.D1.27 Jumlah Battra Shiatsu
III.D1.28 Jumlah Battra Shiatsu
III.D1.29 Jumlah Chiropraktor
III.D1.30 Jumlah Gurah
III.D1.31 Jumlah Hipnoterapis
III.D1.32 Jumlah Homoeopatis
III.D1.33 Jumlah Naturopatis
III.D1.34 Jumlah Penata Kecantikan Kulit/Rambut
III.D1.35 Jumlah Penghusada Reiki
III.D1.36 Jumlah Penghusada Tenaga dalam (Prana)
III.D1.37 Jumlah Sinshe
III.D1.38 Jumlah SPA Terapis
III.D1.39 Jumlah Tabib
III.E1 PROGRAM KESEHATAN KERJA L P L P
III.1E.1 Jumlah Pekerja sakit yang dilayani 29 17 4 3
III.1E.2 Jumlah kasus penyakit umum pada pekerja 10 8 2 3
III.1E.3 Jumlah kasus di duga penyakit akibat kerja pada pekerja 0 0 0 0
III.1E.4 Jumlah penyakit akibat kerja pada pekerja 0 0 0 0
III.1E.5 Jumlah Kasus kecelakaan akibat kerja pada pekerja 0 0 0 0
III.1E.6 Jumlah petugas Puskesmas 11 28 0 0
III.1E.7 Jumlah petugas Puskesmas yang menggunakan APD (masker dan atau Handscoon) sesuai standar 5 21 0 0
III.F1 PROGRAM KESEHATAN OLAHRAGA L P L P
III.F1.1 Jumlah kelompok/klub olahraga di Puskesmas
III.F1.2 Jumlah penyuluhan kesehatan olahraga di puskesmas
III.F1.3 Jumlah pasien yang berkonsultasi kesehatan olahraga di puskesmas
III.F1.4 Jumlah penanganan pasien cedera olahraga akut di puskesmas
III.G1 PELAYANAN JKN L P L P
III.IG.1 Jumlah kunjungan rawat jalan PBI ( Jamkesmas) ke Puskesmas 17 45
III.IG.2 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.3 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.4 Jumlah kunjungan rawat inap PBI ( Jamkesmas) ke Puskesmas
III.IG.5 Jumlah kunjungan persalinan PBI ( Jamkesmas) ke Puskesmas
III.IG.6 Jumlah rujukan PBI ke Rumah Sakit Umum 4 19
III.IG.7 Jumlah kunjungan Perusahaan ke Puskesmas 74 121 5 15
III.IG.8 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.9 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.10 Jumlah kunjungan rawat inap perusahaan ke Puskesmas
III.IG.11 Jumlah kunjungan persalinan Perusahaan ke Puskesmas
III.IG.12 Jumlah rujukan Perusahaan ke Rumah Sakit 18 26
III.IG.13 Jumlah kunjungan rawat jalan ASKES ke Puskesmas 41 49
III.IG.14 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.15 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.16 Jumlah kunjungan rawat inap Askes ke Puskesmas
III.IG.17 Jumlah kunjungan persalinan Askes ke Puskesmas
III.IG.18 Jumlah rujukan ASKES ke Rumah Sakit 5 12
III.IG.19 Jumlah kunjungan rawat jalan MANDIRI ke Puskesmas 193 207 6 15
III.IG.20 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.21 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.22 Jumlah kunjungan rawat inap Askes ke Puskesmas
III.IG.23 Jumlah kunjungan persalinan Askes ke Puskesmas
III.IG.24 Jumlah rujukan MANDIRI ke Rumah Sakit 32 59
Pelayanan Jamkesda
III.IG.25 Jumlah kunjungan rawat jalan ke Puskesmas
III.IG.26 Jumlah kunjungan ibu hamil lama (K4)
III.IG.27 Jumlah kunjungan NEONATAL II (3-7 hari)
III.IG.28 Jumlah kunjungan rawat inap ke Puskesmas
III.IG.29 Jumlah kunjungan persalinan ke Puskesmas
III.IG.30 Jumlah rujukan ke Rumah Sakit
III.I1 PELAYANAN E-KTP L P L P
III.II.1 Jumlah kunjungan E-KTP ke Puskesmas 329 646 45 144
III.II.2 Jumlah rujukan E-KTP ke Rumah Sakit 19 32 2 4
III.J1 PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT L P L P
III.IJ.1 Jumlah Asuhan keperawatan pada keluarga 0 0 0 0
III.IJ.2 Jumlah Asuhan keperawatan pada kelompok masyarakat 0 0 0 0
III.IJ.3 Jumlah Keluarga yang selesai Asuhan keperawatan 0 0 0 0
III.IJ.4 Jumlah Kelompok Masyarakat yang selesai asuhan keperawatan 0 0 0 0
Cat :
Mohon dikoreksi sebelum ditandatangani !!!

