You are on page 1of 13

REFRAT

STASE OBSTETRI DAN GINEKOLOGI

“KISTA OVARIUM”

Disusun oleh :

Ahmad Abqari Sumartono

2012730115

Pembimbing :

dr. Deflina , Sp.OG

BLUD RS SEKARWANGI
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
2017

Ovarium mempunyai fungsi yang sangat penting pada reproduksi dan menstruasi. dan kanker ovarium. Kista dermoid yang merupakan bagian dari kista ovarium 80 % didapati pada penderita yang berusia antara 20-30 tahun. sindrom ovarium polikistik. Pada wanita usia muda (biasanya kurang dari 40 tahun) resiko pertumbuhan menjadi ganas berkurang. dengan penggantung mesovarium di bagian belakang ligamentum latum. dengan risiko terjadinya karsinoma terutama pada wanita wanita yang mulai menopause. nanah. A. cairan. Kista ada yang berisi udara. Kista adalah pertumbuhan abnormal berupa kantung (pocket. Gangguan pada ovarium dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan. Pada sebagian besar kanker ovarium berbentuk growth kistik (kista ovarium) dan sebagian kecil berbentuk growth padat. atau bahan- bahan lain. .5 cm. perkembangan dan kematangan sel telur. kiri dan kanan. oleh karena itu kista dapat dikontrol dengan USG pelvic. Hilusnya berhubungan dengan mesovarium tempat ditemukannya pembuluh- pembuluh darah dan serabut-serabut saraf untuk ovarium. ANATOMI Wanita pada umumnya memiliki dua indung telur kanan dan kiri. Ovarium adalah kurang lebih sebesar ibu jari tangan dengan ukuran panjang kira-kira 4 cm. Pinggir bawahnya bebas. Kanker ovarium merupakan penyebab kematian terbanyak dari semua kanker ginekologi. Ada beberapa yang menjadi ganas. Gangguan yang paling sering terjadi adalah kista ovarium. Sedangkan kista ovarium adalah suatu kantung yang berisi cairan atau materi semisolid yang tumbuh dalam indung telur (ovarium). pouch) yang tumbuh abnormal dibagian tubuh tertentu. Angka kematian yang tinggi ini disebabkan karena penyakit ini awalnya bersifat asimptomatik dan baru menimbulkan keluhan apabila sudah berada dalam stadium akhir. lebar dan tebal kira-kira 1.

2000). Pada kebanyakan kasus justru tak memerlukan operasi. hipofisis. Pada wanita organ yang paling sering terjadi Kista adalah indung telur. Kista adalah suatu bentukan yang kurang lebih bulat dengan dinding tipis. (Soemadi. dan tidak jarang diselubungi oleh beberapa fimbria dari infundibulum. penyebab pastinya sendiri belum diketahui.Ujung yang dekat dengan tuba terletak lebih tinggi daripada ujung yang dekat pada uterus.Permukaan belakangnya pinggir keatas dan belakang . 1998). ETIOLOGI Penyebab terjadinya kista ovarium yaitu terjadinya gangguan pembentukan hormon pada hipotalamus. B. berisi cairan atau bahan setengah cair (Sjamsuhidajat. 2006). . sedangkan permukaan depannya ke bawah dan depan. Kista ovarium timbul dari folikel yang tidak berfungsi selama siklus menstruasi. Kista adalah suatu jenis tumor berupa kantong abnormal yang berisi cairan atau benda seperti bubur (Dewa. Kista adalah pembesaran suatu organ yang di dalam berisi cairan seperti balon yang berisi air. diduga seringnya memakai kesuburan. C. atau ovarium itu sendiri. Embriologik kedua ligamentum berasal dari gubernakulum. a. Faktor resiko terjadinya kista ovarium. Tidak ada keterkaitan apakah indung telur kiri atau kanan. Riwayat kista ovarium sebelumnya . DEFINISI Kista adalah suatu jenis tumor. Ujung ovarium yang lebih rendah berhubungan dengan uterus dengan ligamentum ovarii proprium tempat ditemukannya jaringan otot yang menjadi satu dengan yang ada di ligamentum rotundum.

