You are on page 1of 29

A.

FORM PENGKAJIAN KOMUNITAS


1. Core, yaitu kelompok masyarakat yang dibina RT 01-05
Pengkajian Inti Komunitas Temuan
Riwayat:
1. Riwayat Wilayah 1. Dusun Kentolan Lor merupakan salah satu wilayah dari kelurahan Guwosari. Desa Guwosari terdiri dari 15 Dusun
diantaranya: Dusun Kembang Putihan, Dusun Kentolan Lor, Dusun Kentolan Kidul, Dusun Gandekan, Dusun Dukuh,
Dusun Watugedug, Dusun Pringgading, Dusun Bungsing, Dusun Iroyudan, Dusun Kadisono, Dusun Kembang Gede,
Dusun Karang Ber, Dusun Santan, Dusun Kalak Ijo, dan Dusun Kedung. Batas wilayah Dusun Kentolan Lor sebelah
utara yaitu Dusun Kembang Putihan, sebelah selatan yaitu Dusun Kentolan Kidul, sebelah barat yaitu Dusun Watu
Geduk, dan batas wilayah sebelah timur yaitu Dusun Gandekan.
2. Apakah pernah ada 2. Dusun Kentolan Lor terdiri dari RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, RT 05, dan RT 06.
pemekaran wilayah
3. Berapa usia penduduk 3.Usia penduduk paling tua yang terdapat di Dusun Kentolan Lor berumur 95 tahun.
yang paling tua di
wilayah tersebut
Demografi :
1. Usia kelompok/ 1. Jumlah warga Dusun Kentolan Lor berdasarkan usia adalah sebagai berikut :
komunitas yang dibina Balita : 26 orang (3,92 %)
Anak-anak : 58 orang (8,74%)
Remaja awal : 47 orang (7,08%)
Remaja akhir : 82 orang (18,36 %)
Lansia awal : 118 orang (17,79 %)
Lansia akhir : 55 orang (8,29 %)
Jumlah Warga Dusun Kentolan Lor
Berdasarkan Usia

1. Balita
2. Anak-anak
8.29% 3.92%
8.74% 3. Remaja awal
4. Remaja akhir

17.79% 7.08% 5. Lansia awal


6. Lansia akhir

18.36%

2. Jenis kelamin kelompok/ 2. Jumlah warga Kentolan Lor berdasarkan jenis kelamin adalah sebagai berikut :

komunitas yang dibina Laki-laki : 320 orang (48,2 %)


Perempuan : 347 orang (52,33 %)

Jumlah Penduduk Berdasarkan


Jenis Kelamin

Laki-laki
48.20% Perempuan
52.33%
3. Tingkat pendidikan 3. Jumlah warga Kentolan Lor berdasarkan tingkat pendidikan:

SD : 221 (33,33 %)
SMP : 117 (17,64%)
SMA : 162 (24,43%)
Perguruan Tinggi : 17 (2,56 %)
Tidak Sekolah : 44 (6,63%)

Jumlah penduduk berdasarkan tingkat


pendidikan

6.63%
2.56% SD
SMP

33.33% SMA
24.43% Perguruan Tinggi
Tidak Sekolah

17.64%

4. Status pekerjaan 4. Jumlah Warga berdasarkan Status Pekerjaan


Buruh : 181 (27,30 %)
Wiraswasta : 20 (3,01 %)
Wirausaha : 16 (2,41 %)
Lainnya : 114 (67,28%)
5. Tingkat penghasilan 5. Semua warga dusun kentolan lor mempunyai penghasilan >Rp.500.000.
warga.
Statistik vital:
1. Angka prevalensi masalah 1. Berikut adalah temuan penyakit di Dusun Kentolan Lor:
kesehatan warga Hipertensi : 44 orang (6,63%)
Diabetes Melitus : 17 orang (2,56%)
Asam Urat : 13 orang (1,96%)
Kolesterol : 5 orang (0,75%)

Masalah Kesehatan Dusun Kentolan Lor

0.75% Hipertensi : 44
orang
1.96%
Diabetes Melitus : 17
orang
Asam Urat : 13
orang
6.63%
Kolesterol :5
2.56% orang

2. Angka kesakitan dan 2. Angka kematian di Dusun Kentolan Lor dalam 2 bualn terakhitr yang diakibatkan oleh penyakit sebanyak 2 orang, satu

kematian dalam tahun ini orang meninggal karena komplikasi dan satu orang meninggal karena penyakit diabetes.

