You are on page 1of 7

TARGET CAKUPAN PER - BULAN

TARGET
No. JENIS KEGIATAN SATUAN KAB/KOTA (%) KUMU LATIF
SASARAN JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGS SEP OKT NOV DES
2014
UPAYA KESEHATAN WAJIB
I PROMOSI KESEHATAN
A Rumah Tangga Ber - PHBS orang
B Desa Siaga Aktif Desa
C Pos Kesehatan Desa (POSKESDES) yang beroperasi Poskesdes
D Sekolah Dasar (SD) yang mempromosikan kesehatan SD
II KESEHATAN LINGKUNGAN
A Penduduk yang memiliki akses terhadap Air Minum berkualitas Orang
B Air Minum yang memenuhi syarat Orang
C Penduduk yang menggunakan jamban sehat Orang
D Rumah yang memenuhi syarat kesehatan Rumah
E Desa yang memiliki Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Desa
F Tempat umum yang memenuhi syarat Tempat
G Tempat pengolahan makanan memenuhi syarat Tempat
H Daerah potensial yang melaksanakan strategi adaptasi kes. akibat perubahan iklim Desa
III KESEHATAN IBU DAN ANAK TERMASUK KB
A Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu
1 Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan pelayanan antenatalcare ( K1 ) Ibu Hamil
2 Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan pelayanan antenatalcare ( K4 ) Ibu Hamil
3 Jumlah Ibu bersalin yang di tolong oleh tenaga kesehatan terlatih ( PN ) Ibu Bersalin
4 Jumlah Ibu nifas yang mendapatkan pelayanan ( KF1 ) Ibu Nifas
5 Jumlah Ibu hamil,bersalin,nifas yg mendptkan penanganan komplikasi kebidanan ( PK ) Ibu
6
7
8
B Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak dan Bayi
1 Jumlah kunjungan neonatal pertama ( KN1 ) Ibu
2 Jumlah kunjungan neonatal lengkap ( KN lengkap ) Ibu
3 Jumlah neonatal komplikasi yang ditangani Ibu
4 Jumlah kunjungan bayi Bayi
5 Jumlah kunjungan anak balita Balita
6
7
8
C Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Sekolah dan Remaja
1 Jumlah murid SD kelas 1 dan setingkat yang mendapatkan penjaringan kesehatan Murid
2 Jumlah SD dan setingkat yang melaksanakan penjaringan kesehatan SD
3 Jumlah SMP dan setingkat yang mempunyai kader kesehatan remaja SMP
4 Jumlah SMA dan setingkat yang mempunyai kader kesehatan remaja SMA
5
6
7
D Peningkatan Pelayanan Keluarga Berencana
1 Jumlah pasangan usia subur yang menjadi peserta program KB aktif ( CPR ) PUS
2
3
4
IV UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT
A Balita di timbang Berat Badannya Balita
B Balita Gizi Buruk yang mendapatkan perawatan Balita
C Balita 6 - 59 bulan yang mendapatkan kapsul Vit A Balita
D Bayi usia 0 - 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif Bayi
E Ibu hamil yang mendapatkan 90 tablet Fe Ibu Hamil
F Rumah tangga yang mengkonsumsi garam beryodium Rumah
G
H
V UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR
A TB Paru
1 Pengobatan penderita TB Paru ( DOTS ) BTA positif Pasien
2 Pengobatan penderita TB Paru ( DOTS ) BTA negatif Rontgen positif Pasien
3
4
B Malaria * )
1 Pemeriksaan Sediaan Darah ( SD ) pada penderita malaria klinis* ) Kasus
2 Penderita malaria klinis yang diobati Kasus
3 Penderita ' + ' ( positif ) malaria yang diobati sesuai standard Kasus
4 Penderita yang terdeteksi malaria berat di Puskesmas yang dirujuk RS*) Kasus
5
6
C Kusta
1 Penemuan tersangka penderita kusta Kasus
2 Pengobatan penderita kusta Kasus
3 Pemeriksaan kontak penderita Kasus
4
5
D Pelayanan Imunisasi * )
1 Bayi yang mendapatkan Imunisasi Hepatitis B (HB-0) Bayi
2 Bayi yang mendapatkan Imunisasi BCG Bayi
3 Bayi yang mendapatkan Imunisasi Polio Bayi
4 Bayi yang mendapatkan Imuniasi DPT/HB Bayi
5 Bayi yang mendapatkan Imunisasi Campak Bayi
6 Anak usia SD yang mendapatkan Imunisasi Campak Bayi
7 Anak usia SD yang mendapatkan Imunisasi DT (Difteri dan Tetanus) Murid
8 Anak usia SD yang mendapatkan Imunisasi Td Murid
9 Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada Wanita Usia Subur WUS
10 Desa Universal Child Immunization (UCI) Desa
E Diare
1 Penemuan kasus diare di Puskesmas dan Kader Kasus
2 Kasus Diare ditangani oleh Puskesmas dan kader dengan oral rehidrasi Kasus
3 Kasus Diare di tangani dengan rehidrasi intervensi Kasus