polusi. 1. D. Kurang olah raga d.8 cm akan melepaskan oosit mature. Gaya hidup tidak sehat. a. termasuk FSH dan HCG. Kista tersebut dapat distimulasi oleh gonadotropin. Konsumsi makanan yang tinggi lemak dan kurang serat b. karena suatu sebab tertentu. Kista ovari yang berasal dari proses ovulasi normal disebut kista fungsional dan selalu jinak. ovarium normal akan membentuk beberapa kista kecil yang disebut Folikel de Graff. yaitu gen pemicu kanker. Namun bila terjadi fertilisasi. Bila tidak terjadi fertilisasi pada oosit.5 – 2 cm dengan kista ditengah-tengah. Pada neoplasia tropoblastik gestasional . Sering stress 2. protoonkogen ini dapat berubah menjadi onkogen. Pada pertengahan siklus. korpus luteum akan mengalami fibrosis dan pengerutan secara progresif. Siklus menstruasi yang tidak teratur c. Folikel yang rupture akan menjadi korpus luteum. b. folikel dominan dengan diameter lebih dari 2. Kista dapat berupa folikular dan luteal yang kadang-kadang disebut kista theca- lutein. Hipotiroid atau hormon yang tidak seimbang g. atau terpapar zat kimia tertentu atau karena radiasi. Meningkatnya distribusi lemak tubuh bagian atas d. Tingkat kesuburan f. Terapi tamosifen pada kanker mamma Faktor yang menyebabkan gajala kista meliputi. Kista fungsional multiple dapat terbentuk karena stimulasi gonadotropin atau sensitivitas terhadap gonadotropin yang berlebih. misalnya karena makanan yang bersifat karsinogen . yaitu yang disebut protoonkogen. Zat tambahan pada makanan c. Merokok dan konsumsi alcohol e.Diantaranya. Faktor genetik Dalam tubuh kita terdapat gen-gen yang berpotensi memicu kanker. yang pada saat matang memiliki struktur 1. korpus luteum mula-mula akan membesar kemudian secara gradual akan mengecil selama kehamilan. PATOFISIOLOGI Setiap hari. Terpapar denga polusi dan agen infeksius f. Menstruasi dini e.

dan dalam 3 bulan akan hilang.. (hydatidiform mole dan choriocarcinoma) dan kadang-kadang pada kehamilan multiple dengan diabetes. Sejauh ini. 2. E. Kista yang bersifat fisiologis ini dialami oleh orang di usia reproduksi karena dia masih mengalami menstruasi. di ovarium timbul folikel dan folikelnya berkembang. tetapi perlu diamati apakah kista tersebut mengalami pembesaran atau tidak. Kista neoplasia dapat tumbuh dari proliferasi sel yang berlebih dan tidak terkontrol dalam ovarium serta dapat bersifat ganas atau jinak. Pasien dalam terapi infertilitas. Biasanya kista tersebut berukuran dibawah 5 cm. Jenis kista jinak yang serupa dengan keganasan ini adalah kistadenoma serosa dan mucinous. Jadi . Tumor ovari ganas yang lain dapat terdiri dari area kistik.kista yang bersifat fisiologis tidak perlu operasi. SIFAT KISTA 1. dapat dideteksi dengan menggunakan pemeriksaan USG. termasuk jenis ini adalah tumor sel granulosa dari sex cord sel dan germ cel tumor dari germ sel primordial. keganasan paling sering berasal dari epitel permukaan (mesotelium) dan sebagian besar lesi kistik parsial. ektodermal. karena mungkin kstanya bersifat fisiologis. Neoplasia yang ganas dapat berasal dari semua jenis sel dan jaringan ovarium. Pada sindroma ovari pilokistik. dapat menyebabkan sindrom hiperstimulasi ovari. Kista Fisiologis Kista yang bersifat fisiologis lazim terjadi dan itu normal normal saja. ovarium biasanya terdiri folikel- folikel dengan multipel kistik berdiameter 2-5 mm. induksi ovulasi dengan menggunakan gonadotropin (FSH dan LH) atau terkadang clomiphene citrate. Sasuai suklus menstruasi. dan mesodermal. dan gambaranya seperti kista. Teratoma berasal dari tumor germ sel yang berisi elemen dari 3 lapisan germinal embrional. Biasanya kista fisiologis tidak menimbuklkan nyeri pada saat haid. jangan takut dulu. karena tidak berbahaya dan tidak menyebabkan keganasan. hcg menyebabkan kondisi yang disebut hiperreaktif lutein. terutama bila disertai dengan pemberian HCG. Kista Patologis (Kanker Ovarium) . endodermal. Endometrioma adalah kista berisi darah dari endometrium ektopik. Bila seseorang diperiksa ada kista.