Nilai dan kepercayaan :


1. Latar belakang yang 1. Warga Dusun Kentolan Lor memiliki tingkat pendidikan yang cukup rendah. Mayoritas warga memiliki pendidikan
mempengaruhi perilaku terakhir SD. Di dusun kentolan lor terdapat warga yang buta huruf sebanyak 36 orang.
kesehatan
2. Bangunan tempat ibadah 2. Terdapat 1 Masjid dan 2 Mushola.
3. Keyakinan dan 3. Sebagian besar warga memilih untuk berobat ke Puskesmas, praktek bidan desa, serta berobat di klinik kesehatan
kepercayaan warga terdekat terlebih dahulu sebelum berobat ke Rumah Sakit. Warga Dusun Kentolan Lor memiliki kesadaran tentang
tentang penyakit dan konsep sehat sakit yaitu sakit merupakan kondisi dimana adanya gangguan secara fisik maupun psikososial dan
kesehatan beberapa warga meyakini penyakit tersebut merupakan ujian/cobaan dari Tuhan.
2. Interaksi Sub Sistem
a. Lingkungan fisik
Pengkajian Sub Sistem
Temuan
Lingkungan
Inspeksi:
1. Peta RT rawan masalah a. Temuan penyakit di Dusun Kentolan Lor :
kesehatan di RT yang Hipertensi : 44 orang
dikelola Diabetes Melitus : 17 orang
Asam Urat : 13 orang
Demam Berdarah : 6 orang
Kolesterol : 5 orang
Penyakit lain-lain : 40 orang
b. Berdasarkan hasil observasi saat mengikuti program PSN (pemberantasan sarang nyamuk) bersama para kader
2. Rumah dan Lingkungan Dusun Kentolan Lor didapatkan hasil bahwa terdapat jentik-jentik nyamuk di bak penampungan air warga
sebanyak 19 rumah dari 47 rumah warga yang dilakukan pemeriksaan.
c. Warga menguras bak mandi 1 x dalam seminggu.
d. Saat dilakukan observasi adanya pembungan kotoran yang memenuhi syarat hampir sekitar 80 % dan kebanyakan
rumah warga memiliki kamar mandi di luar rumah dan jenis kamar mandi tertutup sebanyak 100%, sedangkan
lantai mengunakan semen sebanyak 85% dan pembuangan kotoran 100% berada jauh dari sumber air minum,
pembuangan sampah sebagian besar 97,67 % dengan cara dibakar di perkarangan rumah, sampah yang di kubur
sebanyak 1,86 % dan sampah yang dibuang kesungai sebanyak 0,46 % sedangkan untuk pembuangan limbah air
100% mengalir ke kebun.
e. Masyarakat Kentolan Lor saat dilakukan wawancara 97,68 % menggunakan air sumur dalam memasak air dan
menggunakan air minum isi ulang sebanyak 2,32 %, saat dilakukan observasi jenis air sumur yang digunakan
termasuk kriteria air bersih tetapi ada kandungan zat kapurnya sehingga air harus di endapkan terlebih dahulu
sebelum di gunakan.
f. Hasil observasi 100% masyarakat Kentolan Lor memiliki rumah yang memiliki kamar tidur dengan penerangan
dari jendela dan ventilasi sehingga rumah tidak terasa lembab sedangkan untuk lantai rumah 30,69% menggunakan
semen, 73,02 % menggunakan keramik dan 0,93 % menggunakan lantai tanah.
g. Di Dusun Kentolan Lor 14,78 % warga mempunyai ternak, dan 85,22 % warga tidak memiliki ternak.

3. Kesehatan ibu dan anak a. Warga Dusun Kentolan Lor yang memiliki balita 100% persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan dan tidak ada
ibu-ibu yang mengalami masalah pada kehamilan. Penggunan kontrasepsi IUD 17,64%, MOP sebanyak 5,88%,
kondom sebanyak 11,76%, implant sebanyak 18, 82%, suntik sebanyak 32, 94% dan pil sebanyak 12,94% dari total
peserta Kb yang berjumlah 85 orang.
b. Di Dusun Kentolan Lor 100% balita mendapatkan imunisasi lengkap di posyandu balita yang diadakan setiap 1
bulan sekali.
4. Surveilans c. Warga Dusun Kentolan Lor selalu makan pagi, dan makan sayur kadang-kadang makan buah dan menggunakan
garam beriodium dengan wadah tertutup sebayak 100%.
Data windshield survey Untuk hasil windshield survey dapat dilihat dilampiran bagian bawah.
Tanda vital:
1. Kondisi iklim/ cuaca 1. Dusun Kentolan Lor terdapat dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau.
2. Kondisi Lingkungan dan 2. Dari hasil pengamatan, sepanjang jalan antar rumah-rumah di Dusun Kentolan Lor masih terlihat benda-benda yang
rumah mampu menampung air hujan dan terdapat pepohonan yang rindang. Sebagian besar masyarakat Dusun Kentolan Lor
mempunyai jenis rumah permanen dengan lantai dari keramik dan semen.
Sistem Review:
1. Dukungan sosial dari 1. Di Dusun Kentolan Lor terdapat kegiatan-kegiatan perkumpulan yang secara tidak langsung memberikan dukungan
keluarga, kelompok atau sosial kepada warga Dusun Kentolan Lor. Perkumpulan-perkumpulan tersebut antara lain: perkumpulan ibu-ibu
masyarakat setempat dasawisma, pertemuan PKK, pengajian ibu-ibu, pengajian bapak-bapak, pengajian muda-mudi, pengajian bapak-
bapak muda, karang taruna, serta perkumpulan anak-anak TPA.
2. Observasi sistem sosial 2. Tempat-tempat yang menfasilitasi warga untuk bersosialisasi antar warga antara lain masjid dan balai dusun.
seperti perumahan, tempat
ibadah, tempat bisnis

