You are on page 1of 1

1.

Area Inventory List

Perencanaan pekerjaan di Housekeeping department dimulai dengan pembuatan
sebuah inventory list dari semua area yang menjadi tanggungjawab dari
Housekeeping Department. Pembuatan area inventory list merupakan langkah awal
dalam perencanaan, karena dengan daftar tersebut akan diketahui semua pekerjaan
yang harus dilakukan oleh housekeeping. Inventory list meruapakan suatu daftar yang
panjang dan harus ditulis secara terperinci. Hal tersebut disebabkan karena
beragamnya karakteristik ruang dan area yang menjadi bidang tugas housekeeping.

Untuk pembuatan inventory list sebuah guestroom, cara yang paling baik adalah
dengan mengikuti tata cara atau urut-urutan pembersihan kamar oleh Pramukamar dan
urutan – urutan pemeriksaan kamar oleh Penyelia. Hal ini juga akan memudahkan
Housekeeper dalam pembuatan prosedur pembersihan, pembuatan modul training
karyawan dan pembuatan daftar periksa kamar. Sebagai contoh inventory list sebuah
kamar, dibuat secara berurutan searah atau berlawanan dengan jarum jam serta dari
atas ke bawah. Beragam metode lain dapat saja dibuat sesuai dengan selera dan
kebutuhan, namun yang terpenting dalam hal ini adalah sistem yang telah dibuat harus
dijalankan dan dipatuhi baik oleh Pramukamar maupun oleh Penyelia dalam
melaksanakan tugasnya masing – masing.

2. Frequency Schedules

Pengertian frequency schedule adalah berapa kali sebuah item yang tercantum dalam
inventory list harus dibersihkan atau di – maintained. Frekwensi pembersihan sebuah
item dapat saja setiap hari atau setiap minggu tergantung pada prosedur standar
pelaksanaan pekerjaan sebuah hotel, sedangkan waktu pemeriksaannya dapat saja
harian atau mingguan, tetapi secara berkala harus tetap dilaksanakan general ( deep )
cleaning.