4
5
F ISPA
1 Penemuan kasus pneumonia dan pneumonia berat oleh puskesmas dan kader Kasus
2 Jumlah kasus pneumonia berat ditangani Kasus
3 Jumlah kasus pneumonia berat/ dengan tanda bahaya ditangani/ dirujuk Kasus
4
5
G Demam Berdarah Dengue ( DBD ) * )
1 Angka Bebas Jentik ( ABJ ) Kasus
2 Cakupan Penyelidikan Epidemiologi ( PE ) Kasus
3
4
H Pencegahan dan penanggulangan PMS dan HIV/ AIDS
1 Kasus PMS yang diobati Kasus
2 Kasus yang mendapat penanganan HIV/AIDS Kasus
3
4
I Pencegahan dan Penanggulangan Rabies * )
1 Cuci luka terhadap kasus gigitan HPR Kasus
2 Vaksinasi terhadap kasus gigitan HPR yang berindikasi Kasus
3
4
J Pencegahan dan penanggulangan Filiriasis dan Schistozomiasis *)
1 Kasus Filiriasis yang ditangani Kasus
2 Prosentase pengobatan selektif Schistozomiasis Kasus
3 Prosentase pengobatan selektif F. Buski Kasus
4
5
VI UPAYA PENGOBATAN
A Pengobatan
1 Kunjungan rawat jalan umum Pasien
2 Kunjungan rawat jalan gigi Pasien
3
4
B Pemeriksaan Laboratorium * )
1 Pemeriksaan Hemoglobin pada ibu hamil Pasien
2 Pemeriksaan darah trombosit tersangka DBD Pasien
3 Pemeriksaan darah malaria Pasien
4 Pemeriksaan test kehamilan Pasien
5 Pemeriksaan sputum TB Pasien
6 Pemeriksaan Urine Protein pada ibu hamil Pasien
7
8
9
VII UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN
A Puskesmas dengan Rawat Inap
1 BOR puskesmas tempat tidur %
2 Hari rawat rata2 (ALOS) di puskesmas tempat tidur Hari
3 Asuhan keperawatan individu pada pasien rawat inap orang
4 Kunjungan rawat inap orang
5
6
7
B Upaya Kesehatan Usia Lanjut
1 Pembinaan kelompok usia lanjut sesuai standar Orang
2 Pemantauan kesehatan pada anggota kelompok usia lanjut yang dibina sesuai standar Orang
3 Jumlah kunjungan usila di puskesmas Orang
4
C Upaya Kesehatan Mata / Pencegahan Kebutaan
1 Jumlah pemeriksaan visus/refraksi Pasien
2 Penemuan kasus penyakit mata di puskesmas Kasus
3 Penemuan kasus buta katarak pada usia >45 th Kasus
4
5
6
D Upaya Kesehatan Telinga / Pencegahan Gangguan Pendengaran
1 Kasus OMSK yang ditemukan Kasus
2 Kasus Serumen prop Kasus
3 Kasus Presbikusis Kasus
4 Kaus tuli kongenital Kasus
5 Kasus tuli akibat bising Kasus
E Kesehatan Jiwa
Pemberdayaan kelompok masyarakat khusus dalam upaya penemuan dini dan rujukan
1 Orang
kasus gangguan jiwa
Penemuan dan penangganan kasus gangguan perilaku, gangguan jiwa,masalah Napza,
2 Kasus
dan lain lain dari rujukan kader dan masyarakat
3 Penanganan kasus kesehatan jiwa, melalui rujukan ke RS / spesialis Kasus
Deteksi dan penanganan kasus jiwa (gangguan perilaku, gangguan jiwa , gangguan
4 Kasus
psikosomatis, masalah Napza dll) yang datang berobat di puskesmas
5
6
F Kesehatan Olah Raga
1 Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kader Kader
2 Pembinaan kelompok potensial/klub, dalam kes. OR Orang
3 Pemeriksaan kesegaran jasmani anak sekolah Murid
4
5
6
G Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Gigi
1 Pembinaan kesehatan gigi di posyandu Posyandu
2 Pembinaan kesehatan gigi pada TK TK
3 Pembinaan dan bimbingan sikat gigi massal pada SD/MI SD
4 Perawatan kesehatan gigi pada SD/MI SD
5 Murid SD/MI mendapat perawatan kesehatan gigi Murid
6 Gigi tetap yang dicabut Pasien
7 Gigi tetap yang ditambal permanen Pasien
8
9
10
H Perawatan Kesehatan Masyarakat
1 Kegiatan asuhan keperawatan pada keluarga
2 Kegiatan asuhan keperawatan pada kelompok masyarakat
3 Pemberdayaan masyarakat dalam upaya kemandirian pada keluarga lepas asuh
4 Pemberdayaan dalam upaya kemandirian pada kelompok lepas asuh
5
6
I Bina Kesehatan Tradisional
1 Pembinaan TOGA dan manfaatnya pada sasaran masyarakat Orang
2 Pembinaan pengobat tradisional yang menggunakan tanaman obat Orang
3 Pembinaan pengobat tradisional dengan ketrampilan Orang
4 Pembinaan pengobat tradisional lainnya Orang
5
6
J Bina Kesehatan Kerja
1 Pekerja sakit yang dilayani Orang
2 Kasus penyakit umum pada pekerja orang
3 Kasus di duga penyakit akibat kerja pada pekerja kasus
4 Kasus penyakit akibat kerja pada pekerja kasus
5 kasus kecelakaan akibat kerja pada pekerja Kasus