a. Pelayanan kesehatan dan sosial


Pengkajian Sub Sistem
Pelayanan kesehatan dan Temuan
Sosial
1. Tempat pelayanan 1. Tempat pelayanan kesehatan terdekat adalah bidan desa Kentolan Lor, Puskesmas Pajangan dan Klinik Cahaya.
kesehatan
2. Siapa pemberi pelayanan 2. Pemberi pelayanan kesehatan di Dusun Kentolan Lor antara lain petugas puskesmas, bidan desa, dan petugas
kesehatan kesehatan di Klinik Cahaya Husada.
3. Waktu Pelayanan 3. Waktu pelayanan yang diberikan adalah 24 jam.
4. Angka statistik jumlah 4. Karakteristik pengguna pelayanan di Puskesmas Pajangan sebagian besar dari warga menengah kebawah.
pengguna pelayanan
setiap hari, mingguan,
bulanan
5. Keadekuatan, aksesibilitas 5. Aksesbilitas Puskesmas Pajangan lumayan terjangkau karena berada 5-6 Km dari Dusun Kentolan Lor. Semua warga
dan penerimaan fasilitas mendapatkan pelayanan dengan baik.
oleh pengguna pelayanan
6. Kegiatan posyandu 6. Di Dusun Kentolan Lor diadakan posyandu balita setiap satu bulan sekali. Untuk posyandu balita warga membayar
(waktu, kegiatan dan biaya pemeriksaan di Dusun Kentolan Lor. Menurut hasil wawancara kepada beberapa kader ditemukan bahwa
penyuluhan yang jumlah kader yang melakukan pelayanan kesehatan di posyandu ada 4 Kader. Penyuluhan belum pernah dilakukan di
diberikan di posyandu) Dusun Kentolan Lor.
7. Angka kesakitan 7. Penderita hipertensi di Dusun Kentolan Lor sebanyak 44 penderita, diabetes mellitus sebanyak 17 penderita, dan
penderita asam urat sebanyak 13 penderita.

b. Ekonomi
Pengkajian Sub Sistem Temuan
Ekonomi
1. Pekerjaan penduduk 1. Jenis pekerjaan penduduk
Buruh : 181 (27,30 %)
Wiraswasta : 20 (3,01 %)
Wirausaha : 16 (2,41 %)
Lainnya : 114 (67,28%)
Jenis Pekerjaan penduduk
kentolan lor
Buruh
27.30%
Wiraswasta
Wirausaha
3.01%
2.41% Lainnya
67.28%

2. Kategori pekerjaan 2. Kategori pekerjaan penduduk di Dusun Kentolan Lor adalah buruh.
penduduk
3. Pendapatan keluarga per 3. Semua warga dusun kentolan lor mempunyai penghasilan >Rp.500.000.
bulan
4. Pengeluaran keluarga 4. Pengeluaran keluarga perbulan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pendidikan, rekreasi, kesehatan, dana sosial.