Kista Folikel Kista ini berasal dari folikel de graff yang tidak sampai berovulasi. KLASIFIKASI Berdasarkan tingkat keganasannya. yang kadang tidak disadari si penderita. Kanker ovarium merupakan penyebab kematian terbanyak dari semua kanker ginekologi. namun tumbuh terus menjadi kista folikel.bisa di dapati satu kista atau beberapa dan besarnya biasanya berdiameter 1-1 ½cm. pembesaran bisa terjadi relative cepat. Kista ganas yang mengarah ke kanker biasanya bersekat sekat dan dinding sel tebal dan tidak teratur. Pada yang patologis. Bersifat jinak jika bisa berupa spot dan benjolan yang tidak menyebar. Umumnya jika diameter tumor tidak . Kista ovarium yang bersifat ganas disebut juga kanker ovarium. melainkan membesar menjadi kista. Jenis ini ada yang bersifat jinak dan ganas. Tetapi sampai saat ini. Kista ovarium non neoplastik a. Meski jinak kista ini dapat berubah menjadi ganas. belum diketahui dengan pasti penyebab perubahan sifat tersebut. kista tersebut sering muncul tanpa gejala seperti penyakit umumnya. atau dari beberapa folikel primer yang setelah bertumbuh di bawah pengaruh estrogen tidak mengalami proses atresia yang lazim. F. Karena. Angka kematian penyakit ini di Indonesia belum diketahui dengan pasti. Itu sebabnya diagnosa agak sulit dilakukan. Dalam menangani tumor ovarium timbul persoalan apakah tumor yang dihadapi itu neoplasma atau kista folikel. penyakit ini disebut juga sebagai silent killer. Gejala gejala seperti perut yang agak membuncit serta bagian bawah perut yang terasa tidak enak biasanya baru dirasakan saat ukuranya sudah cukup besar. Tidak seperti kista fisiologis yang hanya berisi cairan. Setelah di angkat pemeriksaan rutin tetap perlu dilakukan untuk mengetahui apakah kista itu akan muncul kembali atau tidak. yaitu kista non-neoplastik dan kista neoplastik. sehingga 60-70% pasien datang pada stadium lanjut. sehingga tidak perlu dilakukan pengirisan di bagian perut penderita. kista dibedakan menjadi dua macam. Ada lagi jenis kista abnormal pada ovarium. Jika sudah demikian biasanya perlu dilakukan tindakan pengangkatan melalui proses laparoskopi. kista abnormal memperlihatkan campuran cairan dan jaringan solid dan dapat bersifat ganas. Angka kematian yang tinggi karena penyakit ini pada awalnya bersifat tanpa gejala dan tanpa menimbulkan keluhan apabila sudah terjadi metastasis.

berasal dari folikel ovarium yang gagal mengalami involusi atau gagal meresorpsi cairan. lebih dari 5 cm. Kista folikuler secara tipikal kecil dan timbul dari folikel yang tidak sampai saat menopause.kista korpus luteum diangkat tanpa mengorbankan ovarium. Pada pembelahan ovarium kista korpus luteum member gambaran yang khas. berisi cairan berwarna merah coklat karena darah tua. Biasanya asimtomatik. dapat di tunggu dahulu karena kista folikel dalam 2 bulan akan hilang sendiri. Kista granulosa lutein yang terjadi di dalam korpus luteum indung telur yang fungsional dan membesar bukan karena tumor. Kista Korpus Lutein Dalam keadaan normal korpus luteum lambat laun mengecil dan menjadi korpus albikans. . Dalam hal ini dilakukan operasi atas dugaan kehamilan ektopik terganggu.Tumbuhnya kista ini ialah akibat pengaruh hormone koriogonadrotropin yang berlebihan. b. Kadang-kadan korpus luteum akan mempertahankan diri (korpus luteum persisten).5 cm). c. Penanganan kista luteum ini menunggu sampai kista hilang sendiri. sekresinya akan terlalu banyak mengandung estrogen sebagai respon terhadap hipersekresi FSH ( folikel stimulating hormon) dan LH(luteinizing hormone) normalnya ditemui saat menopause berdiameter 1 -10 cm (folikel normal berukuran limit 2. disebabkan oleh penimbunan darah yang berlebihan saat fase pendarahan dari siklus menstruasi. Dinding kista terdiri atas lapisan berwarna kuning. biasanya berhubungan dengan tipe lain dari growth indung telur. serta terapi hormon. terdiri atas sel-sel luteum yang berasal dari sel-sel teka. Kista theka-lutein biasanya bersifat berisi cairan bening. berwarna seperti jerami. perdarahan yang terjadi di dalamnya akan menyebabkan kista. Dapat multipel dan bilateral. Kista teka lutein Kista biasanya bilateral dan sebesar tinju. Pada pemeriksaan mikroskopik terlihat luteinisasi sel-sel teka.