Nb. Angka nol jangn di hapus sudah rumus dan jangan ditambah huruf
FEBUARI MARET APRIL MEI JUNI

Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
4810
4810
33
0
8
0
5
0
10
0
0
0
0
0
1
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

0
0
0
0
0
0
0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

0
0
0
0
0
0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0
0
0
0
0
0
0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
12
12
0
9
2
12
0
3
0
1

70
70
110
0
4
0
1
1
0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
160 171 0 0
198 211 0 0
330 309 0 0
877 821 0 0
335 348 1 1
353 282 1 1
751 716 1 1
315 344 1 1
451 380 1 1
655 618 2 1
178 199 1 1
243 202 1 2
321 243 0 0
16 27 2 2
99 45 0 0
78 74 0 0
101 98 2 2
109 133 2 2
256 301 2 2
20 20 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
1 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
1 1 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
2 1 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
2 1 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
160 211 0 0
1106 998 0 0
4 3 1 1
5 4 0 0
71 72 0 0
0 0 0 0
2 1 0 0
2 2 0 0
0 5 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P - P L P L P L

L P L P L P L P L P L P - P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P - P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P - P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0 1
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0 1
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P
0 0 0 0 L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
113 137 13 29
599 1164 55 119

4 14 1 5

0 7 1
17 3

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
379 871 14 52
6 8 0 0
0 0 0 0
0 9 0 0
7 8 0 0
6 33 0 0
78 164 3 16
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
4 97 0 3
42 62 0 1
2 2 0 0
42 62 0 1
0 0 0 0
0 6 0 0
0 0 0 0
42 62 0 1
42 62 0 1
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
6 8 0 0
6 8 0 0
6 8 0 0
6 8 0 0
6 8 0 0
6 8 0 0
6 8 0 0
6 8 0 0
0 20 0 3
0 6 0 0
1 15 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
22 43 2 7
20 47 2 7
17 40 2 7
17 40 2 7
17 40 2 7
30 83 4 11
6 11 0 0
6 11 0 0
2 3 0 0
2 3 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
. P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 9 0 1
0 33 0 6
2 2 0 0
2 2 0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
6 2 0 0
1 6 0 0

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0
0 0
0 0
0 0

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

4 2
1 1
2 1

1
1 2

1 1

L P L

1
1

0 0 0 0 L P L

0 0 0 0 L P L
0 0 0 0 L P L

0 0 0 0 L P L
1 2

0 0 0 0 L P L
0 0 0 0 L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

1 2
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

L P L P L P P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

0 0
L P L P L P L P L P L P L P L P L P L

L P L P L P L P L P L P L P L P L P L
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
0 0 0 0
JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER

ar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P - P L P L P L P L P L P L P

P L P L P P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0

0 0
0 0

0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

1 4 0 2

p L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P 0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P 0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P 0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
P L P L P L P L P L P L P L P L P L P

P L P L P L P L P L P L P L P L P L P
OVEMBER DESEMBER JUMLAH PERKELURAHAN
JUMLAH KESELURUHAN

Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah Kel.Pondok Pucung Luar Wilayah
L P L P L P L P L P
32340
20580
156
126
39
33
24
20
44
40
0
18
11
0
4
L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN

0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0
L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
60
60
0
45
10
5
0
12
0
4
0 0 0
0 0 0
0
0
0
0
0 349 349
449 0 449
41 0 41
1 4 5
1 4 5
0 5 5
0 5 5
0 0 0

JUMLAH KESELURUHAN

352
281
71
353
25
50
56
64
68
352
334
8
352
0
352
7
0
0
0
37
4
0
0
11
11
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
53
1
0
6
60
13
9
6
45
8
54
22
291
22
76
226
8
59
301
251
62
312
306
251
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

2
0
2
0
2
0
2
1
1
0
JUMLAH KESELURUHAN
24348
640
460
258
193
JUMLAH KESELURUHAN
104
241
0
2
8
0
0
0
JUMLAH KESELURUHAN
4242
12435
1380
296
489
488
4
0
0
0
123
JUMLAH KESELURUHAN
0
2000
0
20
180
JUMLAH KESELURUHAN
289
82
75
32
56
0 0 0
0
91
0
0
0
0
0
0
0
0
0 0 0
0
0
0
0
0
0
0
0

L P L P L P L P L P L P
156 154 310
0 1 1
2 2 4
4 2 6
154 152 306
152 152 304
150 148 298
156 156 312
156 152 308
153 153 306
155 154 309
31 31 62
11 7 18
3 2 5
140 149 289
138 144 282
137 141 278
134 137 271
217 226 443
0 0 0
48 70 118
16 14 30
1 1 2
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
389 460 849
120 121 241
18 13 31
1970 1938 3908
47 43 90
25 20 45
1145 1099 2244
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
517 473 990
0 0 0
5 0 5
0 0 0
454 428 882
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0