5. Sebagian besar warga mampu menyediakan makanan bergizi.


5. Kemampuan keluarga
menyediakan makanan
bergizi

c. Keamanan dan Transportasi


Pengkajian Sub Sistem Temuan
Keamanan dan
Transportasi
Keamanan:
1. Pelayanan polisi 1. Sistem pelayanan keamanan yang diberikan oleh polisi dapat di akses masyarakat di kantor Polsek Pajanagan.
2. Masyarakat Kentolan Lor saat dilakukan wawancara 97,68 % menggunakan air sumur dalam memasak air dan
2. Sanitasi menggunakan air minum isi ulang sebanyak 2,32 %, saat dilakukan observasi jenis air sumur yang digunakan
termasuk kriteria air bersih tetapi ada kandungan zat kapurnya sehingga air harus di endapkan terlebih dahulu
sebelum di gunakan.
3. Pengolahan Sampah 3. Pengelolaan sampah dilakukan oleh sebagian warga untuk mengumpulkan kemudian membakar sampah di kebun
dekat rumah warga (sampah anorganik), kemudian ada juga yang ditimbun (sampah organik), dan ada beberapa
warga yang mengikuti iuran sampah.
Transportasi:
1. Jenis transportasi yang 1. Jenis transportasi yang digunakan oleh masyarakat setempat adalah sepeda, sepeda motor, dan beberapa warga
digunakan oleh memiliki mobil pribadi.
masyarakat
2. Pelayanan transportasi, 2. Pelayanan transportasi warga Dusun Kentolan Lor mayoritas menggunakan kendaraan pribadi. Kondisi jalan menuju
kondisi jalan desa sudah di aspal.
3. Jumlah penduduk yang 3. Dari hasil pengamatan dan wawancara dengan warga setempat tidak di temukan penduduk yang mengalami
mengalami keterbatasan keterbatasan dalam hal transportasi.
dalam hal transportasi

d. Politik dan Pemerintahan


Pengkajian Sub Sistem
Temuan
Politik dan Pemerintahan
1. Kebijakan pemerintahan 1. Kebijakan pemerintah setempat dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat di Dusun Kentolan Lor melibatkan
setempat dalam mengatasi berbagai instasi terkait, seperti pihak dari Puskesmas Pajangan. Misalnya dalam menangani penyakit demam
masalah kesehatan yang berdarah, pihak puskesmas dan kader melakukan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) pada saat program pusling
ada di masyarakat yang diadakan dua bulan sekali. Pelayanan kesehatan dapat diperoleh warga secara gratis dengan menggunakan
kartu jaminan kesehatan dari pemerintah seperti BPJS (baik BPJS PBI maupun non PBI), KIS dan Jamkesmas.
2. Kegiatan yang telah 2. Kegiatan- kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat:
dilakukan oleh pemerintah a. Pemberian pelayanan kesehatan secara gratis bagi warga pemilik kartu BPJS dan Jamkesmas.
untuk meningkatkan b. Berdasarkan hasil wawancara dengan kader, di Dusun Kentolan Lor terdapat 6 kader dimana 3 kader adalah kader
status kesehatan posyandu balita dan 3 kader posyandu lansia.
masyarakat

e. Komunikasi
Pengkajian sub sistem Temuan
Komunikasi
1. Media komunikasi 1. Media komunikasi yang dimiliki oleh keluarga di Dusun Kentolan Lor antara lain handphone, televisi dan radio.
elektronik yang dimiliki
oleh keluarga.
2. Media komunikasi antar 2. Media komunikasi antar masyarakat di Dusun Kentolan Lor dilakukan dengan menggunakan handphone. Kegiatan
masyarakat perkumpulan-perkumpulan seperti pengajian rutin ibu-ibu dan bapak-bapak, dasawisma tiap RT, dan pertemuan
muda-mudi juga menfasilitasi warga Dusun Kentolan Lor dalam menjalin komunikasi antar masyarakat.
3. Konsultasi dengan tenaga 3. Sebagian besar masyarakat memilih berkonsultasi tentang masalah kesehatan yang dialami dengan tenaga-tenaga
kesehatan dalam kesehatan di pelayanan kesehatan terdekat.
mengatasi masalah

f. Pendidikan
Pengkajian pendidikan Temuan
1. Prosentase keluarga yang 1. Di Dusun Kentolan Lor terdapat 36 orang yang buta huruf.
buta huruf
2. Fasilitas pendidikan atau 2. Di Dusun Kentolan Lor tidak terdapat fasilitas pendidikan berupa TPA (Taman Pendidikan Al-Quran), PAUD dan
informasi yang ada di TK.
masyarakat.
B. WINSHIELD SURVEY
Lokasi pengamatan : Dusun Kentolan Lor, Gowasari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta
Kelompok : 3 (tiga)
Detail Temuan
Tipe Dusun Kentolan Lor Desa Gowasari Kecamatan Pajangan
Perkampungan/pedesaan Kabupaten Bantul, RT 01 - RT 06, memiliki tipe
perkampungan/pedesaan.
1. Perumahan 1. 99,53% tipe perumahan warga merupakan rumah permanen
sedangkan 0,46% merupakan semi permanen
2. Semi usaha 2. 3,01% warga bekerja sebagai wiraswasta. Usaha rumahan
yang dimiliki warga seperti: penjualan rumahan (warung).