c. Dinding kista tipis dan cairan di dalam kista jernih. di bandingkan dengan kistadenoma muscinosum. Terapi terdiri atas pengangkatan kista dengan reseksi ovarium. dindingnya terdiri atas satu lapisan epitel kubik atau toraks rendah. Secara mikroskopik di golongkan dalam kelompok tumor ganas. b. Kistadenoma ovarii musinosum Asal tumor belum diketahui dengan pasti. Neoplastik Jinak 1. Kistadenoma ovarii serosum Berasal dari epitel permukaan ovarium. proliferasi dan stratifikasi epitel. umumnya jenis ini tak mencapai ukuran yang sangat besar. e. serta anaplasia dan mitosis pada sel-sel. Menurut meyer. Pertumbuhan menjadi ganas apabila di temukan pertumbuhan papilifer. akan tetapi jarinngan yang dikeluarkan harus segera diperiksa secara histologik untuk mengetahui apakah ada keganasan. Kista endometrium Kista ini bersifat endometriosis yang berlokasi di ovarium. Kistik: a.pada dinding kista tampak lapisan epitel kubik. Kista inklusi germinal Terjadi karena invaginasi dan isolasi bagianbagian terkecil dari epitel germinativum pada permukaan ovarium. dan isinya cairan jernih dan serous.d. berasal dari teratoma dimana di dalam pertumbuhannya satu elemen mengalahkan elemen- . biasanya bertangkai. Biasanya terjadi pada wanita usia lanjut dan besarnya jarang melebihi 1 cm. Kista terletak di bawah permukaan ovarium. Kistoma ovari simpleks Kista ini mempunyai permukaan yang rata dan halus. serous dan berwarna kuning. seringkali bilateral dan dapat menjadi besar.

ukurannya dapat mencapai ukuran yang amat besar. tulang. Kista dapat terjadi pada kedua indung telur dan biasanya tanpa gejala. Umumnya berbentuk multilokuler. Akibat peristiwa ini setiap kali haid. tidak terletak dalam rahim tetapi melekat pada dinding luar ovarium. Penulis lain menyebutkan bahwa tumor ini berasal yang sama dengan tumor Brenner. Solid: . Timbul gejala rasa sakit bila kista terpuntir/ pecah. 2. lemak. Kista endometroid Terjadi karena lapisan didalam rahim (yang biasanya terlepas sewaktu haid dan terlihat keluar dari kemaluan seperti darah). e. Kista ini bisa 1 pada dua ovarium. Kista dermoid Terjadi karena jaringan dalam telur yang tidak dibuahi kemudian tumbuh menjadi beberapa jaringan seperti rambut. elemen. d. Timbul gejala utama yaitu rasa sakit terutama sewaktu haid/ sexsuale intercourse. lapisan tersebut menghasilkan darah haid yang akan terus menerus tertimbun dan menjadi kista.

. Pada stadium lanjut. ini tidak berarti termasuk suatu neoplasma yang ganas. a. Akan tetapi. mual. angioma f. Potensi menjadi ganas sangat berbeda pada berbagai jenis. d. umpamanya sangat rendah pada fibroma ovarium dan sangat tinggi pada teratoma embrional yang padat. gangguan nafsu makan. meskipun semuanya berpotensi maligna. Semua tumor ovarium yang padat adalah neoplasma. Dapat terjadi peregangan atau penekanan daerah panggul yang menyebabkan nyeri spontan dan sakit diperut. c. TANDA & GEJALA Kebanyakan wanita dengan kanker ovarium tidak menimbulkan gejala dalam waktu yang lama. Jika sudah menekan rektum atau VU mungkin terjadi konstipasi atau sering berkemih. Gejala umumnya sangat berfariasi dan tidak spesifik. Penyebaran ke omentum (lemak perut) serta oran organ di dalam rongga perut (usus dan hati) c. Pada stadium awal gejalanya dapat berupa. Asites b. papiloma e. limfangioma g. kembung. Gangguan haid b. leimioma c. a. fibroadenoma d. Nyeri saat bersenggama. tumor brenner h. tumor sisa adrenal G. Gangguan buang air besar dan kecil. fibroma b. a. d. Perut membuncit.

