You are on page 1of 5

3.2.

2 Pendorong
Pendorong dalam rancang bangun ini berfungsi untuk mendorong gelas yang
telah terisi air yang berada pada disk. Gelas tadi akan didorong oleh silinder
pneumatik yang bekerja dengan cara mendorong gelas tersebut dari bawah ke atas
sehingga keluar dari disk. Adapun ukuran silinder pneumatik yang digunakan pada
bagian pendorong ini sebagai berikut :
Diameter Silinder : 25 mm
Panjang Silinder : 120 mm
Panjang Stroke : 100 mm
Direncanakan bagian pendorong ini harus menggerakan beban seberat 367 g.
Dan pressure dari kompresor maksimal 6 Bar dan minimal 1 Bar. Maka kita memiliki
perhitungan sebagai berikut :
1 Kg = 9,8 N
1N = 0,1019 Kg
0,367 Kg = 3,597 N
1 Bar = 100.000 N/m2
F (Gaya) maksimal = P (Pressure) x A (Luas Penampang)
= 6 Bar x (1/4 x x d2)
= 600.000 N/m2 x (1/4 x 3,14 x 252 mm)
= 600.000 N/m2 x 490,625 mm2
= 600.000 N/m2 x 0,000490625
F (Gaya) maksimal = 753,6 N 294,36 N
F (Gaya) maksimal = 294,36 N x 0,1019
= 29,99 Kg
F (Gaya) minimal = 294,36 N / 6
= 49,06 N x 0,1019
= 4,99 Kg
Sehingga penggunaan silinder pneumatik pada pendorong dengan pressure
dari kompresor yang masuk ke silinder 6 Bar seharusnya mampu menahan beban
maksimal hingga 29,99 Kg dan minimal 4,99 Kg.

3.2.3 Penurun Gelas


Penurun gelas ini adalah bagian yang berfungsi untuk memindahkan gelas-
gelas yang disangga besi agar turun kedalam lubang. Bagian penurun gelas ini
digerakan dengan silinder pneumatik dengan ukuran :
Diameter Silinder : 16.7 mm
Panjang Silinder : 186 mm
Panjang Stroke : 100 mm
Direncanakan bagian penurun botol ini harus menahan beban seberat 360 g
dengan total beban yang harus digerakan silinder pneumatik adalah 367 g. Dan
pressure dari kompresor maksimal 6 Bar dan minimal 1 Bar. Maka kita memiliki
perhitungan sebagai berikut :
1 Kg = 9,8 N
1N = 0,1019 Kg
0,367 Kg = 3,597 N
1 Bar = 100.000 N/m2
F (Gaya) maksimal = P (Pressure) x A (Luas Penampang)
= 6 Bar x (1/4 x x d2)
= 600.000 N/m2 x (1/4 x 3,14 x 16.72 mm)
= 600.000 N/m2 x 218,9 mm2
= 600.000 N/m2 x 0,0002189
F (Gaya) maksimal = 131,34 N
F (Gaya) maksimal = 131,34 N x 0,1019
= 13,38 Kg
F (Gaya) minimal = 131,34 N / 6
= 21,89 N x 0,1019
= 2,23 Kg
Sehingga penggunaan silinder pneumatik pada bagian penurun gelas dengan
ukuran 16.7 x 100 mm dan pressure dari kompresor yang masuk ke silinder 6 Bar
seharusnya masing masing mampu menahan beban maksimal hingga 13,38 Kg dan
minimal 2,23 Kg.

3.2.4 Penarik
Penarik dalam rancang bangun ini berfungsi untuk menarik gelas yang telah
terisi air yang berada pada disk. Gelas tadi akan ditarik oleh silinder pneumatik yang
bekerja dengan cara menarik gelas tersebut agar keluar dari disk. Adapun ukuran
silinder pneumatik yang digunakan pada bagian pendorong ini sebagai berikut :
Diameter Silinder : 10 mm
Panjang Silinder : 150 mm
Panjang Stroke : 125 mm
Direncanakan bagian penarik ini harus menggerakan beban seberat 367 g. Dan
pressure dari kompresor maksimal 6 Bar dan minimal 1 Bar. Maka kita memiliki
perhitungan sebagai berikut :
1 Kg = 9,8 N
1N = 0,1019 Kg
0,367 Kg = 3,597 N
1 Bar = 100.000 N/m2
F (Gaya) maksimal = P (Pressure) x A (Luas Penampang)
= 6 Bar x (1/4 x x d2)
= 600.000 N/m2 x (1/4 x 3,14 x 102 mm)
= 600.000 N/m2 x 78.5 mm2
= 600.000 N/m2 x 0,0000785
F (Gaya) maksimal = 47.1 N
F (Gaya) maksimal = 47.1 N x 0,1019
= 4.79 Kg
F (Gaya) minimal = 47.1 N / 6
= 7.85 N x 0.1019
= 0.79 Kg
Sehingga penggunaan silinder pneumatik pada penarik dengan ukuran 10 x
125 dengan pressure dari kompresor yang masuk ke silinder 6 Bar seharusnya mampu
menahan beban maksimal hingga 4.79 Kg dan minimal 0.79 Kg.

3.2.5 Stamping (seal)


Stamping dalam rancang bangun ini berfungsi untuk mendorong elemen
pemanas agar plastik penutup dapat menyegel gelas yang telah terisi air. Gelas tadi
akan ditutup oleh plastik yang telah dipanaskan oleh elemen pemanas yang bekerja
dengan cara elemen pemanas didorong oleh silinder pneumatik kearah gelas. Adapun
ukuran silinder pneumatik yang digunakan pada bagian pendorong ini sebagai berikut
:
Diameter Silinder : 15 mm
Panjang Silinder : 100 mm
Panjang Stroke : 100 mm
Direncanakan bagian penarik ini harus menggerakan beban seberat 367 g. Dan
pressure dari kompresor maksimal 6 Bar dan minimal 1 Bar. Maka kita memiliki
perhitungan sebagai berikut :
1 Kg = 9,8 N
1N = 0,1019 Kg
0,367 Kg = 3,597 N
1 Bar = 100.000 N/m2
F (Gaya) maksimal = P (Pressure) x A (Luas Penampang)
= 6 Bar x (1/4 x x d2)
= 600.000 N/m2 x (1/4 x 3,14 x 152 mm)
= 600.000 N/m2 x 176.625 mm2
= 600.000 N/m2 x 0,000176625
F (Gaya) maksimal = 106 N
F (Gaya) maksimal = 106 N x 0,1019
= 10.80 Kg
F (Gaya) minimal = 106 N / 6
= 17.7 N x 0.1019
= 1.80 Kg
Sehingga penggunaan silinder pneumatik pada stamping dengan ukuran
15x100 dan pressure dari kompresor yang masuk ke silinder 6 Bar seharusnya
mampu menahan beban maksimal hingga 10.80 Kg dan minimal 1.80 Kg.