Lingkungan tempat tinggal


1. Rumah tinggal (terpisah 1. Jarak rumah satu dengan rumah yang lain sekitar 5,5 meter.
antara rumah satu dengan
lainnya)
2. Apartemen 2. Tidak terdapat apartemen di Dusun Kentolan Lor.
Umur area perumahan
1. Bangunan baru 1. Berdasarkan hasil observasi di Dusun Kentolan Lor
terdapat 5,11% rumah dengan bangunan baru.
2. Bangunan banyak yang rusak 2. Berdasarkan hasil observasi di Dusun Kentolan Lor rata-
rata merupakan rumah dengan bangunan lama namun
masih bagus dan layak huni.
Karakteristik sosial kultural
1. Variasi umur penduduk 1. Berdasarkan wawancara di Dusun Kentolan Lor variasi
umur penduduk, antara lain:
Balita : 26 orang (3,92 %)
Anak-anak : 58 orang (8,74%)
Remaja awal : 47 orang (7,08%)
Remaja akhir : 82 orang (18,36 %)
Lansia awal : 118 orang (17,79 %)
Lansia akhir : 55 orang (8,29 %)

Jumlah Warga Dusun Kentolan Lor


Berdasarkan Usia
1. Balita
2. Anak-anak
8.29% 3.92%
8.74% 3. Remaja awal
4. Remaja akhir
17.79% 7.08% 5. Lansia awal
6. Lansia akhir

18.36%

2. Ras dan etnik grup 2. Berdasarkan wawancara di Dusun Kentolan Lor ras dan etniknya
beragam, tetapi mayoritas termasuk suku jawa yaitu 98,40%.
3. Berdasarkan wawancara di Dusun Kentolan Lor penduduk
3. Pekerja tidak bekerjasebagai buruh 27,30%,wiraswasta 3,01%,
wirausaha 2,41%, lainnya(pekerjaan lian, lansia, dan anak
anak).
4. Siswa sekolah/drop out 4. 6,63% masyarakat belum/tidak sekolah.
5. Tanda adanya kurang punya 5. Terdapat 1 orang yang mengalami gangguan jiwa.
harapan
Lingkungan
1. Tampak umum
a) Halaman, jalan, pekarangan a) Halaman : warga memiliki halaman di sekitar rumah 76,23%
halaman rumah dimanfaatkan untuk berkebun, 23,77 % untuk
taman.Jalan : jalan masuk dusun berbahan dasar semen.
Warga yang memanfaatkan halaman sebagai kebun sebanyak
b) Tanaman b) Pekarangan ditanami bunga dan pohon buah seperti pisang
dan kedondong.
c) Patung, tanda-tanda seni c) Tidak terdapat patung/ tanda-tanda seni di Dusun Kentolan
Lor.
2. Bahaya lingkungan
a) Polusi udara a) Berdasarkan hasil observasi, Dusun Kentolan Lor terasa
sejuk dan tidak mengalami pencemaran udara.
b) Sampah b) Pengelolaan sampah di Dusun Kentolan Lor, 0,46%
dibuang disungai, 1,86% dikubur, dan 97,67% dibakar.,
c) Area bermain yang c) Area bermain yang berbahaya adalah di jalan raya, di
berbahaya sungai, dan di kebun kosong.
d) Penerangan jalan d) Di depan setiap rumah diberi penerangan dan di jalan-jalan
diberi lampu. Akan tetapi jalan-jalan yang masuk ke rumah
warga masih remang-remang dan masih memerlukan
penerangan jalan.
e) Alat pemadam kebakaran e) Dusun Kentolan Lor tidak mempunyai alat pemadam
kebakaran.
f) Lalu lintas f) Laju lalu lintas di Dusun Kentolan Lor ramai.
g) Polisi /anggota pengaman g) Di setiap RT terdapat pos kamling, namun saat ini sudah
/penyeberangan jalan untuk jarang dilaksanakan siskamling. Di Dusun Kentolan Lor
anak sekolah tidak terdapat tempat pendidikan.