L P L P L P L P L P L P
800 855 1655
990 1055 2045
1650 1545 3195
4385 4105 8490
1776 1886 3662
1598 1541 3139
4183 3991 8174
1519 1621 3140
1556 1522 3078
3697 3732 7429
712 873 1585
838 907 1745
2764 2860 5624
85 101 186
232 371 603
303 207 510
567 494 1061
486 240 726
626 663 1289
156 153 309
0 4 4
4 1 5
0 1 1
5 5 10
4 1 5
0 0 0
2 0 2
1 0 1
0 2 2
3 2 5
3 0 3
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 2 2
0 2 2
0 0 0
8 5 13
2 0 2
0 0 0
8 5 13
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
198 211 409
1150 1105 2255
500 530 1030
178 217 395
155 120 275
0 0 0
11 0 11
11 7 18
0 13 13
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
34 32 66
0 0 0
0 0 0
20 14 34
19 17 36
33 28 61
34 32 66
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 1 1
2 4 6
2 3 5
1 2 3
2 2 4
0 1 1
0 0 0
2 0 2
0 3 3
0 1 1
1 3 4
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 4 5
1 0 1
1 0 1
1 4 5
0 3 3
1 0 1
0 0 0
2 4 6
1 4 5
1 4 5
0 4 4
0 0 0
2 4 6
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 1 2
1 3 4
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
1 4 5
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 4 4
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 2 2
1 3 4
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 4 4
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
1 3 4
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 4 4
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 2 2
0 3 3
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 4 4
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 3 3
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 3 3
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
1 0 0 0 1 0 1
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
1 0 0 0 1 0 1
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0
L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN

0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L JUMLAH
P KESELURUHAN
28 20 48
3 1 4
4 1 5
0 2 2
0 0 0
0 0 0
2 0 2
0 3 3
0 0 0
0 0 0
2 0 2
3 4 7
0 0 0
0 0 0
34 26 60
0 5 5
0 0 0
2 2 4
0 0 0

JUMLAH KESELURUHAN
35
238
26646
111686
117799
14782
1178
1164
1450
1432
1182
752
412
773
0
0
430
420
1185
1160
1185
1159
0
0
0
0
0
35
0
0
120
34
6
42
10
0
0
0
0
0
0
0
0
50
4
25
1
1
0
0

L P L P L P L P L P L P
786 958 1744
2976 5190 8166
127 266 393
138 247 385
55 98 153
49 56 105
284 252 536
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
4798 4619 9417
377 274 651
0 0 0
0 30 30
41 43 84
0 84 84
1082 1197 2279
L P L P L P L P L P L P
783 786 1569
783 623 1406
399 296 695
772 623 1395
39 42 81
39 42 81
39 42 81
772 623 1395
772 623 1395
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
25 19 44
3 1 4
0 0 0
19 34 53
L P L P L P L P L P L P
85 87 172
87 96 183
71 63 134
71 63 134
76 74 150
107 150 257
9 8 17
9 8 17
4 2 6
4 2 6
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P L P L P L P L P L P
0 29 29
17 54 71
15 19 34
15 19 34
L P L P L P L P L P L P
32 31 63
11 16 27

L P L P L P L P L P L P
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -

- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - -
L P L P L P L P L P L P
90 0 90
0 0 0
4 0 4
0 0 0
2 0 2
55 0 55
0 0 0
4 0 4
7 0 7
1 0 1
15 0 15
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
25 0 25
0 0 0
25 3 28
8 0 8
0 0 0
0 0 0
0 0 0
61 0 61
131 187 318
75 64 139
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
4 0 4
L P L P L P L P L P L P
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

L P L P L P L P L P L P
0 0 0
0 0 0
1 6 7
1 5 6
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 5 6
1 7 8
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 1 1
0 1 1
0 1 1
0 2 2
0 2 2
0 2 2
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 2 3
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 3 4
0 1 1
1 0 1
0 0 0
0 0 0
1 2 3
1 4 5
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
1 0 1
0 0 0
1 5 6
1 4 5
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 0 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
L P
0 1 1
0 0 0
0 0 0
8 3 11
5 2 7
2 1 3
1 1 2
0 0 0
1 1 2
0 0 0
L P L P L P 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
1 2 3
3 2 5
0 2 2
2 2 4
0 0 0
4 0 4
0 1 1
0 0 0
0 0 0
0 0 0
2 0 2
0 0 0
1 1 2
1 0 1
L P L P L P 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0
0 0 0