Kista ini dapat bersifat unillokuler (tidak bersepta) atau multilokuler (bersepta-septa). menghisap cairan dari kista atau mengambil bahan percontoh untuk biopsi. . Ultrasonografi (USG) Alat peraba (transducer) digunakan untuk memastikan keberadaan kista. I. C. Akan terlihat sebagai struktur kistik yang bulat (kadang-kadang oval) dan terlihat sangat echolucent dengan dinding yang tipis/tegas/licin. Laparoskopi Dengan laparoskopi (alat teropong ringan dan tipis dimasukkan melalui pembedahan kecil di bawah pusar) dokter dapat melihat ovarium. Kista berisi cairan cenderung lebih jinak. Sesak nafas akibat penumpukan cairan di rongga dada. dan di tepi belakang kista nampak bayangan echo yang lebih putih dari dinding depannya. kista berisi material padat memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. 2. Kadang-kadang terlihat bintik-bintik echo yang halus-halus (internal echoes) di dalam kista yang berasal dari elemen-elemen darah di dalam kista. B. membantu mengenali lokasinya dan menentukan apakah isi kista cairan atau padat. e. PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemastian diagnosis untuk kista ovarium dapat dilakukan dengan pemeriksaan: 1. H. DIAGNOSA Pemeriksaan USG masih menjadi pilihan utama untuk mendeteksi adanya kista. Dari gambaran USG dapat terlihat: A.

Secara keseluruhan angka bertahan hidup selama 5 tahun adalah 86. Angka harapan hidup dalam 5 tahun rata-rata 41. K. Tumor sel granuloma memiliki angka bertahan hidup 82% sedangakan karsinoma sel skuamosa yang berasal dari kista dermoid berkaitan dengan prognosis yang buruk. yakni dilakukan pengambilan kista dengan tindakan laparoskopi atau laparotomi. sedangkan untuk laparotomi Anda diperbolehkan pulang pada hari ke-8 atau ke-9. PENATALAKSANAAN 1.Observasi Jika kista tidak menimbulkan gejala.J. karena kista fungsional akan menghilang dengan sendirinya setelah satu atau dua siklus haid. Biasanya kista yang ganas (kanker) tumbuh dengan cepat dan pasien mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Akan tetapi kepastian suatu kista itu bersifat jinak atau ganas jika telah dilakukan pemeriksaan Patologi Anatomi setelah dilakukan pengangkatan kista itu sendiri melalui operasi. Tindakan ini diambil jika tidak curiga ganas (kanker). Sebagian besar tumor sel germinal yang terdiagnosis pada stadium awal memiliki prognosis yang sangat baik.2% . Biasanya untuk laparoskopi Anda diperbolehkan pulang pada hari ke-3 atau ke-4. PROGNOSIS Prognosis dari kista jinak sangat baik. maka cukup dimonitor (dipantau) selama 1-2 bulan.Operasi Jika kista membesar. maka dilakukan tindakan pembedahan. Disgerminoma dengan stadium lanjut berkaitan dengan prognosis yang lebih baik dibandingkan germinal sel tumor nondisgerminoma.9% dan 11. Kista jinak tersebut dapat tumbuh di jaringan sisa ovarium atau di ovarium kontralateral. bervariasi antara 86.1% untuk stadium IV. Tumor yang lebih tidak agresif dengan potensi keganasan yang rendah mempunyai sifat yang lebih jinak tetapi tetap berhubungan dengan angka kematian yang tinggi.6%. Kematian disebabkan karena karsinoma ovari ganas berhubungan dengan stadium saat terdiagnosis pertama kali dan pasien dengan keganasan ini sering ditemukan sudah dalam stadium akhir. 2.

Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.wordpress. Jilid 2. Buku Ilmu Kandungan Edisi 2.com/2008/11/08/hamil-dengan-kista-harus-bagaimana/ .dkk. Radiology>Obstetric/Gynecologic.1999: 13-14 Sjamsuhidayat.google. Jakarta: Media Aesculapius.emedicine. Edisi 3. 05] Available from: http://www. EGC. [cited 2007 Des. 2000. DAFTAR PUSTAKA Wiknjosastro H.id/books?id=H7Z- lD9cXBEC&pg=PA161&dq=ovarian+cyst&hl=id&sa=X&ved=0CCsQ6AEwAmoVChMInZ_2p8z FxwIVR1uOCh1WlAKL#v=onepage&q=ovarian%20cyst&f=false https://keluargasehat. Ovarian Cysts. 2007. https://books. Edisi Revisi.co..B. [online]. Marrinan G. Jakarta. Buku Ajar Ilmu Bedah.google./com.. editor: Saifuddin A. Arif dkk.co. 1998 Mansjoer. Kapita Selekta Kedokteran.id/books?id=4ohQh1nOakkC&pg=PA17&dq=kista+ovarium&hl=id&sa=X &sqi=2&ved=0CBoQ6AEwAGoVChMIutLjgLTFxwIVh46OCh1iJQqK#v=onepage&q=kista%20 ovarium&f=false https://books. hal 1027.