3. Stessor lingkungan
a) Kegaduhan / ramai / a) Lingkungan sepi, dan tidak terjadi kemacetan di sepanjang
kemacetan jalan.
b) Tanda-tanda yang b) Pernah terjadi pencurian hewan ternak di Dusun Kentolan
menyebabkan banyak angka Lor
kriminal
c) Tanda-tanda adanya c) Tidak ada penyalahgunaan NAPZA di Dusun Kentolan Lor.
penyalahgunaan bahan-bahan
terlarang (NAPZA)
d) Tanda-tanda adanya d) Tidak ada tanda-tanda kemiskinan pada warga di Dusun
kemiskinan Kentolan Lor
Sumber-sumber (yang ada dan
yang tidak ada)
1. Tempat belanja/ daerah 1. Warga biasanya belanja sehari-hari di warung-warung
belanja terdekat yang ada di Dusun Kentolan Lor, dan biasanya juga
belanja di pasar Bantul.
2. Transportasi 2. Transportasi umum yang masuk dusun tidak ada.
Transportasi sehari-hari menggunakan kendaraan pribadi
(sepeda, sepeda motor, dan mobil pribadi).
3. Rekreasi 3. Di Dusun Kentolan Lor mayoritas warganya tidak
melakukan rekreasi bersama. Hiburan yang ada hanya
menonton TV dan mendengarkan radio. Ketika ada waktu
luang, biasanya warga memanfaatkan untuk beristirahat,
menonton TV dan berkumpul bersama keluarga.
4. Pendidikan 4. Di Dusun Kentolan Lor tidak ada tempat pendidikan.
5. 100% beragama Islam, terdapat 1 masjid dan 2 Mushola.
5. Pusat agama/ kepercayaan 6. Di Dusun Kentolan Lor memiliki 6 pos kamling, namun
(masjid, gereja dll) sudah jarang dilakukan siskamling.
6. Pelayanan keamanan 7. Di Dusun Kentolan Lor tidak terdapat apotek.
8. Di Dusun Kentolan Lor tidak terdapat pelayanan
7. Farmasi kegawatdaruratan.
8. Kegawatdaruratan 9. Di Dusun Kentolan Lor tidak terdapat kantor pos maupun
(kebakaran, dll) bank.
9. Pelayanan umum (kantor pos, 10. Berdasarkan hasil wawancara, hanya beberapa warga yang
bank, dll) mengikuti iuran sampah dan program tersebut baru berjalan
10. Pengambil sampah sekitar 2 minggu yang lalu.
Pelayanan kesehatan
1. Fasilitas kesehatan (ada/ 1. Fasilitas kesehatan terdekat di Dusun Kentolan Lor adalah
tidak ada) dua bidan desa, puskesmas pajangan yang berjarak sekitar
6 km.
2. Rumah sakit 2. Jarak rumah sakit terdekat (RS PKU Muhamamdiyah
Bantul) 6 km.
3. Klinik, lainnya 3. Terdapat Klinik Cahaya Husada yang berjarak sekitar 3 km
dari Dusun Kentolan Lor.
C. ANALISA DATA

No Data Masalah keperawatan yang


muncul
1 DS :

- Warga mengatakan biasanya menguras bak mandi Perilaku kesehatan cenderung


satu minggu sekali dan terdapat beberapa warga berisiko b.d. kurang pemahaman
yang mengatakan menguras kamar mandi hanya (00188)
saat ada waktu luang.
- Warga mengatakan jika membuang sampah
biasanya di kebun belakang rumah. Namun masih
terdapat beberapa warga yang mengatakan bahwa
mereka membuang sampah di sungai.

DO :

- Berdasarkan observasi yang dilakukan didapatkan


hasil sebanyak 19 rumah yang positif terdapat
jentik nyamuk dari 47 rumah yang diperiksa.
- Berdasarkan observasi yang dilakukan, jentik
nyamuk terdapat dibeberapa tempat seperti bak
mandi, bak WC, tempayang, ban bekas yang ada
disekitar rumah, vas bunga yang ada disekitar
rumah, kaleng bekas yang ada disekitar rumah dll
- Berdasarkan observasi yang dilakukan banyak
terdapat sampah yang tidak dikelola dengan baik.
2 DS :

- Warga mengatakan bahwa mereka melakukan


Ketidakefektifan manajemen
pemeriksaan tekanan darah di posyandu lansia
kesehatan b.d kurang pengetahuan
yang ada di Dusun Kentolan Lor, namun mereka
tentang cara pengobatan (00078)
kurang memahami cara penanganan hipertensi.
- Warga mengatakan belum mengetahui tentang
cara modifikasi gaya hidup pada pasien dengan
Diabetes Melitus.

DO :

- Berdasarkan pengkajian yang dilakukan,


didapatkan hasil penderita hipertensi dari RT 01-
06 sebanyak 44 penderita, dan penyakit Diabetes
Melitus sebanyak 17 penderita.
D. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Data Diagnosa Kep. NOC NIC Aktifitas
Komunitas KODE KODE 1. Pemberantasan sarang
DS : 1300 Acceptances : Health 4360 Behaviour nyamuk .

- Warga mengatakan Perilaku kesehatan Status Modification 2. Pemberian pendidikan


kesehatan tantang
biasanya menguras cenderung berisiko
perilaku hidup bersih
bak mandi satu b.d. kurang
dan sehat
minggu sekali dan pemahaman
terdapat beberapa
warga yang
mengatakan
menguras kamar
mandi hanya saat ada
130002 Warga mampu Bantu warga dalam Penyuluhan kesehatan
waktu luang.
memahami konsep menentukan terkait sanitasi
- Warga mengatakan
perilaku sehat yang motivasi untuk lingkungan dan
jika membuang
benar. merubah perilaku penanganan sampah.
sampah biasanya di
130008 Warga mampu kesehatan.
kebun belakang
mengenali masalah Berikan pendidikan
rumah. Namun masih kesehatan lingkungan kesehatan mengenai
terdapat beberapa yang aktual. kesehatan sanitasi
warga yang 130017 Warga mampu lingkungan dan
mengatakan bahwa menyesuaikan diri penanganan sampah
mereka membuang dengan perubahan yang baik dan benar.
sampah di sungai. status kesehatan. Buat program dalam
DO : rangka mengatasi - Melaksanakan program
- Berdasarkan 130011 Warga mampu masalah jentik PSN (Pemberantasan
observasi yang mengambil keputusan nyamuk. Sarang Nyamuk)
dilakukan banyak terkait masalah bersama kader.
terdapat sampah yang kesehatan. - Menanam bunga
tidak dikelola dengan geranium.
baik.
- Berdasarkan
observasi yang
dilakukan didapatkan
hasil sebanyak 19
rumah yang positif
terdapat jentik
nyamuk dari 47
rumah yang
diperiksa.
- Berdasarkan
observasi yang
dilakukan, jentik
nyamuk terdapat
dibeberapa tempat
seperti bak mandi,
bak WC, tempayang,
ban bekas yang ada
disekitar rumah, vas
bunga yang ada
disekitar rumah,
kaleng bekas yang
ada disekitar rumah
dll.
DS : Ketidakefektifan 1602 Health Promoting 5602 Teaching: Disease
- Warga mengatakan manaje Behavior Process
bahwa mereka men kesehatan b.d 160202 Warga mampu Kaji tingkat
melakukan kurang pengetahuan mengenali lingkungan pengetahuan pasien. 1. Penyuluhan tentang
pemeriksaan tekanan tentang cara yang beresiko. penyakit hipertensi.
darah di posyandu pengobatan 160203 Warga mampu Jelaskan pada warga 2. Pengukuran tekanan
lansia yang ada di memonitor perilaku tentang proses darah.
Dusun Kentolan Lor, yang beresiko. terjadinya penyakit 3. Melakukan pijat
namun mereka 160204 Warga menunjukkan yang dialaminya. hipertensi.
kurang memahami perilaku sehat secara 4. Penyuluhan tentang
cara penanganan konsisten. Diskusikan tentang penyakit Diabetes
hipertensi. 160208 Warga mampu perubahan gaya Melitus.
- Warga mengatakan memanfaatkan fasilitas hidup yang dapat 5. Pemeriksaaan gula
belum mengetahui kesehatan publik yang dilakukan oleh darah.
tentang cara ada. warga dalam
modifikasi gaya 160213 Warga mampu menangani
hidup pada pasien mendapatkan screening penyakitnya.
dengan Diabetes kesehatan.
Melitus. 160214 Warga mampu Berikan informasi
DO : mengikuti diet pada warga tentang
Berdasarkan pengkajian makanan yang cara pengobatan
yang dilakukan, dianjurkan. penyakit pasien.
didapatkan hasil
penderita hipertensi dari
RT 01-06 sebanyak 44
penderita, dan penyakit
Diabetes Melitus
sebanyak 17 penderita.
No Masalah Etiologi Tanda dan gejala di manifestasikan oleh
(Aktual/potensial)
1 Perilaku kesehatan cenderung Kurang pemahaman 6. Berdasarkan wawancara yang dilakukan, warga mengatakan
berisiko (00188) biasanya menguras bak mandi satu minggu sekali dan terdapat
beberapa warga yang mengatakan menguras kamar mandi hanya
saat ada waktu luang.
7. Berdasarkan wawancara yang dilakukan, warga mengatakan
jika membuang sampah biasanya di kebun belakang rumah.
Namun masih terdapat beberapa warga yang mengatakan bahwa
mereka membuang sampah di sungai.
8. Berdasarkan observasi yang dilakukan didapatkan hasil
sebanyak 19 rumah yang positif terdapat jentik nyamuk dari 47
rumah yang diperiksa.
9. Berdasarkan observasi yang dilakukan, jentik nyamuk terdapat
dibeberapa tempat seperti bak mandi, bak WC, tempayang, ban
bekas yang ada disekitar rumah, vas bunga yang ada disekitar
rumah, kaleng bekas yang ada disekitar rumah dll.
10. Berdasarkan observasi yang dilakukan banyak terdapat sampah
yang tidak dikelola dengan baik.

2 Ketidakefektifan manajemen Kurang pengetahuan tentang 1. Berdasarkan wawancara yang dilakukan, warga mengatakan
kesehatan (00078) cara pengobatan bahwa mereka melakukan pemeriksaan tekanan darah di
posyandu lansia yang ada di Dusun Kentolan Lor, namun
mereka kurang memahami cara penanganan hipertensi.
2. Berdasarkan wawancara yang dilakukan, warga mengatakan
belum mengetahui tentang cara modifikasi gaya hidup pada
pasien dengan Diabetes Melitus.
3. Berdasarkan pengkajian yang dilakukan, didapatkan hasil
penderita hipertensi dari RT 01-06 sebanyak 44 penderita, dan
penyakit Diabetes Melitus sebanyak 17 penderita.
E. PERENCANAAN KEPERAWATAN
1. Prioritas Masalah
No Dx Kep Kom A B C D E F G H I J K Total Prioritas

1 Perilaku kesehatan cenderung berisiko


4 3 3 2 3 3 2 2 2 2 2 28 1

2 Ketidakefektifan manajemen kesehatan


3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 26 2

Keterangan pembobotan:
F: Sesuai dengan Program Pemerintah
1. Sangat rendah A: Risiko terjadi G: Tempat
2. Rendah B: Risiko keparahan H: Waktu
3. Cukup C: Potensial untuk penkes I: Dana
4. Tinggi D: Minat masyarakat J: Fasilitas kesehatan
5. Sangat tinggi E: Kemungkinan diatasi K: Sumber daya
PLANING OF ACTION (POA)
PRAKTIK KEPERAWATANKOMUNITAS K3M
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN STIKES A. YANI
DI DUSUN KENTOLAN LOR PAJANGAN BANTUL YOGYAKARTA
No Masalah Tujuan Rencana Kegiatan Sasaran Waktu Tempat PJ

1 Perilaku kesehatan Setelah dilakukan tindakan keperawatan - Memberikan Ibu-ibu Dasa Selasa, 21 - Dian
cenderung berisiko selama 2 x pertemuan diharapkan penyuluhan wisma Rt 05 Februari Adeka
perilaku kesehatan masyarakat meningkat tentang sanitasi 2017 Putra
lingkungan dan pukul - Isroul
penanganan 18.30. Azhar
sampah.
Jumat, 24
- Melakukan PSN
Februari
bersama kader
2017

2 Ketidakefektifan Setelah dilakukan tindakan keperawatan - Melakukan Anak-anak Minggu, Masjid - Fitri
manajemen kesehatan selama 2 x pertemuan diharapkan penyuluhan cuci Dusun 19 Nuryati
manajemen kesehatan warga meningkat tangan dan sikat Kentolan Lor Februari dan
gigi 2017 Kisnaw
pukul ati
09.00
- Melakukan pijat Penderita Rabu, 22 Posko - Erna
hipertensi Hiperetnsi Februari Ivana
Dusun 2017, KKN dan Eva
Kentolan Lor Sabtu, 25 Febri
Februari
2017 dan
Senin, 27
Februari
2017
pukul
10.00

- Melakukan Ibu-ibu Dasa Sabtu, 25 - Dirga


penyuluhan wisma Rt 06 Februari Adidaya
diabetes 2017 dan
mellitus pukul Riska
18.30 Novita

Minggu,
- Melakukan Ibu-ibu PKK - Erna
26
penyuluhan Ivana
Februari
hipertensi dan dan Eva
2017
pemeriksaan Febri
pukul
tekanan darah.
13.00
- Donor darah Warga Dusun Rabu, 1 Masjid - Nico
Kentolan Lor Maret Saputra
2017 dan
pukul Erna
19.00 Ivana

Rabu, 1
- Melakukan Warga Dusun Masjid - Dirga
Maret
pemeriksaan Kentolan Lor Adidaya
2017
gula darah. dan
pukul
Intan
19.00
Y.N